Daris Cinema, Bioskop Pendidikan Pertama, Jadi Rujukan Siswa Belajar Sejarah Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kurikulum merdeka membuat pembelajaran siswa semakin variatif. Menyenangkan. Sebab, siswa bisa belajar di luar kelas (moving class) hingga belajar di dalam gedung bioskop. Di Kabupaten Gresik ini, ada bioskop khusus memutar film pendidikan. Film pendidikan tentang sejarah Gresik Kota Lama (GKL).

Bioskop pendidikan kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bahkan, pertama di Indonesia.Bioskop pendidikan itu adalah Daris Cinema. Darul Islam Cinema. Lokasi di lantai II SMP Darul Islam (Daris) di Jalan Setiabudi, Gresik. Sekitar 50 meter sebelah timur Alun-alun Gresik. Dekat kantor Bupati Gresik lama-kini-ditempati Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu.

“Sejak dilaunching 5 Maret 2022, sekitar seribu siswa menonton film pendidikan disini,”ujar Kepala SMP Daris Gresik Sumarga A.Satria pada Kamis, 23 Juni 2022. Ribuan siswa berasal dari 30 lembaga pendidikan. Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Daya tampung Daris Cinema tidak seperti bioskop komersial yang ada di mal atau pusat perbelanjaan. Daya tampung Daris Cinema hanya 48 saat. 

“Kalau ada kunjungan pemutaran film dilakukan dua kali,”imbuh Sumarga yang juga Ketua Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya  Kota  Lama Gresik ini. Di dalam gedung dengan warna dominasi ungu ini, siswa SD/MI tidak hanya menonton bioskop. Di dalam gedung bioskop itu, siswa juga mendapatkan pengetahuan tentang sejarah Gresik Kota Lama (GKL) ini. Pematerinya, adalah anggota Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya  Kota  Lama Gresik ini.

Antara lain, Oemar Zainuddin. Ia adalah salah satu pemilik rumah di Kampung Kemasan. Pakde Noed-begitu biasa disapa adalah penulis buku “Kota Gresik 1898-1916, Sejarah Sosial, Budaya dan Ekonomi). Lalu, Achmad Khoiri, yang keturunan pemilik rumah Gajah Mungkur. Khoiri, memiliki galeri batik Gajah Mungkur. Berikutnya, Udiek. Ia adalah keturunan K.R.T. Poesponegoro, Bupati Gresik kaping satu atau pertama. Ada juga, Bairut. Ia tokoh masyarakat di Kampung Pekauman. 

Kampung Kauman dikenal karena memiliki tradisi Kupatan. Masyarakat di kampung dekat Masjid Jamik Gresik, mempertahankan tradisi puasa 7 hari setelah Idul Fitri. Semua tokoh yang menjadi pembimbing siswa ketika belajar sejarah Gresik Kota Lama di luar sekolah. Juga, di gedung bioskop, Daris Cinema. 

Nguri-uri budaya GKL itu, membuat puluhan siswa dari SDN 21 Gresik dan SD N 22 Gresik kerasan belajar sejarah di dalam Daris Cinema pada Kamis, 23 Juni 2022. Pembelajaran santai, dan menyenangkan. Siswa antusias untuk bertanya. Sehingga, suasana terasa hidup karena dialog dua arah. 

Pembelajaran sejarah tentang Gresik ini, telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik sebagai Kurikulum muatan lokal dimulai tahun ajaran baru tahun ini. Siswa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini harus mengetahuinya. Nguri-uri budaya sejarah kearifan lokal (local wisdom).  

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, keistimewaan Kota Gresik ini,  tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Kota Surabaya, Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan lainnya. Kota Gresik, imbuhnya, memiliki sejarah sangat kuat karena pertemuan 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). “Bahkan, Semarang, Jawa Tengah yang memiliki kota tua,  masih kurang lengkap di banding Kota Gresik. Semarang hanya memiliki 3 budaya,”katanya pada 5 Maret 2022. (yad)

Daris Cinema, Bioskop Pendidikan Pertama, Jadi Rujukan Siswa Belajar Sejarah Gresik  Selengkapnya

Pemprov Jatim Dikabarkan Terima 360 Ribu Dosis Vaksin PMK, Gubernur Khofifah Fokus Siapkan Juleha

