Rusdiyanto, Kades Roomo Jalani Pemeriksaan sebagai Tersangka di Kejari Gresik, Ditahan?

GRESIK,1minute.id – Rusdiyanto, Kepala Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik memenuhi panggilan penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik pada Senin, 29 Agustus 2022.

Rusdi-panggilan-Rusdiyanto diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) periode 2016 sampai 2018. Kepala Desa dua periode itu tiba di kantor Kejari Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas sekitar pukul 09.00 WIB. 

Rusdi langsung masuk ruang penyidik Seksi Pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik. Hingga pukul 13.38 WIB, Rusdi belum keluar dari ruang penyidik dibawa komando Alifin N Wanda itu. Kabar santer yang berembus di kalangan wartawan, penyidik Pidsus Kejari Gresik akan melakukan penahanan kepada tersangka Rusdi.  

Kabar itu semakin santer setelah tim dokter berjumlah tiga orang dari RSUD Ibnu Sina Gresik tiba di kantor Kejari Gresik. Belum ada komentar apa pun dari pihak kejaksaan maupun tersangka Rusdi. “Nanti akan dijelaskan oleh Kasi Pidsus,”ujar seorang staf kejaksaan pada Senin, 29 Agustus 2022.

Wartawan 1minute.id bersama sejumlah wartawan lain kini sedang menunggu di kantor Kejari Gresik yang rencananya menggelar konferensi pers. Seperti diberitakan Tim penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik menetapkan Rusdiyanto sebagai tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) pada Rabu, 24 Agustus 2022. Rusdiyanto ada Kepala Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Audit Inspektorat Pemkab Gresik menemukan adanya indikasi kerugian negara Rp 270 juta. Kerugian negara ratusan juta selama 3 tahun. Periode 2016, 2017 dan 2018. Rusdiyanto ketika dikonfirmasi mengaku jabatan kepala desa adalah jabatan politis. “Kades itu jabatan politis,”katanya tanpa menjelaskan detailnya.

Penetapan tersangka berdasarkan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik No. PRINT 03/M.5.27/FD.2/08/2022 tanggal 24 Agustus 2022. “Tersangka penyalahgunaan anggaran desa periode 2016 sampai 2018,”kata Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah kepada wartawan pada Rabu, 24 Agustus 2022.

“Tersangka berinisis R. Kades Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik,”imbuhnya. Penyelidikan dugaan korupsi penyalagunaan anggaran Dana desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dilakukan awal Januari 2022. (yad)

Rusdiyanto, Kades Roomo Jalani Pemeriksaan sebagai Tersangka di Kejari Gresik, Ditahan? Selengkapnya

Fotografer Cilik Dadakan di Indonesia Off Road NC di Gunung Bhatang Gresik. Ini Hasil Jepretannya!

GRESIK,1minute.id – Event Indonesia Off Road Federation National Championship (IOF NC) putaran ketiga berakhir pada Minggu, 28 Agustus 2022. Event selama dua hari digelar di Gunung Bhatang,  Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sebanyak 32 offroader berkompetisi untuk memperbaiki peringkat mereka di event yang dibuka oleh Ketua IOF Pusat Irjen Pol (Purn) Sam Budi Gusdian. Panitia lokal event, yakni Gresik Offroad Community (GOC) dibawah komando Akhmad Zainudin Fuad menambah event dengan menggelar Country Road yang diikuti 52 mobil offroad. 

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Gelaran kali kedua di Gunung Bhatang. Kali pertama dihelat 2019. Event pasca pandemi ini bagai sebuah oase bagi pencipta olahraga yang memacu adrenalin itu. Masyarakat pun riang. Tenda-tenda penjualan makanan dan minuman laris manis. Penginapan terisi. Ekonomi warga di dua desa yakni Desa Ngargosari dan Gulomantung bergairah.

Karena ratusan bahkan ribuan pasang mata seakan tidak berkedip menyaksikan puluhan driver mobil offroad untuk “menaklukkan” medan batu kapur di Gunung Bhatang itu. Panas matahari tidak membuat penonton “mengalah”, pulang. Cloud Google menunjukkan suhu udara 32 derajat celcius hingga 34 derajat celsius. Panas dan berdebu pasti. 

