Resmi Di Launching Bupati Gresik, Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Pakai Sampah

GRESIK,1minute.id –  Semakin banyak pilihan bagi masyarakat yang mau peduli dengan sampah. Di Kampung Kreasi, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik warga bisa ngopi bayar sampah (Kosam). Kini, Dusun Sidorukun, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik warga dusun setempat bisa bayar listrik pakai sampah.

Nah, inovasi baru warga Dusun Sidorukun itu diberi label “Bank Sampah Cinta Bumi” itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 17 Maret 2022. Temuan baru warga Dusun Sidokumpul ini mengganden PT Pertamina Lubricant. Fandi Akhmad Yani menyebut solusi terbaru penanganan sampah diubah menjadi berkah, ini merupakan sesuatu yang harus didukung secara maksimal. “Ayo bayar listrik dengan sampah,”kata Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan banyak hal yang harus  dilakukan ditengah kemajuan zaman ini. “Kita dituntut dengan banyak kreatifitas, seperti pada hari ini yang sudah dilakukan oleh Bank Sampah Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Dengan Sampah* yang bisa dilakukan di Toko Tengah Sawah (TTS) merupakan sebuah inovasi yang sangat luar biasa,”ujar Gus Yani.

Peresmian Bank Sampah Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Dengan Sampah dihadiri diantaranya oleh anggota DPRD Jawa Timur Ahmad Iwan Zunaih, Manager Pertamina Lubricant Gresik Setyo Nugroho, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Moh. Najikh, dan Kasun Sidorukun Tristianto. (yad,)

Resmi Di Launching Bupati Gresik, Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Pakai Sampah Selengkapnya

Bupati Gresik dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Jalin Bussiness Matching, Ekspor Produk UMKM Semakin Gampang


GRESIK1minute.id  –  Produk UMKM asal Kabupaten Gresik bakal semakin mudah masuk pasar negeri jiran, Malaysia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin koneksi ekspor “Bussiness Matching Lime & Sweet Potato” bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Acara yang digelar secara daring ini diikuti langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismulyanto, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Deden Muhammad, Director The Seeds and Shores Sdn Bhd Miller Ong, Kepala Diskoperindag  Gresik Agus Budiono. Serta, Kepala Desa Kebonagung, Ketua Koperasi Super Lime Kebonagung, dan pengurus Asosiasi UMKM Gading Emas Gresik.

Fandi Akhmad Yani, mengaku gembira dan bahagia serta apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Bussiness Matching. Dimana kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kegiatan pelepasan ekspor yang dilaksanakan 2 Februari 2022 lalu.

“Kegiatan Bussiness Matching ini merupakan wujud kesungguhan dan keseriusan dalam memberikan fasilitasi akses pasar di Malaysia, utamanya kepada UMKM dan Koperasi Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 16 Maret 2022. Ia melanjutkan, kegiatan ini juga tidak lepas dari kontribusi dari berbagai stakeholder yang terus bersinergi dalam upaya percepatan pemulihan perekonomian pasca pandemi.

“Menggelorakan semangat dan terus mendorong UMKM Gresik untuk naik kelas serta memiliki daya saing dan kemampuan berkompetisi di pasar global,”ujar Bupati berusia 36 tahun ini. Terkait produk Jeruk Nipis, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani,  kapasitas hasil panen tidak kurang dari 30 ton per hari. Luas luas  lahan 450 hektar. Setiap hektar bisa panen antara 2 ton sampai 3 ton per hektare per bulan. ” Bisa dikatakan bahwa potensi yang dimiliki sangat besar,”tegas Gus Yani.

“Dari potensi yang ada inilah, pemerintah bersama dengan Bea Cukai untuk terus berkolaborasi secara maksimal untuk terus mendengungkan dan ditingkatkan dari hulu sampai hilir dengan skema baik melalui ekspor, investasi, maupun skema kreatif lainnya,” ungkapnya

Kepala Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Deden Muhammad mengungkapkan kesiapannya untuk terus membangun sinergi yang berkelanjutan, termasuk diantaranya melaksanakan kegiatan promosi produk baik secara offline maupun online melalui berbagai event atau program yang ada di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. (yad)

Bupati Gresik dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Jalin Bussiness Matching, Ekspor Produk UMKM Semakin Gampang Selengkapnya

Naik Takhta Liga 2, Bupati Gresik Bertekad Kembalikan Kejayaan Gresik United 


GRESIK, 1minute.id – Paceklik prestasi sepak bola berakhir. Gresik United  naik takhta.  Tim besutan Khusairi itu lolos ke Liga 2 Nasional setelah menggebuk PSGC Ciamis dengan 3 gol tanpa balas di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Minggu, 13 Maret 2022.

