Menjelang Harlah Gresik, Bupati dan Wabup Gresik Ziarah Waliyullah Doakan Warga Gresik Makmur dan Dijauhkan Bencana

GRESIK,1minute.id – Tradisi ziarah ke makam Waliyullah menjelang hari ulang tahun (HUT) Pemeritah Kabupaten dan hari lahir (Harlah) Kota Gresik terus dipertahankan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Seperti yang dilakukan oleh Bupati Gresil Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa, 7 Maret 2023. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-panggilan akrab-Wakil Bupati Aminatun Habibah bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan camat se-Kabupaten Gresik pada Selasa, 7 Maret 2023 melakukan roadshow ziarah ke makam Waliyullah.

Ziarah diawali ke makam Sunan Giri (Maulana Ainul Yaqin) dan Sunan Prapen di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Ziarah selanjutnya menuju makam Syekh Maulana Malik Ibrahim dan makam Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Poesponegoro yang berada di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Dalam setiap ziarah itu, diawali dengan tahlil kemudian berdoa untuk kesejahteraan dan keselamatan warga Kota Santri ini.

ZIARAH SUNAN GIRI : Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bersama forkopimda melakukan ziarah ke makam Sunan Giri menjelang HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Harlah ke-536 Kota Gresik pada Selasa, 7 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, kegiatan spiritual ini rangkaian memperingati HUT ke-49 Pemkab Gresik dan Harlah ke-536 Kota Gresik. Dalam kegiatan spiritual ini, kata Gus Yani, kita berdoa keselamatan bangsa khusus Kabupaten Gresik. 

Kegiatan spritual ini, katanya, semoga kabupaten Gresik semakin berkah dan bisa memberikan manfaat yang positif untuk masyarakat Gresik. “Makmur kabupatennya, sejahtera masyarakatnya. Mudah-mudahan kita semua di selamatkan oleh Allah SWT, dijauhkan dari bencana alam. Mudah-mudahan dengan mengharap Rida Allah HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik kita semua sukses,” katanya.

Untuk diketahui, sebulan terakhir ini, Gresik sedang mendapatkan cobaan bencana alam. Kali Lamong meluap. Dan terakhir adalah bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Bawean. (yad)

Menjelang Harlah Gresik, Bupati dan Wabup Gresik Ziarah Waliyullah Doakan Warga Gresik Makmur dan Dijauhkan Bencana Selengkapnya

SMP Islamic Qon Gelar Karya Menggunakan Kostum dari Plastik dan Daur Ulang Sampah

GRESIK,1minute.id – Satu sampah yang dibuang tidak pada tempatnya, adalah awal mula seribu bencana. Hal inilah yang ditanamkan SMP Islamic Qon Gresik kepada seluruh anak didiknya lewat kegiatan Pembukaan Gelar Karya dan Peresmian Bank Sampah pada Selasa, 28 Februari 2023.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu, ratusan siswa menggunakan kostum dari plastik dan sampah daur ulang. Mereka mempesona. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih pada keluarga besar SMP Islamic Qon yang sudah membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menangani permasalahan sampah. “Kami merasa terharu. Karena permasalahan sampah ini merupakan permasalahan yang penting. Sampah yang menumpuk akan menjadi bencana di lain hari,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Selain itu, Bu Min juga mengapresiasi berbagai karya hasil tangan siswa SMP Islamic Qon yang bahannya berasal dari sampah daur ulang. Bu Min menilai bahwa ini merupakan bukti bahwa barang-barang yang sebelumnya dianggap tidak bernilai, ternyata bisa menjadi indah dengan sentuhan kreativitas.

“Mudah-mudahan ini memicu sekolah-sekolah lain untuk mengimitasi apa yang sudah dilakukan oleh SMP Islamic Qon,” pungkasnya. SMP Islamic Qon yang menjadi satu-satunya sekolah penggerak swasta jenjang SMP di Kabupaten Gresik ini berkomitmen untuk menjadikan kegiatan gelar karya ini menjadi kegiatan tahunan.

“Lewat kegiatan ini diharapkan anak-anak mengenal tentang pemilahan dan pengolahan sampah. Bisa itu berupa kompos, bubur kertas, Ecoenzym, maupun menjadi handycraft,” terang Kepala SMP Islamic Qon Hj. Sholihah.

