TMMD, Wujudkan Sinergi Membangun Negeri

GRESIK,1minute.id – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2021 dipusatkan di Desa Siwalan Kecamatan Panceng, Gresik, Jawa Timur. TMMK ke-111 itu dibuka oleh Asisten I Pemprov Jatim Ardo Sahak di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 15 Juni 2021.

“TMMD ini merupakan wujud bakti TNI kepada masyarakat dalam percepatan dan pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,”ujar Ardo Sahak membacakan sambutan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah.  Ardo Sahak menambahkan, TMMD ini bisa menghemat anggaran APBD sebesar Rp 310 juta.

Pembukaan TMMD itu dihadiri oleh Irdam Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti ;  Irwasda Polda Jatim Kombespol Sungkono mewakili Kapolda ; Kasitek 084/Bhaskara Jaya Kolonel Syamsul Hadi dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

SIMBOLIS : Brigjend Arie Subekti memberikan cangkul dalam pembukaan TMMD ke-111 di Gresik pada Selasa. 15 Juni 2021. ( foto : ist )

Irdam Kodam V Brawijaya Brigjen Arie Subekti mengingatkan agar seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ini harus melaksanakan protokol Kesehatan secara ketat. “Seluruh Prajurit yang terlibat sebelumnya harus di test swab atau rapid antigen. Mereka setiap hari juga harus melaksanakan protokol Kesehatan dan selalu menghindari kerumunan,”tegas Brigjend Arie membacakan sambutan tertulis Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto. 

Tema yang diusung tahun ini, adalah “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”. “Semoga tema ini dapat menjadi sumber inspirasi, motivasi dan inovasi bagi semua yang terlibat pada TMMD dalam membantu pemerintah melakukan percepatan pembangunan disegala bidang,”harapnya.

Senada, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan agar program ini harus kita dukung penuh karena disinilah pemerintah hadir ditengah masyarakat. “Kita harus bersinergitas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dimasa Pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini. Beban masyarakat sangat berat. Kita harus berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat tersebut,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sementara Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail menjelaskan bahwa TMMD berlangsung di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juni – 14 Juli 2021.

“Dilapangan, pelaksanaan TMMD ini sudah dilaksanakan sejak Mei 2021 lalu. Ada 2 sasaran yaitu fisik dan non fisik,”terang Letkol Inf Taufik Ismail. Kegiatan yang dikerjakan antara lain renovasi rumah tidak layak huni; pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor dan perbaikan akses transportasi warga. Kemudian, melaksanakan penyemprotan desinfektan, vaksinasi dan penyuluhan kesehatan bersama Dinas Kesehatan Gresik. (yad)

TMMD, Wujudkan Sinergi Membangun Negeri Selengkapnya

Heboh Pajak Sembako dan Pendidikan, P2Humas DJP Beri Penjelasan melalui Surel

GRESIK,1minute.id – Partai NasDem Gresik dengan tegas menolak rencana pemerintah menarik pajak pertambahan nilai sembako dan biaya pendidikan. Pasalnya, wacana itu berpotensi semakin menyengsarakan masyarakat yang sedang susah akibat dampak pandemi Covid-19.

“Partai Nasdem dengan tegas menolak wacana penarikan pajak sembako dan biaya pendidikan itu,”tegas Ketua DPD Partai Nasdem Gresik Syaiful Anwar pada Senin, 14 Juni 2021. Syaiful didampingi Sekretarisnya, Ainul Fuadi menambahkan, penarikan pajak itu akan semakin menyengsarakan masyarakatan apalagi ditengah pandemi corona. 

“Kalau dinaikkan 10 persen, menyengsarakan rakyat apalagi ditengah pandemi Covid-19 begini. Memprihatinkan, pemerintah jangan berfikir income dari negara,”tegasnya. Saiful menegaskan tugas pemerintah seharusnya membantu masyarakat terdampak Covid-19. Sikap DPD NasDem tegas menolak adanya kebijakan pemerintah pusat. 

Dalam surat elektronik (surel) Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat diterima wartawan 1minute.id pada Minggu, 13 Juni 2021 bunyi lengkapnya begini ;

Terima kasih atas partisipasi Saudara selama ini dalam melakukan pembayaran pajak.

