Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Mata Ishaq Wahyu Maulana terlihat berkaca-kaca. Siswa kelas VI SDN 1 Sidokumpul, Gresik mengaku teringat ayahnya yang meninggal pada November 2021. “Tadi saya diantar ibu kesini (Masjid Al Inabah Pemkab Gresik,Red),”kata anak keempat dari lima bersaudara asal Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik itu.

Kiki hadir bersama ratusan anak yatim dalam acara santunan 1000 anak yatim yang digelar Baznas Gresik. Masa pandemi corona virus disease 2019 ( Covid-19) santunan dilakukan secara serentak dibagi tiga zona. Yakni, zona satu meliputi empat kecamatan dipusatkan di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik.

Santunan diberikan langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kajari Gresik Heru Winoto, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Ketua MUI Gresik KH M. Mansoer Shofiq dan Ketua Baznas Gresik Abdul Munif.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta doa kepada ribuan anak yatim itu bangsa Indonesia.

KASIH SAYANG : Ketua MUI Gresik KH M Mansoer Shodiq disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Baznas Gresik Abd Munif dalam santunan 1.000 anak yatim di masjid Al Inabah Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Mohon doanya semoga pandemi covid-19 segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 27 April 2021.
Selain berdoa untuk keselamatan bangsa, mantan Ketua DPRD Gresik itu, berdoa semua keluarga dan masyarakat Kota Santri diberikan kesehatan.

Bupati Gresik termuda itu, mengapresiasi santunan 1000 anak yatim yang dilakukan Baznas Gresik. Karena pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. “Terima kasih telah memperhatikan adik-adik, anak-anak kulo. Semoga bisa sedikit meringankan mereka,”imbuh Gus Yani.

Ketua Baznas Gresik Abd Munif mengatakan, santunan 1000 anak yatim untuk mengajak masyarakat untuk cinta zakat. “Kita ingin berbagi kebahagian di bulan suci Ramadan,”kata Munif saat memberikan sambutan. Sebelumnya, anak-anak yatim ini mendapatkan pencerahan dari Kak Komang Upada. (yad)

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim Selengkapnya

Terbukti Korupsi, Mantan Kades Prambangan Divonis 5 Tahun Penjara


GRESIK,1minute.id – Fariantono di vonis hukuman penjara selama 5 tahun. Mantan Kepala Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Gresik itu juga dibebani denda Rp 300 juta dan membayar uang pengganti kerugian negara Rp 871,8 juta.

Majelis hakim tindak pidana korupsi (tipikor) Surabaya diketuai Tongani menyatakan, terdakwa Feriantono terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi  menggunakan anggaran keuangan Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas tahun 2018 untuk kepentingan diri sendiri.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gresik, Dymas Adji Wibowo, mengatakan, dalam persidangan, majelis hakim Tongani memvonis terdakwa Fariantono, bersalah. 
Terdakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Juncto Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU 31/1999, sebagaimana  diubah dan ditambah dengan UU 20 / 2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

“Atas pelanggarannya, majelis hakim menghukum terdakwa Fariantono dengan hukuman penjara selama 5 tahun dan denda Rp 300 juta subsidair 3 bulan kurungan. Terdakwa juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp  871,8 juta lebih subsider  2 tahun penjara,”kata Dymas. 

Putusan tersebut masih berat dari tuntutan jaksa Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gresik Faris Almer dan Esti Harjanti Candrarini. Jaksa menuntut terdakwa Feriantono  dihukum penjara selama 7 tahun dan  denda Rp 300 juta subsidair 6 bulan kurungan. 

Dalam tuntutan itu, terdakwa juga diminta membayar uang pengganti (UP) sebanyak Rp  871,87 juta subsider 3 tahun dan 6  bulan penjara. “Atas putusan majelis hakim, kita menyatakan pikir-pikir,” imbuhnya. 