Dirinya juga menambahkan bahwa, kegiatan ini merupakan suatu pernyataan bahwa dunia pendidikan di Kabupaten Gresik juga ingin ambil peran dalam mewujudkan kesadaran peduli lingkungan. Khususnya dalam menjadikan Kabupaten Gresik menjadi zero waste city. (yad)

SMP Islamic Qon Gelar Karya Menggunakan Kostum dari Plastik dan Daur Ulang Sampah Selengkapnya

702 Siswa Berlaga Di Porseni MTs, Wabup Gresik : Menang Tidak Sportif Bisa Menjadi Pengaruh Buruk

GRESIK,1minute.id –  Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingat Madrasah Tsanawiyah se Kabupaten Gresik dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Dani Sport Center (DSC) Kecamatan Sidayu pada Sabtu, 25 Februari 2023. Agenda rutin 2 tahunan yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingat kepada para atlet untuk menjunjung tinggi sportifitas. Menurut mantan Kepala Sekolah SMK Assa’adah itu, bertanding dengan cara yang kotor sangat merugikan. “Saya minta nanti anak-anak saat lomba, harus mengutamakan sportifitas. Jangan sampai menang dengan cara yang tidak baik. Karena nantinya dapat menjadi pengaruh buruk di masa depan kalian,” ujar Bu Min-sapaankarib-Aminatun Habibah.

Bu Min mengatakan Porseni merupakan ajang yang penting dalam menjaring bibit yang berprestasi. Selain itu, event tersebut dapat sebagai media dalam membentuk mental siswa juara. Kalah dan menang dalam sebuah kompetisi biasa. Jangan patah semangat apabila belum menjadi juara. 

“Dalam rangka mencari atlet handal dan berbakat. Kita harus mencari bakat dari manapun. Dengan adanya Porseni, selain dapat menjaring siswa berprestasi, juga dapat memberikan motivasi bagi para siswa yang lain agar dapat meningkatkan kemampuan masing-masing,” ucapnya.

Kepala Kemenag Gresik Mohammad Ersat mengatakan, selain menjaring bibit berprestasi, tujuan Porseni adalah menjalin silaturahmi antar siswa MTs. Menurutnya, dengan saling mengenal satu sama lain dapat menciptakan atmosfer sportifitas.

“Kesempatan ini ayo kita gunakan untuk mendidik diri kita salam hal sportifitas, integritas, dan tanggung jawab. Maka, ayo ikuti sebaik-baiknya agar dapat memberikan yang terbaik bagi diri kita dan Kabupaten Gresik.” tandasnya.

Porseni MTs Gresik diikuti oleh 702 siswa MTs se- Kabupaten Gresik. Ada 16 jenis perlombaan. Cabang olahraga yakni atletik, bulu tangkis, tenis meja, catur, voli dan pencak silat. 

Cabang seni, ada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), tahfidz, kaligrafi kontemporer, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa arab, pidato bahasa Inggris, Singer, Vlog (film pendek), dan hadrah. Porseni digelar di tiga tempat yaitu Gresik Utara, Tengah dan Selatan. (yad)

702 Siswa Berlaga Di Porseni MTs, Wabup Gresik : Menang Tidak Sportif Bisa Menjadi Pengaruh Buruk Selengkapnya

Lantik Anggota Pramuka Garuda SMP Negeri 1 Gresik, Ketua Kwarcab Ajak Kurangi Sampah Plastik 

GRESIK,1minute.id – Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gresik Aminatun Habibah melantik 45 anggota Pramuka Garuda gugus depan (gudep) 09.003-004 pangkalan UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Jumat, 24 Februari 2023.

Pelantikan anggota kepanduan dilakukan di halaman SMP Negeri 1 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik dihadiri oleh para wali murid anggota pramuka yang dilantik. Menurut Aminatun Habibah mengatakan bahwa melalui gerakan Pramuka, generasi muda dicetak untuk menjadi generasi yang mandiri.

