Kadinkes : Tetap Waspada, Tidak Perlu Panik, 4 Warga Gresik Terpapar Omicron

GRESIK,1minute.id – Waspada! Virus Omicron sudah terdeteksi menjangkiti warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada empat orang tertular virus kali pertama ditemukan di Afrika Selatan. Empat pasien itu semuanya berusia produktif. Umurnya antara 29 tahun hingga 35 tahun. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik meminta masyarakat tidak perlu panik. Tetap waspada dan tetap mematuhi anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah ketika dikonfirmasi tidak membantah adanya empat warga Gresik yang terpapar virus Omicron. “Berdasarkan rilis dari pemerintah pusat terdeteksi ada 4 warga terpapar Omicron,”kata dr Mukhibatul Khusnah usai gelaran vaksinasi Booster untuk wartawan dan warga di halaman Kantor PWI Gresik pada Selasa, 25 Januari 2022.

VAKSIN BOOSTER: Petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Industri mempersiapkan vaksin booster, Pfizer dalam gelaran vaksinasi booster di halaman Kantor PWI Gresik pada Selasa, 25 Januari 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Keempat warga yang terpapar itu saat ini sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman). “Mereka dalam kondisi sehat,”kata mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik itu. Gejala yang dialami keempat mirip flu. 
Hasil tracing yang dilakukan petugas di Gresik, imbuhnya, tidak ada perjalanan ke luar negeri. Khusnah belum mengetahui secara pasti keempat warga terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19) itu terpapar dari mana.

Namun, saat ini kasus Omicron banyak ditemukan di sejumlah kabupaten/kota lainnya. “Kita ketahui kasus omicron ini penyebaran sangat cepat. Tapi penyembuhan juga cepat,”katanya. 

Karena itulah, Khusnah meminta masyarakat tidak panik. Sebab, virus Omicron akan berdampak ringan bila sudah vaksinasi akan lebih ringan. Virus Omicron ini memiliki gejala meriang, batuk dan pilek. “Seperti flu biasa,” tegasnya. Khusnah menegaskan masyarakat yang sudah di vaksin Insya Allah tidak begitu berat. “Rata-rata usia produktif, antara 29 tahun-35 tahun,”katanya. (yad)

Kadinkes : Tetap Waspada, Tidak Perlu Panik, 4 Warga Gresik Terpapar Omicron Selengkapnya

Peringatan HPN, PWI Gresik Gelar Vaksin Booster untuk Warga Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 100 vaksin booster jenis Pfizer disuntik kepada wartawan dan warga lanjut usia (lansia) pada Selasa, 25 Januari 2022. Vaksinasi dosis ketiga ini dihelat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik sebagai ikhtiar untuk melindungi, mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan para jurnalis dan warga lansia yang masuk kategori rentan. 

Vaksinasi booster ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PPK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad, Asisten III Setkab Gresik, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Camat Gresik Agung Hendro dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik Gunawan.

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani menyatakan, vaksinasi booster ini salah satu ikhtiar pemerintah untuk melindungi warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Vaksinasi ini adalah ikhtiar mencegah penyebaran Covid-19. Namun, kita tetap wajib melakukan 3-M (mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker),”kata Ning Nurul Haromaini-sapaan-Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini.

VAKSIN BOOSTER: Wartawan 1minute.id ketika menjalani vaksin booster digelar oleh PWI Gresik untuk memperingati HPN ke-76 di halaman Kantor PWI di Jalan Ais Nasution, Gresik pada Selasa,25 Januari 2022 (Foto: ist)

Selain, vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes), virus SAR-CoV-2 bisa dicegah dengan cara makan bergizi dan olah raga. “Untuk lansia olah raga saja dan berjemur.  Dan, jangan lupa bahagia,”kata istri Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Sementara itu, Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul mengatakan perkembangan virus Covid-19 melandai. “Meski ada kenaikan,”katanya. Ketua PWI Gresik Ashadi Iksan menambahkan, gelaran vaksinasi booster ini rangkaian memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-76. HPN tahun ini dipusatkan di Kendari, Sulawesi Tenggara. “Vaksinasi ini sebagai upaya PWI membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Gresik,”katanya. (yad)