GRESIK,1minute.id – Idul Adha semakin dekat. Wabah penyakit mulut dan kaki (PMK) pada sapi belum teratasi. Seribu dosis vaksin PMK telah habis. Hari ini, dikabarkan Pemprov Jatim telah menerima 360 ribu dosis vaksin untuk mengatasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Ribuan dosis itu adalah vaksin darurat yang didatangkan pemerintah pusat dari luar negeri sambil menunggu hasil vaksin yang sedang dikembangkan oleh  Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kebutuhan vaksin PMK di Jawa Timur sekitar 1,3 juta dosis. Pemprov Jatim baru mendapatkan droping 1.000 vaksin. “Jadi kawan-kawan bisa membayangkan karena yang sudah turun 1000 pasti sudah habis. Nah, kemarin tim dari Kementerian Pertanian mengundang tim dari dinas peternakan Jawa Timur Insya Allah hari ini kita diminta mengambil sejumlah tertentu vaksin dari Jakarta. Mudah-mudahan segera turun,”kata Khofifah disela acara peresmian Rumah Vokasi Pemkab Gresik pada Jumat, 24 Juni 2022.

Vaksin tambahan itu, kata Khofifah, akan diprioritaskan untuk sapi perah. “Untuk sapi potong kita membutuhkan banyak support. Support baik vitamin maupun obat-obatan lainnya,”katanya. Untuk kebutuhan Idul Adha, Khofifah meminta masyarakat tidak panik. Sebab, ada sejumlah tempat sapi potong yang sudah memenuhi syarat fikir dan sehat yang bisa di akses oleh masyarakat yang membutuhkan hewan kurban. 

“Insya Allah sudah cukup bila sesuai hasil rakor (rapat koordinasi),”katanya tanpa menyebut jumlah kebutuhan hewan kurban di Jawa Timur. Saat ini, kata Khofifah, Pemprov Jatim sedang fokus menyiapkan Juleha. Siapa Juleha itu? “Juleha adalah juru sembelih halal,”katanya. Dimana saja Juleha akan ditempatkan akan dikoordinasikan dengan Bupati/Walikota. “RPH (rumah potong hewan) ini menjadi penting. Nanti akan ditentukan oleh Bupati/Walikota,”katanya. 

Data Dinas Pertanian Gresik per 13 Juni 2022, wabah PMK telah menyebar 96 Desa di 14 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Total hewan ternak yang terpapar PMK sebanyak 3.731 ekor sapi terjangkit PMK. Rincianya, 779 ekor sapi diantaranya dilaporkan sembuh, 99 ekor mati dan 161 ekor terpaksa dipotong paksa lantaran terpapar PMK. Dinas Pertanian Gresik telah melakukan pendataan hewan yang siap untuk kurban. Untuk sapi sebanyak 9.530 ekor Kambing 14.651 ekor dan Domba 702 ekor. Hewan siap kurban itu tersebar di 23 titik. (yad)

Pemprov Jatim Dikabarkan Terima 360 Ribu Dosis Vaksin PMK, Gubernur Khofifah Fokus Siapkan Juleha Selengkapnya

Atlet FASI Gresik Berangkat ke Porprov Jatim,  Olahraga “Gatotkaca” Dilepas Dan Subgar Kodim 0817/Gresik 

GRESIK,1minute.id – Tujuh atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Gresik berangkat menuju Jember pada Jumat, 24 Juni 2022. Mereka diberangkatkan oleh pembina Fasi Gresik Mayor Inf Tomi Wijaya di Markas Komando Garnisun Tetap (Gartap) Kodim 0817/Gresik. 

Pemberangkatan atlet aeromodeling yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-7 Jatim itu disaksikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan dan orang tua atlet. 

Sebelum berangkat, Mayor Inf Tomi Wijaya menggembleng mental para atlet. Menurut Mayor Tomi, atlet Fasi Gresik harus memiliki mental menang. Percaya diri. Sebab, dalam event Porprov Jatim itu, semua memiliki kesempatan menang. Tidak lawan tangguh. Semuanya memiliki keahlian yang sama. “Lawan yang berat ada dalam diri adik-adik semua,”kata Mayor Inf. Tomi Wijaya yang juga Kepala Sub Komando Garnisun Tetap (Kasub Kogartap) Kodim 0817/Gresik. Mayor Inf Tomi Wijaya didampingi Kepala Badan Kesbangpol Gresik Nanang Setiawan, Kasub Kapten Cpm Amri, Pasi Ops Subkogartap Kodim 0817/Gresik.

