Ibu Hamil dan Bayi Meninggal, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf

GRESIK,1minute.id – Duka yang dialami keluarga Fahrudin seakan ikut dirasakan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  Orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu mengucapkan duka cita dan permohonan maaf kepada Fahrudin melalui video call pada Rabu, 14 Juli 2021. 

Video call dilakukan karena Fahrudin masih menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya di Desa Gredek,  Kecamatan Duduksampeyan. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam video call ini mengucapkan duka cita meninggalnya  Nazrotul Afiro bersama bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan. 

“Saya ikut berdukacita. Saya atas nama pemerintah juga mohon maaf sebesar-besarnya,”kata Gus Yani dalam video call bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Duduksampeyan dan Kepala Desa (Kades) Gredek Muhammad Bahrul Ghofar itu. Gus Yani juga mendoakan istri Fahrudin, Nazrotul Afiro bersama bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan meninggal dengan  husnul khotimah.  

“Mudah-mudahan, Insya Allah husnul khotimah. Sahid,”kata Gus Yani dan diamini Fahrudin.  Selain mendoakan almarhumah Nazrotul Afiro dan bayi dalam kandungan, Gus Yani juga mendoakan Fahrudin untuk cepat sembuh. “Panjenengan saiki kudu sehat, sing tabah nggih,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

VIDEO CALL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyampai duka cita dan permohanan maaf melalui video call kepada keluarga bumil yang meninggal pada Rabu, 14 Juli 2021 ( Foto : ist )

Fahrudin mengucapkan terimakasih atas perhatian Gus Yani. Untuk diketahui Fahrudin dalam sehari kehilangan dua orang yang paling dicintainya. Pada Selasa, 13 Juli 2021, jabang bayi dalam kandungan istri Fahrudin, Nazrotul Afiro meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20 Nazratol Afiro menyusul bayinya yang masih belum dikeluarkan dari rahimnya.  

Almarhumah Nazratol Afiro dan bayi dalam kandungan dimakamkan pada Rabu, 14 Juli 2021.Informasi yang dihimpun kesehatan Nazratol Afiro drop pada Senin, 12 Juli 2021. Pihak desa berupaya membawa perempuan sedang hamil 7 bulan yang dinyatakan konfirmasi Covid-19 sejumlah rumah sakit. Semua rumah yang di datangi menyatakan ICU penuh.  

Nazratol Afiro kemudian dibawa pulang lagi. Pihak desa membelikan tiga tabung oksigen untuk melakukan pertolongan pertama. Namun, kondisi kesehatan Nasrotol Afira semakin kritis. Pada Selasa, 13 Juli 2021, Gofar-panggilan-Muhammad  Bahrul Ghofar, Kades Gredek mendapatkan kabar dari puskesmas di RSUD Ibnu Sina ada kamar.  

Nasrotol Afira dibawa ke rumah sakit  berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu menggunakan ambulans milik desa. Saat itu dikabarkan saturasi oksigen dalam darah ibu hamil itu diangka 40. Normal di angka 90-100. Pada Selasa itu, bayi dalam kandungan Nasrotol Afira dinyatakan telah meninggal dunia. 

Kondisi ibu hamil semakin kritis. Pihak rumah sakit tidak berani mengeluarkan jabang bayi dari rahim ibunya. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20, Nasrotol Afira menyusul bayi dalam kandungannya. Almarhumah dan bayi yang dikandungnya dimakamkan di pemakaman desa setempat. 

Fahrudin, suami almarhumah karena menjalani isolasi mandiri tidak bisa mengikuti proses pemakamannya. “Fahrudin isoman dirumahnya,”kata Kades Gredek Ghofar dalam video call bersama Bupati Fandi Akhmad Yani.  (yad) 

Ibu Hamil dan Bayi Meninggal, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf Selengkapnya

Samakan Persepsi Percepatan Normalisasi Kali Lamong, Bupati Bertemu BBWS dan BPN


GRESIK,1minute.id – Percepatan penanganan banjir Kali Lamong menemukan titik terang. Tahap awal pembebasan lahan akan diestimasikan pada Agustus nanti. Kesepakatan itu muncul setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertemu dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik di Pendapa Bupati pada Selasa, 13 Juli 2021.