Namun, Muhammad Rifky Putra Cahyadi seakan bergeming. Siswa kelas VI SD Muhammadiyah 1 Gresik Kota Baru (GKB) berburu foto. Hari pertama, Rifky membawa kamera EOS 60 D dengan lensa Canon 24-105 mm F4L IS USM. Sekali jepretan, Rifky berhenti memotret. “Memori ngak ada. Tertinggal di rumah,”katanya. Ia seakan ngambek. Bocah kelahiran 17 September 2010 itu hanya menjadi penonton. Kenapa tidak pakai smarphone? “Ngak enak,”dalihnya. 

Menjelang rehat siang, pukul 12.00, Rifky memilih pulang. Jarak rumah dengan lokasi offroad sejauh 6 kilometer. “Besok kesana lagi ya, pa!”katanya. Di hari kedua, Rifky kembali mendatangi lokasi offroad. Usai salat Dhuhur. Kali ini, ia membawa “senjata” kamera mirorless. Canon EOS M 100 dengan lensa Canon EFS 55-250 mm. 

Ia seakan balas dendam. Semua yang dilihatnya di jepret. Seratus jepretan hingga menjelang senja. Sekitar pukul 16.30 WIB. Hasilnya? Selamat menikmati jepretan Rifky hanya di 1minute.id. (yad)

Fotografer Cilik Dadakan di Indonesia Off Road NC di Gunung Bhatang Gresik. Ini Hasil Jepretannya! Selengkapnya

SMK Sunan Giri Sabet Medali Perunggu di Kejurprov Wushu, Safi’i : Sang Juara Layak Beasiswa 

GRESIK,1minute.id – Dodik Presetyo Abdul Haq langsung sujud syukur. Siawa SMK Sunan Giri di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu bersyukur setelah berhasil meraih medali Perunggu dalam cabang olahraga Wushu di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim 2022 di Surabaya berakhir pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Siswa kelas XI TKJ 1 SMK Sunan Giri Menganti itu bertanding di nomor pertandingan Sanda Junior 56 Kg Putra. Kejurprov diikuti antarsekolah di Kabupaten/Kota di Jawa Timur berlangsung selama 3 hari, sejak Jumat, 26 Agustus 2022. Pertandingan digelar di dua tempat yakni Gedung Pancasila dan lapangan Thor Indragiri Surabaya. 

Keberhasilan Dodik menyabet medali Perunggu itu disambut suka cita oleh sekolah dan siswa SMK Sunan Giri Menganti itu.

Kepala SMK Sunan Giri Menganti H Safi’i mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih oleh anak didiknya, Dodik Presetyo Abdul Haq itu. “Siswa berprestasi ini, tentunya dan sangat layak mendapatkan apresiasi berupa beasiswa di sekolah,”kata Safi’i dalam siaran pers yang diterima oleh 1minute.id pada Minggu malam, 28 Agustus 2022. “Sukses untuk Wushu SMK Sunan Giri Menganti. Sukses untuk sang juara,”imbuhnya. 

Di SMK Sunan Giri Menganti ini, siswa memiliki banyak pilihan ekstrakurikuler olahraga. Diantaranya, Dayung, Kingboxing, Wushu, Pencak Silat. Kemudian, bola voli dan futsal. Dua ekstrakurikuler olahraga terakhir itu, SMK Sunan Giri Menganti kerap langganan juara tingkat kabupaten maupun provinsi. 

Nah, olahraga Wushu yang diasuh oleh Ekac Barnadip mulai mengikuti jejak Bola Voli dan Futsal.  Sebab, Ekac Barnadip sangat berpengalaman dalam bidang olahraga Wushu Ini. “Sukses untuk Wushu SMK Sunan Giri Menganti. Sukses untuk sang juara,”tegas Safi’i. (yad)

SMK Sunan Giri Sabet Medali Perunggu di Kejurprov Wushu, Safi’i : Sang Juara Layak Beasiswa  Selengkapnya

Pendidikan Vokasi Industri Petrokimia Gresik Telah Meluluskan 313 Mahasiswa Diploma 1

GRESIK,1minute.id – Pendidikan Vokasi Industri Petrokimia Gresik kembali meluluskan 40 mahasiswa Diploma 1. Sejak 2017, Petrokimia Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah meluluskan 313 orang. 

