Giliran Warga Desa Lundo Terima Ganti Rugi untuk Percepatan Normalisasi Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Normalisasi Kali Lamong terus dilakukan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Ikhtiar terus dilakukan oleh Pemkab Gresik dalam penanganan banjir Kali Lamong. Diantaranya, menyiapkan lahan untuk digunakan menjadi bagian sistem pengendalian banjir.

Kali ini, Pemkab Gresik bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik memberikan ganti rugi pembebasan tanah di Balai Desa Lundo, Kecamatan Benjeng pada Jumat, 11 November 2022.

Kegiatan penyaluran ganti rugi ini dilakukan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama dengan Kepala BPN Gresik Asep Heri didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Gresik Achmad Hadi serta Muspika setempat. 

“Penyerahan tanah untuk penganganan banjir kali lamong ini merupakan ladang ibadah bagi panjenengan semua, dan semoga menjadi berkah,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Banjir memang suatu bencana. Tetapi yang bisa dilakukan adalah pengendalian. Salah satu upayanya adalah dengan responsif seperti saat tanggul jebol di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean pada Oktober 2022. Dan hal lain adalah upaya pembebasan lahan sepanjang aliran sungai untuk pengendalian banjir.

Untuk Desa Lundo, ada lima pemilik tanah yang tanahnya terdampak dalam program pengadaan tanah untuk pembangunan pengembangan sistem pengendalian banjir Kali Lamong.

“Kita dari Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus konsisten dalam pembebasan tanah sepanjang Kali Lamong. Tujuannya tidak lain adalah tanah yang sudah dibebaskan tersebut bisa dimanfaatkan tidak hanya normalisasi, tetapi juga untuk pembangunan fasilitas pengendalian banjir Kali Lamong,”tegas Gus Yani. 

Sementara itu, Kepala BPN Gresik Asep Heri menyampaikan bahwa untuk pembebasan tanah tahun ini ditargetkan mencakup 3 kecamatan dan 4 desa. Rinciannya yakni Desa Jono (Kecamatan Cerme), Desa Lundo (Kecamatan Benjeng), Desa Sekarputih dan Desa Wotansari (Kecamatan Balongpanggang), dengan nilai total sebesar Rp 9,6 miliar.

“Hari ini, kita undang sebanyak 5 pemililk tanah di Desa Lundo dengan tanah seluas 927 m² dengan jumlah total ganti rugi sebesar Rp 565.746.270,”terang Asep Heri. Terkait capaian proses pembebasan tanah, Asep Heri menjelaskan hingga hari ini capaian sebesar 28,81%. “Sisanya sebesar 1,7 hektar dengan nilai ganti rugi senilai Rp. 7,3 miliar Insya Allah akan kita kebut untuk selesai di tahun ini,”imbuhnya. 

Nurali Widodo, salah satu warga Lundo penerima ganti rugi mengaku sangat senang dengan langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Pemilik tanah dengan luas 238 m² ini mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten Gresik dalam upaya penanganan banjir Kali Lamong. “Apalagi nilai ganti ruginya juga sangat layak. Rencananya uangnya akan digunakan untuk memperbaiki rumah,”katanya. (yad)

Giliran Warga Desa Lundo Terima Ganti Rugi untuk Percepatan Normalisasi Kali Lamong  Selengkapnya

Kick Off 1 Abad NU, 30.000 Kader Nahdliyin Mengikuti Apel Akbar di Alun-alun Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Kick Off 1 Abad Nahdlatul Ulama telah dimulai Rabu melam, 9 November 2022. Ribuan warga Nahdliyin tumplek-blek memenuhi jalan Raya Pantai Utara (Pantura) Gresik. Mulai dari Kecamatan Dukun hingga Alun-alun Sidayu. 

Mereka mengikuti pawai Obor dengan berjalan kaki sejauh 10 kilometer dalam perhelatan akbar yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim itu. Kick off 100 tahun organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu pun sangat meriah. 