Ultrasmania, suporter kebanggaan arek-arek Gresik menyambut suka cita capaian positif itu. Pemain dan suporter pun melakukan konvoi  dari Stadion Gelora Joko Samudro di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas menuju Pendapa Bupati di Alun-alun Gresik. Mereka jalan kaki. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama sebagian manajemen GU  lainnya ikut dalam konvoi itu. 

Selama perjalanan sejauh kurang lebih 4,6 kilometer mereka terus bernyanyi dan melakukan yel…yel… Mengelu-elukan kesebelasan yang mereka dukung itu. Mereka menumpahkan kegembiraan secara tertib. 

Fandi Akhmad Yani meminta maaf kepada pengguna jalan karena arak-arakan suporter tersebut. “Mohon maaf, karena teman-teman Ultrasmania sedang bahagia. Lolos ke Liga 2,”kata Bupati berusia 36 tahun dalam sambutannya.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengatakan, penantian Gresik United melaju ke Liga 2 Nasional sudah cukup lama ditunggu oleh Ultrasmania dan arek-arek Gresik. Karena itulah, keberhasilan Gresik United lolos Liga 2 Nasional menjadi kebanggaan Ultrasmania dan arek-arek-arek Gresik. Selain itu, keberhasilan Gresik United itu bisa menjadi tonggak awal kebangkitan olahraga yang paling banyak diminati oleh warga Kabupaten Gresik ini.  “Gresik United bakal kembali ke puncak kekayaannya,”tegasnya.  

HARU : CEO Gresik United Muhammad Alan menangis bahagia ketika Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi karena telah mengantarkan Gresik United naik tahkta ke Liga 2 di depan Pendapa Bupati pada Minggu malam, 13 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Target Gresik United berikutnya berlaga di Liga Indonesia. “Mari kita dukung terus. Kita doakan Gresik United kembali ke puncak kejayaan,”tegasnya disambut tepuk sorak Ultrasmania. Gresik United menjadi kebanggaan arek-arek Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Gresik United menjadi kebanggaan Ultrasmania. “Mari kita jaga kebersamaan, jaga kekompakkan , jaga silaturahim mudah-mudahan Gresik United yang kita dukung masuk Liga 2 dan terus ke Liga Indonesia,”tegas Gus Yani.

Untuk merayakan Gresik United naik tahkta itu, manajemen memborong makanan dari pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan Pendapa Bupati. “Silakan teman ultras menikmati makanan secara gratis,”kata manajer Gresik United Toriqi Fajerin. Usai makan gratis, para suporter itu balik kanan dengan tertib. Suasana Pendapa Bupati kembali lengang. (yad)

Naik Takhta Liga 2, Bupati Gresik Bertekad Kembalikan Kejayaan Gresik United  Selengkapnya

Pemkab Gresik Gandeng Swasta Pengolahan Sampah Berkapasitas 200 Ton Per Hari

PIAGAM ADIWIYATA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah menyerahkan Piagam Adiwiyata kepada 48 sekolah di Peringatan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 9 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Problem sampah rumah tangga bakal segera teratasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bekerjasama dengan Danone untuk melakukan pengelohan sampah di dua lokasi. Yakni, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean dan TPA Ngipik di Desa Ngipik, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Pengelohan sampah di dua TPST itu masing-masing berkapasitas 100 ton per hari atau 200 ton per hari. Volume sampah rumah tangga di Kabupaten Gresik mencapai 450 ton per hari. Sebanyak 216 ton sampai 250 ton sampah masuk ke TPA Ngipik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bertepatan  HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik telah dilakukan nota kesepahaman alias MoU dengan pihak swasta dalam pengolahan sampah di Kabupaten Gresik. “Sudah tahun merdeka, sampah di kabupaten Gresik belum ada penanganan,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai upacara Peringatan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik di Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 9 Maret 2022.

