Bupati Gresik Teken Perbup 35/2022, Perusahaan Wajib Merekrut Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memiliki kesempatan sama untuk bisa masuk dunia industri maupun instansi pemerintah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah meneken Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 53 Tahun 2022. Perbup yang merujuk pada Undang-Undang (UU) nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas.

Sebanyak 46 anak berkebutuhan khusus telah bekerja. Mereka tersebar di 21 perusahaan dan instansi pemerintah maupun badan usaha milik daerah (BUMD). “Mudah-mudahan tahun depan ada lonjakan signifikan karena Perbup sudah ada,” harap Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik Andhi Hendro Wijaya usai Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan, Disnaker Gresik di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 9 Desember 2022.

Ia pun meminta kepada semua stakeholder, termasuk jurnalis dan Dinas Pendidikan untuk mensosialisasikan Perbup gres ini. Sehingga, bisa semakin cepat untuk diketahui oleh pelaku usaha dan industri.  “Perbup anyar ini memberikan dasar hukum bagi perusahaan, BUMD dan instansi pemerintah memberikan kesempatan kerja kepada adik-adik penyandang disabilitas,” imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Dalam aturan itu, lanjutnya, perusahaan, industri atau instansi pemerintah berkewajiban merekrut penyandang disabilitas minimal 1 persen. “Saat ini, sudah ada 46 anak-anak disabilitas yang sudah mendapatkan kesempatan bekerja,” terang Gus Yani. 

Para penyandang disabilitas itu, telah lulus sekolah menengah atas luar biasa (SMALB). Mereka telah mendapat pelatihan keahlian. Ada yang bekerja sebagai office boy (OB), cleaning service hingga teknologi informasi (IT). 

Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan dimeriahkan penampilan puluhan anak berkebutuhan khusus (ABK). Ada penyandang disabilitas tuna netra, tuna rungu dan lain. Meskipun, mereka memiliki keterbatasan fisik, namun penampilan mereka sangat apik. Bahkan, penampilan Marsyah Mutiara Iskandar dan Nur Aisyiyah Maulidi membuat haru para undangan. 

Suara merdu dua siswa tuna netra kelas VI Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Cerme, Kabupaten Gresik dalam menyanyikan lagu berjudul Mother Who Are You Today menyentuh hati para undangan. Antara lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik Andhy Hendro Wijaya serta undangan lainnya dari puluhan perusahaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menitikkan air. 

Sementara itu, Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya menambahkan, pihaknya akan terus mendorong perusahaan maupun BUMD untuk merekrut para penyandang disabilitas ini. “Saat ini, masih ada 154 alumni penyandang disabilitas yang tersebar di 7 lembaga pendidikan,”kata Andhi Hendro Wijaya. 

Keberadaan ULD Bidang Ketenagakerjaan, imbuhnya, tidak sebagai fasilatator bagi sekolah dengan dunia usaha. “Akan tetapi, kami juga memberikan pelatihan bersertifikasi bagi anak-anak disabilitas,” tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Teken Perbup 35/2022, Perusahaan Wajib Merekrut Penyandang Disabilitas Selengkapnya

Terharu, Dua Siswa Tuna Netra Nyanyikan Mother Who Are You Today di Launching ULD

GRESIK,1minute.id – Lagu Mother, How are you today itu mengalun apik di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 9 Desember 2022. Lagu yang dipopularkan oleh Maywood itu dinyanyikan oleh Marsyah Mutiara Iskandar 

dan Nur Aisyiyah Maulidi. Dua siswa tuna netra kelas VI Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Cerme, Kabupaten Gresik. 

Diiring musik angklung yang dimainkan oleh siswa penyandang tuna rungu, suara merdu Marsyah dan Aisyiyah membuat para undangan, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik Andhy Hendro Wijaya serta undangan lainnya dari puluhan perusahaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menitikkan air. 

Terharu. Mereka terlihat berulangkali mengusap air mata. Begini lirik lagu tersebut Mother, how are you today?//Here is a note from your daughter//
With me everything is OK// Mother, how are you today?//…

Kehadiran para penyandang disabilitas di kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu untuk menghadiri Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan, Disnaker Gresik. 