Pertemuan terbatas itu, Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pertanahan Gresik Sutaji Rudi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiadji ketika bertemu dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto dan Kepala BPN Gresik Asep Heri itu untuk menyamakan persepsi rencana percepatan penanganan banjir Kali Lamong di Gresik.

Gus Yani- sapaan akrab- Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, pertemuan itu untuk menyamakan persepsi. Sebab, percepatan penanganan Kali Lamong harus bersinergi sama titik sepadan sungai. “Progres pembebasan lahan bisa dimulai Agustus, melihat potensi pembebasan lahan sudah diukur oleh teman-teman. Sudah kita tentukan mulai dari titik batasan sepadan ke pemilik,”terang Gus Yani kepada wartawan.

Saat ini, imbuhnya, tinggal pelaksanaan pembebasan tanahnya. “Kita juga berkoordinasi dengan DPRD nanti P-APBD anggaran pembebasan lahan kedepan,” tambahnya.
Kepala BBWS Bengawan Solo Agus Rudyanto menuturkan dalam pertemuan ini pihaknya menyamakan trase tanggul yang akan dibuat. Mana yang akan dibebaskan titik temu sudah ada. 

Trase adalah sumbu jalan berupa garis-garis lurus saling berhubungan yang terdapat pada peta topografi suatu muka tanah dalam perencanaan jalan baru. “Disampaikan itu akan segera dilaksanakan pembebasan. Tadi juga sudah dibahas dari sepadan sungai, trase tanggulnya,”kata dia.

DAMPAK BANJIR KALI LAMONG : Sejumlah warga melintasi genangan air bah luapan Kali Lamong di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik pada 1 Januari 2021 ( Foto Dokumen : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan normalisasi Kali Lamong  menjadi program prioritas Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Banjir Kali Lamong menjadi problem tahunan Kabupaten Gresik.

Kesengsaraan masyarakat  berada di daerah aliran Kali Lamong itu, mulai diurai oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Butuh inovasi dan kerja keras untuk merealisasikan problem kronis yang sudah puluhan tahun itu. 

Berdasarkan studi BBWS pada 2012 lahan yang harus dibebaskan seluas 149 hektare dengan estimasi anggaran Rp 600 miliar. Setelah studi Land Acquisition and Resetlement Action Plan (LARAP) 2020 luas lahan yang dibutuhkan semakin luas menjadi 280 hektar. Anggaran pembebasan lahan membengkak menjadi Rp 800 miliar. 

Proyek Percepatan penanganan banjir itu akan dimulai di wilayah hulu mulai dari Desa Jono sampai Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme sepanjang 1,8 kilometer. Menurut studi tersebut, normalisasi akan dilakukan dari wilayah hilir. Dengan jenis penanganan pembuatan tanggul. Baik tanggul tanah dan parapet. (yad)

Samakan Persepsi Percepatan Normalisasi Kali Lamong, Bupati Bertemu BBWS dan BPN Selengkapnya

Terbukti Bersalah, Pengusaha Kapal Divonis 2 Tahun Penjara, Denda Rp 100 Juta

GRESIK,1minute.id – Terdakwa pemalsuan dokumen impor kapal Johan Aditya Kuncoro divonis hukuman selama 2 tahun pleh majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik. Selain hukuman penjara, majelis membebani lelaki 36 tahun denda Rp 100 juta. 

Bila terdakwa yang tinggal di Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari, Surabaya tidak bisa membayar denda masa hukuman ditambah sebulan. Majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Mochammad Fatkur Rochman, mengatakan, terdakwa terbukti secara sah turut serta dan meyakinkan bersalah  melakukan perbuatan tanpa pemberitahuan dokumen kapal yang sah. 

Terdakwa melanggar pasal  103 huruf a, Undang-undang Nomor 17 tahun 2006, tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang kepabeanan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

“Menjatuhkan putusan kepada terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp 100 Juta. Jika dalam waktu satu bulan tidak dibayar, maka harta kekayaan terdakwa dapat disita oleh Jaksa, dan jika masih tidak mencukupi, digantikan penjara selama satu bulan,”kata Fatkur Rochman pada Rabu, 14 Juli 2021.

