DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, lonjakan kasus baru semakin mengkhawatirkan. Pemerintah telah menetapkan masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021. Kini, saatnya semua elemen di Kota Santri bersatu memerangi penyebaran pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, dilakukan Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Gresik. Untuk ki kedua, partai yang dipimpin Syaiful Anwar ini turun gunung membantu masyarakat untuk mengelontor bantuan. Pada Minggu, 11 Juli 2021, DPD NasDem melakukan penyemprotan desinfektan, membagikan masker dan hazmatdi tiga kecamatan yakni Manyat, Bungah dan Sidayu.

Bakti sosial itu dipimpin oleh Ketua Fraksi NasDem DPRD Gresik Mahmud didampingi ketua dan sekretaris DPC  Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu dan pengurus dan DPRt.

Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya dilakukan di sejumlah desa di beberapa kecamatan. “Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu ikhtiar NasDem Gresik dalam membantu pemerintah untuk menekan sebaran Covid-19,”kata Ainul Fuad dalam siaran pers yang diterima  1minute.id  pada Minggu, 11 Juli 2021.

Selain penyemprotan disinfektan, dalam kegiatan ini NasDem juga membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hazmat kepada masyarakat dan tenaga medis. “Ini merupakan kegiatan dari DPD partai NasDem yang ke-7 di masa  PPKM Darurat. Semoga kegiatan ini bisa menekan sebaran covid, dan mudah-mudahan pandemi cepat usai,” harapnya.

Sementara itu Ketua DPD NasDem Gresik  Syaiful Anwar menambahkan, bahwa pihaknya telah menginstruksikan semua jajajaran mulai tingkat DPD, DPC, hingga DPRt (desa) untuk sebisa mungkin membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kami juga instruksikan anggota fraksi NasDem di DPRD Gresik untuk turun membantu masyarakat di masa pandemi ini. Tujuannya, ikut mencegah persebaran Covid-19 di Gresik,”tegas Syaiful. (yad)

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat Selengkapnya

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri


GRESIK,1minute.id – Hari pertama vaksin untuk masyarakat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berjalan lancar pada Sabtu, 10 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi memantau langsung proses vaksinasi dipusatkan di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Selama 2 jam, tiga pilar di Kota Santri itu memantau proses vaksinasi dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali itu. Pemantauan mulai proses validasi pendaftaran online yang dilayani oleh petugas dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gresik. 

Ada empat orang petugas yang melayani validasi dengan cara mencocoknya nomor induk kependudukan serta lapiran pendaftaran. Butuh waktu rata-rata 10 detikan setiap orang. Kemudian, calon penerima vaksinasi masuk ke gedung WEP II mengambil formulir isian dan mendapatkan kartu vaksinasi. 

Setelah itu, mereka menunggu di ruang olah raga indoor untuk giliran menjalani skrening kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinkes Gresik. Sekitar pukul 12.00 sebanyak 800 orang telah mendapatkan vaksinasi. 

CEK VALIDASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan peserta vaksinasi untuk semua di WEP pada Sabtu ,10 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, secara keseluruhan program vaksinasi untuk semua berjalan lancar. “Hari pertama ini sudah luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Namun, imbhhnya, pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi untuk hari kedua dan seterusnya. 

“Harapannya vaksinasi masal bisa lancar dan nyaman.Antrian tidak berjubel dan tertib,”ujar Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi dan Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Evaluasi juga akan dilakukan bagian skrening kesehatan. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut ada seorang warga yang terpaksa gagal karena kondisi kesehatan dianggap riskan. Padahal, sudah terlanjur menunggu kemudian tidak bisa mendapatkan vaksin. Kedepan skrening dilakukan dibagian awal.

Selain itu, Gus Yani meminta kepada masyarakat untuk membawa pulpen sendiri. Dan, mengatur sendiri kedatangannya. Jangan khawatir tidak mendapatkan vaksin. “Kita pastikan, seribu orang yang sudah terdaftar bisa mendapatkan vaksin,”tegas Gus Yani.

