Harga Kebutuhan Naik, Pemkab Bagi-bagi Paket Sembako Gratis, Sopir Angkot, Ojek dan Kusir Semringah

GRESIK,1minute.id – Ratusan sopir angkot, ojek tradisional dan kusir dokar semringah pada Selasa, 5 April 2022. Pasalnya, mereka mendapatkan gelontoran sembako gratis. Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah membagikan sebanyak 350 paket sembako itu secara bergantian di halaman belakang Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bulan suci Ramadan ini pihaknya ingin  meringankan beban kepada masyarakat. Berbagi rezeki sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. “Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat. Dan semoga ibadah puasa kita mendapat ridho Allah SWT,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Pembagian paket sembako ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Plt Kadishub Gresik Eddy Hadisiswoyo dan sejumlah perwakilan perusahaan. Paket sembako yang dibagikan kepada sopir angkutan kota (angkot), ojek tradisional dan kusir dokar untuk wisata religi Sunan Giri itu antara lain, beras, gula dan minyak goreng kemasan.  Bantuan bahan pokok ini cukup melegakan bagi mereka. Sebab, memasuki bulan suci Ramadan ini harga bahan pokok itu berangsur terkerek naik.

Data Sistem Informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbako) atau harga pangan di aplikasi Gresikpedia antara lain harga beras per 4 April 2022 mengalami kenaikan antara 3 sampai 24 persen.  Misalnya, harga beras Bengawan awalnya Rp 20.300 naik menjadi Rp 29 ribu per kilogram atau naik Rp 8.700 (42,86%) . Gula pasir dari Rp 12.417 menjadi Rp 12.833 atau naik Rp 417 per kilogram (3,36%).

Lalu minyak goreng dari Rp 13.689 per liter menjadi Rp 22.143 per liter naik Rp 8.454 per liter (61,75%). Migor curah dari Rp 13.576 menjadi Rp 19 ribu per liter naik Rp 5.424 per liter (39,95 persen). Kemudian harga telur boiler semula Rp 34.079 menjadi Rp 37.667 atau naik Rp 3.588 per kilogram (10,53 %). (yad)

Harga Kebutuhan Naik, Pemkab Bagi-bagi Paket Sembako Gratis, Sopir Angkot, Ojek dan Kusir Semringah Selengkapnya

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik


GRESIK,1minute.id – Jumlah santri mudik ke Pulau Bawean terus mengalir. Pekan lalu santri dari Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Kini, sejumlah santri dari sejumlah pondok pesantren (Ponpes) yang mendapatkan fasilitas sama. Yakni, antarjemput serta subsidi tiket kapal.  

Jumlah yang santri yang bakal mudik ke Pulau Bawean diperkirakan terus bertambah mendekati bulan suci, Ramadan nanti. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik yang bakal mudik ke Bawean atau pulang kampung ke Gresik berjumlah 1.684 santri. Dishub Gresik menyiapkan 36 unit moda transportasi bus untuk melayani antar dan jemput santri tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, program antar dan jemput serta subsidi tiket untuk santri ini wujud perhatian pemerintah Pemkab Gresik kepada para santri. “Program ini diharapkan bisa memudahkan para santri asal Gresik yang menimba ilmu di Pondok Pesantren yang tersebar di Jawa Timur untuk bisa pulang kampung,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai melepas santri dari Pelabuhan Gresik pada Kamis, 24 Maret 2022.

Pagi tadi ada 166 santri dari Ponpes Sidogiri, Pasuruan dan 41 Ponpes Salafiyah, Situbondo yang mudik ke Pulau Bawean. Mereka naik kapal cepat,  Express Bahari 8E. 
Bagi santri Gresik asal Bawean, kata Bu Min, kendala yang biasanya mereka hadapi adalah kehabisan tiket kapal, sehingga dengan adanya fasilitasi Dishub dan pemberian subsidi untuk tiket kapal pulang-pergi Gresik-Bawean kendala itu bisa teratasi.

“Program subsidi tiket untuk santri ini perdana kita lakukan tahun ini semoga dapat menyelesaikan masalah tersebut dan menjadi manfaat bagi santri kita,”harap wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.  “Semoga program antar jemput dan subsidi tiket kapal untuk santri ini bisa terus berlanjut,”kata Bu Min dan dijawab amin secara berjamaah oleh santri dan wali santri. 

Sementara itu, Kepala Seksi Penyeberangan Lalin pafa Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Arifin menambahkan fasilitasi kepulangan santri Jawa Timur asal Kabupaten Gresik yang dilakukan ini berlangsung dari Maret hingga April 2022.