Dari putusan tersebut, barang bukti berupa dokumen dan sebuah kapal disita untuk negara. Putusan majelis itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik yang menuntut terdakwa dengan hukumam penjara selama 4 tahun dan denda Rp 100 Juta subsider 2 bulan kurungan. 

Atas putusan tersebut, terdakwa dan Jaksa menyatakan pikir-pikir. “Kita diskusikan dulu kepada terdakwa. Kita pikir-pikir,” kata Penasihat Hukum terdakwa Johan Aditya Kuncoro, Aisyah. 
Diketahui, Kapal tersebut masuk ke Indonesia bersandar di Pelabuhan Pontianak pada 26 Januari 2019.

Setalah diperiksa dokumen, ternyata tidak sesuai dengan fisik. Akhirnya, diperintahkan untuk ekspor kembali ke Jepang.  Ternyata, kapal tersebut tidak diekspor, melainkan dibawa ke PT Indonesia Marina Shipyard di Gresik dengan alasan untuk perbaikan.

Padahal, menurut Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 118 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Barang Modal Dalam Keadaan Tidak Baru dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 76 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 118 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Barang Modal Dalam Keadaan Tidak Baru. 

Impor barang modal tidak baru berupa Kapal Revo 8 Ex Ferry Aso yang dibuat pada 1989 tidak memenuhi persyaratan spesifikasi teknis kapal  untuk dapat di impor, sebab melebihi batas usia kapal yang disyaratkan yakni usia kapal  sudah lebih dari 30 tahun.

Rencananya, kapal tersebut akan dipergunakan untuk mendukung  penyeberangan dari Pelabuhan Padangbay Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali menuju Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat maupun sebaliknya. (yad)

Terbukti Bersalah, Pengusaha Kapal Divonis 2 Tahun Penjara, Denda Rp 100 Juta Selengkapnya

Menko PMK Gelorakan Semangat, Salat Tahajud kepada Pasien Isolasi di G-JOS


GRESIK,1minute.id – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (PMK) Muhadjir Effendy melihat langsung rencana pendirian rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Selasa, 13 Juli 2021.

Menko PMK Muhadjir didampingi Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tiba di stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik itu sekitar pukul 14.40.

SAPA PASIEN : Menko PMK Muhadjir Effendy dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melambaikan tangan menyapa dan memberi semangat pasien isolasi di G-JOS pada Selasa, 13 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu pemantauan pasien dari ruang CCTV selama dua menit. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu kemudian menyapa pasien isolasi kategori ringan. Menko Muhadjir memberikan semangat kepada para pasien isolasi itu. “Tetap semangat. Dan, gembira,”kata Muhadjir kepada pasien isolasi mayoritas kaum hawa itu. 

SEMANGAT : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wagub Jatim Emil Dardak (kanan) menyapa dan mendoakan pasien isolasi di G-JOS cepat sehat pada Selasa, 13 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain itu, Muhadjir mengingatkan mereka untuk tetap berolah raga. “Yang muslim jangan lupa salat malam. Salat Tahajud dan tidak berpikir macam-macam. Sing peting semangat dan senang,”ujarnya. Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendoakan mereka bisa segera pulang dan berkumpul kembali dengan keluarga.

“Tetap semangat. Dan, insya Allah sehat,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendirikan rumah sakit lapangan di G-JOS sebagai upaya antisipasi. “( G-JOS) sudah disulap untuk jaga-jaga bila terjadi kenaikkan kasus. Kita berharap tidak terjadi,”katanya. 

