Wujudkan Mimpi Pelajar Gresik Go-Internasional, Pemkab Gresik, Kadin dan HEY Sosialisasi Kuliah dan Kerja ke Jerman 

GRESIK,1minute.id – Ekspektasi pelajar dan mahasiswa Gresik untuk kuliah sambil kerja ke eropa sangat tinggi. Buktinya, peserta sosialisasi “Kuliah dan Bekerja di Jerman” yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Gresik dengan menggandeng Habibie Education Youth (HEY) di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) membludak pada Sabtu, 1 April 2023. 

Gedung berarsitektur mirip rumah Keong itu dipenuhi peserta. Mulai berasal SMA, SMK, Madrasah Aliyah maupun mahasiswa se-Kabupaten Gresik. Gebrakan baru, duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini untuk mewujudkan mimpi pelajar Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bisa go internasional. 

Program “Kuliah dan Bekerja” ke Jerman ini bagian dari salah program Nawa Karsa, Gresik Cerdas untuk mewujudkan Gresik baru untuk meningkatkan mutu kualitas SDM di Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampil bagai seorang motivator ulang. Bupati berusia 37 tahun itu  berharap kesempatan emas bisa kuliah sambil kuliah di negeri dengan kesebelasan yang dikenal dengan Tim Panser itu tidak terlewatkan begitu saja. 

“Seandainya Saya pribadi masih seusia kalian, Saya pasti tidak akan melewatkan kesempatan ini. Karena kesuksesan itu tidak akan datang begitu saja, kesuksesan butuh diperjuangkan. Kesuksesan kita raih dari konsistensi melakukan kebiasaan-kebiasaan baik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan ribuan pelajar dan mahasiswa.

Bupati millenial ini juga menyinggung perihal bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia pada 2045. Dikatakan bahwa bonus demografi bisa menjadi berkah, namun bisa juga menjadi musibah jika tidak disiapkan dengan baik.

Menghadapi bonus demografi, imbuhnya, kita harus mulai berpikir generasi muda seperti apa yang kita siapkan. Harapannya tentu saja adalah generasi muda yang produktif dan berkualitas. “Hari ini (Sabtu, 1 April 2023 Red)?Saya bisa berdiri disini merupakan hasil dari kerja keras pendahulu-pendahulu kita, oleh karenanya saya memiliki tanggung jawab untuk berjuang demi generasi yang akan datang. Salah satunya lewat kegiatan sosialisasi hari ini,” tegas Bupati berusia 37 tahun itu.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, disamping mewujudkan SDM cerdas, program ini juga menjadi solusi dalam mengatasi angka pengangguran di Gresik.

“Angka pengangguran Gresik masih sebanyak 8%. Ini lebih tinggi sedikit dibandikan Provinsi Jawa Timur yang saat ini di angka 7,8%. Meskipun demikian, kita dari Pemkab Gresik tetap berupaya dalam menangani hal tersebut. Salah satunya dengan program Nawa Karsa Gresik Cerdas,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah itu.

Bu Min juga mengatakan, dengan adanya program kuliah dan kerja di Jerman, dapat meningkatkan kemampuan akademik yang dimiliki oleh anak Gresik. Maka, Bu Min mendorong para ratusan siswa SMA sederajat yang hadir saat itu, untuk berlomba-lomba mengikuti program tersebut.

“Ini menjadi kesempatan dalam menempuh pendidikan di Eropa yang memang dipusatkan di Jerman. Nanti teknis sekolahnya mirip seperti SMK tapi lebih intens. Dengan dua hari teori dan praktek tiga hari di perusahaan sekitarnya. Bahkan kalian juga akan dibayar.” ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

MEMBLUDAK: Ribuan pelajar SMA sederajat mengikuti sosialisasi Kuliah dan Bekerja di Jerman di WEP Gresik pada Sabtu, 1 April 2023 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Menurut Bu Min, program ini dapat berlangsung karena kondisi Jerman yang kekurangan tenaga kerja. Anak muda produktif hanya sebanyak 2% dari total masyarakat Jerman. Sehingga membutuhkan tenaga kerja potensial dari luar negeri. “Saat ini telah terbuka sekitar 20.000 kesempatan untuk bekerja di sana,” tegas Wabup berlatar pendidik itu. 

Pemkab Gresik terus berupaya menekan angka pengangguran. Sebelumnya, Pemkab Gresik menggelar Job Fair dengan membuka lowongan berjumlah 4 ribu lebih pada 53 perusahaan, dan diikuti oleh lebih dari 9 ribu pelamar kerja.