Diketahui, terdakwa Fariantono, mantan kades menggunakan anggaran keuangan Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas tahun 2018   untuk kepentingan diri sendiri. (yad)

Terbukti Korupsi, Mantan Kades Prambangan Divonis 5 Tahun Penjara Selengkapnya

Gagal Mudik, ini Nasehat Hakim kepada Terdakwa Pencuri Aki Truk

GRESIK,1minute.id – Keinginan Sutriman membahagiakan keluarga saat Idul Fitri baik. Sayangnya, cara yang dilakukan lelaki 47 tahun menabrak aturan hukum. Lelaki asal Jawa Tengah nekat mencuri aki truk untuk bisa mendapatkan uang sebagai bekal sangu mudik lebaran.

Nahas, aksi yang tidak patut ditiru oleh siapa pun itu dipergoki anggota Polsek Duduksampeyan. “Saya khilaf bu hakim,”kata Sutriman saat sidang dalam jaringan (daring) di Pengadilan Negeri Gresik pada Senin, 26 April 2021. “Saya berjanji tidak mengulangi lagi. Mohon beri keringanan hukuman,”imbuhnya sambil tertunduk. 

Sutrisman menceritakan, pencurian aki truk dilakukan karena truk yang disopiri kehabisan solar di SPBU Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan dalam perjalanan mau pulang ke Jawa Tengah. 

Sutrisman yang panik sehingga gelap mata. Berbekal obeng dan tang, ia membongkar aki truk tujuan untuk dijual. Hasil penjualan aki akan digunakan membeli solar. Akan tetapi, aki  belum sempat di jual ditangkap polisi. “Saya khilaf bu hakim,”imbuhnya lagi.

Majelis hakim terdiri ketua Arni Mufida Thalib, dengan anggota Sri Sulastuti dan I Gusti Ngurah Taruna Wiradhika memasuki agenda keterangan terdakwa. Sedangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik Diecky Eka Koes Andriansyah. 

Ketua majelis Arni Mufida Thalib menasehati terdakwa Sutarmin  selalu ingat anak istri jika ingin berbuat hal negatif. “Kalau ingin mencuri ingat anak istri. Jangan diulangi lagi ya kalau besok sudah keluar,”pesan hakim kepada terdakwa. Majelis kemudian mengetuk palu dan sidang dilanjutkan pekan depan. (yad)

Gagal Mudik, ini Nasehat Hakim kepada Terdakwa Pencuri Aki Truk Selengkapnya

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan menindak tegas masyarakat nekat mudik lebaran. Selain akan memutar balik. Pemudik yang selintutan melanggar surat edaran larangan mudik akan diinapkan ke pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Tindakan tegas itu dilakukan bertujuan untuk menekan laju persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, masyarakat yang tetap bepergian selama periode larangan mudik wajib di karantina di Gelora Joko Samudro (GJOS) untuk melakukan testing dan isolasi. Ini dilakukan setibanya mereka di lokasi tujuan.

“Karantina dilakukan difasilitas yang telah disediakan Pemkab. Yang berprokes ketat dengan biaya ditanggung Pemerintah Daerah alias gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai melakukan inspeksi di G-Jos bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir pada Senin, 26 April 2021.

Pusat rehabiilitasi di G-Jos direaktivasi untuk antisipasi buruh migran yang akan pulang kampung pada lebaran Idul Fitri nanti. Pusat rehabilitasi Covid-19 memiliki 140 tempat tidur.
Sejak 29 Maret, tempat isolasi itu ditutup seiring perkembangan wabah Covid-19 yang menunjukkan tren menurun. Gresik semula masuk zona merah kini masuk zona kuning.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan siap melakukan penyekatan dan memutar balik pemudik bandel. “Bila ditemukan pemudik yang nekat, akan dikembalikan ke daerah asal,”tegas Alumni Akpol 2001 tersebut.

Senada, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menandaskan siap mendukung dan berkolaborasi dengan Polres maupun Pemkab Gresik dalam pengamanan larangan mudik lebaran 2021. 

Forkopimda Gresik mewanti-wanti potensi terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur Idul Fitri. Oleh sebab itu peniadaan mudik lebaran oleh pemerintah ini bukan sekedar surat edaran, namun akan ada tindakan tegas dilapangan.

Aturan tersebut tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) nomor 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan.

Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi. Yakni 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur. Bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Kadinkes Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali menjelaskan kepada Bupati, ketua DPRD, Dandim dan Kapolres Gresik tentang kesiapan GJOS sebagai tempat isolasi PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang pulang ke Gresik. (yad)

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan Selengkapnya

Kerahkan Ratusan Personel, Dirikan 6 Pos Sekat Terpadu dan 2 Pos Pam

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar apel gabungan TNI, Polri dan Pemerintah Daerah di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 26 April 2021. Apel kesiapan pengamanan larangan mudik lebaran itu dipimpin Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Hadir dalam apel itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua MUI Gresik KH Moh Mansoer Shodiq, dan Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar.

Wakil Bupati Gresik Amimatun Habibah mengatakan, pemerintahan pusat melalui Satgas Covid-19 telah mengeluarkan edaran tentang larangan mudik.  Satgas Covid-19 Gresik telah melakukan kegiatan operasi pencegahan penyebaran virus corona.

Antara lain, operasi yustisi dan penyekatan jalur pemudik. Polda Jatim  telah menyiapkan 7 titik penyekatan yang diharapakan dapat meminimalisir pergerakan masyarakat dalam rangka merayakan Idul Fitri.

“Mari kita  laksanakan deteksi dini serta pemetaaan kerawanan di setiap daerah agar dapat mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

DENAH : Lokasi Pos Sekat dan Pos Pam di Wilayah Polres Gresik

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, pemerintah  mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi mulai 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur bersamß Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Apel dilaksanakan bertujuan untuk mengecek kesiapan seluruh personil gabungan terdiri dari Polres, Kodim dan Pemkab untuk mengamankan kebijakan pemerintah tersebut.

“Tujuan apel pelaksanaannya berjalan optimal dimana berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan yakni pencegahan penyebaran Covid-19,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Data diperoleh 1minute.id, penyekatan jalur mudik ini, akan diterjunlan 236 personil Polres Gresik . Ada enam pos pam sekat terpadu dan dua pos pam (yad)

Kerahkan Ratusan Personel, Dirikan 6 Pos Sekat Terpadu dan 2 Pos Pam Selengkapnya

Proyek Underpass Dilanjutkan, Pekerjaan Butuh Waktu 4 Bulan

GRESIK,1minute.id – Proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik segera dilanjut. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik menekan surat perintah kerja (SPK) tahap dua proyek terowongan kali pertama di Gresik itu.

“Sudah ada pemenang. Segera dilakukan pekerjaan,”kata Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji dikonfirmasi 1minute.id pada Senin, 26 April 2021.

Pembangunan tahap dua proyek terowongan ini menghubungkan Kompleks Perumahan Randuagung dengan Perumahan Gresi Kota Baru ini diperkirakan membutuhkan waktu 4 bulan. “Secara pasti, hubungi binamarga,”ujar Gunawan.

Proyek Underpass tahap dua ini membutuhkan anggaran Rp 5 miliar. Proyek tahap II ini meliputi pembangunan jalan penghubung di lahan milik Pemkab Gresik seluas kurang lebih 10 meter, pembangunan trotoar untuk pejalan kaki di sisi timur, dan pembuatan sayap dinding di kanan kiri underpass agar tanah tidak longsor.

Untuk lorong pejalan kaki akan disempurnakan dengan tempelan aksesoris. Juga akan buatkan taman di kanan kiri jalan agar makin cantik, dan nyaman. 

Dalam pengamatan 1minute.id pada Senin, 26 April 2021 belum terlihat adanya aktivitas pembangunan dari sisi Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan GKB. Bangunan trowongan masih ditutup pagar seng. Sedangkan, dinding yang longsor dikerupi terpal warna biru.

Seperti diberitakan, proyek underpass dikerjakan mulai tahun lalu, 2020. Tahap pertama pekerjaan konstruksi dengan anggaran sekitar Rp 4,23 miliar. Proyek dikerjakan CV Wijaya asal Lamongan. Tahun ini, anggaran sekitar Rp 4,9 miliar. Selama dua tahap proyek yang dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik sekitar Rp 9,1 miliar. (yad)

Proyek Underpass Dilanjutkan, Pekerjaan Butuh Waktu 4 Bulan Selengkapnya

Mensos Beri Dukungan Moril Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402

GRESIK,1minute.id –  Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui istri awak kapal KRI Nanggala-402 di Kompleks Perum Kota Baru Driyorejo (KBD) pada Minggu, 25 April 2021.

