PWI dan DPRD Gresik Berkolaborasi Berikan Anugerah Giri Pancasuar Awards 2025 kepada 5 Tokoh Inspiratif 

GRESIK,1minute.id –  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik bersama DPRD Gresik kembali menggelar Anugerah Giri Pancasuar Awards atau GPA 2025 pada Rabu, 14 Mei 2025.

GPA memasuki tahun kedelapan ini dihelat di Hotel Aston Gresik menjadi puncak peringatan Hari Pers Nasional atau HPN 2025 dan Hari Jadi Kota Gresik ini berlangsung semarak. 

Sebanyak lima tokoh yang menerima Anugerah GPA berdasarkan kiprah mereka di bidang masing-masing. Banyak kandidat yang masuk berdasarkan usulan dari para anggota. Pengurus PWI Gresik harus berulangkali menggelar rapat untuk memilih lima tokoh utama. 

Lima tokoh itu, adalah Dr. Hj. Aminatun Habibah, Wakil Bupati Gresik 2021-2024 yang dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif dalam Bidang Pendidikan dan Politik ;  Dr. Jazilul Fawaid, Ketua Fraksi PKB DPR RI yang mendirikan mendirikan Universitas Sunan Gresik sebagai Legislator Inspiratif Asli Gresik. 

Berikutnya, Dr. Asep Heri, sebagai Tokoh Teladan Bidang Agraria dan Pertanahan kini menjabat sebagai Kepala ATR/BPN Jawa Timur ; Andry Bagus Sugiarto sebagai Tokoh Inspiratif Bidang Olahraga Disabilitas dan Mat Kauli (almarhum) sebagai Budayawan Gresik, maestro Macapat Gresik.

Selain itu, PWI Gresik juga memberikan penghargaan apresiatif kepada lima tokoh dan institusi lainnya yang dianggap memiliki peran penting dalam mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.

FOTO BARENG : Penerima apresiasi dari PWI berkolaborasi dengan DPRD Gresik bersama Plt Bupati Gresik Asluchul Alif (tiga dari kiri) dalam Anugerah GPA 2025 pada Rabu, 14 Mei 2025 ( Foto ,: PWI Gresik)

Penerima apresiasi meliputi Bank Jatim Cabang Gresik atas kontribusinya dalam pembangunan ekonomi lokal; Anhar Chusnani sebagai pemuda pelestari seni Damarkurung; Aiptu Jaelani (almarhum) sebagai polisi teladan; Serka Kowad Izza Elmy sebagai Babinsa perempuan inspiratif; dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik atas respons cepat terhadap keselamatan warga.

Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya ditopang oleh sektor formal pemerintahan, tetapi juga oleh keteladanan individu dan peran komunitas.

“Tentunya kami dari DPRD Gresik sangat mengapresiasi Giri Pancasuar Awards. Karena ini bentuk penghargaan kepada tokoh terbaik yang berkontribusi dalam pembangunan Gresik. Baik pembangunan fisik maupun non fisik. Semuanya tokoh terbaik,” ujar Syahrul.

Politisi PKB ini berharap para tokoh terbaik bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memberikan kinerja dan dedikasi terbaik dalam menjalankan tugas. Mereka pasti produktif dalam bidangnya masing-masing.

Apresiasi serupa juga disampaikan Plt Bupati Gresik Asluchul Alif. Menurutnya, banyak warga Gresik yang sukses di luar daerah dan tetap memberikan kontribusinya. “Untuk itu penghargaan ini sangat baik, agar tokoh-tokoh terbaik dari Gresik bisa terus berkontribusi kepada daerah. Istilah Pak Jazil tadi, kembali pulang,” ungkapnya.

Ia bahkan berharap lebih banyak penghargaan diberikan kepada tokoh Gresik punya kiprah apik, kendati tidak di Kota Santri. Harapannya agar mereka tetap ingat asalnya dan bisa kembali memberikan sumbangsih terbaik.

“Dan terakhir, kami dari Pemkab Gresik berpesan kepada rekan-rekan PWI bahwa kami tidak hanya ingin diberitakan yang bagus-bagus saja. Jika ada yang kurang, kami terbuka untuk kritik yang membangun. Agar roda pemerintahan berjalan balance,” tutupnya. 

