Karina, Siswa MINU Tratee Putri Jawara Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro ditutup oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 26 November 2022. Pameran Pendidikan, kali pertama dan terbesar digelar oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini berlangsung selama sepekan. Mulai Sabtu, 19 hingga 26 November 2022. 

Selama sepekan itu, stadion olahraga kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu riuh. Ribuan siswa. Ratusan UMKM yang membuka lapak semringah. Berbagai perlombaan digelar dalam pameran pendidikan memperingati Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November itu.

Diantaranya, lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Gresik juara pertama diraih oleh Karina Syifa Nuur Callista, siswa kelas VI-IPC MINU Tratee Putri. Kategori Pegiat literasi juara pertama Yusuf Ali Putra, Guru SMP Negeri 4 Gresik hingga stan terbaik diraih SMP Negeri 2 Gresik. Ada seribu karya dalam lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini.

Penutupan pameran dimeriahkan dengan Tari Malam Selawe yang dimainkan siswa SMP Negeri 3 Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai upaya menciptakan siswa berprestasi. Menggelar berbagai perlombaan yang bisa mendorong kreativitas dengan berbagai inovasi siswa. 

Diantaranya, lomba menulis, olimpiade antarpelajar hingga lomba karya ilmiah pelajar.  Lomba Menulis, yang dimulai tahun ini mendapatkan apresiasi dari Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  “Ini betuk kreativitas Dinas Pendidikan atas terselenggaranya Pameran Pendidikan 2022. Hari ini kita melihat lomba literasi. Pentingnya literasi saat ini sangat perlu untuk mengasah kreativitas siswa,”puji Gus Yani. 

Kedepan, Gus Yani berharap, Dinas Pendidikan Gresik, lebih punya inovasi dan kreativitas lagi  untuk membuat kegiatan yang dapat menciptakan siswa yang berprestasi. Seperti lomba (olimpiade) Matematika dan lomba karya ilmiah lainnya. Tahun 2023 silahkan eksplor kegiatan ini. Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur. “Mustahil kita bisa mewujudkan perubahan kalau cara kinerja kita tidak berubah. Maka jangan terjebak dengan cara lama,”kata Gus Yani bertamsil. Bahkan, Gus Yani harus mengulang dua kali kata tersebut.  

Terkait fasilitasi dan infrastrukur pendidikan yang masih minim. Gus Yani berjanji akan  mengupayakan anggarannya semaksimal mungkin untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan. “Bapak dan ibu guru dan kepala sekolah tidak perlu memikirkannya. Biar saya saja yang memikirkan. Saya akan berkomunikasi dengan teman-teman di DPRD Gresik nanti,”katanya. (*)

Karina, Siswa MINU Tratee Putri Jawara Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik : Wisudawan STAI Daruttaqwa Harus Jadi Lokomotif dan Agen Perubahan 

GRESIK,1minute.id – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Daruttaqwa kembali menggelar prosesi wisuda sarjana di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Sabtu, 26 November 2022. Sebanyak 160 wisudawan. Mereka dari program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Ekonomi Syariah.

Wisuda Sarjana strata satu ke-XX sekolah Tinggi yang kampusnya berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan penyair “Clurit Emas” D. Zawawi Imron,  Ketua STAI Daruttaqwa A. Syifa’ul Qulub, Ketua Yayasan Al Munawwar Su’aidi Ahmad Kholil, Kopertais Wilayah IV Surabaya Akh. Muzakki, seluruh pimpinan STAI Daruttaqwa dan jajarannya. Ratusan wisudawan yang didampingi orang tua mereka pun semringah. Sebab, kerja keras dan doa orang tua mereka sehingga menyandang gelar sarjana.

