Gol Cepat Gresik United Mengubur Mimpi Alesha F.C Curi Poin di Stadion G-JOS 


GRESIK, 1minute.id – Gol cepat yang dilesakkan  Muhammad Irvan, pemain Gresik United di menit ke-6 mengubur mimpi anak asuh Basri Baddu Salam, pelatih Alesha F.C mencuri poin  di laga perdana Babak 64 Besar Liga 3 Nasional pada Minggu, 6 Februari 2022.

Laga perdana di kandang Laskar Joko Samudro berlangsung sengit. Kedua tim saling serang. Anak asuh karateker Pelatih Gresik United Khusairi berusaha menambah gol. Sedangkan, pemain Alesha F.C mencoba mengejar ketertinggalan satu gol. 

Hingga pertandingan berakhir Alesha F.C harus mengakui keunggulan Gresik United. Asisten pelatih Gresik United Agus Indra Kurniawanmangaku bersyukur atas kemenangan perdana ini. Menurutnya, para pemain cukup bagus. Namun, tetap ada evaluasi ke depan agar permainam lebih agresif.

“Kami merasa bersyukur para pemain bisa keluar dari tekanan sebagai tuan rumah,” katanya. 
Sementara itu, Pelatih Alesha FC Basri Baddu Salam mengatakan, anak asuh telah bermain bagus. “Namun, anak-anak sempat kehilangan akibat gol cepat GU,”katanya. 

Dia mengatakan, kekalahan melawan Gresik United bakal menjadi evaluasi dalam menghadapi dua laga lainnya yakni Persemar Martapura dan Perseden Denpasar. “Kami akan lakukan evaluasi. Pertandingan kedua nanti akan lebih fight,”tegas Basri. (yad)

Gol Cepat Gresik United Mengubur Mimpi Alesha F.C Curi Poin di Stadion G-JOS  Selengkapnya

Gubernur Pesan Kain Tenun untuk ASN Pemprov Jatim, Pengerajin Kain Tenun Desa Wedani Semringah

GRESIK,1minute.id –  Kampung Devisa Desa Wedani, Kecamatan Cerme , Gresik kedatangan tamu istimewa pada Jumat, 4 Januari 2022. Tamu itu adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur perempuan pertama itu tidak hanya berkunjung di sentra pengrajin sarung tenun itu. 

Tapi, mantan Menteri Sosial itu memesan kain tenun yang mayoritas mempekerjakan kaum hawa itu. Khofifah merencanakan kain tenun pesanannya digunakan untuk seragam pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. 

Khofifah tiba di Koperasi Wedani Giri Nata (WGN) sekitar pukul 16.00. Orang nomor satu di Pemprov Jatim mengamati langsung satu per satu kain tenun produksi WGN yang sudah masuk pasar ekspor di mancanegara itu. Khofifah tersenyum senang. Ia pun mengapresiasi hasil karya tangan pengrajin tenun di Desa Wedani itu.

Khofifah menyebut, dirinya sudah banyak melihat di berbagai tempat hasil tenun di beberapa daerah. Dan, tenun di Desa Wedani ini ada sinergitas antarelemen antara Pemkab Gresik dan Bea Cukai. “Disini ada inovasi kerativitas jejaring, desainer, bahan baku, marketplace akses. Semuanya harus menyatu. Dan kebersatuan tim seluruh di Gresik dan dikuatkan di Desa Wedani,”katanya. 

Dikatakan, hasil tenun ini tentu menjadi inspirasi bagi daerah penghasil tenun lainnya dari beberapa generasi. “Kalau di Desa Wedani ini sudah generasi ke empat dengan komunal branding WGN,”imbuhnya. “Bea Cukai, Perindag, dan pelaku tenun semuanya luar biasa,”sambungnya.

Kepala Desa Wedani Hadi Sanjaya mengaku saat ini pemesanan tenun di desanya semakin meningkat. Dan saat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa datang pun memesan tenun untuk seragam Dinas Provinsi Jatim. “Alhamdulillah tadi Bu Khofifah pesan tenun untuk baju dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Provinsi Jawa Timur,”katanya.

