GRESIK,1minute.id – Aksi kekerasan terhadap anak terjadi di Jalan Raya Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik pada dini hari tadi, Kamis, 24 Juni 2021. Seorang inisial Is, 14, warga Dawarblandong, Mojokerto sekujur tubuhnya luka-luka. Korban diduga dikeroyok sekelompok pengendara motor . Diduga kelompok geng motor.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dikonfirmasi membenarkan kejadian pengeroyokan terhadap anak di bawah umur itu. “Kami masih melakukan penyelidikan,”ujar Tatak Sutrisno dikonfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 24 Juni 2021.
Sejumlah anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Menganti dikerahkan untuk melakukan penyelidikan. “Baru tiga orang yang kami mintai keterangan sebagai saksi,”ujar mantan Kapolsek Cerme, Gresik itu. Penyelidikan dilakukan meski anak korban belum melaporkan kejadian kepada Polsek.
“Saya semalam bersama anggota melakukan patroli bahkan sampai tidur di kantor untuk memastikan kamtibmas aman. Baru sampai kantor mendapatkan laporan masyarakat terkejadian itu,”terang perwira tiga balok di pundak itu.
Namun, Tatak bisa menjelaskan detail kejadian dan motif pengeroyokan kepada korban. “Kami masih melakukan penyelidikan,”katanya. Informasi yang dihimpun 1minute.id, penggeroyokan korban berinisial Is, 14, warga Dawarblandong, Mojokerto itu terjadi sebelum subuh. “Kejadiannya sekitar pukul 03.00,”ujar sumber itu.
Pagi korban bersama sejumlah temannya melintas di Jalan Raya Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Tiba-tiba ada sekolompok pemuda mengendarai motor langsung menyerang korban. Akibat serangan membabi buta itu korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya yakni luka robek di bagian kepala, punggung, tangan dan paha. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Islam Cahaya Giri di Jalan Raya Bringkang, Kecamatan Menganti. (yad)
GRESIK,1minute.id – Wabah corona virus mulai merambah Pulau Bawean. Di RSUD Umar Mas’ud dikabarkan ada dua pasien yang sedang perawatan. Mereka menjalani isolasi. Kondisi itu harus menjadi alarm bagi masyarakat berada di jarak 80 mil laut dari Pusat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu.
Sebab, memasuki tahun kedua corona virus disease 2019, dua kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean relatif lebih aman dibandingkan 16 kecamatan di Gresik daratan. Merujuk data Satgas Covid-19 pada Rabu, 23 Juni 2021 di Sangkapura akumulasi sejak Maret 2020 hingga 23 Juni 2021 tercatat 19 kasus. Sedangkan, Tambak “hanya” enam kasus.
Bandingkan lima kecamatan lainnya, dalam periode sama sangat njomplang. Di Kecamatan Manyar tercatat 1.059 kasus ; Kebomas (958) ; Gresik (682) ; Driyorejo (612) dan Menganti (581).
Sementara itu, update data Covid-19 Gresik ada tambahan 16 kasus terakumulasi menjadi 5.845 kasus. Sembuh bertambah 6 kasus menjadi 5.346 kasus. Isolasi menjadi 138 kasus dan meninggal bertambah satu menjadi 361 kasus. “Satu tambahan kasus meninggal berasal dari Desa Melirang, Kecamatan Bungah,”kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani seakan tidak pernah bosan mengingatkan kepada masyarakat naupun aparatur sipil negara (ASN) untuk mematuhi protokol kesehatan dan melakukan pola hidup bersih dan sehat.
“Ketika beraktivitas diluar rumah memakai masker, gemar cuci tangan dan menjaga jarak,”kata Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani di gedung Kejaksaan Negeri Gresik pada Rabu. 23 Juni 2021.
Mematuhi prokes bisa mencegah terjadinya persebaran Covid-19. Pasalnya, kata Gus Yani, kepatuhan masyarakat prokes mulai kendur. “Ayo patuhi prokes,”kata Gus Yani (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebuah teladan ditunjukkan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Alumni Akpol 2001 ini memberikan teladan kepada anggotanya untuk peduli kepada masyarakat meski kondisi pandemi corona. Perwira dua melati di pundak itu ikut melakukan donor darah pada Rabu, 23 Juni 2021.
