Menyongsong 5 Abad, Sanggring Kolak Ayam Gumeno Makin Semarak

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri semarak menyongsong 5 Abad Sanggring Kolak Ayam. Tradisi ini disajikan saat buka puasa tiap malam 23 ramadan di masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno Kecamatan Manyar.

“Tradisi sanggring di Desa Gumeno bahkan telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) RI. Yang kini sudah menginjak 499 tahun dan masih dilestarikan hingga saat ini,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah saat menghadiri Semarak Menyongsong 5 Abad Sanggring Kolak Ayam pada Selasa, 2 April 2024.

Wabup menuturkan tentang sejarah kolak ayam bermula saat Sunan Dalem, putra kedua Sunan Giri ketika membangun masjid untuk menyebarkan agama Islam, mengalami sakit. Tidak diketahui jenis penyakitnya, dan tak ada satu pun jenis obat yang mampu menyembuhkan Sunan Dalem dari sakitnya.

“Sanggring berasal dari kata, Sang dan Gring. Sang yang artinya raja/penggedhe dan Gring yang berarti gering atau sakit. Jadi, Sanggring mempunyai arti kurang lebih, raja yang sedang sakit,” tutur wabup perempuan berlatar pendidik itu.

Hingga suatu hari, di malam dua puluh tiga ramadan, Sunan Dalem memutuskan untuk salat istikharah dan akhirnya Sunan Dalem mendapat petunjuk dari Allah SWT. Sunan Dalem lantas meminta para santrinya untuk menyiapkan ayam jago kampung ke masjid untuk di potong dan di masak menjadi kolak ayam.

“Ajaibnya setelah menyantap hidangan kolak ayam yang bahannya dicampur dengan rempah rempah tersebut. Akhirnya Sunan Dalem berangsur sembuh dari penyakitnya,” ungkapnya.

Dikatakan, selain menjadi warisan budaya takbenda asal Kabupaten Gresik, kuliner ini juga dipercaya sebagai obat dari segala penyakit. Sehingga sampai hari ini masyarakat masih melestarikannya, dengan harapan semoga siapa saja yang memakan Sanggring akan mendapat kesembuhan dari penyakit yang di derita.

“Ini sebuah tradisi yang baik, mengingatkan bagaimana perjuangan Sunan Dalem dalam mensyiarkan agama Islam. Ini kita teruskan, mudah-mudahan membangkitkan motivasi kita agar tidak menyerah dalam kondisi apapun,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Gumeno Ahmad Fathoni mengatakan, untuk melestarikan tradisi ini, warga Desa Gumeno selalu melibatkan generasi muda dalam setiap kegiatan. Anak-anak yang ada di desa diberikan wawasan seputar tradisi kolak ayam. Sehingga menjadi suatu tradisi yang diharapkan bakal terus bertahan di tengah gerusan kemajuan Gresik sebagai kota industri. “Untuk pelaksanaan tahun ini, menghabiskan 254 ekor ayam. Kemudian ada sekitar 3200 porsi (kolak ayam) yang kami sediakan untuk takjil berbuka puasa,” katanya. (yad)

Menyongsong 5 Abad, Sanggring Kolak Ayam Gumeno Makin Semarak Selengkapnya

Kendalikan Inflasi, Pemkab Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah 9 Kali

GRESIK,1minute.id – Sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya menekan harga kebutuhan pokok. Ikhtiar untuk menekan inflasi diantaranya mengelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Cerme Kidul pada Senin, 1 April 2024.  

Beragam komoditas bahan pokok dijual dengan harga dibawah pasar. Hal ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak di dalam GPM, guna mengendalikan inflasi yang diakibatkan kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah berperan dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan pokok di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada badan pangan nasional dan juga Dinas Pertanian atas perannya dalam mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok menjelang Idul Fitri 1445 H. Serta memberikan kemudahan akses kepada masyarakat terhadap bahan pokok yang terjangkau lewat GPM,” ungkap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro.