Selain itu, Pemkab Gresik telah membuka beasiswa kuliah untuk warganya. Ada pula Rumah Vokasi yang berfokus dalam pelatihan untuk berkerja, dimana Rumah Vokasi ini adalah yang pertama ada di Indonesia.

Ketua Kadin Gresik M. Choirul Rizal yang hadir mengatakan, pihaknya bersama Kadin Gresik akan selalu memberikan support terbaik dalam meningkatkan SDM Gresik. Terutama dalam mengurangi angka pengangguran yang ada.

“Gresik kota industri, tapi pengangguran tetap tinggi. Maka ini juga menjadi langkah solusi dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik,” ucapnya.

Pelatihan untuk persiapan program tersebut akan digelar Kadin Gresik setelah lebaran Idul Fitri. Dalam sosialisasi ini hadir juga CEO Habibie Education Youth Nana Saragih memuji gebrakan Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang mensupport program kuliah kerja ini. 

“Kalian punya bupati, wabup, dan ketua Kadin yang hebat. Karena Saya sudah keliling Indonesia dan tidak semua pemerintah daerahnya mau turun tangan dalam hal ini,” tandasnya. (yad)

Wujudkan Mimpi Pelajar Gresik Go-Internasional, Pemkab Gresik, Kadin dan HEY Sosialisasi Kuliah dan Kerja ke Jerman  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sebut 5 Capaian Misi 2022 Sangat Tinggi

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggujawaban (LKPj) tahun 2022. Dalam laporannya yang dibacakan dalam ruang rapat paripurna DPRD Gresik yang dipimpin oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir itu, Buupati Fandi Akhmad Yani menyebut capai 5 misi tahun 2022 memiliki capaian sangat tinggi. 

Penilaian capaian kinerja pada LKPJ ini berlandaskan Permendagri 86/2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Ranperda tentang RPJPD dan RPJMD serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

Misi pertama, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, yakni menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel serta mewujudkan kepemimpinan yang Inovatif dan Kolaboratif. Pada pelaksanaan misi pertama, Pemkab memperoleh Predikat B dengan capaian 92,37 persen dengan kategori Sangat Tinggi.

“Indikator kinerja sasaran untuk misi pertama, diketahui dari dua sasaran pembangunan. Yakni indikator kinerja sasaran Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Indeks Inovasi Daerah, seluruhnya bernilai sangat tinggi,” ujarnya.

Kemudian, misi kedua yakni membangun infrastruktur yang berdaya saing, memakmurkan desa dan menata kota. Berdasarkan publikasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), nilai indeks daya saing daerah Kabupaten Gresik memperoleh nilai 3,42 dan menduduki peringkat 4 tertinggi di Provinsi Jawa Timur. “Target indeks daya saing daerah sebesar 4 sehingga memiliki capaian 85,50 persen dengan kategori tinggi,” ungkap sarjana ekonomi Universitas Airlangga Surabaya itu.

Pada misi ketiga untuk mewujudkan kemandirian ekonomi yang seimbang antarsektor dan antarwilayah. Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Gresik pada 2022 melejit ke angka 7,38 persen di atas angka Jawa Timur dan angka Naisonal. “Dengan target 2-3 persen sehingga capaian 246 persen dengan kategori sangat tinggi,” uraiannya.

Selanjutnya, untuk misi keempat yakni membangun insan Gresik unggul yang cerdas, mandiri, sehat dan berakhlakul karimah. Sebagaimana publikasi BPS Kabupaten Gresik Tahun 2022, IPM Kabupaten Gresik memperoleh nilai 77,16 dan juga berata di atas angka Jawa Timur dan Nasional, dengan target 78,31 sehingga capaiannya 98,53 persen dengan kategori sangat tinggi.