Aksi kemanusiaan menyambut HUT ke-75 Bhayangkara itu diikuti lebih dari 100 personel gabungan dari Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik. Donor darah dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan panitia.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sebagai wujud kepedulian Polri ditengah pandemi Covid-19. ” Bakti sosial ini bekerjasama dengan UPT PMI Gresik. Semoga bisa membantu saudara kita yang membutuhkan darah di tengah pandemi Covid-19,”ujar Kapolres AKBP Arief.
Pada kesempatan itu, mantan Kapolres Ponorogo itu seakan tidak pernah lelah mengingatkan kepada anggota, agar terus-menerus mengkampanyekan disiplin mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya, diberbagai daerah mengalami peningkatan kasus Covid-19. “Gresik harus mengantisipasi penyebarannya dengan meningkatkan kesadaran menerapkan prokes,”tegas Arief Fitrianto.
Selain Kapolres dan anggota, kegiatan itu juga diikuti Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, beserta pejabat utama juga ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gedung kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik tetlrlihat megah. Bangunan dua lantai itu berdiri diatas lahan seluas 4 ribu meter persegi. Pembangunan kantor Korp Adhyaksa berlokasi di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik membutuhkan waktu dua tahun. Awal pembangunan pada 2019 dan rampung Desember 2020.
Gedung berdiri samping utara Kantor Pengadilan Negeri Gresik menjadi pusat aktivitas para jaksa melakukan pelayanan kepada masyarakat itu hasil hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Penyerahan hibah dari Pemkab Gresik kepada Kejaksaan Negeri Gresik itu dilakukan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 23 Juni 2021.
Hibah bangunan dan mebeler senilai Rp 25 miliar diserahkan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani langsung kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Heru Winoto di aula Kejaksaan di lantai dua gedung itu.
KETERANGAN PRESS : (ki-ka) Kepala BPN Gresik Asep Hari, Kajari Gresik Heru Winoto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kadisbudpar Gresik A.H Sinaga pada Rabu, 23 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, hibah gedung ini diharapkan menjadi sebuah prasasti yang bermanfaat bagi masyarakat. “Prasasti penuh berkah dan manfaat untuk semuanya,”harap Gus Yani. Gus Yani menyebut, hibah bangunan yang diberikan kepada Kajaksaan Gresik bagian dari sinergitas antara pemerintah dengan penegak hukum dalam melayani masyarakat.
Selain bangunan kantor kejaksaan, pada kesempatan itu Pemkab Gresik juga menyerahkan hibah lahan seluas 4 ribu meter persegi berlokasi di Kecamatan Cerme, Gresik. Lahan itu rencananya akan digunakan sebagai rumah dinas untuk Kajari, Kepala Seksi dan staf.
MEGAH : Kantor Kejaksaan Negeri Gresik terlihat megah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan hibah bangunan kepada Kejaksaan Negeri Gresik pada Rabu, 23 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto mengatakan, gedung baru membuat etos kerja semakin semangat untuk memberikan pelayanan masyarakat. “Memacu kami untuk inovasi pelayanan,”kata Heru Winoto. Heru Winoto mencontohkan hibah kendaraan digunakan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Menyerahkan barang bukti kepada masyarakat.
“Setiap weekend mobil nongkrong di tempat publik untuk melayani masyarakat mengambil dengan tilang. Sehingga tidak perlu datang ke kantor kejaksaan,”ujar Heru Winoto dalam acara yang dihadiri Kepala Badan Pertahanan Gresik Asep Hari, Asisten II Pemkab Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji, Kepala Dinas Pertanahan Gresik Sutaji Rudi, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) telah dibubarkan sejak 2014. Keuletan pengelola dana eks PNPM MP aset berkembang. Setelah tujuh tahun dikelola lewat lembaga anyar bernama Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) asetnya senilai Rp 81,4 miliar. Bumdesma tersebar di 13 dari 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Pemkab Gresik itu.
Asisten Administrasi Umum Tursilowanto Hariogi saat membuka Pembinaan dan Rapat Koordinasi Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Eks PNPM Mandiri Pedesaan di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik mengapresiasi keulatan pengelola BUMDesma ini.
“Anda semua para pengelola Bumdesma ini patut saya acungi jempol. Lembaga PNPM yang sudah dibubarkan dulu, saat ini punya aset dan modal sebesar Rp 81,4 miliar,”puji Tursilowanto pada Selasa, 22 Juni 2021.
