Gempa Bawean Susulan Tembus 550 Kali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Warga Butuh Material Perbaikan Rumah Bisa Langsung ke Posko Bangunan

GRESIK,1minute.id–  Gerakan peduli korban gempa bumi di Pulau Bawean terus mengalir. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 414 juta kepada Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik pada Jumat lalu, 5 April 2024.

Sehari sebelumnya, sejumlah organisasi profesi dibawah koordinasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Gresik menyerahkan bantuan 13 unit hunian sementara (hutara). Sementara itu, mengutip stageof Sleman melalui X (dulu Twitter) menyebutkan hasil monitoring BMKG terhadap gempa Bawean hingga 12 April 2024 pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 550 kali gempa. Magnitudo gempa masih fluktuatif dengan magnitudo terbesar 6,5 dan terkecil 2,5. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas kepedulian semua stakeholder untuk korban lindu berkekuatan magnitudo 6,5 di Pulau Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024 lalu.

“Rencana tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan setelah lebaran,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat konferensi pers Kegiatan Idul Fitri 1445 hijriah di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 5 April 2024. Kegiatan yang diprakarsai oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik selain dihadiri oleh Gus Yani juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ini. 

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat gempa bumi di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean ini terdasyat kurun waktu 50 tahun terakhir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Lindu mengakibatkan ribuan rumah mengalami kerusakan ringan sampai berat. Kerusakan itu terjadi karena Pulau Bawean yang berada di titik terdekat gempa. Di Pulau Bawean yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak tercatat sebanyak 2.972 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di 35 desa ; 1.286 rumah kerusakan sedang serta 820 rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, ada 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 tempat ibadah rusak sedang dan 11 tempat ibadah mengalami kerusakan berat. Kemudian, 59 sekolah rusak ringan, 11 sekolah rusak sedang, 5 sekolah rusak berat, 1 ponpes rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat serta 1 Rumah Sakit rusak ringan. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjanjikan memberikan bantuan bagi warga terdampak. Untuk kerusakan ringan akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 15 juta, rusak sedang dapat ganti kerugian Rp 30 juta dan rusak berat mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 60 juta. Proses ganti rugi warga terdampak masih sangat panjang. Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi warga yang rumahnya terdampak gempa.Untuk kategori kerusakan ringan ada persyaratan 30 persen. Penentuan kerusakan 30 persen berdasarkan kajian dari tim gabungan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk tidak terlalu berharap mendapatkan ganti rugi atas kerusakan ringan itu. Persyaratan sangat berat. 

“Kami sudah menyampaikan kepada kepala desa ojo arep-arep bantuan sing 15 juta.  Sampeyan butuh semen, sampeyan butuh wesi, butuh opo wae, sampeyan minta aja langsung material di posko bangun aja langsung nggak apa-apa. Karena takutnya nanti udah menunggu tidak bisa mendapatkan ganti rugi. Padahal syaratnya ini juga ada syarat yang mungkin tidak mudah untuk masuk ke 30 persen rusak ringan dan lain sebagainya,” katanya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, imbuhnya, sedang mencari sumber dana yang lain agar proses rekonstruksi pascagempa bisa lebih fleksibel. “Kita cari sumber dana yang lain agar mudah lebih fleksibel untuk membantu meringankan korban bencana,” ujarnya. (yad)

Gempa Bawean Susulan Tembus 550 Kali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Warga Butuh Material Perbaikan Rumah Bisa Langsung ke Posko Bangunan Selengkapnya

Pengusaha Gresik Bangun 13 Huntara Korban Gempa di Pulau Bawean Kepada Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id – Suasana buka puasa di Pujasera Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar terasa berbeda pada Kamis, 4 April 2024. Buka puasa bersama yatim piatu dan disabilitas yang diprakarsai sejumlah organisasi profesi dan pengusaha dan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah digelar secara sederhana namun tetap khidmat. 

Sebab, dalam kegiatan yang digagas oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Badan Koordinasi Hubungan  Masyarakat (Bakohumas), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan sekitar Kecamatan Manyar (Formula Pertama), dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) ini juga diserahkan secara simbolis 13 Hunian Sementara (Huntara) kepada masyarakat terdampak Gempa Bawean. 