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo menyampaikan, Program Pendidikan Vokasi Industri Diploma 1  Petrokimia Gresik memasuki tahun ke lima ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis kompetensi link and match dengan industri.

“Melalui program ini kita memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman industri kepada para tenaga muda potensial, utamanya lulusan SMK/SMA untuk dilatih menjadi SDM yang terampil dan profesional sehingga diharapkan menjadi tenaga yang siap pakai dalam dunia industri,”ujar Soesilo pada Jumat, 26 Agustus 2022.

Program magang Vokasi Industri periode ini, mulai diselenggarakan mulai Agustus 2021 hingga Juli 2022. Petrokimia Gresik telah merekrut lulusan SMK/SMA sebanyak 40 orang untuk menjalani program Diploma 1 dengan kurikulum silabus dan modul menyesuaikan kebutuhan industri di Petrokimia Gresik.

Dari hasil rekrutmen tersebut, kemudian dibagi menjadi dua program studi yaitu 19 mahasiswa Jurusan Teknik Perawatan Mesin yang penyelenggaraan pendidikannya dilaksanakan oleh Politeknik ATI Makasar, serta 21 mahasiswa Jurusan Pemasaran & Logistik di bawah Politeknik APP Jakarta.

Dalam program ini, para mahasiswa dibekali juga teori On the Job Training (OJT) di lingkungan pabrik, pengetahuan terkait Digital Learning Petrokimia Gresik dan beberapa tes uji kemampuan, keterampilan, dan perilaku, sehingga para lulusan akan dinyatakan memenuhi persyaratan kompetensi, apabila tes dinyatakan lulus.

“Para lulusan ini kemudian tidak semerta-merta dapat bekerja dan diangkat menjadi karyawan Petrokimia Gresik, melainkan akan dilakukan tes. Jika mereka dapat memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan perusahaan, maka dapat diangkat menjadi karyawan Petrokimia Gresik,” tandas Soesilo.

Pendidikan Vokasi Industri Petrokimia Gresik ini selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016, tentang Revitalisasi SMK dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia untuk Menuju Industri Global 4.0. Dalam menyelenggarakan Program ini, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), dalam hal ini Pusdiklat Kementerian Perindustrian RI, Politeknik ATI Makasar serta Politeknik APP Jakarta.

Terakhir, Soesilo menyampaikan bahwa selain Pendidikan Vokasi Industri ini, Petrokimia Gresik juga bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian yang juga menyelenggarakan Program Link & Match bagi siswa SMK dan Program Magang untuk Guru SMK. Selama periode 2018-2019 sudah diikuti oleh 300 siswa dan 450 guru SMK dari seluruh Indonesia.

“Petrokimia Gresik senantiasa berperan aktif memberikan kesempatan kepada lulusan SMA/SMK serta guru sehingga mereka menjadi SDM yang handal dan kompeten,” pungkas Soesilo.

Kepala BPSDMI Kemenperin Arus Gunawan menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kerjasama antara pemerintah, institusi pendidikan dengan dunia industri. Melalui program ini diharapkan akan memperkecil competency gap antara dunia industri dengan dunia pendidikan, dan mendukung ketersediaan tenaga kerja industri di Petrokimia Gresik. 

“Perkembangan industri nasional tidak lepas dari investasi, teknologi, dan SDM. Dimana SDM menjadi poin sangat penting karena industri merupakan sektor yang menyerap tenaga kerja sangat besar, yaitu sekitar 600 ribu per tahun,”ujar Arus Gunawan. 

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik menjadi satu dari lima industri di Indonesia yang dipilih Kemenperin untuk penyelenggaraan program ini. Diharapkan, peranan Petrokimia Gresik dalam pembentukan SDM kompeten bisa terus ditingkatkan, melalui penyelenggaraan unit pendidikan.

“Kemenperin telah membuka politeknik industri Petrokimia yang berlokasi di Banten, diharapkan Petrokimia Gresik juga membuka unit Pendidikan yang sama,”ujarnya.

