Rumah yang Disewa untuk Gudang Indomarco di Driyorejo Ludes Terbakar

GRESIK,1minute.id – Sebuah rumah yang digunakan sebagai gudang oleh Indomarco di Jalan Semeru, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Ahad, 5 Oktober 2025.

Hampir isi gudang di bangunan dua lantai itu terbakar. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) membutuhkan waktu lebih 5 jam untuk menjinakkan api. Kebakaran kali pertama dilaporkan pukul 10.40 WIB. Petugas Damkar gabungan dari Dinas  Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik dibantu Damkar Kota Surabaya dan PT Agrindo pulang pukul 17.36 WIB. 

Dugaan sementara, kebakaran gudang dua lantai dipicur korsleting. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya kali pertama menerima laporan kebakaran rumah milik Haji Asmadi di Jalan Semeru, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik sekitar pukul 10.40 WIB.

Tim pemadam dari Posko Driyorejo tiba di lokasi sekitar pukul 10.46 WIB. Kemudian, disusul tim Damkar posko Kecamatan Menganti, dan Damkar PT Agrindo. “Ketika tim damkar tiba, bangunan lantai dua sudah terbakar,” ujar Suyono pada Ahad, 5 Oktober 2025.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah warga, bangunan rumah dua lantai itu milik H. Asmadi yang di sewa oleh Indomarco untuk difungsikan sebagai gudang penyimpanan kebutuhan pokok dan sehari-hari dengan konsep waralaba. Saat kejadian, tidak ada aktivitas. “Karena waktu libur kerja membuat tempat tersebut luput dari pengawasan pegawai yang bekerja,” ujar mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran keenam di bulan Oktober 2025 ini. (yad)

Rumah yang Disewa untuk Gudang Indomarco di Driyorejo Ludes Terbakar Selengkapnya

Gudang Produksi Kalender Bahan Plastik di Gresik Ludes Terbakar

GRESIK,1minute.id -Kebakaran pabrik kembali terjadi di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Dini hari tadi, Sabtu, 5 Oktober 2024, gudang produksi kalender bahan plastik, PT Royal Oriental Raplastex hangus terbakar. 

Dugaan awal penyebab gudang berlokasi di Jalan Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu terbakar karena korsleting. Petugas kebakaran dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik membutuhkan waktu selama 4 jam untuk menjinakkan amuk si jago merah itu.

Kebakaran gubang produksi kalender bahan plastik, PT Royal Oriental Raplastex diketahui sekitar pukul 01.53 WIB. Prisdianto, petugas keamanan gudang  mengatakan bahwa api tiba-tiba membesar disertai kepulan asap tebal dan menyebar ke seluruh bagian gudang. “Saat itu, tidak ada aktivitas di dalam gudang,” terang Prisdianto kepada petugas Damkarmat Gresik pada Sabtu, 5 Oktober 2024.

Hembusan angin pagi membuat lidah api cepat membesar. Petugas keamanan gudang  berlokasi di Krikilan, Driyorejo, Gresik meminta bantuan melalui call center 112 Gresik. Petugas Damkarmat Gresik Pos Krikilan berjumlah 5 orang dengan kekuatan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air menuju tempat kejadian kebakaran alias TKK. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono mengatakan, dalam proses pemadaman kebakaran, pihaknya mendapatkan bantuan damkar dari Garudafood, Agrindo, dan Inti Dragon Suryatama Mojokerto. Bantuan atau kolaborasi dengan sejumlah pemadam kebakaran memudahkan proses pemadaman. “Butuh waktu hampir 4 jam,” kata Suyono yang mantan Asistem bidang pemerintahan Sekretariatan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. 

Suyono, mengimbau kepada seluruh perusahaan di wilayah Gresik untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan sistem keamanan kebakaran di tempat kerja selalu berfungsi dengan baik. Ia menekankan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara rutin guna mencegah terjadinya hubungan arus pendek yang dapat memicu kebakaran.

“Kami mengimbau agar setiap perusahaan memastikan alat pemadam kebakaran tersedia dan mudah diakses, Hal ini sangat penting untuk meminimalisir dampak jika kebakaran terjadi,” tegas Suyono yang mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau PMD Gresik. Dalam catatan Damkarmat Gresik, kebakaran gudang pabrik yang memproduksi kalender bahan plastik adalah kali ke-14 pada 5 Oktober 2024 ini. Artinya, rata-rata 3 kejadian kebakaran setiap harinya. Mayoritas media yang terbakar adalah ilalang. (yad)

Gudang Produksi Kalender Bahan Plastik di Gresik Ludes Terbakar Selengkapnya

Mobil Suzuki Carry Terbakar, Sopir Slamet Selamat

GRESIK,1minute.id – Mobil Suzuki Carry terbakar di Jalan Raya Sumput, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada Minggu pagi, 30 Juli 2023. 

