Panik, Ibu Muda Bungkus Bayi dengan Celemek, Lalu Buang ke Tong Sampah, Tewas

GRESIK,1minute.id –  Seorang ibu berusia 21 tahun berinisial J.C diamankan Satuan Reserse atau Satreskrim Polres Gresik pada Kamis, 24 April 2025. Ibu muda asal Pucuk, Lamongan itu diamankan karena diduga telah membuang bayinya hingga meninggal dunia. 

Bayi yang baru lahir itu dibungkus celemek warna pink bermotif kotak lalu dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam, dan dibuang ke tong sampah plastik berwarna biru. Bayi nahas itu terjadi pada Minggu, 20 April 2025 sekitar pukul 01.15 WIB di  salah satu pabrik di Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Ibu muda bernisial JC mengaku khilaf dan panik karena anak yang dilahirkan berasal dari hubungan suami-istri tanpa ikatan pernikahan. Nasi sudah menjadi bubur, kini, perempuan berkulit kuning berambut sepunggung itu hanya bisa menyesali perbuatan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Menurut polisi, Johan Efendi, 33, seorang petugas keamanan, menjadi saksi awal saat menerima laporan dari karyawan bernama EK, yang menemukan jasad bayi dalam kondisi mengenaskan di dalam tong sampah.

Hasil penyidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA Satreskrim Polres Gresik mengungkap, JC mengalami kontraksi saat bekerja dan melahirkan bayinya seorang diri di kamar mandi. Karena proses persalinan berjalan sulit dan bayi tidak langsung keluar, ia menarik kepala bayi dengan kedua tangannya.

Tindakan yang dilakukan oleh tersangka J.C tersebut menyebabkan luka serius di bagian kepala, leher, dan mulut sang bayi, yang diduga kuat menjadi penyebab kematiannya.

Dalam pengakuannya, JC menyebut dirinya panik dan takut kehamilannya diketahui karena belum menikah dan selama ini menutupi kondisi kandungannya dari rekan-rekan kerja. Ia pun membungkus jenazah anaknya dengan celemek warna pink bermotif kotak lalu dimasukkan ke dalam kantong plastik warna hitam, dan dibuang ke tong sampah plastik berwarna biru. 

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus tersebut. Ia menekankan pentingnya edukasi serta lingkungan yang mendukung perempuan dalam menghadapi kehamilan, khususnya kehamilan yang tidak direncanakan.

“Kita harus membangun masyarakat yang lebih empatik dan terbuka. Jangan sampai karena takut stigma, seseorang nekat mengambil keputusan yang merenggut nyawa,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni, memastikan tersangkq JC dijerat dengan Pasal 80 Ayat (4) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 341 KUHP. “Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses penyidikan masih terus berlanjut, dan pendampingan psikologis akan diberikan kepada pihak-pihak terdampak.

Kasus ini menjadi pengingat tragis bahwa kekerasan terhadap anak, bahkan sejak detik pertama kelahirannya, masih menjadi isu serius yang membutuhkan perhatian dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat. (yad)

Panik, Ibu Muda Bungkus Bayi dengan Celemek, Lalu Buang ke Tong Sampah, Tewas Selengkapnya

Warung di Gresik Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam Digerebek Polisi

GRESIK,1minute.id – Sebuah warung yang diduga digunakan sebagai arena sarung ayam di Jalan R.A Kartini, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik digerabek oleh aparat penegak hukum pada Sabtu, 19 April 2025. 

Dalam penggerebekan yang dipimpin oleh Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi bersama tim gabungan terdiri dari CPM Gresik dan Koramil Kebomas itu, petugas menemukan 10 kandang ayam berbahan bambu, dua ekor ayam jantan dewasa, lima anak ayam, sebuah keber warna hitam, serta alas terpal abu-abu.

Saat penggerebekan dilakukan tidak ada aktivitas sabung ayam. “Berdasarkan keterangan dari saksi, termasuk Ketua RT setempat, ayam dan kandang tersebut merupakan milik almarhum Prayit yang saat ini dirawat oleh warga asal Cerme Indah,” jelas Kompol Gatot.