“Pada misi Kelima, meningkatkan kesejahteraan sosial dengan menciptakan lapangan kerja dan menjamin kebutuhan dasar masyarakat Gresik. Tingkat kemiskinan Kabupaten Gresik tahun 2022 berada pada angka 11,06 persen dan ini merupakan presentase kemiskinan terendah selama 10 tahun terakhir. Capaiannya 100 persen dengan katergori sangat tinggi. Sedangkan untuk angka tingkat pengangguran terbuka tahun 2022 Kabupaten Gresik turun ke angka 7,84 persen dari target 7,20 persen sehingga capaiannya 91,84 persen dengan kategori sangat tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan laporan LKPj yang disampaikan bupati akan dibahas lebih lanjut dalam rapat komisi-komisi. “Kami bersama Banmus akan menjadwalkannya nanti,” kata Abdul Qodir. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sebut 5 Capaian Misi 2022 Sangat Tinggi Selengkapnya

Pemkab Gresik Jalin Kerjasama dengan FK Unair Surabaya dan FK UB Malang, Bupati Gresik : Wujudkan Gresik Sehati 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin kerjasama dengan Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Brawijaya (UB) Malang. Kerjasama program pendidikan dokter spesialis, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan Fakultas Kedokteran Unair Surabaya dan Fakultas Kedokteran UB Malang itu ditangani di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 Maret 2023.

Kerjasama bidang kesehatan dengan dua perguruan tinggi itu untuk mewujudkan Gresik Sehati, salah satu program Nawa Karsa Bupati- Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan kerjasama ini berkaitan dengan kondisi Gresik yang membutuhkan banyak tenaga kesehatan, utamanya dokter spesialis. Khususnya, di Kepulauan Bawean. Pasien rujukan berjarak sekitar 81 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu terlampau banyak. 

“Salah satu program Nawa Karsa kami adalah Gresik Sehati. Yang mana saat ini kita berupaya memperkuat RS Umar Mas’ud di Bawean dan membangun RSUD di wilayah Gresik selatan. Ini merupakan langkah dalam memenuhi fasilitas kesehatan untuk masyarakat,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, kondisi RS Umar Mas’ud di Bawean yang selama ini kekosongan dokter spesialis. Sehingga, warga di Pulau Bawean (Kecamatan Sangkapura dan Tambak) dengan jumlah penduduk lebih kurang 60 ribu jiwa kesulitan dalam mengakses fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di daratan.

“Bawean saat ini membutuhkan setidaknya lima dokter spesialis medik dasar. Yaitu,  spesialis anestesi, penyakit dalam, bedah, anak, dan Obstetri dan Ginekologi (obgyn) atau dokter kandungan. Sehingga nantinya dapat meningkatkan derajat kesehatan di sana,” ucapnya.

Untuk menunjang hal tersebut, Gus Yani mengatakan bahwa Pemkab Gresik telah mengalokasikan anggaran beasiswa khusus dokter spesialis. Pemkab Gresik akan memprioritaskan warga Bawean yang telah berstatus sebagai dokter untuk beasiswa ini.

“Hari ini kita mengalokasikan anggaran APBD untuk beasiswa dokter spesialis. Besarannya satu dokter, satu miliar rupiah dan sudah termasuk biaya hidupnya. Sasaran kami terutama memberikan kesempatan untuk anak Bawean sendiri yang statusnya sudah dokter umum. Maka setelah lulus akan kita tugaskan di RS Umar Mas’ud Bawean,” katanya.

Selain itu, Gus Yani juga mengungkapkan akan memberi insentif kepada dokter spesialis yang bekerja di Bawean. Sehingga mereka yang bertugas dapat merasa betah dan nyaman. Harapannya, dengan MoU yang dilakukan dengan FK Unair dan FK UB ini dapat membantu program kesehatan yang dicanangkan Pemkab Gresik selama ini. Kerjasama ini juga didasari kebutuhan tenaga dokter spesialis yang cukup mendesak. 

Menurut data Kementerian Kesehatan, saat ini Provinsi Jawa Timur memiliki sekitar 6.675 dokter spesialis. Jumlah ini masih kurang dari target awal sebanyak 10.994 dokter spesialis.  

“Dari RSUD yang ada di Jatim, 20 RSUD belum memiliki 7 dokter spesialis standar. Sehingga ini harus dipastikan untuk lengkap kedepannya,” ungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikan via zoom.

Hadir dalam agenda tersebut Rektor Universitas Brawijaya, Wakil Rektor Bidang Internasional dan Digitalisasi Universitas Airlangga, Bupati Sumenep Ahmad Fauzi yang juga menjalin kerjasama dengan FK Unair, Dekan FK Unair, Dekan FK UB, Wakil Direktur RSUD Dr. Soetomo, Direktur RS Unair, Kadinkes Jawa Timur, Kadinkes Gresik, Ketua DPRD Gresik, dan Kadinkes Sumenep. (yad)

Pemkab Gresik Jalin Kerjasama dengan FK Unair Surabaya dan FK UB Malang, Bupati Gresik : Wujudkan Gresik Sehati  Selengkapnya

Gresik Kota Lengkap, Menteri ATR/Kepala BPN : Pertumbuhan Ekonomi Gresik Semakin Tinggi 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik pada Rabu, 29 Maret 2023.