Dikatakan, pemesanan untuk pegawai ASN Pemprov itu tentu akan ada motif khusus yang direncanakan. “Kita tunggu saja, karena masih proses pemesanan yang akan dijadikan seragam dinas. Dan tadi disuruh untuk tenun panjang,”ujarnya. 

Hadi bersyukur dimasa pandemi Covid-19 yang belum berujung pesanan terus mengalir. Permintaan melonjak. Hadi optimistis bersama 61 pengusaha tenun bisa memenuhi pesanan. “Satu pengrajin biasanya menghasilkan satu tenun. 61 pengusaha dikali 20 pekerja menghasilkan sekitar 1.200 tenun. Begitupun dengan ekspor ke Timur Tengah berjalan lancar. Dengan dibantu Bea Cukai, Diskoperindag, Gading Mas,”kata bersemangat. (yad)

Gubernur Pesan Kain Tenun untuk ASN Pemprov Jatim, Pengerajin Kain Tenun Desa Wedani Semringah Selengkapnya

Cegah Laka Lantas,  Polisi Ngecor Jeglongan Jalan Deandles

GRESIK,1minute.id – Anggota Polisi Sektor (Polsek) Manyar turun jalan pada Jumat, 4 Februari 2022. Mereka turun jalan bukan untuk mengamankan unjukrasa. Tapi,  anggota Polsek Manyar itu turun jalan untuk ngecor jalan berlubang. Di ruas Jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Jalan nasional di pantai utara (Pantura) di Kota Santri-julukan lain-kabupaten Gresik itu. 

Puluhan jeglongan di cor dengan adonan semen itu berada di jembatan Sukomulyo. Ngecor jalan deandles itu dipimpin oleh Kanit Binmas Aiptu Rozi dan Bripka Hadi Supriyanto. Mereka mengaduk material pasir, batu koral dan semen diatas gerobak roda tiga menggunakan cangkul.

Adonan semen itu kemudian dimasukkan ke lubang jalan berukuran lebar 15 centimeter dan panjang 3 meter yang membujur di bahu jembatan itu.Penambalan jalan lubang itu untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Penambalan jalan lubang itu menuai respon positif dari pengguna jalan. “Saya acungi jempol,”puji Edi Purwanto, 45 tahun.  

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, pengecoran jalan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. “Saya perintahkan anggota untuk melakukan penambalan sementara. Aspal jalan sudah banyak yang berlubang besar berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas,”kata  Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk cepat dilakukan perbaikan. (yad) 

Cegah Laka Lantas,  Polisi Ngecor Jeglongan Jalan Deandles Selengkapnya

Operasi Pasar Migor, Pemprov Jatim Jual Migor Premium Rp 12.500 Per Liter

GRESIK,1minute.id – Operasi pasar minyak goreng semakin gencar dilakukan untuk menstabilkan harga salah satu kebutuhan pokok rumah tangga itu. Antara lain dilakukan di kantor Dinas Pendapatan Jawa Timur Cabang Gresik pada Jumat, 4 Februari 2022.

Operasi pasar migor ini dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Masyarakat menyambut antusiasme pasar murah itu. Sebab, migor kemasan dijual seharga Rp 12.500 per liter. Harga sesusi harga eceran tertinggi (HET) pemerintah Rp 14 ribu per liter.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, operasi pasar ini untuk memastikan harga migor sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Untuk migor curah seharga Rp 11.500 per liter,  migor kemasan sederhana Rp 13.500 per liter dan migor kemasan premium Rp 14 ribu per liter. HET migor itu berlaku mulai 1 Februari 2022.

“Pemerintah pusat mengalokasikan subsidi migor ini sampai Rp 3 triliun,”kata Khofifah pada Jumat, 4 Februari 2022. Namun, berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan disejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur, penetapan HET belum bisa maksimal. Sebab, ada kendala. “Ada missing link. rantai pasokan tersendat-sendat,”ujarnya. 