Meski ayam-ayam itu diklaim sebagai hewan ternak biasa, warga mengakui bahwa sesekali ayam-ayam tersebut dilatih bertarung tanpa unsur perjudian. Sebagai langkah preventif, petugas mengamankan keber dan terpal yang diduga menjadi sarana kegiatan sabung ayam. 

Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas agar warga tidak melakukan aktivitas yang mengarah pada tindak pidana perjudian. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban. Ia juga mengimbau agar warga tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres.

“Kami sangat menghargai peran aktif masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara profesional dan transparan,” tegasnya. (yad)

Warung di Gresik Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam Digerebek Polisi Selengkapnya

Polisi Bekuk Pemuda Bulak Rukem Diduga Curi Uang Kotak Amal Jemaah Masjid di Gresik 

GRESIK1minute.id – Seorang terduga maling kotak amal ditangkap anggota Polsek Duduksampeyan bersama warga setempat pada Kamis, 17 April 2025. Pemuda bernisial Y, 28, asal Bulak Rukem, Kecamatan Semampir, Surabaya dibekuk ketika bersembunyi di dekat perlintasan kereta api yang berada di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis, tanggal 17 April 2025, sekira pukul 08.30 WIB di dalam Masjid Roudhotul Jannah di Dusun Gancung, Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Pagi itu, Arkan, marbot masjid hendak bersih-bersih masjid untuk persiapan salat Duhur. Ia melihat seorang pemuda tak dikenal keluar dari dalam masjid.

Arkan yang curiga kemudian memeriksa kondisi dalam masjid. Ia mendapati kunci gembok dari dua buah kotak amal sudah dalam kondisi rusak. Marbot Arkan pun bergegas mengejar. Ia pun berteriak maling!

“Pelaku kami amankan saat bersembunyi di dekat perlintasan Kereta Api Desa Tumapel yang lokasinya di seberang Jalan Raya Duduksampeyan,” tegas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Hendrawan pada Jumat, 18 April 2025.

Pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di Masjid Roudhotul Jannah dan berhasil membawa uang tunai yang didapat dari kotak amal jemaah perempuan sebesar Rp 35 ribu. Sedangkan, uang tunai sebesar Rp.2.630.000, belum sempat diambil karena di dalam kotak amal yang di rusak kuncinya ternyata masih ada kotak lagi yang juga terkunci.

Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Duduksampeyan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Tersangka Y dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP. (yad)

Polisi Bekuk Pemuda Bulak Rukem Diduga Curi Uang Kotak Amal Jemaah Masjid di Gresik  Selengkapnya

Legawa Tersingkir di Semifinal AFC Challenge League, Polres Gresik Apresiasi Suporter Madura United

GRESIK,1minute.id – Madura United tereliminasi di Semifinal AFC Challenge League 2024/2025. Bermain imbang 3-3 saat menjamu Preah Khan Reach Svay Rieng FC asal Kamboja di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Kamis, 7 April 2025. 

Hasil imbang itu membuat agregat menjadi 6-3 untuk keunggulan Svay Rieng. Perjuangan Madura United sebagai satu-satunya wakil Indonesia di ajang bergengsi AFC Challenge League harus terhenti. Apresiasi patut diberikan kepada skuad Laskar Sapeh Kerrab julukan Madura United.

Ketertiban yang terjaga selama pertandingan juga mendapatkan apresiasi dari pihak panitia penyelenggara. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat kepolisian atas pengamanan yang profesional dan humanis, sehingga jalannya pertandingan dapat dinikmati seluruh penonton tanpa adanya gangguan berarti.

“Kami sangat mengapresiasi kesadaran dan kedewasaan para suporter yang hadir malam ini. Mereka menunjukkan sikap yang tertib dan kooperatif selama pertandingan berlangsung,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu usai laga usai.

“Ucapan terima kasih dari para penonton atas imbauan yang kami sampaikan tentu menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat.”