Bupati Gresik Fandi Akhmad memberikan harapan besar kepada para wisudawan untuk terus meningkatkan kualitas, sekaligus mampu menjadi lokomotif dan agen perubahan. “Lulusan STAI Darutaqwa harus menjadi agen perubahan, sebentar lagi kalian akan masuk ke dunia baru. Ada yang bekerja, melanjutkan sekolah lagi, dan hidup bermasyarakat. Dibutuhkan sebuah kerjasama, sinergitas, kolaborasi yang harus dimiliki anak muda sekarang,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Ia melanjutkan, jangan beranggapan lebih pintar, lebih bisa, dunia baru ini akan dihadapkan banyak tantangan. Untuk itu harus mampu, memberikan manfaat kepada sesama dalam kehidupan bermasyarakat. “Jaga nama baik almamater, yang menjadikan kita orang orang hebat dan berguna, maka harus bisa merawat, dijaga dan dipertanggungjawabkan,” pesan Gus Yani.

Sedangkan bagi orang tua, imbuh Gus Yani, sebagai orang tua inilah momentum indah yang ditunggu, dari fase panjang dalam mengantar anak-anaknya hingga di wisuda hari ini. “Untuk mencapai kesuksesan tidak lepas dari dukungan dan doa dari orang tua kalian,” ungkapnya.

Usai sambutan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan penyematan secara simbolis udeng khas Gresik kepada kiai yang juga sastrawan,   D. Zawawi Imron yang dikenal dengan julukan “Clurit Emas” itu. (yad)

Bupati Gresik : Wisudawan STAI Daruttaqwa Harus Jadi Lokomotif dan Agen Perubahan  Selengkapnya

4 Ribu SR Jargas PGN dan Gresik Migas Tersambung, Bupati Gresik Dorong Warga Gunakan Jargas

GRESIK,1minute.id – Ribuan rumah warga di enam desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik telah terpasang jaringan pipa gas (jargas) program Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan Gresik Migas, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Gresik. 

Enam desa yakni Desa Cagak Agung ; Desa Ngabetan ; Desa Betiting ;  Desa Cerme Lor, Desa Cerme Kidul ; dan Desa Iker Iker Geger. Jumlah total 4 ribu sambungan rumah (SR).

Untuk kali pertama jargas PGN bersinergi dengan Gresik Migas berkolaborasi memasang sambungan rumah ini. Era kepemimpinan duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati-Wakil Bupati Gresik. Tahun ini, program jargas PGN itu hanya diperuntukkan kepada sebelas kabupaten/kota di Indonesia. Kabupaten Gresik, diantaranya. 

Bupati Fandi Akhmad Yani memantau langsung jargas PGN dengan Gresik Migas ke Desa Cagak Agung pada Kamis lalu, 24 November 2022. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mendatangi sejumlah rumah warga yang telah terpasang jargas PGN dengan Gresik Migas itu. Pada kesempatan itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat untuk bermigrasi menggunakan jargas. Sebab, biaya pemakaian bisa lebih efisien dan hemat. Irit dibandingkan menggunakan tabung gas elpiji. 

Saat bertemu dengan warga, Gus Yani menanyakan terkait biaya pembayaran tiap bulan, juga perbedaan saat menggunakan tabung elpiji melon dan jaringan pipa gas. “Berapa biaya yang di bayar tiap bulan? irit mana pakai pipa gas ini sama elpiji,”tanya Gus Yani.

Arsat yang memiliki usaha warung kopi ini menjawab lugas, jika biaya yang dikeluarkan  untuk membayar hanya Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu tiap bulan. Dengan jumlah pembayaran tersebut, dia menilai lebih praktis pipa gas tanpa harus bongkar pasang selang tabung elpiji.”Lebih irit sekarang (jargas),”kata Arsat. 

Bupati Fandi Akhmad Yani berharap jaringan pipa gas ini, segera dapat digunakan. “Selain 6 desa yang sudah mendapat layanan jargas, desa lainnya yang ada di Kecamatan Cerme juga segera merasakan manfaatnya dari salah satu BUMD milik Pemkab Gresik tersebut, yakni Gresik Migas,”katanya. (yad)

4 Ribu SR Jargas PGN dan Gresik Migas Tersambung, Bupati Gresik Dorong Warga Gunakan Jargas Selengkapnya

Hadapi Musim Barat, Bupati Gresik Gelontorkan Sembako untuk Nelayan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seribu nelayan di Kabupaten Gresik mendapatkan bantuan sembako. Mereka berasal dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Duduksampeyan, Manyar, Gresik, dan Kebomas. Seluruhnya merupakan nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kegiatan ini merupakan bentuk Bakti Peduli nelayan berdaulat, program Nawa Karsa Gresik Agropolitan, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Sembako diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dipusatkan di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas. 