Tadi pagi, bertepatan Hari Pahlawan dilakukan gelar Apel Akbar 30.000 kader NU dipusatkan di Alun-alun Sidayu. Alun-alun peninggalan Kanjeng Sepuh yang legendaris itu. Apel tersebut dalam rangka menyongsong 1 Abad NU pada 7 Februari 2023 mendatang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, NU saat ini merupakan organisasi yang dapat mempengaruhi kestabilan bangsa Indonesia. Untuk itu, bupati mengajak seluruh kader NU Jatim khususnya di Gresik untuk selalu menjaga eksistensinya.

BERSAMA KIAI : Bupati Gresik Fandi Akhmad dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama tokoh dan kiai NU dalam kick off 1 Abad NU di Alun-alun Sidayu pada Rabu malam, 9 November 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu juga mengatakan, NU harus bisa berkaca pada tragedi Kanjuruhan yang terjadi tempo hari. Menurutnya, agenda apel akbar dapat menjadi momentum dalam menjaga sesama manusia.

“Dalam kesempatan yang luar biasa kali ini, kami mengajak seluruh pengurus dan kader NU untuk terus menebar kedamaian, kerukunan, dan kesatuan bangsa,”ujarnya.

Gus Yani juga menuturkan, tragedi Kanjuruhan di Malang patut menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak dalam menjaga sesama manusia, terutama generasi muda NU. “Dimana perhelatan akbar ini merupakan momentum bagi kita sebagai generasi muda untuk saling menjaga antar umat manusia,”mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sebelum Apel Akbar 30.000 Kader NU yang bertepatan dengan Hari Pahlawan itu, mulai Rabu malam, 9 November 2022  kegiatan Ziarah Wali dan Muassis NU, Kirab Obor, penampilan 1.000 ishari, dan festival Damarkurung khas Gresik. Juga, istighotsah, ijazah kubro dan Apel Akbar Kader NU yang puncaknya dilaksanakan tepat pada 10 November 2022 pagi.

Rangkaian kegiatan itu dihadiri sejumlah kiai sepuh NU. Diantaranya, Wakil Rais AM PBNU KH Anwar Iskandar, Rais Syuriah PWNU Jatim KH M. Anwar Manshur, dan KH Abdul Matin Jawahir, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, dan kiai serta Bu Nyai di Gresik dan sekitarnya. (yad)

Kick Off 1 Abad NU, 30.000 Kader Nahdliyin Mengikuti Apel Akbar di Alun-alun Sidayu  Selengkapnya

Nawa Karsa Gresik Seger Luncurkan PKH Inklusif, Sasaran 2.450 Penerima Manfaat Senilai Rp 4,9 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Program Keluarga Harapan (PKH) Inklusif diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 9 November 2022. Satu dari sembilan program Nawa Karsa duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati-Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia dan Berdikari).

Sebanyak 2.450 warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang mendapatkan manfaat dari program ini. Rincian 500 kelompok disabilitas dan 1.950 kelompok lansia. Anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebesar Rp 4,9 miliar. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022.

Launching PKH Inklusif ini dipusatkan di Balai Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom. Sebanyak 85 warga lansia dan 5 penyandang disabilitas mendapatkan program ini. Program PKH Inklusif ini merupakan program orisinil Kabupaten Gresik. 

Program ini ditargetkan menyisir kelompok masyarakat rentan yakni lansia dan difabel yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim maupun Pemerintah Pusat. Bantuan PKH Inklusif ini diberikan dalam bentuk uang tunai senilai Rp 2 juta yang penyalurannya dibagi 4 kali dalam satu tahun. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, program PKH Inklusif merupakan program yang murni berasal dari temuan dan keresahan di masyarakat. Bupati Yani bercerita, suatu waktu dirinya bersama wabup turun di lapangan dan bertemu dengan masyarakat.

