Berkah Ramadan, 295 ASN Naik Pangkat, Suprapto : Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan 

GRESIK,1minute.id – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 1 April 2024. Berkah bulan Suci Ramadan. Mereka pun semringah karena gaji dan tunjangan terkerek naik.

Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik total ASN yang menerima SK kenaikan pangkat sebanyak 295 pegawai. Rinciannya 116 pegawai negeri sipil Struktural dan 179 PNS Fungsional terdifi dengan 30 pegawai  golongan II ; 185 pegawao golongan III dan 80 pegawai golongan IV.

Kenaikkan pangkat ini bertujuan untuk memberikan dorongan dan semangat kerja bagi PNS dalam melaksanakan aktivitas serta memberikan kesempatan mengembangkan karir yang lebih baik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melalui, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik Suprapto, menyampaikan kenaikan pangkat bagi PNS bukan hak PNS, akan tetapi merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah atas kinerja pegawai.

“Pangkat atau jabatan yang dimiliki saat ini merupakan penghargaan atas prestasi kerja yang telah dilakukan. Terdapat banyak tolok ukur parameter kinerja PNS yang menjadi pertimbangan dalam kenaikan pangkat, seperti kinerja PNS yang meliputi hasil kerja dan tingkat kedisiplinan,” paparnya saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan SK kenaikan pangkat PNS di Ruang Mandala Bhakti Praja lsntai IV Kantor Bupati Gresik pada Rahu, 20 Maret 2024.

Ia berpesan agar kenaikan pangkat tersebut diiringi dengan peningkatan pelayanan masyarakat, etos kerja, dan kedisiplinan PNS Kabupaten Gresik dalam bekerja. “Jadikanlah kenaikan pangkat yang telah diterima sebagai pemacu semangat dalam bekerja, saya berharap agar dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan yang telah dilakukan selama ini,” kata mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik itu. (yad)

Berkah Ramadan, 295 ASN Naik Pangkat, Suprapto : Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan  Selengkapnya

Mudik Bareng Gus Yani-Bu Min, Gratis. Ini Syaratnya!

GRESIK,1minute.id – Mudik Bareng Gus Yani dan Bu Min kembali digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pendaftaran mudik bareng gratis itu dibuka mulai 19 sampai 21 Maret 2024 di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik di terminal Bunder, Gresik. Berangkat hari Sabtu, 1 April 2024 di halaman Kantor Bupati Gresik Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Khusaini mengatakan program mudik gratis ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa beban biaya transportasi yang mahal.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya serta memberikan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan aman bagi para pemudik.

Kegiatan ini sengaja disosialisasikan lebih awal kepada masyarakat untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat yang akan mudik Lebaran menuju kampung halamannya masing-masing, dengan segala sumberdaya transportasi yang ada, mulai dari menggunakan kendaraan pribadi, bahkan menggunakan transportasi sepeda motor.

“Berkendara dengan sepeda motor selain tidak di desain untuk perjalanan jauh, risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor juga sangat tinggi. Untuk itulah tahun ini kami menggelar mudik gratis,” kata Khusaini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub Gresik Suhartono, peserta mudik gratis terbuka untuk masyarakat Gresik yang hendak mudik di kampung halamannya.

“Kami akan menyiapkan 15 armada bus untuk mudik tahun ini. Armada tersebut akan melayani 8 rute yang ada di Jawa Timur,” kata Suhartono pada Kamis, 14 Maret 2024. Delapan rute yakni Gresik-Madiun-Ponorogo ;  Gresik-Bojonegoro-Tuban ; Gresik-Probolinggo-Banyuwangi. Kemudian, Gresik-Lumajang-Jember ; Gresik-Malang-Blitar dan Gresik-Kediri-Tulungagung. 

“Pendaftaran mudik gratis ini dibuka 19 sampai 22 Maret 2024. Pendaftaran dilakukan secara langsung dengan mendatangi kantor Dishub Gresik di Terminal Bunder. Pendaftaran akan ditutup otomatis oleh penyelenggara jika kuota sudah terpenuhi,” katanya.

Lalu apa persyaratan bisa mudik gratis ? Calon pemudik cukup membawa foto kopi KTP  dan Kartu Keluarga. Atau surat keterangan (suket) domisili Kabupaten Gresik dari Kecamatan.

