Minim Rekrutmen Disabilitas, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  : Kita Dorong Rasa Kemanusiaan untuk Fasilitasi Disabilitas 

GRESIK,1minute.id – Ribuan industri beropeasi di Kabupaten Gresik. Namun, hanya segilitir perusahaan yang memberikan kesempatan bekerja kepada para penyandang disabilitas. Amanat Undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, perusahaan wajib menyediakan satu persen dari jumlah pekerja, khusus untuk disabilitas.

Pemerintah Kabupaten mulai menggagas pemberian Reward and punishment kepada perusahaan yang patut dan mokong tidak mematuhi Undang-undang. 

“Pak sekda (Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Red) sepertinya harus memberikan stimulan bagi perusahaan yang sudah memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani aaat membuka Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 15 Mei 2024.

Job Fair 2024, ini terbesar di tahun ini. Sebanyak 43 perusahaan terlibat. Lapangan pekerjaan yang dibutuhkan sebanyak 3.748 orang. Kamis hari ini, 16 Mei 2024 adalah hari terakhir bursa tenaga kerja diselenggarakan oleh Pemkab Gresik melalui Disnaker Gresik ini. Job Fair dibuka pukul 08.00 WIB, dan tutup pukul 15.00 WIB.

Di acara job fair ini, Pemkab Gresik memberikan apresiasi kepada pimpinan perusahaan dan kepala organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah merekrut penyandang disabilitas. Ada tiga OPD yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PMPTSP Gresik. 

Gus Yani melanjutkan, pihaknya tidak hanya mendorong perusahaan untuk mematuhi Undang-undang dengan melibatkan satu persen penyandang disabilitas. “Kami tidak hanya mendorong perusahaan. Kami di lingkungan OPD dan BUMD telah memberikan contoh untuk kesempatan pada anak-anak disabilitas,” ujarnya dengan nada serius. 

Orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, warga disabilitas ini memiliki keistimewaan. Anak-anak yang memiliki keistimewaan. Tadi sudah disaksikan hiburan luar biasa. Mereka punya keterampilan, kompetensi  “Disini Saya mengajak perusahaan swasta, BUMN, BUMD untuk melaksanakan 1 persen Undang-undang tersebut terkait pelayanan disabilitas,” katanya. 

MEMUKAU : Penampilan anak-anak disabilitas ketika membawakan lagu Mother, How are You Today di pembukaan Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pada pembukaan Job fair 2024, sejumlah anak disabilitas tampil menyanyi diiringi musik angklung. Mereka ada tuna rungu dan tuna netra. Tapi, musik yang mereka mainan membuat ribuan pasang mata seperti terhipnotis. Mereka membawa dua lagu, diantaranya berjudul “Mother, How are You Today” yang diciptakan oleh Alice Mey itu.

Pemkab Gresik telah memberikan teladan dengan memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas melalui unit layanan daerah atau ULD. Sudah hampir 50 persen OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk anak disabilitas.  

“Kalau perlu diberikan stimulan bagi perusahaan yang telah memberikan perhatian seperti itu (disabilitas). Yang belum, ya akan kita cari, kita dorong rasa kemanusiaan dan akan memberikan punishment. Kita ajak memberikan kesempatan bagi anak-anak disabilitas,” katanya. (yad)

Minim Rekrutmen Disabilitas, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  : Kita Dorong Rasa Kemanusiaan untuk Fasilitasi Disabilitas  Selengkapnya

DPRD Gresik Beri Rekomendasi  Peningkatan Kompetensi Untuk Menurunkan Angka Pengangguran Terbuka, Bupati Gresik : Bersyukur

 

GRESIK,,1minute.id – Investasi ke Kabupaten Gresik tren positif. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bergerak cepat dengan memberikan pelatihan kepada para pencari kerja. Pelatihan keahlian bersertifikat dilakukan ke sejumlah balai latihan kerja atau BLK di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelatihan bersertifikasi yang diadakan oleh pemerintah kabupaten melalui Dinas Tenaga Kerja Gresik untuk meningkatkan keterampilan atau kompetensi bagi anak yang baru lulus sekolah atau sarjana. 