“Suatu waktu saya bersama Bu Wabup bertemu dengan warga. Disana saya mendapati fakta di lapangan bahwa ada masyarakat penyandang disabilitas yang tidak tersentuh bantuan apapun dari sejak lahir hingga berusia 25 tahun,”kenangnya. 

Dari temuan tersebut, bupati yang akrab disapa Gus Yani ini bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah (Bu Min) berkomitmen untuk mencari jalan keluar atas masalah tersebut. Komitmen inilah yang kemudian menjelma menjadi Nawa Karsa dengan PKH Inklusif sebagai bentuk nyata jawaban permasalahan tersebut.

Gus Yani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, utamanya DPRD Gresik yang sudah memberikan dukungan agar program ini bisa berjalan. Namun, sebagai suatu program baru, Gus Yani menyadari perlunya dukungan dari berbagai pihak agar program PKH Inklusif berjalan seperti yang di cita-citakan.

“Program ini memang masih baru, pasti akan ada kekurangan disana sini. Oleh karenanya kami memohon kepada seluruh pihak untuk aktif berkoordinasi dengan Dinas Sosial jika ada masyarakat yang membutuhkan tetapi belum masuk dalam PKH Inklusif. Kita niatkan agar program ini tidak hanya sekedar di acara seremonial, namun bisa terus berjalan berkesinambungan,”harapnya dalam acara yang dihadiri Staf Ahli Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama ini. 

Sementara itu, Staf Ahli Kemensos Asep Purnama dalam keterangannya mengakui bahwa program PKH Inklusif merupakan suatu terobosan kreasi dan inovasi yang luar biasa dari Kabupaten Gresik. “Ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam menangani masalah sosial di masyarakat. Mudah-mudahan program dari Kabupaten Gresik ini bisa menular dan menginspirasi kota/kabupaten lain,”ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh mengatakan, untuk mengatasi permasalahan yang akan muncul dalam pelaksanaan PKH Inklusif Dinas Sosial meyediakan Quick Respons.

“Tim quick respons ini akan menerima laporan dari masyarakat manakala ada masyarakat yang layak mendapat bansos PKH Inklusif tetapi datanya belum masuk. Dari laporan masyarakat tersebut, kemudian akan dilakukan assesment oleh tingkat desa untuk selanjutkan diusulkan masuk dalam data penerima PKH Inklusif,”terang Ummi. (yad)

Nawa Karsa Gresik Seger Luncurkan PKH Inklusif, Sasaran 2.450 Penerima Manfaat Senilai Rp 4,9 Miliar  Selengkapnya

Lindungi Lingkungan di Kawasan Kalimireng, Bupati Gresik dan Petronas Menanam 10 Ribu Mangrove 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 10 ribu pohon mangrove ditanam di kawasan Kalimireng, Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Selasa, 8 November 2022. 

Penanaman secara  simbolis dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, President Director Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof, Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa Nurwahidi, dan Danlanal Batuporon Letkol Laut Mahfud Efendi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, penanaman bibit mangrove ini merupakan bentuk kesadaran dari perusahaan, pemerintah maupun stakeholder untuk kelestarian lingkungan. 

“Tanggungjawab sosial dan lingkungan, adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat,”ujar Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi upaya dan strategi untuk menjembatani hubungan antara pemerintah, stakeholder dan masyarakat. Yang harus berkelanjutan dan berkesinambungan, tantangan resesi sudah jelas tapi tidak boleh waspada berlebihan. 

“Tantangan resesi sudah jelas, kemudian isu kemiskinan menjadi PR besar dan sesuai arahan Presiden bahwa pada 2023 angka kemiskinan dan stunting harus turun,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Masih kata Bupati Fandi Akhmad Yani, upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove ini, tidak dapat dilaksanakan hanya oleh Pemerintah, melainkan dibutuhkan keterlibatan dan kerjasama semua pihak. “Melalui kegiatan pada hari ini diharapkan benar-benar memberikan manfaat dalam mendukung kelestarian alam dan lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, President Director Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof menjelaskan, kegiatan yang bertajuk “Mangrove Untuk Kebaikan, Bersama Petronas” merupakan turunan dari rencana strategis IOG 4.0, yang diinisiasi oleh SKK Migas sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan.