Padahal, lanjutnya, kebutuhan migor di Jatim sebesar 59 ribu ton per bulan. Produksi migor sebesar 62 ribu ton. “Ada surplus 3 ribu ton per bulan,”tegasnya. Gubernur Khofifah menengarai produksi berjalan, tapi proses distribusi tidak selancar yang diperkirakan. Ada missing link. “Kita coba mengurainya diantara refaksinya. Harus segera ada regulasinya. Regulasi ini harus diputuskan secara nasional,”katanya. 

Terkait operasi pasar, Gubernur Khofifah menegaskan, setiap titik digelar oleh Pemprov Jatim harga migor dipatok lebih rendah daripada harga pasar. Ia menyebut harga migor dalam operasi pasar ini kelas premium dengan harga Rp 12.500 per liter.  “Maksimal per KTP hanya membeli 2 liter seharga Rp 25 ribu”

Operasi pasar ini bagian dari proses penetrasi harga pasar. Meskipun tidak terlalu signifikan di masing-masing titik yang dilakukan operasi pasar. (yad)

Operasi Pasar Migor, Pemprov Jatim Jual Migor Premium Rp 12.500 Per Liter Selengkapnya

Komisi II DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik untuk Memberikan Perhatian Khusus Sektor Perikanan

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik salah satu penghasil bandeng terbesar di Jatim. Pada 2020, hasil panen Ikan Bandeng mencapai  87.199.779 kilogram atau 87,1 ribu ton per tahun. Meskipun hasil panen ikan bandeng tetap tinggi. Namun, persoalan yang dihadapi para petambak ikan masih cukup besar. Harga pakan kerap tidak terkendali dan kelangkaan pupuk ketika awal mengisi bandeng budidaya.

Potensi besar di sektor perikanan, antara lain di Wilayah Kecamatan Manyar yakni Desa Betoyo Guci, BetoyoKauman, Sumberejo, Tanggulrejo, Gumeno, dan sekitarnya. Selain sektor perikanan, petumbuhan sektor industri juga sangat pesat. Kondisi tersebut tentu akan sangat berpengaruh pada sektor perikanan, sehingga pemerintah harus memberikan perhatian khusus terhadap para petani tambak.

Faktanya, kalangan petani tambak di Kabupaten Gresik saat ini justru dibuat waswas dengan adanya kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan RI) mencabut alokasi pupuk subsidi di bidang perikanan. Padahal, petani tambak juga membutuhkan pupuk subsidi untuk meningkatkan produktivitas perikanan. Jika petani tambak hanya memakai pupuk non subsidi, hasil keuntungan tidak begitu memuaskan akibat selisih harga yang terlampau tinggi.

Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir mengatakan, jika kondisi itu tidak segera diatasi oleh pemerintah, maka pihaknya khawatir lambat laun para petani tambak akan putus asa. Akibatnya, petani tambak  pada akhirnya menjual lahannya, karena biaya operasional tidak berbanding lurus dengan penghasilan yang mereka dapatkan.

”Saya juga turut prihatin jika fasilitas dan sarana prasana perikanan di Gresik, khususnya di kawasan perikanan budidaya seperti Betoyo Guci ini . Saya khawatir petani tambak lelah menjadi petani dan lebih senang menjual tambaknya untuk dijadikan pabrik atau gudang,” ujar Syahrul saat menanggapi beberapa keluhan petani tambak dalam Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Betoyo Guci, Kecamatan Manyar, Sabtu malam, 29 Januari 2022.

SOSIALISASI : Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir ketika sosialisasi kepada masyarakat di Desa Betoyo, Guci, Kecamatan Manyar (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Politisi muda asal PKB ini, mengajak masyarakat untuk sama-sama berfikir kemudian bersikap bahwa wilayah perikanan di Kabupaten Gresik harus dipertahankan agar tidak beralih fungsi menjadi kawasan industri.
”Tentu masyarakat harus bersiap diri,”tegasnya.