Fandi Akhmad Yani, Aminatun Habibah serta para pengusaha yang ada di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu berbuka puasa dengan lesehan bersama anak-anak belasan tahun yang kurang beruntung tersebut. Jumlahnya 330 anak yatim dan disabilitas. 

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi yang ada di Kabupaten Gresik. Kami sangat berterima kasih atas sinergitas dan kolaborasi yang selama ini terjalin. Semua organisasi ini memiliki peranan dalam pembangunan di Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Orang nomor satu di Kota Santri itu juga menggugah solidaritas pengusaha dan perusahaan untuk turut membantu meringankan beban masyarakat akibat Gempa Bawean. Hal ini tidak lepas dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa beberapa pekan lalu di Pulau Bawean.

“Kami mengajak untuk prihatin bersama-sama solidaritas teman-teman pengusaha dan perusahaan yang lebih fleksibel untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara di Pulau Bawean,” ungkapnya.

Sementara itu, panitia kegiatan Muh. M Yusuf dari Apindo mengungkapkan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Gresik. “Kami mengajak semua rekan-rekan pengusaha dan perusahaan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai suatu momentum untuk terus berbuat kebaikan. Tidak hanya kepada adik-adik yatim dan penyandang disabilitas, melainkan juga kepada saudara-saudara kita di Pulau Bawean yang terdampak gempa bumi,” katanya. 

Ia melanjutkan, pada Kamis, 4 April 2024 pihaknya bersama pengusaha dan perusahaan di Kabupaten Gresik telah menghimpun 13 unit Huntara untuk masyarakat terdampak gempa di Bawean. Namun jumlah tersebut masih dirasa masih kurang mengingat banyaknya rumah yang rusak akibat gempa.

“Oleh karena itu, dalam kesempatan ini juga kami mengajak kepada semua rekan-rekan pengusaha, asosiasi, dan perusahaan untuk membantu saudara-saudara di Bawean. Kami membuka donasi yang bisa disalurkan melalui asosiasi-asosiasi pengusaha di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Disamping pemberian santunan, pada kegiatan yang sama juga digelar pasar murah. Kegiatan pasar murah ini akan digelar hingga tanggal 8 April 2024 di lokasi yang sama. (yad)

Pengusaha Gresik Bangun 13 Huntara Korban Gempa di Pulau Bawean Kepada Pemkab Gresik Selengkapnya

Lagi, Gempa Magnitodo 5,6 Guncang Bawean, Gresik 

GRESIK,1minute.id – Gempa magnitudo 5,6 kembali mengguncang wilayah Tuban hingga Pulau Bawean sekitar pukul 16.00 WIB pada Rabu, 3 April 2024.

Dilansir akun X Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa berada di 134 kilometer timur laut Tuban, Jawa Timur, kedalaman 10 kilometer.

“Gempa Mag:5.6, 03-Apr-2024 16:02:16 WIB, Lokasi: 5.73LS, 112.37BT (134 km Timur Laut TUBAN-JATIM), Kedalaman: 10 Km. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dikutip 1minute.id

Wahyu, warga Gresik Kota Baru mengaku merasa getaran itu lumayan kuat. “Kebetulan tadi saya di lantai dua, tiba-tiba bergoyang-goyang,” katanya. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa kali kesekian itu. Sejak Jumat, 22 Maret 2024, kali pertama gempa terdasyat berkekuatan magnitodo 6,5, BMKG mencatat ada ratusan kali gempa susulan. Bahkan, sampai ini, masyarakat berada di kepulauan berjarak 180 mil laut dari Pusat Kabupaten Gresik itu masih hidup di tenda-tenda pengungsian. (yad)

Lagi, Gempa Magnitodo 5,6 Guncang Bawean, Gresik  Selengkapnya

KSAL Gelontor Bantuan dan Baksos, Bupati Gresik Fandi Akhmad Siapkan Huntara dan Huntap Bagi Rumah Warga Rusak Berat