“Program ini juga merupakan bagian dari langkah kongkrit, untuk mendukung _Petronas Sustainability Agenda_ dalam rangka pencapaian target Net Zero Carbon Emission (NZCE) pada 2050,”ungkapnya.

Pihaknya yakin, penanaman pohon mangrove ini juga berfungsi sebagai habitat bagi berbagai spesies biota laut, berkontribusi juga pada kesehatan ekosistem di sekitarnya secara keseluruhan. Penanaman pohon ini merupakan, yang kedua di tahun ini, sebelumnya kami sudah melakukan penanaman 30 pohon setinggi 2 meter berlokasi di fasilitas ORF kami.

“Sangat penting bagi kita untuk mengedukasi hal ini, mudah-mudahan program pelestarian lingkungan ini tidak berhenti disini, kita harus bersama menjaga dan merawat, agar membawa dampak positif lingkungan dan masyarakat sekitar,” pungkas Yusof. (yad)

Lindungi Lingkungan di Kawasan Kalimireng, Bupati Gresik dan Petronas Menanam 10 Ribu Mangrove  Selengkapnya

Ponpes Mambaus Sholihin Dirikan RSBM dan Sekolah Keperawatan berbasis Pesantren

GRESIK,1minute.id – Pondok Pesantren Mambaus Sholihin bakal memiliki rumah sakit.  Peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit Bayt Al-Musaadah (RSBM) dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

RSBM di Jalan Kyai Syafi’i, Desa Suci, Kecamatan Manyar berdiri diatas lahan seluas 1,4 hektar. Peletakan batu pertama pembangunan RSBM ini dihadiri oleh pemangku Ponpes Mambaaus Sholihin KH. Masbuhin Faqih, pemangku Ponpes Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo KH. Agoes Ali Mashyhuri ;  Habib Ahmad Bin Idrus Alhabsyi ;  Habib Abu Bakar Bin Ali Assegaf ; Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Mulyadi dan, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa keberadaan rumah sakit ini diharapkan mampu mewujudkan kepedulian dan membawa manfaat bagi masyarakat. Terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Mewakili Pemerintah Daerah, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyampaikan wujud dukungan dan supportnya melalui kemudahan dalam proses perizinan sehingga pembangunan dapat berjalan lancar.

“Semoga ikhtiar yang dilakukan dapat terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan. Tentu tak lepas dari rasa kepedulian dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar, para santri dan juga para alumni ponpes Mambaus Sholihin,”katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas rencana pengembangan pendidikan dilingkungan Ponpes Mambaus Sholihin yang akan membuka sekolah perawatan berbasis pesantren. “Sehingga para santri dan alumni bisa berkontribusi secara langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan RSBM Ahmad Rizal menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan doa sehingga tahap awal pembangunan RSBM ini akan segera dimulai. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik atas diterbitkannya rekomendasi pendirian RSBM. 

“Dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah daerah ini menjadi sebuah spirit kami untuk mewujudkan berdirinya rumah sakit ini. Kami juga berharap agar para kiai, habaib, ulama serta masyarakat untuk membantu doa demi kelancaran pembangunan RSBM ini,” pungkasnya. (yad)

Ponpes Mambaus Sholihin Dirikan RSBM dan Sekolah Keperawatan berbasis Pesantren Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik kepada Wisudawan Universitas Qomaruddin

 GRESIK,1minute.id – “Mustahil kita dapat mencapai perubahan apabila kita biasa-biasa saja. Untuk itu selalu upayakan menjadi lebih kuat dalam menghadapi tantangan kedepan, hal ini dapat dicapai dengan perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dimulai dari kita,”Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan wisuda Universitas Qomaruddin ke-IV pada Minggu, 30 Oktober 2022.

