Cepat Ungkap dan Tangani Perundungan Anak Dapat Apresiasi Komnas KPAI


GRESIK,1minute.id – Gerak cepat tim siber dan opsnal Satreskrim Polres Gresik dalam mengungkapkan dugaan perundungan anak berbuah apresiasi. 

Apresiasi diberikan oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas KPAI). Penghargaan itu diserahkan langsung Ketua Komnas KPAI Ariest Merdeka Sirait di Mapolres Gresik, Rabu 13 Januari 2021.

“Saya tidak menyangka pengungkapan dan penanganan dugaan perundungan anak dipantau Komnas KPAI,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ditemui disela pengamanan vaksin Sinovac di Gudang Farmasi Dinkes Gresik, Rabu 13 Januari 2021.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, penyidik terus mendalami dengan meminta keterangan saksi-saksi. “Status mereka masih saksi,”ujar alumnus Akpol 2001 itu. 

Selain melakukan pendalaman perkara, penyidik juga intens koordinasi dengan pihak kejaksaan dan bapas. “Karena semua terduga pelaku masih anak dibawah umur,”katanya. 

Apakah ada upaya korban dan para terduga pelaku melakukan perdamaian, AKBP Arief Fitrianto mengatakan peluang itu tetap memungkinkan. “Upaya diversi tetap ada. Untuk masa depan anak-anak,”tegas AKBP Arief Fitrianto. 

Seperti diberitakan, tim siber dan opsnal Satreskrim dan Polsek Gresik Kota mengamankan tujuh terduga perundungan di selasar Alun-alun Gresik. Penangkapan dilakukan setelah video berdurasi 23 detik viral di media sosial (medsos) meski akhirnya dihapus oleh pengunggahnya. 

Dalam pemeriksaan di unit PPA Satreskrim selama 12 jam, terungkap motif perundungan ada cemburu. Pasalnya, ZR berusia 11 tahun itu ditengarai jalan bareng dengan pacar salah satu terduga pelaku berinisial P. 

Korban ZR dijemput dua temannya untuk diajak mencari spot foto di Alun-alun Gresik, Rabu 6 Januari 2021 pukul 15.00. Mereka naik angkot. Di selasar atau lantai 2 Alun-alun Gresik sudah menunggu lima remaja putri lainnya. 

ZR lalu dihajar. Ditendang, dijambak, ditampar secara beringas anak-anak belasan tahun itu. Aksi kekerasan yang tidak patut di tiru siapa pun mereka rekam menggunakan smartphone. (*)

Cepat Ungkap dan Tangani Perundungan Anak Dapat Apresiasi Komnas KPAI Selengkapnya

10 Perwakilan Ormas dan Nakes Kali Pertama Dapat Vaksin Covid-19

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 3 ribu vial vaksin buatan Sinovac disimpan di gudang farmasi kantor Dinas Kesehatan Gresik. Jumat, 15 Januari 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memulai melakukan vaksinasi anti Covid-19 di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Imunisasi kekebalan tubuh dari virus asal Wuhan, Tiongkok itu berikan kepada tenaga kesehatan di Gresik. Secara simbolis ada sepuluh tokoh yang siap di vaksinasi. “Saya siap di vaksin,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. “Saya juga siap di vaksin,”imbuh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Selain dua pucuk pimpinan di Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik itu, tokoh masyarakat dan agama dari organisasi kemasyarakatan bakal mendapatkan vaksin di tahap pertama. Usia mereka minimal 18 tahun, maksimal 58 tahun. 

Mengapa pencanangan vaksinasi Sinovac dilakukan di RSUD Ibnu Sina Gresik? Menurut Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, RSUD Ibnu Sina Gresik semua ready. Tempatnya, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, obat-obatanya. 

“Jika terjadi Kipi (kejadian ikutan pasca imunisasi) vaksin Covid-19 bisa langsung kita tangani rekan-rekan di rumah sakit Ibnu Sina,”kata Wabup Qosim didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.

JAGA KETAT : Anggota gabungan TNI, Polri menjaga gudang penyimpanan vaksin di gudang farmasi Dinkes Gresik ( foto : Chusnul Cchusnul Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Sementara itu, pascaserahterima 3 ribu vial vaksin Sinovac. Gudang Farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik dijaga petugas gabungan TNI dan Polri. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan gudang farmasi penyimpanan vaksin Sinovac dilakukan penjagaan selamaa 24 jam nonstop. “Setiap harinya ada 10 anggota yang berjaga disini,”kata alumnus Akpol 2001 itu.  