GRESIK,1minute.id – Bantuan untuk korban gempa bumi di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik terus mengalir. Kali ini, bantuan datang TNI Angkatan Laut. Bantuan dibawa langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali tiba pada Sabtu, 30 Maret 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mendampingi langsung bantuan sosial dan bakti sosial untuk para korban gempa Bawean dengan kekuatan 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu. Bantuan yang diberikan di antaranya berupa pengobatan gratis untuk penyakit ringan dan ribuan paket sembako. Untuk itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI AL atas bantuan yang telah diberikan untuk warga Bawean terdampak.

“Alhamdulillah, ada banyak sekali bantuan yang telah kita terima hari ini dari TNI AL. Semoga ini menjadi suntikan semangat kita untuk lebih kuat dan tabah dalam menghadapi bencana ini,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu. Ia menambahkan, Pemkab Gresik akan memberikan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana yang rumahnya terdampak. Kebutuhan dasar berupa hunian sementara alias huntara. Dan bantuan hunian tetap atau huntap ini dikhususkan bagi rumah terdampak dengan kategori rusak berat.

“Nanti kita akan memberikan bantuan hunian sementara atau hunian tetap untuk beberapa rumah dengan kategori rusak berat. Kita juga terus mendorong perusahaan di Gresik untuk mengerahkan CSR nya berupa bahan bangunan bagi warga Bawean yang terdampak,” harap orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Data dari Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik per 27 Maret 2024, terdapat 9 desa dengan 14 rumah terdampak yang telah terverifikasi lengkap rusak berat dan akan mendapatkan bantuan hunian sementara atau hunian tetap. Jumlah ini tentu akan terus meningkat seiring berjalannya waktu, mengingat data kerusakan yang telah dirilis beberapa waktu lalu lebih dari itu. Adapun rumah warga terdampak kategori rusak ringan dan rusak sedang akan diberikan bantuan material (semen, genteng, dan baja ringan) dari CSR atau pihak lain.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, melaporkan bahwa kondisi gempa saat ini berangsur hilang dan tidak ada ancaman tsunami. Ia juga menegaskan, langkah utama saat ini adalah melakukan perbaikan untuk beberapa rumah dan fasilitas umum, agar meringankan beban masyarakat Bawean.

“Yang paling utama adalah rumah dan fasilitas umum yang rusak harus diperbaiki, karena layanan masyarakat harus terus berjalan. Maka rumah yang rusak nanti akan diberi penggantian oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),” ujarnya.

Adhy Karyono juga berpesan kepada masyarakat Bawean untuk terus waspada terhadap gempa susulan. Menurut data dari BMKG Bawean, per 30 Maret 2024 pukul 14:00 WIB, jumlah gempa mencapai 380 kali dengan magnitudo terbesar Mg 6,5 dan terkecil Mg 2,5.

Dalam acara yang sama, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, mengapresiasi antusiasme masyarakat saat pembagian bantuan. Ini menandakan bahwa masyarakat Bawean tetap semangat meski telah mengalami bencana.

“Ini menjadi wujud nyata untuk memulihkan masyarakat yang terdampak oleh gempa di Bawean. Bahwa solidaritas tidak hanya kata-kata tapi juga tindakan nyata. Musibah ini juga mengajarkan agar kita tetap bersatu untuk membantu masyarakat,” ungkap KSAL Muhammad Ali.

Selain KSAL, penyaluran bantuan sosial ini juga dihadiri Panglima Komando Armada Laksamana Madya Tni Denih Hendrata, Panglima Komando Armada II Laksamana Madya Arianto Condrowibowo, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut Laksamana Muda Sisyani Jaffar, Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, Komandan Lantamal V Brigjen TNI Joni Sulistiawati, Danrem 084 Bhaskara Jaya Brigjen TNI Yusman Madayun, Dandim 0817 Gresik Letkol Infanteri Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahur Rahman, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Gresik Misbahul Munir, dan perwakilan DCKPKP Gresik. (yad)

KSAL Gelontor Bantuan dan Baksos, Bupati Gresik Fandi Akhmad Siapkan Huntara dan Huntap Bagi Rumah Warga Rusak Berat Selengkapnya

Tim Trauma Healing Dari TNI Dan Polri Diberangkatkan ke Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bersama Kodim 0817/Gresik mengirim ribuan paket sembako bantuan dan tim trauma healing. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar memimpin pemberangkatan bantuan sosial (Bansos) dan tim Trauma Healing Polres Gresik ke Pulau Bawean.