Syahrul,produksi perikanan di Kabupaten Gresik mencapai sekitar ribuan bahkan jutaan pertahun. Namun, hasil produksi itu dinilai murni dari kreativitas para petambak, sebab hingga saat ini pemerintah belum punya support sistem yang baik bagi keberlangsungan para petambak.

”Perencanaan pembangunan berkelanjutan belum terlihat keberpihakannya kepada sektor perikanan,”tuturnya. Pemerintah, lanjutnya, juga belum memiliki pusat penelitian perikanan untuk menjaga kualitas air dan kualitas ikan di Kabupaten Gresik. Maka tak heran bila jaringan irigasi dan drainase bertabrakan sehingga kualitas air semakin lama semakin tercemar oleh limbah. (yad)

Komisi II DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik untuk Memberikan Perhatian Khusus Sektor Perikanan Selengkapnya

BNNK Ajak Media Bersinergi Perangi Penyalahgunaan Narkotika di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemberantasan penyalagunaan narkoba gencar dilakukan oleh BNNK Gresik maupun Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Gresik. Tapi, jumlah pencandu narkoba tren naik. Data Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik maupun Satreskoba Polres sama-sama naik. 

Ngelus dada. Prihatin. Apalagi kuantitas peredaran narkoba juga meningkat. BNNK Gresik kali terakhir mengamankan barang bukti (BB) 150 gram. Barang dikirim lewat paket pos. Sedangkan, Satreskoba Polres pada 2020 mengungkapkan 103 kasus. Pada 2021 meningkat menjadi 121 kasus dengan 153 tersangka. 

Nah, guna perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Gresik BNNK Gresik mengajak semua pihak untuk bersinergi. Seluruh komponen stakeholder dan masyarakat memiliki peranan masing-masing untuk meminimalisir peredaran narkoba.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto dalam acara Workshop Penguatan Kapasitas Insan Media mengatakan untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang diselenggarakan BNNK Gresik pada 3 Februari 2022. Menurutnya, pers memiliki peranan penting dalam upaya pemberantasan barang haram di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Bagaimana berita yang disajikan oleh media bisa mengedukasi masyarakat, memberikan sosialisasi sehingga harapannya dapat meminimalisir peredaran narkoba di Kota Santri. Peranan ini yang harus didorong, mari bersama – sama berantas narkoba,”ujarnya.
Workshop menghadirkan empat narasumber yakni Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Prambudi, Kepala Bakesbangpol Gresik Nanang Setiawan dan Bachtiar dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik. 

Supriyanto melanjutkan narkoba memiliki efek buruk bagi generasi muda Indonesia. Di mana bisa menimbulkan efek ketergantungan. Mayoritas pengguna yang tertangkap kepolisian mengaku mengkonsumsi narkoba untuk doping atau menambah energi. “Mirisnya, rata-rata adalah generasi muda bahkan pelajar,”katanya. 

Oleh karenanya, semua komponen diajak untuk bersama-sama melawan ancaman narkoba. Ini bukan tentang tanggung jawab BNN dan Polri, tapi seluruh stakeholder dan masyarakat. Bagaimana mengawasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar kemudian melapor untuk ditindaklanjuti.

Pihaknya optimis, ketika sinergitas terbangun secara kuat, peredaran narkoba akan bisa diminimalisir. Sekarang ini yang menjadi faktor besar adalah Gresik menjadi wilayah penyangga ibukota Jawa Timur. Pengedar dan pengguna narkoba dengan mudah seliweran.

Sementara, Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Prambudi menuturkan  persoalan narkoba di Gresik semakin tahun semakin naik tidak malah turun mulai dari pengedar dan pemakai. Dimana ada permintaan tinggi pemakai juga banyak. Indikator peningkatan peredaran narkoba adalah kasus narkoba semakin naik. “Pada 2020 terdapat 103 kasus dan tahun lalu, 2021 menjadi 121 kasus yang terungkap,” ungkapnya. 