PASIEN ISOLASI : Sejumlah pasien isolasi di G-JOS menunggu bertemu Menko PMK Muhadjir Effendy, Wagub Jatim Emil Dardak dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 13 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah langkah dilakukan untuk penanganan maksimal kepada pasien yang terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, meningkatkan status Gelora Joko Samudro (G-JOS) untuk pasien kategori sedang. Selama stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu digunakan tempat rehabilitasi pasien covid kategori ringan. (yad)

Menko PMK Gelorakan Semangat, Salat Tahajud kepada Pasien Isolasi di G-JOS Selengkapnya

Cegah Persebaran Covid-19, Masuk PN Gresik Wajib Bawa Hasil Swab Antigen Negatif


GRESIK, 1minute.id – Upaya memutus persebaran pagebluk Covid-19 juga dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Caranya, melakukan skrining ketat kepada setiap pengunjung sidang. Mereka harus menunjukkan hasil tes swab negatif yang masih berlaku.

Persyaratan gres atau anyar itu tidak hanya untuk pengunjung sidang, hakim dan pegawai PN Gresik juga wajib menujukkan hasil swab negatif jika masuk kerja. Pihak PN Gresik juga terus melakukan swab untuk hakim dan pewagai secara berkala dan juga melihat situasi serta kondisi.

Humas PN Gresik Mochammad Fatkur Rochman mengatakan melaui surat keputusan bersama sesuai SK KPN Nomor : W14.U31/271.1/OT.01.3/7/2021 diputuskan, mengacu pada surat edaran dari Mahkamah Agung terhitung mulai minggu ini, kepada masyarakat dan para pencari keadilan di PN/Hubungan Industrial Gresik wajib menunjukan hasil tes swab antigen negatif yang masih berlaku serta mematuhi protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Hal ini dilakukakan sebagai upaya untuk memutus mata rantai Covid-19 di lingkungan Pengadilan Negeri Gresik selama PPKM Darurat. “Surat keterangan swab negatif antigen ini berlaku untuk semuanya tanpa terkecuali, baik jaksa, pengacara, saksi atau masyarakat pencari keadilan,”tegas Fatkur pada Senin, 12 Juli 2021.

Masih menurutnya, teknisnya setiap pengunjung sidang akan diperiksa di pintu masuk oleh petugas keamanan. Jika tidak membawa surat antigen negatif, masyarakat tidak diperbolehkan untuk masuk ke area PN Gresik. “Meskipun ada pengetatan, pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan masih tetap dilaksanakan. Untuk perkara perdata bisa dilakukan secara e-court, sementara untuk pidana umum tetap dilakukan secara daring,” jelasnya.

Ditambahkannya, PN Gresik meminta maaf kepada masyarakat pencari keadilan atas ketidaknyamanan ini, “Kami segenap pimpinan Pengadilan Negeri Gresik mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk kebaikan bersama,” imbuhnya.(yad)

Cegah Persebaran Covid-19, Masuk PN Gresik Wajib Bawa Hasil Swab Antigen Negatif Selengkapnya

Kado HUT, Petrokimia Gresik Luncurkan Tiga Produk Baru Ramah Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik terus berinovasi. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini kembali memberikan kontribusi nyata untuk sektor pertanian Indonesia itu menghadirkan tiga produk baru yaitu Pupuk SP-26 PETRO, Petro Niphos, dan Phonska Alam bertepatan HUT ke-49 pada Sabtu lalu, 10 Juli 2021.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyatakan tiga produk baru itu  merupakan respon perusahaan atas berbagai masalah pertanian saat ini yang tujuannya bermuara pada peningkatan produktivitas pertanian untuk mendongkrak kesejahteraan petani, sekaligus mewujudkan pertanian berkelanjutan.

“Tiga produk ini nantinya akan bersaing di pasar non-subsidi atau komersial,”tandas Dwi Satriyo dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Senin, 12 Juli 2021.

Seperti diketahui, tahun ini terdapat penyesuaian formula unsur hara P dalam pupuk NPK Phonska bersubsidi dari NPK 15-15-15 menjadi NPK 15-10-12. Selain itu, alokasi pupuk SP-36 bersubsidi juga mengalami penyesuaian dan hanya diperuntukkan bagi tanaman hortikultura, sehingga tidak bisa ditebus untuk tanaman pangan.

“Untuk itu, SP-26 PETRO hadir sebagai respon atas penyesuaian unsur hara P tersebut dan juga alternatif atas penyesuaian alokasi pupuk SP-36 bersubsidi,”ujar Dwi Satriyo. 

Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara makro Fosfor (P) sejumlah 26% dan Sulfur (S) sejumlah 5% yang mudah larut dan tersedia bagi tanaman. Selain itu juga tidak bersifat higroskopis, sehingga tidak mudah menggumpal (cacking) dalam suhu ruangan.

Secara fisik, SP-26 berwarna abu kecoklatan dan berbentuk granul dengan ukuran yang seragam sehingga memudahkan petani dalam aplikasinya, yaitu ditabur atau dibenamkan. Dosisnya antara 150 kg hingga 500 kg per hektar tergantung pada komoditas tanaman.

“SP-26 PETRO berperan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas panen pada komoditas pangan, hortikultura dan perkebunan,” imbuh Dwi Satriyo. Berikutnya, Petro Niphos diciptakan sebagai respon atas kebutuhan petani hortikultura yang menggunakan pupuk non-subsidi khususnya NPS.

Petro Niphos mengandung unsur hara N (Minimal 20%), P (Minimal 20%), dan S (Minimal 13%) yang lebih tinggi dibanding pupuk majemuk pada umumnya. Pupuk ini juga berbentuk granul (butiran), dan diperuntukkan khusus untuk komoditas hortikultura (sayuran daun) dan pangan. Dosisnya bervariasi antara 250 kg hingga 700 kg per hektar sesuai dengan komoditas atau tanaman. Phonska Alam untuk Pertanian Berkelanjutan.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menegaskan, komitmen Petrokimia Gresik untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan dapat dilihat dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan produk-produk terobosan transformatif yang ramah lingkungan. Diantaranya,  Petroganik di tahun 2005 dan Phonska OCA di tahun 2020, yang keduanya berhasil masuk dalam skema pupuk bersubsidi hingga saat ini.

Tahun ini, Petrokimia Gresik menghadirkan Phonska Alam yang merupakan produk pupuk majemuk pertama dengan kandungan bahan-bahan mineral alami sebagai sumber N (dalam bentuk nitrat maksimal 5%), P (minimal 10%), dan K (minimal 10%) yang telah mendapatkan sertifikat organik dan berlogo Organik Indonesia.

Secara fisik Phonska Alam berbentuk granul dan berwarna abu kehitaman. Pupuk ini diperuntukkan untuk komoditas organik pangan, hortikultura dan perkebunan. Dosis yang digunakan antara 500 kg per hektar hingga 1.800 kg per hektar menyesuaikan dengan komoditas tanaman.

“Phonska Alam adalah rangkaian pupuk yang dibutuhkan dalam sistem pertanian organik. Ini menjadi wujud kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung terwujudnya pertanian berkelanjutan,” ujarnya. Ke depan, sambil menunggu kebijakan pemerintah terkait Pembatasan Wilayah, Petrokimia Gresik juga berencana akan melakukan demonstration plot (demplot) di sejumlah daerah, agar petani dapat mengetahui langsung khasiat dari penggunaan ketiga pupuk non-subsidi ini.

“Semoga produk-produk ini bisa menjadi solusi andalan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga kesejahteraan petani pun terdongkrak. Ini merupakan tonggak sejarah baru bagi Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Group dalam menciptakan masa depan Indonesia, khususnya dalam hal mewujudkan ketahanan pangan nasional dan pertanian berkelanjutan,” tandas Dwi Satriyo. (yad)

Kado HUT, Petrokimia Gresik Luncurkan Tiga Produk Baru Ramah Lingkungan Selengkapnya

Delapan LAZ Bersatu, Perkuat Pemkab untuk Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik kini tidak sendirian mengurusi warga isolasi mandiri (Isoman). Sebanyak delapan lembaga dan badan amil zakat (LAZ) menyatakan kesiapan ikut membantu pemerintah memperkuat bantuan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri maupun terdampak Covid-19 di Gresik.

Delapan lembaga tersebut adalah Baznas Gresik, LazisNU LazisMU, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri, dan ACT. Koordinator delapan lembaga itu berkumpul di ruang pertemuan Dhurung Bawean di Komplek Kantor Bupati Gresik pada Senin, 12 Juli 2021.