Wakil Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini melanjutkan gejolak harga pangan pokok hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Hal ini tidak lepas dari permintaan pasar yang begitu tinggi di Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

“Meskipun beberapa daerah sudah panen raya, namun karena permintaan pasar yang tinggi menyebabkan harga pangan pokok masih terbilang tinggi. Karena kami berupaya terus memastikan fluktuasi harga dan pasokan bisa terus stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” terangnya.

Dalam kegiatan GPM kali ini, beberapa bahan pokok sudah disediakan untuk masyarakat. Di antaranya beras medium sebanyak 7.000 per kilogram, Bawang Merah sebanyak 25 kilogram, telur ayam sebanyak 100 Kg, minyak goreng sebanyak 500 liter, Gula Pasir sebanyak 500 Kg, dan aneka olahan makanan sebanyak 100 Kg.

“GPM yang diadakan hari ini merupakan kali ke delapam kegiatan ini dilakukan di Kabupaten Gresik. Berikutnya Insya Allah akan kita adakan sedikitnya sembilan kali lagi di bulan April sampai dengan Desember 2024,” ujar Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro.

Retno, salah satu warga mengaku senang ada pasar murah. “Saya beli beras 5 Kg, minyak goreng dan telur ayam. Harganya lumayan banget dibanding harga di pasar. Kegiatan semacam ini sangat membantu sekali. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan,” ujar warga Desa Cerme. (yad)

Kendalikan Inflasi, Pemkab Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah 9 Kali Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Bansos Bentuk Perhatian Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan bantuan sosial program keluarga harapan (PKH). Bantuan sosial (Bansos) kepada berbagai kelompok masyarakat, diantaranya diberikan kepada kelompok inklusif (lansia dan disabilitas), penjaga makam, marbot, guru ngaji, janda miskin, dan anak yatim se-Kabupaten Gresik. 

Rincian, penerima manfaat kelompok inklusif sebanyak 1.400 orang janda miskin dan anak yatim sebanyak 25.095 orang, dan marbot, guru ngaji, dan penjaga makam sebanyak 10.156 orang. Bantuan sosial diberikan kepada penerima manfaat berupa uang tunai dengan nominal yang beragam. Kepada kelompok inklusif, diberikan bantuan sosial sebesar Rp 500 ribu per orang dan untuk kelompok penerima manfaat lain diberikan masing-masing sebesar Rp 200 ribu per orang.

“Nominalnya memang tidak banyak, namun sejatinya bantuan ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik kepada panjenengan semua,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang hadir dalam Penyaluran Bansos di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa, 26 Maret 2024. 

Bansos yang dibagikan oleh Dinas Sosial Gresik itu bertujuan tujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di Kecamatan Manyar yang menjadi titik awal penyaluran bansos itu terdapat kelompok inklusif 172 orang ,  janda miskin dan anak yatim sebanyak 2.513 orang dan marbot, guru ngaji dan penjaga makam 1.310 orang.

Sementara itu,Supardi, penerima manfaat kelompok inklusif asal Desa Tebalo mengaku gembira menerima bantuan sosial dari Pemkab Gresik. Rencananya, bantuan sosial tersebut akan dibelikan kebutuhan sehari-hari menjelang Idul Fitri. “Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati dan Bu Wabup. Bantuan hari ini sangat membantu dan bisa dipakai untuk membeli kebutuhan pokok untuk hari raya,” ujarnya. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Bansos Bentuk Perhatian Pemkab Gresik  Selengkapnya

Mudik Bareng Gus Yani-Bu Min, Gratis. Ini Syaratnya!

GRESIK,1minute.id – Mudik Bareng Gus Yani dan Bu Min kembali digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pendaftaran mudik bareng gratis itu dibuka mulai 19 sampai 21 Maret 2024 di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik di terminal Bunder, Gresik. Berangkat hari Sabtu, 1 April 2024 di halaman Kantor Bupati Gresik Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Khusaini mengatakan program mudik gratis ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa beban biaya transportasi yang mahal.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya serta memberikan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan aman bagi para pemudik.

Kegiatan ini sengaja disosialisasikan lebih awal kepada masyarakat untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat yang akan mudik Lebaran menuju kampung halamannya masing-masing, dengan segala sumberdaya transportasi yang ada, mulai dari menggunakan kendaraan pribadi, bahkan menggunakan transportasi sepeda motor.