Tim trauma healing sebanyak 31 personil TNI dan Polri berangkat dengan naik kapal cepat, Express Bahari dari Pelabuhan Gresik pada Senin, 25 Maret 2024. AKBP Adhitya Panji Anom berharap kehadiran polisi dapat membantu meringankan beban korban gempa di Pulau Bawean. “Banyak warga yang trauma sehingga kami menurunkan tim trauma healing untuk korban gempa di Pulau Bawean,” ungkap Adhitya Panji Anom. 

Untuk diketahui, memasuki hari keempat ribuan warga terdampak gempa Bawean masih memilih mengungsi di tempat terbuka. Mereka masih trauma. Sebab, gempa susulan masih terjadi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Gresik mencatat ada 251 gempa susulan meski kekuatan sangat kecil. Selain gempa susulan itu, banyak seliweran kabar hoaks tentang ancaman tsunami. (yad)

Tim Trauma Healing Dari TNI Dan Polri Diberangkatkan ke Pulau Bawean  Selengkapnya

Pemerintah Ganti Rugi Rumah Warga Terdampak Gempa. Ini Besaran Ganti Ruginya!

GRESIK,1minute.id – Memasuki hari keempat, gempa susulan masih terjadi di Pulau Bawean pada Senin, 25 Maret 2024. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 251 gempa susulan. Akibatnya, trauma masih menyelimuti ribuan warga di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean yang terdampak lindu dengan kekuatan 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu.

Warga masih memilih untuk mendirikan tenda-tenda di tempat terbuka. Sebagian lainnya ada yang memilih pulang dan mendirikan tenda dari terpal di halaman rumah masing-masing sambil menjaga asetnya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat gempa bumi terdasyat kurun waktu 50 tahun terakhir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengakibatkan ribuan rumah mengalami kerusakan ringan sampai berat. Di Pulau Bawean yang berada di titik terdekat gempa mengalami dampak paling parah. Di Pulau Bawean yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak tercatat sebanyak 2.972 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di 35 desa ; 1.286 rumah kerusakan sedang serta 820 rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, ada 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 tempat ibadah rusak sedang dan 11 tempat ibadah mengalami kerusakan berat. Kemudian, 59 sekolah rusak ringan, 11 sekolah rusak sedang, 5 sekolah rusak berat, 1 ponpes rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat serta 1 Rumah Sakit rusak ringan. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, trauma yang dialami masyarakat berada di jarak 80 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik belum hilang karena masih merasakan ada getaran atau gempa susulan meski kekuatan kecil. “Tapi, sudah banyak juga pulang, namun mendirikan tenda terpal di halaman rumahnya,” kata Suharyanto dalam Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 Maret 2024. 

Rakor dipimpin oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono ini diikuti semua stakeholder terkait dalam Penanggulangan bencana gempa di Pulau Bawean. Stakeholder diantaranya, Korem V Bhaskara Jaya, Kodim 0817/Gresik, Polres Gresik, Basarnas, BDPD Jatim dan BPBD Gresik serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik, Lamongan dan Pemkot Surabaya. 

Terkait rumah rusak warga, imbuhnya, pemerintah akan memberikan ganti rugi kepada warga terdampak bencana gempa ini. Untuk kerusakan ringan akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 15 juta, rusak sedang mendapatkan ganti kerugian Rp 30 juta dan rusak berat mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 60 juta. “Untuk kerusakan berat, nantinya yang membangun adalah dari BNPB agar rumah tahan gempa,” ujarnya. Sedangkan, kerusakan ringan dan sedang, bisa dilakukan oleh warga  terdampak sendiri. 

