Reaktivasikan G-Jos untuk Isolasi Pekerja Migran yang Mudik

GRESIK,1minute.id – Pondok rehabilitasi Covid-19 stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) reaktiviasi lagi. Reaktivasi pusat isolasi pasien terpapar corona itu bukan karena wabah membludak. 

Akan tetapi, stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik dipersiapkan untuk para tenaga migran yang pulang kampung menjelang lebaran nanti.

Rencana aktivasi stadion G-Jos itu diputuskan dalam rapat koordinasi di kantor Bupati Gresik dipimpin Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 23 April 2021.

Fokus yang dibahas pada rapat tersebut yaitu mempersiapan segala sesuatunya bagi pekerja migran asal Gresik yang terlanjur mudik ke Gresik. Mereka yang terlanjur mudik tersebut langsung masuk karantina selama 5 hari di Ruang Isolasi Gelora Joko Samudro (G-Jos) Gresik.

“Kita harus membuat kebijakan tentang para pekerja migran ini.Tentu saja, kita tidak dapat menolak para pekerja migran Gresik yang sudah terlanjur terbang dan mendarat di Indonesia. Tidak mungkin kita menyuruh balik Kembali,”kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

“Tentu saja kita harus menyiapkan segala sesuatunya untuk pencegahan penularan Covid 19 agar tidak timbul klaster baru,”sambungnya. 

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno meminta kepada pihak Dinas Kesehatan untuk menyiapkan G-Jos menjadi tempat karantina pekerja migran yang mudik. Selain itu, Dinas Perhubungan juga diminta  menyiapkan angkutan untuk para pekerja migran ini.

“Tolong agar berkoordinasi dengan pihak Provinsi Jawa Timur dan otoritas yang lain terkait kepulangan para pekerja migran asal Gresik ini,”kata Abimanyu. 

Meski sudah ditutup sebagai Ruang Isolasi Covid-19 sejak 29 Meret 2021 seiring menurunnya paparan Covid di Gresik. Namun sarana prasarana ruang isolasi Covid G-Jos degan 140  tempat tidur masih di pertahankan.

Hanya tenaga Kesehatan yang perlu dikondisikan, karena setiap nakes yang akan masuk ke GJos harus di tes swab lebih dahulu untuk memastikan mereka negatif Covid.

“Besok pagi ini,  Sabtu,  24 April 2021 semua tenaga yang ada di Gejos sebanyak 54 orang akan kami tes swab kembali. Selanjutnya langsung kita melaksanakan aktivitas,”ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Selain kebijakan karantina pekerja migran, pada rapat tersebut memutuskan untuk melaksanakan kembali penyekatan wilayah seperti tahun sebelumnya.

Rakor kali ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail dan Wakapolres Gresik, perwakilan dari Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Perusahaan PJTKI dan seluruh anggota Satgas Covid 4. (yad) 

Reaktivasikan G-Jos untuk Isolasi Pekerja Migran yang Mudik Selengkapnya

Larangan Mudik di Adendum Lebih Ketat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melakukan adendum aturan mudik. Pembaruhan mudik semakin ketat. Selain melarang mudik mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Pemerintah bakal melakukan pengetatan prosedyr perjalanan masyarakat mulai 22 April sampai 5 Mei, dan dari 18 hingga 24 Mei 2021.

Pemerintah  memutuskan mengetatkan aturan perjalanan mudik. Selain melarang mudik dilakukan pada 6 hingga 17 Mei 2021, pemerintah juga bakal mengetatkan prosedur perjalanan bagi mereka yang berpergian pada 22 April sampai 5 Mei 2021, dan dari 18 Mei hingga 24 Mei 2021.

Ketentuan baru tersebut tertera dalam Addendum Surat Edaran nomor 13 tahun 2021 yang dikeluarkan 21 April 2021.

Surat edaran tersebut ditandatangani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Doni Monardo.

“Maksud dari Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama 14 hari peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H + 7 perjalanan mudk (18 Mei -24 Mei 2021),” demikian tertulis dalam surat edaran.

Adapun tujuan adendum yang menambah waktu pembatasan mudik itu ialah untuk mengantisipasi arus pergerakan penduduk. Hal ini untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid 19. Sebelumnya pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 yang membatasi larangan mudik pada 6 sampai 17 Mei 2021. (*)

Larangan Mudik di Adendum Lebih Ketat Selengkapnya

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup

GRESIK,1minute.id – Muhammad Yunus tidak bergairah. Padahal, ia baru mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebagai penilik kabupaten.