“Pembagian paket sembako ini diberikan untuk membantu kebutuhan nelayan. Utamanya saat memasuki musim angin barat dimana nelayan kesulitan untuk melaut dan hasil tangkapan menurun. Semoga ini bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan para nelayan sehari-hari,”ujar Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 25 November 2022. 

Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.

Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Pemberian paket sembako ini, nantinya akan diberikan sebanyak tiga kali hingga bulan Desember 2022. Momen ini bertepatan dengan berlangsungnya musim angin barat yang biasanya berlangsung di akhir tahun. Sehingga, total paket sembako yang diberikan sebanyak 3.000 paket sembako.

Terkait beberapa nelayan sudah masuk dalam DTKS tetapi belum menerima paket sembako, Kadis Perikanan Kabupaten Gresik mengutarakan agar tidak perlu risau.

“Bagi Nelayan yang tidak dapat paket sembako, akan kita usahakan untuk bisa menerima bantuan dari Provinsi Jawa Timur. Insya Allah jumlahnya nanti 2.667 paket, sehingga bisa menjangkau lebih luas kepada nelayan Kabupaten Gresik yang data terakhirnya tercatat sebanyak 11.167 jiwa,” ujar Kepala Dinas Perikanan  Gresik Moh. Nadlelah.

Ahmad Syafi’i, 61, salah satu nelayan asal Desa Sukorejo mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemkab Gresik. Bantuan ini sangat berarti ditengah musim angin barat dimana banyak nelayan kesulitan untuk melaut.

“Saat musim angin barat seperti saat ini, bagi nelayan yang perahunya kurang memenuhi syarat akan sangat berbahaya untuk melaut. Jadi nanti kalau anginnya sudah agak teduh baru kita bisa melaut lagi,”ungkapnya.

Oleh karenanya, Ahmad Syafi’i dan rekan-rekan nelayan sangat mendukung adanya program dari Pemkab Gresik utamanya dalam masalah permodalan dan kemudahan mendapatkan BBM. 

“Sekali melaut saya biasanya rata-rata membawa pulang uang antara Rp 50 ribu sampai Rp 75 ribu atau kurang lebih 4-5 kilogram ikan. Jadi kalau ada bantuan permodalan bisa digunakan untuk memperbaiki perahu atau jaring.Kalau BBM jelas kita butuh,” pungkasnya. (yad)

Hadapi Musim Barat, Bupati Gresik Gelontorkan Sembako untuk Nelayan  Selengkapnya

Aston Inn Gresik Sajikan Pepes Bandeng Sepanjang 1,4 Kilometer, Pecahkan Rekor MURI 

GRESIK,1minute.id – Pepes Bandeng sepanjang 1,4 kilometer berhasil masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Sebanyak 9.500 ekor. Aston Inn yang memprakarsai pemecahan rekor pepes bandeng terpanjang di Indonesia itu.  Ribuan ekor bandeng itu berasal dari petani tambak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Bandeng ini salah satu produk unggulan dan ikon Kabupaten Gresik. Dan hari ini menjadi hari yang luar biasa, sebab berkat pemecahan rekor muri ini, menjadikan bandeng lebih dikenal sebagai salah satu identitas Kabupaten Gresik. Dan bandeng Gresik siap mendunia,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 20 November 2022.

Gus Yani, sapaannya, menuturkan, hingga kini para petani tetap konsisten dengan budidaya bandeng di Gresik. “Terbukti dari hasil budidaya bandeng, Gresik mampu menghasilkan sekitar 80 ribu ton tiap tahun,”katanya. 

