Masa PPKM, Jumlah Konfirmasi Covid-19 Meningkat, Ini Jawaban Kadinkes

Dua tenaga kesehatan Gresik membaca hasil rapid antigen di Bundaran I Love GKB beberapa waktu lalu ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)


GRESIK, 1minute.id – Gencarnya rapid antigen dalam operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuka fakta baru. Jumlah kasus konfirmasi meningkat tajam dalam sepekan terakhir ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali mengatakan, pihaknya bersama TNI, Polri semakin masif melakukan testing dan tracing. “Selama PPKM ini kita gebyar (testing dan tracing)  habis-habisan,”kata drg Syaifudin Ghozali ditemui di sela konferensi pers di Mapolres Gresik, Rabu 20 Januari 2021. 

Akibatnya, terjadi peningkatan jumlah kasus konfirmasi di Gresik. “Ini sangat baik. Kita cepat mengetahui ya semakin baik,”imbuh Ghozali. Hasil testing, tracing selama PPKM ini akan bisa diketahui dalam beberapa hari kedepan. 

“Efektivitas hasil PPKM akan diketahui dua minggu berikutnya,”ujarnya. Pasca PPKM jumlah kasus konfirmasi coronavirus disease 2019 (Covid-19) diharapkan turun signifikan. 

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik mengalokasikan 5 ribu rapid test antigen selama masa PPKM. Pemberlakuan PPKM dimulai 11 Januari 2021 sampai 25 Januari 2021. Selama PPKM ini, tim gabungan TNI, Polri, Satuan Pol PP dan Dinkes Gresik menggelar operasi yustisi pagi, siang dan malam. 

Petugas ketika mengetahui ada potensi kerumanan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan langsung melakukan rapid antigen atawa tes usap. Tes usap ini memiliki tingkat akurasi lebih 90 persen. Sehingga, banyak menemukan kasus baru. 

Sementara itu, data Satgas Covid-19 Gresik jumlah kasus konfirmasi bertambah 25 terakumulasi menjadi 4.575 kasus. Sedangkan, jumlah sembuh bertambah 11 menjadi 3.996 kasus.  Kemudian meninggal dunia bertambah 2 orang menjadi 305.

Untuk jumlah akumulasi  konfirmasi corona terbanyak terdapat di Kecamatan Manyar dan Kebomas. Masing-masing 829 kasus dan 815 kasus. Urutan ketiga di Kecamatan Gresik 542 kasus,  Driyorejo 504 kasus dan Menganti 469 kasus. (*)

Masa PPKM, Jumlah Konfirmasi Covid-19 Meningkat, Ini Jawaban Kadinkes Selengkapnya

Wabup Gresik Lantik 461 Pejabat Fungsional

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Moh Qosim melantik dan mengambil sumpah 461 pejabat fungsional di Pemkab Gresik, Rabu 20 Januari 2021.

Pelantikan dilakukan daring dan luring. Di halaman kantor Bupati Gresik diikuti 244 orang, Aula Dinas Pendidikan Gresik dan Dinas Kesehatan masing-masing 100 dan 60 ASN. Kemudian, RSUD Umar Mas’ud 38 orang dan UPT SMP Negeri 19 Gresik ada 19 orang. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim dalam sambutan mengingatkan para Pejabat yang dilantik selalu disiplin penerapan protokol kesehatan.

“Kita harus mendukung pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Toh, tidak mungkin pemerintah akan mencelakakan masyarakatnya. Pandemi ini sudah sangat mengorbankan berbagai sendi kehidupan,”tegas Qosim.

Sedangkan, pejabat yang baru dilantik, tambah Qosim, untuk meningkatkan kinerjanya agar kesejahteraan masyarakat bisa segera terwujud.

“Bekerjalah dengan baik dan sungguh-sungguh, perkara rezeki serahkan kepada Allah SWT. Semoga kelak Anda bisa dipromosi menjadi pejabat tinggi,” imbuh Qosim.

Sementara itu, Kepala BKD Gresik Nadlif melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi, menjelaskan jumlah pejabat fungsional yang dilantik  sebanyak 461 orang. Kebanyakan penjabat yang dilantik itu adalah para CPNS yang baru masuk.