PKS dalamrangka akselerasi atau percepatan Kabupaten Gresik menjadi Kota Lengkap. Kota lengkap spasial maupun yuridis. Dimana semua aset tanah warga tercatat, by name, by address. Calon investor memiliki kepastian hukum sehingga bisa mendorong lapangan kerja.

Penandatangan kerjasama antara BPN Gresik dengan Pemkab Gresik di kantor BPN Gresik itu disaksikan langsung oleh Menteri ATR/BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto. Pemkab Gresik hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik Reza Pahlevi dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik Hari Syawaluddin. 

Serta Forkopimda yakni Kajari Gresik Nana Riana, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Gresik Agus Walujo Tjahjono. 

Menteri ATR/Kepala BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto meminta dukungan semua pihak untuk pelaksanaan Kabupaten Gresik, Kota Lengkap ini. Ia menyebutkan,  Gresik Kota Lengkap akan memiliki banyak keuntungan bagi masyarakat maupun pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Gresik Kota Lengkap adalah seluruh bidang tanah yang ada di Gresik sudah terpetakan. Baik secara psasial maupun yuridis. 

Secara spasial adalah tidak ada lagi gap maupun tumpang tindih. Secara yuridis, yakni buku tanah, surat ukur, kalau diunggah ke sistem elektronik itu juga semuanya akurat. “Tidak ada lagi permasalahan (terkait tanah),” ujar Hadi Tjahjanto usai acara di ruang pelayanan BPN Gresik. 

Kedua, hak atas tanah masyarakat juga terlindungi karena by name, by address. Ketiga, tidak ada lagi mafia tanah yang akan bermain-main di Kabupaten Gresik. Keempat, investor akan datang. “Investor datang karena kepastian atas tanah bisa dilindungi oleh hukum,” tegas Panglima TNI periode 2017-2021 ini. 

Kelima, program sistem pemerintahan berbasis elektronik yang sedang dikembangkan oleh ATR/BPN bisa berjalan dengan baik. “Karena seluruh layanan secara elektronik,” imbuh mantan Kepala Staf Angkatan Udara itu. 

Investor diberikan kemudahan untuk berinvestasi, karena satu hari perizinan sudah selesai sehingga akan mendorong investasi masuk ke Gresik tumbuh pesat. 

“Investor datang menanamkan investasi maka yang terjadi adalah penerapan tenaga kerja juga akan semakin banyak. Dan, pertumbuhan ekonomi di Gresik akan semakin tinggi. Saya yakin tekad pak bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) yang eiger ini, Kabupaten Gresik akan menjadi Kota Lengkap dan memiliki investasi yang banyak,” tegas Hadi Tjahjanto. (yad)

Gresik Kota Lengkap, Menteri ATR/Kepala BPN : Pertumbuhan Ekonomi Gresik Semakin Tinggi  Selengkapnya

Menteri ATR/BPN : 2024 Sertifikat Tanah Wakaf dan Tempat Ibadah di Indonesia Tuntas

GRESIK,1minute.id – Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto menyerahkan sebanyak 30 sertifikat kepada pimpinan organisasi kemasyarakatan terbesar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Rabu, 28 Maret 2023.

Puluhan sertifikat wakaf dan tempat ibadah itu, diberikan oleh Hadi Tjahjanto ditempat berbeda. Diantaranya, di Gedung Dakwah Muhammadiyah (PDM) Hadi Tjahjanto menyerahkan secara simbolis sertifikat kepada Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Muhammad Thoha Mahsun.

Dalam kunjungan kerja ini, Hadi Tjahjanto kali pertama ke kantor PCNU Gresik. Kedatangan Hadi Tjahjanto disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Forkopimda Gresik dan Kepala BPN Gresik Asep Heri dan Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi. Berikutnya, ke Gedung Dakwah Muhammadiyah dan terakhir ke kantor BPN Gresik di Jalan Raya Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Selama kurang lebih 1,5 jam, Hadi Tjahjanto menggelar pertemuan dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Forkopimda di lantai dua kantor BPN. Pertemuan dilakukan secara tertutup untuk wartawan. 