Asap muncul dari bawa jok minubus bernomor polisi (nopol) N 1681 PJ itu. Asap sekejab berubah menjadi bara api membuat Slamet Budiyono pucat. Lelaki 35 tahun itu bergegas keluar dan mencari pertolongan. Dani, seorang pengguna jalan melihat kejadian tersebut kemudian merogoh saku celana dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Saat itu, sekitar pukul 07.35 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Krikilan, Driyorejo menuju lokasi kejadian dengan mengendarai satu unit mobil pemadam dab satu unit mobil tangki penyuplai air. ‘Hampir seluruh bodi mobil sudah terbakar,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Haloan Sinaga pada Minggu, 30 Juli 2023.

Petugas damkar berjumlah empat orang bergegas memadamkan api. Berhasil. Slamet Budiyono bernafas lega. Meski, ia harus menderita kerugian materi lumayan banyak. Karena seluruh bodi Suzuki Carry milik dilahap api. Namun, nyawa Slamet selamat. ” Ada dugaan kebakaran akibat korsleting,” ujar Sinaga menduga. Musim kebakaran ini menambah panjang kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. ” Bulan ini, tercatat 37 kejadian kebakaran,” ujarnya. (yad)

Mobil Suzuki Carry Terbakar, Sopir Slamet Selamat Selengkapnya

Terdengar Ledakan di Gudang Pabrik Plastik di Driyorejo Sebelum Terbakar

GRESIK,1minute.id – Kebakaran gudang kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Sebuah gudang pabrik plastik,  CV Berlian Plastik ludes terbakar pada Kamis pagi, 20 Juli 2023. Petugas dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik membutuhkan waktu selama 3 jam lebih memadamkan amuk si jago merah di gudang berlokasi di Driyorejo Kencana Permai di Jalan Raya Cangkir Km 21, Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo itu.

Tidak ada korban dalam kebakaran yang kali ke-14 di bulan Juli 2023. Petugas menduga penyebab kebakaran adalah korsleting. Menurut keterangan tertulis dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik, CV Berlian Plastik terbakar sekitar pukul 03.58 WIB. 

Seorang pekerja mendengar adanya sebuah ledakan di lantai dua gudang tersebut. Suara ledakan cukup keras itu mengagetkan pekerjaan. Setelah suara ledakan itu muncul bara api kemudian melaporkan kepada petugas damkarmat Pos Driyorejo. 

Sebanyak lima orang personil Damkarmat meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK) dengan mengerahkan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air. Kondisi gudang yang tertutup sempat merepotkan petugas di bawa komando Fathoni tersebut. Mereka menggunakan tangga manual kemudian melubangi tembok gudang tersebut. 

Setelah tembok berlubang sebesar kepala manusia dewasa, petugas kemudian memulai melakukan penyemprotan air. “Akses menuju titik api sulit dijangkau,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 20 Juli 2023.

Gempuran air  dari mobil damkar milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akhirnya bisa menjinakkan api. “Kami tiba di TKK pukul 04.10 WIB. Api baru bisa padam pukul 07.40 WIB,” terang mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik itu.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, imbuhnya, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting.  “Keterangan pekerjaan sempat mendengar ada satu kali ledakan sebelum kebakaran,” katanya. (yad)

Terdengar Ledakan di Gudang Pabrik Plastik di Driyorejo Sebelum Terbakar Selengkapnya

Freezer Pendingin Daging Ayam Let’s go Chicken Di Driyorejo Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Dua penjaga gudang Let’s go Chicken, PT. Inspirasi Kuliner Indonesia kalang kabut. Mereka panik. Sebab, salah satu mesin pendingin tempat penyimpanan daging segar ayam terbakar pada Selasa, 4 April 2023 sekitar pukul 04.30 WIB.

Beruntung delapan orang petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik posko Driyorejo cepat tiba di lokasi kejadian kebakaran (TKK) di Kompleks Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD) Jalan Raya Batu Mulia 12D, Paras, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik sehingga bisa cepat menjinakkan si jago merah. 