BERSAMA DISABILITAS: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) ,Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya berdialog bersama penyandang disabilitas usai launching ULD di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 9 Desember 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Layanan anyar untuk memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas di inisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk bisa mendapatkan kesempatan kerja di industri dan instansi pemerintah. Merujuk aturan undang-undang (UU) nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas serta Peraturan Bupati (Perbup) Gresik Nomor 53 Tahun 2022.

“Perbup anyar ini untuk memberikan dasar hukum bagi perusahaan, BUMD dan instansi pemerintah memberikan kesempatan kerja kepada adik-adik penyandang disabilitas,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad didampingi Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya usai acara pada Jumat, 9 Desember 2022.

Dalam aturan itu, lanjut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, perusahaan atau instansi pemerintah berkewajiban merekrut penyandang disabilitas minimal 1 persen. “Saat ini, sudah ada 46 anak-anak disabilitas yang sudah mendapatkan kesempatan bekerja,” terang Gus Yani. Puluhan anak-anak berkebutuhan khusus itu bekerja di 21 perusahaan dan instansi pemerintah. 

“Mudah-mudahan tahun depan ada lonjakan signifikan karena Perbup sudah ada,” harap Gus Yani. Ia pun meminta kepada semua stakeholder, termasuk jurnalis dan dinas pendidikan untuk untuk mensosialisasikan Perbup gres ini. “Sehingga, bisa semakin cepat untuk diketahui oleh pelaku usaha dan industri,” katanya. 

Sementara itu, Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya menambahkan, pihaknya akan terus mendorong perusahaan maupun BUMD untuk merekrut para penyandang disabilitas ini. “Saat ini, masih ada 154 alumni penyandang disabilitas yang tersebar di 7 lembaga pendidikan,”kata Andhi Hendro Wijaya. 

Keberadaan ULD Bidang Ketenagakerjaan, imbuhnya, tidak sebagai fasilatator bagi sekolah dengan dunia usaha. “Akan tetapi, kami juga memberikan pelatihan bersertifikasi bagi anak-anak disabilitas,” tegasnya. (yad)

Terharu, Dua Siswa Tuna Netra Nyanyikan Mother Who Are You Today di Launching ULD Selengkapnya

32 Puskesmas dan 1 RSUD Berstatus BLUD, Bupati Gresik : BULD Garda Depan dalam Pelayanan Kesehatan.

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 puskesmas dan satu rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Gresik telah resmi berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Peresmian BULD tersebut dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam Agenda Penilaian BLUD di Hotel Harris Malang pada Selasa, 6 Desember 2022.

Belasan Puskesmas itu adalah Puskesmas Dadap Kuning, Dapet, Dukun, Gending dan Industri. Kemudian, Puskesmas Karang Andong, Kedamean, Kepatihan dan Menganti. Berikutnya, Puskesmas Nelayan, Sangkapura, Sekapuk, Sembayat, Slempit da , Tambak. Sedangkan, satu BLUD rumh sakit adalah RSUD Umar Mas’ud, Pulau Bawean. 

Untuk diketahui Kabupaten Gresik memiliki 32 puskesmas dan dua RSUD. Pada 2020 sebanyak 17 puskesmas dan satu RSUD berstatus BLUD. Dengan bergabungnya 15  Puskesmas sehingga seluruh puskesmas dan 1 satu RSUD menerapkan BLUD. 

BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibitas dalam pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya. Pada Pasal 1 Permendagri No 61/2007, BLUD juga memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan baran dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, transformasi BLUD merupakan hal yang wajib dilakukan karena telah tertulis dalam undang-undang. Selain itu, dengan menerapkan BLUD, akan dapat memberikan fleksibilitas dalam hal pengelolaan keuangan dan jasa.

“Alhamdulilah, pada sore hari ini kita sudah menuntaskan arahan dari Kemendagri dan Kemenkes. Tujuan BLUD ini adalah fleksibilitas keuangan. Setelah pemerintah mendorong seluruh layanan kesehatan menjadi BLUD, maka di sana pasti ada fleksibilitas atau kemandirian keuangan yang dapat dipergunakan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Pihaknya, secepatnya menyusun peraturan bupati (Perbup) mengenai BLUD. Hal ini dimaksudkan agar BLUD dapat segera memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. “Maka setelah ini, kita dorong perbupnya. Apa saja yang perlu dimasukkan. Secepatnya, harus kita susun bersama,” katanya. Gus Yani harapkan dengan resminya 32 Puskesmas dan 1 RSUD dalam menerapkan BLUD, akan dapat menjadi garda depan dalam pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik Mukhibatul Khusnah juga menambahkan, penilaian kali ini memberikan nilai yang cukup tinggi. “Alhamdulilah, penilaian kali ini memberikan hasil yang sangat memuaskan. Dengan nilai rata-rata kita ada di 90,5 dari total nilai 100,” katanya.