“Berkendara dengan sepeda motor selain tidak di desain untuk perjalanan jauh, risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor juga sangat tinggi. Untuk itulah tahun ini kami menggelar mudik gratis,” kata Khusaini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub Gresik Suhartono, peserta mudik gratis terbuka untuk masyarakat Gresik yang hendak mudik di kampung halamannya.

“Kami akan menyiapkan 15 armada bus untuk mudik tahun ini. Armada tersebut akan melayani 8 rute yang ada di Jawa Timur,” kata Suhartono pada Kamis, 14 Maret 2024. Delapan rute yakni Gresik-Madiun-Ponorogo ;  Gresik-Bojonegoro-Tuban ; Gresik-Probolinggo-Banyuwangi. Kemudian, Gresik-Lumajang-Jember ; Gresik-Malang-Blitar dan Gresik-Kediri-Tulungagung. 

“Pendaftaran mudik gratis ini dibuka 19 sampai 22 Maret 2024. Pendaftaran dilakukan secara langsung dengan mendatangi kantor Dishub Gresik di Terminal Bunder. Pendaftaran akan ditutup otomatis oleh penyelenggara jika kuota sudah terpenuhi,” katanya.

Lalu apa persyaratan bisa mudik gratis ? Calon pemudik cukup membawa foto kopi KTP  dan Kartu Keluarga. Atau surat keterangan (suket) domisili Kabupaten Gresik dari Kecamatan.

Bagi masyarakat yang dinyatakan sudah terdaftar’ akan diberikan tiket yang berisi nama, alamat, nomor HP, nomor bus dan kursi, serta jurusan yang diberikan oleh petugas di Kantor Dinas Perhubungan. (yad)

Mudik Bareng Gus Yani-Bu Min, Gratis. Ini Syaratnya! Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik kini memiliki gedung galeri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan galeri terletak di Kawasan Wisata Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu pada Kamis, 7 Maret 2024. Galeri ini di gadang-gadang menjadi etalase bagi produk-produk unggulan asli Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Lokasi berdirinya galeri ini memiliki sejarah panjang bagi perekonomian Gresik, bahkan Nusantara. Karenanya, saya berharap adanya galeri ini menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif Kabupaten Gresik,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dekranasda Gresik sudah berhasil mendorong tenun Wedani menjadi salah satu simbol identitas masyarakat Gresik. Keberhasilan ini juga sudah diakui tidak hanya pada tingkat provinsi, melainkan hingga di tingkat nasional.

“Maka saat ini kami juga mendorong Dekranasda sebagai katalisator setelah tenun, sekarang giliran batik kita dikenal baik di Jawa Timur maupun nasional. Kita dorong Dekranasda untuk menghasilkan batik yang menjadi identitas Pemerintah Kabupaten Gresik,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Untuk mewujudkan batik khas Gresik itu, orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan. Dari sisi pemerintah daerah, dukungan bisa berupa memperkenalkan Galeri Dekranasda dan daerah-daerah sentra batik ketika ada tamu dari kabupatem/kota lain. Hal serupa juga diharapkan dilakukan oleh dunia industri dan instansi-instansi lainnya.

Peresmian galeri Dekranasda Gresik yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini semakin meriah karena ada peragaan busana dan lomba melukis damarkurung.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali menyampaikan bahwa kegiatan peresmian ini menjadi salah satu rangkaian HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. Galeri Dekranasda Gresik ini, merupakan salah satu prasarana yang digunakan sebagai tempat untuk memamerkan produk, karya seni, budaya dan tradisi yang ada di Gresik. Selain itu, Galeri Dekranasda ini juga menjadi pusat informasi, edukasi pemasaran dan promosi budaya, tradisi, wisata dan produk-produk unggulan Kabupaten Gresik.