DIALOG : Komandan Sub Garnisun Kodim 0817/Gresik Mayor Inf. Tomi Wijaya berdialog bersama atlet FASI Gresik sebelum berangkat ke Porprov Jatim di Markas Subgar Kodim 0817/Gresik pada Jumat, 24 Juni 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Untuk bisa melawannya, imbuh perwira kelahiran Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, itu atlet tidak boleh merasa terbebani untuk bisa menang. “Adik-adik harus happy. Karena Olahraga ini menyenangkan. Meski harus memiliki keahlian khusus,”tegas Mayor Inf Tomi Wijaya yang alumnus SMK Semen Gresik itu.

Selain happy, sebut Mayor Tomi, atlet harus mempelajari tentang kondisi alam. Cuaca. Arah angin. “Arah angin sangat penting untuk menerbangkan pesawat,”katanya. Mayor Inf Tomi Wijaya menyebut Olahraga Aeromodeling seperti cerita pewayangan Gatot Kaca. 

Pemberangkatan atlet Fasi Gresik ditandai dengan penyerahan pesawat oleh Mayor Inf Tomi Wijaya kepada Almuslimah Nafisatuz Zulfa. Fiza-sapaan-Almuslimah Nafisatuz Zulfa ini adalah runner up kompetisi Aeromodeling Jawa Timur di Madura 2022. (yad)

Atlet FASI Gresik Berangkat ke Porprov Jatim,  Olahraga “Gatotkaca” Dilepas Dan Subgar Kodim 0817/Gresik  Selengkapnya

Pastikan Kebutuhan Pelayanan, Tim Mahkamah Agung Mendatangi Mal Pelayanan Publik di PN dan DPM-PTSP Gresik

GRESIK,1minute.id –  Tim administrasi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia  melihat langsung pelayanan publik anjungan mandiri Pelayanan Publik Satu Pintu (PTSP) di Pengadilan Negeri Gresik dan di Pemkab Gresik pada Kamis, 23 Juni 2022

Kasubag Akuntabilitas Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Urusan Administrasi MA Dhika Hafizh Pratama mengatakan, kedatangan tim Mahkamah Agung ke Pengadilan Negeri Gresik untuk melihat langsung terkait Mal Pelayanan Publik. “Bahwasanya Mahkamah Agung terlibat langsung dalam pelayanan publik,”kata Dhika Hafizh Pratama didampingi Ketua PN Gresik Agus Walujo T. 

Agus Walujo T. menambahkan, kehadiran di Pengadilan Negeri Gresik untuk memberikan informasi terkait kebutuhan langsung di Mal Publik. “Kami tidak mengevaluasi, tapi hanya memberikan informasi, apa yang dibutuhkan dalam mal pelayanan publik,”imbuhnya. 

Dalam kunjungannya, rombongan dari MA melihat langsung pelayanan digital di pusat anjungan mandiri PTSP Pengadilan Negeri Gresik dan ke Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkab Gresik. Saat di Kantor Perizinan Pemkab Gresik, rombongan diterima langsung Kepala DPM- PTSP Gresik Reza Pahlevi. 

“Selama di Mal PTSP ini, kami melayani masyarakat yang memerlukan pelayanan administrasi dan konsultasi sesuai yang diperlukan. Di sini dilengkapi pelayanan dari Pengadilan Negeri Gresik dan Pengadilan Negeri Agama,” kata Reza Pahlevi usai menerima kunjungan dari MA. (yad)

Pastikan Kebutuhan Pelayanan, Tim Mahkamah Agung Mendatangi Mal Pelayanan Publik di PN dan DPM-PTSP Gresik Selengkapnya

Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, Bupati Gresik ; Pelayanan Indikator Keberhasilan

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergerak pada Kamis, 23 Juni 2022. Episode IV. Sebanyak 186 orang yang dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik. 

Sebanyak 9 orang yang menempati jabatan pimpinan tinggi pratama, 60 orang jabatan administrator, 53 orang jabatan pengawas dan 64 orang jabatan fungsional. 

Sembilan JTP yaitu  Choirul Anam dari Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik yang ditinggalkan Andhi Hendro Wijaya yang menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik menggantikan Budi Raharjo kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. Ninik Asrukin sebelumnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik jabatan barunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik.