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan DPRD Gresik melalui hak inisiatif telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) 11/2020 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Narkotika dan Prekursor Narkotika. “Perda sudah disahkan,”tegasnya.(yad)

BNNK Ajak Media Bersinergi Perangi Penyalahgunaan Narkotika di Gresik  Selengkapnya

Bupati Datang Suasana Desa Sumurber Cair, Bakal Undang Pihak Bertikai ke Kantor Bupati 

GRESIK,1minute.id – Konflik berkepanjangan antarwarga di Desa Sumurber, Kecamatan Panceng mulai diurai oleh Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani datang langsung untuk menyelesaikan di Balai desa setempat pada Rabu, 2 Februari 2022.
M

Sebelumnya, puluhan warga desa setempat mendatangi Mapolsek Panceng. Mereka mendesak tiga warga desa yakni Syaiful Arif, Basir dan Nasihin tidak di proses hukum. Sebab, ketiga warga tersebut dianggap telah membela kepentingan warga setempat. Ketiga warga tersebut berurusan dengan aparat kepolisian atas laporan Suhud, warga setempat. 

Bahkan, untuk membela Syaiful Arif dkk itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama ormas Keagamaan dan organisasi kepemudaan Desa Sumurber membuat pernyataan sikap. Pernyataan sikap berisi 5 poin itu dibacakan oleh Ketua BPD Sumurber Muhammad Natiq dihadapan Bupati Fandi Akhmad Yani, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Suyono, dua anggota DPRD Gresik Suberi dan Fauzi. Serta forum pimpinan Kecamatan Panceng. 

Lima poin itu, bunyinya : Menyikapi aksi massa yang terjadi di Balai Desa Sumurber pada hari Sabtu, 22 Januari 2022 terhadap Suhud.Kami menyatakan sikap sebagai berikut:1. Mengecam keras tindakan saudara Suhud yang melakukan penodaan terhadap simbol kenegaraan tingkat desa dan tindakan-tindakan mengganggu pelayanan publik dan ketentraman masyarakat.2. Mendorong dilakukannya musyawarah mufakat dengan azas kekeluargaan dalam penyelesaian persoalan-persoalan kemasyarakatan3. Menolak dengan tegas dilakukannya penanganan terhadap 3 (tiga) orang terlapor yaitu; saudara Syaiful Arif, Basir dan Nasihin yang telah membela kepentingan masyarakat, dan selama ini pihak kepolisian cenderung diam dan melakukan pembiaran terhadap pelaku (Suhud) yang telah menghina, menodai, dan merendahkan kehormatan simbol Negara yang ada di desa kami4. Pihak kepolisian diharapkan bisa adil dan bijaksana dalam menyikapi persoalan yang terjadi di desa kami5. Mendorong seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat.Demikian pernyataan sikap kami.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada masyarakat tetap tenang dan tidak emosional. Sebab, tidak ada keberkahan dalam pertikaian. Sebab, program pemerintah bisa berjalan bila kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) stabil. “Tadi, Saya kesini melewati jalan yang rusak. Program perbaikan infrasruktur bisa berjalan bila tidak ada saling curiga,”katanya.

Ia berharap pertikaian yang sudah menahun antarwarga bisa diselesaikan secara Musyawarahkan. Ia berjanji warga yang selama ini bertikai akan diundang ke Pemkab Gresik. “Saya akan mengundangnya sendiri. Berupaya tidak ada tukang gosok di Sumurber.Mudah-mudahan an tidak pertikaian lagi,”katanya disambut tepuk sorak warga yang memadati Balai desa setempat itu.

Ia meminta problem yang terjadi bisa diselesaikan melalui jalur Musyawarah. “Kita niatkan damai,”tegasnya dan lagi-lagi me mendapatkan aplaus masyarakat. Terkait rencana pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 47 desa tersebar 18 Kecamatan bisa berjalan lancar. Satu dari 47 desa yang bersiap untuk Pilkades itu adalah Desa Sumurber.