Bagi masyarakat yang dinyatakan sudah terdaftar’ akan diberikan tiket yang berisi nama, alamat, nomor HP, nomor bus dan kursi, serta jurusan yang diberikan oleh petugas di Kantor Dinas Perhubungan. (yad)

Mudik Bareng Gus Yani-Bu Min, Gratis. Ini Syaratnya! Selengkapnya

Pujasera Manyarsidomukti Resmi Di Buka, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Pusat Kuliner, Cocok untuk Ngabuburit

GRESIK,1minute.id – Pujasera Manyarsidomukti resmi dibuka pada Jumat, 8 Maret 2024. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan pusat kuliner di Gresik Utara, tepatnya di Lapangan Pemerintah Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu.

“Ini sangat bagus. Tempat ini cocok untuk tempat ngabuburit, menunggu waktu buka puasa,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ketika kali pertama menginjakkan kaki di Pujasera Manyarsidomukti pada Jumat, 8 Maret 2024. 

Pujasera Manyarsidomukti ini menempati lahan milik pemerintah desa (pemdes) Manyarsidomukti. Lokasinya di sekitar 100 meter dari Jalan Raya Deandles atau jalan nasional di Pantai Utara (Pantura) Gresik ini. Bangunan pujasera konstruksi baja dan terbuka. Sehingga nyaman untuk semua orang. 

Pengunjung juga bisa menikmati lapangan sepak bola yang rumputnya ijo royo-royo itu. Di bangunan pujasera ada 52 stan dan dilengkapi kafe. Puluhan pedagang yang menempati pujasera ini, adalah warga yang tempat usaha terdampak proyek strategis nasional (PSN), pelebaran jalan raya. Pemkab Gresik memberikan kompensasi ganti rugi bangunan lapak yang tergusur dan menyiapkan tempat relokasi untuk pedagang terdampak proyek nasional itu.

Sedangkan, bangunan pujasera di bangun secara urunan oleh sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama alias Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan sekitar Kecamatan Manyar. “Dikelola dengan baik untuk masyarakat. Pemkab Gresik hadir dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Sebab, Manyar ini bakal menjadi ibukota Gresik, pusat ekonomi Gresik,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Setelah Ramadan, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengusulkan kepada pengelola pujasera menggelar sejumlah kegiatan. Diantaranya, komptesi sepak bola untuk anak. “Anak-anaknya bermain bola, orang tua menikmati kuliner disini,” ujarnya.

Pujasera dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. Menurut Camat Manyar Zainul Arifin, peresmian Pujasera Manyarsidomukti tidak ujug-ujug. Diresmikan menjelang Bulan suci Ramadan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. “Kalau saya estimasi pemasukkan desa berkisar Rp 300 jutaan per bulan,” katanya. 

PERESMIAN PUJASERA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memotong tumpeng dalam seremonial Peresmian Pujasera Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar pada Jumat, 8 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ditempat sama, ketua pelaksana Pembangunan Pujasera Manyarsidomukti Nur Yusuf mengatakan, pembangunan pujasera inu wujud sinergitas perusahaan dengan Pemkab Gresik. “Pembangunan melalui CSR perusahaan,” kata Nur Yusuf, perwakilan dari Formula Pertama itu. Ia berharap setelah hibah bangunan diserahkan kepada pemerintah desa setempat bisa bermanfaat untuk UMKM setempat. “Bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” harapnya. 

Sementara itu, seremonial peresmian Pujasera Manyarsidomukti dilakukan secara sederhana namun tetap khidmat itu, selain dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta anggota Formula Pertama. Sejumlah desa di kecamatan Manyar membuka lapak jajanan khas Gresik. Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani Aminatun Habibah memborong kuliner khas Gresik itu. (yad)

Pujasera Manyarsidomukti Resmi Di Buka, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Pusat Kuliner, Cocok untuk Ngabuburit Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik kini memiliki gedung galeri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan galeri terletak di Kawasan Wisata Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu pada Kamis, 7 Maret 2024. Galeri ini di gadang-gadang menjadi etalase bagi produk-produk unggulan asli Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Lokasi berdirinya galeri ini memiliki sejarah panjang bagi perekonomian Gresik, bahkan Nusantara. Karenanya, saya berharap adanya galeri ini menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif Kabupaten Gresik,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dekranasda Gresik sudah berhasil mendorong tenun Wedani menjadi salah satu simbol identitas masyarakat Gresik. Keberhasilan ini juga sudah diakui tidak hanya pada tingkat provinsi, melainkan hingga di tingkat nasional.