Suharyanto meminta kepada kepala daerah alias Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menentukan kriteria kerusakannya dengan menggandeng dari dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUPR). “Untuk kreteria kerusakan ringan dan sedang bisa menimbulkan polemik karena ada nominal ganti ruginya,” ungkapnya. 

Meski yang dibahas dalam rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik tergolong berat. Akan tetapi, pembahasan terasa gayeng. Sesekali diselingi guyonan. Suharyanto misalnya, untuk kebutuhan makan warga terdampak sekali-kali nasi krawu. “Senyaman-nyaman hidup d tenda, akan lebih nyaman berada di dalam rumah,” katanya bertamsil. (yad)

Pemerintah Ganti Rugi Rumah Warga Terdampak Gempa. Ini Besaran Ganti Ruginya! Selengkapnya

Masa Tanggap Darurat, Kebutuhan Dasar Prioritas, Kepala BNPB : Warga Berangsur Pulang

GRESIK,1minute.id – Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 Maret 2024. Rakor dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono. Tanggap darurat selama 21 hari mulai 22 Maret hingga 11 April 2024.

Dalam rakor itu, disepakati bahwa penanganan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Kebutuhan dasar itu, makan, dan minum, sanitasi serta kesehatan. “Status darurat kita sepakat, kebutuhan dasar warga terdampak seperti mamin, sanitasi , kesehatan dan sebagainya harus terpenuhi. Setelah Kebutuhan dasar terpenuhi, kita melangkah berikutnya yakni transisi Tanggap Darurat,” kata Letjen TNI Suharyanto usai acara di kantor Bupati Gresik pada Senin. 25 Maret 2024.

Ada tiga kabupaten/kota yang menetapkan status tanggap darurat gempa ini. Yakni, Kota Surabaya, Lamongan dan Gresik. Mantan Dandim 0817/Gresik itu didampingi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua Satgas Bencana BUMN Wilayah Jawa Timur juga Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo melanjutkan Tanggap darurat dan transisi tanggap darurat harus paraler. Bersama-sama,

melakukan pendataan infrastruktur yang rusak dan mulai dibangun.

“Untuk mempercepat itu, BNPB dan Korem dan Polres sepakat mengirimkan tim. Salah satu perwira menjadi Satgas di Pulau Bawean,” kata jenderal bintang tiga itu. Gempa di laut Jawa, Tuban-Bawean terjadi psda Jumat, 22 Maret 2024. Memasuki hari keempat pascalindu dengan kekuatan 6,5 magnitudo itu ribuan warga di Pulau Bawean masih memilih mengungsi di tempat yang dianggap aman. Di lapangan, halaman rumah hingga distas bukit. Mereka mendirikan tenda. 

Letjen Suharyanto, mengatakan memasuki hari keempat gempa masih terjadi gempa susulan meski guncangan sangat lemah. “Kami mencatat ada 251 gempa susulan. Sehingga masyarakat masih trauma,” ujarnya.  Selain trauma, imbuhnya, banyak berita hoaks adanya ancaman tsunami. “Kami bersama semua stakeholder telah memberikan sosialisasi. Sekarang warga terdampak berangsur pulang meski mereka tidak tidur dalam rumah tapi mendirikan tenda di halaman rumahnya,” ujarnya. 

Selain kebutuhan dasar, Suharyanto melanjutkan kebutuhan normatif, mungkin ada kebutuhan spesifik seperti pakaian wanita dan makanan bayi. “Karena sifatnya pendahuluan, kalau kurang bisa diajukan,” katanya. 

Ia berpesan, koordinasi harus terus dilakukan dan terkait kebutuhan bisa di data secara berkelanjutan sampai status tanggap darurat selesai dan tidak ada gempa susulan.

Sebelumnya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga mengajak para Kades se-Bawean untuk membuat Tim Kedaruratan di Desa, agar komunikasi terkait koordinasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat bisa jelas.