“Galeri Dekranasda merupakan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dibawah pengelolaan Dekranasda Gresik dalam upaya sebagai mitra pemerintah dalam melestarikan warisan budaya, tradisi, dan karya-karya terbaik budayawan dan karya kreatif para muda di Kabupaten Gresik,” terang Ning Nurul-sapaan akrab-Nurul Haromaini Ali ini. (yad)

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik  Selengkapnya

Festival Ekraf Digelar Di HOS Cokroaminoto, Jalan Raya Terpendek di Indonesia, Wabup Gresik : Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh 

GRESIK,1minute.id – Dinas Parekrafbudpora Gresik menggelar Festival Cokro Ekraf pada Sabtu malam, 2 Maret 2024. Festival Ekraf pertama dibuka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Puluhan kuliner khas Gresik Kota Lama semakin menambah meriah festival yang digelar di jalan terpendek di Indonesia itu.

Jalan Raya HOS Cokroaminoto Gresik hanya memiliki panjang 50 meter. Jalan itu diapit bangunan lawas yakni bangunan rumah toko (ruko) kali pertama di kabupaten Gresik yang dibangun pada 1900-an itu masuk dalan kawasan Bandar Grissee. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi antusiasme masyarakat untuk memeriahkan Cokro Ekraf Fest 2024 ini. “Saya meyakini bahwa festival ini bakal berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, festival ini mempunyai ciri khas tersendiri yakni menyuguhkan kulineran khas Gresik. Yang mana masyarakat tidak perlu jauh-jauh jika ingin menikmati kuliner khas, di festival Ekraf ini semua tersedia,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

“Bandar Grissee ini adalah ikon kota Gresik yang bernuansa heritage. Maka kita (pemerintah daerah) terus mendorong pembangunan di kawasan ini supaya menjadi daya tarik. Kami berharap masyarakat turut serta menjaga dan melestarikan kawasan ini sebagai kawasan heritage kebanggaan masyarakat Gresik,” imbuh Wakil Bupati berlatar pendidik ini.

Bu Min juga menyempatkan diri meninjau stan yang ada. Dirinya berharap, festival ini bakal terus digelar, minimal dua minggu sekali. “Saya lihat antusias masyarakat yang luar biasa, setidaknya dua minggu sekali festival Ekraf ini dapat digelar dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Sehingga ekonomi makin bertumbuh dan memberikan dampak yang positif bagi para pelaku UMKM,” harapnya. (yad)

Festival Ekraf Digelar Di HOS Cokroaminoto, Jalan Raya Terpendek di Indonesia, Wabup Gresik : Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh  Selengkapnya

Wabup Aminatun Habibah : Bakohumas Bisa Menjadi Jembatan Dunia Industri, Penyebarluasan Capaian Kinerja Pemkab Gresik 

BATU,1minute.id – Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) Kabupaten Gresik memiliki peran besar dalam menyebarluaskan informasi positif sekaligus menangkal hoax. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada pembukaan rapat kerja perdana Bakohumas Kabupaten Gresik 2024 pada Jumat, 1 Maret 2024.

“Melalui Bakohumas, kita inginkan untuk bisa membantu menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan pemerintah dan dunia usaha, serta kegiatan-kegiatan di seluruh Kabupaten Gresik. Dengan begitu, harapannya bisa memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Gresik,” harap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Rapat kerja perdana Bakohumas Gresik dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengharapkan Bakohumas, yang memiliki fungsi strategis sebagai “jembatan” yang menghubungkan antara Pemerintah Kabupaten Gresik, dunia industri, masyarakat maupun stakeholder dengan urusan-urusan yang ada di Kabupaten Gresik ini.

“Karenanya, saya berpesan melalui rapat kerja Bakohumas ini bisa tersusun dengan baik langkah-langkah yang akan dilakukan pada periode kerja ini. Apa-apa saja yang sudah menjadi capaian kita, kita sampaikan secara terbuka. Namun ketika ada hal-hal yang masih kurang kita evaluasi bersama-sama, panjenengan yang berhubungan langsung dengan masyarakat bisa memberikan masukan sehingga tercipta komunikasi yang baik,” harapnya. 

Disampaikan Wabup, Kabupaten Gresik sejatinya memiliki banyak capaian yang cukup membanggakan. Seperti di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan angka pengangguran, hingga penurunan angka stunting. Capaian-capaian ini nyata dan bisa menjadi branding Kabupaten Gresik.