Sebanyak 464 wisudawan yang terdiri dari 82 wisudawan program magister (S2) dan 382 program sarjana (S1). Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani-meminta para wisudawan tidak cepat berpuas diri dengan apa yang telah dicapai. Hal ini berkaitan dengan berbagai macam isu nasional maupun internasional seperti resesi ekonomi dan perkembangan teknologi. Kuncinya, Sumber Daya Manusia (SDM).

Ia pun mengapresiasi Universitas Qomaruddin yang ikut serta dalam mengembangkan SDM yang berkualitas. Menurutnya, peningkatan SDM tidak hanya menjadi kewajiban lembaga formal, tapi juga non formal.”Sesuai arahan presiden, kita harus menyiapkan SDM yang berkualitas, dimana pondok pesantren juga turut serta berkontribusi secara langsung dalam membantu pemerintah kabupaten Gresik dalam hal pembentukan SDM yang berkualitas,”katanya dalam wisuda yang dihadiri diantaranya Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala LLDIKTI KH Hanis Rektor Universitas Qomaruddin Iskandar Ritonga itu. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik kepada Wisudawan Universitas Qomaruddin Selengkapnya

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Gresik Memakai Kain Batik Motif Sisik Bandeng dan Udeng Grissee 

GRESIK,1minute.id – Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di halaman Kantor Bupati Gresik berlangsung khidmat pada Jumat, 28 Oktober 2022. Inspektur upacara Fandi Akhmad Yani memakai beskap warna putih memakai kain sarung dan udeng Grissee motif sisik ikan bandeng. 

USAI UPACARA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) terlihat gagah memakai beskap, kain sarung batik motif sisik ikan bandeng dan udeng Grissee dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sedangkan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memakai baju adat Palembang. Inspektur upacara membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. Dalam amanat Hari Sumpah Pemuda dengan tema “Bersatu Bangun Bangsa” adalah upaya kita menghadirkan sejarah masa lalu untuk direnungkan, dipelajari, ditemukan kristalisasi pembelajaran kebaikan untuk dijadikan teladan dan inspirasi penggerak langkah menuju visi bangsa yang besar.

MENDATANGI PESERTA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (dua dari kiri) didampingi Kabag Prokopim Gresik Johar Gunawan (tiga dari kiri) usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pesan tersebut secara garis besar menggarisbawahi pentingnya persatuan untuk menghadapi berbagai tantangan baik ekonomi maupun situasi dunia. Komandan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ini adalah Muhammad Dahlan, Ketua KNPI Gresik. 

Dalam Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, busana yang dipakai Fandi Akhmad Yani yang juga Bupati Gresik itu menarik perhatian peserta. Sebab, busana yang dipakai berbeda dengan yang lain. Bupati Fandi Akhmad Yani memakai beskap warna putih dengan mempadu padakan kain sarung batik dan udeng motif sisik ikan bandeng. Dan, memakai selop. 

ADAT PALEMBANG: (kiri-kanan) Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memakai busana adat Palembang di peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 28 Oktober 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut perancang batik sisik bandeng, Akhmad Khoiri, bandeng salah satu ikon Gresik. Bahkan, kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. “Batik sisik bandeng ini khas Gresik,”kata Akhmad Khoiri yang juga pemilik galeri Batik Gajah Mungkur itu. Sedangkan, udeng adalah khas Grissee.

“Udeng Grissee,”katanya. Khoiri mengaku tersanjung karyanya dipakai oleh orang nomor satu di Kota Santri ini. Apalagi dipakai di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda. (yad)

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Gresik Memakai Kain Batik Motif Sisik Bandeng dan Udeng Grissee  Selengkapnya

Mengentas Kemiskinan, Bupati Gresik Kick Off Pemberdayaan Ekonomi Bunda Puspa

GRESIK,1minute.id – Kick off pemberdayaan ekonomi Bunda Puspa dimulai pada Rabu, 26 Oktober 2022. Program pengentasan kemiskinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, Pemkab Gresik  berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Bisnis Manajemen (LPBM) Universitas Airlangga Surabaya.