“Jumlah total yang sudah masuk data sementara ini sebanyak 1.684 santri baik itu yang dari Bawean maupun non Bawean, dan ini masih bisa bertambah. Dishub sudah menyiapkan armada Bus sebanyak 36 unit yang siap mensukseskan program ini,”ujar Arifin.

Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tersebar di sejumlah pondok pesantren. Antara lain, Ponpes Lirboyo, Ponpes Gontor, Ponpes Tebu Ireng, Ponpes Sidogiri, Ponpes Salaafiyah, Ponpes Walisongo Situbondo, dan Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo (yad)

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik Selengkapnya

Uji Kir Kendaraan Resmi Beroperasi, Bupati Ingatkan Pelayanan dan Teknologi Digital

GRESIK,1minute.id – Prasasti baru diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 24 Januari 2022. Prasasti baru, itu adalah gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. Gedung pelayanan untuk uji kir kendaraan bermotor itu berlokasi di Jalan Raya Banjarsari-Cerme, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap beroperasi kantor pelayanan uji kir dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa. Caranya, mengubah sistem pendaftaran dari konvensional menjadi digital. Pelayanan online bisa mempercepat proses pelayanan. 

“Jangan karena pelayanan lambat, banyak kendaraan pindah ke tempat lain. Gresik akan rugi karena hanya dapat kemacetan lalu lintas saja,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Selain Gus Yani , peresmian dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Kemudian, Kepala UPT P3LLAJ Dinas Perhubungan Jatim Imam Chairil, Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jatim 4 Galuh Putra, serta Perwakilan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XI Jatim Ahmad Badik.

Masih menurut Gus Yani ada dua hal yang perlu diperhatikan di UPT PKB Dishub Gresik itu. Dua hal itu, pertama adalah di sisi pelayanan dan yang kedua adalah bagaimana peningkatan PAD.  Disisi pelayanan, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengharapkan adanya perubahan yang lebih baik dari uji KIR yang lama “Pelayanan lambat, sulit, dan ribet harus dicoret lewat kinerja yang baik,”ujarnya. 

Mengapa pelayanan? Sebab, menurutnya, lantaran di era sekarang kualitas pelayanan adalah hal yang utama. Dengan adanya pelayanan yang berkualitas tersebut, masyarakat akan merasa nyaman dalam memanfaatkan layanan uji KIR kendaraannya sehingga potensi PAD yang diperoleh bisa dimaksimalkan. 

Untuk diketahui gedung baru, tempat pelayanan uji kir berdiri diatas lahan luas 20.369 meter persegi (m²) itu adalah aset Pemkab Gresik. Selama hampir 5 dasawarsa, tempat uji kir kendaraan menempati gedung sewa pakai milik Pemprov Jatim di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

CEK FISIK : Petugas di UPT PKB Dishub Gresik melakukan pengecekan fisik mobil pikap pada Senin, 24 Januari 2022 (FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Plt Kepala Dinas Perhubungan Gresik Eddy Hadisiswoyo mengatakan, pembangunan gedung UPT PKB ini merupakan angan-angan sejak puluhan tahun yang lalu. Pembangunan bisa terealisasi dengan pembiayaan dari APBD Gresik dan bantuan hibah  Pemprov Jawa Timur berupa sarana alat pengujian.

“Dengan adanya Gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor ini pelayanan terhadap masyarakat terkait uji KIR kendaraan dan juga sebagai sarana dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),”terang Plt Dinas Perhubungan Gresik Edy Hadisiswoyo dalam sambutannya. 

Sementara itu, Kepala UPT PKB Dishub Gresik Sriono mengungkapkan, beroperasi tempat uji kir ini bisa menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD) Gresik. Pada 2021, PAD yang disetorkan lebih dari Rp 2,5 miliar. “Tahun ini target kami naik menjadi Rp 3 miliar,”kata Sriono. (yad)

Uji Kir Kendaraan Resmi Beroperasi, Bupati Ingatkan Pelayanan dan Teknologi Digital Selengkapnya

Siang ini, Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik Diresmikan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki gedung baru, UPT pengujian kendaraan bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 
Gedung baru itu berlokasi di Jalan raya nasional di Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Gedung baru menjadi harapan baru bagi Pemkab Gresik yang bakal merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Pemkab Gresik yang diperingati setiap 27 Februari itu. 
Selama hampir 5 dasawarsa, Pemkab Gresik hanya sewa pakai gedung PKB milik Pemprov Jatim di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Gedung lama itu, sekarang digunakan sebagai gedung Samsat.
Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik ini memiliki luas 20.369 meter persegi (m²). Luas bangunan 1.550 m² terdiri dari gedung utama uji PKB dan kantor 1.440 m² dan 150 m². 