Mantan Wali Kota Surabaya itu ditemui  keluarga Kapten Yohannes di ruang tamu. Risma didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Istri KSAL Veronica Yudo Margono dan istri Koarmada II Surabaya Ria I.N.G Sudihartawan.

Dalam pertemuan Risma memberikan dukungan moril kepada para istri patriot bangsa yang menjadi awak kapal selam, KRI Nanggala-402 itu. 
Pencarian kapal  masih terus dilakukan oleh TNI Angkatan laut, Basarnas dan lainnya. Risma memintan keluarga prajurit untuk bersabar. 

Masyarakat Indonesia tetap mendoakan untuk yang terbaik bagi putra-putra terbaik di KRI Nanggala-402 itu.  “Tadi hanya memberikan nasihat saja supaya sabar,”kata Risma.

Seperti diberitakan, sebanyak 5 dari 53 menjadi awak kapal KRI Nanggala-402 yang dinyatakan hilang tersebut tinggal di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Mereka adalah Kapten Yohanes ; Letda Adhi Laksmono ; Serda Hendro Purwoto ; Serda Syahwi Mapala dan Serda Harmanto.

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 dini hari. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat. 

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. 

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam. Hadi bilang, isyarat subsunk untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam. (yad)

Mensos Beri Dukungan Moril Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Warga Kota Santri Doa Keselamatan untuk Patriot Bangsa, KRI Nanggala-402

GRESIK,,1minute.id – Tim pencari dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala-402 terus melakukan pencarian. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat Kota Santri ikut berdoa untuk keselamatan semua awak kapal selama KRI Nanggala-402.

Data dihimpun 1minute.id ada 5 dari 53 menjadi awak kapal KRI Nanggala-402 yang dinyatakan hilang tersebut tinggal di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Mereka adalah Kapten Yohanes : Letda Adhi Laksmono ; Serda Hendro Purwoto ; Serda Syahwi Mapala dan Serda Harmanto. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, 53 awak kapal KRI Nanggala-402 adalah putra terbaik bangsa dan patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. 

BUPATI Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail bersama keluarga kru kapal KRI Nanggala-402 pada Minggu, 25 April 2021

“Memohon doa kepada seluruh warga Gresik, doa yang terbaik untuk prajurit TNI AL sedang bertugas demi NKRI,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 25 April 2021.

Gus Yani bersama forkopimda, beserta Menteri Sosial Tri Rismaharini, istri Panglima dan istri KSAL  mengunjungi kediaman lima prajurit terbaik bangsa.

Mereka memberikan support moral kepada keluarga patriot bangsa itu. Mereka akan terus memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. 

“Doa kami yang terbaik untuk para prajurit TNI AL yang sedang bertugas di kapal selam KRI Nanggala 402. Semoga Tuhan yang maha kuasa memberikan keselamatan bagi mereka yang sedang menjalankan tugas demi NKRI,”kata Gus Yani.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika silaturahmi dengan salah satu keluarga awak kapal KRI Nanggala-402 pada Minggu, 25 April 2021

Seperti diketahui, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 dini hari. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. 

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam. Hadi bilang, isyarat subsunk untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam. (yad)

Bupati Gresik Ajak Warga Kota Santri Doa Keselamatan untuk Patriot Bangsa, KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Bukber, Salat Jamaah, Lalu Dapat Paket Sembako, Anjal Semringah

GRESIK,1minute.id – Puluhan anak jalanan terlihat semringah pada Sabtu, 24 April 2021Mereka tersenyum bahagia karena bisa salat maghrib dan buka berjamaah bersama para pengurus Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag).

Buka puasa dan salat berjamaah dilakukan di rumah belajar anak  jalanan (Anjal) di kompleks terminal angkutan kota dan desa di Jalan Gubernur Suryo, Gresik itu.