Berkenaan dengan maraknya pemberitaan mengenai pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas sembako maupun jasa pendidikan di Indonesia dengan ini disampaikan bahwa berita yang beredar merupakan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi pemerintah.

Saat ini pemerintah sedang fokus terhadap upaya penanggulangan Covid-19 dengan melakukan berbagai upaya untuk melindungi masyarakat dan menolong dunia usaha agar dapat bangkit dan pulih akibat pandemi.

Di tengah situasi pelemahan ekonomi akibat pandemi, pemerintah memandang perlu menyiapkan kerangka kebijakan perpajakan, di antaranya usulan perubahan pengaturan PPN.

Ada pun poin-poin penting usulan perubahan di antaranya adalah pengurangan berbagai fasilitas PPN karena dinilai tidak tepat sasaran dan untuk mengurangi distorsi; penerapa multitarif, dengan mengenakan tarif PPN yang lebih rendah daripada tarif umum misalnya atas barang-barang yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah; dan tarif PPN yang lebih tinggi daripada tarif umum untuk barang-barang yang tergolong mewah yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan tinggi. 

Bahkan untuk jenis barang tertentu akan dikenai PPN Final untuk tujuan kesederhanaan dan kemudahan.

Rencana ini akan dibahas lebih lanjut bersama DPR dan tentunya akan mendengarkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan agar lebih baik dan adil, dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan, gotong-royong, serta meningkatkan kontribusi kelompok yang mampu dengan kompensasi dan subsidi yang lebih tepat sasaran.

Demikian disampaikan. Selamat menjalankan aktifitas dengan terus menjaga protokol kesehatan.  

Terima kasih.

 Salam,

Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat.

Ketua DPD NasDem Gresik Syaiful Anwar menegaskan, berharap pemerintah menyudahi wacana penarikan pajak sembako dan biaya pendidikan. “Sikap partai ini, akan kami kirimkan ke wilayah dan pimpinan pusat,”kata Syaiful didampingi sekretarisnya Ainul Fuadi. (yad)

Heboh Pajak Sembako dan Pendidikan, P2Humas DJP Beri Penjelasan melalui Surel Selengkapnya

Bersih-bersih Preman Berlanjut, Diduga Memalak Pengunjung Pasar, Lima Orang Diamankan


GRESIK, 1minute.id – Perburuan preman berlanjut. Polisi kembali mengamankan lima orang diduga sebagai tukang palak atau melakukan pungutan liar.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, lima preman yang digiring ke Mapolres Gresik diamankan di dua tempat yakni Jalan Gubernur Suryo, Gresik dan Pssar Bringkang, Kecamatan Menganti. “Saat dilakukan operasi, preman tersebut kedapatan sedang melakukan pemalakan terhadap pengunjung pasar dan sopir truk,”ujar Kapolres Gresik Arief Fitrianto pada Senin, 14 Juni 2021. 

Instruksi menggelar operasi praktik premanisme itu setelah Kapolri mendapatkan perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo. “Penertiban premanisme merupakan bagian tugas Polri menindaklanjuti keluhan masyarakat,”kata alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu engimbau masyarakat apabila mengetahui adanya aksi premanisme segera melapor pada Kepolisian terdekat atau melalui call center 110. Premanisme yang mereka lakukan dikategorikan meresahkan masyarakat. Seperti pemalakan atau pemungutan liar (pungli).

Selain bersih-bersih preman, polisi juga mengingatkan  pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. (yad)

Bersih-bersih Preman Berlanjut, Diduga Memalak Pengunjung Pasar, Lima Orang Diamankan Selengkapnya

NasDem Tegas Tolak Pajak Sembako dan Biaya Pendidikan


GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Gresik angkat bicara terkait wacana pemerintah menarik pajak pertambahan nilai (PPn) sembilan bahan pokok dan biaya pendidikan.

Partai NasDem Gresik dengan tegas menolak rencana pemerintah itu. “Partai NasDem dengan tegas menolak wacana penarikan pajak sembako dan biaya pendidikan itu,”tegas Ketua DPD Partai Nasdem Gresik Syaiful Anwar pada Senin, 14 Juni 2021.