Sementara, Melinda , salah satu peserta vaksinasi menyatakan mengepareasi kebijakan program vaksinasi dilakukan Pemkab Gresik. “Vaksinasi ini, Kami juga bisa ikut mencegah persebaran Covid-19,”katanya usai vaksin di WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021.

VAKSIN untuk Semua : Seorang peserta program vaksin Covid-19 untuk semua di Gedung WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberikan, Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik.Pendaftaran melalui daring atawa online dengan mengunduh aplikasi gresikpedia. Lalu pilih Layanan Publik , gulir ke bawa dikelompok Info Covid-19 kemudian pilih Daftar Vaksin dengan memasukkan nomor induk kependudukan, nomor hanfphone.

Admin akan mengirimkan notifikasi hari pelaksaan vaksin. Masyarakat menunjukkan notifikasi dan membawa fotokopi TKP elektronik. (yad)

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri Selengkapnya

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae


GRESIK,1minute.id – Manusia corona kembali menghampiri pengendara. Pagebluk corona virus disease 2021 itu tidak sendiri. Virus  corona membawa tiga orang korbannya yang telah menjadi mayat.

Teatrikal yang dilakukan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik itu untuk mengedukasi masyarakat selama PPKM Darurat tidak keluar rumah. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto itu dilakukan di dua titik yakni simpang empat Sidomoro di Jalan Kapt. Dulhasim dan Jalan Panglima Sudirman.

TEATRIKAL : Satlantas Polres Gresik menggelar sosialisasi menghadirkan manusia hingga mayat korban corona di Jalan Kapt.Dulhasim, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Iptu Darwoyo melalui megapon meminta para masyarakat tidak keluar rumah selama masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Sebab, pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) mengalami lonjakan. “Rumah sakit sudah banyak yang penuh. Kalau memang tidak penting jangan keluar rumah,”teriak Darwoyo kepada pengendara pada Jumat sore, 9 Juli 2021.

Perwira dua balok itu menambahkan, corona nyata ada. Ratusan orang terpapar. Bahkan, diantaranya meninggal dunia. Data Satgas Covid-19 Gresik korban meninggal karena corona telah mencapai 377 orang pada Jumat, 9 Juli 2021.

TUTUP : Rumah Sakit Semen Gresik memasang banner tentang kondisi IGD yang penuh pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Teatrikal yang dilakukan oleh petugas dengan membawa manekin yang dibungkus kain kafan serta mayat hidup (polisi berkostum mayat) dan manusia corona membuat pengendara terutama perempuan bergidik. “Kaget…! Semoga corona berakhir,”ucap Rahma, pengendara motor.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, teatrikal untuk mengedukasi masyarakat bahwa corona virus disease 2019 nyata ada. “Ayo jaga diri. Dan, jaga keluarga, orang-orang tercinta,”kata Yanto Mulyanto.

Terkait penyekatan yang dilakukan di sebelas titik jalan utama di Kota Santri, perwira tiga balok di pundak itu mengatakan, penyekatan dilakukan untuk membatasi pergerakan masyarakat. “Tujuannya, membatasi aktivitasi masyarakat. Nang omah wae,”ujarnya. (yad)

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae Selengkapnya

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat


GRESIK,1minute.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia meluncurkan operasi kemanusiaan dengan sandi Aman Nusa II. Operasi ini merupakan tindak lanjut pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa- Bali.

Operasi terpusat tersebut berlaku sejak 3 Juli 2021 lalu. Merujuk surat telegram Kapolri bernomor STR/577/VII/ OPS.2./ 2021. Sementara di Kota Santri, penutupan beberapa ruas jalan pun dilakukan Sat Lantas Polres Gresik. Diantaranya Jalan Kapt. Dulasim (Simpang Burgud) ;  Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ; Simpang empat Kebomas (Jl Kartini – Jl Dr Sutomo). Kemudian, Simpang Tiga Putat (depan KFC) ; Simpang Tiga Suling (Jl Basuki Rahmat) ; Simpang Lima KIG (Noto Prayitno) ; Jalan Veteran dan R.A Kartini.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan dan memastikan pembatasan mobilitas masyarakat dilaksanakan dengan ketat pada Jumat, 9 Juli 2021.

