KIB Gresik Sepakat Wujudkan Demokrasi Substantif

GRESIK,1minute.id – Partai politik mulai memanasi mesin politik menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), diantaranya. Koalisi tiga partai yakni Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) tidak hanya di pusat. Namun, koalisi hingga ke Kabupaten/Kota. Tujuannya, menyatukan langkah demi tercapainya tujuan politik yang diharapkan.

KIB Kabupaten Gresik terbentuk pada Minggu, 26 Juni 2022. Koalisi tiga partai berlambang pohon Beringin, Kakbah dan Matahari Terbit dalam acara silaturahmi antarpengurus tiga parpol itu di kantor DPD Partai Golkar di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. Kesepakatan pembentukan KIB ditingkat Kabupaten itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh ketiga ketua parpol di Gresik.

Ketua DPD Golkar  Gresik Ahmad Nurhamim,  dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa KIB merupakan format baru untuk menghadirkan demokrasi substantif kepada masyarakat. “Kehadiran Koalisi Indonesia Baru ini diharapkan oleh masyarakat untuk menjadikan demokrasi yang kita bangun adalah demokrasi substantif,”ujarnya.

Nurhamim bersyukur, karena dengan terbentuknya KIB ini, telah mendorong intensitas komunikasi antarelit parpol untuk mewujudkan demokrasi subtantif tersebut.

Hal senada diungkapkan Ketua DPC PPP Khoirul Huda.  Menurut Khoirul Huda, KIB menunjukkan kedewasaan politik yang luar biasa.”Visi misi ketiga partai ini sudah dibuat matang, siapapun nanti yang ditunjuk sebagai calon, insya Allah kita sebagai kader di bawah siap memenangkan,”katanya. 

Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman berharap terbentuknya KIB untuk menghadirkan demokrasi berkualitas di Pemilu 2024. “Kami PAN bersama PPP dan Golkar punya visi misi yang sama, bagaimana pemilu 2024 itu melahirkan demokrasi yang berkualitas,”ujarnya. (yad)

KIB Gresik Sepakat Wujudkan Demokrasi Substantif Selengkapnya

Salat Subuh, Istigotsah Dulu, Bupati Gresik Melepas 446 CJH ke Asrama Haji Sukolilo 

GRESIK,1minute.id– Sebanyak 446 calon jamaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 31 diberangkatkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 26 Juni 2022. Keberangkatan kloter 31 menjadi penghujung calon tamu Allah SWT asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebanyak 1.051 CJH. Mereka tergabung dalam tujuh kloter. 

Rangkaian kegiatan dimulai menjelang Subuh. CJH datang diantar keluarga mereka ke kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Mereka kemudian salat Subuh berjamaah dan istigotsah di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan kebulatan tekad. Mulai dari berangkat, meninggalkan keluarga di rumah harus yakin. Yakin sebagai tamu Allah. “Kebulatan tekad ini tidak hanya berhenti dalam hal meninggalkan keluarga tercinta di rumah, melainkan juga dalam hal untuk meninggalkan segala tingkah laku yang tidak baik,”terang Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Yani juga mengatakan bahwa Ibadah haji juga merupakan ibadah yang tidak memandang status, semuanya setara dan sama-sama memakai pakaian dan berada di tempat yang sama. Diingatkan kembali bahwa nanti ketika sudah berada di tanah suci, jamaah pasti akan bertemu banyak orang dari berbagai latar belakang. Oleh karenanya, sudah sewajarnya jamaah untuk selalu berhati-hati dan disiplin menjaga kesehatan dirinya.

“Kedisplinan harus muncul dari diri sendiri, ikutilah para pembimbing dan pendamping panjenengan. Saya berdoa, semoga panjenengan selalu dimudahkan oleh Allah SWT, mendapat ridha dan kembali ke tanah air sehat tanpa kurang satu apapun serta mendapat predikat haji yang mabrur,”pesannya.