Usai pertemuan Hadi Tjahjanto mengatakan, ada sejumlah agenda yang dilakukan dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini. Diantaranya, penyerahan sertifikat wakaf dan tempat ibadah kepada dua ormas kemasyarakatan yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Serta, melakukan tanda tangan perjanjian kerjasama (PKS) dalam rangka akselerasi atau percepatan Kabupaten Gresik menjadi Kota Lengkap.

Ia melanjutkan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah melakukan kerjasama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk menuntaskan sertifikat wakaf dan tempat ibadah di seluruh Indonesia. “Hari ini, kita menyerahkan 22 dan 8 sertifikat wakaf. Pada 2024 semuanya sudah selesai,” tegas Panglima TNI periode 2017-2021 ini usai melakukan pertemuan du kantor BPN Gresik di Jalan Raya Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 28 Maret 2028.

KETERANGAN PERS : Menteri ATR/BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto didampingi (dari kiri) Kepala BPN Gresik Asep Heri, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua Tanfidzyiah PCNU Gresik KH Mulyadi dan Kanwil BPN Jatim di kantor BPN Gresik pada Rabu, 29 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id )

Hadi Tjahjanto didampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala BPN Gresik Asep Heri,  Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi melanjutkan, mengapa dengan dua ormas itu ? Hadi Tjahjanto mengatakan, karena kita ketahui bersama kedua ormas itu selalu menjaga, menjamin kedamaian, ketenangan dalam melaksanakan ibadah. “Dan, dua ormas besar ini yang membidani melahirkan NKRI yang berdasarkan Pancasila,” kata Hadi Tjahjanto. 

Pensertifkatan tanah wakaf dan tempat ibadah ini, adalah salah satu kegiatan Kementerian ATR/BPN dalam program Gerakan nasional sertifikasi khusus tanah wakaf dan tanah tempat ibadah. “Akan kita selesaikan tahun 2024 sehingga tidak ada permasalahan lagi tanah wakaf dan tempat ibadah yang belum bersertifikat. Itu semua kita selesaikan tanpa terkecuali, tanpa diskriminasi. Seluruh agama di Indonesia, tanahnya akan kita selesaikan,” tegas Kepala Staf Angkatan Udara periode Januari 2017-Januari 2018 itu. 

Sebelumnya, Hadi Tjahjanto secara berseloroh tidak bisa memenuhi permintaan dari PP Muhammadiyah. Apa itu ? “Yang saya tidak janji untuk mensertifikatkan yaitu sertifikat yang ada di Australia ternyata Muhammadiyah punya universitas di Australia,” kata Hadi Tjahjanto di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM). 

Sedangkan untuk sertifikat aset di Indonesia, Hadi Tjahjanto berjanji akan menyelesaikan pada 2024. “Aset Muhammadiyah terbanyak adalah lembaga pendidikan. Semua level paling bawah sampai paling tinggi ada,” tegasnya. (yad)

Menteri ATR/BPN : 2024 Sertifikat Tanah Wakaf dan Tempat Ibadah di Indonesia Tuntas Selengkapnya

Pantau Kamtibmas di KEK JIIPE, Kapolda Jatim Gagas Pendirian Polsek Urban 

GRESIK, 1minute.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Hermanto melakukan kunjungan kerja ke kawasan Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) pada Selasa, 28 Maret 2023. Kunjungan untuk memastikan situasi dan kondisi keamanan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang merupakan proyek strategis nasional.

Dalam peninjauan ini, Irjen Pol Toni Hermanto didampingi Waka Polda Jatim Brigjend Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan pejabat utama (PJU) Polda Jatim lainnya ini disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar.

Irjen Pol Toni Hermanto menyatakan bahwa menjaga kondisi keamanan kawasan KEK sebagai obyek vital merupakan salah satu bagian dari tugas Polri. “Untuk itu perlunya koordinasi dan mekanisme pola pengamanan untuk menjamin kegiatan ekonomi didalamnya. Mengingat kawasan JIIPE ini adalah obyek vital,” ujar jenderal dua bintang itu.

Ia melanjutkan, pihaknya merencanakan mendirikan Polsek Urban di kawasan ekonomi khusus yang didalamnya diantaranya bakal beroperasi pabrik smelter, Freeport Indonesia itu. “Ini perlu ada kajian lebih lanjut, sebab pos polisi ada standar dan levelnya. Kalau bisa, langsung saja didirikan Polsek Urban,” katanya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengatakan bahwa pihaknya senantiasa hadir dalam memberikan dukungan terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Salah satunya adalah dalam bidang utilitas.