Kebermanfaatan program ini dirasakan oleh peserta. Salah satu lulusan terbaik, Lusiana Dwi Safitri mengaku mendapatkan banyak ilmu lapangan sehingga menjadikannya lebih kompeten untuk terjun langsung ke dunia industri. “Semoga program ini bisa ditingkatkan dari sisi kuota, sehingga semakin banyak lagi SDM unggul yang dicetak,”tandasnya. (yad)

Pendidikan Vokasi Industri Petrokimia Gresik Telah Meluluskan 313 Mahasiswa Diploma 1 Selengkapnya

Offroad di Gunung Bhatang Gresik, Event Resmi IOF, Pulihkan Ekonomi Warga. Begini Keseruannya! 

GRESIK,1minute.id – Gunung Bhatang di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik kembali tempat ajang nasional offroad. Sebanyak 32 offroader nasional berkompetisi untuk memperbaiki peringkat mereka di Indonesia Off Road Federation National Championship (IOF NC) ini.

ANCANG-ANCANG
Salah satu peserta Championship Offroad di Gunung Batang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik yang gagal karena mobil terbalik pada Sabtu, 27 Agustus 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
« dari 4 »

Antusiasme masyarakat luar biasa. Suhu udara menunjukkan 34 derajat celcius tidak menyurutkan nyali masyarakat untuk menyaksikan event yang sempat vakum karena wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) ini. 

Ketua IOF Pusat Irjen Pol (Purn) Sam Budi Gusdian mengatakan, kejuaraan nasional Offroad seri ketiga ini kali pertama pascapandemi. “Kejurnas Offroad diikuti 32 peserta. Mereka ini yang konsisten memperbaiki ranking,”kata Sam-sapaan akrab-Irjen Pol (Purn) Sam Budi Gusdian itu.

Tampak hadir di kejurnas Offroad putaran ketiga ini mengusung tema “Jatim Gas Poll !!! Poko’e Luwih Maju” ini diantaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua IOF Jatim Kombes Pol Sumardji ,  Pengurus IOF Gresik Setiawan Prasetyo dan Gresik Offroad Community Akhmad Zainudin Fuad.

Kejurnas Offroad kali kedua di Gunung Bhatang berbeda. Kejurnas diawali country road puluhan mobil offroad. “Ada 52 mobil offroad yang mengikuti country road,”katanya. Ia mengapresiasi Pemkab Gresik dan komunitas offroad Gresik yang menyelenggarakan kejurnas ini. ” Kejurnas ini luar biasa. Karena adanya kolaborasi IOF Pusat, Jatim dan komunitas di Gresik dengan dukungan penuh Pemkab Gresik,”puji Sam.

Mengapa Gunung Bhatang yang lokasi berada di dua desa yakni Ngargosari dan Gulomantung itu. Jenderal dua bintang itu mengungkapkan medan Gunung Bhatang sangat baik. “Meski kemarau, hujan atau sudah dilewati berkali -kali tidak berubah treknya. Jadi adil bagi semua peserta. Mulai scs 1 sampai scs 6 bergiliran semua mendapatkan space yang sama. Adil bagi semua peserta,”jelas Sam Budi Gusdian. 

Sementara itu, Ketua panitia lokal IOF NC Gunung Bhatang Akhmad Zainudin Fuad, posisi panitia lokal ini mensupport program IOF Pusat. Sebab, kejurnas ini dianggap bisa menggairahkan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. 

Adanya event ini, mulai kuliner, penginapan hingga para pemuda mendapatkan imbas positif. “Kuliner laku. Penginapan terisi. Para pemuda di dua  Desa Ngargosari dan Gulomantung ikut kontribusi menjaga lingkungan,”tegas Fuad. 

Antusiasme masyarakat menonton Kejurnas Offroad bukan tanpa alasan. Sebab, olahraga ini tidak hanya memacu adrenalin bagi peserta. Namun, menjadi hiburan. Apalagi ketika melihat ada mobil peserta “menggerang” ketika melitasi bukit kapur dengan tingkat kemiringan nyaris 90 derajat. Bahkan, ada mobil terbalik. Peserta histeria. (yad)

Offroad di Gunung Bhatang Gresik, Event Resmi IOF, Pulihkan Ekonomi Warga. Begini Keseruannya!  Selengkapnya

Kapolres dan PJU Polres Gresik Jalani Tes Urine. Ini hasilnya!

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dan Pejabat utama (PJU) Polres dan Jajaran Kapolsek Polres Gresik menjalani tes urine. Tes urine ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri pada Kamis, 25 Agustus 2022. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyampaikan, tes urine menjadi atensi dari pimpinan dalam menjaga institusi Polri termasuk pengawasan internal untuk mencapai anggota zero dari narkoba. 