Berikutnya, Siti Jaiyaroh sebelumnya menjabat  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik kini menjadi staf Ahli Bupati Gresik ; Darmawan sebelumnya staf Ahli Bupati menempati posisi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menggantikan Tarso Sagito bergeser sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik ;  Mokh Najikh sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik menjadi Sekretaris DPRD Gresik serta Abu Hasan sebelumnya menjabat sebagai Asisten diangkat menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada ratusan pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya bekerja sepenuh hati melayani masyarakat. Tugas dan jabatan baru yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Selamat kepada para pejabat yang telah diambil sumpahnya. Tugas dan jabatan baru yang dibebankan kepada bapak dan ibu sekalian ini harus benar-benar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah janji yang bapak ibu ucapkan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Bupati berusia 36 tahun itu berharap sinergitas dan komunikasi harus terjalin dengan baik. Hal ini bertujuan agar tata kelola pemerintahan berjalan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Saya bersama Bu Wakil Bupati memiliki komitmen yang sama, yakni menata dan terus mendorong kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Gresik agar semakin baik. Dan harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang benar-benar handal agar tata kelola pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama dan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Gerbong Mutasi Kembali Bergerak, Bupati Gresik ; Pelayanan Indikator Keberhasilan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Dorong Kebangkitan UMKM melalui Program Mangga Madu dan Mangga Muda 2022

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik seakan tiada ada henti mendorong UMKM tumbuh dan kuat. Terbaru, penguatan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19, melalui program Mangga Madu/Muda Business Competition (MMBC) 2022. 

Program pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah digagas oleh perusahaan Solusi Agroindustri berpusat di Gresik ini telah memasuki penjurian final secara hybrid pada Senin, 21Juni 2022.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan UMKM memiliki peranan strategis sebagai pilar perekonomian Indonesia yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. “Oleh karena itu, sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN yang merupakan lokomotif pembangunan bangsa, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik salah satunya berfokus pada pendanaan dan pendampingan UMKM, termasuk program MMBC ini,”ujar Dwi Satriyo.

MMBC yang diselenggarakan kali pertama dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Petrokimia Gresik ini menyasar dua segmen peserta. Pertama, Mitra Kebanggaan (Mangga) Muda yang diperuntukkan bagi mahasiswa aktif, serta Mangga Madu bagi istri karyawan Petrokimia Gresik. Melalui program Mangga Muda, Petrokimia Gresik ingin mendorong generasi muda untuk meningkatkan jiwa entrepreneur yang profesional, sekaligus memberikan akses permodalan dan pembinaan bagi generasi muda dalam mengembangkan usahanya.

“Berwirausaha di usia muda membutuhkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang cukup. Melalui kegiatan ini, selain dapat menambah pengalaman diharapkan dapat memperluas networking para peserta untuk meningkatkan kinerja usahanya,” ujar Dwi Satriyo.

Sedangkan dalam program Mangga Madu, Petrokimia Gresik ingin mengoptimalkan potensi perempuan untuk menjadi entrepreneur, dimana perempuan dikenal mempunyai keunggulan multitasking dalam mengerjakan dua atau lebih pekerjaan sekaligus. “Ini juga menjadi persiapan dini untuk bekal saat pensiun nanti, terutama bagi para istri yang memiliki usaha sendiri. Sehingga dapat meningkatkan peran perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga,”tandasnya.

Dalam tahapan final ini, masing-masing program yakni Mangga Muda dan Mangga Madu menyisakan sepuluh tim yang terbagi ke dalam dua sub kategori, yaitu creativesociopreneur dan agrosociopreneur. Kategori creativesociopreneur merupakan kompetisi untuk pelaku usaha di bidang kreatif seperti fesyen,  food and beverages, furniture, otomotif dan fotografi. Sedangkan agrosociopreneur fokus pada bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. 

Sederet ahli dan pelaku usaha di berbagai bidang hadir sebagai dewan juri di setiap kategori. Untuk kategori agrosociopreneur antara lain Budi Wahju Soesilo (Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik), Prof Christina Whidya Utami (Wakil Rektor Universitas Ciputra), Teuku Wisnu (Aktor & Pengusaha), Jonathan Alden (Chef), dan Hendy Setiono (Founder Baba Rafi Enterprise Holding Company).