Disamping itu, petani tambak yang sempat mengeluh lantaran sulitnya mendapat pupuk subsidi, Bupati Gresik berharap di tahun depan, petani sudah tak kesulitan lagi. Hal ini menyusul adanya perubahan regulasi di tingkat pusat terkait ketersediaan pupuk bersubdisi melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Semoga dengan adanya perubahan regulasi tersebut, menjadi angin segar bagi petani tambak dalam mendapatkan pupuk bersubsidi. Sehingga peluang  dan potensi budidaya bandeng di Gresik terus meningkat,”harapnya.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah daerah juga terus berkomitmen mempertahankan bendeng sebagai daya tarik Kabupaten Gresik melalui berbagai kegiatan, salah satunya melalui festival tahunan pasar bandeng. “Kita terus melakukan branding agar bandeng semakin dikenal. Seperti festival pasar bandeng sebagai warisan kearifan lokal yang juga mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat lokal,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Aston Inn Gresik S. Paminta Nugraha mengungkapkan bahwa pemecahan rekor MURI ini adalah pemecahan rekor di bidang kuliner nusantara. Yakni bentuk penyajian Pepes Bandeng terpanjang se-Indonesia.

“Pemecahan Rekor MURI ini tidak semata-mata untuk mendapatkan penghargaan saja. Namun ingin lebih memperkenalkan ke khalayak bahwa Gresik adalah daerah produsen bandeng terbesar di Indonesia,”ungkapnya. (yad)

Aston Inn Gresik Sajikan Pepes Bandeng Sepanjang 1,4 Kilometer, Pecahkan Rekor MURI  Selengkapnya

Bupati Gresik : Ingatkan Kepala OPD Kerja Wujudkan Nawa Karsa untuk Kesejahteraan Warga 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, promosi dan rotasi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama administrator, pengawas dan fungsional di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 November 2022.

Total ada 129 pejabat yang di mutasi. Rinciannya ; eselon II sebanyak 8 orang ; eselon III (26 orang) ;  eselon IV (45 orang) ; Kepala Puskesmas  (3 orang) ;  Kepala UPT SD Negeri  (23 orang) dan Penyesuaian Jabatan Fungsional (24 orang).

Delapan pejabat eselon II yang bergeser dan satu promosi adalah  Reza Pahlevi, jabatan baru Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD)  merangkap Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) ; Hari Syawaludin menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ; Sutaji Rudi sebagai Staf Ahli Bidang Fisik dan Prasarana ; drg Syaifuddin Ghozali sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif, kebudayaan, kepemudaan dan olahraga (Disbudparekraf) ; Eddy Hadisiswoyo sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Berikutnya , Achmad Hadi sebagai Kepala Inspektorat ; Nuri Mardiana sebagai Asisten Administrasi Umum dan Malahatul Fardah sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag).

SAMBUTAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan wejangan kepada 129 pejabat yang baru dilantik di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 November 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Apa pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada para pejabat yang baru dilantik. Bupati berusia 37 tahun itu meminta kepada para kepala organisasi perangkat (OPD) yang baru dilantik untuk segera cepat menyesuaikan dengan posisi baru. Kerja…kerja…kerja. Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu, meKepala OPD bekerja secara team work. Kolaborasi dan sinergi antardinas dengan meninggalkan egosektoral.

“Kepala dinas tidak bisa egosektoral. Ayo bersama-sama memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Karena kita tidak bisa bekerja sendiri,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia kembali menegaskan program Nawa Karsa jangan menjadi tumpukan diatas meja dan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Nawa Karsa harus teraplikasi dan teralisasi sehingga bisa mensejahterakan masyarakat Gresik,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia mencontohkan program Stunting, Universal Health Coverage (UHC). Pada 2023 stunting harus turun. UHC sudah berjalan dan telah mendapatkan apresiasi penghargaan. “Lurah harus moco (membaca) RPJMD Bupati. Nek ono wong loro (ada orang sakit,Red) diantar,”tegasnya. Selain itu, proyek infrastruktur, Rumah Sakit (RS) di Gresik Selatan harus diselesaikan 2023. “Semangat gotong royong dan kolaborasi,”ujarnya. 