“Kita kolaborasi dan sinergi dengan sejumlah BKL dan jasa pelatihan keahlian di Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur,” katanya. Pelatihan keterampilan sumber daya manusia ini telah dilakukan oleh Pemkab Gresik mulai tahun 2022. Pelatihan keahlian, menggunakan dana Dana Bagi Hasil Cukai Hssil Tembakau atau DBHCHT. Padahal penggunaan dana dari DBHCHT itu tidak bisa leluasa. 

“Saya ngaturnya sampai susah. Awalnya Rp 500 juta, sekarang saya dorong sampai Rp 2,5 miliar lebih,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainal Arifin usai pembukaan Job Fair  Gresik Kerja 2024 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Rabu, 2024.

Job Fair 2024 digelar selama dua hari, 15-16 Mei 2024 diikuti 43 perusahaan dengan lowongan kerja sebanyak 3.748 orang. Hari pertama pembukaan sebanyak 4.789 Jobseekers yang datang ke lokasi Job Fair di WEP. Diperkirakan hari terakhir, Kamis besok, akan lebih banyak Jobseekers yang bakal memadati WEP berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu. Job fair dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.

Gus Yani melanjutkan tahun ini berharap kepada DPRD Gresik untuk mengalokasikan anggaran peningkatan sumber daya manusia untuk pelatihan keahlian bersertifikat bisa dianggarkan melalui APBD Gresik. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menceritakan  dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban atau LKPJ Bupati Gresik 2023, ada 9 rekomendasi DPRD Gresik, khususnya nomor 8 yang ditujukan kepada Dinas Tenaga Kerja terkait strategi dan upaya apa untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Gresik 

DPRD Gresik mendorong Disnaker menaikkan keterampilan atau kompetensi sumber daya manusia di Gresik. “Kami sebagai eksekutif sangat setuju dan terima kasih ada rekomendasi dan kritik yang sangat membangun itu,” katanya.

Tapi, lanjutnya, eksekutif telah melaksanakan peningkatan keterampilan atau kompetensi lebih dulu itu sebelum ada rekomendasi itu. Tetapi, kami melakukan hanya sebatas anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hssil Tembakau atau DBHCHT. “Dan ini sudah kita mulai sejak tahun 2022”

“Bila tahun ini, DPRD Gresik mengalokasikan Rp 5 miliar untuk peningkatan keterampilan anak kami sangat bersyukur karena kami telah memiliki historis melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya. 

Terkait pembangunan Balai Latihan Kerja atau BLK, ia mengatakan, pembangunan BLK dalam jangka pendek belum urgent. “Untuk jangka pendek, Gresik tidak perlu membangun BLK. Tapi kita harus mampu berkolaborasi dan sinergi dengan penyedia jasa peningkatan kompetensi di Jawa Timur,” katanya. 

Lembaga pelatihan keahlian bersertifikat saat ini telah ada di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.  “Pasuruan ada, Sidoarjo ada, BNSP (badan Nasional Sertifikasi Profesi) ada.Yang paling penting penganggarannya,” katanya. 

Pelatihan tidak harus seluruh angka kelulusan SMK. “Kita hitung kelulusan SMK. Berapa angka kelulusan SMK. Oke tidak 100 persen, tapi kita coba mulai, 10 persen, 20 persen lalu kita siapkan anggaran untuk peningkatan keterampilan mereka. By name, kirim ke sekolah bersertifikasi,” ujarnya. 