Penilaian kali ini diikuti kepala atau yang mewakili dari 15 Puskesmas dan 1 RSUD. Penilaian dilakukan oleh tim ahli yang telah disiapkan oleh Kemendagri. Peresmian dihadiri oleh Kasubdit BLUD Kemendagri Wisnu Saputro via online, tim Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, dan para OPD terkait. (yad)

32 Puskesmas dan 1 RSUD Berstatus BLUD, Bupati Gresik : BULD Garda Depan dalam Pelayanan Kesehatan. Selengkapnya

Inovasi Bunda Puspa Bangkitkan Ekonomi Berbasis Kemandirian Perempuan

GRESIK,1minute.id – Perempuan memiliki potensi dan berperan sangat besar dalam pembangunan nasional. Khususnya di Kabupaten Gresik di bidang ekonomi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertekad untuk dapat memberdayakan perempuan di Kabupaten Gresik.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melahirkan terobosan dan inovasi yang dikemas dalam program Bunda Puspa. Kali ini Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani fokus terhadap kemandirian ekonomi perempuan di sektor UMKM.

Dibawah keterlibatan Dinas KBPPPA (Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Gresik, Gus Yani mendorong pelaku usaha perempuan agar dapat terus berinovasi, serta melindungi perempuan dari berbagai stigmatisasi, stereotip, kekerasan berbasis gender, dan konstruksi sosial lainnya yang merugikan perempuan.

Gus Yani memberikan wadah bagi pelaku UMKM yang didominasi oleh perempuan yang tergabung dalam Bunda Puspa. Menurutnya, perempuan yang berdaya khususnya di bidang ekonomi mempunyai peran bagi ketahanan keluarga. Hal tersebut diungkapkan Gus Yani saat menutup kegiatan pameran produk program Bunda Puspa yang diadakan di Atrium Icon Mall pada Selasa, 6 Desember 2022. 

“Karakter perempuan Indonesia yang dikenal telaten, mandiri, dan pantang menyerah tentu dapat menjadi potensi sebagai modal utama bagi perempuan untuk menjadi wirausaha yang sukses dan berdaya. Apalagi, bagi para perempuan milenial yang umumnya memiliki sifat dinamis, optimis dan penuh semangat kerja. Perempuan milenial inilah yang diharapkan bisa membawa ide-ide segar, pemikiran kreatif dan inovatif, serta menjadi pelopor yang lebih baik dalam menyongsong era tatanan kehidupan baru,” katanya. 

Gus Yani melanjutkan, UMKM harus optimis dapat meningkatkan taraf perekonomian. Ia juga berujar bahwa UMKM harus berdiri tegak. “UMKM harus Berdiri Tegak,” tegasnya.

Melalui Bunda Puspa yang menjadi primadona para kaum perempuan tersebut, peran perempuan melalui perekonomian berbasis kreativitas yang banyak memanfaatkan perkembangan era digital akan menjadi kekuatan baru Serta diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan meningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani menuturkan perempuan berperan sangat penting dalam meningkatkan roda perekonomian. Tidak hanya itu, perempuan juga berperan penting dalam menjaga ketahanan keluarga, mengatur keuangan keluarga, menjadi guru bagi anak anak, serta menjadi pengayom bagi keluarga. 

“Hal tersebut merupakan tugas yang tidak mudah. Pada kondisi ekonomi yang melemah, perempuan juga akan berpikir untuk bisa menghasilkan nilai tambah bagi keluarganya. Para perempuan harus bisa menangkap berbagai peluang yang ada. Misalnya dengan melakukan usaha sampingan yang berpotensi lebih mampu bertahan dari jenis usaha, seperti usaha di bidang makanan, produk kreatifitas, dan teknologi informasi,” katanya. (yad)

Inovasi Bunda Puspa Bangkitkan Ekonomi Berbasis Kemandirian Perempuan Selengkapnya

Pemerintah Memperpanjang PPKM Hingga 9 Januari 2023, Polres Gresik Gebyar 2.000 Dosis Vaksin Booster

GRESIK,1minute.id – Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jelang libur Natal dan Tahun Baru. Aturan itu berlaku mulai 6 Desember 2022 hingga 9 Januari 2023. Perpanjangan PPKM ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 2022 untuk Perpanjangan PPKM Wilayah Jawa dan Bali dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 51 Tahun 2022, seluruh wilayah Indonesia berada di level 1. Artinya, aktivitas boleh dilakukan dengan kapasitas 100 persen.