Bagaimana Kepala Disdukcapil? Bupati Fandi Akhmad Yani meminta Hari Syawaludin untuk sering turun ke masyarakat. “Disdukcapil kudu rajin dibawah.”Hulu kegiatan ada di Disdukcapil,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik : Ingatkan Kepala OPD Kerja Wujudkan Nawa Karsa untuk Kesejahteraan Warga  Selengkapnya

Pemkab Gresik Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut, Ini Harapan Bupati Fandi Akhmad Yani

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Pemerintah Pusat. Capaian pengelolaan dan pelaporan keuangan yang akuntabel ini merupakan kali ketujuh. 

Opini WTP yang diberikan kepada Kabupaten Gresik tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur Taukhid kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Hotel Bumi Surabaya pada Senin, 14 November 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku bersyukur. Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya sekadar seremonial belaka. Namun sebagai bentuk motivasi untuk semakin meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah Kabupaten Gresik kembali dianugerahi penghargaan atas capaian kinerja dan pelaporan keuangan. Ini merupakan ke tujuh kalinya kami diberikan penghargaan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Pemerintah Pusat,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Ditambahkan Gus Yani, bahwa opini WTP ini adalah berkat kerja keras yang dilakukan semua jajaran dilingkungan Pemkab Gresik. Dan opini WTP ini, lanjutnya, tidak lepas dari doa dan dukungan masyarakat Gresik serta jajaran Forkopimda terhadap kinerja Pemerintah.

“Tentu penghargaan ini juga kami persembahkan untuk masyarakat Gresik, karena berkat doa dan dukungan masyarakat. Kami juga sampaikan terima kasih kepada Forkopimda atas sinergitas dan kolaborasi yang telah terbangun dengan baik sehingga opini WTP ini kami raih kembali tahun ini. Saya berharap kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik untuk terus semangat dan termotivasi untuk semakin meningkatkan etos kerja,”katanya.

PENGHARGAAN WTP : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima penghargaan Oponi WTP yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya pada Senin, 14 November 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Lebih lanjut Gus Yani menyampaikan, seiring dengan komitmen pemerintah daerah dengan pengelolaan manajemen keuangan yang baik, diharapkan pula berimbas pada pertumbuhan ekonomi di daerah dapat tumbuh secara inklusif. “Tentu kami pun berharap, dengan manajemen dan tata kelola pemerintahan yang baik, maka melahirkan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara inklusif. Sehingga kemiskinan dapat ditekan dan angka pengangguran terbuka juga berkurang,” ungkapnya. 

Untuk diketahui, Opini Wajar Tanpa Pengecualian  (WTP) atau Unqualified Opinion artinya Laporan Keuangan (LK) telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan (neraca), hasil usaha atau Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Arus Kas, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. (yad)

Pemkab Gresik Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut, Ini Harapan Bupati Fandi Akhmad Yani Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik untuk Zykky Karamy dan Putri Syailah Terpilih Jadi Duta GenRe Gresik 2022

GRESIK,1minute.id – Muhammad Zykky Karamy dan Putri Syailah Ramadhani dinobatkan sebagai Duta GenRe Gresik 2022. Keduanya pelajar SMA negeri 1 Gresik. Grand final pemilihan Duta GenRe yang diselengarakan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu, 13 November 2022.

Pemilihan Duta GenRe itu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Serta, Ketua Tim Penggerak PKK Gresik juga Bunda GenRe Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani serta Kepala KBPPPA Gresik drg Syaifuddin Ghozali. 

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan, duta GenRe merupakan pelaku perubahan, generasi yang kaya kreatifitas, mempunyai rencana yang sangat besar demi kemajuan bangsa. “Saya berharap tidak berhenti sampai disini, namun segera turun langsung ke desa dan sekolah, untuk menjadi agen perubahan, grand final ini menjadi awal kesuksesan kalian,”pesan Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan, setelah ini jangan sampai redup, namun turun memberikan motivasi kepada remaja. Dalam mensosialisasikan pencegahan pernikahan dini, menurunkan angka stunting dan bahaya penggunaan Narkoba. 

“Harus benar-benar menjadi sosok anak muda yang teladan, mampu bekerjasama, mempunyai nilai luhur budi pekerti yang baik dan cepat dalam merespon,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya dapat memberikan support terhadap program “Bangga Kencana” (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana). “Duta GenRe harus dapat memberikan informasi kepada generasi muda, terkait program Bangga Kencana, serta mampu membantu menurunkan angka stunting,” tandasnya.