Seperti diberitakan  Pemkab Gresik mendapatkan kuota vaksin Sinovac sebanyak 5.920 vial. Vial adalah wadah dosis tunggal dengan penutup karet diatasnya. Distribusi pertama, sebanyak 3 ribu vial. Sisanya, 2.920 vial menyusul karena kapasitas gudang farmasi Dinkes Gresik terbatas. (*)

10 Perwakilan Ormas dan Nakes Kali Pertama Dapat Vaksin Covid-19 Selengkapnya

Kapasitas Gudang Farmasi Terbatas, Vaksin Anticorona Dikirim Bertahap, untuk Nakes dan Forkopimda

GRESIK,1minute.id – Vaksin buatan Sinovac tiba di Gresik, Rabu 13 Januari 2021. Sekitar pukul 13.30 mobil boks yang membawa vaksin asal Tiongkok itu sampai di gudang farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinas Kesehatan Gresik. Mobil pembawa vaksin yang dilengkapi  cold room, vaccine rafrigerator atawa tempat penyimpanan vaksin bersuhu 2 hingga 8 derajat celcius dikawal ketat kepolisian menggunakan mobil barakuda dari Surabaya. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menyambut kedatangan vaksin di gudang farmasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

“Pengiriman di Surabaya Raya, Gresik urutan terakhir,”ujar pengemudi mobil pembawa vaksin. “Alhamdulillah distribusi lancar,”katanya sambil menghela nafas panjang. Vaksin untuk menambah kekebalan tubuh dari coranavirus disease 2019 diturunkan dari dalam mobil. Ada dua dus. Dibagian atas  berwarna merah bertuliskan Keep In a Cool & Dry Place.

Dibagian samping dus bertuliskan Urgent itu langsung dimasukkan gudang farmasi. Dalam gudang berukuran 4 x 10 meteran itu terdapat beberapa kotak pendingin. Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mengatakan, untuk tahap awal Gresik mendapatkan kuota 5.920 vial. “Untuk pengiriman pertama hari ini 3 ribu vial,”kata Wabup Qosim didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.

VAKSIN SINOVAC : Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali mengamati proses pemindahan vaksin dari mobil menuju gudang farmasi di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik, Rabu 13 Januari 2021 (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Wabup Qosim menambahkan, vaksin ini akan diperuntukkan tenaga kesehatan (nakes) di Gresik dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik. “Pencanangan awal vaksinasi dimulai Jumat di RSUD Ibnu Sina Gresik,”kata Wabup Qosim.  Selain nakes dan forkopimda, vaksin tahap awal juga untuk perwakilan pengurus organisasi kemasyarakatan. Diantaranya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). 

“Perwakilan Ormas itu semakin meyakinkan masyarakat vaksin aman, dan halal,”tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik itu.  Lebih jauh, Qosim mengatakan sesuai ketentuan vaksin diberikan kepada masyarakat berusia 18 tahun sampai 58 tahun. “Usia saya sudah diatas ketentuan itu, vaksin tahap berikutnya,”kata Qosim. (*)

Kapasitas Gudang Farmasi Terbatas, Vaksin Anticorona Dikirim Bertahap, untuk Nakes dan Forkopimda Selengkapnya

5.093 Dosis Vaksin Sinovac untuk Nakes Gresik, Kurang 2 Ribuan Dosis

GRESIK,1minute.id – Kesibukan terasa di UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinas Kesehatan Gresik, Rabu 13 Januari 2021. Sibuk menyiapkan ruang penyimpanan  vaksin buatan Sinovac ini. Siang hari ini rencananya vaksin asal Tiongkok tiba di Gresik. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Gresik mendapatkan jatah 5.903 dosis vaksin dari Tiongkok itu. Dalam pengamatan 1minute.id, tempat penyimpanan vaksin berukurun 4 x 10 meter. Dalam ruangan terdapat dua AC. Masing-masing berukuran 2 PK. 
“Suhu di dalam ruangan dibawah 25 derajat celcius,”ujar seorang petugas di kantor UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik. 

Sedangkan, cold room,  vaccine rafrigerator atawa tempat penyimpanan vaksin bersuhu 2 derajat celcius. Distribusi vaksin Covid-19 ini direncanakan tiba di Gresik, Selasa malam, 12 Januari 2021. Kemudian, mundur hari ini, Rabu 13 Januari 2021.
Seperti diberitakan, Pemerintah Kabupaten Gresik tahap awal mendapatkan 5.903 dosis vaksin Sinovac. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, ribuan dosis itu digunakan untuk tenaga kesehatan (nakes).