Sedangkan dewan juri untuk kategori creativesociopreneur antara lain Panji Winanteya Ruky (Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia), Prof. Wawan Dhewanto (Guru Besar Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB), Nurul Haromaini Ali (Ketua Dewan Kerajinan Nasional Kabupaten Gresik), Linda Anggrea (Chief Executive Officer Buttonscarves), dan Intan Avantie (Fashion Designer).

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa MMBC ini merupakan upaya untuk memperkuat strategi bisnis para Mangga (Mitra Kebanggaan) Petrokimia Gresik. Mengingat saat ini seluruh sektor kehidupan, termasuk ekonomi menghadapi perubahan yang sangat cepat, mulai dari globalisasi, industri 4.0 yang diikuti dengan disruption era, dan selanjutnya pandemi Covid-19.

“Semoga kegiatan ini menjadi penyemangat pelaku usaha untuk terus tumbuh. Jika usahanya terus tumbuh dan berkembang, diharapkan dapat menyerap lebih banyak lapangan pekerjaan. Sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak,” tutupnya. 

Wakil Rektor Universitas Ciputra Prof. Christina Whidya Utami sekaligus Dewan Juri menyampaikan bahwa, seorang entrepreneur itu bisa diedukasi, dan MMBC ini merupakan salah satu media mencetak entrepreneur yang inovatif. “Saya mengapresiasi inovasi para finalis yang menjadikan bisnisnya sustainable. Semoga menginspirasi,”ujar Prof. Christina.

Pemenang masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah total Rp75 juta dan pendanaan usaha total senilai Rp 3 miliar. Dimana pemenang akan diumumkan pada tanggal 2 Juli 2022 dalam acara Mangga Hybrid Expo dan selanjutnya mengikuti Inkubasi UMKM untuk menjadi Petrokimia Gresik School of Business and Management. (yad)

Petrokimia Gresik Dorong Kebangkitan UMKM melalui Program Mangga Madu dan Mangga Muda 2022 Selengkapnya

MoU Sudah Diteken, Kini DLH Gresik Membuat PKS, Pengelolaan Sampah 

GRESIK,1minute.id – Memorandum Of Understanding (MoU) pengelolaan sampah telah diteken Pemkab Gresik dan pihak swasta. Nota kesepahaman itu ditandatangani bertepatan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik pada 9 Maret 2022.

Ada dua lokasi tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang bakal dikelola oleh pihak swasta tersebut. Yakni TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean dan TPA Ngipik di Jalan Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik. Masing-masing berkapasitas 100 ton per hari. Total berkapasitas 200 ton per hari. 

Bagaimana kelanjutan MoU Pengolaan sampah itu? Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Mokh Najikh mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pembuatan draf perjanjian kerjasama (PKS) operasional. “Kami perkiraan bulan Juli selesai,”katanya pada Rabu, 22 Juni 2022. Setelah PKS rampung dikerjakan, lanjut Najikh, draf PKS akan diserahkan kepada tim koordinasi kerja sama daerah (PKKSD) yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Sumber 1minute.id menyebutkan draf PKS itu berisi antara lain, biaya operasional pengelolaan sampah yang harus ditanggung Pemkab Gresik. Draf itu, biaya operasional kepada pihak swasta sebesar Rp 100 ribu per ton. Selain itu, Pemkab Gresik berkewajiban membangun tempat pengolahan sampah tersebut. Sedangkan, pihaknya ketiga berkewajiban melakukan pengelolaan sampah sebanyak 100 ton per tahun. 

Benarkah? Mokh Najikh ketika ditanya tentang hal itu hanya tersenyum. “Kami masih melakukan tahap PKS. Untuk pembangunan TPST adalah kewajiban pemerintah,”katanya. Saat ini, pembangunan atap untuk penetapan mesin pengolaan sampah masih tahap lelang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. 

Kontrak kerjasama pengelolaan sampah ini menjadi angin segar. Sebab, persoalan sampah perkotaan masih menjadi problem Pemkab Gresik yang belum tertangani secara maksimal.  Tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik semakin menggunung. Bila hujan, “bukit” sampah menimbulkan bau tidak sedap. Pengelolaan sampah berbasis zero waste to land. Artinya, sampah tidak ada lagi masuk ke tanah. “Semuanya dipakai,”tegas Najikh. (yad)

MoU Sudah Diteken, Kini DLH Gresik Membuat PKS, Pengelolaan Sampah  Selengkapnya

Disnaker Gresik Geber Pelatihan Keterampilan untuk Kurangi Angka Pengangguran 

GRESIK,1minute.id – Tingkat pengangguran masih cukup tinggi. Data Pengangguran terbuka berdasarkan Sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik tercatat sebesar 5,54 persen (data terupdate 20 Juni 2020). Diperkirakan jumlah pengangguran semakin melebar akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan. 