Sementara itu, Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani mengucapkan selamat kepada finalis dan selamat bergabung dalam keluarga GenRe Gresik. “Semoga dapat meningkatkan semangat dan komunikasi, dalam pelaksanaan Bangga Kencana, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik,”harapnya.

Dikatakan, sasaran penurunan angka stunting dari hulu, tahun depan anak muda bukan hanya menjadi objek penurunan angka stunting. Tetapi juga menjadi subyek, anak muda menjadi pemangku pencegahan terjadinya hubungan dan pencegahan stunting. “Keterlibatan Duta GenRe diharapkan menjadi warna baru dalam gerakan penurunan stunting serta bisa mensosialisasikan kepada generasi muda untuk ke arah yang lebih baik,”terangnya.

Ia berharap, duta GenRe juga bisa ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program pemberdayaan perempuan dan anak. “Selain itu juga membantu program pemerintah lainnya, untuk menjadikan Kabupaten Gresik yang lebih baik lagi,”pungkasnya. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik untuk Zykky Karamy dan Putri Syailah Terpilih Jadi Duta GenRe Gresik 2022 Selengkapnya

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti 

GRESIK,1minute.id – Pelayanan kesehatan di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bertambah. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan pun semakin mudah. Pelayanan kesehatan baru itu adalah Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti.

Klinik yang berada di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Menganti di launching pada Minggu, 13 November 2022. Launching dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyambut baik kehadiran klinik tersebut. Karena pada prinsipnya, semakin banyak fasilitas kesehatan yang tersedia, maka akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Saat ini eranya ada kolaborasi, kalau pun ada persaingan itu adalah persaingan yang positif. Seperti halnya MWCNU di tiap wilayah Gresik saling berlomba-lomba menyediakan klinik pratama di MWC masing-masing. Berikutnya yang harus dilakukan adalah bersaing memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,”ucap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya.

Gus Yani berharap adanya sinergi yang baik antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan klinik Mabarrot. “Monggo bersinergi dengan baik. Prinsipnya adalah kita tumbuh bersama, manfaatnya kita dahulukan melayani masyarakat. Oleh karenanya, semoga klinik ini akan menjadi suatu prasasti peninggalan kita bagi kepentingan masyarakat luas,”tegasnya. 

Senada Fandi Akhmad Yani, Bu Min- sapaan akrab- Wakil Bupati Gresik berpesan kepada manajemen klinik untuk lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, kehadiran klinik bisa dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. “Ini akan semakin memudahkan dan mendekatkan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Sakit itu tidak bisa ditawar atau direncakanan, oleh karenanya kita akan terus berusaha mendekatkan supaya ada banyak fasilitas kesehatan di sekitar kita. Termasuk nanti di Gresik selatan akan didirikan RSUD,”terang Bu Min.

Klinik Mabarrot Muslimat MWCNU Menganti yang diresmikan hari ini direncanakan akan memberikan pelayanan UGD 24 jam. Sedangkan fasilitas poli umum, poli gigi, poli balai kesehatan ibu dan anak / KB, instalasi farmasi, laboratorium, khitan dan persalinan akan dilayani dari pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan, untuk mengenalkan kepada masyarakat, pihaknya menggelar pelayanan kesehatan gratis di Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti ini. 

“Kita adakan pelayanan gratis dengan bekerja sama dengan Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Menganti dan Puskesmas Kepatihan. Mungkin nanti seminggu sekali akan kita adakan pelayanan kesehatan atau Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) sehingga masyarakat familiar dengan Klinik Mabrrot,”ungkap dr. Khusnah. (yad)

Satu Lagi, Layanan Kesehatan Beroperasi di Gresik Selatan, Klinik Mabarrot Muslimat NU Menganti  Selengkapnya

Nazril, Balita Lahir Tanpa Anus, Bupati Gresik dan Mensos Komitmen Berikan Pendampingan 

GRESIK,1minute.id – Keluarga Muhammad Nazril, 6 bulan, tidak berjuang sendirian. Empati kepada balita pasangan Mochamad Nadif dengan Lindi Febrianti ini untuk bisa segera sembuh semakin banyak. Setelah Pemkab Gresik, kini Menteri Sosial Tri Rismaharini pun ikut turun tangan membantu meringankan beban orang tua Nazril tersebut. 