“Jumlah nakes di Gresik sekitar 7 ribuan,”kata Ghozali, Senin 11 Januari 2021. Sementara itu, perkembangan jumlah kasus Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Gresik bertambah 22 kasus menjadi 4.387 kasus konfirmasi pada Selasa 12 Januari 2021. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 9 kasus menjadi 3.920 kasus. 
Tambahan 22 kasus baru itu tersebar di tujuh kecamatan yakni Dukun 2 kasus,  Bungah (1) , Duduksampeyan (2) , Menganti (6) dan Manyar (6). Kemudian, Kecamatan Benjeng (4) dan Gresik (2). 

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi,  sembilan kasus konfirmasi sembuh tersebar di lima kecamatan yakni, Menganti,  Balongpanggang, dan Benjeng. “Dua kasus sembuh lainnya di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo dan Desa Serah, Kecamatan Panceng,”kata Reza.  (*)

Gresik mendapatkan 5.903 dosis vaksin dari Tiongkok itu. Dalam pengamatan 1minute.id, berukurun 4 x 10 meter terdapat dua AC. Masing-masing berukuran 2 PK. “Suhu di dalam ruangan dibawah 25 derajat celcius,”ujar seorang petugas di kantor UPT Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi Dinkes Gresik. 

Untuk tempat penyimpanan vaksin, cold room,  vaccine rafrigerator bersuhu 2 derajat celcius. Semula direncanakan vaksin coronavirus disease 2019 itu tiba di Gresik, Selasa 12 Januari 2021 malam. Tapi, mundur. Informasi yang dihimpun vaksin tiba pukul 12.30 hari ini. 

Seperti diberitakan, Pemerintah Kabupaten Gresik tahap awal mendapatkan 5.903 dosis vaksin Sinovac. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, ribuan dosis itu digunakan untuk tenaga kesehatan (nakes). “Jumlah nakes di Gresik sekitar 7 ribuan,”kata Ghozali, Senin 11 Januari 2021 (*)

5.093 Dosis Vaksin Sinovac untuk Nakes Gresik, Kurang 2 Ribuan Dosis Selengkapnya

Cegah Persebaran Coronavirus Disease 2019, Batasi Tamu Hotel hingga 80 Persen

GRESIK,1minute.id – Industri perhotelan kembali lesu. Pandemi coronavirus disease 2019 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Bahkan, kini pagebluk asal Wuhan, Tiongkok itu adanya tren ada kasus.

Pemerintah kembali memutuskan masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai 11-25 Januari 2021.

Selama PPKM ini, tempat perbelanjaan atau mal wajib tutup pukul 19.00. Untuk industri perhotelan, pengetatan setiap tamu hotel. Diantaranya, membawa surat keterangan bebas Covid-19 atawa hasil rapid test.

Sedangkan, usaha lainnya, warung kopi, kafe dan pedagang kaki lima (PKL) harus menghentikan aktivitas usahanya mulai pukul 21.00. 

Chief Eginering AstonInn Hotel di Gresik Gamma mengatakan, pihaknya sudah melakukan PPKM ini dengan protokol yang ketat. “Pengunjung harus membawa surat rapid test, serta ada pembatasan untuk hunian hotel dari 80 persen menjadi 30 persen,”kata Gamma ketika menerima rombongan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik di lobi hotel, Senin malam, 11 Januari 2021.

Kedatangan forkopimda yakni Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufiq Ismail untuk memastikan pengelola hotel di Kota Santri ini mematuhi surat edaran masa PPKM.

Penjelasan Gamma membuat forkopimda lega. Sebab, langkah manajemen itu diharapkan bisa mencegah penyebaran Covid-19. (*)

Cegah Persebaran Coronavirus Disease 2019, Batasi Tamu Hotel hingga 80 Persen Selengkapnya

Pastikan Sesuai Surat Edaran, Mal Tutup Pukul 19.00, Hotel Sesuai Prokes

GRESIK,1minute.id – Gamma, chief enginering AstonInn Hotel terlihat sibuk, Senin malam, 11 Januari 2021. Handy talky yang dibawa terdengar suara panggilan berulang-ulang. “Gamma monitor,”panggil seorang rekannya. Sekitar pukul 20.00.

Gamma, terus naik lift menuju lobi hotel. Pasalnya, bagian lobi sudah ada forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik. Yakni, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufiq Ismail dan Wakil Bupati Gresik Moh Qosim.

Selain, Forkopimda juga ada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil,  Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Agus Budiono, dan Satpol PP Abu Hasan.