Ia menghitung, kurun waktu 6 tahun aset dan modal bertambah Rp 20 miliar. “Ini sudah perkembangan yang sangat luar biasa,”imbuh mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemkab Gresik itu.
Dia berharap, modal ini terus dikembangkan dengan berbagai macam usaha. Kalau saat ini hanya bermain di usaha simpan pinjam dan jasa pembayaran. “Kedepan harus berani masuk ke plan bisnis yang lain misalnya perdagangan sembako dan lain-lain. Jangan menunggu payung hukum, karena lembaga ini sudah bubar. Asal tujuannya baik untuk mensejahterakan masyarakat,”katanya.
Pada 2015 PNPM Mandiri dibubarkan berdasar Surat Kementerian Desa, PDTT Nomer 134/DPPMD/VII/2015 tertanggal 13 Juli 2015 tentang panduan pengakhiran dan penataan hasil kegiatan PNPM MP. Saat itu dana PNPM yang ada di masyarakat sebesar Rp 58,1 miliar. Dana awal saat program PNPM kali pertama diluncurkan pada 2004 sebesar Rp 4,1 milliar. Pada 2021 jumlah dana sudah berkembang menjadi Rp 81,4 miliar.
Ketua Asosiasi Pelaksana Operasional Bundesma Yogi Sugianto didampingi Ketua Panitia Rakor Isnanto mengatakan, dana Bundesma sebesar Rp 81,4 miliar tersebar di 13 Kecamatan. Dana terkecil di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean sebesar Rp 2,6 miliar dan terbesar di Kecamatan Balongpanggang sebesar Rp 13,6 miliar.
“Dengan modal sebesar itu, Kami Bumdesma Gresik punya potensi dan berharap Bundesma yang kami kelola ini bisa bersinegitas dengan Pemerintah dan Lembaga lain agar bisa lebih memberi manfaat kepada masyarakat,”harap Yogi.
Sekedar diketahui, Bumdesma di Gresik tersebar di 13 kecamatan dan membawahi 1.223 kelompok. Sedangkan penerima manfaat simpan pinjam Bumdesma sebanyak 13 ribu penerima manfaat. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Operasi yustisi penegakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro semakin diintensifkan. Tujuannya, mengingatkan masyarakat tentang bahaya virus asal Wuhan, Tiongkok itu masih mengancam kesehatan hingga merengut nyawa manusia.
Pengawasan ketat PPKM skala Mikro diantaranya dilakukan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Trantib dan Tenaga Kesehatan di Kecamatan Manyar pada Selasa, 22 Juni 2021. Sambil membawa megaphone petugas gabungan tidak hanya keliling melakukan pengawasan di tempat berpotensi menimbulkan kerumunan massa.
Pengawasan dilakukan petugas gabungan itu, mulai dari warung kopi hingga proses pemakaman warga mereka. Petugas gabungan ikut turun ke pemakaman memastikan standar protokol kesehatan diterapkan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak kendor menerapkan disiplin protokol kesehatan di setiap aktifitas sehari-hari,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Selasa, 22 Juni 2021.
Merebaknya kembali wabah corona virus disease 2019 ini ditengarai menurunnya kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi prokes. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak serta prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kami tidak akan pernah bosan mengimbau agar jangan sampai abai prokes,”tegas alumnus Akpol 2021 itu.
Sementara itu, Satgas Covid-19 Gresik merilis perkembangan data baru kasus di Kota Santri ini. Berdasarkan data itu, terjadi penambahan kasus baru berjumlah 16 kasus sehingga terakumulasi menjadi 5.829 kasus. Sedangkan, kasus sembuh hanya bertambah 9 kasus menjadi 5.340 kasus, isolasi 129 kasus dan meninggal 360 kasus. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menghentikan semua pelayanan. Kantor berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim itu tutup. Di pagar kantor ditempel selembar kertas putih. Isinya, “Pengumuman untuk Sementara Pelayanan Ditangguhkan. Karena ada Sterilisasi”.
Dalam pengumuman itu sebutkan pelayanan kembali dibuka pada Kamis lusa, 24 Juni 2021. Ada apa? Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin mengatakan, ada empat pegawai Dispendik yang positif Covid-19. Pegawai itu merupakan staf di beberapa bidang. “Saat ini, ke empat pegawai itu sedang menjalani isolasi mandiri,”kata Mahin.