“Maka saat ini kami juga mendorong Dekranasda sebagai katalisator setelah tenun, sekarang giliran batik kita dikenal baik di Jawa Timur maupun nasional. Kita dorong Dekranasda untuk menghasilkan batik yang menjadi identitas Pemerintah Kabupaten Gresik,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini.

Untuk mewujudkan batik khas Gresik itu, orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan. Dari sisi pemerintah daerah, dukungan bisa berupa memperkenalkan Galeri Dekranasda dan daerah-daerah sentra batik ketika ada tamu dari kabupatem/kota lain. Hal serupa juga diharapkan dilakukan oleh dunia industri dan instansi-instansi lainnya.

Peresmian galeri Dekranasda Gresik yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini semakin meriah karena ada peragaan busana dan lomba melukis damarkurung.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali menyampaikan bahwa kegiatan peresmian ini menjadi salah satu rangkaian HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. Galeri Dekranasda Gresik ini, merupakan salah satu prasarana yang digunakan sebagai tempat untuk memamerkan produk, karya seni, budaya dan tradisi yang ada di Gresik. Selain itu, Galeri Dekranasda ini juga menjadi pusat informasi, edukasi pemasaran dan promosi budaya, tradisi, wisata dan produk-produk unggulan Kabupaten Gresik.

“Galeri Dekranasda merupakan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dibawah pengelolaan Dekranasda Gresik dalam upaya sebagai mitra pemerintah dalam melestarikan warisan budaya, tradisi, dan karya-karya terbaik budayawan dan karya kreatif para muda di Kabupaten Gresik,” terang Ning Nurul-sapaan akrab-Nurul Haromaini Ali ini. (yad)

Bupati Gresik Resmikan Galeri Dekranasda Bandar Grissee, Tempat Pameran Kerajinan Khas Gresik  Selengkapnya

SIG dan Pemkab Gresik Teken Kerja Sama Pemanfaatan Bahan Bakar Alternatif dari 2 TPST

GRESIK,1minute.id –  PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang pemanfaatan refuse-derived fuel (RDF).  RDF atau bahan bakar alternatif dari hasil olahan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Belahanrejo, Kecamatan Kedamean dan  TPST Ngipik, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Industri-sebutanLain-Kabupaten Gresik sekaligus mendukung peningkatan porsi penggunaan bahan bakar alternatif di pabrik SIG.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Operasi SIG Reni Wulandari dalam rangkaian acara Peresmian TPST Belahanrejo pada Kamis lalu, 29 Februari 2024.

TPST Belahanrejo dan TPST Ngipik telah dilengkapi fasilitas RDF yang masing-masing memiliki kapasitas pengelolaan sampah sebesar 200 ton/hari, dengan kapasitas input mesin 20 ton/hari yang dapat menghasilkan 3,8 ton/hari RDF dari sampah anorganik dan 9 ton/hari RDF dari sampah organik. Melalui kerja sama ini, nantinya RDF dari dua fasilitas tersebut akan dikirimkan ke SIG Pabrik Tuban untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif substitusi batu bara.    

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersyukur dan mengapresiasi kesediaan SIG untuk bekerja sama dengan Pemkab Gresik dalam pengelolaan sampah. Sebelum TPST Belahanrejo berdiri, bertahun-tahun sampah dari Gresik area Selatan harus dikirim ke TPST Ngipik di Kota Gresik yang jaraknya relatif jauh. Cara ini sangat tidak efektif dan efisien, apalagi waktu itu TPST Ngipik belum dilengkapi fasilitas RDF. Kemudian Pemkab Gresik melengkapi TPST Ngipik dengan fasilitas RDF yang diresmikan pada Juni 2023.

“Alhamdulillah, sudah ada offtaker RDF dari beberapa TPST yang kita punya, jadi nanti kita tidak perlu bingung lagi. Nantinya RDF ini akan digunakan sebagai bahan bakar di pabrik semen,” kata Fandi Akhmad Yani.

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengatakan, semangat untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan mendorong SIG berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan sampah perkotaan secara berkelanjutan. Kerja sama ini tidak hanya membantu Pemkab Gresik menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga membantu SIG mendapatkan bahan bakar alternatif ramah lingkungan sebagai upaya dekarbonisasi.