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengapresiasi terselenggaranya GPA 2025. Ia menyebut, penerima penghargaan sudah sesuai dengan kompetensinya. Sebagai contoh, Asep Heri yang pernah menjabat sebagai Kepala ATR/BPN Gresik berhasil mendorong iklim investasi dan industri yang baik.

Lutfil Hakim pun mengurai dunia industri Kabupaten Gresik yang berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Ia berharap pers bisa ambil bagian. “Harapannya tentu, insan pers di Gresik ini juga bisa mengambil peran dalam pembangunan daerah,” tandasnya.

Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono, menyampaikan bahwa GPA menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan inspirasi yang diberikan sejumlah tokoh dalam membangun Gresik secara inklusif. GPA tahun ini merupakan kedelapan kalinya sejak 2017 lalu.

“PWI ingin menjadikan HPN sebagai momen untuk tidak hanya merefleksikan peran pers, tetapi juga memberikan apresiasi kepada parah tokoh yang telah berkontribusi dalam pembangunan Gresik dari berbagai aspek kehidupan bermasyarakat,” ujar Deni.

PWI Gresik berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat luas untuk terus berkarya dan menginspirasi dalam membangun Gresik yang lebih maju dan berdaya saing. (yad/gus)

PWI dan DPRD Gresik Berkolaborasi Berikan Anugerah Giri Pancasuar Awards 2025 kepada 5 Tokoh Inspiratif  Selengkapnya

Kali ke-10 Pengelolaan Keuangan Pemkab Gresik Raih Opini WTP dari BPK

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Raihan WTP dalam pengelolaan keuangan daerah berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan  Badan Pemeriksa Keuangan atau LHP BPK Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

WTP 2024 ini, kali kesepuluh atau satu dasawarsa secara berturut-turut. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Penyerahan LHP dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo pada Rabu, 17 April 2025. Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Misbahul Munir, Kepala BPPKAD Andhy Hendro Wijaya, serta Inspektur  Gresik Achmad Hadi.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur Yuan Candra Djaisin menyampaikan bahwa opini WTP merupakan bentuk apresiasi atas kewajaran laporan keuangan pemerintah daerah. “Opini WTP merupakan bentuk apresiasi atas kewajaran penyajian laporan keuangan, namun bukan berarti tanpa catatan. Kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti temuan dan rekomendasi agar tata kelola keuangan semakin baik dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tindak lanjut pemeriksaan sangat bergantung pada sinergi antara kepala daerah, perangkat daerah, serta peran strategis DPRD dalam pengawasan.

Sementara ituBupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini. “Alhamdulillah, opini WTP yang ke-10 ini adalah buah dari kerja sama dan komitmen seluruh pihak di lingkungan Pemkab Gresik. Ini bukan sekadar prestasi, tetapi amanah yang harus terus kita jaga dengan integritas dan transparansi. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan demi mewujudkan Gresik yang lebih baik dan sejahtera,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Atas capaian ini, Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, jajaran ASN, serta masyarakat Gresik atas dukungan dan partisipasi aktifnya. Sinergi yang terbangun diharapkan terus memperkuat pondasi pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Capaian opini WTP ke-10 ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel di masa mendatang. (yad)

Kali ke-10 Pengelolaan Keuangan Pemkab Gresik Raih Opini WTP dari BPK Selengkapnya

Forkom Lalin Gresik Gelar Evaluasi Arus Mudik Lebaran 2025. Ini Komitmennya 

GRESIK,1minute.id – Forum Komunikasi Lalu Lintas atau FKLL Kabupaten Gresik menggelar rapat evaluasi arus mudik dan balik Lebaran 2025 serta penanganan titik rawan kecelakaan lalu lintas (blackspot). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Perhubungan Gresik pada Selasa, 15 April 2025.

Evaluasi inisiatif dari Satuan Polis Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik ini dihadiri antara lain Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir ; Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, dan Kepala Dinas Perhubungan atau Kadishub Gresik Khusaini. Serta, perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik , Dinas Kesehatan Gresik, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan atau Bappeda Gresik dan Jasa Raharja. 

Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir menekankan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam perencanaan transportasi publik. Ia mendorong agar hasil evaluasi ini menjadi landasan dalam penyusunan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah atau P-APBD Gresik 2025, khususnya untuk menangani daerah rawan kecelakaan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas AKP Rizki Julianda menegaskan pentingnya aksi konkret di lapangan, seperti pemasangan rambu tambahan, peningkatan penerangan jalan umum, serta penambahan median jalan di jalur rawan laka. Ia juga menyoroti urgensi perbaikan kontur jalan dan pemasangan garis kejut sebagai bentuk pencegahan dini kecelakaan.

Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja yang menyatakan komitmen dalam memberikan layanan cepat dan responsif terhadap korban laka lantas. Termasuk percepatan proses pencairan BPJS dan penerbitan surat jaminan rumah sakit.

Dari sisi infrastruktur, Dinas PUTR menyatakan kesiapannya menangani kerusakan jalan sesuai prosedur dan skala prioritas, sedangkan Bappeda menyarankan adanya pergeseran anggaran guna memperkuat fasilitas keselamatan lalu lintas di wilayah prioritas.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Gresik dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan selamat bagi seluruh masyarakat, sekaligus meneguhkan peran strategis FKLL dalam menyatukan visi keselamatan lintas sektor di Kabupaten Gresik.

Dalam catatan 1minute.id sejumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik lebaran 2025. Kejadian itu, antara lain, sebuah mobil sedang BMW 704 Li terjun dari Tol Krian-Gresik yang belum tersambung pada Sabtu, 5 April 2025 sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu.

Kecelakaan berikutnya adalah trailer pengangkut kayu gelondongan versus KA Komuter Jenggala jurusan Stasiun Indro-stasiun Pasar Turi di Gresik pada 8 April 2025. Peristiwa itu terjadi di pelintasan JPL 11 KM 7+600 tepatnya di Kelurahan Tenggulunan, Kebomas, Gresik itu mengakibatkan seorang tewas.

Kejadian kali ketiga, adu banteng Isuzu Panther versus PO Bus Rajawali Indah di Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik pada 10 April 2025. Kejadian itu mengakibatkan 7 orang penumpang Panther meninggal dunia. (yad)

Forkom Lalin Gresik Gelar Evaluasi Arus Mudik Lebaran 2025. Ini Komitmennya  Selengkapnya

Pekan Depan, Kandidat Sekolah Rujukan Google, SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook untuk KBM 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri atau Spenda Gresik segera menerapkan inovasi pembelajaran berbasis digital. Google telah menetapkan lembaga pendidikan yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu, sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG, dan satu-satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Untuk mendukung program kandidat Sekolah Rujukan Google, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu mendapatkan bantuan atau pinjam pakai sebanyak 30 unit Chromebook dari Hello Indonesia. 

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia 

kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Acara itu, dihadiri anggota DPRD Gresik Dimas Setio Wicaksono, perwakilan Hello Indonesia Yuda dan para tenaga pendidik di Spenda Gresik yang lolos sertifikasi level 1 dari Google. 

Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir memberikan apresiasi inovasi pembelajaran yang dikembangkan di SMP Negeri 2 Gresik. “Sebagai sekolah pilot project UPT SMPN 2 Gresik diharapkan kedepan nantinya dapat mengimbaskan ilmunya kepada sekolah lain di seluruh Kabupaten Gresik,” harap Syahrur Munir.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, pihaknya pekan depan secara resmi membuka kegiatan belajar mengajar atau KBM dengan menggunakan laptop Chromebook di setiap mata pelajaran.

“Langkah ini diambil karena seluruh pendidik dan tenaga kependidikan telah bersertifikat Google Level 1,” ujar Salim usai acara pada Selasa, 4 Maret 2025.

FOTO BARENG : Ketua DPRD Gresik M Syahrur Munir(baju safari biru) bersama perwakilan Google Indonesia, Hello Indonesia , Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim (berkopya) usai serah terima 30 chromebook di halaman Spenda pada Selasa, 4 Maret 2025 ( Foto : spenda untuk 1minute.id)

Salim mengatakan, proses pembelajaran menggunakan laptop Chromebook karena sekolah telah melalui beberapa tahapan.. Mulai pelatihan level zero untuk guru dan karyawan sampai level 1 serta lulus ujian sertifikasi dari Google ini berproses kurang lebih 2 bulan lebih.

“Mulai pekan depan Spenda telah membuka kegiatan KBM dengan menggunakan Laptop Chromebook di setiap mata pelajaran,” tegas Salim.