“Anak-anak pramuka di didik menjadi seorang anak yang mandiri luar dalam, baik jasmani maupun rohani. Semuanya juga harus sesuai janjinya tadi, yakni berprilaku dengan berlandaskan pancasila dan cinta NKRI,” ujar Kak Aminatun Habibah yang juga Wakil Bupati Gresik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengaku bangga dengan banyaknya anggota Pramuka Garuda yang mengikuti pelantikan. Hal ini lantaran untuk menjadi Pramuka Garuda, harus sudah memperoleh kompetensi yamg sudah disyaratkan, dan itu tidak mudah.

Lebih lanjut, dalam kesempatan ini Bu Min juga menitip pesan terkait kesadaran menjaga lingkungan. Hal ini terkait isu persampahan yang saat ini menjadi salah satu isu penting di Kabupaten Gresik. Bu Min mengajak anak-anak untuk menumbuhkan kesadaran akan lingkungan, utamanya dalam penggunaan barang kemasan plastik.

“Permasalahan di Kabupaten Gresik salah satunya adalah soal sampah. Oleh karenanya saya mengajak anak-anak semua untuk mulai membudayakan zero waste , baik dari sampah plastik maupun anorganik. Untuk minuman contohnya, bisa dimulai dengan membawa botol minuman sendiri,” kata Bu Min.

Sebagai informasi Pramuka Garuda merupakan tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka baik Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega. Upacara pelantikan Pramuka Garuda yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto Ketua Mabiran juga Camat Gresik Arief Wicaksono dan Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Parwah kali ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional persembahan anak-anak Pramuka SMP Negeri 1 Gresik. (yad)

Lantik Anggota Pramuka Garuda SMP Negeri 1 Gresik, Ketua Kwarcab Ajak Kurangi Sampah Plastik  Selengkapnya

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mendorong ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik untuk terus mempertahankan etos kerja. Hal ini disampaikan wabup saat membuka kegiatan pembinaan keorganisasian terhadap guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan honorer di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 21 Februari 2023.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  Gresik ini, dihadiri sebanyak 399 peserta dari guru, kepala sekolah, hingga pengawas. Mereka berasal dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar.

“Kita dari Kabupaten Gresik selalu mengusahakan teman-teman honorer bisa menjadi PPPK. Terutama teman-teman guru dan tenaga kesehatan yang memang sudah linier ijazahnya. Tapi yang terpenting adalah, bagaimana kewajiban kita untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menambahkan, dari sisi Pemerintah Kabupaten Gresik selalu mengusahakan yang terbaik untuk para guru. Oleh karenanya diharapkan guru juga bisa memberikan yang terbaik.

“Jangan hanya menuntut honor saja, jangan karena sudah PPPK kinerjanya jadi klewas-klewes,” ungkapnya. Acara ini dihadiri Dewan Penasehat PGRI Gresik Moelyono, Ketua PGRI Gresik Arif Susanto, serta Pimpinan Cabang PGRI Kecamatan Manyar, Gresik dan Kebomas

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen menyelesaikan permasalahan kesejahteraan tenaga honorer guru. Salah satunya terlihat dengan kebijakan durasi kontrak PPPK guru, yang lebih panjang dibandingkan kabubupaten/kota yang lain.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Koordinator PPPK Gresik Dami Sunarti menyampaikan bahwa, PPPK merupakan solusi dari pemerintah pusat bagi tenaga honorer. Tetapi, dalam pelaksanaannya diperlukan peran besar dari pemerintah daerah.

“Kita yang sudah diangkat menjadi ASN PPPK harus bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah. Karenanya, guru harus mampu mendukung program-program pemerintah dalam memastikan kualitas pelayanan kepada anak didik,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto   mengajak kepada semua guru dan kepala sekolah yang hadir untuk bersama-sama terus berbenah dalam kualitas pendidikan.”Semoga sinergitas dan kolaborasi PGRI dengan Dinas Pendidikan semacam ini bisa membawa kemajuan yang berarti bagi dunia pendidikan di Kabupaten Gresik,” pungkas Hariyanto. (yad)

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik Selengkapnya

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak

GRESIK,1minute.id – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunanan (Musrenbang) Anak. Musrenbang mengangkat tema “Meraih Cita, Meraih Asa, Bersama Komunitas Anak Gresik Ceria’, kegiatan Ngobrol bareng ini diikuti oleh puluhan perwakilan anak dari beberapa sekolah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Tujuannya, ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk pemenuhan hak-hak anak sehingga bisa mewujudkan Gresik Kota Ramah Anak, Gresik Nyaman bagi semua warga. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Musrenbang untuk mendapatkan masukan pemikiran dari anak-anak.  Masukan iru berharga untuk kebijakan ramah anak di Kabupaten Gresik. 