Pada pengecekan tersebut mengambil rute, Simpang 4 Kebomas, Simpang 5 Sukorame, Simpang 4 GNI, Jalan Veteran dan Manyar. Kemudian, menuju lokasi penyekatan di depan Icon Mall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas. 

Di pos penyekatan ini petugas gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP memutar balik 1.500 kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya, mereka tidak bisa menunjukkan surat izin atau keperluan mendesak ke wilayah Gresik.

Sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat dijatuhkan pada tiga orang warga yang tidak memakai masker. “Penutupan beberapa ruas jalan dan penyekatan ini dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat dan menekan sebaran virus Covid-19,”kata AKBP Arief Fitrianto.

Alumnus Akpol 2001 ini, mengimbau semua pihak dengan kesadaran, mendukung ikhtiar pemerintah dalam  memutus rantai penyebaran Covid-19. Dan menerapkan protokol kesehatan 6M.
“Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari paparan virus Covid-19,” pungkasnya. (yad)

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat Selengkapnya

Tiga Pilar Pastikan Paket Bantuan Obat dan Multi Vitamin Terdistribusi ke Warga Isoman


GRESIK,1minute.id – Ratusan terpapar corona virus disease 2019 yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) tidak ribet lagi mencari obat dan multivitamin. Pasalnya, Satgas Covid-19 di Desa akan menyuplai paket suplemen meningkatkan imun tubuh para isoman.

Program bantuan obat dan multivitamin diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Juli 2021 itu langsung direspon cepat oleh musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) se-Gresik.

Diantaranya, Satgas Covid-19 Kecamatan Cerme. Satgas dari tiga pilar yakni Camat, Kapolsek dan Danramil menyerahkan paket bantuan dari Pemkab Gresik kepada sejumlah desa di Kecamatan Cerme. Paket yang diantaranya berisi  tablet paracetamol (penurun panas), tablet multivitamin, Azitromycin (antibiotic), masker bedah dan masker kain diserahkan kepada Kepala Desa (Kades) untuk disalurkan kepada warga Isoman di desanya masing-masing. 

“Di sini (Kecamatan Cerme) ada 66 warga melakukan isoman,”ujar Camat Cerme Suyono kepada 1minute.id pada Jumat, 9 Juli 2021. Mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu menjamin bantuan obat, vitamin dan masker akan tersalur kepada masyarakat. “Saya pastikan program bantuan bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) tersalur secara tepat,”tegas Suyono. (yad)

Tiga Pilar Pastikan Paket Bantuan Obat dan Multi Vitamin Terdistribusi ke Warga Isoman Selengkapnya

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari

GRESIK,1minute.id – Percepatan vaksin semakin gencar dilakukan. Kali ini vaksin masal digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021. Korp Adhyaksa menargetkan 500 orang yang mendapatkan vaksinasi produksi Sinovac asal Tiongkok itu. Percepatan vaksin harus dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto mengatakan, vaksinasi ini dikhususkan untuk masyarakat sekitar kantor Korp Adhyaksa di Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Kalau masyarakat sehat, bisa mencegah persebaran Covid-19,”kata Kajari Heru Winoto didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin pada Jumat, 9 Juli 2021. Vaksinasi masal untuk memperingat Hari Adyaksa ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini disambut antusias masyarakat. “Lindungi Diri dan Keluarga dengan vaksinasi,”kata Kajari.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab Gresik menetapkan gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) menjadi pusat vaksinasi bagi masyarakat. “Vaksinasi dilakukan setiap hari. Pendaftaran via online,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Cara mendaftar dengan mengunduh aplikasi GresikPedia lalu pilih Layanan Publik kemudian pilih info Covid-19 selanjutnya isi formulir pendaftaran. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, saat ini sudah 250 ribu diantara 1,13 juta jiwa penduduk Gresik telah mendapatkan vaksinasi. Dua produksi vaksin Sinovac dan AstraZaneca. “Target kami, vaksknasi 20 ribu orang setiap hari. Itu target nasional,”kata Ghozali. (yad)

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari Selengkapnya

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari


GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi PPKM Darurat semakin masif dilakukan petugas gabungan, TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik. Dalam sehari operasi pendisiplinan bisa lebih 5 kali dilakukan oleh petugas pada Kamis, 8 Juli 2021.