Kedatangan mereka ini, untuk memastikan pengelola perhotelan telah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk karyawan maupun tamu hotel di hari pertama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik ini.

Selain perhotelan, tim gabungan terdiri dari TNI, Polri dan aparatur sipil negara (ASN) mengecek jam berapa operasional mal.  “Setiap tamu menginap wajib menunjukkan surat keterangan kesehatan negatif corona,”kata Gamma.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mengatakan, surat edaran PPKM di Gresik sudah mulai dilakukan oleh beberapa pengusaha di sektor pembelanjaan.

“Untuk mal dan pusat pembelanjaan jam malam sampai pukul 19.00. Sedangkan untuk warkop dan cafe serta pedagang kaki lima (PKL) sampai pukul 21.00,”kata Qosim didampingi didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto, Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kasat Pol PP Abu Hassan, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono, Senin malam, 11 Januari 2021.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi tempat kerumunan sesuai Perbup nomor 22/2020. “Terkait sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang melanggar PPKM tetap mengikuti Perbup. Sanksi sosial, denda, serta pencabutan usaha,”terang alumnus Akpol 2001 itu.

Selain pusat perbelanjaan dan perhotelan, tim gabungan juga melakukan penyisiran di kawasan Bukit Putri Cempo, kini menjadi tempat usaha kafe itu.  (*)

Pastikan Sesuai Surat Edaran, Mal Tutup Pukul 19.00, Hotel Sesuai Prokes Selengkapnya

Surut Semalam, Kali Lamong Meluap Lagi, Ratusan Rumah Terendam

GRESIK,1minute.id – “Air (banjir) datang lagi,”kata Sutrisno, warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu malam, 11 Januari 2021.

Nada bicara lelaki 59 tahun itu terasa lirih. Sedih dan prihatin. Sebab, banjir luapan Kali Lamong itu hampir tiga minggu. Sempat surut sehari,  air bah kiriman itu kembali menggenangi desa dan ratusan rumah warga setempat.

Data Posko Bencana Alam di Kecamatan Cerme pukul 12.00 hari ini, Senin 11 Januari 2021 ada delapan desa yang kembali kebanjiran. Delapan desa itu, adalah Jono,  Tambak Beras, Dungus dan Banjarsari. Kemudian,  Desa Iker-ikergeger,  Guranganyar, Morowudi serta Pandu.

Ratusan rumah tergenangi banjir setinggi 25-40 centimeter. Banjir susulan untuk kali ketiga periode Desember 2020 hingga 11 Januari 2021 ini diperkirakan akan semakin besar.

Karena curah hujan berdasarkan perkiraan badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Surabaya masih cukup tinggi hingga akhir Januari 2021.

Masyarakat berada di aliran Kali Lamong tidak bisa banjir kiriman itu. Apalagi, sejumlah tanggul di daerah aliran Kali Lamong panjangnya puluhan kilometer yang ambrol dan belum sempat mendapatkan perbaikan.

“Berdasarkan pantauan kami, saat ini banjir Kali Lamong menggenangi delapan desa,”kata Camat Cerme Suyono, Senin 11 Januari 2021. (*)

Surut Semalam, Kali Lamong Meluap Lagi, Ratusan Rumah Terendam Selengkapnya

Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Jaga Diri, Jaga Keluarga dengan Disiplin Prokes

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik menyatakan kesiapan mengikuti kebijakan pemerintah pusat, pembatasan sosial berskala besar (SPBB)-kini menjadi-penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai 11-25 Januari 2021.

Sejumlah Kampung Tangguh Semeru di Kota Santri-sebutan lain-Gresik  diaktifkan kembali. Diantaranya, Kampung Tangguh Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Kapolda Jatim Irjen Nico Afianta menyambangi desa yang dipimpin oleh Fatkhur Rokhman itu, Sabtu 9 Januari 2021. Sekitar pukul 16.00 Kapolda Irjen Nico tiba di Posko Kampung Tangguh Semeru itu disambut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afianta mengatakan, kunjungan ke Desa Sukorejo dalam rangka koordinasi program pemerintah terkait PPKM. “Saya berharap masyarakat mengikuti dari  tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

PPKM akan diberlakukan mulai 11-25 Januari 2021. PPKM diterapkan di Jawa Timur, kata jenderal dua bintang itu, karena persebaran Covid-19 cukup tinggi. “Setiap harinya sampai lebih 900 kasus baru apalagi pascalibur nataru kematian juga tinggi,”katanya. 