Sebelumnya, Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi kandidat sekolah rujukan google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto. Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S. Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu. (yad)

Pekan Depan, Kandidat Sekolah Rujukan Google, SMP Negeri 2 Gresik Gunakan Chromebook untuk KBM  Selengkapnya

DPRD Gresik dan PWI Gresik Gelar Diskusi Sinkronisasi Pelayanan Kesehatan, Syahrul Munir : DPRD Gresik berharap Tak Ada Penolakan saat Berobat

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik bersama Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik menggelar diskusi Sinkronisasi Pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat atau Jamkesmas di Hotel Aston Gresik pada Kamis, 30 Januari 2025.

Diskusi yang berlangsung gayeng bersama stakeholder, yakni BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Dinas Kesehatan, perwakilan Puskesmas, dan Rumah Sakit serta Asosiasi Kepala Desa atau AKD di Kabupaten Gresik berlangsung selama 2 jam.

Sebanyak empat narasumber yaitu, Ketua DPRD Gresik M Syshrul Munir, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna ; Kabag Penjaminan Manfaat dan Utilisasi atau PMU BPJS Kesehatan Cabang Gresik dr. Dodyk Sukra Goutama yang mewakil Kepala BPJS Kesehatan Gresik serta Kepala BPJS Watch Jatim Arief Supriyono. 

Diskusi rangkaian memperingati Hari Pers Nasional atau HPN yang diperingati setiap 9 Februari ini juga dihadiri oleh dua orang Wakil Ketua DPRD Gresik Luthfi Dawam dan Mujid Riduan serta Ketua dan Wakil Ketua Komisi IV yang membidangi kesehatan yakni M. Zaifuddin dan Pondra Priyo Utomo.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir yang menyampaikan, tujuan diskusi ini adalah menyinkronkan persepsi dari semua pihak dalam pelaksanaan alur layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Ia menyebut, masalah-masalah dalam pelayanan kesehatan di Gresik terutama menyangkut skema rujukan dari pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama/ FKTP atau puskesmas ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut/FKTL rumah sakit.

“Sudah banyak keluhan, aduan masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan, ada yang langsung ke rumah sakit dengan biaya sendiri, walaupun memiliki atau tercover BPJS,” kata politisi muda dari Fraksi Kebangkitan Bangsa itu.

Beberapa waktu lalu, DPRD Gresik dan BPJS Kesehatan, dan Dinkes bersama Komisi IV telah membedah masalah ini. Terutama pelaksanaan layanan kesehatan di level puskesmas hingga rujukan ke rumah sakit.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28/2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional ada 144 jenis penyakit memang harus diselesaikan di FKTP atau Puskesmas, adapun bila diperlukan rujukan ke rumah sakit harus berdasarkan pada pemenuhan kegawatdaruratan.

“Nah kemarin ada progres, Dinkes, Rumah Sakit dan Puskesmas sudah bertemu untuk menyelaraskan aspek ketentuan kegawatdaruratan ini, karena kapasitas dan kemampuan puskesmas juga berbeda-beda,” katanya.

Syahrul berharap, antara pihak Dinas Kesehatan dan Faskes ada kesepakatan yang sama terkait pemahaman skema layanan kesehatan. Karena pemerintah Kabupaten Gresik telah menganggarkan lebih dari Rp100 miliar untuk Universal Health Coverage atau UHC

“Jadi semangat pemerintah, khususnya kami yang di DPRD Gresik berharap tidak sampai terjadi penolakan saat berobat. Sehingga penting dan perlu untuk duduk bersama menyamakan persepsi terkait pelayanan kesehatan di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menyampaikan, pihaknya memahami tentang aturan 144 penyakit yang harus selesai di puskesmas tersebut.

Namun ada beberapa penyakit yang memang belum mampu ditangani Puskesmas, seperti tetanus, bell’s palsy, refraksi. Khusnah juga mencontohkan, kasus demam berdarah, juga menjadi problem, karena tidak bisa serta merta dirujuk jika tidak memiliki komplikasi.

“Kalau tetanus kan harus ada ruang isolasi, nah itu meski masuk dalam 144 penyakit tersebut, di puskesmas belum bisa menangani maka harus dirujuk. Hasil kesepakatan dengan BPJS tentang penatalaksanaan kegawatdaruratan dan diagnostik non spesialistik, sudah kami share ke FKTP. Tapi di FKTP ada batasan rujukan. Kalau rujukan gawat darurat 24 jam di IGD, kalau rujukan poli harus di hari kerja,” beber Khusnah. Hari kerja FKTP mulai Senin hingga Sabtu. Hari Minggu libur. 