“Hari ini ada kapal yang mengangkut bantuan berangkat dari Pelabuhan Perak. Sampai saat ini juga semua terpantau aman dan terkendali baik terkait koordinasi, logistik, personel, rescue, dan sistem tanggap darurat juga teraktivasi dengan baik dan mudah sehingga tidak ada masalah,” tambahnya.

Selain itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga memberangkatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI berupa bahan pokok, kebutuhan dasar sehari-hari dan dapur lapangan TNI AD beserta tim tagana Dinas Sosial Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa terlaksana dengan baik, kita doakan masyarakat Bawean terus dijaga dan terselamatkan, yang paling penting trauma healing tidak ada rasa kekhawatiran lagi bagi warga Bawean,” tuturnya. (yad)

Masa Tanggap Darurat, Kebutuhan Dasar Prioritas, Kepala BNPB : Warga Berangsur Pulang Selengkapnya

Ribuan Warga 6 Desa Di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean Masih Mengungsi, Antisipasi Gempa Susulan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat dalam penangangan korban gempa di Pulau Bawean. Pada Sabtu pagi, 23 Maret 2024 bantuan kali pertama sudah tiba di Pulau Bawean dengan menggunakan KMP Gili Iyang. 

Bantuan kali kedua diperkirakan tiba di pulau berjarak 80 mil laut dari Pusat Kabupaten Gresik itu pada Sabtu, 23 Maret 2024 sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggunakan kapal cepat, KM Express Bahari. “Bantuan yang diangkut kapal Gili Iyang sudah tiba jam 9 pagi tadi,” kata Syamsul Bilad, pegawai di Kantor Kecamatan Tambak, Pulau Bawean dikonfirmasi pada Sabtu, 23 Maret 2024.

Sementara itu, data yang dihimpun dari kantor Kecamatan Tambak, gempa yang menguncang  Pulau Bawean mengakibatkan ratusan rumah tersebar di enam desa rusak. Enam desa itu yakni Desa Telukjatiwadang; Gelam ; Sukaoneng ; Sukalela ; Tambak dan Dipongo. Di enam desa itu, sebanyak 659 unit rusak ringan ; 645 rusak sedang dan 132 rusak berat.

Selain rumah gempa yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024 berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkekuatan 6,5 magnitudo berjarak 35 kilometer arah Barat Pulau Bawean itu  mengakibatkan 6 unit masjid, 12 unit musala, 18 sekolah dan 1 kantor. Sedangkan pengungsi. BMKG mencatat sampai pukul.23.04 WIB pada Jumat, 22 Maret 2024, gempa susulan tercatat hingga 110 kali dengan kekuatan bervariasi antara M2 hingga M 6,5. Kondisi itu membuat ribuan warga di Kecamatan Tambak memilih mengungsi di tempat yang aman. 

Masih merujuk data dari Kantor Kecamatan Tambak tercatat 1.270 anak ; 3.484 orang dewasa dan 529 lanjut usia. Ribuan warga terdampak itu mengungsi di lapangan sepak bola hingga halaman masjid atau musala yang dianggap aman. “Saat ini yang dibutuhkan warga makanan, selimut dan obat-obatan,” kata seorang warga.

Seperti diberitakan, gempa menguncang Laut Jawa, Tuban-Pulau Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024. Guncangan gempa itu terasa hingga Gresik daratan. Guncangan kali pertama dirasakan warga sebelum Salat Jumat atau sekitar pukul 11.21 WIB, gempa susulan pukul 2 siang dan ketiga terjadi pukul 15.52 WIB.

Guncangan gempa susulan kali ketiga mengikabatkan graha Petrokimia Gresik atau kantor pusat pabrik pupuk di Jalan A Yani Gresik itu retak. Namun, manajemen Petrokimia Gresik memastikan kondisi gedung utama aman. (yad)

Ribuan Warga 6 Desa Di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean Masih Mengungsi, Antisipasi Gempa Susulan Selengkapnya

BNPB Mencatat 300 Rumah Rusak, 7 Meninggal Akibat Gempa di Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat satu unit rumah di Gresik mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021.