Ada 38 orang penilik dan 8 orang pamong belajar lainnya senasib dengan Yunus itu. Mengapa mereka tidak semringah sehingga wadul kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Sejak tertibnya peraturan bupati (Perbup) nomor 1 tahun 2021, TTP yang mereka terima hanya 60 persen, kurang 40 persen per Februari 2021. Karena itulah, Yunus, koordinator penilik meminta kepada Wabup perempuan pertama di Kota Santri ini untuk membatalkan Perbup nomor 1 tahun 2021 itu. 

“Sampai pada bulan Januari 2021, TPP yang kami terima masih utuh seratus persen (sesuai dengan aturan Perbup nomor 07/2020). Tapi sejak diterbitkan Perbup 01/2021 penerimaan TPP kami hanya 40 persen. Kami juga belum menerima penjelasannya terkait susutnya TPP kami,” kata Yunus. 

Menurut keterangan beberapa penilik, tentang tugas kerja penilik yang mengadu saat ini tidak bisa dianggap enteng. Mereka yang selalu berada di lapangan setiap saat selalu mendampingi Lembaga PAUD di Gresik. Bahkan saat malam haripun ketika Lembaga PAUD membutuhkan tugas pendampingan dan menyusun akreditasi, para penilik ini siap berangkat.

Sedangkan Pamong yang di Gresik ini hanya ada 8 orang ini bertugas memberikan pelajaran kepada Lembaga non formal. Antara lain, menyelenggarakan sekaligus menjadi pengajar pada kelompok belajar paket A, B dan C. Pamong belajar juga memberikan berbagai pelatihan mulai dari menjahit, IT bahkan pelatihan kepada kelompok ibu-ibu yang ada pada Lembaga-lembaga non formal yang lain.  

Menanggapi keluhan para penilik dan pamong belajar, Wabup Gresik Aminatun Habibah berjanji mempelajari perbup 01/2021 yang dikeluhkan mereka itu kepada dinas pendidiksn dan BPPKAD Gresik. 

“Tolong beri saya semua dokumennya. Nanti, Saya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya dengan bagian hukum, Dinas Pendidikan, BPPKAD serta pihak lain yang berkompeten,”kata Bu Min -sapaan-Wabup Aminatun Habibah. (yad)

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup Selengkapnya

Peringati Hari Bumi, EH Ajak Masyarakat Diet Plastik

GRESIK,1minute.id – Sejumlah aktivis dari Earth and Human (EH) Gresik dan siswa MTs Maarif Sidumukti, Kecamatan Kebomas turun ke jalan pada Kamis. 22 April 2021. 

Mereka membagikan tumbler, sedotan stainless dan masker kain kepada para pengendara di Jalan Sumatera Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Aksi simpatik para aktivis itu untuk memperingati  Hari Bumi Sedunia yang diperingati setiap 22 April itu. Koordinator EH Gresik Syaiful Fauzi mengatakan, aksi ini bagian dari edukasi kepada masyarakat agar bijak berplastik. Diet plastik.

“Sosialisasi penggunaan produk yang ramah lingkungan,”ujar Syaiful Fauzi.
Penggunaan sedotan stainless, botol minum (tumblr) serta masker kain, tambahnya, belum banyak dilakukan masyarakat.

Dengan cara ini, imbuhnya, berusaha menggugah dan mengingatkan masyarakat untuk memakai produk ramah lingkungan. Apalagi, belakangan ini banyak restoran dan kafe berdiri di Gresik.

“Banyak restoran dan kafe yang lebih suka menggunakan kemasan sekali pakai dari pada gelas kaca yang bisa dipakai berulang ulang. Dan juga mengingatkan tentang penggunaan masker yang dapat dipakai berulang-ulang, biar tidak nyampah,”tegasnya.

Untuk diketahui Hari Bumi adalah acara tahunan yang dirayakan di seluruh dunia pada 22 April untuk menunjukkan dukungan bagi perlindungan lingkungan.

Peringatan pertamakali dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada 1970 seorang pengajar lingkungan hidup.
Menurut data yang diperoleh EH Gresik perolehsedotan plastik dan gelas plastik memerlukan waktu selama ratusan tahun untuk terurai.