Pada kesempatan yang sama Ketua Bakohumas Kabupaten Gresik Choirul Rizal mengungkapkan, rapat kerja perdana Bakohumas Kabupaten Gresik ini memiliki agenda utama membuat program-program agar Bakohumas dapat berjalan sesuai dengan tujuannya.

“Kita berharap Bakohumas punya peran besar dalam menciptakan kondusifitas di kota tercinta kita. Semoga kita bisa memberi manfaat untuk pemerintah daerah, stakeholder, dan utamanya untuk masyarakat Gresik,” tegasnya.

Dalam kegiatan yang sama, digelar juga sesi diskusi antara pengurus Bakohumas. Dalam kesempatan ini, perwakilan dari dunia usaha menggarisbawahi pentingnya situasi daerah yang kondusif dalam hubungannya dengan investasi. Disini, peran Bakohumas dalam menyebarluaskan informasi positif dan menangkal hoax menjadi salah satu kunci terciptanya kondusifitas tersebut. (yad)

Wabup Aminatun Habibah : Bakohumas Bisa Menjadi Jembatan Dunia Industri, Penyebarluasan Capaian Kinerja Pemkab Gresik  Selengkapnya

Wabup Gresik: Zakat Kewajiban Umat Muslim, Dimensi Lain Saling Menolong 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berjanji akan terus mengajak dan mengingatkan para ASN Pemkab Gresik maupun masyarakat umum untuk selalu membayar zakat. Sebab, manfaat zakat bukan hanya untuk membersihkan harta dan jiwa, namun zakat juga memiliki dimensi lain yakni saling tolong menolong.

Hal itu diungkapkan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah usai menerima Badan Amil Zakat Nasional, (Baznas) Award 2024 di Bidakara Ballroom, Jakarta pada Kamis, 29 Februari 2024. Awarding itu diberikan kepada 58 kepala daerah kabupaten/kota se-Indonesia yang salah satunya adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang dinilai sebagai kepala daerah yang memiliki dedikasi dalam upaya mendukung gerakan zakat di Kabupaten Gresik.

Menurut Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini,  bahwa zakat dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan, dana zakat dapat digunakan untuk bantuan modal usaha atau pelatihan bagi masyarakat kurang mampu, sehingga membantu mereka dalam memulai atau mengembangkan usaha mereka sendiri.

“Dana zakat juga bisa dialokasikan untuk membangun infrastruktur sosial seperti sekolah ataupun masjid. Hal ini dapat membantu meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” tandasnya. 

Ia melanjutkan zakat merupakan suatu kewajiban yang harus dikeluarkan oleh umat muslim untuk membersihkan harta dan jiwanya. Dirinya menyebut, Bupati dan Wakil Bupati Gresik terus berkomitmen untuk mendorong ASN maupun masyarakat agar melaksanakan kewajibannya dalam membayar zakat. 

“Jadi niat untuk menggerakkan kesadaran ASN dan masyarakat untuk membayar zakat ini adalah didasari kewajiban kita sebagai muslim. Dan penghargaan ini saya persembahkan bagi para ASN dan juga masyarakat Gresik,” tegas Bu Min. (yad)

Wabup Gresik: Zakat Kewajiban Umat Muslim, Dimensi Lain Saling Menolong  Selengkapnya

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres 

GRESIK,1minute.id – Koleksi Piala Adipura Kabupaten Gresik bakal bertambah. Setelah sebelas tahun penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan itu tidak pernah mampir di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sebuah kado manis bagi Pemerintah Kabupaten Gresik yang sedang merayakan HUT ke-50 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik (Harjagres) yang mengusung tema ” Harmoni Gresik Baru Lebih Maju” ini.

“Mudah-mudahan kado istimewa di tahun ini meraih Adipura,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai upacara Harjagres di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 28 Februari 2024. HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Tahun ini, upacara Harjagres dimajukan pada Rabu, 28 Februari karena perayaan berdekatan dengan datangnya bulan Suci Ramadan. Tampak hadir pada Harjagres 2024, mantan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim dan Sastro Soewito. Mantan Pk Bupati Gresik Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, serta istri mantan Bupati Gresik Amiseno. Setelah upacara kemudian dilanjutkan pemotongan nasi tumpeng yang diberikan Bupati Fandi Akhmad Yani kepada istri mantan Bupati Gresik Amiseno.