Sementara, dr. Dodyk Sukra Goutama menyampaikan, ketentuan aturan 144 penyakit yang harus dilakukan pelayanan di Puskesmas terlebih dahulu sebenarnya sudah berlangsung lama, bahkan sejak jaminan kesehatan BPJS mulai jalan.

Pun ketentuan rujukan dari FKTP ke Rumah Sakit juga sama seperti sebelumnya, yakni harus memenuhi aspek kegawatdaruratan yang ditentukan oleh dokter puskesmas atau FKTP. Namun, menurut Dodyk, ada penajaman proses verifikasi pengajuan klaim dari Rumah Sakit. (yad/gus)

foto : Guslan Gumilang/1minute.id

DPRD Gresik dan PWI Gresik Gelar Diskusi Sinkronisasi Pelayanan Kesehatan, Syahrul Munir : DPRD Gresik berharap Tak Ada Penolakan saat Berobat Selengkapnya

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengawali tugas melakukan kunjungan kerja ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 16 Januari 2025. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkompinda menyambut kedatangan alumnus Akpol 1996 itu di ruang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Setelah berbincang santai, pertemuan dilanjutkan di ruang Graita Eka Praja di lantai II Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Hadir dalam pertemuan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir.

Silaturahmi bertujuann mempererat sinergitas demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Sitkamtibmas. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Gresik atas kunjungannya. Beliau juga menegaskan bahwa Kabupaten Gresik, yang berdekatan dengan Kota Surabaya dan dikenal dengan nilai religius Islam yang kuat, sangat mendukung terciptanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menambahkan bahwa keberadaan Kapolres Gresik yang baru menjadi bagian penting dalam mengatasi isu-isu nasional yang juga berdampak pada masyarakat lokal.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, turut menyampaikan dukungan terhadap Kapolres Gresik dalam menghadapi tantangan yang ada, seperti mengatasi potensi gangguan sosial, menangani masalah hukum di wilayah perairan, hingga memberikan solusi atas keluhan masyarakat terkait kendaraan berat dan pelanggaran hukum lainnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Forkopimda. Ia menyatakan komitmennya untuk menjalin sinergitas dengan seluruh elemen Forkopimda guna menjaga kondusifitas wilayah. 

“Kami siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan Forkopimda untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan Forkopimda, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Gresik. Ia menegaskan bahwa sinergitas dan kerja sama yang baik adalah kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. (yad)

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas Selengkapnya

Viral Parkir Bus Ditarik Rp 150 Ribu, Wisata Religi Makam Religi Maulana Malik Ibrahim Tetap Ramai Peziarah

GRESIK,1minute.id – Destinasi wisata religi memiliki massa sendiri. Wisata religi Syekh Maulana Malik Ibrahim, misalnya. Sempat dihebohkan video viral peziarah yang ditarik uang retribusi parkir kendaraan sebesar Rp 150 ribu. 

Pada libur Tahun Baru 2025, wisata rohani yang berada di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur masih banyak dikunjungi para peziarah. Pantauan wartawan 1minute.id ratusan peziarah dari berbagai kota/kabupaten terus mengalir. Silih berganti memadati makam Waliyullah itu pada Rabu, 1 Januari 2025.

Mereka datang dari Jawa Timur maupun Jawa Barat untuk berdoa dan bermunajat kepada sang khaliq. Rachmad, misalnya. Ia datang dari Kudus, Jateng khusus mengikuti ziarah ke makam waliyullah di Jawa. “Saya sama keluarga ke sini,” katanya. Selain ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim juga berziarah ke makan Sunan Giri (Moekhmad Ainul Yaqin).

Seorang petugas parkir mengungkapkan liburan tahun baru 2025 jumlah wisatawan berkurang. “Peziarah yang datang tidak sebanyak hari besar Islam,” kata seorang petugas parkir di makam Syekh Maulana Malik Ibrahim pada Rabu pagi, 1 Januari 2025.