Pemkab Gresik, imbuhnya, kerjasamanya dengan PT Resigi dan Danone mengolah sampah di TPA ngipik di Desa Ngipik, Kecamatan Gresik dan Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean . “Target 200 ton perhari,”tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mekanismenya, sampah rumah tangga dambil dari rumah atau TPS di desa untuk ditarik ke TPA. Ada sejumlah keuntungan yang diperoleh oleh Pemkab Gresik dalam kerjasama pengolahan sampah ini. Antara lain, efisien anggaran operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik sebesar Rp 15 miliar per tahun. “Dan persoalan sampah di Gresik bisa teratasi Sudah terolah bahkan sampai zero waste sampah,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. 

Kerjasama pengolahan sampah antara Pemkab Gresik  dengan swasta ini menjadi solusi dalam penanganan problem sampah perkotaan. Pasalnya, volume TPA Ngipik semakin penuh. Bukit sampah bahkan terlihat dari Telaga Ngipik.  

Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone menambahkan, pengolahan sampah di dua TPST itu akan menggunakan teknologi dari anak bangsa. “Seratus persen lokal,”tegasnya. Teknologi pengolahan sampah tersebut telah diujicobakan di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia. Diantaranya, Lamongan,  Jawa Timur dan Bandung, Jawa Barat.  “Di dua pilot project itu, Saya optimistis pengelolahan sampah di Kabupaten Gresik ini lebih bagus,”kata.

Mengapa menggunakan teknologi anak bangsa? Karyanto mengatakan, pihaknya tidak impor alat karena karakteristik sampah itu unik. Tidak bisa disamakan dengan sampah di luar negeri. Sehingga solusinya harus solusi lokal. Bahkan, kalau di Indonesia, karakteristik sampah setiap daerah berbeda. Misalnya, sampah di Bali dengan Gresik berbeda  “Jadi itu kita mengenalkan teknologi lokal yang Insya Allah bisa membantu mengurangi sampah di TPA Ngipik,”katanya. (yad)

Pemkab Gresik Gandeng Swasta Pengolahan Sampah Berkapasitas 200 Ton Per Hari Selengkapnya

Ziarah Makam Waliyullah Terasa Sakral, Bupati Cium Sajadah, Wabup Pegang Keris Sunan Giri 

GRESIK,1minute.id – Ziarah makam Sunan Giri rangkaian HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik terasa lebih sakral. Sebab, pengurus yayasan makam Waliyullah di Bukit Giri mengeluarkan keris dan sajadah bernilai historis tinggi. Keris dan Sajadah peninggalan wali sanga bergelar Prabu Satmata, Kepala Pemerintahan di Bukit Giri Kedaton. 

BUKA KAIN PENUTUP NISAN : Pengurus Yayasan Sunan Giri membuka kain penutup nisan Makam Sunan Giri kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan rombongan pada Selasa, 8 Maret 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bukan hanya, juri kunci makam Waliyullah, Sunan Giri itu juga membuka kain penutup nisan berwarna hitam yang bertuliskan warna keemasan berlafal arab serta nama Sunan Giri R.Paku Lahir 1443 Masehi dan Wafat 1506 Masehi. Dibalik penutup kain batu nisa terdapat lambang empat arah mata angin.

KERIS SUNAN GIRI : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memegang keris peninggalan Sunan Giri disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pengurus Yayasan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ziarah makam Waliyullah itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama KH Muchtar Djamil, tokoh Nahdlatul Ulama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

CIUM SAJADAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mencium sajadah peninggalan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semua yang ikut berziarah ke Makam Sunan Giri itu mendapat kesempatan untuk mencium sajadah dan memegang keris bernilai historis yang tinggi peninggalan Sunan Giri itu.

DOA BERSAMA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Forkopimda Gresik doa bersama di Makam Maulana Malik Ibrahim pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Sajadah ini tetap wangi meski kami tidak berikan wewangian,”kata Ketua Yayasan Sunan Giri H.Izzudin Sodiq didampingi Pembina Yayasan Sunan Giri H. Umar Faisol Mashud di Makam Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022. 

NGAJI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda mengaji bersama di Makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik pertama pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Nguri-uri budaya dilanjutkan ke Makam Sunan Prapen, Makam Maulana Malik Ibrahim dan Makam K.R.T. Poesponegoro. (yad)

Ziarah Makam Waliyullah Terasa Sakral, Bupati Cium Sajadah, Wabup Pegang Keris Sunan Giri  Selengkapnya

Ikhtiar Batin Akhiri Pandemi, Pemkab Gelar Gresik Bersholawat Bersama Habib Syech


GRESIK,1minute.id – Gresik Sholawat bergema di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022. Suasana Gresik pasca hujan terasa semakin sejuk dengan lantunan salawat bersama Pimpinan Majelis Ahbabul Musthofa Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf itu.