Piala Adipura, penghargaan tertinggi dalam bidang kebersihan lingkungan itu sangat dinantikan karena lama tidak “mampir” ke Gresik. ” Penantian sudah 11 tahun. Semoga Adipura bisa kita bawa pulang ke Gresik,” imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya optimistis bisa membawa Piala Adipura ke Kabupaten Gresik. Piala Adipura, katanya, bukan sekadar penghargaan. Piala Adipura menyangkut tentang prilaku masyarakat. Bagaimana cara mengelola  sampah, berprilaku dan bersikap kedepannya agar kebersihan tetap terjaga.

“Dan komitmen kepala daerah yakni Bupati dan Wakil Bupati sungguh luar biasa,” kata Sri Subaidah ditemui usai mengikuti upacara Harjagres pada Rabu, 28 Februari 2024. Selain komitmen kepala daerah, imbuhnya, kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat. Mengapa masyarakat berperan penting dalam upaya meraih Piala Adipura? Ia mencontohkan, sebanyak 220 sekolah adiwiyata, 100 lebih kampung zero waste dan kampung pro-clean. Selain itu, eco pesantren dan perusahaan peraih proper dan penghijauan. “Penilaian berlapis-lapis. Ada 39 lokus yang dinilai termasuk terminal, fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). 

Partisipasi masyarakat yang prolinngkungan ini, menjadikan DLH Gresik optimistis bisa membawa pulang Piala Adipura tahun ini. “Kemarin sempat tidak menyangka bisa masuk nominator. Ini sudah luar biasa. Tapi akan lega bila sudah pegang Piala Adipura,” ujarnya. Informasi yang dihimpun penyerahan Piala Adipura rencana pada Rabu hari ini, 28 Februari 2024. Namun, rencana itu mundur dari jadwal karena penyerahan Piala Adipura akan diberikan langsung oleh Wakil  Presiden Ma’ruf Amin pada Senin, 4 Maret 2024. (yad)

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres  Selengkapnya

HUT Emas Pemkab Gresik Gelar Pasar Murah Serentak

GRESIK,1minute.id – Harga kebutuhan pokok terus naik menjelang bulan suci Ramadan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok dengan menggelar pasar murah di sejumlah kecamatan pada Selasa, 27 Februari 2024 bertepatan Hari Ulang Tahun ke-50 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memimpin langsung pasar murah untuk masyarakat di tujuh desa yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Kedamean didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Darmawan. 

Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan ini digelar guna membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. “Harga kebutuhan pokok memang naik apalagi menjelang Bulan Ramadan, karenanya saya berharap panjenengan bisa memenuhi secara mandiri beberapa kebutuhan yang bisa ditanam di rumah. Contohnya seperti komoditas cabai,” ujar Bu Min-sapaan-Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu.

Komoditas yang dijual dalam pasar murah ini, diantaranya beras stabilisasi pasokan harga pasar (SPHP) yang dibanderol dengan harga Rp 10.300/kg, beras premium Rp 13.900/kg, gula Rp16.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp 13.000/liter, dan tepung beras Rp 7.500/kg. 

Pasar murah ini disokong oleh pabrik pengolahan sawit, PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) dengan menjual sejumlah produk utama yakni minyak goreng dan produk turunan seperti beras, tepung terigu. Pasar murah digelar di sejumlah kecamatan ini selain bertujuan mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga sejumlah kebutuhan pokok ini bagai sebuah oase sehingga langsung diserbu masyarakat. Meski, pembelian dibatasi, masyarakat tetap antusias untuk bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok yang harganya dibawah harga pasar tersebut. 

Sulastri, misalnya. Ibu rumah tangga asal Desa/Kecamatan Kedamean rela antri agar bisa mendapatkan harga kebutuhan pokok tersebut. “Tadi Saya beli beras, gula dan minyak goreng. Semoga kegiatan pasar murah seperti semakin sering dijalankan dan makin banyak juga kuotanya,” ungkapnya dengan nada semringah. (yad)

HUT Emas Pemkab Gresik Gelar Pasar Murah Serentak Selengkapnya