Selain itu, setiap tahunnya satu juta burung laut mati karena menelan sampah plastik.Bahkan, diprediksi sekitar delapan juta ton sampah plastik. (yad)

Peringati Hari Bumi, EH Ajak Masyarakat Diet Plastik Selengkapnya

Dilantik jadi Anggota Dewan, Atek Masuk di Komisi IV DPRD Gresik

GRESIK,1minute.id – Atek dilantik sebagai anggota DPRD Gresik sisa jabatan 2019-2024. Pelatikan Atek sebagai legislator berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu dilakukan di ruang paripurna DPRD Gresik pada Kamis, 22 April 2021. 

Pengucapan sumpah/Janji dengan dipandu oleh Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. 

Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim yang memimpin rapat mengatakan, Atek dilantik sebagai pergantian antarwaktu (PAW) anggota Fraksi Golkar Sugio yang meninggal dunia.

PAW Atek menindaklanjuti SK Gubernur Jatim No. 171.437/410/011.2021, tentang peresmian pengangkatan penggantian antar waktu anggota DPRD Kabupaten Gresik.

“Atek masuk di Komisi IV membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat (kesra). Pak Atek juga masuk di Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bappemperda),”ujar Nurhamim. 

Menurut Nurhamim, hal ini sesuai tata tertib (tatib) DPRD Gresik Nomor 1 tahun 2019, bahwa anggota DPRD harus masuk di Alat Kelengkapan DPRD (AKD).

Sementara Atek menyatakan siap menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Gresik sisa periode 2019-2024. “Saya akan melanjutkan tugas-tugas Pak Sugio saat menjabat Anggota Komisi IV dan Bappemperda,” kata legislator daerah pemilihan Gresik IV meliputi Kecamatan Driyorejo dan Wringinanom itu. (yad)

Dilantik jadi Anggota Dewan, Atek Masuk di Komisi IV DPRD Gresik Selengkapnya

Usai Dilantik, Wakil Ketua DPRD Nur Saidah Siap Sukseskan Program Nawa Karsa

GRESIK,1minute.id – Nur Saidah kembali menjabat pimpinan di DPRD Gresik pada Kamis, 22 April 2021. Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Gresik ini dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD menggantikan Asluchul Alif yang mengundurkan diri karena running sebagai calon wakil bupati pada Pilbup Gresik 2020 lalu.

Pelantikan Nur Saidah dilakukan di ruang rapat paripurna DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik disaksikan puluhan anggota DPRD Gresik serta Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul Alif. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menyaksikan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah Nur Saidah di kantor Bupati.

Rapat paripurna dengan agenda Pengucapan Sumpah dan Janji pergantian antar waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Gresik masa jabatan 2019-2024 dipimpin oleh Ahmad Nur Hamim itu pun terasa khidmat. 

Pelantikan Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah pada Kamis, 22 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )

Pelantikan politisi berhijab ini dilakukan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Gresik Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah tidak lebih dari 10 menit. 

Usai dilantik, Nur Saidah mengatakan akan bekerja semaksimal mungkin bersama pimpinan DPRD lainnya dalam mensukseskan program Nawa Karsa Gresik baru dibawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah.

“Saya bersama akan bekerja sesuai tupoksi pimpinan DPRD. Saat ini kan eranya perubahan Gresik baru. Jadi kita pasti mensukseskannya selama demi kepentingan masyarakat,”ujar Nur Saidah. (yad)

Usai Dilantik, Wakil Ketua DPRD Nur Saidah Siap Sukseskan Program Nawa Karsa Selengkapnya

Pedagang Buah Minta Direlokasi. Ini Alasannya

GRESIK,1minute.id – Puluhan pedagang buah Pasar Kota Gresik dan aktivis gerakan penolak lupa (Gempal) berunjukrasa di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 22 April 2021.

Mereka turun jalan mendesak Diskoperindag Gresik merelokasi sementara pedagang pasar buah ke pintu utama asar berlokasi di Jalan H. Samanhudi, Gresik itu. Saat ini, 26 pedagang buah ngumpul satu blok dengan pedagang ayam dan ayam potong. Akibatnya, dagangan mereka tidak laku.

Karena tempatnya becek, kumuh, berbau, tidak ada lampu penerangan. Anehnya, lagi lima pedagang buah lainnya izinkan jualan di pintu utama pasar.

Dalam aksi ini, pedagang yang merasa mendapatkan diskriminasi pelayanan itu membawa dua wadah berisi buah yang membusuk. “Kami menduga ada indikasi tidak beres dalam penempatan stan pedagang,”kata Kurniawan.