“SIG terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan sampah sebagai bentuk kontribusi dalam pelestarian lingkungan dan upaya global dalam menurunkan selama emisi CO². Selain RDF, SIG juga menggunakan biomassa dari sekam padi, bonggol jagung, tandon sawit, dan lain-lain sebagai bahan bakar alternatif, untuk meningkatkan substitusi energi panas (TSR) guna mencapai target penurunan intensitas emisi CO² yang telah ditetapkan dalam SIG Sustainability Road Map 2030,” kata Reni Wulandari.   

Belum lama ini, anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) juga baru saja menjalin kerja sama dengan Pemkab Bantul, DI Jogjakarta dalam pemanfaatan RDF. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024 dan peresmian operasional Intermediate Treatment Facility (ITF) Pasar Niten Bantul, Jogjakarta pada Selasa, 27 Februari 2024.

Kabupaten Bantul dengan luas wilayah 506,8 kilometer persegi dan terdiri dari 17 kecamatan, memiliki potensi timbunan sampah mencapai 440 ton per hari. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya populasi di wilayah ini.

Lebih lanjut, Reni Wulandari menyampaikan, pengelolaan sampah secara berkelanjutan dengan prinsip ekonomi sirkular seperti RDF, memiliki banyak keunggulan. Selain mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan mengatasi tumpukan sampah yang menimbulkan bau dan gangguan kesehatan, pemanfaatan RDF juga mendukung akselerasi pencapaian target penurunan emisi karbon yang dicanangkan pemerintah pada 2060.

“Volume sampah yang terus meningkat masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah di tengah keterbatasan lahan tempat pembuangan dan fasilitas pengelolaan sampah. Sebagai perusahaan yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam pengelolaan sampah, SIG siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi momok, khususnya bagi pemerintah daerah,” ujar Reni Wulandari.

Sebelum menjalin kerja sama dengan Pemkab Kabupaten Gresik dan Bantul, SIG melalui anak usahanya, SBI sudah terlebih dahulu menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah, seperti Aceh, Cilacap, DKI Jakarta, Banyumas, Temanggung, Sleman, Wonosobo, dan pengelola sampah di Bali.

Di Kabupaten Cilacap, SBI tidak hanya memanfaatkan RDF hasil produksi RDF Plant Jeruklegi milik Pemkab Cilacap, tetapi juga menjadi inisiator sekaligus operator fasilitas RDF pertama di Indonesia. Sejak diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan pada 21 Juli 2020, fasilitas RDF Cilacap kini mengolah 160 ton sampah/hari untuk menghasilkan sekitar 70 – 80 ton RDF/hari. Jumlah ini berpotensi menggantikan 50 – 60 ton batu bara/hari. (yad)

SIG dan Pemkab Gresik Teken Kerja Sama Pemanfaatan Bahan Bakar Alternatif dari 2 TPST Selengkapnya

Tahun Ketiga, Pemkab Gresik Gelar Program Jemput Santri Mudik Jelang Ramadan

GRESIK,1minute.id – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjemput santri mudik menjelang bulan suci Ramadan berlanjut. Program ini memasuki tahun ketiga. Khusus santri asal Pulau Bawean, Pemkab Gresik juga memberikan subsidi harga tiket kapal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, program ini merupakan wujud perhatian pemerintah kepada santri asal Gresik. Ini sudah menjadi agenda ketika momentum liburan santri. “Termasuk subsidi tiket kapal pulang pergi bagi santri untuk penyeberangan Gresik – Bawean,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik setelah melepas santri ke Bawean di pelabuhan Gresik pada Sabtu, 2 Maret 2024.

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini melanjutkan fasilitasi santri asal Gresik yang menimba ilmu di pondok pesantren yang ada di berbagai daerah, akan dijemput oleh Dinas Perhubungan. Nantinya ada yang diturunkan di halaman masjid Ahmad Dahlan, Masjid Agung dan Wisma Semen Gresik.

“ini untuk mempermudah orang tua santri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gresik yang akan menjemput anaknya, ketika liburan dari pondok pesantren,” pungkasnya.

Gus Ishom, salah satu pengurus alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Pasuruan mengapresiasi program jemput santri untuk liburan bulan Suci Ramadan ini. Menurut dirinya, fasilitasi untuk santri tersebut sangat bermanfaat sekali. “Mudah mudahan program ini terus berlanjut, agar memberikan semangat belajar kepada seluruh santri asal Gresik,” harapnya.