Informasi yang dihimpun badal subuh sekitar 04.30 WIB dua orang penjaga gudang Let’s go Chicken melihat ada nyala warna kemerahan di dalam gudang tempat penyimpanan daging segar ayam. Dalam gudang itu terdapat puluhan freezer. Dua penjaga itu berbagi tugas. Satu orang bertugas memadamkan api menggunakan alat pemadaman api ringan (Apar). Satu petugas lainnya menghubungi Angki, manajer perusahaan memberitahukan kejadian tersebut. Angki kemudian meminta bantuan Damkarmat Gresik.

Selama 2 jam, petugas melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan. “Yang terbakar freezer. Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga usai kejadian pada Selasa, 4 April 2023. (yad)

Freezer Pendingin Daging Ayam Let’s go Chicken Di Driyorejo Terbakar  Selengkapnya

Mengganti Ban Sambil Merokok, Dua Kios Ludes Terbakar, Satu Korban Mengalami Luka Bakar 

GRESIK,1minute.id – Kios tambal ban dan Kios penjual bunga di Jalan Raya Petiken, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik diamuk si jago merah pada Sabtu, 17 Desember 2022. Kebakaran yang diduga akibat percikan api puntung rokok itu mengakibatkan istri pemilik kios tambal ban mengalami luka bakar. 

Beruntung, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik di posko Driyorejo cepat tiba di lokasi kejadian sehingga lidah api tidak menjilat kios lainnya. Informasi yang dihimpun menyebutkan sekitar pukul 10.08 WIB, ada seorang pengendara motor mendatangi kios tambal ban milik Pak To. Pengendara itu datang untuk ganti ban motor yang sudah usang. 

Petugas tambal ban lalu mengganti ban motor milik konsumennya itu. Petugas mengganti ban motor sambil ngudut alias merokok. Padahal kios tambal itu juga menjual eceran bahan bakar motor (BBM) jenis Pertamax dan Pertalite. Diduga ada sisa BBM yang tercecer sehingga menimbulkan bara api. Blubbb! Api membesar kemudian menyambar istri tambal ban yang belum diketahui identitasnya itu.

Pemilik Kios tambal ban panik. Api semakin membesar dan membakar kios penjual kembang nyekar milik Ny. Juana yang ada di samping kios tambal ban itu. Sejumlah pengendara yang melihat kejadian itu melaporkan ke Petugas Damkarmat Gresik. Sebanyak delapan anggota Damkarmat dengan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air dibawa komando perwira piket, Eka Prapangasta W.D., meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK). 

Selain dari Damkar Gresik, juga melibatkan Petugas Damkar dari Lakarsantri, Surabaya akhirnya bisa mengusai amuk si jago merah. Kepala Dinas Damkar Gresik Agustin Halomoan Sinaga menyatakan, dugaan awal kebakaran kios tambal ban juga menjual BBM eceran akibat human error. “Keterangan saksi di TKK menyebut tukang tambal ban sambil merokok ketika melakukan pergantian ban,” terang Sinaga.  

Kebakaran yang mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar itu, kejadian kali kedua di Desember 2022. “Kami ingatkan untuk semua warga untuk terus berhati-hati,” ujarnya. Tentang korban luka bakar, Sinaga yang mantan Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik, ini menyebut telah dilakukn ke rumah sakit. “Korban dibawa ke Puskesmas Driyorejo,” katanya.  (yad)

Mengganti Ban Sambil Merokok, Dua Kios Ludes Terbakar, Satu Korban Mengalami Luka Bakar  Selengkapnya

Terduga Pelaku Pembunuhan Istri dan Penganiayaan Anak Pilih Harakiri

GRESIK, 1minute.id – Zada Thalita masih tergolek di RSUD Ibnu Sina Gresik. Gadis 25 tahun itu mengalami luka parah karena penganiayaan. Anak bangsu dari dua bersaudara tinggal di Jalan Kelud, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo mengalami luka kepala dan dua pergelangan tangannya. Luka-luka itu diduga akibat sayatan benda tajam.

Sedangkan, ibunya bernama Triyana, 52 tahun, meninggal. Dua perempuan itu diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Terduga pelakunya adalah pria berinisial JS.Siapa JS itu ? Dia adalah suami Triyana. Ayah Thalita.