Suasana menjadi penuh haru ketika jamaah berpamitan dengan keluarga dan Bupati Yani bersama jajaran Forkopimda untuk kemudian naik bus menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Data Kementerian Agama (Kemenag) Gresik,  sebanyak 1.051 CJH asal Gresik yang berangkat haji tahun ini, 2022 Masehi atau 1443 Hijriah. Terdiri dari 502 jamaah laki laki dan 549 jamaah perempuan. Jamaah termuda berusia 21 tahun dan yang tertua berusia 64 tahun, keduanya  berasal dari Kecamatan Manyar. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga merupakan salah satu jamaah calon haji tahun ini, yang juga masuk pada kloter 31. (yad)

Salat Subuh, Istigotsah Dulu, Bupati Gresik Melepas 446 CJH ke Asrama Haji Sukolilo  Selengkapnya

Nafsu Memuncak Melihat Anak, Lelaki 39 Tahun Ditangkap Polisi di Kenjeran, Surabaya 

GRESIK,1minute.id – Buchori digelandang ke Polres Gresik. Lelaki 39 tahun itu dtangkap di kawasan Kenjeran, Surabaya pada Kamis malam, 23 Juni 2022. Buchori yang mengaku arek Suroboyo itu, diburu anggota Setuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik setelah video dugaan pelecehan kepada dua anak viral di media sosial (medsos).

Video mesum berdurasi 1 menit, 58 detik beredar pada Kamis, 23 Juni 2022. Dalam video itu, Buchori yang saat itu memakai baju kelir putih itu menarik tangan anak perempuan. Anak dibawah umur itu memakai jilbab warna coklat berada di sebuah toko kelontong di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Lokasi tepatnya toko kelontong di Desa Mriyunan.

Awalnya Buchori membeli minuman di toko kelontong itu. Kemudian tiba dua anak perempuan. Satu memakai jilbab warna biru dan memakai rokok motif kotak-kotak masuk dalam toko. Anak korban yang memakai jilbab coklat yang hendak menyusul masuk kemudian tangan kirinya di tarik oleh Buchori. 

Sambil nyedot minuman gelas plastik Buchori duduk menyeret anak lebih dekat. Buchori terlihat celingukan. Selanjutnya, bla….bla…bla…. Di sensor. Buchori memakai tas cangklong warna biru kemudian kabur. Video itu sudah ditonton ribuan pasang mata. Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro bergerak melakukan identifikasi terduga pelakunya. Setelah mengantongi identitas, Iptu Wahyu Rizki Saputro meluncur ke kawasan Kenjeran, Surabaya. Penyanggongan dilakukan hingga Kamis malam. Terduga pelaku muncul. Polisi lalu menangkap tanpa perlawanan. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Aziz mengatakan tersangka melakukan aksi di dalam toko menimpa korban pertama.  Kemudian korban kedua di depan toko dan terekam kamera CCTV. Saksi membenarkan bahwa pelaku melakukan aksi pelecehan seksual. 

“Kami amankan kurang dari 1 x 24 jam di Surabaya. Sudah kami tetapkan sebagai tersangka,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. Ia disangka melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur sebagimana dimaksud dalam pasal 82 jo 76E UURI No 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang –Undang Republik Indonesia  nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman minimal lima tahun minimal maksimal 15 tahun penjara. “Motifnya karena birahinya meningkat ,”katanya. (yad)

Nafsu Memuncak Melihat Anak, Lelaki 39 Tahun Ditangkap Polisi di Kenjeran, Surabaya  Selengkapnya

Daris Cinema, Bioskop Pendidikan Pertama, Jadi Rujukan Siswa Belajar Sejarah Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kurikulum merdeka membuat pembelajaran siswa semakin variatif. Menyenangkan. Sebab, siswa bisa belajar di luar kelas (moving class) hingga belajar di dalam gedung bioskop. Di Kabupaten Gresik ini, ada bioskop khusus memutar film pendidikan. Film pendidikan tentang sejarah Gresik Kota Lama (GKL).

Bioskop pendidikan kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bahkan, pertama di Indonesia.Bioskop pendidikan itu adalah Daris Cinema. Darul Islam Cinema. Lokasi di lantai II SMP Darul Islam (Daris) di Jalan Setiabudi, Gresik. Sekitar 50 meter sebelah timur Alun-alun Gresik. Dekat kantor Bupati Gresik lama-kini-ditempati Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu.