MASSA : Warga Desa Sumurber, Kecamatan Panceng mendatangi Mapolsek Panceng meminta 3 warga tidak di proses hukum pada Rabu, 2 Februari 2022

Gus Yani meminta kepada panitia Pilkades bisa menjadi momentum pemersatu warga. “Jangan sampai Pilkades sebagai moment pemecah bela,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengingatkan. Semua warga diperbolehkan mencalonkan diri. “Asal sesuai dengan aturan yang ada,”ujar Bupati berusia 36 tahun itu. Mengapa? Sebab, Drsa Sumurber memiliki potensi luar biasa,  “Masyarakat berkualitas , banyak orang Santri,”tegasnya.

Untuk diketahui, seorang warga diduga berinisial Shd melabur Balai desa dengan teletong sapi.  Ulah Shd menimbulkan emosi massa. Syaiful dkk emosi kemudian melakukan aksi balasan melabur oknum warga itu dengan teletong sapi. Diduga kuat saat melabur teletong ada unsur kekerasan fisik. Lelaki berinisial Shd kemudian melapor ke Polsek Panceng. 

Kapolsek Panceng AKP Didik H., menyatakan setelah pemeriksaan awal, pihaknya melimpah perkara tersebut ke Polres Gresik. “Perkara sudah kami limpahkan ke Polres tiga hari lalu,”ujar AKP Didik usai acara di Balai Desa Sumurber pada Rabu, 2 Februari 2022. (yad)

Bupati Datang Suasana Desa Sumurber Cair, Bakal Undang Pihak Bertikai ke Kantor Bupati  Selengkapnya

Wisata Heritage Kampung Pecinan Gresik, Klenteng Tertua di Jawa yang Kesohor Ciamsi

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik bakal menjadikan Kampung Pecinan menjadi destinasi wisata di Gresik. Kampung Pecinan berlokasi di Jalan Setiabudi, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan Gresik telah dilakukan revitalisasi oleh Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CK PKP) Gresik. 

Revitalisasi dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), salah satu Program Nawa Karsa, Gresik Lestari akan dilanjutkan tahun ini. Ada tujuh ruas jalan yang bakal di sulap menjadi kawasan yang lebih ciamik. Tujuh ruas jalan itu adalah Jalan Basuki Rahmat ; AKS Tubun; Agus Salim ; KH Zubair ; Malik Ibrahim dan Setiabudi.

Mengapa Kampung Pecinan? Kampung ini terdapat bangunan rumah lawas peninggalan Kolonial Belanda. Di kampung itu juga terdapat tempat ibadat warga Tionghoa. Tempat Ibadat itu adalah Klenteng Kim Hin Kiong. Prasasti yang ditempel di klenteng alias Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) tertulis berdiri 1 Agustus 1153 Masehi. Kini, telah berumur 869 tahun. 

Artinya lebih tua dari lahirnya Kota Gresik. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 38/1974 , Hari Jadi Kota Gresik pada 9 Maret 1487 dan Hari Pemkab Gresik pada 27 Februari 1974. Tahun ini, Hari Jadi ke-535 Kota Gresik dan HUT ke-48 Pemkab Gresik. 

Infrastruktur jalan di kampung Pecinan sudah tertata lebih elok. Enak dipandang mata. Eksterior seperti penerangan jalan umum (PJU)-nya berornamen khas Tionghoa. Kabel listrik tidak semrawut karena di bawah tanah. 

Ketua TITD Kim Hin Kiong Budi Prasetyo Tedjo memberikan apresiasi langkah Pemkab Gresik melakukan revitalisasi Kampung Pecinan itu. “Kalau memang telah menjadi kebijakan Pemerintah, kami dari Klenteng Kim Hin Kiong sangat mendukung,”kata Budi Prasetyo Tedjo usai ritual Sembayang menyabut Tahun Baru Imlek pada Selasa dini hari, 1 Februari 2022.