Lebih lanjut, alumnus Akpol 2006, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel pengamanan yang bertugas, baik dari kepolisian maupun unsur lainnya, atas dedikasi dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

Kondusifnya suasana pertandingan semifinal AFC Challenge League di Stadion Gejos ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi penyelenggaraan event-event olahraga lainnya di Gresik, di mana sinergi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, dan para suporter dapat menciptakan atmosfer yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi sportivitas. (yad)

Legawa Tersingkir di Semifinal AFC Challenge League, Polres Gresik Apresiasi Suporter Madura United Selengkapnya

Dirlantas Polda Jatim, Kapolres Gresik dan Tim TAA Selidiki Penyebab Laka di Jalan Raya Duduksampeyan

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik mengumpulkan informasi untuk mengungkap kronologi lengkap kecelakaan maut yang mengakibatkan 7 orang meninggal dunia di Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 10 April 2025.

Kecelakaan adu banteng yang melibatkan Isuzu Panther versus Bus Rajawali Indah itu terjadi pukul 05.45 WIB. Kejadian yang memilukan itu membuat masyarakat Gresik seakan turut berduka. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas korban jiwa dalam kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar AKBP Rovan saat meninjau lokasi kejadian pada Kamis, 10 April 2025.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Komarudin, juga turut hadir di lokasi bersama Tim Traffic Accident Analysis (TAA).  Ia menyampaikan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, sopir dan satu penumpang bus mengalami luka ringan dan saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina Gresik — rumah sakit yang sama tempat proses identifikasi jenazah para korban dilakukan.

Kapolres Gresik mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk lebih berhati-hati dan selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan seperti kawasan Duduksampeyan.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Mari tingkatkan kewaspadaan demi menghindari kejadian serupa,” tambahnya. Pihak kepolisian masih terus mengumpulkan informasi untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian ini. Penanganan korban dan proses evakuasi dilakukan dengan koordinasi intensif antara aparat dan tenaga medis. Tragedi ini menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Tragedi yang memilukan itu terjadi sekitar pukul 05.45 WIB bermula saat mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK 1157 FCL dalam perjalanan mengantar rombongan umrah menuju Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. 

Mobil Panther dikemudikan oleh Akhmad Basuki, 48, warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban dengan 6 penumpang melaju dari Lamongan menuju Gresik. Memasuki Jalan Raya Duduksampeyan diduga mobil mengalami selip pada ban kiri, sehingga kehilangan kendali dan oleng ke kanan, melintasi markah jalan. 

Nahas, saat yang bersamaan, sebuah bus Rajawali Indah nopol S 7707 UA yang dikemudikan oleh Suwarno, asal Tuban, melaju dari arah berlawanan (Gresik-Lamongan). Kedua kendaraan pun mengalami tabrakan adu banteng. Benturan kendaraan itu sangat keras, membuat bodi mobil Panther rusak parah.

Sebanyak 7 orang penumpang Isuzu Panther meninggal dunia. Rinciannya, 4 orang meninggal di lokasi kejadian, dan 3 orang lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Diduga, tujuh korban meninggal itu satu keluarga. Sedangkan, dua penumpang bus yang mengalami luka-luka bernama sopir bus Suwarno, 46, asal Tuban dan Khoirul Anam, 22, asal Bojonegoro. Keduanya mengalami patah tulang. (yad)

Dirlantas Polda Jatim, Kapolres Gresik dan Tim TAA Selidiki Penyebab Laka di Jalan Raya Duduksampeyan Selengkapnya

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Mengawali hari kerja usai libur Idul fitri 1446 H, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dan jajaran Forkopimda, menggelar halal bihalal di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa, 8 April 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap momentum ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kolaborasi antarunsur pemerintahan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H. Semoga kita semua kembali suci dan diberikan kekuatan untuk terus bersinergi dalam membangun daerah tercinta ini,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarperangkat daerah demi kelancaran program-program pembangunan ke depan dengan pelayanan yang maksimal.