“Tujuannya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri dari Kapolres,PJU Kapolsek jajaran maupun anggota Polri,” tegasnya. Pendisiplinan anggota secara rutin akan terus dilakukan di internal Polres Gresik. 

“Sebelum mendisiplinkan masyarakat, maka kita wajib mendisiplinkan internal kami,” tegasnya lagi. Bagaimana hasilnya?

Kasi Dokkes Polres Gresik Ipda Sugito Gresik menjelaskan hasil tes urine Kapolres Gresik, PJU dan Kapolsek jajaran didapati negatif narkoba. “Personel yang menjalani tes urine dan hasilnya semuanya negatif penyalahgunaan narkoba,”kata Sugito. 

Sementara itu, Kasi Propam Iptu Sholikan menjelaskan, tes urine diselenggarakan sebagai bagian dari pelaksanaan Gaktibplin atau Operasi Penegakkan, Ketertiban dan Disiplin. (yad)

Kapolres dan PJU Polres Gresik Jalani Tes Urine. Ini hasilnya! Selengkapnya

Prihatin, Pencandu Narkoba Meningkat, Kejari dan Pemkab Gresik Dirikan Rumah Rehabilitasi

GRESIK,1minute.id – Peredaran narkoba di Gresik semakin me mengkhawatirkan. Dalam sebulan ada puluhan tersangka yang diringkus aparat. Terbaru, Satreskoba Polres Gresik mengamankan 25 tersangka dengan barang bukti (barbuk) sabu-sabu 25 gram lebih. Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik menggagalkan peredaran ganja seberat 3 kilogram. 

Ganja senilai Rp 42 juta itu berasal dari Sumatera dikirim melalui ekspedisi tujuan Gresik tepatnya di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Roby Adyaksa, 29, warga Tambaksari, Surabaya mengambil 3 kilogram ganja secara ranjau di Jalan Raya Petiyin, Desa Petiyin Tunggal, Kecamatan Dukun. 

Belum sempat diecer, Roby diringkus tim Berantas BNNK Gresik. Menurut Kepala BNNK Gresik AKBP Kartono, ganja itu bila dilinting bisa dikonsumsi ribuan orang. “Penangkapan tersangka, kami bisa selamatkan 32 ribu,”kata Kartono. 

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik M Hamdan Saragih telah memusnahkan  sabu-sabu dengan berat 455,717 gram yang berasal dari 79 Perkara senilai Rp 546,86 juta ;  Ganja dengan berat 81,09 gram yang berasal dari 3 perkara senilai Rp.81,09 juta ; narkotika jenis tembakau sintetis seberat 18,91 gram berasal dari 2 perkara senilai Rp. 378.200, Pil Double LL sebanyak 83.560 butir yang berasal dari 4 perkara senilai Rp.250,68 juta. Total kurang lebih Rp 900 juta.

“Barang bukti yang kami musnahkan ini telah memiliki kekuatan hukum tetap,”kata Kajari M Hamdan Saragih saat melakukan pemusnahan barbuk di kantor Kejari Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022. Namun, Hamdan mengaku prihatin. Sebab, penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Ia pun berencana membangun rumah rehabilitasi bagi pecandu narkoba.

Rumah rehabilitasi itu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. “Doakan bulan depan rumah rehabilitasi pencandu narkoba bisa beroperasi,”kata Hamdan.

 

SEKDA GRESIK: Achmad Washil Miftachul Rachman ( Foto: Prokopim for 1minute.id)

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan, rumah rehabilitasi para pencandu narkoba berada di RSUD Ibnu Sina Gresik. Rumah sakit milik Pemkab Gresik. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan Gresik. Dalam waktu dekat bisa beroperasi,”kata Washil usai menghadiri pers rilis di kantor BNNK Gresik pada Selasa, 23 Agustus 2022.

Washil mengaku prihatin peredaran gelap narkoba di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sebab, para bandar atau pengedar telah menggeser penyebaran ke Gresik Utara yang selama ini dikenal religius karena banyak pondok pesantren (Ponpes).