“Sejak dilaunching 5 Maret 2022, sekitar seribu siswa menonton film pendidikan disini,”ujar Kepala SMP Daris Gresik Sumarga A.Satria pada Kamis, 23 Juni 2022. Ribuan siswa berasal dari 30 lembaga pendidikan. Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Daya tampung Daris Cinema tidak seperti bioskop komersial yang ada di mal atau pusat perbelanjaan. Daya tampung Daris Cinema hanya 48 saat. 

“Kalau ada kunjungan pemutaran film dilakukan dua kali,”imbuh Sumarga yang juga Ketua Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya  Kota  Lama Gresik ini. Di dalam gedung dengan warna dominasi ungu ini, siswa SD/MI tidak hanya menonton bioskop. Di dalam gedung bioskop itu, siswa juga mendapatkan pengetahuan tentang sejarah Gresik Kota Lama (GKL) ini. Pematerinya, adalah anggota Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya  Kota  Lama Gresik ini.

Antara lain, Oemar Zainuddin. Ia adalah salah satu pemilik rumah di Kampung Kemasan. Pakde Noed-begitu biasa disapa adalah penulis buku “Kota Gresik 1898-1916, Sejarah Sosial, Budaya dan Ekonomi). Lalu, Achmad Khoiri, yang keturunan pemilik rumah Gajah Mungkur. Khoiri, memiliki galeri batik Gajah Mungkur. Berikutnya, Udiek. Ia adalah keturunan K.R.T. Poesponegoro, Bupati Gresik kaping satu atau pertama. Ada juga, Bairut. Ia tokoh masyarakat di Kampung Pekauman. 

Kampung Kauman dikenal karena memiliki tradisi Kupatan. Masyarakat di kampung dekat Masjid Jamik Gresik, mempertahankan tradisi puasa 7 hari setelah Idul Fitri. Semua tokoh yang menjadi pembimbing siswa ketika belajar sejarah Gresik Kota Lama di luar sekolah. Juga, di gedung bioskop, Daris Cinema. 

Nguri-uri budaya GKL itu, membuat puluhan siswa dari SDN 21 Gresik dan SD N 22 Gresik kerasan belajar sejarah di dalam Daris Cinema pada Kamis, 23 Juni 2022. Pembelajaran santai, dan menyenangkan. Siswa antusias untuk bertanya. Sehingga, suasana terasa hidup karena dialog dua arah. 

Pembelajaran sejarah tentang Gresik ini, telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik sebagai Kurikulum muatan lokal dimulai tahun ajaran baru tahun ini. Siswa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini harus mengetahuinya. Nguri-uri budaya sejarah kearifan lokal (local wisdom).  

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, keistimewaan Kota Gresik ini,  tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Kota Surabaya, Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan lainnya. Kota Gresik, imbuhnya, memiliki sejarah sangat kuat karena pertemuan 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). “Bahkan, Semarang, Jawa Tengah yang memiliki kota tua,  masih kurang lengkap di banding Kota Gresik. Semarang hanya memiliki 3 budaya,”katanya pada 5 Maret 2022. (yad)

Daris Cinema, Bioskop Pendidikan Pertama, Jadi Rujukan Siswa Belajar Sejarah Gresik  Selengkapnya

Pemprov Jatim Dikabarkan Terima 360 Ribu Dosis Vaksin PMK, Gubernur Khofifah Fokus Siapkan Juleha

GRESIK,1minute.id – Idul Adha semakin dekat. Wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) pada sapi belum teratasi. Seribu dosis vaksin PMK telah habis. Hari ini, dikabarkan Pemprov Jatim telah menerima 360 ribu dosis vaksin untuk mengatasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Ribuan dosis itu adalah vaksin darurat yang didatangkan pemerintah pusat dari luar negeri sambil menunggu hasil vaksin yang sedang dikembangkan oleh  Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kebutuhan vaksin PMK di Jawa Timur sekitar 1,3 juta dosis. Pemprov Jatim baru mendapatkan droping 1.000 vaksin. “Jadi kawan-kawan bisa membayangkan karena yang sudah turun 1000 pasti sudah habis. Nah, kemarin tim dari Kementerian Pertanian mengundang tim dari dinas peternakan Jawa Timur Insya Allah hari ini kita diminta mengambil sejumlah tertentu vaksin dari Jakarta. Mudah-mudahan segera turun,”kata Khofifah disela acara peresmian Rumah Vokasi Pemkab Gresik pada Jumat, 24 Juni 2022.