Syaiful didampingi Sekretarisnya, Ainul Fuadi menambahkan, penarikan pajak itu akan semakin menyengsarakan masyarakatan apalagi ditengah pandemi corona. “Kalau dinaikkan 10 persen, menyengsarakan rakyat apalagi ditengah pandemi Covid-19 begini. Memprihatinkan, pemerintah jangan berfikir income dari negara,”tegasnya. 

Saiful menegaskan tugas pemerintah seharusnya membantu masyarakat terdampak Covid-19. Sikap DPD NasDem tegas menolak adanya kebijakan pemerintah pusat.  Termasuk dengan wacana penarikan pajak di dunia pendidikan. Dikatakannya, sikap pemerintah harusnya memberikan kelonggaran. Biaya-biaya pendidikan kewajiban negara bagian dari upaya mencerdaskan bangsa. 

“Pendididkan kok malah dikasih pajak harusnya digratiskan. DPD NasDem Gresik menolak dua unsur itu. Nanti ditindaklanjuti ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), kemudian ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ada perwakilan di Komisi IV DPR RI,”kata politisi berlatar pengusaha itu.

Sekretaris DPD NasDem Ainul Fuad menambahkan sikap partai menolak tegas penarikan pajak ini juga akan diteruskan di fraksi DPRD Gresik. “Kami sampaikan ke DPP menolak tegas penarikan pajak. Harapan kami di partai kalau bisa kenapa tidak memaksimalkan wajib pajak,”kata Ainul Fuad. 

Ia melanjutkan, seharusnya pemerintah pusat lebih intens menyosialisasikan kepada wajib pajak yang belum maksimal, banyak keruwetan di birokrasi. “Ini menyebabkan wajib pajak malas ke pemerintah, harapan maksimalkan yang ada bukan malah menaikkan tarif atau menarik pajak,”tambahnya. 

Rencana pemerintah mengenakan PPN terhadap sejumlah kebutuhan masyarakat banyak, termasuk diantaranya sembako dan sekolah bakal tertuang dalam perluasan objek PPN yang diatur dalam draft perubahan kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). 

Dalam draf revisi UU Nomor 6 pengenaan pajak itu diatur dalam Pasal 4A. Dalam draf tersebut, barang kebutuhan pokok serta barang hasil pertambangan atau pengeboran dihapus dalam kelompok jenis barang yang tidak dikenai PPN. Dengan penghapusan itu, artinya barang akan dikenakan PPN. (yad) 

NasDem Tegas Tolak Pajak Sembako dan Biaya Pendidikan Selengkapnya

Anjal dan Ortu Riang, Main Permainan Tradisional, Go Back to Door eh Gobak Sodor


GRESIK,1minute.id – Suasana rumah belajar anak jalanan (anjal) di Terminal Gubernur Suryo, Gresik meriung. Sejumlah anak anjal dan pembimbingnya terlihat gembira. Tersenyum bahkan sampai tertawa lepas pada Minggu, 13 Juni 2021.

Ya, pagi itu anak-anak itu “istirahat” mengais rezeki di jalan. Mereka larut dalam permainan tradisional yakni selodor, gobak sodor, dakon dan engkle. Permainan tradisional yang mulai langka itu terasa lebih asyik dan menyenangkan dibandingkan games melalui gawai. Selama bermain mereka tertawa ger…geran.

Menurut pembimbing rumah belajar Anjal Gubernur SuryonUstadzah Iin Budiarti,  permainan tradisional seperti selodor, gobak sodor dan engkle sudah mengurat dan berakar di tanah air ini. “Saat ini sudah kurang dikenal oleh anak anak, bahkan terasa asing, kita berharap agar permainan ini tidak punah, ya kita kenalkan pada binaan kita,”kata Ustadzah Iin pada Minggu pagi, 13 Juni 2021.

Ia menyebut permainan tradisional anak anak itu  sudah ada sejak zaman nenek moyang. Permainan itu  penuh filosofi baik pendidikan moral, kebersamaan, setia kawan, dan sportivitas. Permainan Gobak Sodor, diantaranya.