Ia menceritakan, pada Jumat lalu, sejumlah pegawai sempat berinteraksi dengan yang seorang yang terduga terpapar corona virus disease 2019. Sehingga kontak erat positif itu Senin kemarin dilakukan rapid tes antigen. “Kita langsung tracing dan lakukan rapid test antigen. Tapi sejauh ini yang positif hanya empat pegawai,”katanya.
Kadinkes Pemprov Jatim dr Herlin Ferliana (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur dr Herlin Ferliana menyatakan, ada tren peningkatan Covid-19 di Jatim. Namun, varian baru belum ditemukan. “Belum ditemukan varian baru di Gresik,”tegas Herlin usai pencanangan nasional introduksi Imunisasi Pneumokokus Konyugasi (PCV) di Pendapa Bupati Gresik pada 22 Juni 2021.
Perkembangan Covid-19 Gresik semakin mengkhawatirkan. Pertambahan kasus baru lebih banyak dibandingkan kasus baru. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pihaknya bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) , Satgas Covid Kecamatan hingga Desa untuk memperketat kegiatan masyarakat.
Sebab, saat ini ada kecenderungan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan (prokes) menurun. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesiplinan masyarakat dalam melaksanakan prokes. Menjaga jarak aman, cuci tangan dan memakai masker bisa menjadi gaya hidup masyarakat. (yad)
Sekretaris Direktorat Jenderal Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau pencanangan introduksi imunisasi Pneumokokus Konyugasi di Ruang Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
GRESIK,1minute.id -Tonggak sejarah bagi Indonesia di mulai dari Kota Santri. Kementerian Kesehatan memusatkan pencanangan introduksi imunisasi Pneumokokus Konyugasi atau PCV di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021.
Untuk tahap awal imunisasi secara gratis dipusatkan di delapan kabupaten/kota di Jatim dan enam kabupaten/kota di Jawa Barat. Pada 2022 Kementerian Kesehatan menargetkan semua bayi di Indonesia bisa mendapatkan imunisasi PCV ini. “Imunisasi PCV ini investasi jangka panjang. Bukan untuk kita. Tapi untuk generasi Indonesia 20-30 tahun mendatang,”kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam sambutan secara virtual pada Selasa, 22 Juni 2021.
Imunisasi PCV ini, tambah Budi Gunadi, diberikan kepada setiap anak sebanyak 3 dosis, yaitu pada usia 2, 3 dan 12 bulan. Pencanangan introduksi imunisasi Pneumokokus Konyugasi atau PCV dengan konsep kombinasi virtual dan tatap muka.
Undangan yang hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Perwakilan WHO Indonesia, Perwakilan UNICEF Indonesia, perwakilan CHAI (Clinton Health Access Initiative), perwakilan CDC Indonesia, dan perwakilan Inke Maris & Associates, Mitra Kerja BMGF (Bill and Melinda Gates Foundation) Indonesia.
VIRTUAL : Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan sambutan virtual pencanangan imunisasi PCV pada Selasa, 22 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Menkes Budi Gunadi Sadikin menambahkan, untuk memastikan kesinambungan program imunisasi nasional PCV, Indonesia melaksanakan pengadaan vaksin PCV melalui mekanisme Advance Market Commitment (AMC) dimana pembelian dilakukan secara langsung dari Global Supply Division UNICEF dengan harga yang lebih terjangkau. “Saat ini, Indonesia telah menerima 1,6 juta dosis pertama vaksin Pneumokokus Konjugasi (PCV) melalui mekanisme AMC,”kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menambahkan, dipilihnya kabupaten Gresik sebagai tempat pencanangan imunisasi PCV ada beberapa pertimbangan. Antara lain, sasaran imunisasi tinggi dan fasilitas layanan vaksinasi sekalipun masa pandemi tidak berpengaru, tetap tinggi. “Karena komitmen pemerintahnya sehingga kami harus mengapresiasinya,”kata Maxi.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan, pemerintah di tengah pandemi terus berupaya komitmen harus menjalankan inumunisasi PCV. “Kami akan terus bekerja . Ada PKK yang nanti berkalaborasi dengan akan kalaborasi komunitas lain karena kesehatan bayi menjadi sangat penting,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani sambil menyebut organisasi Fatayat, Aisyah dan lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim dr Herlin Ferliana mengatakan imunisasi PCV sebelumnya hanya dilakukan mandiri. Untuk sekali dosis Rp 1 juta. Karena harga sangat mahal sehingga hanya masyarakat ekonomi mampu. “Sekarang ini, imunisasi PCV gratis. Kami berharap semua bayi bisa mendapatkan imunisasi ini. Dan, saya optimisme semua bayi bisa mendapatkan imunusasi PCV ini. Gresik Iso (Bisa),”tegas Herlin yang lahir di Gresik ini.