“Melalui halal bihalal ini, kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Setelah libur panjang ini, maksimalkan semangat spirit kita menjadi pelayan publik, melayani masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi wujud nyata silaturahmi dan penguatan sinergi antara Polri, TNI, dan seluruh elemen pemerintahan. Ini penting demi menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Gresik,” tegasnya. (yad) 

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran  Selengkapnya

157 Kabupaten/Kota Panen Serentak,  Presiden Prabowo Panen Raya di Majalengka, Danrem 084 BJ Panen di Gresik

GRESIK,1minute.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan panen raya di Desa Randegan Wetan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Senin, 7 April 2025. Selain di Majalengka,  panen raya juga dilakukan di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di Indonesia. Panen raya di Kabupaten Gresik, satu dari 157 kabupaten/kota dipusatkan di Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Panen raya itu dihadiri antara lain, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Achmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif serta Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo. Kegiatan diawali dengan panen simbolis oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan. 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro, menyampaikan bahwa Desa Mulung memiliki lahan sawah produktif seluas 145 hektar yang dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani atau Gapoktan setempat. Ia menambahkan, Gresik menjadi salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur, dengan produksi gabah kering panen atau GKP mencapai 854.928 kilogram dan realisasi beras sebesar 2.827.750 kilogram. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Ia juga mengingatkan agar para petani aktif melaporkan jika ada indikasi ketidaksesuaian harga gabah di lapangan.

“Bila ada ketidaksesuian harga gabah di lapangan petani secapatnya melapor,” kata dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif.  Sementara itu,  dari sambungan virtual, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi atas capaian ini di tengah tantangan cuaca ekstrem. 

Menurutnya, stok beras nasional kini mencapai 2,4 juta ton dan diprediksi meningkat menjadi 3 juta ton di akhir bulan tertinggi dalam dua dekade terakhir.

Puncak acara ditandai dengan sesi zoom nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden kedelapan Indonesia itu menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan menjaga ketersediaan pangan, serta menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana seperti irigasi, pupuk, alat mesin pertanian, dan pembentukan koperasi desa.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan dukungan penuh atas program ketahanan pangan nasional. “Kami siap mendukung penuh dan bersama masyarakat bahu membahu menyukseskan program Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan,” tegasnya.

Panen raya ini menjadi lebih dari sekadar panen biasa. Ia menjadi momentum nasional yang menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan demi masa depan Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan. (yad) 

157 Kabupaten/Kota Panen Serentak,  Presiden Prabowo Panen Raya di Majalengka, Danrem 084 BJ Panen di Gresik Selengkapnya

Ops Ketupat Semeru 2025, Bantu Evakuasi Pemudik Pulau Bawean sedang Sakit Berlayar 

GRESIK,1minute.id – Arus balik penumpang lebaran dengan moda transportasi laut tujuan Pelabuhan Gresik mulai meningkat. Sebanyak 659 penumpang arus balik dari Pelabuhan Sangkapura, Pulau Bawean tiba di Pelabuhan Gresik pada Sabtu, 5 April 2025.

Ratusan penumpang ini, naik dua kapal cepat, yakni KM Express Bahari 6F sebanyak 254 penumpang dan KM Express Bahari 3F mengangkut 405 penumpang. Seluruh proses keberangkatan berlangsung lancar, tertib, dan aman. 

Proses keberangkatan penumpang tujuan Pelabuhan Gresik mendapatkan pengamanan dari aparat gabungan yakni,  Bhabinkamtibmas Polsek Sangkapura, Satpolairud, TNI AL, Koramil Sangkapura, petugas KSOP/KPLP, anggota Saka Bahari, tenaga medis RSUD Umar Mas’ud Sangkapura, dan Dinas Perhubungan.

Pengamanan dipimpin oleh Padal PAM AKP Anas Tohari  yang juga Kapolsek Sangkapura. Salah satu bentuk kepedulian nyata dari petugas Pos Terpadu adalah membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan untuk dirujuk ke rumah sakit di Gresik, sehingga mendapatkan penanganan medis lebih lanjut secara cepat dan tepat.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasatpolairud Gresik Iptu Arifin, menyampaikan bahwa kehadiran personel Polres Gresik di Pelabuhan Sangkapura merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga kepulauan yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga di daratan.

“Pelayanan ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama saat momentum penting seperti Lebaran,” ungkap Iptu Arifin.