Menurut Ustadzah Iin, beberapa orang tua menyebut permainan Gobak Sodor itu berasal dari ksra  ” go back to door ” namun karena lidah Jawa lebih mudah menyebut dengan gobag sodor.  Gobag sodor dimainkan  secara grup atau tim dan melibatkan dua. Tiap tim itu terdiri tiga hingga lima orang.

Biasanya ini  dimainkan  dengan menggunakan lapangan segiempat berukuran 9 x 4 meter yang dibagi menjadi enam bagian. Kedua tim yang secara bergantian untuk memasuki daerah lawan, sementara tim lawan menghalangi dengan hanya menyentuh badan lawan.

Ny Suliwa, 60, orang tua anjal merasa senang bisa melihat anak dan cucunya dengan ceria memainkan beberapa permainan tradisional. Ia mengaku sudah tinggal di lingkungan terminal Gubernur Suryo selama 20 tahun dan baru kali pertama melihat anak dan cucunya begitu riang.

“Saya sudah cukup lama tidak melihat anak anak bermain begitu senang. Permainan tradisional selalu ngangeni karena mengajarkan kebersamaan, meski tidak satu tim namun tetap berteman,”ujarnya. (yad)

Anjal dan Ortu Riang, Main Permainan Tradisional, Go Back to Door eh Gobak Sodor Selengkapnya

Hipmi Siap Adaptasi, Inovasi dan Sinergi dengan Pemerintah untuk Bangkitkan Ekonomi


GRESIK,1minute.id – Pagebluk corona belum ada tanda-tanda berakhir. Beberapa anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Gresik berkumpul di Pendapa Bupati Gresik.  Mereka merayakan Anniversary ke-49 dengan melakukan vaksinasi.

Tahap awal vaksinasi kepada anggota kemudian selanjutnya, menargetkan 1.500 UMKM mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi untuk perwakilan anggota Hipmi disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ,Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf. Sugeng Riyadi, Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali pada Sabtu, 12 Juni 2021.

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi inisiasi yang dilakukan oleh pengurus HIPMI melakukan vaksinasi sebagai upaya mengatasi penanggulangan Covid-19.

“Secara pribadi dan selaku pemerintah daerah memberikan apresiasi yang sangat luar biasa. Dimata saya, Hipmi menjadi salah satu pelopor penegakan protokol kesehatan di Kabupaten Gresik yang juga bersinergi dengan pemerintah daerah,”kata Gus Yani, sapaan akrab, Bupati Fandi Akhmad Yani.

Di era pandemi seperti saat ini, memang sangat berpengaruh terhadap aktifitas ekonomi di semua sektor. Namun, Gus Yani berharap anggota Hipmi yang mayoritas generasi milenial mampu beradaptasi dan bangkit untuk memperbaiki sektor ekonomi. 

“Siapapun bisa beradaptasi dengan keadaan seperti ini, asalkan ada kemauan kuat dan bersungguh-sungguh. Generasi milenial harus mampu berinovasi dan berdamai dengan keadaan, ayo bergerak bersama pemerintah untuk menyongsong pemulihan ekonomi di Gresik,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Terpisah, Satgas Covid-19 Gresik melaporkan ada tambahan kasus baru sebanyak 6 kasus terakumulasi menjadi 5.730 kasus pada Minggu, 13 Juni 2021. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 4 menjadi 5.288 kasus. Kasus meninggal 357 kasus dan isolasi 65 kasus. (yad)

Hipmi Siap Adaptasi, Inovasi dan Sinergi dengan Pemerintah untuk Bangkitkan Ekonomi Selengkapnya

Bupati Gresik sebut Sampah dan Sinyal Ponsel menjadi Problem di Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Sejumlah wartawan kelimpungan. Bahkan, beberapa diantaranya memacu motor mencari sinyal. Pasalnya, mereka harus mengirim berita kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah selama tiga hari, mulai 8-10 Juni 2021.

Sejumlah agenda kegiatan zoom organisasi perangkat daerah (OPD) yang ikut menyeberang ke Pulau Putri akhirnya terlewatkan ponsel mereka kesulitan mendapatkan sinyal. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut ada dua masalah di Pulau Bawean, Gresik yang harus segera dituntaskan.