Peringatan HPN, PWI Gresik Gelar Vaksin Booster untuk Warga Kota Santri Selengkapnya

Jantung Serasa Mau Copot, Cerita Plt Kadinkes Gresik yang Bantu Ibu Melahirkan Diatas Kapal

Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menggendong bayi baru lahir diatas kapal EB 8E pada Rabu,20 Oktober 2021 (Foto : Rizal Kemas)

GRESIK,1minute.id – Suara tangis bayi pecah. Sejumlah penumpang kapal cepat, KM Express Bahari 8E dari Pulau Bawean tujuan Pelabuhan Gresik mengucapkan rasa syukur. “Alhamdulillah, Rul (Alfi Zairul, Red) anak mu lahir,”teriak seorang penumpang kapal cepat itu pada Rabu, 20 Oktober 2021. 

Alfi Zairul adalah suami Zaidatul Amanah, yang melahirkan bayi di dalam EB 8E. Siang itu, pasangan suami-istri asal Dusun Labuhan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean itu dalam perjalanan menuju Gresik. Zaida-sapaan-Zaidatul Amanah berkeinginan melahirkan anaknya di Gresik. Ia didampingi bidan Tutut, istri Lutfil Manar, Kepala UPT Dinas Perhubungan Bawean.

Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menggendong bayi baru lahir kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi.dr Asluchul Alif yang berada di dalam kapal perjalanan dari Bawean ke Gresik pada Rabu, 20 Oktober 2021 ( foto : ist)

Sekitar pukul 11.45 atau tiga jam perjalanan menuju Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik perut Aida mulas-mulas. Dalam kapal itu, juga ada dr Mukhibatul Khusna, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Aida melahirkan anak dengan selamat. dr Khusna pun lega. “Serasa jantung mau copot,”ujar dr Khusna.  Mukhibatul Khusna mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bawean mulai Minggu-Rabu, 17-20 Oktober 2021. Nah, Rabu rombongan balik ke Gresik dengan menumpang KM Express Bahari 8-E. Berangkat pukul 09.20.

Alfi Zairul telah menyiapkan nama kelahiran buah hatinya itu. Bayi perempuan itu diberikan nama Rania Balqis. Proses melahirkan diatas kapal kejadian langka. Kurun waktu tiga tahun terakhir sekitar 3-4 kejadian atau setahun satu ibu melahirkan diatas kapal (Kemas rizal)

Jantung Serasa Mau Copot, Cerita Plt Kadinkes Gresik yang Bantu Ibu Melahirkan Diatas Kapal Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet STBM Awards 2021, Gresik baru Semakin Sehat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Awards 2021. Penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan itu bisa raih karena Pemkab berhasil mengubah perilaku hidup bersih dan sehat serta kemampuan dalam melahirkan inovasi baru berbasis 5 pilar STBM. 

Lima pilar itu diantaranya, stop buang air besar sembarangan ; cuci tangan pakai sabun ; pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga ; pengelolaan sampah dan pengelolaan limbah rumah tangga.  STBM Awards 2021 yang diraih Pemkab Gresik untuk kategori pemenuhan kebutuhan sanitasi (Supply Creation). Pemberian penghargaan dari Kementerian Kesehatan ini dilaksanakan secara daring dan bertepatan dengan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia pada 15 Oktober.

Pemberian penghargaan diikuti  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna. 

Dokter Mukhibatul Khusna dalam keterangannya menjelaskan penghargaan ini semakin meneguhkan komitmen Pemkab Gresik untuk bersama-sama melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat 5 pilar. “Ada atau tidak penghargaan, pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat akan terus dilakukan demi kesehatan masyarakat,”Mukhibatul Khusna. 

Penghargaan STBM 2021 ini merupakan peningkatan dari penghargaan sebelumnya,  Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan Kabupaten Open Defaction Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Dengan peningkatan ini, ia mengharapkan masyarakat untuk terus menjaga pola hidup sehat dan bersih (PHBS).