Dalam rakor yang dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu disepakati menunjuk Zainal Abidin, dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai ketua yang bertugas mengorganisir penyaluran bantuan kepada masyarakat. 

Dalam rakor itu juga disepakati mendirikan lima posko untuk mendekatkan dan mempercepat proses distribusi bantuan kepada masyarakat yang sedang menjalani isoman maupun yang terdampak Covid-19.

Posko tersebut masing-masing berdiri, yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Sedangkan, posko V di Kecamatan Sangkapura meliputi Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

“Masing-masing Posko akan memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya,”kata Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juli 2021.

“Mereka akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan misalnya ambulans, bantuan sembako dan vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan. Mari kita bagi tugas,”tambah Gus Yani saat memimpin rapat didampingi Ketua Baznas Gresik Abdul Munif dan Zainal Abidin.

Menurut Gus Yani, saat ini masyarakat Gresik butuh bantuan dan uluran tangan, terutama masyarakat yang terdampak serta masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman). Dia mengajak seluruh lembaga amil zakat yang ada di Gresik harus bisa saling mendukung. 

“Semua bantuan yang ada dari para lembaga ini bisa dijadikan sebagai Gerakan semacam ‘orkestra’ yang intinya tidak bergerak sendiri-sendiri. Para lembaga amil zakat ini masuk pada posko nantinya akan kita buat call centre di masing-masing posko,”tandasnya. (yad)

Delapan LAZ Bersatu, Perkuat Pemkab untuk Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Hari ini, Siswa mulai Masuk Sekolah, Pembelajaran Daring di Tahun Kedua


GRESIK,1minute.id –  Siswa mulai masuk sekolah lagi hari ini, Senin, 12 Juli 2021. Awal masuk sekolah ini dulu masa yang paling ditunggu-tunggu bagi para pelajar. Kesekolah memakai baju seragam, sepatu serta tas baru. Mereka pun sudah stanby sejak matahari belum terbit. Orang tua pun bersiap mengantar anak ke sekolah.

Akan tetapi, suasana yang dirindukan siswa dan orang tua itu bagai sebuah mimpi dalam dua tahun terakhir ini. Siswa memakai seragam sekolah bersiap bertemu dengan teman-teman. Senang dan gembira bagi siswa. Sementara, para orang tua menyambut  tahun ajaran baru terasa lebih sibuk. Namun, mereka terasa senang.  Toko sepatu, baju seragam dan alat tulis pun kemriyek pembeli. 

Kini, memasuki tahun kedua, awal masuk sekolah di tahun ajaran seakan biasa saja. Lempeng. Tidak terlihat antrian orang tua belaja buku, seragam, tas dan sepatu sekolah. Sementara, siswa seakan seperti kurang gairah menyambut tahun ajaran baru sekolah. “Ngak asyik,”celetuk siswa.

Pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) menerjang Indonesia, termasuk Gresik diantaranya memasuki tahun kedua. Belum adq yang bisa memastikan kapan wabah ini berakhir. Apalagi, kondisi saat ini terjadi lonjakan tajam.

BELAJAR DARING : Muhammad Rifky Putra Cahyadi, memakai baju seragam untuk mengikuti pembelajaran daring pada Senin, 12 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jumlah kasus baru ( positif, isolasi hingga kematian) terjadi lonjakan tajam. Presiden Joko Widodo memutuskan melakukan PPKM Darurat Jaw-Bali mulai 3-20 Juli 2021. Wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu sempat mereda. Namun, kembali mengganas. Tsunami corona gelombang kedua semakin dasyat. Sejumlah instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit penuh. Pelayanan kegawatdaruratan seakan lumpuh.

Kamar pasien di rumah sakit semakin sulit didapatkan masyarakat. Meski, pemerintah terus menambah tempat tidur baru untuk pasien. “Dua ratus tempat tidur tambahan kami buka. Hanya empat hari sudah penuh,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pafa suatu kesempatan. 