Untuk mengurangi  jumlah pengangguran itu, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik menggelar pelatihan keterampilan bagi para pencari kerja. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta atau calon pencari kerja pada Selasa, 21 Juni 2022.

Pelatihan dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Ada tiga kategori yakni Pemagangan Dalam Negeri melalui Pembinaan dan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kemnaker. Kedua Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja UPT BLK Disnaker Gresik. Ketiga Pelatihan Kompetensi dan Pemagangan Kejuruan Ahli K3 Umum.

TPT : Tabel angka pengangguran terbuka BPS Gresik (screenshot website bps Gresik)

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mewanti-wanti kepada para peserta pelatihan mengikuti program secara serius. Sebab, kata Wabup, pelatihan ini akan sangat bermanfaat jika diikuti dengan baik. “Saya minta kepada peserta mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin. Dan jangan disia-siakan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri sesuai bidang dan kompetensinya masing-masing,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah. 

Melalui pelatihan ini, Bu Min berharap berdampak pada pengurangan angka pengangguran di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik. Bu Min juga meminta agar Disnaker membuat semacam database untuk mendata para peserta yang telah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Pemhab Gresik. 

“Database ini adalah bank data bagi pencari kerja yang sudah memiliki keterampilan. Besar harapan perusahaan di Gresik dapat memberikan pertimbangan terhadap para peserta yang sudah dididik oleh Disnaker Gresik untuk dapat diterima di perusahaan-perusahaan di Kabupaten Gresik. Sehingga angka pengangguran dapat ditekan dan berkurang,”harap Bu Min. (yad)

Disnaker Gresik Geber Pelatihan Keterampilan untuk Kurangi Angka Pengangguran  Selengkapnya

Diduga Menilap Sisa Tukar Guling TKD Sebesar Rp 128 Juta, Kades Tebalo Laporkan Dua Warganya 

GRESIK,1minute.id – Kepala Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik Ahmad Mahsul melaporkan seorang warganya berinisial NS. Ia dilaporkan ke Polres Gresik terkait dugaan menilap tukar guling Tanah Kas Desa (TKD) pembayaran tol di Desa Tebalo. 

Laporan Kades Tebalo itu tertuang dalam laporan Polisi (LP) nomor : LP/B/337/V/2022/SPKT/ POLRES GRESIK/ POLDA JAWA TIMUR tanggal 29 Mei 2022.

Nah, tadi siang pelapor, Kades Tebalo Ahmad Mahsul menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Gresik terkait laporannya. Ia didampingi kuasa hukumnya, Andi Fajar Yulianto. Pelapor dan kuasa hukum pelapor, Fajar Yulianto tiba di Markas Polisi Resor (Mapolres) Gresik sekitar pukul 10.15 WIB. Periksaan dilakukan selama 75 menit. 

“Klien kami (Kades Tebalo) dipanggil untuk diambil keterangan sebagai pelapor hari ini. Ada 19 pertanyaan yang dilontarkan penyidik kepada terlapor,”kata Fajar Yulianto pada Selasa, 21 Juni 2022.

Ditambahkan Fajar, klienny dapat menjelaskan pokok perkara yang dilaporkan serta dapat menjelaskan tentang nilai uang pengganti Tol. Tidak hanya itu, Kades Tebalo juga menjelaskan uang tol itu dibelikan (tukar guling) pada tanah milik siapa dan siapa yang menerima pembayarannya.

“Klien kami menjelaskan didepan penyidik bahwa uang pengganti tanah tol masih ada sisa Rp 128 juta. Akan tetapi uang tersebut sampai saat ini tidak diserahkan pada terlapor yakni NS kepada pemerintah Desa Tebalo,” tegas Fajar.

Ditambahkan Fajar, langkah Kades Tebalo melaporkan NS sangat tepat karena uang sisa hasil pembayaran tol TKD yang ditukar guling tidak diserahan ke Pemdes Tebalo. Atas desakan masyarakat Kades Tebalo melakukan langkah hukum dengan melaporkan ke Polres Gresik.