Mereka adalah para dokter, bidan, apoteker dan tenaga Kesehatan yang lain. Selain itu, ada juga Guru, penyuluh pertanian, ahli tehnik bangunan, tehnik pengairan serta yang lain. (*)

Wabup Gresik Lantik 461 Pejabat Fungsional Selengkapnya

Tim Siber Polda Jatim dan Polres Gresik Menangkap Pelaku Penyebar Hoaks Kasdim Meninggal usai Vaksin di Gresik

GRESIK,1minute.id – Tim siber Polda Jatim dan Satreskrim Polres Gresik menangkap satu orang pelaku dugaan penyebar berita hoaks  meninggalnya Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi pascavaksin Covid-19. Tersangka berinisial TS, 44, asal Gresik. 

Untuk mengungkap pelaku tersebut, polisi butuh sekitar 3 hari. Kini, polisi masih terus memburu penyebar berita bohong yang viral sejak Minggu lalu itu. 

Waka Polda Jatim Brigjend Pol Slamet H. S., mengatakan, tersangka yang diamankan tim Siber Polda Jatim dan Satreskrim Polres Gresik itu berinisial TS. Usianya 44 tahun dan ditangkap di Gresik. 

“Saat ini masih proses pendalaman penyidikan,”kata Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dalam konferensi pers di Mapolres Gresik, Rabu 20 Januari 2021.

Jenderal Bintang Satu itu didampingi Kepala Penerangan Kodam V Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali menambah, perbuatan tersangka TS menyebarkan berita bohong itu telah menimbulkan keresahan masyarakat. 

Waka Polda Jatim Brigjend Pol Slamet H. S., menunjukkan tersangka dugaan penyebar hoaks di Mapolres Gresik, Rabu 20 Januari 2021 ( foto : Chusnul Cahyadi /1minute.id)

“Penyidik masih mendalami motif tersangka menyebarkan berita bohong,”imbuh Brigjend Pol Slamet H.S. Waka Polda Brigjend Pol Slamet H.S. meminta masyarakat  Indonesia untuk menyukseskan program pemerintah vaksinasi covid-19 ini. Sebab, vaksinasi Covid-19 itu sebagai ikhtiar pemerintah Indonesia untuk terbebas dari wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Kami himbau seluruh masyarakat, bangsa Indonesia untuk mendukung program vaksin sebagai Ikhtiar bagi bangsa Indonesia agar terhindar dan bebas Covid-19. Mari kita amankan program pemerintah proses vaksinasi yang berlangsung,”kata Brigjend Pol Slamet H.S.

Apakah penyidik akan mengembangkan perkara penyebaran berita bohong itu?  Brigjend Pol Slamet H.S dengab diplomatis menyatakan akan melihat hasil penyidikan yang sedang dilakukan polisi.

“Nanti, kalau ada perkembangan akan kita sampaikan kepada rekan-rekan,”kata Slamet H.S. Penyidik Polres Gresik menjerat pelaku dengan Pasal 45A ayat 1 Undang-undang RI nomor 19/2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 11/2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Jo pasal 28 Ayat 1 Undang-undang RI No.11 th 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik. 

Bunyi pasal itu, Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.

Sebelumnya, pelaku membuat konten berita hoax meninggalnya Kasdim 0817 Gresik Mayor Infantri Sugeng Riyadi pasca di vaksin Sinovac. 
Pelaku setelah mendapatkan foto pemakaman meninggalnya Danramil Kebomas Mayor Kav Gatot Supriyono dari Whatsapp. 

Kemudian foto tersebut dicopas, diberi lingkaran  dan ditambah narasi “ Innalillahi wa innailaihi rojiun, vaksin pertama, kasdim 0817 gresik, mayor Sugeng Riadi, tadi malam danramil kebomas gresik meninggal akibat siang disuntik vaksin…pagi proses pemakaman… hati2 bahaya vaksin ini nyata“. (*)

Tim Siber Polda Jatim dan Polres Gresik Menangkap Pelaku Penyebar Hoaks Kasdim Meninggal usai Vaksin di Gresik Selengkapnya

PG Mengawali Program Agro Solution dengan Tanam Jagung 108 Hektar di NTB

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik mencanangkan program Agro Sulution,  Selasa 19 Januari 2021. Perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandai program anyar itu dengan tanam perdana jagung di Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lahan perdana jagung itu seluas 108 hektare. Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo melalui Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih  menyatakan Agro Solution merupakan program terobosan holding PT Pupuk Indonesia, yang mengusung konsep usaha pertanian dari hulu hingga hilir.