Selama dua jam syechermania mengumandangkan salawat Nabi Muhammad SAW. Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf membuka dengan lantunan Mabruuk Alfa Mabruuk atau Selamat Ulang Tahun kepada masyarakat Kota Gresik. Lantunan Mabruuk Alfa Mabruuk ini sedang viral di TikTok. Syechermania-sebutan-kumpulan komunitas pecinta Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf hafal.  

GRESIK BERSHOLAWAT: Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Forkopimda bersalawat sebagai ikhtiar batin mendoakan warga Gresik dijauhkan segala musibah dan pandemi Covid-19 berakhir di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Setelah lagu tersebut, Habib Syech juga mendoakan masyarakat Kabupaten Gresik aman dan sehat. Ia pun mengajak warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk melakukan salawat sebagai ikhtiar agar pandemi Covid-19 segera sirna di bumi nusantara, Indonesia ini. “Tetap patuhi anjuran pemimpin untuk selalu memakai masker. Meski sudah di vaksinasi,” katanya. 

Selama 2 jam bersalawat bersama Habib Syech telah mengobati kerinduan syechermania untuk bertemu dan bersalawat dengan Pimpinan Majelis Ahbabul Musthofa Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.   Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, salah satu ikhtiar pemerintah untuk mendoakan warga Gresik yang berjumlah 1,3 juta jiwa untuk dijauhkan dari segela bentuk musibah.

SAPA SYECHERMANIA : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali (kiri) dalam acara Gresik Bersholawat di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati berusia 36 tahun itu menyebut pandemi Covid-19 memasuki tahun kedua belum berakhir. Wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu sangat berdampak kepada semua warga Gresik. “Semoga pandemi cepat selesai,”katanya. Gresik Bersholawat ini digelar Pemkab Gresik sebagai rangkaian memperingati HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik. Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret.  Sedangkan  hari ulang tahun Kabupaten Gresik dirayakan setiap 27 Februari. (yad)

Ikhtiar Batin Akhiri Pandemi, Pemkab Gelar Gresik Bersholawat Bersama Habib Syech Selengkapnya

Batik Tenun Desa Wedani Jadi Seragam ASN, Kerajinan Sejak Maulana Malik Ibrahim 

GRESIK,1minute.id – Shafira Zifa Arrosyikha dan Maydi Nala Akmal  Mirzaqi menyebut Pemkab Gresik berencana menggunakan seragam batik Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Dua peserta Gresik Vlog Competition “Refleksi 1 Tahun Nawa Karsa Kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min” di Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik itu menyebut seragam batik untuk aparatur sipil negara (ASN) dimulai tahun ini.

Dalam vlog dua pelajaran SMA Muhammadiyah 8 Gresik itu memperlihatkan sejumlah ASN dari RSUD Ibnu Sina Gresik sedang melakukan penjajakan pembelian.  Mereka mengaku memesan batik Wedani untuk Hari Jadi ke-535 Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret dan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dirayakan setiap 27 Februari. 

Mengapa tenun batik Desa Wedani ? Karena  tenun batik di Desa Wedani ini sudah masuk pasar ekspor yakni Timur Tengah, Eropa dan Asia. Masih menurut Shafira dan Akmal, kain tenun di Desa Wedani ini memiliki nilai historis tinggi dan sudah ada sejak ratusan tahun silam. “Turun temurun sejak Maulana Malik Ibrahim,”katanya. Maulana Malik Ibrahim adalah Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Pulau Jawa itu dimakamkan di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan Gresik.

Malik Ibrahim yang juga Syahbandar Gresik Pertama itu wafat pada12 Rabiul Awal 882 hijriah atau 9 April 1419 Masehi. “95 persen warga Desa Wedani menekuni kerajinan tenun,”kata Shafira. Desa Wedani kemudian ditetapkan sebagai Desa Devisa, satu-satunya di Kabupaten Gresik. 