Tahap awal ini, sebanyak 237 santri asal Pulau Bawean yang dijemput kemudian diantar menuju Pelabuhan Gresik untuk mudik ke rumah masing-masing. Ratusan asal Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean ini , rinciannya, mondok di Ponpes Sidogiri sebanyak 162  santri; Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Situbondo 39 santri, Ponpes Dalwa Bangil Pasuruan sebanyak 35 dan Pondok Pesantren Gontor 1 orang santri.

Faizah, 13, santriwati asal Bawean mengaku senang, dengan adanya program Pemkab Gresik untuk memfasilitasi santri yang sudah berjalan 3 tahun ini terus dilanjutkan. “Selain tidak membuat repot orang tua untuk menjemput. Bagi kami yang dari Bawean sangat terbantu. Saya berharap program ini dapat terus dirasakan adik dan saudara kami lainnya yang ada di Bawean,” kata santriwati asal Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Situbondo. Dalam penjembutan dan pelepasan santri asal Pulau Bawean ini,

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub).Kusaini, Anggota DPRD Gresik Bustami Hazim, Deputi Branch Manager PT Pelindo, Panca, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan Devry Andrey, serta Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Capt M Firmawan. (yad)

Tahun Ketiga, Pemkab Gresik Gelar Program Jemput Santri Mudik Jelang Ramadan Selengkapnya

TPST Belahanrejo Beroperasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Penanganan Sampah Dari Hulu Ke Hilir

GRESIK,1minute.id – Beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik bakal berkurang. Pasalnya, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah memiliki tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan TPST yang kali pertama milik Pemkab Gresik itu pada Kamis, 29 Februari 2024. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa TPST ini menjadi tonggak penting dalam penyelesaian masalah sampah sejak zaman kemerdekaan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Dia mengungkapkan, sebelumnya sampah dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik dikirim ke TPA Ngipik di tengah kota. Penanganan sampah semacam ini dirasa sangat tidak efektif. Selain memerlukan biaya pengiriman juga menyebabkan TPA Ngipik overload atau kelebihan kapasitas tampung.

“Kita ketahui bersama, jumlah penduduk di kawasan Gresik Selatan ini sangat besar. Karenanya, saat ini kita bangun TPST di wilayah Gresik Selatan dengan tujuan agar sampah-sampah dari wilayah selatan (Kedamean, Wringinanom, dan Driyorejo) bisa ditangani di sini tanpa perlu harus ke TPA Ngipik,” terang mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Disamping itu, saat ini penanganan sampah di Kabupaten Gresik memasuki babak baru dengan tersedianya mesin Refused Derived Fuel (RDF) yang dipasang di TPA Ngipik dan juga TPST Belahanrejo.

Dengan adanya mesin ini, sampah bisa diolah untuk kemudian menjadi komoditas yang bermanfaat. Di antaranya briket untuk bahan bakar, fluff anorganik, juga olahan organik yang bisa digunakan sebagai media budidaya maggot.

“Mesin RDF ini sudah diinstal di TPA Ngipik, dan hari ini bisa kita saksikan bersama sudah siap beroperasi juga di TPST Belahanrejo. Dengan mesin ini berkapasitas 2,5 ton/jam ini, sampah yang masuk bisa diolah dan menghasilkan 8 ton olahan RDF setiap harinya,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu.

Berdirinya TPST Belahanrejo ini mendapatkan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta sejumlah perusahaan yang peduli terhadap lingkungan. Antara lain, PT Semen Indonesia Tbk (SIG). 

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya pada Kementerian KLHK Vir Katrin menyatakan, 

pengelolaan sampah saat ini sudah tidak bisa dilakukan secara konvensional. “Pemerintah pusat juga terus mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pengolahan sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Karenanya, adanya TPST Belahanrejo ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah dalam menangani sampah di Kabupaten Gresik,” ungkapnya. 

Untuk diketahui penanganan sampah menjadi satu diantara sembilan program prioritas, Nawa Karsa, Gresik Lestari. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berkomitmen menjadi Gresik merdeka sampah. Selain membangun TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mendorong desa membangun hangar sampah. Di Gresik Selatan, diantara Kecamatan Menganti dan Gresik Utara, pengolahan sampah antara lain di Desa Pangkah Wetan dan di Pulau Bawean. 

Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penandatanganan kerja sama antara Pemkab Gresik dengan PT Semen Indonesia. Bentuk kerja sama yakni olahan RDF yang dihasilkan oleh TPST akan ditampung oleh PT. Semen Indonesia sebagai bahan bakar pembuatan semen.