Kali pertama operasi PPKM Darurat digelar pagi hari di depan Iconmall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Operasi dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Sekitar pukul 09.00, petugas kembali melakukan penyekatan. Kali ini, melibatkan hakim Pengadilan Negeri dan jaksa dari Kejsksaan Negeri Gresik.  Pelanggar prokes harus menjalani sidang ditempat. 

Ada puluhan pelanggar prokes mayoritas tidak memakai masker mendapatksn sanksi denda dan kerja sosial. Menjelang petang, sekitar pukul 16.30, petugas kembali melakukan penyekatan di depan kantor Bupati Gresik. Sasaran operasi dipimpin KBO Satlantas Polres Gresik Ipda Ali Fauzi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri. Operasi yustisi sasaran adalah angkutan penumpang dan mobil travel.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, operasi yustisi dilakukan agar mematuhi ketentuan PPKM Darurat. Operasi digelar di momen jam kerja, tujuannya untuk membatasi mobilitas masyarakat yang tidak masuk sektor esensial dan kritikal.

OPS YUSTISI PPKM DARURAT : KBO Lantas Ali Fuazi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri menginterogasi angkutan orang di depan Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id

Satu per satu kelengkapan pengendara diperiksa. Baik identitas hingga tujuan bepergian. Akibatnya, sempat menimbulkan kemacetan hingga exit Tol Kebomas. Pengendara yang tidak bisa menunjukkan tujuan dan keterangan bepergian diputarbalik.

“Operasi ini bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat. Masyarakat yang bekerja bukan di sektor esensial dan kritial, atau tidak ada kepentingan mendesak langsung kami minta putar balik. Kami berharap PPKM Darurat ini bisa dipahami dan dipatuhi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu berharap para pekerja maupun perusahaan mendukung upaya penanganan Covid-19. Pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi mereka yang membandel. Apalagi, Bupati Gresik telah mengeluarkan SE  nomor 13/2021. “Masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak, agar jangan kemana-mana nang omah wae, Gresik Jaman Now,”kata perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari Selengkapnya

Bupati Bagikan Paket Suplemen Obat dan Multivitamin kepada Warga Isoman

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mulai menggelontor multivitamin dan masker untuk masyarakat Kota Santri. Multivitamin dan masker itu khusus untuk masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan sendiri paket suplemen penambah imun tubuh  kepada sejumlah warga Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021. 

Paket bantuan itu berisi tablet paracetamol (penurun panas), tablet multivitamin, Azitromycin (antibiotic), masker bedah dan masker kain.

Paket suplemen itu diantaranya diserahkan kepada keluarga Saikun, 36 tahun. Ada empat orang yang menjalani isoman. Yakni, Saikun, istri dan anaknya. Satu anggota keluarga lainnya menjalani perawatan dirumah sakit.

“Yang sabar ya, ini semua ujian. Insya Allah pandemi ini segera berlalu. Yang penting ikuti apa yang disampaikan dokter, perawat maupun Satgas Covid desa. Makan teratur, tetap berolahraga, berjemur dan Selalu semangat. Jangan lupa minum vitamin,”kata Bupati sambil memberikan paket bantuan serta membagi-bagikan vitamin kepada warga sekitar. 

PAKET MULTIVITAMIN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membagikan paket multivitamin kepada warga isolasi mandiri (isoman) di Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Di Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng ini ada 17 orang, empat diantara meninggal dunia karena ganasnya coronavirus disease 2019 ini. Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, mulai hari ini masyarakat Gresik yang tengah melakukan Isolasi Mandiri akan diberikan sepaket obat-obatan, vitamin dan masker.

“Paket tersebut akan diantarkan oleh satuan tugas (Satgas) covid-19 desa kerumah masing-masing,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Juli 2021.