Mat Kasan, Ketua paguyuban pedagang buah di Pasar Kota Gresik mengatakan, dirinya bersama 25 pedagang buah sudah puluhan tahun bersabar ditempatkan di blok penjual ayam dan ayam potong. Sejak 1990-an. 

“Stan berada ditempat basah, bau dan tanpa lampu sehingga jualan tidak laku,”ujar Mat Kasan. Padahal, kami sudah memiliki surat izin menempati (SIM). “Waktu, tahun 90-an saya beli stan ukuran 2 meter persegi sebesar Rp 160 juta,”ujar kakek 70 tahun itu.

Stan buah semula ditempatkan di bagian tengah (kini area bermain anak) digusur ke bagian belakang. “Pascakebaran kami dipindah ke blok pedagang jualan ayam dan potong ayam. Kondisi tempat basah, bau dan kumuh. Buah tidak laku dijual,”terang kakek 8 cucu tinggal di Jalan KH Abdul Karim, Gresik.

Setiap pedagang pindah lokasźi diobrak. “Tapi, mengapa lima pedagang buah lainnya dibiarkan. Sedangkan kami diobrak,”tegas kakek 8 cucu ini. Dugaan adanya diskriminasi itu berungkali dilaporkan ke petugas pasar. Namun, tidak ada tanggapan. 

Setelah 30 menit berorasi, mereka ditemui Kepala Diskoperindag Agus Budiono di depan gerbang masuk kantor bupati. Akan tetapi, pedagang minta bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Sekitar pukul 11.30, Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak perwakilan bertemu ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati.

Anja, salah satu akvitis Gepal mengatakan Bupati Fandi Akhmad Yani merespon baik aspurasi pedagang. “Intinya tadi, pak Bupati segera memerintahkan Diskoperindag dan UPT Pasar Gresik memberikan fasilitas yang memadai kepada para pedagang,”kata Anja. (yad)

Pedagang Buah Minta Direlokasi. Ini Alasannya Selengkapnya

Hore…, Bioskop Dibuka Mulai Hari ini

GRESIK,1minute.id – Hore…! Setelah hampir setahun  pemutaran film layar lebar tutup karena pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) , mulai hari ini, Kamis, 22 April 2021 Anda bisa menonton film lagi.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik memberikan lampu hijau bioskop boleh  memutar film lagi. 

Kepala Disparbud Gresik Agustin H. Sinaga mengatakan, sebelum mengizinkan bioskop beroperasi telah melakukan pengecekan protokol kesehatan (prokes) bersama tim satgas Covid-19 dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Antara lain, pihak TNI, Polri, Polisi Pamong Praja dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

“Besok Kamis (hari ini) dua gedung bioskop boleh beroperasi,”kata Sinaga dikonfirmasi pada Rabu malam, 21 April 2021. Di Gresik, ada dua gedung bioskop. Yakni, CGV Cinema di Iconmal Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo dan Gressmall XXI  di Jalan Sumatra, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Kedua gedung bioskop itu berada di Kecamatan Kebomas, Gresik.

Meski, diperbolehkan beroperasi lagi, manajemen kedua bioskop itu harus menghormati masyarakat sedang berpuasa Ramadan. “Jam operasional kami batasi,”tegas mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Gresik itu. Jam operasionalnya, mulai pukul 11.00 hingga 17.00 dan pukul 20.00 hingga 21.30.

“Jam 5 sore sampai jam 8 malam off. Karena waktu buka puasa dan salat tarawih,”tegasnya. (yad)

Hore…, Bioskop Dibuka Mulai Hari ini Selengkapnya

Berkebaya, Perempuan Pegiat Lingkungan tebar Kebaikan Selamatkan Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Sejumlah perempuan berkebaya nyebur ke sebuah telaga.  Perempuan pegiat lingkungan kemudian menuangkan  beberapa botol cairan di telaga di kawasan Kebomas itu.

Diantara emak-emak yang getol berupaya menyelamatkan lingkungan itu adalah Siti Fitriah. Ia adalah ketua asosiasi bank sampah Gresik (Asbag). 

Menurut Siti Fitriah, cairan yang dituangkan ke telaga itu adalah cairan alami. Cair serbaguna hasil fermentasi dari sisa buah atau sayuran kemudian dicampur gula aren dan air menghasilkan O3.