Salah satu program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah itu, yakni Bantuan Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak (Bunda Puspa). Bentuknya, berupa pelatihan dan pemberdayaan usaha perempuan.

“Kesejahteraan masyarakat merupakan SDGs variabel pertama. Bagaimana ekonomi tumbuh dari desa melalui tangan perempuan-perempuan terampil,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 26 Oktober 2022. Kick off pemberdayaan ekonomi Bunda Puspa dihelat di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik ini diikuti 32 orang pendamping Desa Bunda Puspa, yang tergabung dalam tim pelaksana Bunda Puspa dan 160 perempuan penerima manfaat.

Tujuan program Bunda Puspa ini, imbuh bupati, diharapkan meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat (KPM). Kemudian, meningkatkan ketahanan KPM pada aspek psikologi dan sosial, melalui kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak. 

“Dengan mendorong motivasi berusaha dan kemampuan keluarga penerima manfaat dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya,”tegas Fandi Akhmad Yani yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini. 

Sinergi dan kolaborasi antarsektor, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani optimistis program Bunda Puspa bisa menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Gresik. “Program Bunda Puspa, nantinya akan menjadi salah satu program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik,” ucapnya.

“Program Bunda Puspa harus menjadi pilot project, sebuah inovasi yang dirancang dan di desain tujuannya untuk memperbaiki perekonomian, berharap bisa membantu ekonomi keluarga,”imbuhnya. (yad)

Mengentas Kemiskinan, Bupati Gresik Kick Off Pemberdayaan Ekonomi Bunda Puspa Selengkapnya

Kunker ke Kota Pahlawan, Bupati Gresik Bahas Kolaborasi Berobat Bawa KTP se- Surabaya Raya

 

GRESIK,1minute.id – Berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) telah dinikmati warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sejak awal Oktober 2022 akan diperluas. Tidak hanya di Gresik. Nantinya, juga digunakan untuk berobat di  Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo).

Untuk merealisasi rencana pelayanan kesehatan gratis itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja ke Kota Surabaya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik disambut langsung oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi pada Rabu, 26 Oktober 2022.

Ada topik yang dibahas dalam pertemuan dua kepala daerah itu. Yakni, rencana kolaborasi program Universal Health Coverage (UHC) dan moda transportasi darat untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. 

Gus Yani mengatakan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Dengan adanya kebijakan terkait dengan UHC, maka masyarakat memperoleh jaminan kesehatan yang layak dan gratis. Di Kabupaten Gresik sendiri, pelayanan kesehatan berbasis UHC sudah terlaksana mulai awal Oktober 2022. Dan rencananya akan ada kerjasama di wilayah Surabaya Raya.

“Dengan terwujudnya kerjasama UHC ini nantinya masyarakat akan mendapat jaminan dan pelayanan kesehatan secara gratis wilayah Surabaya Raya tersebut. Jadi warga Gresik yang berobat ke Surabaya bisa berobat secara gratis, begitupun sebaliknya. Tinggal kita menunggu skema dan mekanisme yang akan dijalankan dengan melibatkan Dinkes serta BPJS untuk membahas hal ini,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sejak awal Oktober 2022, warga Kota Santri Gresik membutuhkan pelayanan kesehatan 

cukup membawa e-KTP atau KK. Layanan yang mudah dan gratis bisa dinikmati di 32 puskesmas, 51 klinik, dan 10 dokter praktik mandiri sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sedangkan untuk fasilitas kesehatan tingkat rujukan, sudah disiapkan 2 rumah sakit pemerintah dan 17 rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Gresik. 

Selain rencana perluasan layanan kesehatan (yankes) itu, kunker juga membahas wacana tentang penyedia moda transportasi darat terpadu yang terintegrasi dengan Surabaya. 