Tempat tidur untuk pasien isolasi di Gelora Joko Samudro (G-Jos) nyaris penuh. Dinkes berencana menambah 50 tempat tidur sehingga total menjadi 190 tempat tidur. Ini belum termasuk pasien isolasi mandiri (isoman). Untuk para isoman ini, Jumat lalu, Bupati Fandi Akhmad Yani menggulirkan program bantuan paket obat dan multivitamin. Bantuan distribusikan melalui Satgas Covid-19 Desa dengan koordinator tiga pilar kecamatan dan puskesmas.

Vaksinasi juga dilakukan saban hari kepada masyarakat. Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) dijadikan Vaksin Center di Gresik. ” Sudah lebih 250 ribu telah divaksin,”kata Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Semua ikhtiar telah dilakukan. Semua upaya itu akan sia-sia bila tanpa kepedulian masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Saatnya bersatu, mencegah persebaran Covid-19. (chusnul cahyadi)

Hari ini, Siswa mulai Masuk Sekolah, Pembelajaran Daring di Tahun Kedua Selengkapnya

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id –  Pemberlakukan PPKM Darurat memasuki pekan kedua. Operasi yustisi dan penyekatan sejumlah ruas jalan di Kota Santri dilakukan secara masif. Tujuannya, membatasi mobilitas masyarakat untuk mencegah sebaran wabah Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Pemkab Gresik menggelontor bantuan berupa paket obat dan multivitamin bagi masyarakat yang sedang isolasi mandiri (Isoman). Selain itu, melakukan percepatan vaksinasi yang dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik memberiksn bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Distribusi bantuan dilakukan secara simbolis kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik pada Minggu, 11 Juli 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang menyalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak secara simbolis.

Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda, berbagai upaya mulai operasi yustisi protokol kesehatan hingga vaksinasi terus bergulir. “Semoga sumbangsih ini dinilai dapat membantu meringankan warga masyarakat terdampak pandemi,”kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik  Letkol Inf Taufik Ismail ketika melepas bantuan pada Minggu, 11 Juli 2021.

Alumnus 2001 ini melanjutkan, bantuan juga serentak dilakukan Polsek jajaran yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi. “Mari kita dukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini. Dengan disiplin mematuhi anjuran dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona,”imbau Alumnus Akpol 2001 itu.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19. “Masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari.” tukasnya. (yad)

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, lonjakan kasus baru semakin mengkhawatirkan. Pemerintah telah menetapkan masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021. Kini, saatnya semua elemen di Kota Santri bersatu memerangi penyebaran pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, dilakukan Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Gresik. Untuk ki kedua, partai yang dipimpin Syaiful Anwar ini turun gunung membantu masyarakat untuk mengelontor bantuan. Pada Minggu, 11 Juli 2021, DPD NasDem melakukan penyemprotan desinfektan, membagikan masker dan hazmatdi tiga kecamatan yakni Manyat, Bungah dan Sidayu.

Bakti sosial itu dipimpin oleh Ketua Fraksi NasDem DPRD Gresik Mahmud didampingi ketua dan sekretaris DPC  Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu dan pengurus dan DPRt.

Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya dilakukan di sejumlah desa di beberapa kecamatan. “Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu ikhtiar NasDem Gresik dalam membantu pemerintah untuk menekan sebaran Covid-19,”kata Ainul Fuad dalam siaran pers yang diterima  1minute.id  pada Minggu, 11 Juli 2021.

Selain penyemprotan disinfektan, dalam kegiatan ini NasDem juga membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hazmat kepada masyarakat dan tenaga medis. “Ini merupakan kegiatan dari DPD partai NasDem yang ke-7 di masa  PPKM Darurat. Semoga kegiatan ini bisa menekan sebaran covid, dan mudah-mudahan pandemi cepat usai,” harapnya.

Sementara itu Ketua DPD NasDem Gresik  Syaiful Anwar menambahkan, bahwa pihaknya telah menginstruksikan semua jajajaran mulai tingkat DPD, DPC, hingga DPRt (desa) untuk sebisa mungkin membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kami juga instruksikan anggota fraksi NasDem di DPRD Gresik untuk turun membantu masyarakat di masa pandemi ini. Tujuannya, ikut mencegah persebaran Covid-19 di Gresik,”tegas Syaiful. (yad)

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat Selengkapnya