Perpanjangan PPKM dilakukan terkait kenaikan kasus COVID-19 didorong akibat subvarian XBB dan menurunnya kesadaran dalam disiplin melakukan protokol kesehatan. Sementara itu, Polres Gresik mengelar Gebyar Booster di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Selasa, 6 Desember 2022. 

Sebanyak 2.000 dosis booster disuntikkan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Gebyar Vaksinasi Booster ini di pantau langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Moch Nur Azis, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar para tokoh agama dan tokoh masyarakat. 

Kapolda Jatim Toni Harmanto mengungkapkan, capaian vaksinasi booster dosis ketiga di Kabupaten Gresik baru di angka 38%. Untuk itu, jajaran Forkopimda Gresik bersama OPD terkait terus mendorong gerakan vaksinasi dalam rangka memenuhi target pemerintah pusat. “Vaksinasi ini akan terus kita dorong dari jajaran Forkopimda dan dinas terkait agar berjalan optimal,” kata Irjen Pol Toni.

Jenderal dua bintang itu, menambahkan, apabila kesulitan berkaitan dengan stok vaksin booster ketiga. Dirinya telah berkoordinasi dengan Gubernur Jatim Khofifah untuk mengatasi hal tersebut. “Saya sudah berbicara dengan Ibu Gubernur supaya mengakselerasikan ini, sekaligus mempercepat permintaan dari pusat. Untuk daerah yang membutuhkan dosis vaksin booster ketiga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyebutkan Gebyar Vaksinasi Booster diikuti kurang lebih 2.000 sasaran. Sasaran vaksinasi ketiga yakni masyarakat umum, anak sekolah, dan pondok pesantren, yang tersebar di wilayah Kabupaten Gresik.

“Saat ini capaian vaksinasi di Kabupaten Gresik untuk dosis 1 : 85,64%, dosis 2 : 78,04%, dosis 3 : 34,15% dan dosis 4 : 4,55%,” terang dokter Khusnah. Lebih lanjut, ia mengatakan sampai saat ini status pandemi belum dicabut oleh pemerintah. Ini, katanya, membuktikan bahwa virus Covid-19 masih ada. “Kondisi saat ini masih landai, dengan adanya varian baru pun, itu masih belum ada di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Diakuinya, sampai saat ini belum ada masyarakat yang terpapar dan menjalani isolasi di rumah sakit. “Alhamdulillah sampai saat ini rumah sakit yang ada di Kabupaten Gresik. Masih kosong untuk pasien yang terpapar Covid-19,” tutup Khusnah. (yad)

Pemerintah Memperpanjang PPKM Hingga 9 Januari 2023, Polres Gresik Gebyar 2.000 Dosis Vaksin Booster Selengkapnya

Cegah Penyebaran Narkoba Sasar Pelajar, Bupati Gresik Ajak Ormas Pendidikan Memberikan Edukasi 

GRESIK,1minute.id – Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik menggelar sarasehan Ormas Pendidikan yang khusus membahas pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

Sarasehan itu diikuti lembaga-lembaga pendidikan di Gresik seperti Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Dikdasmen Muhammadiyah, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik serta sejumlah tenaga pendidik. Tujuannya adalah menyatukan persepsi dan bergerak bersama dalam upaya antisipasi penyalahgunaan narkoba.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebagai Keynote Speeker dalam kegiatan tersebut memaparkan, maraknya peredaran narkoba di kalangan remaja dan pelajar dipengaruhi sejumlah hal. Salah satu adalah faktor lingkungan dan pergaulan. 