Menjelang Hari Jadi Kota Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama istri, Nurul Haromaini Ali kompak menggunakan baju batik hasil tenun Desa Wedani. Keduanya tampak serasi dan keren menggunakan setelan batik tersebut. “Dengan kualitas yang tidak diragukan tersebut, tidak ada lagi alasan untuk ragu-ragu dalam memilih produk UMKM sebagai produk favorit,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengunjungi galeri dan tempat pengrajin kain Wedani. Disana ia menyapa dan mendengar aspirasi pengrajin untuk pengembangan lebih lanjut. Tak lupa, Gus Yani mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk untuk selalu maksimal, dan pesan tersebut tidak terbatas pada UMKM Desa Wedani saja. (yad)

Batik Tenun Desa Wedani Jadi Seragam ASN, Kerajinan Sejak Maulana Malik Ibrahim  Selengkapnya

Keren! SMP Daris Dilengkapi Cinema, Tak Kalah Bioskop di Mal

GRESIK,1minute.id –  SMP Daris semakin mbois. Keren!. Lembaga pendidikan awal berdiri bernama Perguruan Darul Islam-kini-Yayasan Darul Islam berdiri 1930 itu memiliki fasilitas nonton film. Daris Cinema. Gedung bioskop itu berada di lantai 2 sekolah berada di Jalan Setiabudi, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu. 

Gedung bioskop itu berkapasitas sekitar 48 seat itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 5 Maret 2022. SMP Darul Islam, adalah lembaga pendidikan satu-satunya di Kabupaten Gresik yang memiliki fasilitas ruang sinema yang sekelas gedung bioskop di mal itu. Wartawan 1minute.id sempat menikmati pemutaran perdana film di ruang sinema dirancang seperti gedung bioskop itu. Tempat duduk emput dan berundak. Layar lebar dengan sound system yang terasa nyaman di telinga seperti gedung bioskop berlaringan.  Pemutaran filmnya menggunakan proyektor.  Untuk penonton ada sejumlah persyaratan yang harus ditaati. Antara lain, tidak membawa makanan dan minuman, dan  tidak boleh merekam.

Lalu, film apa yang diputar di Daris Cinema? Nah, film yang diputar adalah film edukasi atau dokumenter.  Selain ruang sinema, SMP Daris juga dilengkapi dengan perpustakaan digital. “Mensinergikan Kebudayaan dan teknologi,”kata Kepala SMP Darul Islam (Daris) Gresik Sumarga Adhi Satria pada Sabtu, 5 Maret 2022.

CEKREK : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memotret suasana Daris Cinema, gedung bioskop di SMP Darul Islam pada Sabtu, 5 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Daris Cinema, kata Sumarga, akan mengangkat tema kesenian dan kebudayaan khususnya berada di Gresik Kota Lama. Gresik Kota Lama ini memiliki sejarah yang sangat tinggi.  “Kita mengejar nusantara. Dan, internasional datang kesini,”kata Sumarga bertamsil.

Seperti di beritakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melaunching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik menyebut kawasan Gresik Kota Lama sangat istimewa. Tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Sebab, Gresik Kota Lama ini memiliki 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). 
Kampung Arab terdapat Makam Maulana Malik Ibrahim dan K.R.T.Poesponegoro. Kampung Pecinan terdapat Klenteng Kim Hin Kiong yang berdiri 1 Agustus 1153 Masehi.

Berikut, Jalan Basuki Rahmat, Raden Santri dan sekitarnya kawasan bangunan Kolonial Belanda dan terakhir Kampung Melayu (Jawa) terdapat di Kampung Kemasan di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik. “Semarang memiliki Kota Lama, tapi hanya memiliki 3 Budaya,”katanya. (yad)

Keren! SMP Daris Dilengkapi Cinema, Tak Kalah Bioskop di Mal Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Kota Lama Gresik, Bupati Ungkap Kejayaan dan Keistimewaan Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik (KLG) terasa meriah pada Sabtu, 5 Maret 2022. Gelaran acara itu seperti nguri-uri budaya dan kesenian khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dipusatkan di halaman SMP Darul Islam (Daris) itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Para pencipta sejarah dan budaya Gresik tumplek blek di acara itu. Antara lain, Mat Kauli, seniman macapat,  sejarawan Kota Lama Gresik (KLG) Oemar Zainuddin, keturunan Kanjeng Poesponegoro Askabul Kahfi, dan lainnya. Lahirnya komunitas anyar yang diketuai oleh Sumarga Adhi Satria ini menjadi sebuah harapan baru bagi masyarakat yang peduli terhadap budaya dan sejarah yang ada di KLG itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengawali  sambutannya mengutip ucapan Presiden Indonesia pertama, Soekarno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarah. Bangsa yang besar, bsngsa yang menghargai para pahlawannya”.