Musrenbang anak merupakan komitmen nyata Kabupaten Gresik, yang terus berbenah untuk menjadi Kabupaten yang layak untuk anak. “Kami di Pemerintah Kabupaten Gresik harus memperhatikan seluruh kebutuhan anak-anak di Kabupaten Gresik. Sebagai informasi, di Kabupaten Gresik saat ini terdapat kurang lebih 370 ribu anak. Dan saat ini suaranya diwakili oleh anak-anak disini,” ungkap Bu Min, begitu Wabup kerap disapa pada Senin, 20 Februari 2023.

Oleh karenanya, Bu Min berharap hasil dari Musrenbang anak harus bisa merepresentasikan apa yang menjadi harapan anak-anak di Gresik. Selain itu, Wabup berlatar pendidik itu,  juga mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak hanya menuntut haknya saja, melainkan juga memenuhi apa yang sudah menjadi kewajibannya.

Kepada jajaran OPD di Kabupaten Gresik, Bu Min menegaskan kebijakan kabupaten layak anak merupakan prioritas yang wajib menjadi perhatian dalam menyusun program dan kegiatan dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Harapan besar kita adalah semua anak di Kabupaten Gresik mendapatkan layanan yang baik serta terpenuhi semua haknya. Bersama dengan anak-anak, bagaimana membuat kabupaten kita ini menjadi tempat yang nyaman bagi semua,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik dr. Titik Ernawati mengatakan bahwa hasil dari Musrenbang anak  menjadi usulan rencana program pemenuhan dan juga sebagai masukan prioritas pemenuhan hak anak di Kabupaten Gresik.

Kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Bu Min dalam Musrenbang anak, tidak dilewatkan begitu saja oleh anak-anak yang hadir. Dalam sesi diskusi, tidak henti-hentinya anak anak menyampaikan berbagai masukan dan kejadian di lapangan. Mulai dari masalah bullying , sekolah dan tempat ramah anak, masalah edukasi seksual, hingga keberpihakan pada kelompok inklusi tidak lepas dari sorotan. (yad)

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak Selengkapnya

Program UHC Lahirkan Layanan Homecare di Puskesmas Benjeng dan Metatu 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya melakukan meningkatkan pemanfaat program Universal Health Coverage (UHC). Program berobat cukup bawa kartu tanda penduduk elektronik atau kartu keluarga.

Puskesmas pun berlomba melakukan inovasi pelayanan untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Puskesmas Metatu dan Puskesmas Benjeng, misalnya. 

Dua Puskesmas di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu membuat terobosan pelayanan yakni homecare, konsultasi kesehatan via whatsapp, perawatan penderita diabetes, screening TBC, hingga jemput bola masalah stunting di sekolah. Inovasi ini akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Apalagi, virus positif itu menular ke puskesmas lainnya di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang berpenduduk 1,3 juta jiwa ini.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingat kepada para tenaga medis dan para medis untuk terus mensosialisasi UHC kepada masyarakat. Ia pun mewanti-wanti jangan sampai muncul anggapan di masyarakat, bahwa adanya UHC justru mempersulit pelayanan kesehatan. 

“Kalau perlu nakes untuk turun ke masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh nakes di puskesmas Benjeng dan Metatu ini,” puji Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam pemantapan program UHC dan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar di Kecamatan Benjeng pada Kamis, 16 Februari 2023.

“Semua inovasi yang telah ditunjukkam tadi ini sangat luar biasa, tinggal pelaksanaannya saja. Saya titip pesan untuk terus berkelanjutan. Jadi semuanya benar-benar dilaksanakan untuk masyarakat,” tegas wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah menambahkan di wilayah Benjeng mengalami peningkatan kepesertaan. Dari 27 ribu kepesertaan menjadi ke 31 ribu kepesertaan.