Hadir dalam peresmian ini di antaranya Direktur Operasi PT. Semen Indonesia Reni Wulandari ;  SVP of Production PT. Semen Indonesia Beni Ismanto dan General Manager of Energy Management PT. Semen Indonesia Otto Andri Priyono. Kemudian, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Gresik. (yad)

TPST Belahanrejo Beroperasi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Penanganan Sampah Dari Hulu Ke Hilir Selengkapnya

Harjagres, Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani: Harmoni Bukan Sekadar Konsep, Tapi …?

GRESIK,1minute.id – “Harmoni Gresik Baru Lebih Maju” menjadi tema besar Peringatan HUT ke-50 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik (Harjagres). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, harmoni bukanlah sekedar konsep. Tetapi sebuah panggilan yang mendalam untuk keselarasan yang menyeluruh di antara semua aspek kehidupan. “Dalam konteks pembangunan, harmoni memperlihatkan perlunya menjaga keseimbangan antara kemajuan fisik, keberlanjutan lingkungan, serta kesejahteraan sosial dan ekonomi,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara Harjagres di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 28 Februari 2024.

Dalam tiga tahun terakhir, ia melanjutkan, pihaknya telah bersama-sama meraih berbagai pencapaian gemilang yang mencerminkan semangat harmoni. “Penghargaan Adipura yang berhasil kita rebut kembali setelah sepuluh tahun adalah bukti dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Ini adalah hasil kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak terkait untuk menjaga keindahan dan kebersihan Gresik kita,” ujarnya.

Dikatakan, pencapaian terbesar bukanlah sekadar tentang prestasi materi. Lebih dari itu pihaknya bangga dengan upaya dalam membangun sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas hidup warga Gresik. 

“Melalui berbagai program pendidikan, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat. Mulai dari Jaketku, Bunda Puspa, hingga menjadikan Bawean sebagai pulau pendidikan. Insya Allah kami telah menciptakan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan yang berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, pembangunan rumah sakit Gresik sehati, unit pengolahan ikan, revitalisasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) dan jalan alternatif yang juga bermanfaat untuk pertanian bukan hanya tentang beton dan aspal. Tetapi juga tentang menciptakan ruang untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, hiburan dan kehidupan sosial masyarakat.

“Semua pencapaian ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan kerja keras semua pihak yang terlibat. Oleh karena itu pada kesempatan ini saya ingin sampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh masyarakat Gresik, atas kontribusi dan partisipasinya dalam membangun Gresik,” pungkasnya. 

Sementara itu, Harjagres terasa berbeda dengan adanya pameran arsip menuju 50 tahun Pemkab Gresik. Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo, pameran ini dalam rangka gerakan nasional sadar tertib arsip. (yad)

Harjagres, Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani: Harmoni Bukan Sekadar Konsep, Tapi …? Selengkapnya

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres 

GRESIK,1minute.id – Koleksi Piala Adipura Kabupaten Gresik bakal bertambah. Setelah sebelas tahun penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan itu tidak pernah mampir di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sebuah kado manis bagi Pemerintah Kabupaten Gresik yang sedang merayakan HUT ke-50 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik (Harjagres) yang mengusung tema ” Harmoni Gresik Baru Lebih Maju” ini.

“Mudah-mudahan kado istimewa di tahun ini meraih Adipura,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai upacara Harjagres di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 28 Februari 2024. HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Tahun ini, upacara Harjagres dimajukan pada Rabu, 28 Februari karena perayaan berdekatan dengan datangnya bulan Suci Ramadan. Tampak hadir pada Harjagres 2024, mantan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim dan Sastro Soewito. Mantan Pk Bupati Gresik Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, serta istri mantan Bupati Gresik Amiseno. Setelah upacara kemudian dilanjutkan pemotongan nasi tumpeng yang diberikan Bupati Fandi Akhmad Yani kepada istri mantan Bupati Gresik Amiseno.

Piala Adipura, penghargaan tertinggi dalam bidang kebersihan lingkungan itu sangat dinantikan karena lama tidak “mampir” ke Gresik. ” Penantian sudah 11 tahun. Semoga Adipura bisa kita bawa pulang ke Gresik,” imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya optimistis bisa membawa Piala Adipura ke Kabupaten Gresik. Piala Adipura, katanya, bukan sekadar penghargaan. Piala Adipura menyangkut tentang prilaku masyarakat. Bagaimana cara mengelola  sampah, berprilaku dan bersikap kedepannya agar kebersihan tetap terjaga.