Budi berharap, penetapan Klenteng Kim Hin Kiong sebagai kawasan heritage akan menjadikan Klenteng lebih ramai. Lebih banyak orang yang bersembayang di Klenteng ini. Meski selama umat Tionghoa yang melakukan ritual sembayang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berasal dari Tangerang, Jakarta, Bekasi atau Semarang, Jawa Tengah dan lainnya. Warga Tionghoa dari luar Gresik kalau pergi ke Surabaya pasti mampir sembayang di Klenteng ini.

“Klenteng ini tertua di Jawa,”tegas Budi didampingi sejumlah orang pengurus TITD Kim Hin Kiong itu.
Selain Klenteng tertua di Jawa, lanjutnya, Klenteng Kim Hin Kiong ini juga sangat dikenal dengan memiliki obat paling mujarab alias Ciamsi bagi pemeluk Tri Dharma (Buddha, Taoisem, dan Konfusius). Masih menurut Budi,  ciamsi obat dan ciamsi mengenai nasib.

“(Ciamsi) sangat-sangat cocok,”tegasnya. Terkait revitalisasi yang telah dilakukan Dinas CK PKP Gresik,  Budi mengaku sangat senang. Sebab, revitalisasi yang dilakukan membuat suasana kampung Pecinan semakin bagus.”Penataan sangat senang, bagus sekali. Lebih rapih, lebih bersih dan lebih cerah, Terutama malam hari,”tegasnya. 

Klenteng Kim Hin Kiong juga menjadi saksi dari toleransi beragama yang ada di Gresik. Meski berada di daerah mayoritas pemeluk agama Islam, tapi umat Tionghoa  dan warga sekitar bisa saling menghormati. (yad)

Wisata Heritage Kampung Pecinan Gresik, Klenteng Tertua di Jawa yang Kesohor Ciamsi Selengkapnya

Pasar Pahing Sidayu Ditempat Penampungan Bergairah, Pemkab Revitalisasi Pasar Sidayu Tahun Ini

GRESIK,1minute.id – Ratusan pedagang Pasar Sidayu membuka lapak di Alun-alun Sidayu pada Senin, 31 Januari 2022. Mereka berjualan di tempat penampungan sementara pascabencana kebakaran pada Minggu, 30 Januari 2022. Suasana tempat penampungan ratusan pedagang riuh. Maklum, sedang pasaran, Pahing. Momentum yang paling di tunggu oleh pedagang di pasar berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu. 

“Untuk sementara, sesusi arahan pak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) pedagang diperbolehkan membuka lapak di Alun-alun. Sehingga, perekonomian tetap jalan,”kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro,  Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono pada 31 Januari 2022.

Pihaknya telah memasang tenda untuk para pedagang. “Dan, hari ini (Senin, Red) bertepatan dengan Pasaran Pahing semua pedagang sudah berjualan di tempat penampungan sementara,”tegasnya. Terkait revitalisasi Pasar Sidayu yang dibangun masa Kolonial Belanda pada 1881 Masehi itu, Diskoperindag akan segera diwujudkan. “Tahun ini, revitalisasi akan dilakukan,”tegasnya. 

Berapa kerugian yang dialami 259 pedagang yang kiosnya ludes di lahap amuk si jago merah, Agus Budiono, mengestimasikan cukup besar. “Estimasi kerugian pedagang sekitar Rp 5,1 miliar,”tegasnya. 

Terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M. Syahrul Munir menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengajukan penggunaan biaya tidak terduga (BTT) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022.

BTT, imbuhnya, bisa diajukan oleh pemerintah daerah dalam keadaan darurat termasuk keperluan mendesak, termasuk recovery atau renovasi pasar yang terbakar. “Pemerintah bisa ambil dana untuk recovery kebakaran dari pos Biaya Tak Terduga atau BTT. Kemudian, sosialisasi call center kebakaran menjadi sangat penting untuk antisipasi di kemudian hari mengingat Damkar sudah menjadi Dinas sendiri,” ujar Syahrul pada Senin, 31 Januari 2022.