“Dua masalah di Pulau Bawean, yaitu masalah sampah dan sinyal,”ucapnya pada Minggu, 13 Juni 2021. Terkait sinyal, Gus Yan , begitu ia biasa disapa, telah bertemu dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Budi Raharjo. Untuk mendukung wisata di era digital, layanan masyarakat berbasis digital di Pulau Bawean, Gus Yani ingin ada tower di pulau Bawean. 

Pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan pihak investor telekomunikasi untuk membangun tower seluler di Pulau Bawean. Bahkan akan memberikan kemudahan kepada para investor. Sebab, selama ini banyak investor yang menarik diri karena biaya lebih mahal. “Nanti kita gratiskan dulu selama dua tahun. Kita evaluasi setiap tahunnya,” terangnya. 

SAMPAH : Pantai di Pulau Bawean cukup elok. Sayangnya, bibir pantai masih penuh sampah seperti pantai depan Pesanggarahan Sangkapura, Pulau Bawean pada Kamis, 10 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Selain sinyal, Gus Yani mencatat, problem kedua terkait sampah. Bupati berusia 35 tahun itu mewanti-wanti pulau yang menjadi jujukan wisata jangan sampai kumuh karena sampah.  Mantan Ketua DPRD Gresik itu, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik untuk  secepatnya menyiapkan kendaraan pengangkut sampah. 

“Truk atau kendaraan kecil yang mengangkut sampah, karena akses jalan di Bawean kecil,” kata dia.  Dalam kunjungan kerja di Pulau Bawean selama tiga hari, Gus Yani menggagas Work From Bawean dan jalan poros tengah untuk mempermudah akses dan menunjang perekonomian masyarakat. 

Selain memantau pelaksanaan vaksinasi di Pulau Bawean, Gus Yani bersama Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min) juga meresmikan angkutan perintis dua minibus Damri, fasilitas olahraga dan  Wisata Bahari Selayar (WBS). (yad) 

Bupati Gresik sebut Sampah dan Sinyal Ponsel menjadi Problem di Pulau Bawean Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gandeng Polowijo Gosari Lakukan Kajian Pembangunan Pabrik Pupuk Kieserite

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggandeng PT Polowijo Gosari Indonesia melakukan kajian bersama untuk rencana pembangunan pabrik pupuk Kieserite. 

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Direktur Utama Polowijo Gosari Indonesia Deddy Harnoko Sucahyo disaksikan Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman di Jakarta pada Kamis, 10 Juni 2021. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyatakan bahwa rencana pembangunan pabrik pupuk Kieserite ini merupakan wujud dukungan perusahaan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor. 

Saat ini kebutuhan pupuk Kieserite domestik sepenuhnya dipenuhi melalui impor. Dalam 5 tahun terakhir, impor pupuk Kieserite sekitar 80 ribu ton/tahun dengan harga sekitar Rp 2,1 juta per ton. “Saat ini belum ada pabrik pupuk Kieserite di Indonesia, sehingga pabrik ini nantinya akan menjadi yang pertama di tanah air,” tandas Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan, pupuk Kieserite banyak digunakan pada pertanian hortikultura antara lain komoditas kopi, karet, dan kelapa sawit, dimana lahan pertanian sawit di Indonesia mencapai 14 juta hektare dengan perkirakan kebutuhan Kieserite sekitar 2 juta ton per tahun.

“Ini merupakan ceruk pasar yang potensial untuk dikembangkan, dan juga menjadi dukungan perusahaan terhadap optimalisasi pertanian Indonesia dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional,”ujar Dwi Satriyo.

Pupuk Kieserite atau magnesium sulfat merupakan salah satu sumber positif untuk unsur hara magnesium dan belerang. Selain berasal dari hasil tambang, kieserite juga bisa didapatkan melalui reaksi dan sintesa antara dolomit dengan asam sulfat.

Seperti diketahui, Polowijo Gosari Indonesia memiliki deposit dolomit dengan kandungan magnesium sekitar 18-20 persen. Sedangkan, Petrokimia Gresik memiliki fasilitas produksi asam sulfat dengan total kapasitas mencapai 1,1 juta ton per tahun.