Program ini bertujuan menjaga kedaulatan pangan nasional di tengah pandemi Covid-19, melalui peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Dalam program ini Pupuk Indonesia mendapatkan penugasan seluas 50 ribu hektare. “Petrokimia Gresik mendapat tugas untuk mengawal pertanian di lahan seluas 16 ribu hektare atau 32 persen,”ujar Digna dalam siaran pers diterima 1minute.id, Selasa 19 Januari 2021.

Lebih lanjut ia menjelaskan tanam perdana jagung di Lombok Timur ini merupakan pilot project bagi Petrokimia Gresik. “Keberhasilannya nanti akan diduplikasi di daerah lainnya,”katanya.  Selama ini, petani masih berhadapan  banyak kendala dalam menjalankan usahanya.

Seperti rendahnya produktivitas pertanian, harga agro-input (pupuk, pestisida, benih dan lainnya) tidak terjangkau, minimnya akses ke lembaga keuangan. Selanjutnya, harga jual hasil panen cenderung turun ketika panen raya, belum terlindunginya petani dari risiko gagal panen, infrastruktur yang terbatas, serta kendala lainnya.

“Petrokimia Gresik bersama mitra akan melakukan pendampingan intensif bagi petani dalam menjalankan usaha pertanian dengan memberikan jaminan sarana produksi dan pemasaran hasil pertanian,”ujar Digna.

Pendampingan ini dilakukan bersama Aliansi Kemitraan Pertanian Berkelanjutan, yaitu PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai penyedia asuransi pertanian, PT Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai penyedia permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR), PT Bisi Internasional sebagai penyedia benih jagung, serta PT Datu Nusra Agribisnis (DNA) sebagai off taker hasil pertanian di Lombok Timur.

Sedangkan tugas Petrokimia Gresik adalah sebagai koordinator sekaligus menyediakan pupuk dan pestisida, melalui anak perusahaan yaituPT Petrosida Gresik dan PT Petrokimia Kayaku. 

Menurut Kementerian Pertanian kebutuhan pupuk petani berdasarkan usulan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) mencapai 23 juta ton. Sedangkan, pada 2021 pemerintah hanya mengalokasikan pupuk bersubsidi sebesar 9 juta ton plus 1,5 juta liter pupuk organik cair.

“Untuk itu, Petrokimia Gresik berkomitmen menyukseskan program Agro Solution ini dengan memberikan pendampingan secara komprehensif, khususnya melalui penggunaan pupuk non-subsidi,”tandasnya. Petrokimia Gresik mengaplikasikan pupuk non-subsidi NPK Phonska Plus. Berdasarkan uji aplikasi dengan menggunakan dosis pemupukan berimbang 5:3:3 atau 500 kilogram pupuk organik Petroganik, 300 kilogram Phonska Plus, dan 300 kilogram Urea untuk per 1 hektar tanaman jagung.

Hasil panen lebih tinggi 25 persen atau 2,5 ton per hektar pipilan kering dibandingkan dengan penggunaan pupuk NPK Phonska subsidi. “Kami menyediakan pupuk NPK dengan kualitas lebih baik namun dengan harga terjangkau,”ujar Digna.
“Kami optimis program Agro Solution ini membawa pertanian Indonesia semakin maju, dapat menjadi solusi ketahanan pangan nasional sekaligus kesejahteraan petani di Indonesia,” tandasnya. (*)

PG Mengawali Program Agro Solution dengan Tanam Jagung 108 Hektar di NTB Selengkapnya

KAI Reaktivasi Stasiun Indro untuk Moda KA Komuter Jalur Indro-Sidoarjo


GRESIK,1minute.id – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi ( KAI-Daop) 8 Surabaya mereaktivasi Stasiun Indro. Reaktivasi Stasiun Indro itu mulai pertengahan Februari 2021.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop-8 Surabaya Suprapto, berdasar grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2021, reaktivasi stasiun Indro di jalur Kandangan – Indro.  Ada satu kereta api komuter relasi Indro – Pasar Turi, Surabaya – Sidoarjo. 

“KA Komter tersebut terdiri dari 4 gerbong kereta jenis kereta rel diesel (KRDE),”jelas Suprapto dikonfirmasi 1minute.id melalui Whatsapp, Selasa 19 Januari 2021.

KA Komuter ini, tambahnya, berangkat dari Stasiun Indro pukul 12.40, tiba Pasar Turi, Surabaya 13.15. Selama 15 menit,  kereta penumpang ini standby di Stasiun Pasar Turi, Surabaya kemudian melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Sidoarjo. “Kereta tiba di stasiun Sidoarjo pukul 14.40,”ujarnya. 