“Kami berkesempatan menjalin kerjasama dalam suplai air melalui Perumda Giri Tirta menuju kawasan industri di JIIPE. Ini adalah bagian dari bentuk sinergitas kami terhadap pembangunan KEK di Gresik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Ia berharap, dengan adanya pengawasan yang dilakukan oleh Polda Jatim, maka situasi kamtibmas di Gresik pada umumnya dan terutama di Kawasan Ekonomi Khusus dapat terjamin. “Hal ini nantinya berdampak pada keamanan di Gresik. Selain keamanan yang terjaga, kami juga berharap dengan berdirinya berbagai perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus ini dapat menekan angka pengangguran di Kabupaten Gresik,” ujarnya. (yad)

Pantau Kamtibmas di KEK JIIPE, Kapolda Jatim Gagas Pendirian Polsek Urban  Selengkapnya

Azzahra, 7 Tahun, Qoriah Tuna Netra Hafiz Hampir 10 Juz, Suara Emasnya Seakan Bisa Menghipnotis Ribuan Anak Yatim Hingga Gubernur Khofifah 

GRESIK,1minute.id – Suara Affreda Kharismah Azzahra sangat merdu. Ribuan pasang mata yang memenuhi lapangan Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pun senyap. Mereka seakan terhipnotis lantunan ayat suci yang dibacakan oleh bocah perempuan berusia 7 tahun itu. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta undangan lainnya yang menghadiri Safari Ramadan bertajuk Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” terlihat khusus. Mereka nyemak lantunan ayat demi ayat suci bocah tuna netra itu. 

CERIA : Azzahra terlihat begitu bahagia bersama kedua orang tuanya, Solikhin dan Sri Wahyuni di Gedung WEP pada Minggu, 26 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Siapa Affreda Kharismah Azzahra ? Azzahra adalah anak keempat pasangan suami-istri, Solikhin, 44 dan Sri Wahyuni. Mereka tinggal di Tanjungsari, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

“Ini anak keempat yang hidup. Anak pertama, kedua dan ketiga meninggal,” kata SolikhPin kepada 1minute.id dengan suara lirih disela mengikuti Baznas Berbagi Ceria di Gedung WEP Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 26 Maret 2023.

Azzahra terlihat manja. Solikhin memangku Azzahra yang duduk bersila beralaskan karpet merah di gedung arsitektur mirip keong itu. Sesekali lelaki yang kerja serabutan mengelus kepada dan mencium kepala anaknya dengan penuh kasih sayang. Azzahra pun tersenyum. “Dia ini anak ceria,” katanya. Azzahra kembali tersenyum. Tangan kanan disodorkan untuk bersalaman kepada wartawan 1minute.idyang duduk di samping kanannya. 

KASIH SAYANG: Sri Wahyuni dengan penuh kasih sayang mrngendong anaknya, Azzahra usai menjadi qiroah di Baznas Berbagi Ceria di WEP pada Minggu, 26 Maret 2023. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Azzahra lahir prematur. Memasuki usia 4 bulan dokter memvonis kedua mata Azzahra tidak bisa berfungsi normal. Azzahra mengalami kebutaan. Vonis itu membuat Solikhin dan Sri Wahyuni bagai disambar petir di siang bolong. Sebab, Azzahra, anak satu-satunya yang masih hidup. Ketiga kakaknya meninggal. Namun, rasa sayang kedua orang tuanya tetap begitu besar. Mereka merawat Azzahra dengan penuh cinta kasih. Apalagi, Sang Khaliq memberikan keistimewaan lain kepada anak yang murah senyum itu. 

Azzahra memiliki kelebihan dibandingkan anak-anak seusia lainnya. Azzahra memiliki suara merdu. Bocah kelas II SD Negeri 263 Gresik itu memiliki kecerdasan luar biasa. Ia tergolong cepat bisa menghafal alquran. Diusia 7 tahun ini, bocah yang ceria itu sudah hafal nyaris 10 juz. Azzahra pun, satu-satu anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang lolos seleksi pencarian bakat, Hafiz Indonesia salah satu stasiun televisi nasional. Ia masuk 22 besar. 