Kapolda Irjen Nico menambahkan pencegahan penyebaran wabah coronavirus disease 2019 bisa dengan displin menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Ayo jaga diri, jaga keluarga dengan disiplin prokes,”katanya. 

Kapolda Irjen Nico mengapresiasi kesigapan Desa Sukorejo dalam melakukan antisipasi penyebaran pagebluk corona itu. “Mudah-mudahan bisa menginspirasi kita dan orang lain.Covid tidak mengenal siapa kita, semua bisa kena,”ujarnya. (*)

Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Jaga Diri, Jaga Keluarga dengan Disiplin Prokes Selengkapnya

Polisi Gerak Cepat, Kurun Waktu 4 Jam, Tujuh Terduga Perundungan Diamankan

Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Joko Supriyanto dan orang tua anak terduga pelaku perundungan memasuki ruang PPA Satreskrim Polres Gresik, Kamis 7 Januari 2021 (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Tujuh remaja putri diduga pelaku perundungan anak di selasar Alun-alun Gresik diamankan tim cyber dan opsnal Satreskrim Polres Gresik dan Polsek Gresik Kota. 

Mereka dijemput dirumahnya masing-masing. Di Kecamatan Gresik dan Kebomas. Namun, polisi belum membeberkan identitas terduga pelaku yang semuanya anak dibawah umur. “Mereka masih pelajar SMP,”kata sumber dikepolisian, Kamis 7 Januari 2021.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik Ipda Joko Supriyanto membenarkan ketujuh pelaku telah diamankan.

“Mereka kami jemput dirumahnya masing-masing,”kata Ipda Joko Supriyanto , Kamis 7 Januari 2021.

Saat ini, tambahnya, terduga anak itu menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik.  Polisi mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 05.30.

Tim Cyber dan tim Opsnal Polres Gresik langsung turun melakukan penelusuran. Sekitar pukul 09.30, polisi kemudian mengamankan satu per satu terduga pelaku perundungan itu. 

Seperti diberitakan video dugaan perundungan viral di media sosial (medsos). Dalam video berdurasi 23 detik itu seorang anak perempuan diperkirakan usia belasan tahun menjadi korban perundungan sejumlah remaja putri di selasar Alun-alun Gresik. 

Dalam video itu, anak memakai kaus bercorak garis-garis horisontal di tampar, di tendang sejumlah remaja putri. Meski, korban kekerasan itu sudah terjatuh sambil menutupi wajahnya dengan jilbab warna hitam, pelaku seakan tidak mau memaafkan. 

Dugaan perundungan ini, mengingatkan kejadian 1 April 2016 lalu. Pelaku dan  anak korban adalah pelajar SMK. (*)

Polisi Gerak Cepat, Kurun Waktu 4 Jam, Tujuh Terduga Perundungan Diamankan Selengkapnya

15 Perwira dan 119 Bintara Polres Gresik Naik Pangkat


GRESIK, 1minute.id – Sebanyak 134 anggota Polres Gresik dan 2 PNS Polri mendapatkan kenaikaan pangkat satu tingkat. 

Mereka terdiri 15 perwira dan 119 bintara. Upacara Korp Rapor kenaikkan pangkat digelar secara virtual di gedung Rupatama Polda Jatim, Rabu 6 Januari 2021. Inspektur upacara virtual bersama dengan polres jajaran Polda Jatim itu adalah  Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Pada kesempatan itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta meminta kepada seluruh personel untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

“(Kenaikkan pangkat) perwujudan penghargaan dari Polri menjadi motivasi untuk melaksanakan tugas,”kata Irjen Nico Afinta dalam siaran pers melalui Sub Bagian Humas Polres Gresik, Rabu 6 Januari 2021.

Dikatakan Irjen Pol Nico Afinta,  kenaikkan pangkat reguler periode 1 Januari 2021 di jajaran Polda Jatim sebanyak 5.058 personel Polri dan 168 aparatur sipil negara (ASN) Polri. 

“Terimakasih dan apresiasi kepada pejabat yang meninggalkan Polda Jatim atas dedikasi dan loyalitas yang diberikan dan selamat kepada pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat melaksanakan tugas dan segera menyesukan diri dengan baik di Polda Jatim,”katanya. 

Usai upacara virtual Korp Rapor itu, ratusan personel Polres Gresik yang mendapatkan kenaikkan pangkat reguler itu menggelar tasyakuran secara sederhana dan doa bersama dipimpin Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar. (*)

15 Perwira dan 119 Bintara Polres Gresik Naik Pangkat Selengkapnya