Video Viral

Dalam video yang viral di media sosial itu tampak perekam beradu mulut dengan petugas pos parkir bus Maulana Malik Ibrahim yang berlokasi di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Lumpur, Gresik. 

Pria di dalam video kemudian menanyakan mahalnya tarif parkir bus di kawasan Makam Sunan Gresik itu. “Ini saya bagian parkir Maulana Malik Ibrahim, ini 150 ribu sama elfnya apa gimana kok mahal,” katanya.

Petugas laki-laki itu lantas menyebut jika tarif parkir sesuai dengan Perbup No 55 Tahun 2023 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir Kawasan Wilayah Wisata Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim. “Kita pelaksana, jangan marah-marah kepada saya. Monggo sampeyan laporkan kalau merasa keberatan,” kata petugas itu.

Perekam video dengan suara perempuan menyampaikan jika ia tidak marah. Namun, sebagai pengantar ziarah, ia meminta penjelasan lantaran para peziarah akan menuntutnya jika tarif parkir terlalu mahal. “Saya gak marah-marah, saya cuman butuh penjelasan. Ini lo Mas, (Pria gondrong) yang menuntut saya,” kata suara itu.

Penjelasan DPRD dan Kadishub Gresik

Kepala Dinas Perhubungan atau Kadishub Gresik Khusaini hingga Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir angkat bicara. Syahrur dalam Konferensi Pers di Kantor DPRD Gresik menyatakan, video viral itu karena ada miskomunikasi. “Tarif parkir bus ditempat wisata sesuai Perda sebesar Rp 150 ribu,” katanya. 

Sebelum ada perda, para peziarah dikenakan tarif kunjungan. “Sejak ada perda itu, peziarah tidak dikenakan retribusi kunjungan. Include dengan parkir bus,” katanya. Sehingga, peziarah hanya membayar untuk elf selter dari terminal ke makam Maulana Malik Ibrahim. 

Sementara itu, Kadishub Gresik Khusaini melalui akun TikTok @pemerintah kabaputen gresik menjlentrehkan retribusi parkir di kawasan tertentu, antara lain, destinasi wisata religi Makam Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri sudah sesuai dengan Peraturan Daerah atau Perda nomor 8 tahun 2023. “Untuk kendaraan bus sebesar Rp 150 ribu,” katanya.

Ia menyebutkan semua retribusi parkir itu disetorkan ke kas daerah sebagai pendapatan asli daerah atau PAD. “Jadi tidak ada yang dikurangi atau apa,” tegasnya. Terkait pengumuman retrubusi yang ditempelkan di ruang pos parkir, kata mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil Gresik adalah Peraturan Bupati atau Perbup nomor 55 tahun 2023. 

“Besarnya tarif tetap sama, Rp 150 ribu. Tapi secara aturan itu memang perbup lama. Aturan yang baru adalah Perda nomor 8 tahun 2023,” terang mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Gresik.

Ia menjelaskan sebelum adanya Perda nomor 8 tahun 2023, retribusi parkir bus wisata religi berkisar antara Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per unit ditambah retribusi penumpang sebesar Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per bus. “Adanya perda itu, tidak ada retribusi untuk penumpang karena sudah include retribusi parkir bus,” jelasnya. 

Terkait penyesuaian tarif itu, pihaknya meningkatkan mutu pelayanan. Khusaini mrnyebutkan, di parkir bus wisata religi telah disiapkan fasilitas toilet, musala hingga tenaga kebersihan. 

Ia pun berpesan kepada calon peziarah bila akan melakukan kunjungan ke Gresik untuk melakukan survei terlebih dahulu agar mengetahui berapa tarif retribusi parkir bus yang sesusi dengan Perda sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. “Bila ada hal yang kurang berkenan di lapangan silakan menghubungi kami siap dan segera membantu,” tutupnya. (yad)

Viral Parkir Bus Ditarik Rp 150 Ribu, Wisata Religi Makam Religi Maulana Malik Ibrahim Tetap Ramai Peziarah Selengkapnya

DPRD Gresik Bakal Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Langsung di Komisi

GRESIK,1minute.id – DPRD Gresik bakal membuka pengaduan masyarakat atau dumas secara langsung di kantor DPRD Gresik. “Satu hari dalam seminggu buka dumas langsung di gedung DPRD Gresik,” kata Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir saat konfrensi Pers terkait Evaluasi Kinerja Pimpinan DPRD dan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) 2024 di kantor DPRD Gresik pada Jumat, 27 Desember 2024.