Sementara itu, update data terakhir Sabtu malam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi. 

“Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui keterangan resminya pada Sabtu, 10 April 2021. 

BNPB mengimpun sejumlah data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Jawa Timur terkait dampak yang diakibatkan gempa tersebut. 

Dari hasil penghimpunan BNPB, total rumah yang mengalami kerusakan berat sebanyak 11 unit; rusak dengan kategori sedang sebanyak 194 unit dan rusak kategori ringan 126 unit.

“Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1,”katanya.

Sedangkan korban meninggal dunia akibat gempa tersebut, BNPB masih menunggu verifikasi data dari BPBD. Dari data yang diperoleh sementara, korban meninggal dunia sebanyak tujuh orang, luka berat dua orang, dan luka ringan 10 orang.

“Data meninggal dunia berjumlah 7 jiwa, luka berat 2, dan luka ringan 10. Korban meninggal dunia di Kabupaten Malang 3 jiwa, Lumajang 2 dan di wilayah perjalanan Lumajang – Malang 2. Korban luka-luka teridentifikasi di wilayah Kabupaten Lumajang,”katanya. (yad)

BNPB Mencatat 300 Rumah Rusak, 7 Meninggal Akibat Gempa di Jawa Timur Selengkapnya

SIG Prioritaskan Bantuan Medis untuk Korban Gempa di Mamuju, Sulawesi Barat

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni (kedua dari kanan berhijab hitam) menyaksikan penanganan korban gempa yang dilakukan oleh tim dokter.
GRESIK,1minute.id –  Duka yang dialami korban gemba bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,2 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat menggerakkan empati masyarakat Indonesia. Diantaranya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

SIG melalui program Corporate Social Responbility (CSR) memberikan bantuan peralatan medis serta logistik untuk para pengungsi yang menjadi korban bencana gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,2 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat lalu 15 Januari 2021.

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso menyampaikan, melalui program SIG Peduli, perseroan bergerak cepat membantu para korban gempa bumi dengan menerjunkan tim tanggap darurat yang terdiri dari Sekretaris Perusahaan beserta tim CSR SIG.

Tim tanggap darurat dari SIG berangkat Jumat dan Sabtu, 15 -16 Januari 2021 atau beberapa jam pasca terjadinya gempa bumi. Tim tanggap darurat SIG membawa bantuan kebutuhan logistik. Kebutuhan pokok diantaranya bahan makanan, pakaian, tenda, terpal, perlengkapan bayi, perlengkapan mandi, selimut, peralatan medis, serta obat-obatan. 

Selain itu, SIG juga memberikan genset sebagai kebutuhan elektrifikasi penanganan korban atau operasi yang sifatnya emergency untuk kebutuhan tim dokter dalam menangani pasien. 

”Prioritas utama kami adalah penanganan medis untuk para korban serta bahan makanan, tenda dan terpal untuk pengungsian,”ujar Hendi Prio Santoso.  Selain menerjunkan tim tanggap darurat bencana, Hendi melanjutkan, PT Semen Tonasa (SIG Group) juga mendirikan posko “Semen Tonasa Peduli” di Hotel Meganita, Mamuju.

Posko tersebut digunakan untuk memberikan layanan kesehatan dan pusat distribusi bantuan. “Kami turut prihatin dan peduli atas bencana yang menimpa warga di sejumlah titik wilayah Kabupaten Mamuju. Diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban para korban serta mempercepat pemulihan pasca bencana,”kata  Hendi Prio Santoso.

SIG juga bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang dipimpin oleh Guru besar FK Unhas Prof. Dr. Idrus Paturusi bersama beberapa dokter spesialis untuk memantau lokasi serta membantu korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulawesi Barat. 

Dalam penyaluran bantuan, Perseroan bekerjasama dengan Pemerintah setempat, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan perusahaan BUMN lain yang terlibat dalam gerakan kepedulian bencana gempa Mamuju. (*)

SIG Prioritaskan Bantuan Medis untuk Korban Gempa di Mamuju, Sulawesi Barat Selengkapnya