Vaksin tambahan itu, kata Khofifah, akan diprioritaskan untuk sapi perah. “Untuk sapi potong kita membutuhkan banyak support. Support baik vitamin maupun obat-obatan lainnya,”katanya. Untuk kebutuhan Idul Adha, Khofifah meminta masyarakat tidak panik. Sebab, ada sejumlah tempat sapi potong yang sudah memenuhi syarat fikir dan sehat yang bisa di akses oleh masyarakat yang membutuhkan hewan kurban. 

“Insya Allah sudah cukup bila sesuai hasil rakor (rapat koordinasi),”katanya tanpa menyebut jumlah kebutuhan hewan kurban di Jawa Timur. Saat ini, kata Khofifah, Pemprov Jatim sedang fokus menyiapkan Juleha. Siapa Juleha itu? “Juleha adalah juru sembelih halal,”katanya. Dimana saja Juleha akan ditempatkan akan dikoordinasikan dengan Bupati/Walikota. “RPH (rumah potong hewan) ini menjadi penting. Nanti akan ditentukan oleh Bupati/Walikota,”katanya. 

Data Dinas Pertanian Gresik per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor sapi terjangkit PMK. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK. Dinas Pertanian Gresik telah melakukan pendataan hewan yang siap untuk kurban. Untuk sapi sebanyak 9.530 ekor Kambing 14.651 ekor dan Domba 702 ekor. Hewan siap kurban itu tersebar di 23 titik. (yad)

Pemprov Jatim Dikabarkan Terima 360 Ribu Dosis Vaksin PMK, Gubernur Khofifah Fokus Siapkan Juleha Selengkapnya

Atlet FASI Gresik Berangkat ke Porprov Jatim,  Olahraga “Gatotkaca” Dilepas Dan Subgar Kodim 0817/Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tujuh atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Gresik berangkat menuju Jember pada Jumat, 24 Juni 2022. Mereka diberangkatkan oleh pembina Fasi Gresik Mayor Inf Tomi Wijaya di Markas Komando Garnisun Tetap (Gartap) Kodim 0817/Gresik. 

Pemberangkatan atlet aeromodeling yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-7 Jatim itu disaksikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan dan orang tua atlet. 

Sebelum berangkat, Mayor Inf Tomi Wijaya menggembleng mental para atlet. Menurut Mayor Tomi, atlet Fasi Gresik harus memiliki mental menang. Percaya diri. Sebab, dalam event Porprov Jatim itu, semua memiliki kesempatan menang. Tidak lawan tangguh. Semuanya memiliki keahlian yang sama. “Lawan yang berat ada dalam diri adik-adik semua,”kata Mayor Inf. Tomi Wijaya yang juga Kepala Sub Komando Garnisun Tetap (Kasub Kogartap) Kodim 0817/Gresik. Mayor Inf Tomi Wijaya didampingi Kepala Badan Kesbangpol Gresik Nanang Setiawan, Kasub Kapten Cpm Amri, Pasi Ops Subkogartap Kodim 0817/Gresik.

DIALOG : Komandan Sub Garnisun Kodim 0817/Gresik Mayor Inf. Tomi Wijaya berdialog bersama atlet FASI Gresik sebelum berangkat ke Porprov Jatim di Markas Subgar Kodim 0817/Gresik pada Jumat, 24 Juni 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Untuk bisa melawannya, imbuh perwira kelahiran Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, itu atlet tidak boleh merasa terbebani untuk bisa menang. “Adik-adik harus happy. Karena Olahraga ini menyenangkan. Meski harus memiliki keahlian khusus,”tegas Mayor Inf Tomi Wijaya yang alumnus SMK Semen Gresik itu.