Indikatornya, adalah pengiriman ganja seberat 3 kilogram di Kecamatan Dukun yang bisa digagalkan oleh BNNK Gresik. “Sebelumnya, sasaran peredaran di Gresik Selatan yang berdekatan dengan Surabaya,”kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Gresik itu. (yad)

Prihatin, Pencandu Narkoba Meningkat, Kejari dan Pemkab Gresik Dirikan Rumah Rehabilitasi Selengkapnya

Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi, Rusdiyanto Ngaku Kades Jabatan Politis 

GRESIK,1minute.id – Tim penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik menetapkan Rusdiyanto sebagai tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) pada Rabu, 24 Agustus 2022. Rusdiyanto ada Kepala Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Audit Inspektorat Pemkab Gresik menemukan adanya indikasi kerugian negara Rp 270 juta. Kerugian negara ratusan juta selama 3 tahun. Periode 2016, 2017 dan 2018. Bagaimana reaksi Rusdiyanto? 

Rusdiyanto ketika dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan pemberitahuan terkait penetapan status sebagai tersangka. “Penetapan jam berapa,”tanya Rusdiyanto ketika dikonfirmasi melalui selulernya pada Rabu malam, 24 Agustus 2022. Namun, Rusdi-panggilan-Rusdiyanto mengaku pasrah terkait perkara yang sedang membelitnya. 

Sebab, jabatan kepala desa adalah jabatan politis. “Kades itu jabatan politis,”katanya tanpa menjelaskan detailnya. Selain itu, Rusdi juga  belum memiliki rencana menunjuk pengacara mendampingi dalam proses penyidikan hingga persidangan nanti. “Saya belum tahu,”katanya. 

Seperti diberitakan Kejari Gresik menaikkan status Rusdiyanto dari saksi menjadi tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. ADD periode 2016, 2017 dan 2018. Penetapan tersangka berdasarkan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik No. PRINT 03/M.5.27/FD.2/08/2022 tanggal 24 Agustus 2022. “Tersangka penyalahgunaan anggaran desa periode 2016 sampai 2018,”kata Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah kepada wartawan pada Rabu, 24 Agustus 2022.

“Tersangka berinisis R. Kades Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik,”imbuhnya. Penyelidikan dugaan korupsi penyalagunaan anggaran Dana desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dilakukan awal Januari 2022. Korp Adhyaksa menerima laporan dari masyarakat adanya dugaan penyelewengan ADD selama 3 tahun. Periode 2016, 2017 dan 2018. 

Sejumlah orang telah dimintai keterangan. Kejaksaan juga melakukan cek lokasi pekerjaan yang ada di desa tersebut. Hasil penyelidikan dan pengecekan pekerjaan ada indikasi kuat ada penyelewengan anggaran. Kejaksaan kemudian meminta inspektorat melakukan audit. Pada Juni 2022, hasil audit selesai. 

Audit Inpektorat Pemkab Gresik didapatkan bahwa selama kurun 3 tahun, ada kerugian negara dari pengelolahan ADD sebesar Rp. 270 juta. (yad)

Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi, Rusdiyanto Ngaku Kades Jabatan Politis  Selengkapnya

Kejari Gresik Tetapkan Kades Roomo Tersangka Dugaan Koropsi ADD 

GRESIK,1minute.id –  Kejaksaan Negeri Gresik menetapkan Rusdiyanto sebagai tersangka dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Penetapan tersangka Kepala Desa Roomo itu setelah tim penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik mengantongi dua atau lebih alat bukti penyalahgunaan ADD periode 2016 sampai 2018. 

Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda mengatakan tim penyidik telah mengantongi dua alat bukti yang cukup dan sah dan telah menetapkan Kepala Desa Roomo berinisial R sebagai tersangka. “Tersangka berinisis R itu Kepala Desa Roomo. Kepala desa aktif,”tegas Alifin N Wanda didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah di Kantor Kejari Gresik pada Rabu, 24 Agustus 2022.

Peningkatan status Rusdiyanto dari saksi menjadi tersangka itu berdasarkan surat penetapan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik No. PRINT 03/M.5.27/FD.2/08/2022 tanggal 24 Agustus 2022. “Tersangka penyalahgunaan anggaran desa periode 2016 sampai 2018,”kata Alifin. 