Bantuan tak terduga, sambungnya, bisa diajukan pemerintah daerah melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gresik. Kemudian hasil evaluasi penggunaan dana akan disampaikan kepada DPRD Gresik. “Domainnya ada di DPPKAD, mereka lebih faham teknis penggunaan BTT,” terang Syahrul. 

Seperti diberitakan sebanyak 259 dari 527 kios di Pasar Sidayu ludes terbakar pada Minggu pagi, 30 Januari 2022. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Polisi masih menyelidiki penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. Musibah yang dialami ratusan pedagang yang membuka lapak yang dibangun pada masa Kolonial Belanda itu menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau ke lokasi kebakaran. 

Bupati berusia 36 tahun langsung memutuskan merelokasi pedagang di tempat penampungan sementara di Alun-alun Sidayu yang jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian kebakaran. Relokasi itu dilakukan agar perekonomian masyarakat tetap jalan.

Selain merelokasi, Bupati Fandi Akhmad Yani juga menjanjikan secepatnya melakukan revitalisasi Pasar Sidayu yang memiliki nilai historis yang konon  dibangun di masa kejayaan Kanjeng Sepuh, Adipati Sidayu yang makannya di kompleks Masjid Jamik Sidayu yang lokasi sisi barat dari Alun-alun Sidayu itu. (yad)

Pasar Pahing Sidayu Ditempat Penampungan Bergairah, Pemkab Revitalisasi Pasar Sidayu Tahun Ini Selengkapnya

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022. Sebanyak 257 dari 527 kios hangus terbakar. Kebakaran hebat di pasar tradisional berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik itu diduga akibat korsleting listrik.  

Kebakaran menjelang Salat Subuh ini menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi kebakaran pasar yang berdiri sejak zaman kolonial Belanda itu. Pasar Sidayu berada di sisi utara Alun-alun Sidayu itu mulai buka Badal Subuh hingga pukul 12.00. Pada, hari pasaran yakni Pahing, pasar buka sampai pukul 15.00.

Selama 3 jam, Bupati Fandi Akhmad Yani berada ditengah-tengah pedagang yang terkena musibah kebakaran itu. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yang pagi memakai baju koko warna putih dan berkopiyah mendengarkan keluhan pedagang setempat. Sesekali Bupati 36 tahun itu memeluk pedagang untuk menenangkan mereka. 

PASAR DARURAT: Sejumlah pedagang mulai berjualan di Alun-alun Sidayu karena tempat jualan mereka di Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani kemudian memutuskan aktifitas pedagang pasar tidak boleh terhenti. Untuk sementara, pedagang diperbolehkan membuka lapak di Alun-alun Sidayu. Pemkab akan mendirikan tenda untuk para pedagang berjualan di Alun-alun. Revitalisasi Pasar Sidayu akan dilakukan secepatnya.

“Secepatnya kita akan koordinasikan dengan DPRD dan pihak terkait. Mohon doanya agar pemulihan pasar ini dapat kita lakukan secepatnya,”kata Gus Yani. Dalam pengamatan 1minute.id,  amuk si jago merah terjadi pukul 04.00. Pasar masih tutup. Tiba-tiba api menyembul ke angkasa. Dalam hitungan menit api membesar dan meluluhlantakkan 259 dari 527 kios yang ada. 

Sekitar pukul 07.00, petugas Damkar Gresik berhasil menguasai amuk si jago merah. Pembasahan hingga pukul 13.00 masih terus dilakukan. Meski, terbakar pedagang masih bersyukur. Sebab, tidak semua barang dagangan ludes. Bahkan, sebagian barang dagangan belum dikirim. “Kami baru kulakukan. Tapi, barang akan dikirim besok (Senin Pahing,Red),”kata seorang pedagang. 

Pahing adalah hari pasaran di Pasar Sidayu. Biasanya, banyak pembeli. Saking banyaknya calon pembeli jam operasional pasar buka hingga badal Asar. “Hari biasa, jam 9-an sudah sepi,”kata Maskur, warga setempat ditemui 1minute.id pada Minggu, 30 Januari 2022. (yad)

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu  Selengkapnya