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi kepada ribuan pencari kerja untuk tetap semangat. “Jangan takut pada bayangan kita sendiri. Anak-anak muda memiliki kekuatan luar biasa yaitu keberanian.  Mudah-mudahan keberanian terukur apa yang menjadi kemampuan, kompetensi sehingga bisa menunjang,” katanya.  (yad)

DPRD Gresik Beri Rekomendasi  Peningkatan Kompetensi Untuk Menurunkan Angka Pengangguran Terbuka, Bupati Gresik : Bersyukur Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Buka Job Fair, Gresik Kerja Terbesar,  Buka Lowongan Kerja 3.748 Orang 

GRESIK,1minute.id – Job Fair, Gresik Kerja 2024 resmi di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 15 Mei 2024. Job fair terbesar di semester pertama tahun ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Gresik diikuti 43 perusahaan dan membuka lowongan kerja 3.748 Jobseekers atan tenaga kerja berbagai kualifikasi.

Lowongan kerja di PT Freeport Indonesia, Petrosea dan Indospring Tbk paling banyak diserbu oleh pemcari kerja yang semuanya warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Job fair bukan sekadar rutinitas tahunan. Akan tetapi, pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja terus melakukan motoring data, mulai pendaftaran sampai diterima di perusahaan. “Kita harus memastikan penerima tenaga kerja melalui job fair bekerja atau tidak,” katanya.

Mengapa dilakukan monitoring? Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani  tidak menginginkan adanya oknum personalia atau human resource development perusahaan melakukan rekrutmen melalui orang dalam atau ordal. “Job fair dibuka, tapi yang diterima tidak melalui proses job fair,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

SEREMONIAL: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) foto bersama Forkopimda dala.m pembukaan Job Fair, Gresik Kerja 2024 di Gedung WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain monitor proses rekrutmen melalui job fair yang diadakan oleh Disnaker, imbuhnya, Job Fair yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik ini juga melakukan pengamatan peran aktif para camat. “Kita amati, data statistik. Kecamatan mana yang paling kecil pendaftaran di job fairnya,” katanya. 

Ia mencontohkan job fair 2023, Kecamatan Wringinanom pendaftar calon tenaga kerja tergolong kecil. “Pendaftaran sangat kecil? Kenapa, bisa jadi informasi job fair tidak tersampaikan dengan baik.  Seharusnya, Kecamatan punya tanggung jawab menyampaikan kepada desa. Tujuannya, kita filter, kita batasi. Mohon maaf untuk yang di luar Gresik,” ujarnya. 

Dalam pengamatan 1minute.id , hari pertama Job Fair, Gresik Kerja 2024 ini ribuan pencari kerja mulai memadati gedung WEP sejak pagi. Bahkan, ada pencari kerja yang datang sebelum gedung atapnya berbentuk mirip rumah Keong di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, tempat pendaftaran itu dibuka. Pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 WIB dan ditutup pukul 15.00 WIB.

Kepala Dinas Tenaga Kerja atau Kadisnaker Gresik Zainal Arifin mengatakan, Job fair Gresik Kerja 2024 diikuti 43 perusahaan, membutuhkan 3.748 tenaga kerja.  Rinciannya, perusahaan yang membutuhkan pekerja campuran yakni laki-laki dan perempuan sebanyak 2.782 orang, pekerjaan laki-laki sebanyak 855 orang dan pekerja perempuan 110 orang. “Untuk pekerjaan perempuan ini yang membutuhkan sebagian besar di perhotelan,” katanya. 

JOB FAIR GRESIK: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di stan PT Freeport Indonesia dalam Job fair di WEP pada Rabu, 15 Mei 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Berdasarkan data pencari kerja yang terdaftar di AK-1 atau data pencari kerja yang memiliki kartu kuning sebanyak 9.659 pencari kerja per awal Mei 2024. “Sedangkan sampai pukul 12.00 WIB hari ini yang masuk WEP sebanyak 4.789 orang,” terang mantan Camat Manyar ini.

Zainul memprediksi pada hari kedua atau penutupan Job Fair Gresik Kerja 2024 pada Kamis, 16 Mei 2024, jumlah pendaftar akan semakin banyak. “Hari kedua mulai jam 8 ditutup pukul 15.00 WIB,” tegasnya. 