Maknanya apa dari kutipan tersebut,  kata Fandi Akhmad Yani, kita harus belajar dari sejarah. Belajar tentang kejayaan masa lalu,  juga bisa belajar tentang kehancuran. “Belajar sejarah bisa melihat kejayaan di masa lampau.  Belajar pula bisa melihat kehancuran  mudah-mudahan di Kabupaten Gresik, khusus lembaga pendidikan memberikan kurikulum  yang mengenal sejarah lokal. Ini sangat luar biasa,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada sambutannya.

Bupati berusia 36 tahun ini, memberikan apresiasi dan akan mendukung Dinas Pendidikan membuat kurikulum sejarah muatan lokal Gresik.  “Kami mendukung betul karena kita belajar sejarah kota Gresik faktanya Kota yang sangat tua, Kota Bandar tertua. Kota bandar terbesar di eranya,”kata Gus Yani. 

Pelabuhan Gresik, imbuhnya, yang ada saat ini punya cerita kesuksesan luar biasa. Pusat perdagangan dari bangsa mana pun.  India,  Gujarat, China dan ini meninggalkan fakta.Banyak prasasti-prasasti kuno mulai dari Makam Nyai Fatimah binti Maimun,  Makam para waliyullah,  Maulana Malik Ibrahim,  makan Sunan Giri 

NGURI-URI BUDAYA: Seniman Macapat satu-satunya di Gresik, Mbah Mat Kauli, 77, bersama keturunan KRT Poesponegoro, Bupati Gresik pertama di launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik di halaman SMP Darul Islam pada Sabtu, 5 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Bahkan di ada klenteng Kim HinKiong yang umurnya sudah ratusan tahun.  Ini fakta yang masih ada prasastinya. Jadi, Gresik ini sangat luar biasa. Lokasi sangat setrategis, tentunya banyak sejarah yang harus kita lestarikan.  Salah satunya ada tari tadi,  Tari Masmundari,”ujarnya. 

Keistimewaan Kota Gresik ini, jelas Gus Yani, tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Kota Surabaya, Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan lainnya. Kota Gresik, imbuhnya, memiliki sejarah sangat kuat karena pertemuan 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). “Bahkan, Semarang, Jawa Tengah yang memiliki kota tua,  masih kurang lengkap di banding Kota Gresik. Semarang hanya memiliki 3 budaya,”katanya. 

Karena sejarah yang kuat itu, pemerintah pusat memberikan hadiah bentuk pembangunan senilai Rp 50 miliar.  “Anggaran itu digunakan untuk membetulkan irigasi yang sudah berpuluh-puluh tahun ngak menata irigasi, memperbaiki lampu dan sebagainya,”ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik Sumarga Adhi Satria mengungkapkan rasa syukur karena Launching dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadispendik Gresik S. Harianto,  Kepala Dinas Kebudayaan, Ekonomi Kreatif, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafparpora) Gresik Sutaji Rudi dan lainnya. “Hari ini begitu menggembirakan karena nguri-uri budaya mendapatkan respon positif,”katanya. (yad)

Nguri-uri Budaya Kota Lama Gresik, Bupati Ungkap Kejayaan dan Keistimewaan Kota Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Minta Kades Inovatif dan Mengembangkan Potensi Desa 

GRESIK,1minute.id  – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dua Kepala Desa (Kades) hasil Pemilihan Kepala Desa  Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 4 Maret 2022.

Dua Kepala Desa itu adalah Kades Bungah, Kecamatan Bungah Subakir dan Kades Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan Ziadatul Akmal. Dalam pelantikan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Gresik juga Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Suyono. 

Fandi Akhmad Yani meminta Kepala Desa yang baru saja dilantik diminta segera menjalankan tugas dengan baik, profesional, inovatif, kreatif, produktif, cepat berdaptasi dengan segala perkembangan yang ada dalam mengembangkan potensi desa. “Di situasi dan kondisi seperti Pandemi Covid-19 saat ini ditambah dengan kelangkaan minyak goreng, Kepala Desa sebagai leadership harus siap dalam pembangunan apapun serta harus menjaga kondusif desa,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Selain itu, Ia juga mengingatkan kepada kepala desa untuk sering ngelutus. “Disitulah akan paham akan masalah dan jangan pernah takut menyelesaikan persoalan yang ada, selamat dan sukses selamat bekerja semoga amanah bermanfaat di Masyarakat dalam menjalankan tugas,”tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Minta Kades Inovatif dan Mengembangkan Potensi Desa  Selengkapnya