“Di era modern saat ini kita dihadapkan pada situasi ancaman serius yaitu peredaran gelap narkoba yang dapat merusak generasi bangsa. Masa depan generasi kita terancam akibat penyalahgunaan narkoba. Mirisnya lagi, kasus narkoba yang terjadi di dominasi oleh kalangan remaja,” paparnya dalam Sarasehan Ormas Pendidikan di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 6 Desember 2022.

Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, ini adalah bagian dari upaya merusak generasi penerus bangsa yang seharusnya menjadi tumpuan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Disatu sisi, pada tahun 2045 mendatang Indonesia akan menghadapi demographic dividend atau bonus demografi. Yakni suatu kondisi di mana populasi individu-individu dengan usia produktif mendominasi. 

Usia produktif yang dimaksud adalah rentang usia 15 hingga 64 tahun. Titik ini menjadi peluang besar bagi sebuah negara untuk meningkatkan performa ekonomi industri.

“Jika kita tidak memiliki tekad untuk memberantas narkoba, maka bersiap saja dimasa mendatang kita tidak bisa memanfaatkan demographic dividend dan menjadi tertinggal,” katanya.

Maka dari itu, perlu adanya kolaborasi dari seluruh elemen bangsa. Termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan edukasi dan turun langsung ke sasaran. “Saya bersama BNN Kabupaten Gresik tak henti-hentinya turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi dan menyuarakan bahaya narkoba,” katanya 

Dengan adanya sarasehan ini, maka bertambah pula komponen pencegah penyalahgunaan narkoba. “Di bawah naungan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik mari bersama-sama membangun kolaborasi demi masa depan dan menyelamatkan generasi penerus bangsa,” ujar Gus Yani. (yad)

Cegah Penyebaran Narkoba Sasar Pelajar, Bupati Gresik Ajak Ormas Pendidikan Memberikan Edukasi  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Penghargaan Siddhakarya 2022

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik menerima piagam dan lencana penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Piagam penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas dukungan dan pembinaan Pemkab Gresik kepada perusahaan yang telah mendapatkan penghargaan produktivitas Siddhakarya Provinsi Jawa Timur tahun 2022.

Penghargaan juga diberikan lantaran penerapan wajib lapor ketenagakerjaan di perusahaan yang berpartisipasi dalam menerapkan manajemen Sistem Peningkatan Produktivitas (SIMPPRO). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Andhy Karyono, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Bupati Fandi Akhmad Yani hadir bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya, mengikuti rangkaian kegiatan penghargaan produktivitas Siddhakarya 2022 pada Senin, 5 Desember 2022.

Siddhakarya yang berarti Karya Prima, merupakan sebuah penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal ini dilakukan sebagi salah satu upaya Pemerintah untuk mendorong gerakan peningkatan produktivitas secara terus menerus dan berkesinambungan khususnya dikalangan dunia usaha.

Sebagai kunci sentral pencipta kesejahteraan nasional, Siddhakarya merupakan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang telah berhasil dalam menerapkan konsep produktivitas dan kualitas dalam upaya peningkatan daya saing perusahaan.

Untuk tahun 2022, PT. Garuda Food Putra Putri Jaya dari Kabupaten Gresik berhasil meraih kategori unggul dalam penghargaan Siddhakarya. Penghargaan ini cukup bergengsi lantaran dalam tiga tahun terakhir PT. Garuda Food, dinilai bisa mempertahankan produktivitas ditengah pandemi Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Kedisnaker Jawa Timur Himawan Estu Bagijo dalam sambutannya menjelaskan bahwa, penghargaan yang diberikan ini telah melewati berbagai tahapan yang tidak singkat.

“Awalnya terdapat 50 perusahaan dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Selanjutnya dilakukan verifikasi oleh tim verifikator yang berujung pada pengerucutan perusahaan menjadi sebanyak 15 perusahaan. Berikutnya dilakukan audit oleh auditor eksternal yang menghasilkan 6 perusahaan yang masuk dalam kategori unggul, diantaranya PT. Garuda Food,” terang Kadisnakerprov Jatim Himawan. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Raih Penghargaan Siddhakarya 2022 Selengkapnya

Suasana Desa Aman dan Nyaman Dambaan Warga, Bupati Gresik : Kades dan Lurah Wajib Menyelenggarakan Linmas

GRESIK,1minute.id – Suasana kondusif, aman dan nyaman dambaan setiap warga. Untuk menciptakan suasana ayem dan tentrem itu memerlukan peran serta masyarakat. Peran Kepala Desa (Kades), diantaranya. 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik, menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan peningkatan kapasitas kepala desa/kelurahan sebagai kepala satuan perlindungan masyarakat. Harapannya, Kades bisa ambil peran penting memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Gresik.