“Untuk membuatnya cairan fermentasi itu minimal butuh waktu 90 hari,”kata Siti Fitria pada Kamis, 22 April 2021. Cairan alami fermentasi itu biasa di sebut ecoenzim. Ecoenzim ini memiliki banyak fungsi. Bisa untuk pembersih alami, sabun cair alami hingga bahan kosmetik kecantikan alami.

“Fungsinya itu luar biasa banyak sekali. Pembersih alami sabun cair,  pembersih udara alami, pembersih rumah tangga alami dan hand sanitizer,”terang Fitri.

Cairan ecoenzim itu ketika dituangkan dalam telaga yang tidak mengalir, maka akan ada perbaikan ekosistem atau perbaikan biota air disitu.

“Saya tuang ke danau kemarin itu ph-nya rendah kali 2,60 sampai 2,90 itu berarti pH yang seperti itu cocok untuk perawatan atau di manfaat medisnya untuk mengobati luka detox dan sebagainya mangkanya saya juga menyimpan kalau itu enzim sangat ramah lingkungan,” terangnya.

Mengapa ia dan kaum hawa lainnya membuatekoenzim, sebab 70 persen sampah yang terbuang di tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik, di Kelurahan Ngipik, Kabupaten Gresik adalah sampah organik.

“Dengan membuat ecoenzim ini kita bisa mengurangi beban di TPA. Dengan memproduksi ekoenzim berarti kita telah membantu mengelola banyak daripada sampah non-organik,”katanya.

Ecoenzim ditemukan doktor Rosukon Poompanvong. Pada 2003, doktor dari Thailand ini menerima penghargaan dari FAO (lembaga PBB yang mengurus soal pangan–red).  Ecoenzim ini memiliki manfaat yang berlipat ganda.

Dengan memanfaatkan sampah organik sebagai bahan bakunya, kemudian dicampur dengan gula aren dan air, proses fermentasinya menghasilkan gas O3 dan hasil akhirnya adalah cairan pembersih serta pupuk yang ramah lingkungan.

Sejak berhasil dalam penelitiannya, Dr. Rosukon dengan arif mempersembahkan penemuan ini bagi masyarakat luas, tanpa meminta royalti apa pun. Pengetahuan ini bersikap terbuka untuk siapa saja, demi kepentingan lingkungan.

Masyarakat Malaysia, Australia, Taiwan, hingga Amerika Serikat telah membuat ekoenzim dari sampah dapur mereka sejak beberapa tahun lalu. Di Indonesia, tren ini baru dimulai beberapa tahun belakangan. (yad)

Berkebaya, Perempuan Pegiat Lingkungan tebar Kebaikan Selamatkan Lingkungan Selengkapnya

Polres Gresik Matangkan Titik Penyekatan untuk Menghalau Pemudik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik mematangkan rencana penyekatan arus mudik lebaran Idul Fitri. Penyekatan dilakukan untuk menghalau pemudik.  Sebab, pemerintah membuat kebijakan tentang larangan mudik untuk meminalisir persebaran Covid-19.

“Untuk mudik lebaran nanti akan ada beberapa titik penyekatan di wilayah Gresik,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto usai rapat koordinasi bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail di Aula Sarja Arya Racana lantai III Polres Gresik pada Rabu, 21 April 2021.

Penyekatan di sejumlah titik perbatasan akan dimulai 6-17 Mei 2021. “Polres siap mendukung kebijakan larangan mudik,”tegas alumnus Akpol 2001 itu. Skema penyekatan di titik mana saja,  mantan Kapolres Ponorogo itu, masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi nanti.

Kapolres Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya akan segera mempersiapkan operasi ketupat. Kemudian menentukan titik-titik penyekatan dan pendirian pos pengamanan.

Sebelumnya, forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda)  mengikuti video conference arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit  Prabowo dan Kementerian terkait, soal kesiapan pengamanan libur lebaran.

“Untuk larangan mudik akan terus disosialisasikan secara masif. Berkolaborasi antara satuan Binmas dan Intel, dengan cara membuat ajakan dan statement tokoh agama serta tokoh masyarakat,”kata AKBP Arief Fitrianto.

Seperti diberitakan pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik mulai  6-17 Mei 2021. Gresik masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo. (yad)

Polres Gresik Matangkan Titik Penyekatan untuk Menghalau Pemudik Selengkapnya