“Kami senang bisa berbagi dengan anak-anak kurang beruntung,”kata pengurus Asbag Siti Fitria. Fitri mengatakan, selama bulan suci Ramadan ini paket sembako itu dikumpulkan dari anggota Asbag dan donasi masyarakat yang peduli kepada sesama yang secara ekonomi kurang beruntung. Anak yatim dan anjal, diantaranya.

Pembimbing di rumah belajar anak jalanan Ustadzah Iin Budiarti bersyukur ada pihak yang memberikan bingkisan bagi binaannya.

“Kami sangat bahagia dan sangat bersyukur,  beberapa kelompok masyarakat dan juga pribadi yang memberikan support pada kami. Sumbangan ini akan kami bagikan secara langsung kepada mereka yang berhak,”kata Iin-sapaan- ustadzah Iin Budiarti. (yad)

Bukber, Salat Jamaah, Lalu Dapat Paket Sembako, Anjal Semringah Selengkapnya

Dalih mencukupi Kebutuhan Lebaran, Tukang Mebel Nekat Curi Kambing Bunting


GRESIK,1minute.id – Suwardi sedang sial. Lelaki 46 tahun itu babak belur dihakimi massa karena terpergok mencuri seekor kambing betina di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Beruntung, polisi cepat datang sehingga nyawa lelaki asal Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik terselamatkan.

Informasi yang dihimpun, Suwardi berlagak sebagai seorang pencari rumput. Lelaki 46 tahun mengendarai sepeda motor matik yang bagian belakangnya terdapat karanjang kayu atawa ronjot. 

Lelaki asal Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Gresik itu mengisi ronjot itu dengan rumput. Ketika berada di dekat kandang kambing di area tambak di Desa Wadak Kidul, Kecamatan Duduksampeyan, Suwardi lalu turun. Dia mengendap masuk kandang kambing milik Nurul Yaqin, 47, warga setempat. 

Saat itu, kondisi desa sepi. Karena kaum adam sedang salat Jumat. Suwardi lalu menyergap seorang domba betina yang sedang bunting. Kambing itu lalu dimasukkan dalam ronjot lalu ditutupi dengan rumput. 

Nahas, aksi Suwardi itu diketahui Kamlah, warga setempat dan memberitahukan kepada masyarakat. Suwardi yang semula semringah membayangkan menikmati hasil jerih payah yang secara tidak benar itu memacu motornya. Sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, sejumlah warga Desa Wadak Kidul menghadangnya. 

Suwardi mulai gerogi. Apalagi, massa terlihat mulai kehilangan kesabaran berusaha membongkar isi ronjot. Saat itu, melihat salah satu bagian rojot bergerak-gerak. Begitu dibongkar ada seekor domba betina sedang bunting. Kedua kakinya terikat. 

Massa lalu menghajar. Beruntung ada polisi di sekitar lokasi sehingga aksi main hakim sendiri bisa dihentikan aparat. Suwardi dan barang bukti dibawa ke mapolsek Duduksampeyan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng Ari Putra membenarkan penangkapan pelaku pencurian hewan (curwan) itu. “Pelaku terpaksa mencuri. Tersangka baru kali pertama mencuri,”ujar Iptu Sugeng Ari Putra pada Sabtu, 24 April 2021.

Dalam pemeriksaan, tersangka Suwardi sebelumnya bekerja pembuat mebel. Sejak pandemi Covid-19, ia tidak bekerja karena orderan sepi. “Tersangka nekat mencuri untuk menambah penghasilan dan mencukupi kebutuhan menjelang lebaran,”kata mantan Kanitreskrim Polsek Driyorejo itu.

Penyidik menjerat Suwardi dengan pasal 363 ayat (1) ke 1 KUHP) tentang pencurian ternak. “Tersangka kami tahan,”katanya. Suwardi kini hanya bisa menyesal. Karena ia tidak bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercintanya. (yad)

Dalih mencukupi Kebutuhan Lebaran, Tukang Mebel Nekat Curi Kambing Bunting Selengkapnya