Dengan semangat kolaborasi dan sinergi antarinstansi, pengamanan dan pelayanan di Pelabuhan Sangkapura diharapkan terus berlangsung optimal hingga seluruh rangkaian arus mudik dan balik Lebaran 2025 selesai. Polres Gresik berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya mudik yang aman dan nyaman. (yad)

Ops Ketupat Semeru 2025, Bantu Evakuasi Pemudik Pulau Bawean sedang Sakit Berlayar  Selengkapnya

Unit Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Intens Patroli, H+3 Lebaran di Gresik Kondusif

GRESIK,1minute.id – Lebaran Idul Fitri 1446 hijriah memasuki hari ketiga pada Rabu, 2 April 2025. Suasana Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik kondusif. Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik tidak mengendurkan patroli untuk menjaga suasana kondusif. 

Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, terutama tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan atau curat; pencurian dengan kekerasan atau curas dan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Biasa dikenal dengan istilah 3C itu. 

Sasaran patroli, antara lain, tempat destinasi wisata, perkantoran termasuk mesin anjungan tunai mandiri atau ATM serta kawasan permukiman warga. 

Sebagai bagian dari Patroli Perintis Presisi, anggota Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta melakukan pengecekan di beberapa lokasi rawan, termasuk mesin ATM untuk mencegah pembobolan dan pengganjalan kartu ATM. Selain itu, petugas juga berdialog dengan petugas keamanan dan warga guna meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap potensi kejahatan.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa Polres Gresik berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Idul Fitri. Ia juga mengimbau warga agar segera melaporkan kejadian mencurigakan atau tindakan kriminal kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Polisi.

“Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman, tanpa adanya gangguan keamanan yang dapat meresahkan. Polres Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga,” tegas AKBP Rovan pada Rabu, 2 April 2025. (yad) 

Unit Raimas Kalam Munyeng Polres Gresik Intens Patroli, H+3 Lebaran di Gresik Kondusif Selengkapnya

Mudik Lebaran, Polda Jatim Kerahkan 15.231 Personel Gabungan, Siapkan 204 Pospam dan Posyan 

GRESIK,1minute.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto melakukan kunjungan kerja ke Pos Pelayanan atau  Posyan Bunder, yang terletak di halaman Masjid Ahmad Dahlan Jalan KH. Amien Rais, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Selasa sore, 25 Maret 2025. 

Jenderal Bintang Dua itu untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 di wilayah hukum Polres Gresik. Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu  mendampingi langsung beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan unsur Forkopimda Gresik. 

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Karoops Polda Jatim, Dirlantas Polda Jatim, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabid Dokkes, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf. Siari, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir,  Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyip, serta perwakilan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Gresik.

Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel serta fasilitas di Pos Pelayanan. Sebagai bentuk apresiasi, beliau secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga. Setelah itu, rombongan melaksanakan pengecekan situasi di area Posyan dan mengabadikan momen dengan foto bersama. 

Irjen Pol. Nanang Avianto kepada media menekankan bahwa jajaran Polda Jatim telah melakukan pemantauan jalur mudik dari arah barat, mulai dari Ngawi, Madiun, Jombang, hingga tiba di Gresik. Meski tidak dapat mengawasi seluruh jalur secara langsung pada hari-H, pihaknya telah merencanakan kunjungan bertahap ke berbagai titik strategis di wilayah Jawa Timur.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2025 akan berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025, dengan melibatkan 15.231 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait. Selain itu, telah disiapkan 204 Pos Pengamanan atau Pospam), Pos Pelayanan alias Posyan), dan Pos Terpadu di berbagai titik strategis untuk menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik serta arus balik.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, jajaran Polda Jatim telah melakukan pemetaan daerah rawan serta menyiapkan rest area bagi pemudik. Sosialisasi mengenai titik-titik peristirahatan ini telah disebarluaskan melalui berbagai media agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa jajaran Polres Gresik telah siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan agar memanfaatkan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang telah kami sediakan. Jika merasa lelah, segera beristirahat untuk menghindari risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar AKBP Rovan.

Usai kegiatan di Pos Pelayanan, rangkaian kunjungan kerja Kapolda Jatim diakhiri dengan acara buka puasa bersama di Mapolres Gresik, sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antarinstansi dalam mendukung suksesnya Operasi Ketupat Semeru 2025. (yad)

Mudik Lebaran, Polda Jatim Kerahkan 15.231 Personel Gabungan, Siapkan 204 Pospam dan Posyan  Selengkapnya