“Sehingga pelayanan baik homecare maupun pelayanan di Puskesmas, baik di Benjeng maupun Metatu terus ditingkatkan mutunya. Sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran dan manfaat Puskesmas di wilayah Benjeng,” harap dr Khusnah dalam kegiatan yang dihadiri oleh Camat Benjeng Siti Sulikah serta Kepala Puskesmas Metatu dr. Rosaria Asna Yunani bersama Kepala Puskesmas Benjeng drg. Novi Yuliawati itu. (yad)

Program UHC Lahirkan Layanan Homecare di Puskesmas Benjeng dan Metatu  Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Gresik Gelontorkan 27 Ribu Liter MinyakKita Seharga Rp 14 Ribu Perliter

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar operasi pasar minyak goreng (migor) di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Kamis, 16 Februari 2023. Operasi pasar untuk menstabilkan harga dan mengurangi inflasi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Diantaranya, minyak goreng. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memimpin operasi pasar migor dengan berkolaborasi Koperasi Pemasaran (Kopsar) Niaga Sejahtera yang memasarkan migor murah merek MinyakKita dengan harga Rp 14 ribu per liter. Dalam operasi pasar ini, Pemkab Gresik melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik mengalokasikan 2.250 dus atau 27 ribu liter. 

Puluhan ribu liter migor itu di distribusi ke Pasar Baru Gresik Jalan Gubernur Suryo, Gresik  ; Pasar Kota Jalan H. Samanhudi dan Pasar Sidomoro Jalan Kapt Dulhasim, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

“Untuk menghindari terjadinya penimbunan pembelian kami batasi. Untuk masyarakat maksimal 2 liter,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Manajer Umum Kopsar Niaga Sejahtera Syaiful dan Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah pada Kamis, 16 Februari 2023.

MINYAKKITA : Masyarakat antre membeli minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter dalam operasi pasar migor di Pasar Baru Gresik pada Kamis, 16 Februari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah berharap operasi pasar migor ini bisa kembali menstabilkan harga migor yang sempat menghilang sehingga diatas harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter. “Operasi pasar akan terus dilakukan sampai puasa hingga lebaran nanti. Sehingga inflasi bisa terkendali,” imbuh Wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu, Manajer Umum Kopsar Niaga Sejahtera Syaiful Ahmar membantah adanya kelangkaan migor rakyat merek MinyakKita itu. “Stok aman tapi karena distribusi kita yang belum merata,” kata Syaiful Ahmar. Saat ini, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah pemerataan distribusi. Tidak hanya di Kabupaten Gresik. “Tapi distribusi ke Surabaya Raya (Gresik, Surabaya dan Sidoarjo) plus Mojokerto,” tegasnya. 

Ia menjamin persediaan migor murah sesuai HET Rp 14 ribu per liter sampai lebaran nanti aman. Untuk diketahui kuota nasional migor 450 ribu ton/bulan. Khusus Kabupaten Gresik 1000 ton / bulan. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Gresik Gelontorkan 27 Ribu Liter MinyakKita Seharga Rp 14 Ribu Perliter Selengkapnya

Semarak Bonsai Sambut Hari Jadi Kota Gresik, Ada Bonsai Seharga Toyota Alphard

GRESIK,1minute.id – Semarak Bonsai digelar di Gresmall Gresik. Sebanyak 975 tanaman bonsai dari berbagai pelosok negeri ikut menyemarakkan festival dan lelang bonsai untuk memeriahkan HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik. Diantaranya, Bali, Sumatera dan Sulawesi. Harga bonsai dari puluhan juta hingga seharga mobil Toyota Alphard. 

HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Semarak bonsai hasil kolaborasi Dinas Pertanian (Distan) Gresik dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik yang diketuai oleh Muhammad Hamzah Takim itu. 

Semarak Bonsai secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Rabu, 15 Februari 2023. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Kabupaten Gresik memiliki sentral tanaman hias yang terintegrasi sepanjang 15 kilometer. Sentral tanaman ini tersebar di tiga kecamatan di Gresik Selatan yakni Kedamean, Driyorejo dab Wringinanom. ” Untuk tanaman bonsai ada di Gresik Utara,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Dia berharap semarak bonsai ini bisa menjadi stimulasi bagi semua warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk melakukan budidaya tanaman bonsai. Sebab, budidaya tanaman bonsai tidak memerlukan lahan luas. ” Budidaya bonsai bisa dilakukan di teras depan rumah. Bagi yang memiliki pekarangan bisa di pekarangan,” ujarnya. Budidaya bonsai, imbuhnya, bisa menjadi alternatif profesi. “Karena harga sangat luar biasa,” imbuh Wabup berlatar pendidik ini.