“Mari kita bersama-sama terus menjaga hidup bersih dengan sanitasi total berbasis masyarakat yang didalamnya terdapat 5 pilar, sehingga masyarakat Gresik memiliki kualitas hidup yang baik dan terwujud Gresik baru yang sehat,”ujarnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet STBM Awards 2021, Gresik baru Semakin Sehat Selengkapnya

Vaksin Dulu, Lalu Nge-Mal, Pemkab Gelar Vaksinasi di Mal

NGEMAL : Pengunjung di Iconmall antre vaksinasi pada Kamis, 16 September 2021 (Foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Percepatan pemulihan ekonomi digeber Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Memasuki level 1 atawa zona hijau, serbuan vaksinasi semakin masif dilakukan. Antara lain, menggelar vaksinasi tempat perbelanjaan modern, mal. 

Ada dua mal yang menggelar vaksinasi kepada masyarakat yakni Icon Mall dan Gressmall. Diskoperindag mengalokasikan 500 dosis dua mal itu. Dalam pantauan pelaksanaan vaksinasi Icon Mall hari kedua pada Kamis, 16 September 2021 berjalan lancar. Sebab, masyarakat yang hendak vaksin membawa pulpen. Vaksinasi diperuntukkan pelajar dan masyarakat umum.

Masyarakat yang sudah kebelet belanja atau nge-mal yang belum menerima dosis vaksin bisa bernafas lega. Mereka tidak perlu gigit jari karena aturan masuk mal harus vaksin.

Kepala Dinas Koperasi, Perindag dan usaha mikro (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono menyatakan vaksinasi di mal ini sebagai ikhtiar untuk percepatan pembentukan herd immunity.  Diskoperindag berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan ini melakukan pemulihan ekonomi.

“Kami jemput bola agar kelompok kekebalan tubuh di masyarakat atau herd immunity segera terbentuk, minimal 70 persen di akhir tahun ini,” kata Agus pada wartawan pada Kamis, 16 September 2021. (yad)

Vaksin Dulu, Lalu Nge-Mal, Pemkab Gelar Vaksinasi di Mal Selengkapnya

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari

GRESIK,1minute.id – Percepatan vaksin semakin gencar dilakukan. Kali ini vaksin masal digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021. Korp Adhyaksa menargetkan 500 orang yang mendapatkan vaksinasi produksi Sinovac asal Tiongkok itu. Percepatan vaksin harus dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto mengatakan, vaksinasi ini dikhususkan untuk masyarakat sekitar kantor Korp Adhyaksa di Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Kalau masyarakat sehat, bisa mencegah persebaran Covid-19,”kata Kajari Heru Winoto didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin pada Jumat, 9 Juli 2021. Vaksinasi masal untuk memperingat Hari Adyaksa ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini disambut antusias masyarakat. “Lindungi Diri dan Keluarga dengan vaksinasi,”kata Kajari.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab Gresik menetapkan gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) menjadi pusat vaksinasi bagi masyarakat. “Vaksinasi dilakukan setiap hari. Pendaftaran via online,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Cara mendaftar dengan mengunduh aplikasi GresikPedia lalu pilih Layanan Publik kemudian pilih info Covid-19 selanjutnya isi formulir pendaftaran. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, saat ini sudah 250 ribu diantara 1,13 juta jiwa penduduk Gresik telah mendapatkan vaksinasi. Dua produksi vaksin Sinovac dan AstraZaneca. “Target kami, vaksknasi 20 ribu orang setiap hari. Itu target nasional,”kata Ghozali. (yad)

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari Selengkapnya

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk


GRESIK,1minute.id – Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat. Lonjakan ini perlu ditekan bersama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya mendapatkan jaminan dari pabrik penghasil oksigen. “Saya selalu memantau perkembangan di rumah sakit. Dan,Alhamdulillah ada perusahaan yang berkomitmen untuk menyuplai kebutuhan oksigen untuk rumah sakit,”kata Fandi Akhmad Yani.

Sementara itu, rumah sakit umum daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik melakukan sejumlah rekayasa ruangan untuk menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19. Ada tiga ruangan untuk perawatan pasien umum yang telah dikosongkan untuk pelayanan pasien corona virus disease 2019 (Covid-19). 