Gus Yani meminta para Camat beserta muspika, kepala desa (Kades) serta para Satgas Covid agar membantu menyalurkan paket bantuan ini kepada warga yang tengah melaksanakan isolasi mandiri.

SUMPLEMEN MULTIVITAMIN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan multivitamin kepada warga Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

“Saya pastikan, hari ini seluruh puskesmas sudah menerima paket bantuan ini dan hari ini pula sudah mulai di distribusikan ke desa-desa. Saya mohon segera dibagikan kepada masyarakat yang tengah melaksanakan isolasi mandiri di rumah,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan Syaifudin Ghozali.

“Kita semua di masa pandemik ini tengah dalam kesulitan. Saat ini dimana pun rumah sakit penuh tak terkecuali di Gresik. Saya sudah menambah 200 tempat tidur, selang empat hari sudah penuh kembali,”terang Gus Yani ini.  (yad)

Bupati Bagikan Paket Suplemen Obat dan Multivitamin kepada Warga Isoman Selengkapnya

Nang Omah Wae, Bersama Cegah Penularan Covid-19


GRESIK, 1minute.id – Bersama cegah penularan Covid-19 di masa PPKM Darurat memasuki hari keenam pada Kamis, 8 Juli 2021. Sejumlah tempat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Gresik Jaman Now, jangan kemana-mana, nang omah wae (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Nang Omah Wae, Bersama Cegah Penularan Covid-19 Selengkapnya

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk


GRESIK,1minute.id – Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat. Lonjakan ini perlu ditekan bersama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya mendapatkan jaminan dari pabrik penghasil oksigen. “Saya selalu memantau perkembangan di rumah sakit. Dan,Alhamdulillah ada perusahaan yang berkomitmen untuk menyuplai kebutuhan oksigen untuk rumah sakit,”kata Fandi Akhmad Yani.

Sementara itu, rumah sakit umum daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik melakukan sejumlah rekayasa ruangan untuk menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19. Ada tiga ruangan untuk perawatan pasien umum yang telah dikosongkan untuk pelayanan pasien corona virus disease 2019 (Covid-19). 

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru telah dilakukan. Diantaranya,  mengosongkan tiga ruangan yang semula digunakan untuk pasien umum dialihkan menanangi pasien Covid-19. 

Tiga ruangan di RSUD Ibnu Sina Gresik adalah ruang Edelweis, dan Cempaka. “Tiga ruangan ini bisa menampung 80 tempat tidur,”kata Ghozali disela memantau Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik pada Selasa, 6 Juli 2021.

Saat ini, tambahnya, sedang proses pengisian tempat tidur. Penambahan 80 tempat tidur ini tidak termasuk penamabahan 50 tempat tidur sebelumnya. Sehingga, di RSUD Ibnu Sina Gresik menambah 130 tempat tidur baru. “Saat ini, sebagian besar pasien yang dirawat di RSUD Ibnu Sina adalah pasien Covid-19,”kata Ghozali.

Selain menambah tampat tidur di RSUD Ibnu Sina Gresik, kata Ghozali, pemerintah akan menambah 50 tempat tidur baru di pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos). Kondisi terkini keterisian pasien di stadion sepak bola berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu nyaris penuh.

Puluhan tempat tidur baru itu pinjaman dari Satgas Covid-19 PT Petrokimia Gresik. “Sehingga G-Jos nanti akan menampung 190 an pasien,”imbuhnya. Upaya pemerintah untuk  mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat harus dibarengi sikap masyarakat.

Pasalnya, tanda kepedulian masyarakat untuk ikut mencegah penularan pagebluk yang memasuki tahun kedua ini akan sia-sia. Ghozali memohon kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan pemerintah dengan melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi, dimasa PPKM Darurat Jawa-Bali mulai 3 Juli 2021 ini. 

“Mari bersama-sama mencegah penularan dengan melakukan prokes. Karena upaya nakes (tenaga kesehatan) sudah sangat maksimal,”tegas Ghozali dengan nada bergetar. (yad)

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk Selengkapnya