Selain happy, sebut Mayor Tomi, atlet harus mempelajari tentang kondisi alam. Cuaca. Arah angin. “Arah angin sangat penting untuk menerbangkan pesawat,”katanya. Mayor Inf Tomi Wijaya menyebut Olahraga Aeromodeling seperti cerita pewayangan Gatot Kaca. 

Pemberangkatan atlet Fasi Gresik ditandai dengan penyerahan pesawat oleh Mayor Inf Tomi Wijaya kepada Almuslimah Nafisatuz Zulfa. Fiza-sapaan-Almuslimah Nafisatuz Zulfa ini adalah runner up kompetisi Aeromodeling Jawa Timur di Madura 2022. (yad)

Atlet FASI Gresik Berangkat ke Porprov Jatim,  Olahraga “Gatotkaca” Dilepas Dan Subgar Kodim 0817/Gresik  Selengkapnya

Pastikan Kebutuhan Pelayanan, Tim Mahkamah Agung Mendatangi Mal Pelayanan Publik di PN dan DPM-PTSP Gresik

GRESIK,1minute.id –  Tim administrasi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia  melihat langsung pelayanan publik anjungan mandiri Pelayanan Publik Satu Pintu (PTSP) di Pengadilan Negeri Gresik dan di Pemkab Gresik pada Kamis, 23 Juni 2022

Kasubag Akuntabilitas Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Urusan Administrasi MA Dhika Hafizh Pratama mengatakan, kedatangan tim Mahkamah Agung ke Pengadilan Negeri Gresik untuk melihat langsung terkait Mal Pelayanan Publik. “Bahwasanya Mahkamah Agung terlibat langsung dalam pelayanan publik,”kata Dhika Hafizh Pratama didampingi Ketua PN Gresik Agus Walujo T. 

Agus Walujo T. menambahkan, kehadiran di Pengadilan Negeri Gresik untuk memberikan informasi terkait kebutuhan langsung di Mal Publik. “Kami tidak mengevaluasi, tapi hanya memberikan informasi, apa yang dibutuhkan dalam mal pelayanan publik,”imbuhnya. 

Dalam kunjungannya, rombongan dari MA melihat langsung pelayanan digital di pusat anjungan mandiri PTSP Pengadilan Negeri Gresik dan ke Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkab Gresik. Saat di Kantor Perizinan Pemkab Gresik, rombongan diterima langsung Kepala DPM- PTSP Gresik Reza Pahlevi. 

“Selama di Mal PTSP ini, kami melayani masyarakat yang memerlukan pelayanan administrasi dan konsultasi sesuai yang diperlukan. Di sini dilengkapi pelayanan dari Pengadilan Negeri Gresik dan Pengadilan Negeri Agama,” kata Reza Pahlevi usai menerima kunjungan dari MA. (yad)

Pastikan Kebutuhan Pelayanan, Tim Mahkamah Agung Mendatangi Mal Pelayanan Publik di PN dan DPM-PTSP Gresik Selengkapnya

Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, Bupati Gresik ; Pelayanan Indikator Keberhasilan

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergerak pada Kamis, 23 Juni 2022. Episode IV. Sebanyak 186 orang yang dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik. 

Sebanyak 9 orang yang menempati jabatan pimpinan tinggi pratama, 60 orang jabatan administrator, 53 orang jabatan pengawas dan 64 orang jabatan fungsional. 

Sembilan JTP yaitu  Choirul Anam dari Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik yang ditinggalkan Andhi Hendro Wijaya yang menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik menggantikan Budi Raharjo kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. Ninik Asrukin sebelumnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik jabatan barunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik.