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru telah dilakukan. Diantaranya,  mengosongkan tiga ruangan yang semula digunakan untuk pasien umum dialihkan menanangi pasien Covid-19. 

Tiga ruangan di RSUD Ibnu Sina Gresik adalah ruang Edelweis, dan Cempaka. “Tiga ruangan ini bisa menampung 80 tempat tidur,”kata Ghozali disela memantau Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik pada Selasa, 6 Juli 2021.

Saat ini, tambahnya, sedang proses pengisian tempat tidur. Penambahan 80 tempat tidur ini tidak termasuk penamabahan 50 tempat tidur sebelumnya. Sehingga, di RSUD Ibnu Sina Gresik menambah 130 tempat tidur baru. “Saat ini, sebagian besar pasien yang dirawat di RSUD Ibnu Sina adalah pasien Covid-19,”kata Ghozali.

Selain menambah tampat tidur di RSUD Ibnu Sina Gresik, kata Ghozali, pemerintah akan menambah 50 tempat tidur baru di pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos). Kondisi terkini keterisian pasien di stadion sepak bola berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu nyaris penuh.

Puluhan tempat tidur baru itu pinjaman dari Satgas Covid-19 PT Petrokimia Gresik. “Sehingga G-Jos nanti akan menampung 190 an pasien,”imbuhnya. Upaya pemerintah untuk  mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat harus dibarengi sikap masyarakat.

Pasalnya, tanda kepedulian masyarakat untuk ikut mencegah penularan pagebluk yang memasuki tahun kedua ini akan sia-sia. Ghozali memohon kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan pemerintah dengan melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi, dimasa PPKM Darurat Jawa-Bali mulai 3 Juli 2021 ini. 

“Mari bersama-sama mencegah penularan dengan melakukan prokes. Karena upaya nakes (tenaga kesehatan) sudah sangat maksimal,”tegas Ghozali dengan nada bergetar. (yad)

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk Selengkapnya

Pemkab Gresik Jamin Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19 Aman

DIALOG : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali berdialog dengan keluarga pasien di RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean pada 9 Juni 2021. (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Lonjakan jumlah kasus terpapar  corona virus disease 2019 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik selain menambah 200 tempat tidur pasien di sejumlah rumah sakit rujukan. Pemkab Gresik juga menjamin ketersediaan oksigen untuk pasien yang terpapar dan  membutuhkan bantuan oksigen.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, pihak sudah mendapatkan jaminan ketersediaan oksigen untuk kebutuhan pasien yang di rawat di rumah sakit. “Bapak bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) telah berkomunikasi manajemen perusahaan untuk mengutamakan kebutuhan oksigen di rumah sakit,”kata Ghozali.

Lonjakan pasien yang terpapar Covid-19 membuat permintaan oksigen di semua rumah sakit meningkat tajam. Kebetulan, perusahaan yang memproduksi oksigen untuk rumah sakit berlokasi di Gresik. Sehingga, pemerintah meminta kepada produsen untuk memperioritaskan rumah sakit yang ada di Gresik. “Untuk kebutuhan oksigen pasien aman,”tegas Ghozali.

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, Gresik, diantaranya. Data Satgas Covid-19 Gresik, sepekan terakhir tambahan kasus baru menyentuh dua digit. Sedangkan, angka kesembuhan lebih kecil, hanya satu digit. Akibatnya, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit nyaris penuh.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail sepakat menambah 200 tempat tidur pasien di 17 rumah sakit rujukan. Selain itu, mereaktivasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) menjadi tempat isolasi pasien kategori ringan dan tanpa gejala (OTG). 