Pembangunan gedung baru UPT PKB Dishub Gresik dilakukan melalui 2020 dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Gedung tersebut rencananya diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada siang hari ini, Senin, 24 Januari 2022.

Kepala UPT PKB Dishub Gresik Sriono mengatakan, pembangunan gedung diharapkan bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Gresik. Tahun lalu, PAD yang disetorkan ke Pemkab Gresik sekitar Rp 2,5 miliar. “Tahun ini target meningkat sekitar Rp 3 miliar “kata Sriono pada Senin, 24 Januari 2022.

Gedung baru semangat pelayanan akan semakin dipermudah. Bila selama ini, pendaftaran kendaraan yang hendak melakukan uji kir melalui cara konvensional yakni datang ke kantor. “Kedepan pendaftaran bisa dilakukan secara online,”imbuhnya. Dalam sehari rata-rata 150 unit kendaraan bermotor yang melakukan uji kir. (yad)

Siang ini, Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik Diresmikan Selengkapnya

Dishub Wacanakan Menggunakan Sistem Retribusi Parkir Non-Tunai


GRESIK, 1minute.id – Dinas Perhubungan Gresik mulai serius menggarap potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir kendaraan di tepi jalan umum. Hasil kajian akademisi sektor pendapatan retribusi parkir di ruang milik jalan (rumija) mencapai Rp 9 miliar hingga Rp 12 miliar per tahun. Akan tetapi, proyeksi itu nyaris tidak pernah teralisasi. 

Tahun ini, misalnya, Dishub Gresik menargetkan pendapatan dari retribusi parkir Rp 4 miliar. Namun, sampai triwulan keempat, Oktober 2021 baru teralisasi sekitar Rp 800 jutaan. “Mestinya pendapatan parkir di Gresik ini berpotensi bisa mencapai Rp 9 milyar, tetapi sampai hari ini dari yang ditargetkan Rp 4 miliar  saja baru 20 persen capaiannya,”ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tursilowanto Hariogi saat mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan pertemuan dengan perwakilan perbankan di Pudak Galery pada Kamis, 4 November 2021.

Belum teralisasi target tersebut ditengarai ada faktor kebocoran. Penyebab kebocoran diantaranya, ada oknum juru parkir nakal. Sebab, Pemkab masih menggunakan  sistem pemungutan retribusi parkir di rumija masih konvensional. Menggunakan karcis. Disejumlah rumija kerap ditemui pengguna parkir mendapatkan karcis parkir yang lusuh. Karena telah berulang kali dipakai. Ada juga oknum ujug-ujug datang memungut parkir tanpa karcis. 

Kelemahan itu, akan diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pemkab akan menetapkan model pembayaran parkir non tunai alias cashless. Yakni,  petugas parkir dibekali alat scan melalui gawai yang dimiliki. Pengguna parkir cukup melakukan scanner barcode antargawai , petugas jukir dengan pengguna parkir. Mirip scan aplikasi #PeduliLindungi ketika masuk mal atau tempat lainnya. 

Dishub mewacanakan pembayaran parkir melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Tursilo-panggilan-Tursilowanto Hariogi mengatakan, pengalihan pembayaran parkir dari tunai menjadi non-tunai merupakan strategi yang diambil oleh Pemkab Gresik agar pemasukan PAD bisa masuk dengan baik, dan di lain pihak juga bagaimana memberdayakan juru parkir lewat sistem bagi hasil sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Pengelolaan parkir di Kabupaten Gresik telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) 3/2020 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir. Dalam perda tersebut diantaranya menjelaskan penyelenggaraan parkir di jalan umum dapat dilakukan dengan cara non-tunai serta penetapan tarif parkir yang dihitung berdasarkan jenis kendaraan, frekuensi, dan zona parkir.

“Pengalihan pembayaran parkir dari tunai menjadi non-tunai merupakan strategi yang diambil oleh Pemkab Gresik agar pemasukan PAD bisa masuk dengan baik, dan di lain pihak juga bagaimana memberdayakan juru parkir lewat sistem bagi hasil sehingga nantinya tidak ada pihak yang merasa dirugikan,”kata mantan Asisten Administrasi Umum Pemkab Gresik itu.