Syahrur Munir didampingi tiga Wakil Ketua DPRD Gresik yaitu. Achmad Nurhamim, Luthfi Dhawam dan Mujid Riduan serta para Ketua Komisi dan Badan Kehormatan DPRD Gresik melanjutkan, mekanisme dumas secara langsung sedang digodok. 

Selama ini, pengaduan masyarakat melalui surat atau mekanisme lainnya. Nantinya, masyarakat bisa datang langsung di gedung parlemen yang berada di Jalan KH Wachid Hasyim, Alun-alun Gresik, Jawa Timur. “Mekanismenya (dumas) di semua komisi sedang kami matangkan,” tegas legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Gresik itu.

Ia melanjutkan, layanan pengaduan masyarakat ini, satu dari tiga fungsi DPRD yakni bidang pengawasan. Dua fungsi lainnya adalah legislasi dan anggaran. Berdasarkan pengaduan masyarakat itu, komisi akan melakukan tindaklanjut. Ia mencontohkan, protes warga di Pulau Bawean terkait proyek tambak udang di 

perbatasan Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pembukaan tambak udang berpotensi mencemari pantai di Pulau Bawean yang masih “perawan”. Syahrur Munir menindaklanjuti laporan dan melakukan pemantau langsung. “Selama belum ada izin kegiatan harus dihentikan,” tegasnya. Eksekutif mengamininya. 

Selain dumas proyek tambang udang, DPRD Gresik menerima pengaduan infrastruktur jalan, pembangunan gedung sekolah, hingga layanan kesehatan di puskesmas. “Saat ini, teman-teman di komisi melakukan inspeksi ke puskesmas,” ujarnya.

Layanan tingkat pertama di puskesmas menjadi perhatian komisi karena banyak puskesmas tidak memiliki peralatan medis yang memadai. Permenkes 6/2024 tentang standar teknis pemenuhan standar minimal kesehatan, ada 180 jenis penyakit yang harus ditangani dilayanan tingkat pertama yakni puskesmas atau klinik. 

“Ternyata ada puskesmas yang tidak bisa melayani 180 jenis penyakit karena peralatan medis belum memadai. Padahal,  kita sudah mengeluarkan ratusan miliar untuk cover kesehatan melalui UHC (Universal Health Coverage),” terangnya. (yad)

DPRD Gresik Bakal Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Langsung di Komisi Selengkapnya

Komisi II DPRD Gresik Keluarkan Rekomendasi, Pendirian Tambak Udang di Pulau Bawen Wajib Ngurus Izin 

GRESIK,1minute.id – Komisi II DPRD Gresik menggelar rapat dengar pendapat alias RDP pada Senin, 11 November 2024. Hearing yang dilakukan oleh komisi bidang Perekonomian dan Keuangan bersama

Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PMPTSP ; Dinas Lingkungan Hidup atau DLH ; Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP. Serta, Kades Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura ;  Kades Kepuhlegundi Kecamatan Tambak hingga perwakilan pemilik tambak. Hearing dilakukan untuk menyikapi aksi penolakan nelayan dan mahasiswa terkait pendirian tambak udang di pesisir pantai di Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik.

Dalam hearing yang pimpin langsung Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrur Munir dan Ketua Komisi II DPRD Gresik Wongso Negoro itu terungkap pendirian tambak udang yang dikhawatirkan nelayan dan mahasiswa di pulau berjarak 80 mil laut dari Kabupaten Gresik itu belum mengantongi izin. 

Ketua Komisi II DPRD Gresik Wongso Negoro mengatakan 8 rekomendasi tersebut, antara lain, meminta pemilik untuk melengkapi perizinan. “Kami juga meminta dinas terkait untuk memfasilitasi pemilik untuk mengurus perizinannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terkait perizinan ini wajib dipenuhi dan ditaati oleh pemilik tambak. “Jika perizinannya belum selesai, maka tambak udang wajib dihentikan aktivitasnya,” tegas legislator asal Fraksi Partai Golkar itu. 

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir. Menurut dia, 8 rekomendasi yang disepakati dalam RDP tersebut sudah sesuai dan harus ditaati semua pihak. “Pemerintah sangat mendukung berbagai kegiatan usaha yang dilakukan di Gresik. Namun, harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Syahrur Munir.