Christopher Elias, President Global Development Program, The Bill & Melinda Gates Foundation menyampaikan pesan, Peluncuran Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) hari ini merupakan langkah kritikal untuk melindungi anak-anak Indonesia dari Pneumonia.
“Kami, mengucapkan selamat pada pemerintah Indonesia dan mitra-mitranya atas momen keberhasilan ini untuk mencegah penyakit yang mengancam keselamatan jiwa dan memastikan anak-anak menggapai potensi mereka seutuhnya,”kata Christopher Elias dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 22 Juni 2021.
PUKUL BEDUG : (ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadinkes Jatim Herlin Ferliana dan Sekretaris Direktorat Jenderal Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu memukul bedug menandai pencananan nasional imunisasi PCV gratis di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Perwakilan WHO Indonesia, Dr. N. Paranietharan, menyampaikan pada 2017, Pneumonia menyumbang 15 persen dari semua kematian anak usia di bawah 5 tahun, dan secara global sejumlah lebih dari 800 ribu anak telah kehilangan nyawa akibat penyakit ini.
Di Indonesia sendiri, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar, terjadi peningkatan prevalensi pneumonia pada balita dari 4,3 persen pada 2013 menjadi 5 persen pada 2018. Profil Kesehatan Indonesia pada 2019 mencatat sejumlah 551 balita meninggal dunia disebabkan oleh pneumonia. Pada bayi, bahaya penyakit ini pun jauh lebih besar, yaitu dapat menyebabkan kematian dua kali lebih tinggi dibandingkan pada anak usia 1-4 tahun.
Dr. N. Paranietharan, perwakilan WHO Indonesia, menyatakan bahwa imunisasi PCV adalah salah satu intervensi yang paling ampuh dan hemat biaya untuk mencegah Pneumonia pada anak-anak. “WHO bermitra dengan Pemerintah untuk memastikan vaksin PCV tersedia bagi semua anak, agar terlindungi dari bahaya Pneumonia,”kata N. Paranietharan.
Robert Gass, Perwakilan UNICEF Indonesia mengatakan, hari ini merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia. “Dengan perluasan imunisasi rutin hingga mencakup vaksin pneumokokus, anak-anak di Indonesia akan lebih terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I,” ucap Robert Gass, Perwakilan UNICEF Indonesia.
“Vaksin ini telah menyelamatkan jutaan hidup anak di seluruh dunia dan UNICEF akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan cakupan imunisasi PCV dan vaksin penting lainnya di Indonesia. Dengan makin banyaknya anak yang teerlindungi, kita akan semakin dekat dengan masa depan yang lebih sehat dan cerah,”imbuhnya.
Sebelumnya, Program Demonstrasi Imunisasi PCV telah dilaksanakan pada 2017 – 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Bangka Belitung. Hasil program demonstrasi menunjukkan cakupan imunisasi PCV dalam kurun waktu tersebut rata-rata di atas 80 persen yang menunjukkan bahwa imunisasi PCV dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Serta tidak dilaporkan adanya KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi yang serius dari pemberian imunisasi PCV.
CHAI sebagai salah satu mitra pembangunan yang mendukung Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan program imunisasi, melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat, memberikan dukungan teknis terhadap pelaksanaan introduksi dan implementasi imunisasi PCV di lapangan. (yad)
Kepala Kantor Kemenag Gresik Markus menjalani test antigen pada Selasa, 22 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
GRESIK,1minute.id – Liburan sekolah telah tiba. Sejumlah sekolah dikabarkan telah mengajukan izin untuk melakukan rekreasi. Guru dan siswa. Refreshing dengan tujuan mayoritas ke Malang, Jawa Timur.