“Setiap malam, ibunya yang mengajari murotal. Azzahra juga harus setor hafalan kepada guru ngaji,” terangnya. Tampilnya di layar kaca membuat warga Gresik bangga. Sebab, keterbatasan tidak membuat Azzahra patah bersemangat untuk mengaji. “Itu ada anak tuna netra asal Gresik yang suaranya sangat merdu,” kata Endang Ratnawati yang tinggal di Tangerang melalui pesan WhatsApp kepada wartawan  1minute.id pada Sabtu, 25 Maret 2023.

Azzahra tampil di televisi swasta nasional. Solikhin membenarkan anaknya salah satu peserta Hafiz Indonesia. Ia mengaku kepergian ke Jakarta mendapatkan fasilitas dari kepala desa (Kades) Randuboto Andi Sulandra. “Kami difasilitasi antarjemput ke bandara oleh Kepala desa,” ujar pekerja serabutan itu. 

Saat tampil sebagai pembaca alquran di acara Baznas Berbagi Ceria,  Azzahra memakai busana muslim berwarna pink. Ia maju digendong oleh ibunya, Sri Wahyuni. Tubuh Azzahra terlihat mungil ketika duduk di kursi bersama ibunya. Bahkan kakinya terlihat menggantung. Usai melantunkan ayat suci sebagai pembuka Safari Ramadan, Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” ia kembali digendong untuk menuju tempat duduknya berada di pojok barat gedung WEP itu. (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Azzahra, 7 Tahun, Qoriah Tuna Netra Hafiz Hampir 10 Juz, Suara Emasnya Seakan Bisa Menghipnotis Ribuan Anak Yatim Hingga Gubernur Khofifah  Selengkapnya

Seribu Yatim Ceria, Dapat Santunan dan  Tas Sekolah Berlambang Garuda Dari Baznas 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seribu anak yatim terlihat semringah. Wajah mereka tampak berseri-seri. Ada yang berlari-lari. Banyak juga yang duduk bersila diatas karpet warna merah secara tertib di lapangan Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu, 26 Maret 2023.

Ribuan anak itu tersebut berkumpul untuk mengikuti Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta undangan lainnya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, santunan kali pertama dilakukan oleh Baznas Jatim bersama dengan Baznas Gresik. “Rencana selama Ramadan ini kami bersama Baznas Jawa Timur akan menyapa 8 ribu anak yatim dan piatu di delapan titik,” kata Khofifah kepada wartawan usai acara pada Minggu, 26 Maret 2023.

Khofifah didampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Wakil Ketua Baznas Jawa Timur Husnul Khuluq dan Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib melanjutkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan semua untuk program Baznas Berbagi Ceria untuk anak yatim di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

SENYUM : Seribu anak yatim semringah mendapatkan santunan dan paket tas sekolah dari Baznas Jatim dan Gresik yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung WEP Gresik pada Minggu, 26 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Terima kasih pak bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,Red) telah menyiapkan segala sesuatunya untuk program Baznas Berbagi Ceria ini. Ini upaya untuk bisa membangun kebahagiaan kita bersama anak yatim dan piatu,” katanya. 

Khofifah melanjutkan Baznas Jatim terus berinovasi dalam pengumpulan maupun penyaluran. Salah satunya dengan digitalisasi pembayaran dan pengelolaan. Kemudian, kata dia, ada pula inovasi zakat produktif yang telah dilakukan. Salah satunya, pengentasan kemiskinan dengan pembangunan rumah tinggal tak layak huni. 

“Juga programnya akan menyasar satu keluarga satu sarjana serta ada beasiswa dari SD sampai SMP yang juga akan disuport Baznas Gresik,” terangnya. Sementara itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan, pihaknya mendukung lembaga amil zakat dalam pengelolaannya. Sehingga transparan dan bisa berdampak terhadap penanggulangan kemiskinan. Selain penghargaan kategori bupati pendukung utama pengelolaan zakat. 

Baznaz RI juga memberikan penghargaan pengelola SDM amil zakat, serta pengguna Sistem Informasi Management Baznas (SIMBA) terbaik se-Indonesia yang ke-4. “Kemarin juga kami mendapat apresiasi dan penghargaan dari Baznas RI, ini merupakan kolaborasi antar OPD,” tutupnya. (yad)

Seribu Yatim Ceria, Dapat Santunan dan  Tas Sekolah Berlambang Garuda Dari Baznas  Selengkapnya

Fasyen Batik Tenun Khas Gresik Meriahkan Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa 

GRESIK,1minute.id – Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) semarak pada Sabtu malam, 18 Maret 2023. Semua yang tampil dalam festival sebagai penuntup rangkaian perayaan HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi (Harja) ke-536 Kota Gresik ini adalah warga Gresik. 