Selanjutnya, tim penyidik Pidsus Kejari Gresik segera menyusun surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) untuk dikirimkan kepada jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik dan keluarga tersangka. “Selanjutnya, pekan depan dilakukan pemanggilan untuk pemeriksaan sebagai tersangka,”tegasnya. 

Seperti diberitakan, penyelidikan dugaan korupsi penyalagunaan anggaran Dana desa (ADD) Romoo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dilakukan awal Januari 2022. Korp Adhyaksa menerima laporan dari masyarakat adanya dugaan penyelewengan ADD selama 3 tahun. Periode 2016, 2017 dan 2018. 

Sejumlah orang telah dimintai keterangan. Kejaksaan juga melakukan cek lokasi pekerjaan yang ada di desa tersebut. Hasil penyelidikan dan pengecekan pekerjaan ada indikasi kuat ada penyelewengan anggaran. Kejaksaan kemudian meminta inspektorat melakukan audit. Pada Juni 2022, hasil audit selesai. 

Audit Inpektorat Pemkab Gresik didapatkan bahwa selama kurun 3 tahun, ada kerugian negara dari pengelolahan ADD sebesar Rp. 270 juta. (yad)

Kejari Gresik Tetapkan Kades Roomo Tersangka Dugaan Koropsi ADD  Selengkapnya

Tiga Penjudi Online Diringkus, Kapolres Gresik Janji Tindak Tegas Pelaku dan Beking Judi

GRESIK,1minute.id – Ternyata judi online ada di wilayah hukum Polres Gresik. Buktinya, ada tiga tersangka di giring ke hotel prodeo Polres Gresik. Tiga tersangka judi online itu diantaranya Dwi Angga Purwanta. Pemuda 29 tahun itu diringkus saat berjudi di salah satu konter handphone berada di Jalan Pahlawan, Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Aziz menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk perjudian di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Saat ini ada tiga tersangka judi online yang kami amankan,”kata AKBP Mochamad Nur Azis di Mapolres Gresik pada Rabu, 24 Agustus 2022. Nur Aziz didampingi Kasatreskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno dan Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro. 

Dari tiga tersangka itu, barang bukti (barbuk) yang disita berupa tiga smarphone dan kartu Anjungan tunai mandiri (ATM).

Modus operandi, jelas mantan Kapolres Ponorogo itu, tersangka melakukan deposit dengan mentransfer melalui ATM. Selanjutnya, mereka main 303-istilah lain-judi menggunakan smarphone. Pemberantasan segala bentuk perjudian menjadi atensi kepolisian. Alumnus Akpol 2002 itu menegaskan akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku termasuk beking judi. 

“Termasuk para bekingnya akan kami tindak sesuai SOP (standar operasi prosedur) yang ada,”tegasnya. Ia pun meminta kepada masyarakat yang mengetahui ada perjudian untuk melaporkan ke Polres Gresik. Selain itu, pihaknya akan melakukan patroli siber dan patroli darat dengan mengintensifkan anggota Bhayangkara Pembina Desa (Bhabinsa) untuk memberantas perjudian di Gresik. 

Kedepannya, pihaknya akan melakukan sosialisasi untuk melakukan pencegahan prilaku yang melanggar hukum itu. Sosialisasi bisa dilakukan melalui lembaga pendidikan dan lainnya. “Kita utamakan pencegahan dulu. Selanjutnya, dilakukan penindakan. Semua itu bertujuan menjaga kondisivitas kamtibmas di Gresik,”ujar Nur Azis. 

Selain merilis hasil ungkap kasus judi, Polres Gresik juga merilis hasil ungkap penyalahgunaan narkoba dan pencurian dengan pemberatan (curat). Untuk kasus curat  Satreskrim menangkap tiga orang tersangka. Mereka pelaku pencurian handphone dan dompet. 

Sedangkan, perkara narkoba yang diungkap Satreskoba Polres Gresik dibawa komando AKP Tatak Sutrisno mengamankan 32 tersangka. Rincianya, 18 tersangka dibekuk Satreskoba Polres Gresik dan 14 tersangka diamankan Polsek jajaran Polres Gresik. Barang bukti (barbuk) yang disita berupa sabu-sabu 35,15 gram dan pil koplo 317 butir. (yad)

Tiga Penjudi Online Diringkus, Kapolres Gresik Janji Tindak Tegas Pelaku dan Beking Judi Selengkapnya