“Dan komitmen kepala daerah yakni Bupati dan Wakil Bupati sungguh luar biasa,” kata Sri Subaidah ditemui usai mengikuti upacara Harjagres pada Rabu, 28 Februari 2024. Selain komitmen kepala daerah, imbuhnya, kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat. Mengapa masyarakat berperan penting dalam upaya meraih Piala Adipura? Ia mencontohkan, sebanyak 220 sekolah adiwiyata, 100 lebih kampung zero waste dan kampung pro-clean. Selain itu, eco pesantren dan perusahaan peraih proper dan penghijauan. “Penilaian berlapis-lapis. Ada 39 lokus yang dinilai termasuk terminal, fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). 

Partisipasi masyarakat yang prolinngkungan ini, menjadikan DLH Gresik optimistis bisa membawa pulang Piala Adipura tahun ini. “Kemarin sempat tidak menyangka bisa masuk nominator. Ini sudah luar biasa. Tapi akan lega bila sudah pegang Piala Adipura,” ujarnya. Informasi yang dihimpun penyerahan Piala Adipura rencana pada Rabu hari ini, 28 Februari 2024. Namun, rencana itu mundur dari jadwal karena penyerahan Piala Adipura akan diberikan langsung oleh Wakil  Presiden Ma’ruf Amin pada Senin, 4 Maret 2024. (yad)

Penantian 11 Tahun, Optimistis Bawa Pulang Piala Adipura, Bupati Gresik: Kado Harjagres  Selengkapnya

3 Tahun Mengabdi Bupati dan Wabup Gresik, RS Gresik Sehati Berdiri, Kado HUT Emas Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar tasyakuran dan bakti sosial di  Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) pada Senin, 26 Februari 2024. Tasyakuran berdirinya gedung pelayanan kesehatan di Gresik Selatan itu, tepatnya di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean itu rangkaian merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. 

HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Dalam tasyakuran berdirinya gedung RSSG itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah terasa meriah dan khidmat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, RS Gresik Sehati merupakan monumen pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gresik. Khususnya bagi mereka yang berada di Wilayah Selatan Kabupaten Gresik. Rumah sakit ini, juga merupakan wujud nyata Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati yakni Gresik Sehati. “Berdirinya rumah sakit ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Apalagi saat ini Kabupaten Gresik sudah berjalan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ditambahkannya, dengan adanya komitmen memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis lewat UHC, maka peran pemerintah daerah berikutnya adalah membangun akses pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat.

“Rumah sakit ini menjadi harapan besar bagi masyakat khususnya di wilayah Gresik Selatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa perlu jauh ke tengah kota. Alhamdulillah, hari ini tepat 3 tahun yang lalu saya dan bu wabup dilantik, kita sudah bisa melihat bangunan RS yang megah ini berdiri,” ujarnya.

Apresiasi atas berdirinya RS Gresik Sehati ini juga datang dari Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI drg. Yuli Astuti Saripawan. Apresiasi ini lantaran berdirinya RS Gresik Sehati sejalan dengan program dari Kementerian Kesehatan yakni mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Dengan adanya RS Gresik Sehati ini, mampu mengcover setidaknya empat kecamatan di Kabupaten Gresik. Jadi masyarakat tidak bertumpuk di rumah sakit di tengah kota. Apalagi ditambah dengan adanya program UHC dan fasilitas bangunan, maka insya Allah mutu layanan bisa baik,” terangnya.

Tasyakuran dan bakti sosial pelayanan kesehatan dasar, mata, THT, kulit, serta khitan umum secara gratis di gelar di halaman RS Gresik Sehati yang  berada di Desa Slempit Kecamatan Kedamean ini. RSGS berdiri diatas lahan seluas 8.500 meter persegi dengan luas bangunan 11.570 m², yang berdiri di lahan seluas 8.500 m². Nantinya, RS Gresik Sehati ini mampu menampung kapasitas pasien dengan 100 tempat tidur. Rencananya, rumah sakit ini akan beroperasi secara penuh pada akhir 2024. (yad)

3 Tahun Mengabdi Bupati dan Wabup Gresik, RS Gresik Sehati Berdiri, Kado HUT Emas Pemkab Gresik  Selengkapnya