Kemacetan lalu lintas juga menjadi persoalan sosial dan perlu adanya penanganan. Salah satu yang menjadi faktor adalah jumlah kendaraan bermotor milik pribadi. “Kedepan, dengan hadirnya moda transportasi terpadu diharapkan mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan beralih ke mode transpotasi terpadu,”kata Gus Yani yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini. 

Moda transportasi terpadu ini diharapkan mampu mengatur arus penumpang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. Masyarakat dapat bepergian sesuai dengan daerah tujuan dengan menggunakan transportasi massal dan bersifat estafet. “Sehingga Gresik dan Surabaya dapat terkoneksi dengan hadirnya moda transportasi terpadu ini,”imbuhnya. Namun, wacana ini, perlu adanya kajian yang matang sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mengurangi kemacetan di Kabupaten Gresik. (yad)

Kunker ke Kota Pahlawan, Bupati Gresik Bahas Kolaborasi Berobat Bawa KTP se- Surabaya Raya Selengkapnya

Danrem 084/BJ Instruksikan Pekerjaan Kelar  Sebelum TMMD ke-115 Berakhir 

GRESIK,1minute.id – Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjend TNI Terry Tresna Purnama meninjau pelaksanaan TNI TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Selasa, 25 Oktober 2022.

Jenderal bintang satu itu menginstruksikan kepada jajarannya untuk menyelesaikan target hingga 100 persen sebelum TMMD berakhir. TMMD ke-115 di Desa Kramat digelar selama sebulan, 11 Oktober – 9 November 2022. Saat memasuki pekan kedua pelaksanaan pekerjaan fisik telah mencapai 85 persen. 

Danrem 084/BJ Brigjend Terry Tresna Purnama meninjau lokasi TMMD didampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar serta Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Dalam kesempatan itu, Brigjend TNI Terry Tresna Purnama menginstruksikan jajarannya untuk bisa menyelesaikan target sebelum TMMD berakhir. Sebab, penyelesaian pekerjaan menjadi tugas dan tanggung jawab TMMD kepada pemerintah daerah, menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu.

“Intinya adalah bagaimana dengan TMMD ini kita bekerja sama dengan pemerintah daerah, untuk membantu permasalahan yang ada di desa tersebut,”kata Brigjend Terry Tresna .

Pada kesempatan itu, Brigjend Terry Tresna juga mengucapkan terima kasih lantaran anggaran terbesar di wilayah Kodam V adalah di Kodim 0817/Gresik. “Ini sangat luar biasa, atensi dari Pemerintah Kabupaten Gresik untuk TMMD. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan bersama-sama ini bisa bermanfaat dan dimanfaatkan,”harapnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa, TMMD memiliki peran yang penting dalam daerah. Hal ini tidak lain karena TMMD merupakan salah satu upaya dalam menurunkan angka kemiskinan.

Dengan berbagai infrastruktur yang ditingkatkan kualitasnya lewat TMMD ini, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini, berpesan kepada kepala desa untuk terus dilakukan perawatan selepas kegiatan TMMD.

“Kepada pak Kades, produk-produk TMMD seperti jalan lingkungan, saluran air, dan semua infrastruktur yang ada untuk bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Dan tentunya harus dilakukan perawatan,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia melanjutkan perbaikan infrastuktur ini, pada gilirannya diharapkan mampu menyokong pertumbuhan perekonomian di Desa Kramat. Untuk diketahui, TMMD ke-115 di Desa Kramat memiliki 39 titik sasaran fisik sebanyak 25 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Sedangkan 14 titik sisanya adalah 8 titik pavingisasi, 2 drainase, 4 titik Tembok Penahan Tanah (TPT), dan 83 tiang Penerangan Jalan Umum (PJU). (yad)

Danrem 084/BJ Instruksikan Pekerjaan Kelar  Sebelum TMMD ke-115 Berakhir  Selengkapnya