Mantan Walikota Surabaya itu bertemu dengan orang tua Nazril di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 13 November 2022. Kedatangan Risma disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh. 

Nazril balita 6 bulan ini tinggal di Dusun Pilang, Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Nazril mengalami multiple congenital malformation atau kondisi bayi lahir dengan kelainan lebih dari satu. Diantaranya, tidak memiliki anus. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media dan masyarakat, yang sudah menunjukkan kepedulian yang luar biasa kepada Nazril. Dirinya menjelaskan, dengan kondisi Nazril seperti saat ini tentunya memerlukan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan agar bisa tumbuh dan berkembang seperti balita lainnya.

“Insya Allah kita dari Pemerintah Kabupaten Gresik tidak akan tinggal diam. Seperti saat kemarin adik Nazril memerlukan pelayanan kesehatan di RSAL Surabaya, kita terus mendampingi melalui Dinas Sosial Kabupaten Gresik dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik,” terang Bupati Yani usai dampingi Mensos Tri Rismaharini menyerahkan bantuan di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 13 November 2022.

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani yakin, dengan sinergitas yang ada akan menghasilkan pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Untuk diketahui Nazril yang lahir tanpa anus. Orang tua Nazril yang hanya buruh pabrik sangat membutuhkan uluran tangan untuk berobat serta operasi buat sang buah hati itu.

Dengan kondisi tersebut, Nazril  harus menjalani beberapa kali operasi. Kisahnya lantas viral di lewat berbagai media dan media sosial. Dan  masuk di platform penggalangan dana Kitabisa.com. 

Untuk penyembuhan penyakit yang dideritanya, Nazril telah mendapat dukungan bantuan dari kepesertaan orangtuanya dalam Bantuan Peserta Jaminan Kesehatan (BPJS). Namun untuk kebutuhan sehari-hari dirasa masih kurang. Sebab, penghasilan ayah Nazril sebagai buruh pabrik masih belum mencukupi.

Mensos Tri Rismaharini menyatakan, anggaran Kemensos tidak di desain untuk mendukung pengobatan penyakit yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan seperti diderita Nazril. Untuk mendukung kelancaran selama proses pengobatan, keluarga kecil ini tetap memerlukan bantuan. 

“Kami kan tidak bisa anggarannya untuk pengobatan seperti ini. Itu bisa dibantu oleh para dermawan. Tapi kan ada biaya operasional, untuk makan, transportasi, dan sebagainya. Nah itu tidak sedikit juga. Kami bantu itu,”kata Mensos Risma.

Untuk meringankan beban orantuanya, Kemensos bersama kitabisa.com menginisiasi pendampingan layanan dukungan psikososial. Mereka juga menggalang dana untuk mendukung biaya operasional Nazril selama proses pengobatan hingga sembuh.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media maupun media sosial yang menginformasikannya ada berita tentang adik Muhammad Nazril. Sehingga kami dapat mengetahui dari cerita itu,” katanya saat memberikan keterangan di hadapan awak media.

Tidak hanya itu, Kemensos melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat memberikan bantuan usaha kepada orang tua Nazril yaitu peralatan untuk berjualan minuman dan sosis. Hal ini agar orangtua Nazril bisa mandiri dan dapat membantu perekonomian keluarga. Bantuan tersebut berupa lemari es, kompor gas, blender multifungsi, peralatan makan, peralatan masak, etalase, sealer, dan berbagai jenis bahan makanan.

Adapun total bantuan dari Kemensos yang diberikan kepada keluarga Nazril senilai Rp22,4 juta dan bantuan hasil donasi dari  kitabisa.com  senilai Rp 59,9 juta. (yad)

Nazril, Balita Lahir Tanpa Anus, Bupati Gresik dan Mensos Komitmen Berikan Pendampingan  Selengkapnya