Diantaranya,  kelompok seni dari Pemkab Gresik menampilkan busana kostum karnival, peragaan busana batik diperagakan oleh Duta Wisata, Cak dan Yuk Gresik dengan diiringi musik yang begitu apik menambah kemeriahan acara tersebut.

Gedung olah raga indoor berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu terus bergerumuruh menirukan lagu-lagu hits yang dinyanyikan oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar itu dengan lagu penutup berjudul Ojo Di Bandingke yang sempat viral ketika dinyanyikan oleh Farel Prayogo itu.

FASYEN BATIK : Seorang model memakai rancangan baju batik tenun khas Gresik dalam Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa di Gedung WEP pada Sabtu malam, 18 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semua tamu maju dan bernyanyi bersama dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengajak untuk wujudkan kolaborasi dalam pelayanan untuk Gresik baru lebih maju. “Jaga selalu Kota Gresik, jaga kebersamaan ketertiban dan kedamaian Kota Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu, juga mengajak para milenial di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini ikut bersama-sama membangun Kabupaten Gresik. “Kepada seluruh organisasi kepemudaan dan seluruh masyarakat mari secara bersama-sama membangun Kabupaten Gresik menuju Gresik baru lebih maju,” ujarnya.

Dandim Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mengaku bangga dengan ada Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa ini berlangsung sukses dan meriah. “Sinergitas serta kolaborasi antar stakeholder dalam pelayanan masyarakat akan mendapatkan hasil yang lebih optimal. Mari kita bersama-sama wujudkan,” tegas Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar yang jug koordinator dalam acara ini. (yad)

Fasyen Batik Tenun Khas Gresik Meriahkan Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa  Selengkapnya

Gayeng! 1,5 Jam Ngobrol Bareng Gus Miftah dan Gus Yani tentang Kebangsaan di SMA NUSA 

GRESIK,1minute.id – Sekitar 37 persen pelajar dan mahasiswa di Indonesia terindikasi terpapar faham radikalisme. Bagaimana mereka bisa terpapar. Belajarnya dari mana? “Mereka terpapar radikalisme karena belajar dari internet (media sosial),” kata Gus Miftah dalam Talk Show Kebangsaan di halaman SMA Nahdlatul Ulama 1 (NUSA) Gresik pada Sabtu, 18 Maret 2023.

Saking banyaknya siswa yang hadir lapangan bola basket tidak bisa menampung peserta talkshow atau Ngobrol bareng Gus Miftah yang bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman bersama Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. 

Sehingga, peserta ngobrol bareng yang diikuti seluruh siswa SMA NUSA dan siswa kelas IX SMP Negeri se-Kecamatan Gresik meluber hingga di Jalan Raden Santri depan sekolah itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak semua yang hadir untuk memanfaatkan momen ini untuk belajar bersama dan mengaji bersama. “Kita nikmati masa-masa belajar di sekolah ini. Karena saat kita ingin sukses, maka kita harus menyiapkan ilmu seluas-luasnya. Lulus dari SMA bisa melanjutkan kuliah, jangan buru-buru menikah,” ujar Gus Yani.

Ngobrol bareng selama 1,5 jam cukup gayeng karena Gus Miftah dengan joke-joke segarnya “menembak” Agus Syamsudin, Kepala SMA NUSA seakan mati kutu. Sementara, pelajar berulangkali harus tersenyum. “Agus Syamsudin statusnya D2 (Duda),” kata Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Jogjakarta itu membuat siswa tersenyum. 

Kondisi itu, membuatnya prihatin. Realita sosial yang terjadi saat ini, dimana anak muda banyak yang belajar dari internet. “Perlu diperhatikan sumber-sumber keilmuan yang kita pelajari ilmunya. Harus jelas dan tidak menyesatkan. Apalagi disusupi berbagai paham-paham yang menyesatkan,” ungkap Gus Miftah. Ia pun berpesan kepada generasi muda saat ini untuk terus menjaga rasa cinta tanah air, sebagai antitesis paham radikalisme. (yad)

Gayeng! 1,5 Jam Ngobrol Bareng Gus Miftah dan Gus Yani tentang Kebangsaan di SMA NUSA  Selengkapnya