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik dikabarkan telah menerima surat permohonan izin sekolahp melakukan rekreasi itu. Kondisi pandemi menunjukkan tren peningkatan di Jawa Timur sehingga harus berfikir seribu kali untuk meloloskan atau memberikan izin kepada sekolah yang akan melakukan rekreasi tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Gresik Markus ketika dikonfirmasi mengatakan, tidak memberikan izin rekreasi tersebut. “Kami melarang guru dan siswa rekreasi,”tegas Markus disela mengikuti Pencanangan Nasional Indroduksi Imunisasi Pneumokokus Konyugasi di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021.
Streptococcus pneumoniae (pneumococcus) atau pneumokokus adalah bakteri yang paling umum menyebabkan meningitis (radang selaput otak) pada bayi ataupun anak-anak. Jika bayi sudah terkena bakteri pneumokokus akan sangat sulit pengobatannya. Di Jawa Timur, pneumococcus atau paru-paru basah menyerang anak-anak ini tergolong tinggi.
Markus menambahkan, larangan guru dan siswa rekreasi karena kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, sepekan terakhir wabah berawal dari Wuhan, Tingkok itu cenderung meningkat.
Bagaimana dengan rencana pendidikan tatap muka (PTM) pada tahun ajaran baru pada Juli 2021 nanti? Markus mengatakan, untuk rencana PTM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, pihaknya masih akan melakukan pembahasan dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. (yad)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan dan mengajak masyarakat di Kampung Kramatlamgon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik untuk memakai masker dalam beraktivitas beberapa waktu lalu (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
GRESIK,1minute.id – Pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) semakin mengkhawatirkan. Pasien terpapar virus corona terus bertambah. Jumlah kasus baru lebih banyak dari kasus sembuh. Pada Senin, 21 Juni 2021 merujuk data Satgas Covid-19 Gresik ada penambahan kasus baru 15 orang sehingga terakumulasi menjadi 5.813 kasus.
Sedangkan, Pasien sembuh bertambah 4 orang menjadi 5.331 kasus. Meninggal dunia bertambah satu menjadi genap 360 orang dan isolasi 122 orang. Rincian tambahan kasus konfirmasi itu yakni Kecamatan Manyar ada 6 kasus tersebar di Desa Yosowilangun dan Suci, masing-masing 3 kasus. Kemudian, Kecamatan Sidayu ada satu kasus dari Desa Wadeng dan Kecamatan Gresik ada 8 yakni dari Desa Pekauman 2 kasus ; Kroman (1), Sukodono (1), Tlogopojok (3) dan Karangturi (1)
Sementara kasus sembuh yakni Kecamatan Driyorejo dari Desa Petiken 3 kasus ; Kecamatan Dukun dari Desa Lowayu 1 kasus. Konfirmasi meninggal di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas.
Dalam laman www.yankes.kemkes.go.id sejumlah rumah sakit di seluruh Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik prosentasi Bed Occupancy Ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di sejumlah rumah sakit di Gresik semakin tinggi.
Misalnya, RSUD Ibnu Sina Gresik pukul 14.00, ruang isolasi tanpa tekanan negatif ada 30 bed dan tersisa 3 bed ; NICU khusus Covid-19, ada 8 bed, tersisa 5 bed. Hampir semua rumah sakit berdasarkan laman itu, prosentase BOR lebih dari 70 persen. Hanya RS Umar Mas’ud di Pulau Bawean yang tergolong aman karena 6 bed yang disediakan belum terisi.
Kondisi mengkhawatirkan itu, membuat Bupati Gresik mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan kegiatan. Surat bernomor 360/81/437.34/2021 tertanggal 20 Juni 2021 itu diteken oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.
SURAT BUPATI : Surat himbauan pembatasan kegiatan untuk menekan angka persebaran covid-19.
Isinya, diantaranya melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan (hajatan, seremonial resepsi pernikahan dan kegiatan keagamaan) ; Menerapkan pengaturan jam malam terhitung mulai 20 Juni 2021.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam setiap kesempatan selain mengajak masyarakat mematuhi prokes dan berdoa untuk masyarakat Gresik untuk diberikan kesehatan dan Covid-19 cepat berakhir. “Patuhi protokol kesehatan, karena covid belum berakhir,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)