Kegiatan itu digelar di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik mulai 28 – 29 November 2022. Tahap pertama diikuti sebanyak 186 kepala desa/lurah. Mereka dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Wringinanom, Driyorejo, Kedamean, Driyorejo, Duduksampeyan, dan Kebomas.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka kegiatan menyampaikan, Bupati dan Wakil Bupati serta Kepala Desa/Lurah, wajib menyelenggarakan perlindungan masyarakat yang sifatnya luas. “Disini Bupati ditemani Forkopimda Gresik tujuannya menjaga kondusifitas daerah,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Senin, 28 November 2022. 

Dikatakan, perlindungan masyarakat atau Linmas merupakan warga masyarakat yang dibentuk Kepala Desa/Kelurahan yang disiapkan dan dibekali pengetahuan. Serta keterampilan dalam rangka, melindungi masyarakat, membantu memelihara keamanan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

“Ini sudah tertuang dalam Perda nomor 2 tahun 2022, tentang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban hukum serta perlindungan masyarakat,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia menjelaskan Kepala Desa/Kelurahan wajib membentuk Satlinmas, organisasi yang beranggotakan unsur masyarakat, yang berada di Desa/Kelurahan. Dibentuk oleh Kepala Desa/Lurah, dengan tujuan melaksanakan tugas dalam membantu Polisi Pamong Praja, dalam menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Desa/ Kelurahan.

“Kepala Desa/Lurah sebagai kepala Satlinmas harus bekerja sepenuh hati, memiliki jiwa korsa dalam melindungi wilayahnya. Agar selalu aman dan nyaman sehingga dapat membantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa menciptakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,”harap Gus Yani. 

Satlinmas, tegasnya, tidak untuk mengeksekusi. Karena tugas perlindungan masyarakat sifatnya membantu petugas, dalam menegakkan peraturan daerah dan perundang undangan. “Semoga kegiatan ini menjadi wahana untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan untuk bersifat dan berperilaku. Melaksanakan tugas sebagai kepala satuan perlindungan dan penentu kebijakan, dalam memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,”pungkasnya.

Selain Bupati Fandi Akhmad Yani, pelatihan dan pembekalan ini dihadiri oleh Anggota Komisi 1 DPRD Gresik Syaikhu Busiri dan Miftahul Jannah, Kepala Satuan Pol PP Jawa Timur Muhammad Hadi Wawan Guntoro, Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa Dinas PMD Gresik Nurul Muchid, serta Kepala Sub Bagian Bantuan dan Penyuluhan Hukum Setda Gresik Adi Nugroho. (yad)

Suasana Desa Aman dan Nyaman Dambaan Warga, Bupati Gresik : Kades dan Lurah Wajib Menyelenggarakan Linmas Selengkapnya

Bupati Gresik Kucurkan Bansos, Ratusan Ojek dan Sopir Angkot Konvensional Semringah 

GRESIK,1minute.id – Jaring pengaman sosial kembali diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kali ini, bantuan sosial untuk ojek konvensional dan sopir angkutan kota serta angkutan pedesaan (angkot dan angkudes).

Bansos berupa uang tunai  untuk 511 ojek masing-masing mendapatkan Rp 300 ribu. Sedangkan, sopir Angkot dan angkudes sebanyak 314 unit mendapatkan voucher sebesar Rp 500 ribu per unit. 

Bansos itu diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di terminal Bunder, Gresik pada Senin, 28 November 2022. Selain dua bentuk bantuan tersebut, Pemkab Gresik juga memberikan subsidi tiket penyeberangan kapal Gresik-Bawean. Dengan pagu sebanyak 26.668 orang. Setiap penumpang mendapatkan subsidi tiket Rp 25 ribu per penumpang selama 3 bulan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa pemberian subsidi ini  merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gresik kepada insan transportasi Gresik.”Kita tidak bisa menghindari apa yang diputuskan pemerintah pusat. BBM naik kita terima dan jalankan, tetapi kita usahakan ada stimulus dan bantuan yang kita berikan untuk menjadi penyeimbang dengan bantuan stimulus-stimulus yang lain,”terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Senin, 28 November 2022. Gus Yani didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tarso Sagito. 