Zainul menyampaikan, pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik melalui Dinas Tenaga Kerja melaksanakan Job fair 2024 ini memiliki sejumlah tujuan. Pertama, memfasilitasi para pencari kerja memperoleh informasi dan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bidangnya . Kedua, memfasilitasi perusahaan untuk mendapatkan talenta bagus dan kualitas yang berasal dari Kabupaten Gresik. “Dan ketiga menurunkan angka tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Gresik,” katanya. 

Meski tingkat pengangguran terbuka di Gresik menunjukkan tren menurun. Pada 2022, sebut Zainul, angka pengangguran terbuka 7,84 persen, kemudian menurun menjadi 6,82 persen. ” Diharapkan menjadi 5,49 persen sama atau kalau bisa lebih kecil dari Provinsi Jawa Timur,” katanya. 

Sementara itu, Safitri, salah satu pencari kerja mengatakan ada sejumlah perusahaan yang menjadi incarannya. Diantaranya, PT Freeport Indonesia. “Kabarnya gajinya diatas UMk Gresik,” katanya. (yad/adv)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Buka Job Fair, Gresik Kerja Terbesar,  Buka Lowongan Kerja 3.748 Orang  Selengkapnya

Disnaker & Rumah Vokasi Gresik Berikan Pelatihan Kerja Berserfikasi BNSP Gratis

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 48 pemuda di tiga kecamatan yakni Bungah, Kedamean dan Menganti menjalani pelatihan kerja. Pelatihan bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini gratis. Penyelenggaranya adalah Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik berkolaborasi dengan Rumah Vokasi Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mendorong sumber daya manusia (SDM) di Gresik agar memiliki daya saing. Selanjutnya,  diharapkan mampu mengikis angka pengangguran.

“Ini menjadi modal awal. Mudah-mudahan peserta yang mengikuti pelatihan mendapatkan ilmu sekaligus sertifikat menjadi lebih percaya diri untuk bersaing di dunia kerja,” harap Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka pelatihan pada Selasa, 29 Agustus 2023.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2022 mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Gresik sebesar 7,84 persen atau sekitar 56.501 orang. Pelatihan bersertifikasi dari BNSP bisa dilakukan secara gratis kolaborasi antara Disnaker Gresik, Rumah Vokasi dibawah naungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik adalah langkah yang progresif.

“Ekosistem yang ada di Gresik saat ini sudah lengkap. Ada Disnaker, Rumah Vokasi yang mampu mengharmonisasi dengan dunia industri. Kolaborasi keduanya menghasilkan langkah strategis. Ini sudah jelas kerangka ekosistemnya,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Kepala Disnaker Gresik Andhy Hendro Wijaya menambahkan pelatihan dengan kerjasama bersama Kadin ini meliputi tiga bidang. Diantaranya, pelatihan konstruksi rangka atap baja ringan yang diikuti peserta 16 orang selama 23 hari, pelatihan digital marketing yang diikuti 16 orang selama 5 hari, dan pelatihan menjahit yang diikuti 16 orang selama 16 hari.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, harapannya, para peserta dapat bekerja di perusahaan atau menciptakan lapangan kerja bersama (UMKM) sehingga dapat membuka lapangan kerja baru,” ujar Andhy Hendro Wijaya. 

Disamping itu, imbuhnya, bidang pelatihan yang dibuka juga sudah sangat pas dengan situasi di lapangan. Konstruksi rangka atap baja ringan mutlak diperlukan dalam proyek rumah atau bangunan, dan pelatihan menjahit diyakini akan laris manis utamanya mendekati 2024. Setelah seremonial pembukaan, puluhan peserta itu langsung menjalani pelatihan. Mereka terlihat antusias.