Berapa tiket kereta komuter itu?  “Nantinya tiap hari beroperasi dengan tarif Rp 5 ribu,”jelasnya. Lalu kapan  Stasiun Indro ini dioperasikan, Suprapto mengaku belum bisa memastikannya. “Masih menunggu surat resmi dari DJKA/ Kemenhub terkait pemberlakuan resmi Gapeka 2021,”kata Suprapto. 

Untuk diketahui, Stasiun Indro berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik mengalami pasang surut. Sempat vakum puluhan tahun. Pada 2016 kembali dioperasionalkan untuk moda transportasi logistik. Operasional hanya seumur jagung. Stasiun Indro kembali sepi. Tidak aktivitas lagi.  

Dalam pengamatan 1minute.id Stasiun Indro terlihat bersih.  Sejumlah petugas terlihat membenahi bangunan kantor. Pemasangan lampu dan fasilitas lainnya. Kepala Stasiun Indro Mawan Novianto mengatakan pihaknya sudah siap operasional. (*)

KAI Reaktivasi Stasiun Indro untuk Moda KA Komuter Jalur Indro-Sidoarjo Selengkapnya

Vaksinasi Masal Nakes di Gresik Dimulai Hari Ini


GRESIK,1minute.id – Dinas Kesehatan Gresik memulai vaksinasi Covid-19 masal hari ini, Senin 18 Januari 2021. Gudang Farmasi UPT Pengelolaan dan  Pelayanan Dinas Kesehatan Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik penuh mobil ambulan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gresik. 

Mereka antre mendapatkan vaksin  Sinovac dari Tiongkok itu. Dengan membawa cold box,  vaccine carrier dengan temperatur antara 2 derajat celsius hingga 8 derajat celsius berwarna biru. 

Petugas puskesmas yang mengambil vaksin itu dikawal anggota TNI dan Polri, masing-masing dua personel. Diantaranya, Puskesmas Driyorejo. “Dapat 51 dosis (vial) sesuai registrasi,”ujar seorang petugas dari Puskesmas Driyorejo ditemui 1minute.id, Senin 18 Januari 2021. Antrean pengambilan vaksin itu sudah terlihat sejak pukul 07.00. 

Kepala Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali mengatakan Ribuan tenaga kesehatan (nakes) akan menjalani suntik vaksin itu. Untuk vaksinasi berskala besar ini Pemkab Gresik menyiapkan 56 fasilitas kesehatan (faskes). Setiap faskes dibatasi saat melaksanakan vaksinasi untuk nakes. 

“Setiap hari kami mengirimkan sesuai data yang mereka kirimkan,”ujar Ghozali. Ia mengaku senang semua nakes telah menyatakan kesiapan untuk vaksinasi. “Sampai saat ini tidak ada nakes yang menolak untuk divaksinasi,”tegasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Pencanangan vaksin Sinovac dilakukan  Pemkab Gresik pada Jumat lalu, 15 Januari 2021. Sebanyak 10 orang yang mendapatkan vaksin kali pertama. Pencanangan vaksin disaksikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak.  Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali kali pertama divaksinasi. (*)

Vaksinasi Masal Nakes di Gresik Dimulai Hari Ini Selengkapnya

Goresan Tangan Ariel, Bersatu Melawan Pandemi Menyita Perhatian Penggemar Seni di Gresik


GRESIK, 1minute.id – Lukisan Ariel Ramadhan menyita perhatian penggemar seni di Gresik. Lukisan itu berjudul Bersatu Melawan Pandemi. Mahasiswa Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya itu mengambarkan dengan kapal pinisi. Puluhan orang dari berbagai negara memakai masker. 

Ariel menganalogikan kapal kayu berbendera Indonesia dengan bagian layar terdapat logo red cross atawa palang merah Internasional itu bisa selamat berlayar. Mengarungi wilayah  Indonesia, dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote bila seluruh orang dalam kapal itu bersatu.

Awak dan penumpang kapal mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya, memakai masker. “Saya mengamati, selama pandemi masih ada masyarakat abai dengan prokes itu,”kata Ariel ditemui di salah satu mal di Gresik, Minggu, 17 Januari 2021.