Untuk diketahui, Kades Tebalo Ahmad Mahsul  didampingi kuasa hukumnya, Andi Fajar Yulianto dan Sakti SH melaporkan MS dan NS ke Polres Gresik atas dugaan tindak pidana penggelapan. Laporan itu dilakukan karena saat pembayaran Tanah Kas Desa (TKD) seluas 7.948 M² yang terimbas pembebasan lahan tol senilai Rp. 5.865.428.071 telah ditukar guling dengan dua objek tanah milik NS ada kekurangan uang sekitar Rp 128 juta yang tidak diserahkan terlapor ke Pemdes Tebalo. (yad)

Diduga Menilap Sisa Tukar Guling TKD Sebesar Rp 128 Juta, Kades Tebalo Laporkan Dua Warganya  Selengkapnya

Kejari Gresik Tunjuk 5 Jaksa Peneliti, Viral Manusia Menikahi Kambing di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menunjuk lima orang jaksa peneliti dalam perkara dugaan penistaan agama perkawinan manusia dengan kambing. Penunjukan lima orang jaksa itu dilakukan pascamenerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) perkawinan nyeleneh manusia dengan kambing yang viral itu dari penyidik Satreskrim Polres Gresik. 

Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Gresik Ludi Himawan didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah mengatakan, pihaknya telah menerima SPDP dari Polres Gresik terkait dugaan penistaan agama pernikahan nyeleneh manusia dengan kambing di Pesanggrahan Keramat “Ki Ageng ” di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Senin, 20 Juni 2022. 

“Hari ini kami sudah menunjuk lima orang jaksa peneliti perkara itu,”ujar Ludi dalam Konferensi Pers di Aula Kantor Kejari Gresik pada Selasa, 21 Juni 2022. Dalam SPDP itu, lanjutnya, penyidik Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik belum menyebutkan identitas tersangkanya. “Belum disebutkan para tersangka,”tegasnya. 

Biasanya, lanjutnya, setelah dikeluarkan SPDP beberapa hari kemudian akan muncul nama tersangkanya. “Nanti kalau sudah tersangka, pihak Kepolisian akan memberikan SPDP lanjutan,”ujarnya. Akan tetapi, Ludi melanjutkan, penetapan tersangka menjadi kewenangan penyidik Polres Gresik. “Saat ini kami sifatnya menunggu. Penyidik kepolisian memiliki waktu 30 hari untuk penetapan tersangka,”tegasnya. 

Seperti diberitakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa pernikahan manusia dengan kambing adalah penistaan agama. Sebanyak empat orang yang diduga memiliki peran penting dalam hajatan perkawinan Syaiful Arif dengan seekor kambing betina bernama Sri Rahayu binti Bejo itu dinyatakan telah murtad. Mereka akhirnya taubat dengan mengucap syahadat. 

Empat yang diduga terlibat dalam perkawinan tak lazim sehingga menimbulkan banyak kecaman adalah pemilik Pesanggrahan Keramat “Ki Ageng” Nur Hudi Didin Ariyanto. Nur Hudi adalah oknum anggota DPRD Gresik dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Berikutnya, Syaiful Arif adalah pengantin pria. Kemudian, Kresna adalah penghulu dan Arif Syaifullah, adalah Ketua Sanggar Cipta Alam sebagai pemilik akun media sosial (medsos) atau konten kreator. 

Mereka mengakui melakukan perbuatan salah dan berjanji tidak mengulangi perbuatan lagi. Bila terbukti melakukan penistaan agama Polisi akan menjerat Pasal 156 (a) KUHP tentang penodaan agama. Bunyi Pasal 156 (a) berbunyi  Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barangsiapa dengan sengaja dimuka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan :

a. Yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. 

Penyidik Pidum Satreskrim Polres setelah melakukan 22 orang saksi , termasuk saksi pelapor dari Aliansi Warga Cerdas (WC) Gresik,  Aliansi Masyarakat Peduli Gresik (AMPG), Gerakan Pemuda Ansor Gresik dan Informasi Dari Rakyat (IDR) menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Peningkatan status penyidikan ditetapkan penyidik Pidum Satreskrim Polres pada Jumat, 17 Juni 2022. (yad)

Kejari Gresik Tunjuk 5 Jaksa Peneliti, Viral Manusia Menikahi Kambing di Gresik  Selengkapnya