Sehingga, pembangunan pabrik pupuk Kieserite tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tapi juga menciptakan nilai tambah adanya kerja sama yang baik antara Petrokimia Gresik dan Polowijo Gosari Indonesia. “Produksi Kieserite tentunya akan menambah nilai manfaat dari dolomit Polowijo Gosari Indonesia dan asam sulfat dari Petrokimia Gresik,”tegasnya.

Direktur Utama Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman mengatakan kajian pendirian pabrik pupuk Kieserite ini sejalan dengan upaya transformasi bisnis Pupuk Indonesia untuk melakukan diferensiasi usaha, serta sesuai dengan visi untuk menjadi perusahaan penyedia nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan. 

Ia berharap kerjasama ini dapat bersifat jangka panjang, mengingat masih banyak pasar potensial yang perlu diisi melalui produk pupuk seperti ini. “Peluangnya besar, kita juga bisa kembangkan produk pupuk lain,”ujar Bakir.

Sementara itu, Direktur Utama Polowijo Gosari Indonesia Deddy Harnoko Sucahyo mengatakan tujuan kerjasama ini adalah untuk memaksimalkan sumber daya yang dimiliki. Pihaknya mempunyai cadangan dolomit sebesar 550 juta ton, dan melalui kerjasama strategis ini Polowijo Gosari Indonesia berharap dapat mengembangkan produk-produk turunan magnesium atau dolomit.

“Semuanya memaksimalkan lokal konten serta berlokasi di Gresik,”kata Deddy. Pupuk Kieserite sendiri termasuk pupuk yang cepat terurai dan bereaksi, sehingga menjadi pilihan yang tepat ketika tanaman membutuhkan unsur hara magnesium segera.

Sedangkan, magnesium merupakan senyawa yang penting untuk pembentukan karbohidrat, lemak dan minyak pada tanaman, terutama tanaman penghasil minyak seperti kelapa sawit. Manfaat lain dari aplikasi pupuk Kieserite diantaranya meningkatkan klorofil sehingga warna daun lebih hijau sempurna.

Selain itu juga membantu pembentukan bintil akar, pertumbuhan anakan, meningkatkan kadar minyak pada tanaman penghasil minyak seperti kelapa sawit dan kedelai, serta meningkatkan pH tanah. (yad)

Petrokimia Gresik Gandeng Polowijo Gosari Lakukan Kajian Pembangunan Pabrik Pupuk Kieserite Selengkapnya

Tiga Anak DAUN, Gelar Pameran Fotografi Ponsel


GRESIK,1minute.id – Dua fotografi terus berkembang. Fotografer muda bahkan anak tumbuh subur bagai jamur di musim hujan. Diantaranya, Ariel Ramadhan, 20, Raden Anggara, 11, dan Javiera Alin Yuditha, 13.

Ketiganya siswa DAUN Photografi itu memamerkan puluhan karya di salah satu mal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Pameran fotografi menggunakan smartphone itu bertajuk Daun Photography Exbition “Art Journey into the Future” untuk merayakan HUT ke-17 DAUN Chindren Art School pimpinan Arik S. Wartono itu.

Arik S.Wartono mengatakan, Alin, Angga dan Ariel adalah siswa gelombang pertama, Daun Photography. Mereka belajar fotografi pada Agustus 2020. “Praktis baru delapan bulan belajar fotografi,”kata Arik pada Sabtu, 12 Juni 2021. Semua karya yang dipamerkan hingga 27 Juni 2021 nsnti itu tidak menggunakan kamera DLSR atau Mirroless.

“Mereka hanya menggunakan smartphone,” ujarnya. Meski memakai smartphone, imbuhnya, mereka wajib memakai mode profesional alias pakar. “Kami optimistis, ketika mereka  menguasai mode pro berpindah ke kamera DLSR hasilnya akan semakin luar biasa,”tegasnya. 
Sebagai anak yang lahir dan dibesarkan di kota pesisir, imbuhnya, secara sadar atau tidak eksplorasi karya-karya mereka tidak jauh dari imaji tentang laut.

Alin yang saat ini bersekolah Kelas VII di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya karya-karyanya lebih fokus pada genre travel photography dan human interest. Kemudian, Ariel Ramadhan yang saat ini berkuliah di Prodes ITS Design & Digital Marketing dia lebih memilih foto-foto abstrak minimalism.