Berikutnya, Siti Jaiyaroh sebelumnya menjabat  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik kini menjadi staf Ahli Bupati Gresik ; Darmawan sebelumnya staf Ahli Bupati menempati posisi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menggantikan Tarso Sagito bergeser sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik ;  Mokh Najikh sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menjadi Sekretaris DPRD Gresik serta Abu Hasan sebelumnya menjabat sebagai Asisten diangkat menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada ratusan pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya bekerja sepenuh hati melayani masyarakat. Tugas dan jabatan baru yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Selamat kepada para pejabat yang telah diambil sumpahnya. Tugas dan jabatan baru yang dibebankan kepada bapak dan ibu sekalian ini harus benar-benar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah janji yang bapak ibu ucapkan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Bupati berusia 36 tahun itu berharap sinergitas dan komunikasi harus terjalin dengan baik. Hal ini bertujuan agar tata kelola pemerintahan berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Saya bersama Bu Wakil Bupati memiliki komitmen yang sama, yakni menata dan terus mendorong kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Gresik agar semakin baik. Dan harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang benar-benar handal agar tata kelola pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama dan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, Bupati Gresik ; Pelayanan Indikator Keberhasilan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Dorong Kebangkitan UMKM melalui Program Mangga Madu dan Mangga Muda 2022

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik seakan tiada ada henti mendorong UMKM tumbuh dan kuat. Terbaru, penguatan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19, melalui program Mangga Madu/Muda Business Competition (MMBC) 2022. 

Program pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah digagas oleh perusahaan Solusi Agroindustri berpusat di Gresik ini telah memasuki penjurian final secara hybrid pada Senin, 21Juni 2022.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan UMKM memiliki peranan strategis sebagai pilar perekonomian Indonesia yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. “Oleh karena itu, sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN yang merupakan lokomotif pembangunan bangsa, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik salah satunya berfokus pada pendanaan dan pendampingan UMKM, termasuk program MMBC ini,”ujar Dwi Satriyo.

MMBC yang diselenggarakan kali pertama dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Petrokimia Gresik ini menyasar dua segmen peserta. Pertama, Mitra Kebanggaan (Mangga) Muda yang diperuntukkan bagi mahasiswa aktif, serta Mangga Madu bagi istri karyawan Petrokimia Gresik. Melalui program Mangga Muda, Petrokimia Gresik ingin mendorong generasi muda untuk meningkatkan jiwa entrepreneur yang profesional, sekaligus memberikan akses permodalan dan pembinaan bagi generasi muda dalam mengembangkan usahanya.

“Berwirausaha di usia muda membutuhkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang cukup. Melalui kegiatan ini, selain dapat menambah pengalaman diharapkan dapat memperluas networking para peserta untuk meningkatkan kinerja usahanya,” ujar Dwi Satriyo.

Sedangkan dalam program Mangga Madu, Petrokimia Gresik ingin mengoptimalkan potensi perempuan untuk menjadi entrepreneur, dimana perempuan dikenal mempunyai keunggulan multitasking dalam mengerjakan dua atau lebih pekerjaan sekaligus. “Ini juga menjadi persiapan dini untuk bekal saat pensiun nanti, terutama bagi para istri yang memiliki usaha sendiri. Sehingga dapat meningkatkan peran perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga,”tandasnya.

Dalam tahapan final ini, masing-masing program yakni Mangga Muda dan Mangga Madu menyisakan sepuluh tim yang terbagi ke dalam dua sub kategori, yaitu creativesociopreneur dan agrosociopreneur. Kategori creativesociopreneur merupakan kompetisi untuk pelaku usaha di bidang kreatif seperti fesyen,  food and beverages, furniture, otomotif dan fotografi. Sedangkan agrosociopreneur fokus pada bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. 

Sederet ahli dan pelaku usaha di berbagai bidang hadir sebagai dewan juri di setiap kategori. Untuk kategori agrosociopreneur antara lain Budi Wahju Soesilo (Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik), Prof Christina Whidya Utami (Wakil Rektor Universitas Ciputra), Teuku Wisnu (Aktor & Pengusaha), Jonathan Alden (Chef), dan Hendy Setiono (Founder Baba Rafi Enterprise Holding Company).

Sedangkan dewan juri untuk kategori creativesociopreneur antara lain Panji Winanteya Ruky (Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia), Prof. Wawan Dhewanto (Guru Besar Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB), Nurul Haromaini Ali (Ketua Dewan Kerajinan Nasional Kabupaten Gresik), Linda Anggrea (Chief Executive Officer Buttonscarves), dan Intan Avantie (Fashion Designer).