Nah, polisi sedang mengejar terduga tersebut. Sekitar pukul 17.00 tadi sore ada kabar seorang lelaki berinisial JS melakukan harakiri di perlintasan kereta api di Jombang. Lelaki itu beralamat di Jalan Kelud, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.  Sama dengan alamat almahumah Triyana. Tubuh lelaki itu terpental setelah disambar kereta api dari Surabaya tujuan Pasar Senen, Jakarta.

Saat itu, sebelum Magrib KA dengan nomor loko 253 C melintasi KM 89 +570 di Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang , JS menghadangnya. Tubuh lelaki itu langsung disambar KA cepat itu. Tubuhnya, terpental beberapa meter. JS meninggal di lokasi kejadian. “Iya, sebelum Magrib tadi,”kata sumber dikepolisian. 

Kanitreskrim Polsek Driyorejo Ipda Suhari dikonfirmasi selulernya membenarkan bila lelaki yang menghadang kereta api itu berinisial JS. “Iya, korban tinggal di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo,”kata Suhari pada Rabu malam.  Tapi,  Suhari belum bisa memastikan apakah JS, pelaku KDRT hingga istrinya, Triyana meninggal dan anaknya, Thalita luka-luka. “Apakah JS pelaku (pembunuhan dan penganiayaan) Saya belum bisa memastikan. Karena saksi korban belum bisa dimintai keterangan,”dalih Suhari. 

Akan tetapi, sumber dikepolisian menyebutkan JS adalah pelaku pembunuhan istri, dan menganiaya Thalita. Polisi lalu memburu JS ke Krian, Sidoarjo. Namun, JS berhasil lolos dan pergi menuju Jombang. Di Jombang itu, JS memilih jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu. Tewasnya, JS membuat hidup Thalita dalam sekejap menjadi yatim piatu.  

Plt Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni mengatakan, kondisi korban masih dilakukan perawatan. “Masih dalam penanganan di IGD dan pasien kondisinya stabil dan masih dikonsulkan ke dokter bedah untuk renacana tindak lanjut operasi,”kata dr Soni kepada wartawan. (yad)

Terduga Pelaku Pembunuhan Istri dan Penganiayaan Anak Pilih Harakiri Selengkapnya

Normalisasi Avour Anak Sungai Brantas di Driyorejo Dimulai

GRESIK,1minute.id – Proyek normalisasi Sungai Avour melintasasi wilayah Driyorejo mulai dikerjakan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung upaya mitigasi bencana itu didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Normalisasi sungai merupakan salah satu prioritas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam usaha penanggulangan ancaman banjir tahunan khususnya yang disebabkan luapan Sungai Avour dan Kali Lamong saat memasuki musim hujan. 

Di Kecamatan Driyorejo, sungai Avour yang merupakan anak Sungai Brantas yang membentang  dari kawasan Krikilan hingga Bambe. Panjangnya sekitar 7 kilometer. Normalisasi ini diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 8 miliar. Pemkab Gresik akan menggandeng perusahaan-perusahaan di wilayah Kecamatan Driyorejo lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan pemantauan kondisi avour di Kecamatan Driyorejo itu. Kondisi sungai yang sangat dangkal dan sempit merupakan penyebab utama terjadinya banjir yang setiap tahunnya merugikan masyarakat. Baik dalam hal ekonomi maupun kualitas hidup. 

Dalam doa bersama yang dihadiri para perwakilan perusahaan itu, GusYani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Gresik. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungannya,”ujar Bupati Yani. 

Gus Yani melanjutkan momentum kebersamaan masyarakat yang mendorong semangat gotong royong. “Ibaratnya adalah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. mudah-mudahan ini menjadi berkah untuk kita semua,”ujar Bupati Yani. Ia berharap mulai ada perubahan mindset dalam menghadapi bencana, dimana kebiasaan lama berupa pemberian donasi ketika bencana datang, diubah menjadi donasi untuk pencegahan bencana itu sendiri.

“Mudah-mudahan ada multi effect dari pengerjaan normalisasi ini, minimal mengurangi bencana banjir, dan banjir menjadi lebih cepat surut,”ujarnya. 
Pemerintah, imbuhnya,tetap berkontribusi dalam normalisasi sungai Avour melalui kolaborasi dengan DPRD. “Tahun depan akan ada anggaran khusus untuk sungai Avour,”katanya. 