Ariel bersama 25 teman lainnya menggelar pameran lukisan, sketsa, batik, fotografi dan puisi. Ada 87 karya dalam pameran bertajuk Art Journey. Pameran seni untuk memperingati 17 tahun Sanggar Daun Gresik. Pendiri dan pembina utama Sanggar DAUN Arik S. Wartono mengatakan, Art Journey digelar hingga 6 Februari 2021. “Karya Ariel Ramadhan, nanti akan hibahkan ke RSUD Ibnu Sina Gresik,”kata Arik.

Arik S. Wartono

Namun,  Arik belum bisa memastikan apakah manajemen rumah sakit pemerintah itu mau menerima dan memasang karya siswa Sanggar Daun itu. “Kami sedang berkomunikasi dengan manajemen rumah sakit,”katanya.  
Menurut Arik,  Sanggar Daun berdirinya 2004. Ratusan karya siswa telah dipersembahkan untuk bangsa Indonesia. “Tidak kurang dari 900 penghargaan internasional,”kata Arik.  Siswa diundang dan menjadi peserta pameran dan festival seni rupa anak internasional. 

Penyelenggara lembaga PBB, sosial, perusahaan multinasional dan galeri di berbagai negara. Seperti, Australia, Jepang, Kanada, Mesir, Inggris, USA, Russia, Jerman, Prancis, Polandia, Belanda, Macedonia, Turki, India, Hongkong. “Termasuk berpameran di Museum Van Gogh Belanda, Look and Learn dan Saatchi Gallery UK, IE NO HIKARI dan Kanagawa Gallery Jepang,”katanya.

Raihan itu tercapai karena kreatifitas adalah kata kunci untuk anak-anak DAUN. Belajarnya pun, terangnya,  lebih banyak di luar ruangan, yakni di taman kota, stasiun kereta api, trotoar jalanan, alun-alun, pantai, gunung, sawah, hutan. 
“Untuk pelajaran teknis biasanya lokasi belajarnya bergantian di teras rumah siswa, atau di halaman belakang, bukan di dalam ruangan,”ujarnya. (*)

Goresan Tangan Ariel, Bersatu Melawan Pandemi Menyita Perhatian Penggemar Seni di Gresik Selengkapnya

Ops Yustisi PPKM, Pelanggar Jalani Rapid Antigen

GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) makin masif dilakukan aparat. Jumat malam, operasi yustisi skala besar dipusatkan di Bunderan I Love GKB. 

Ratusan petugas gabungan dilibatkan. Petugas itu dari unsur TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Sebagian besar warga masyarakat yang terjaring ops yustisi PPKM memasuki hari kelima ini tidak memakai masker. 

Ratusan pelanggar yang terjaring ops yustisi itu dikenai sanksi teguran dan denda. Pelanggar prokes yang dicurigai orang tanpa gejala (OTG) langsung menjalani rapid test antigen.  Ada 20-an pelanggar prokes yang di rapid antigen. Mayoritas anak-anak usia produktif. 

Abdur Rahman, diantaranya. Pemuda 23 tahun yang indekos di Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Motor yang dikendarai Rahman dihentikan petugas karena tidak memakai masker. Petugas nakes langsung melakukan rapid antigen. 

Tes usap itu membuat Rahman grogi. Ada juga, pelanggar prokes yang senang menjalani rapid antigen ini. “Makasi ya dapat rapid gratis,”cerita Kasi Penyidikan dan Penindakan Pol PP Gresik Nur Haedah kepada 1minute.id di sela Ops Yustisi, Jumat malam, 15 Januari 2021.

Disisi lain, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menginstruksikan anggota di Polsek jajaran Polres untuk semakin intensif melakukan operasi yustisi. “Polsek jajaran kami dorong untuk bersama aparatur tiga pilar menggelorakan peningkatkan kepatuhan protokol kesehatan ditengah masyarakat baik siang maupun malam,”tegas AKBP Arief Fitrianto.

Jumat, operasi yustisi PPKM memasuki hari kelima. Ops yustisi dimulai Senin, 11 Januari 2021. Berdasarkan data Polres Gresik, selama lima hari operasi yustisi telah menindak ribuan pelanggar prokes. 