Ketua Umum PPBI Pusat Erwin Lismar mengapresiasi semarak Bonsai di Gresik. Apalagi,  bonsai yang dipamerkan memiliki kualitas seni yang tinggi. “Biasa pemilik menaruh bonsai ini dilantai 3 atau dikarangkeng. Tapi, disini masyarakat bisa menikmati secara umum,” kata Erwin Lismar berseloroh. 

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putra mengatakan, pihaknya membatasi jumlah peserta dalam semarak bonsai ini. “Andai tidak kami batasi bisa tembus 10 ribu bonsai,” kata Eko. Ia menambahkan tanaman Bonsai ada unik dan langka. Jumlah jutaan jenis. ” Tapi tidak ada satu pun bonsai yang sama persis,” ujarnya. 

Vincen, salah satu peserta mengungkapkan menggemari budidaya bonsai dari orang tuanya. Remaja asal Madura, Jawa Timur membawa bonsai dari tanaman Sancang. Tingginya tidak lebih 40 sentimeter. Umur 4 tahun. Bonsai Sancang ini telah ditawar pengemar bonsai seharga Rp 100 jutaan. “Tapi, saya belum ada niatan untuk menjual,” kata Vincen di lokasi pameran. Semarak bonsai ini akan berlangsung hingga 21 Februari 2023. (yad)

Semarak Bonsai Sambut Hari Jadi Kota Gresik, Ada Bonsai Seharga Toyota Alphard Selengkapnya

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Wabup Gresik: Membutuhkan Hijrah Hati 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap kepada guru tidak hanya memiliki peran sebagai pendidik. Namun,  guru harus mampu hadir menjadi teman atau sahabat bagi peserta didiknya selama berada di sekolah. 

Hal itu diungkapkan Wabup Aminatun Habibah kepada puluhan kepala sekolah dalam Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se-Gresik di Aula SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANUSA) Gresik.  Para kepala yang hadir mulai jenjang SD/MI, hingga SMA/MA. 

Wabup Aminatun Habibah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendorong agar terciptanya suasana lingkungan sekolah yang ramah anak dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi. Ia menuturkan bahwa sekolah harus memperlakukan sama kepada seluruh siswa saat berada di sekolah. 

“Saya harap ini menjadi atensi para kepala sekolah agar menjaga pengelolaan dan prinsip yang baik. Prinsip ini adalah  bagaimana sekolah mampu menciptakan lingkungan yang aman, bagaimana kolaborasi antara orang tua, guru dan anak. Ini perlu pengelolaan yang baik sehingga tercipta sekolah dengan suasana yang ramah terhadap anak,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sekolah Ramah Anak merupakan hijrah hati. Pasalnya dalam melaksanakan Sokolah Ramah Anak ini tidak semudah membalikkan telapak tangan.  

“Melaksanakan Sekolah Ramah Anak jika hati kita sebagai orang pendidik dan orang tua tidak tersentuh hatinya, tidak mampu mengubah paradigma yang selama ini terjadi. Anak-anak kita adalah anak-anak yang harus dilindungi baik di rumah dan di sekolah atau di manapun,” ujar Wabup yang berlatar pendidik itu.

Dikatakan Bu Min, peran guru dalam menciptakan Sekolah Ramah Anak juga sangat penting. Sebab guru atau tenaga pendidik adalah ibarat orang tua murid saat berada di lingkungan sekolah. Guru berperan penting dalam menciptakan sekolah yang ramah anak. 

Karena guru memiliki berbagai peran yang dapat dimainkan dan diterapkan kepada anak terutama di dalam kelas. “Yaitu guru sebagai sumber dari informasi, menjadi seorang fasilitator, menjadi seorang pengelola, demonstrator dan motivator sehingga pendidikan menjadi layak bagi anak,” pungkasnya. (yad)

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Wabup Gresik: Membutuhkan Hijrah Hati  Selengkapnya