Dimas Aditya, misalnya. Pemuda 21 tahun itu menjalani pelatihan konstruksi rangka atap baja ringan. Pemuda asal Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean ini bertekat mengikuti pelatihan secara serius. Sebab, ia memiliki mimpi bekerja di perusahaan konstruksi. “Semoga bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus setelah selesai pelatihan,” kata Dimas optimis. (yad)

Disnaker & Rumah Vokasi Gresik Berikan Pelatihan Kerja Berserfikasi BNSP Gratis Selengkapnya

Bupati Gresik Teken Perbup 35/2022, Perusahaan Wajib Merekrut Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memiliki kesempatan sama untuk bisa masuk dunia industri maupun instansi pemerintah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah meneken Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 53 Tahun 2022. Perbup yang merujuk pada Undang-Undang (UU) nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas.

Sebanyak 46 anak berkebutuhan khusus telah bekerja. Mereka tersebar di 21 perusahaan dan instansi pemerintah maupun badan usaha milik daerah (BUMD). “Mudah-mudahan tahun depan ada lonjakan signifikan karena Perbup sudah ada,” harap Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik Andhi Hendro Wijaya usai Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan, Disnaker Gresik di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 9 Desember 2022.

Ia pun meminta kepada semua stakeholder, termasuk jurnalis dan Dinas Pendidikan untuk mensosialisasikan Perbup gres ini. Sehingga, bisa semakin cepat untuk diketahui oleh pelaku usaha dan industri.  “Perbup anyar ini memberikan dasar hukum bagi perusahaan, BUMD dan instansi pemerintah memberikan kesempatan kerja kepada adik-adik penyandang disabilitas,” imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Dalam aturan itu, lanjutnya, perusahaan, industri atau instansi pemerintah berkewajiban merekrut penyandang disabilitas minimal 1 persen. “Saat ini, sudah ada 46 anak-anak disabilitas yang sudah mendapatkan kesempatan bekerja,” terang Gus Yani. 

Para penyandang disabilitas itu, telah lulus sekolah menengah atas luar biasa (SMALB). Mereka telah mendapat pelatihan keahlian. Ada yang bekerja sebagai office boy (OB), cleaning service hingga teknologi informasi (IT). 

Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan dimeriahkan penampilan puluhan anak berkebutuhan khusus (ABK). Ada penyandang disabilitas tuna netra, tuna rungu dan lain. Meskipun, mereka memiliki keterbatasan fisik, namun penampilan mereka sangat apik. Bahkan, penampilan Marsyah Mutiara Iskandar dan Nur Aisyiyah Maulidi membuat haru para undangan. 

Suara merdu dua siswa tuna netra kelas VI Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Cerme, Kabupaten Gresik dalam menyanyikan lagu berjudul Mother Who Are You Today menyentuh hati para undangan. Antara lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik Andhy Hendro Wijaya serta undangan lainnya dari puluhan perusahaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menitikkan air. 

Sementara itu, Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya menambahkan, pihaknya akan terus mendorong perusahaan maupun BUMD untuk merekrut para penyandang disabilitas ini. “Saat ini, masih ada 154 alumni penyandang disabilitas yang tersebar di 7 lembaga pendidikan,”kata Andhi Hendro Wijaya. 

Keberadaan ULD Bidang Ketenagakerjaan, imbuhnya, tidak sebagai fasilatator bagi sekolah dengan dunia usaha. “Akan tetapi, kami juga memberikan pelatihan bersertifikasi bagi anak-anak disabilitas,” tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Teken Perbup 35/2022, Perusahaan Wajib Merekrut Penyandang Disabilitas Selengkapnya

56.261 Pengangguran di Kota Industri, Wabup Gresik Dorong Pemuda Inovatif, Kuasai Teknologi, Pemkab Jalin Kerja sama dengan Industri 

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistika (BPS) Gresik mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik pada 2021 mencapai 56.261 orang. Sementara, jumlah industri berskala kecil hingga besar berjumlah 1.811 industri beroperasi di Gresik. Sehingga, Gresik mendapat julukan lain yakni Kota Industri. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan sebanyak 1.811 perusahaan beroperasi di Kabupaten Gresik. Seharusnya, banyaknya perusahaan itu dapat memberikan lahan yang cukup besar bagi tenaga kerja lokal. “Sehingga jelas ini menjadi perhatian utama dari Pemerintah Kabupaten Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah saat menghadiri sarasehan Peran Kepemudaan di Dunia Industri yang digelar Karang Taruna Desa Bedanten, Kecamatan Bungah pada Jumat, 9 September 2022.