Sejumlah sumber menjelaskan, pengalihan pembayaran parkir dari tunai dan non-tunai adalah sebuah kemajuan yang patut diapresiasi. Namun, sumber yang enggan disebutkan identitasnya meminta Pemkab Gresik, sebagai pengelola langsung penarikan retribusi menyiapkan perangkat yang memadai untuk meminimalisir terjadinya kebocoran retribusi itu.  

Ia mencontohkan, ada oknum jukir nakal berdalih alat scanner barcode rusak sehingga meminta pengguna membayar tunai. “Bisa kah pengguna parkir menolak membayar,”katanya. Atau, pengguna parkir tidak memiliki saldo untuk bayar non-tunai. “Semua celah terjadinya kebocoran harus diminimalisir. Sehingga, target PAD bisa terpenuhi,”tegas sumber itu. (yad)

Dishub Wacanakan Menggunakan Sistem Retribusi Parkir Non-Tunai Selengkapnya

Perdana, KA Logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta Lancar, Angkut 15 GD

GRESIK,1minute.id –  Jalur moda transportasi kereta api dari Stasiun Indro bakal semakin ramai. Setelah kereta komuter jurusan Gresik-Stasiun Sidoarjo beroperasi. Kini, PT Kerata Api Indonesia (KAI) meluncurkan kereta logistik pada Jumat, 15 Oktober 2021. Kereta Logistik (Kalog) Stasiun Indro- Stasiun Pasoso, Jakarta Pergi-Pulang (PP).

Reaktivasi kereta logistik dari Stasiun Indro, Gresik ini dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tursilowanto Hariogi didampingi Direktur Niaga PT KAI Dadan Nurdiansyah. 

Dadan Nurdiansyah mengatakan, reaktivasi kereta api logistik untuk memberikan kemudahan bagi industri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Kereta logistik ini akan menekan biaya lebih efisien dan tepat waktu,”kata Dadan dalam sambutannya. Selain itu, pihaknya, sedang melakukan kajian untuk menambah kereta komuter. Kereta api penumpang jurusan Stasiun Indro – Stasiun Sidoarjo. Kereta komuter sejak beroperasi 10 Februari 2021 hanya satu trip setiap hari. “Nanti akan kita tambah. Sesuai dengan aspirasi masyarakat,”katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Tursilowanto Hariogi mengapresiasi kolaborasi dan sinergitas yang dilakukan oleh PT KAI Daop 8 Surabaya. Ia mengatakan, pihaknya diminta oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menata manajemen transportasi yang baik di Gresik ini. 

LOKO LOGISTIK: Petugas KAI memantau pemberangkatan perdana kereta logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta pada Jumat, 15 Oktober 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sebab, imbuh mantan administrasi umum Pemkab Gresik ini Gresik sebagai kota industri yang memiliki 1.300-an pabrik skala besar dan kecil membutuhkan sistem transportasi massal. “Kalau seluruh pabrik, menggunakan angkutan kereta api 80 persen kemacetan lalu lintas teratasi,”kata Tursilowanto. 

Tursilowanto juga menyinggung terkait pemberdayaan masyarakat sekitar stasiun berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Ia berharap PT KAI bisa memberdayakan masyarakat sekitar sehingga bisa membangkitkan ekonomi masyarakat. 

Terpisah, Executive Vice President Daerah Operasi 8 Surabaya Heri Siswanto mengatakan, pihak bekerjasama dengan pihak ketiga menggandeng pihak ketiga sebagai operator logistik. Untuk pemberangkatan perdana ini, dari 30 gerbong datar (GD) baru terisi 15 GD. “Dwelling time dua hari sekali,”kata Heri. 

Untuk diketahui selama puluhan tahun, operasional Stasiun Indro mengalami pasang surut. Pada 2006-an jalur KA Stasiun Indro beroperasi untuk mengangkut barang. Diantaranya, distribusi semen. Lalu, mati suri.
Pada 2018, Stasiun Indro berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik itu reaktivasi kembali. Tapi, khusus untuk transportasi logistik, kontainer. Tapi hanya seumur jagung. 

Pada 10 Februari 2021, reaktivasi untuk kereta komuter. Kereta penumpang hingga sekarang. Dan, Jumat, 15 Oktober 2021, penambahan pelayanan mengangkut logistik tujuan Jakarta.  (yad)

Perdana, KA Logistik dari Stasiun Indro Gresik tujuan Jakarta Lancar, Angkut 15 GD Selengkapnya