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa MMBC ini merupakan upaya untuk memperkuat strategi bisnis para Mangga (Mitra Kebanggaan) Petrokimia Gresik. Mengingat saat ini seluruh sektor kehidupan, termasuk ekonomi menghadapi perubahan yang sangat cepat, mulai dari globalisasi, industri 4.0 yang diikuti dengan disruption era, dan selanjutnya pandemi Covid-19.

“Semoga kegiatan ini menjadi penyemangat pelaku usaha untuk terus tumbuh. Jika usahanya terus tumbuh dan berkembang, diharapkan dapat menyerap lebih banyak lapangan pekerjaan. Sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak,” tutupnya. 

Wakil Rektor Universitas Ciputra Prof. Christina Whidya Utami sekaligus Dewan Juri menyampaikan bahwa, seorang entrepreneur itu bisa diedukasi, dan MMBC ini merupakan salah satu media mencetak entrepreneur yang inovatif. “Saya mengapresiasi inovasi para finalis yang menjadikan bisnisnya sustainable. Semoga menginspirasi,”ujar Prof. Christina.

Pemenang masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah total Rp75 juta dan pendanaan usaha total senilai Rp 3 miliar. Dimana pemenang akan diumumkan pada tanggal 2 Juli 2022 dalam acara Mangga Hybrid Expo dan selanjutnya mengikuti Inkubasi UMKM untuk menjadi Petrokimia Gresik School of Business and Management. (yad)

Petrokimia Gresik Dorong Kebangkitan UMKM melalui Program Mangga Madu dan Mangga Muda 2022 Selengkapnya

MoU Sudah Diteken, Kini DLH Gresik Membuat PKS, Pengelolaan Sampah 

GRESIK,1minute.id – Memorandum Of Understanding (MoU) pengelolaan sampah telah diteken Pemkab Gresik dan pihak swasta. Nota kesepahaman itu ditandatangani bertepatan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik pada 9 Maret 2022.

Ada dua lokasi tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang bakal dikelola oleh pihak swasta tersebut. Yakni TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean dan TPA Ngipik di Jalan Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik. Masing-masing berkapasitas 100 ton per hari. Total berkapasitas 200 ton per hari. 

Bagaimana kelanjutan MoU Pengolaan sampah itu? Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Mokh Najikh mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pembuatan draf perjanjian kerjasama (PKS) operasional. “Kami perkiraan bulan Juli selesai,”katanya pada Rabu, 22 Juni 2022. Setelah PKS rampung dikerjakan, lanjut Najikh, draf PKS akan diserahkan kepada tim koordinasi kerja sama daerah (PKKSD) yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Sumber 1minute.id menyebutkan draf PKS itu berisi antara lain, biaya operasional pengelolaan sampah yang harus ditanggung Pemkab Gresik. Draf itu, biaya operasional kepada pihak swasta sebesar Rp 100 ribu per ton. Selain itu, Pemkab Gresik berkewajiban membangun tempat pengolahan sampah tersebut. Sedangkan, pihaknya ketiga berkewajiban melakukan pengelolaan sampah sebanyak 100 ton per tahun. 

Benarkah? Mokh Najikh ketika ditanya tentang hal itu hanya tersenyum. “Kami masih melakukan tahap PKS. Untuk pembangunan TPST adalah kewajiban pemerintah,”katanya. Saat ini, pembangunan atap untuk penetapan mesin pengolaan sampah masih tahap lelang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. 

Kontrak kerjasama pengelolaan sampah ini menjadi angin segar. Sebab, persoalan sampah perkotaan masih menjadi problem Pemkab Gresik yang belum tertangani secara maksimal.  Tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik semakin menggunung. Bila hujan, “bukit” sampah menimbulkan bau tidak sedap. Pengelolaan sampah berbasis zero waste to land. Artinya, sampah tidak ada lagi masuk ke tanah. “Semuanya dipakai,”tegas Najikh. (yad)

MoU Sudah Diteken, Kini DLH Gresik Membuat PKS, Pengelolaan Sampah  Selengkapnya