Rinciannya, teguran lisan 58.404 kali, tertulis 14.985 kali, sanksi sosial 6.853 kali, dan menyita  KTP, SIM , HP sebanyak 6.938. “85 kali pelanggar sidang tipiring,”terang alumnus Akpol 2001 ini. (*)

Ops Yustisi PPKM, Pelanggar Jalani Rapid Antigen Selengkapnya

Kadinkes Pertama, Ketua DPRD Kedua Disuntik Vaksin Sinovac


GRESIK, 1minute.id – 
Sejarah baru dicetak Pemkab Gresik dalam ikhtiar pencegahan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Gresik tercatat sebagai kabupaten pertama yang melaksanakan vaksinasi Covid-19.  Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak di Ruang Poli VIP RSUD Ibnu Sina Gresik, Jumat 15 Januari 2021. Pencanangan vaksin buatan Sinovac asal Tiongkok itu disuntikkan kepada sepuluh pejabat publik dan tokoh masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali, pejabat kali pertama yang mendapatkan vaksin Sinovac itu. Urutan kedua, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.  Menurut Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak, vaksin ini, salah satu perjuangan dan ikhtiar dalam mengentaskan pandemi Covid-19. Vaksin asal Tiongkok ini sudah melalui berbagai proses. Pemerintah menjamin keamanan dengan telah terbitnya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Juga, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa vaksin COVID-19 halal dan suci. “Vaksin ini sudah melalui berbagai uji klinis dan dijamin keamanannya. MUI juga sudah menyatakan halal terhadap vaksin ini,”katanya. Emil memantau langsung vaksinasi di rumah sakit milik Pemkab Gresik di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Gresik ini. 

PANTAU VAKSINASI : Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak memantau pencanangan vaksinasi di RSUD Ibnu Sina Gresik didampingi forkopimda Gresik, Jumat 15 Januari 2021

Emil melanjutkan masyarakat tidak perlu khawatir dan merasa waswas terhadap vaksinasi yang dilakukan. “Saya sebagai orang pertama di Jawa Timur yang disuntik vaksin kemarin (Kamis, 14/01). Kenapa saya lebih dulu? Karena saya ingin memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa vaksin ini benar-benar aman,”imbuhnya. Pelaksanaan vaksinasi kali ini, tambahnya, pemerintah memfokuskan pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan (Nakes). Sebab mereka adalah garda terdepan di bidang pelayanan kesehatan dan harus di vaksin terlebih dulu. Selanjutnya adalah masyarakat dengan usia rentan.

Kedatangan Emil disambut Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poentjoadmodjo Iswinarno dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali. 
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menambahkan  sepuluh orang yang mengawali vaksinasi COVID-19 di Gresik merupakan pionir untuk menjadi contoh dan menyebarkan semangat bervaksin. “Untuk dijadikan semangat, contoh, dan dapat menyebarkan kebaikan dari vaksin ini,” ucap Wabup Qosim. (*)

Kadinkes Pertama, Ketua DPRD Kedua Disuntik Vaksin Sinovac Selengkapnya

Dirjen Kebudayaan Apresiasi Transformasi Kebudayaan di Desa Sekapuk

GRESIK,1minute.id – Direktur Jenderal  Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid mengunjungi destinasi wisata Setigi, Kamis 14 Januari 2021. Hilmar dan rombongan disambut Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik Abdul Halim.

Hilmar mengunjungi destinasi bekas galian C itu, karena kesengsem kebersihan kepala desa melakukan transformasi kebudayaan sehingga menjadikan desa maju.

Mereka diajak Kades Sekapuk Abdul Halim keliling Selo Tirta Giri (Setigi). Menikmati keindahan wisata alam Setigi sekaligus berkunjung ke wisata Agro Kebun Pak Inggih yang dikelola oleh BumDesa setempat itu. 

Hilmar juga menyempatkan diri bercengkerama dengan warga sekitar yang membuka lapak di dalam Setigi itu. 
Menurut Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, Desa Sekapuk berhasil mengubah dari desa miskin menjadi desa kaya. “Bukan hanya tampilan fisik saja. Disini warganya ada perubahan maindset untuk maju. Hal ini adalah perubahan budaya yang sangat penting,”katanya. 

Hilmar berjanji hasil kunjungan kerja akan disampaikan kepada Mendikbud Nadiem Makarim. Karena semua pengalaman Kades Sekapuk Abdul Halim perlu diketahui publik. “Bukan cuma publikasi tapi menularkan kebiasaan dan semangat ini ke desa lain di seluruh tanah air,”tandasnya.

Kades Sekapuk Abdul Halim pun semringah. “Monggo Pak Dirjen, beginilah semangat kami dalam melaksanakan pembangunan manusia dan kebudayaan,”kata Abdul Halim.  “Bagi kami, membangun bangsa bisa dimulai dari membangun desa,”imbuh Halim. (*)

Dirjen Kebudayaan Apresiasi Transformasi Kebudayaan di Desa Sekapuk Selengkapnya