Sementara itu, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menjelaskan normalisasi sungai merupakan salah satu program pemerintah dalam mengurangi bencana banjir, utamanya di Gresik Selatan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan support dari stakeholder agar pengerjaan ini terus berkelanjutan. “Kita berharap sinergi dan support dari pengusaha, pihak desa dan kecamatan yang terkait dengan program ini supaya berkelanjutan,”ujarnya. (yad) 

Normalisasi Avour Anak Sungai Brantas di Driyorejo Dimulai Selengkapnya

Diduga Ngantuk, Trailer Seruduk Mobil, Motor dan Rumah, Kondisi Sopir Terjepit


GRESIK,1minute.id – Matahari belum setinggi tombak. Suasana di Jalan Raya Larangan,  Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik sudah riuh pada Sabtu, 7 Agustus 2021. Jalan kabupaten itu macet dua arah. Sebab, tertutup bodi tracktor head trailer.  Kendaraan berat itu terguling setelah menabrak pengendara mobil Honda Stream, pemotor dan rumah warga setempat.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun yang terjadi pukul 06.00 itu. Petugas membutuhkan waktu lebih dari 3 jam untuk mengevakuasi bodi trailer ya menutup badan jalan itu.
Informasi yang dihimpun sekitar pukul 06.00 truk trailer melaju dari arah timur ke barat. Driyorejo ke arah Wringinanom. Kendaraan berat nopol L 9034 UI  itu disopiri Sutikno, 35, warga Desa Tempuransono, Kecamatan Sawo, Ponorogo.

Trailer melaju pelan karena sarat muatan. Memasuki Jalan Raya Larangan, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo  diduga sopir mengantuk. Sutikno tidak melihat ada Mobil Honda Stream nopol  L 1822 LY dikendarai Abdulloh, 36, warga Perum Tata Residence Blok BA, Gresik hendak belok kanan untuk mengisi bahan bakar di SPBU Krikilan itu. Trailer lalu nyeruduk bodi belakang Honda Stream kemudian menabrak pengendara motor Honda Beat nopol  W 6535 WI yang dikendarai oleh Siti Aminah, 36, Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

RINGSEK : Bodi belakang Honda Stream yang ringsek setelah diseruduk trailer kemudian menabrak pemotor dan rumah di Jalan Raya Larangan, Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Sabtu, 7 Agustus 2021 ( foto : ist)

Serudukan dari belakang itu, membuat pemotor terpental. “Pengendara motor mengalami luka patah tulang lengan kiri dan paha kanan,”ujar polisi. Sementara itu, sopir trailer yang kaget membanting setir ke kiri. Trailer pun oleng , kemudian terguling. Kendaraan berat baru berhenti setelah menabrak rumah Geraldo Poylino Siswanto, 36.

“Sopir trailer terjepit bodi kendaraan,”tegas Salim, warga sekitar. Butuh waktu 3 jam lebih petugas melakukan evakuasi bodi trailer. Petugas mengerahkan eksavator dan forklip. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol A.Zunadi menyatakan kecelakaan beruntun itu tidak menimbulkan korban jiwa. “Ada dua korban luka-luka,”kata Zunaidi melalui Ipda Tasmani. (yad)

Diduga Ngantuk, Trailer Seruduk Mobil, Motor dan Rumah, Kondisi Sopir Terjepit Selengkapnya

Gudang bahan Baku Tekstil untuk Kain Pel dan Selimut terbakar


GRESIK,1minute.id – Gudang bahan baku pembuat tekstil PT Lexim Global Indo ludes terbakar pada Minggu, 16 Mei 2021. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di pabrik anak usaha dari PT Panji Mas Textile berlokasi di Jalan Raya Driyorejo Km 32 Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik itu.

Polisi masih menyelidiki penyebab terbakarnya pabrik spesialis membuat benang pel dan selimut yang sudah di ekspor ke-35 negara itu. Informasi yang dihimpun Minggu sore itu sejumlah pekerja masih beraktivitas di dalam perusahaan. Mereka melihat asap hitam menyembul di bagian mesin penghancur kapas dan motor silinder vanbell. Asap itu muncul sekitar pukul 17.00. Asap berubah menjadi bara api. 

Api cepat membesar. Kemudian merembet ke bagian gudang bahan baku pembuat tekstil itu. “Kami baru mendapatkan laporan sekitar pukul 17.22,”kata Kapala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta dikonfirmasi pada Senin, 17 Mei 2021. 

Api saat itu sudah besar. Bersama dengan petugas damkar dari 4 perusahaan sekitar api berhasil dikuasai 6 jam kemudian atau sekitar pukul 22.51. (yad) 

Gudang bahan Baku Tekstil untuk Kain Pel dan Selimut terbakar Selengkapnya