Selama ini, stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik digunakan isolasi untuk pekerja migran Indonesia atau tenaga kerja Indonesia (TKI) yang pulang. Tempat isolasi untuk PMI dialihkan ke shelter Dinas Sosial di Kecamatan Cerme. (yad)

Pemkab Gresik Jamin Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19 Aman Selengkapnya

230 Ribu Dosis Vaksin Habis, Dinkes Siap Menerima Vaksin Lebih Banyak

GRESIK,1minute.id – Kesadaran masyarakat Kota Santri untuk melakukan vaksinasi Covid-19 patut diapresiasi. Sebanyak 230 ribu dosis vaksin telah diberikan kepada warga dengan prosentase 96 persen. Gresik menjadi nomor wahid dalam percepatan vaksinasi di Jatim.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali. Menurut Ghozali, Pemkab Gresik mendapatkan  233.430 dosis vaksin. Ribuan dosis vaksin itu telah disuntikkan kepada masyarakat. 

“Alhamdulilah berdasarkan data dari Jawa Timur, kita kabupaten tercepat dalam menghabiskan dropping vaksin,”kata Ghozali pada Jumat, 25 Juni 2021. Ribuan dosis vaksin itu buatan Sinovac dan AstraZeneca.

Percepatan vaksinasi ini tidak terlepas dari peran masyarakat, tenaga kesehatan, Forkopimda dalam membantu sosialisasi dan lancarnya vaksinasi di masyarakat. Bahkan vaksinasi kepada masyarakat di tingkat desa. 

Berkat sinergitas dari semua elemen, lanjut Ghozali, Gresik yang awalnya berada di posisi 16 dalam percepatan vaksinasi merangkak naik menjadi tercepat nomor satu di Jawa Timur.

Ghozali menyebut dengan tingginya angka kesadaran masyarakat tentang vaksinasi di Gresik. Pihaknya siap menerima drop vaksin dalam jumlah yang lebih besar dan dalam waktu penerimaan dosis vaksin yang lebih cepat kepada masyarakat. 

Kecepatan vaksinasi yang dilakukan di 200 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang sudah siap serta 1.000 lebih vaksinator di Gresik. “Kami berharap pemerintah pusat dibantu pemerintah provinsi dropping vaksin di Gresik lebih besar, sehingga kita bisa lakukan vaksinasi yang lebih masif lagi dan banyak Gresik divaksi,”paparnya.

Kabupaten Gresik masuk dalam kategori zona oranye atau kategori resiko sedang. Ghozali menghimbau kepada masyarakat  tetap waspada dan jangan sampai panik yang berlebihan. “Kuncinya pada diri kita, harus menerapkan disiplin protokol kesehatan,” tutup Ghozali. (yad)

230 Ribu Dosis Vaksin Habis, Dinkes Siap Menerima Vaksin Lebih Banyak Selengkapnya

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

 
GRESIK 1minute.id – Puluhan tenaga kesehatan dan forkopimda menjalani vaksinasi tahap kedua pada Selasa, 2 Februari 2021. Vaknasasi untuk mereka ini kali pertama disuntikkan pada 19 Januari 2021. 

Forkopimda yang mendapat vaksinasi kali kedua adalah Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Vaksinasi dipusatkan di Puskesmas Alun-alun di Jalan Pahlawan, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengaku vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini aman dan halal. Vaksinasi ini, ikhtiar pemerintah Indonesia segera terbebas dari wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya tegaskan vaksin Sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi kesehatan penggunanya,” tegas alumnus Akpol 2001 ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk turut membantu ikhtiar pemerintah ini agar berjalan lancar.

“Harapan kedepan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat Gresik terhadap penggunaan vaksin Sinovac,”tambah mantan Kapolres Ponorogo tersebut.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail mengaku tidak ada rasa sakit waktu divaksin. “Bahkan saya bisa langsung melakukan aktivitas olahraga seperti biasa. Tidak ada efek buruk bagi kesehatan,”tegas Taufik Ismail.

Seperti diberitakan, pemkab Gresik akan menggeber vaksinasi untuk masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali dihadapan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan menambah 100 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Saat ini, 56 fasyankes. 

Selain fasyankes, juga akan menambah 500 hingga 1000 vaksinator. Penambahan fasyankes dan vaksinator ini inisiasi dari Gubernur Jatim Khofifah untuk masyarakat dengan harapan mempercepat pemulihan ekonomi. (*)

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Selengkapnya