Kucuran bansos ini membuat ratusan ojek, sopir angkot dan angkudes di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini semringah.  Edy Yunianto, diantaranya. Sopir angkot berusia 58 tahun itu mengucapkan rasa syukur berulangkali. “Alhamdulillah,”kata sopir angkot jurusan Giri itu. Edy menerima bansos plus voucher subsidi bahan bakar minyak (BBM). 

Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat di tengah kenaikan harga BBM baru-baru ini. Ini juga membantu ketika penumpang sepi akibat persaingan teknologi aplikasi transportasi. “Saiki penumpang sangat sepi, jadi Saya dan teman-teman hanya bergantung pada penumpang bis pariwisata yang ingin berziarah ke Makam Giri,”cerita Edy.

Ia pun mengenang zaman kemasan moda transportasi massal di era 90-an. Saat itu, Edy baru menekuni profesi sebagai sopir angkot jurusan terminal Gubernur Suryo, Gresik-Sunan Giri tersebut.

“Dulu rute angkot saya masih ramai, tetapi saat ini apalagi ditambah pandemi kemarin penghasilan merosot tajam. Sepinya penumpang, membuat rata-rata penghasilan perharinya menjadi tidak menentu. Saat ini rata-rata mendapat Rp 50 ribu per hari sudah bagus, itupun tidak menentu,” jelas lelaki yang sudah menekuni lebih dari separuh hidupnya atau 32 tahun itu. (yad)

Bupati Gresik Kucurkan Bansos, Ratusan Ojek dan Sopir Angkot Konvensional Semringah  Selengkapnya

Gus Yani :  Banser Tidak Pernah Lelah dan Berhenti Menebar Kebaikan

GRESIK,1minute.id – Susbalan Satkorwil ke-XXXVIII Jawa Timur berakhir pada Minggu, 27 November 2022. Kursus Banser Lanjutan sekaligus Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) ke-II Banser Gresik ini diikuti 150 anggota Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama. Peserta kegiatan ini tidak hanya diikuti dari Jawa Timur. Ada juga, peserta dari Nanggroe Aceh Darussalam dan Kalimantan ini.

Selama tiga hari, 25 sampai 27 November 2022 Susbalan Satkorwil Jawa Timur berlangsung. Susbalan di buka oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Syafiq Sauqi dan ditutup oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pengkaderan lanjutan mengusung tema “Melahirkan Kader yang Militan, Progresif, Responsif dan Inovatif dalam Menyongsong 1 Abad Nahdlatul Ulama”.  

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan pentingnya memiliki niat yang tulus untuk menjadi seorang kader jamiyah Nahdlatul Ulama (NU). “Organisasi ini dibangun oleh para kekasih Allah, guru-guru serta kiai kita ini. Mudah-mudahan dengan kita bergabung di sini, merupakan tanda bahwa kita ingin bersama-sama beliau,”ujar Gus Yani, begitu biasa disapa pada Minggu, 27 November 2022.

Gus Yani menyampaikan bahwa saat ini organisasi NU terus bergerak, dan berkembang untuk menebar manfaat kepada masyarakat disekitarnya. Oleh sebab itu, sebagai anggota sudah selayaknya memiliki rasa tulus dan loyalitas sehingga bisa bergerak satu arah sesuai tujuan mulia NU.

“Mudah-mudahan ini tertanam dalam hati kita. Kita melangkah bersama para guru-guru kita. Bergerak, Banser tidak pernah lelah dan berhenti menebar kebaikan,”tegas Gus Yani dihadapan sahabat-sahabat Banser.

Dalam kesempatan yang sama, diberikan apresiasi kepada tiga kader Banser terbaik dalam Susbalan Satkorwil Jawa Timur ke-XXXVIII. Suatu prestasi yang membanggakan lantaran sahabat Banser dari Gresik atas nama Moh. Afif meraih peringkat pertama. Peringkat berikutnya berturut-turut diraih oleh sahabat Ismail dari Satkorwil Aceh, dan sahabat Ahmad Khamim dari Satkorcab Blitar. (yad)

Gus Yani :  Banser Tidak Pernah Lelah dan Berhenti Menebar Kebaikan Selengkapnya