Sarasehan ini juga dihadiri Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir, dan perwakilan Java  Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) Mifti Haris. Bu Min mendorong para pemuda untuk bersikap inovatif dan peka terhadap perkembangan teknologi saat ini. Sehingga dapat membentuk kompetensi diri untuk kesiapan dalam menghadapi perubahan zaman.

“Kuasai teknologi yang ada sekarang, jadilah kreatif supaya nanti dilirik orang banyak, sehingga bisa bekerja sesuai keahlian masing-masing,”imbuh Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. Pemkab Gresik, tambahnya, telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam mendukung perkembangan kompetensi para pemuda produktif di Gresik lewat pelatihan. Mengingat persaingan sekarang sudah masuk ke era industri 5.0 yang lebih banyak mengandalkan kemampuan mesin ketimbang manusia.

“Kita sudah kerjasama dengan JIIPE dan Disnaker untuk yang bekerja adalah ber-KTP Gresik, meskipun sudah bikin kerjasama, tetap skill yang utama, karena sekarang persaingan tidak hanya dengan manusia tapi juga mesin,”tegas Bu Min. (yad)

56.261 Pengangguran di Kota Industri, Wabup Gresik Dorong Pemuda Inovatif, Kuasai Teknologi, Pemkab Jalin Kerja sama dengan Industri  Selengkapnya

Disnaker Gresik Geber Pelatihan Keterampilan untuk Kurangi Angka Pengangguran 

GRESIK,1minute.id – Tingkat pengangguran masih cukup tinggi. Data Pengangguran terbuka berdasarkan Sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik tercatat sebesar 5,54 persen (data terupdate 20 Juni 2020). Diperkirakan jumlah pengangguran semakin melebar akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan. 

Untuk mengurangi  jumlah pengangguran itu, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik menggelar pelatihan keterampilan bagi para pencari kerja. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta atau calon pencari kerja pada Selasa, 21 Juni 2022.

Pelatihan dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Ada tiga kategori yakni Pemagangan Dalam Negeri melalui Pembinaan dan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kemnaker. Kedua Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja UPT BLK Disnaker Gresik. Ketiga Pelatihan Kompetensi dan Pemagangan Kejuruan Ahli K3 Umum.

TPT : Tabel angka pengangguran terbuka BPS Gresik (screenshot website bps Gresik)

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mewanti-wanti kepada para peserta pelatihan mengikuti program secara serius. Sebab, kata Wabup, pelatihan ini akan sangat bermanfaat jika diikuti dengan baik. “Saya minta kepada peserta mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin. Dan jangan disia-siakan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri sesuai bidang dan kompetensinya masing-masing,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. 

Melalui pelatihan ini, Bu Min berharap berdampak pada pengurangan angka pengangguran di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik. Bu Min juga meminta agar Disnaker membuat semacam database untuk mendata para peserta yang telah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Pemhab Gresik. 

“Database ini adalah bank data bagi pencari kerja yang sudah memiliki keterampilan. Besar harapan perusahaan di Gresik dapat memberikan pertimbangan terhadap para peserta yang sudah dididik oleh Disnaker Gresik untuk dapat diterima di perusahaan-perusahaan di Kabupaten Gresik. Sehingga angka pengangguran dapat ditekan dan berkurang,”harap Bu Min. (yad)

Disnaker Gresik Geber Pelatihan Keterampilan untuk Kurangi Angka Pengangguran  Selengkapnya