Sedangkan Raden Anggoro yang masih berstatus pelajar Kelas V SD Luqman Al – Hakim Surabaya genre foto-produk atau still life. Angga, fotografer cilik mengaku baru setahun terakhir belajar fotografi ponsel. “Kadang masih kesulitan mencari objek fotonya,”kata bocah 11 tahun bercita-cita sebagai arsitek ini. (yad)

Tiga Anak DAUN, Gelar Pameran Fotografi Ponsel Selengkapnya

Jhukong, Mahakarya Asli Bawean Didaftarkan ke Unesco


GRESIK, 1minute.id – Ratusan pasang mata tertuju pada sebuah perahu di Wisata Bahari Selayar (WBS) pada Rabu, 9 Juni 2021. Mereka adalah rombongan kunjungan kerja hari kedua Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ke Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu. 

Kehadiran Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani itu untuk melaunching WBS sebagai salah satu destinasi di Pulau Bawean. WBS yang baru setahun di buka untuk umum itu berlokasi di Desa Sungai Rujing, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik.

SUNSET : Jhukong, salah satu objek menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bawean ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Namun, WBS menyita perhatian publik Kota Santri-sebutan-Kabupaten Gresik karena menyabet juara tiga Anugerah Wisata Gresik 2021 kategoti wisata alam.  Moda transportasi laut para nelayan itu ditambat di bibir pantai sekitar 50 meter dari  lokasi launching yang dilakukan oleh Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani itu.

Perahu terlihat unik dan ramping. Warnanya juga ngejreng. Di dua sisinya di topang bambu. Perahu itu bergoyang pelan diterjang riak air pantai berpasir putih nan bening itu. Perahu itu hanya ada di Bawean. Masyarakat Pulau Bawean menyebut moda laut bagi nelayan itu dengan nama Jhukong.

MELAYANG : Jhukong, perahu khas nelayan Pulau Bawean di pantai Sangkapura (foto : Grissee Kota Bandar karya chusnul cahyadi)

Dalam buku berjudul Grissee Kota Bandar (2019) karya chusnul cahyadi, wartawan  1minute.id  memberi  sebutan Jhukong itu adalah perahu “bersayap”, karena ada dua keseimbangan yang terbuat dari bambu itu. Jhukong ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke pulau berjarak 80 mil laut atau 3-4 jam perjalanan dengan kapal cepat dari Pelabuhan Gresik itu. 

Menurut Ahmad Najib, inisiator Wonderful Sail to Indonesia di Bawean 3-6 Oktober 2019 lalu, Jhukong telah dibawa masyarakat Pulau Bawean, Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gresik untuk didaftarkan ke United Nations Educational Scientific and Cultural Orrganization (UNESCO), lembaga dibawah naungan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) itu.

“Jhukong adalah mahakarya perahu tradisional asal Bawean,”ujar Najib ditemui dirumahnya di Bawean pada Selasa malam, 8 Juni 2021. Hampir dua tahun, Jhukong didafkarkan ke Unesco. “Mohon doa dan dukungan masyarakat sehingga bisa tercatat sebagai mahakarya warisan di Indonesia. Jhukong sebagai warisan budaya Bawean bertaraf Internasional,”kata lelaki peraih penghargaan Setya Lencana dari Presiden Indonesia itu. 

PARADE JHUKONG : Nelayan Pulau Bawean berangkat mencari ikan pada Rabu, 9 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Jhukong, moda laut serba bisa. Bisa untuk memancing dan mengendus bermacam ikan. Antara lain, ikan tongkol. Selain itu, Jhukong telah teruji memilliki ketahanan terhadap gelombang  sampai 2 meter. Penumpang tidak akan mabuk laut karena kapal punya dua keseimbangan dari bambu. 

Jika dilihat bentuknya butuh keterampilan khusus untuk membuat satu unit jhukong, dengan kayu binong yang terkenal tangguh dan tahan gelombang. Sayangnya, ketersedian bahan baku kayu itu mulai langka di Bawean. Harga pun terus melambung. “Jhukong juga terdapat di relief Candi Borobudur,”kata Najib. (yad)

Jhukong, Mahakarya Asli Bawean Didaftarkan ke Unesco Selengkapnya