Ia mengaku setelah menerima surat keluhan dari para nelayan di Pulau Bawean itu telah lakukan inspeksi mendadak atau sidak di tempat rencana pendirian tambak udang. Sidak dilakukan di sela kunjungan kerja atau kunker beberapa waktu lalu. Saat itu, di lokasi yang bakal dijadikan tambak udang itu sudah terdapat beberapa alat berat.

“Saya sudah melihat langsung ke lokasi tambak udang tersebut. Saya datang kesana untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat,” terangnya.

Dengan melihat langsung ke lapangan, pihaknya bisa melihat secara proporsional permasalahan tersebut. “Sehingga, bisa mengambil kebijakan yang sesuai dengan kondisi dan aturan yang berlaku,” imbuh ketua Fraksi PKB Gresik periode 2019-2024 itu. 

Seperti diberitakan, air pantai perbatasan Desa Kepuh Legundi dan Desa Sidogedung Batu, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terlihat bening. Airnya berwarna biru. Sesekali terdengar deburan ombak. Suasana pantai yang masih “perawan” yang asri dan alami itu terancam sulit ditemukan lagi.

Sebab, di dekat pantai itu dikabarkan akan berdiri tambak udang. Luasnya 3 hektar. Air pantai pun berpotensi tercemar bila ada aktivitas budidaya tambak di sekitar pantai tersebut. Kondisi itu, membuat puluhan mahasiswa dan nelayan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik resah. 

Massa gabungan yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Masyarakat dan Nelayan (AMMAN) menggelar unjukrasa pada Rabu, 16 Oktober 2024. Ada tiga tuntutan yang mereka suarakan. Yakni, Menolak terjadinya tambak udang sampai kapanpun ; Mengecam sikap pemimpin yang telah ikut mengesahkan izin dan berada pada pihak pengelola tambak udang dan Mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap tambak udang yang dinilai merusak ekosistem laut setempat. (yad)

Komisi II DPRD Gresik Keluarkan Rekomendasi, Pendirian Tambak Udang di Pulau Bawen Wajib Ngurus Izin  Selengkapnya

Jadi Irup Hari Santri, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Hari Santri Bukan Hanya Milik Santri

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Santri Nasional dipusatkan di Alun-alun Sidayu pada Selasa, 22 Oktober 2024. Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah yang di daulat sebagai inspektur upacara (Irup) yang mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” itu.

Upacara yang diikuti oleh Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir dan ribuan santri serta elemen masyarakat itu berlangsung khidmat.

Plt Bupati Gresik Aminatun Hibabah saat membacakan sambutan Kementerian Agama menyampaikan bahwa, Hari santri yang diperingati setiap 22 oktober adalah momentum untuk mengenang dan meneladani para santri. Para santri telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan Hari Santri ini juga tidak terlepas dari peristiwa Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pada 1945 silam. Peristiwa ini menjadi bukti semangat perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia serta perlawanan santri terhadap para penjajah.

“Dari fatwa Resolusi Jihad itu Hadratussyaikh KH. Hasyim Asyari menyatakan bahwa berperang menolak dan melawan penjajahan itu fardhu ain yang harus dikerjakan oleh tiap-tiap orang Islam,” ujar Bu Min – sapaan – Aminatun Habibah.

Plt Bupati Gresik berlatar pendidik itu melanjutkan bahwa tema Hari Santri  2024 ini dipilih sebagai penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu. Mereka telah berjuang tanpa kenal lelah untuk kemerdekaan dan keutuhan bangsa.

“Menyambung juang bukan berarti hanya mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat dalam menghadapi tantangan zaman modern. Jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemuduran dengan angkat pena,” lanjutnya.

Sebelum menutup sambutannya, Bu Min menegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik santri dari pesantren, tetapi milik semua golongan. Serta milik semua seluruh elemen bangsa yang mencintai negaranya. 

Sementara itu, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWC NU Menganti menggelar apel Hari Santri di lapangan Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Apel yang dihadiri Muspika, Kepala Desa se-Kecamatan Menganti, tokoh agama dan tokoh masyarakat aerta para santri. Peserta apel memakai sarung dan berkopiyah. (yad)

Jadi Irup Hari Santri, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah : Hari Santri Bukan Hanya Milik Santri Selengkapnya