Pos Pam Pelabuhan Gresik Dilengkapi CCTV dan Radar Pergerakan Kapal Real-Time

GRESIK,1minute.id – Arus mudik lebaran di jalur laut di Pelabuhan Gresik belum terasa. Diperkirakan puncak mudik tujuan Pulau Bawean terjadi pada 18 Maret 2026 bersama libur panjang Aparatur Sipil Negara maupun pegawai BUMN.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan Pos Pengamanan (Pos Pam) di kawasan Pelabuhan Gresik pada Jumat, 13 Maret 2026.

Ia didampingi Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung, serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana pengamanan dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut selama masa mudik.

Pelabuhan Gresik sendiri diperkuat oleh personel gabungan dari berbagai unsur, di antaranya Polri dan Kamladu, KSOP bersama petugas keamanan Pelindo, tim kesehatan, serta dukungan dari para cadet taruna dan anggota Pramuka. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal, baik dari sisi pengamanan, kesehatan, maupun informasi kepada para pemudik.

Kepala KSOP Gresik Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung menjelaskan bahwa Pos Pam Pelabuhan kini telah dilengkapi dengan dukungan teknologi pemantauan modern. Fasilitas tersebut meliputi jaringan CCTV pelabuhan yang terintegrasi serta peta radar lalu lintas laut yang mampu memantau pergerakan kapal secara real-time.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan keamanan di titik-titik vital transportasi, khususnya pelabuhan yang menjadi salah satu jalur mobilitas masyarakat saat mudik.

“Kami ingin memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat benar-benar terjamin. Personel gabungan harus selalu siaga, baik dalam pengamanan maupun pelayanan kesehatan serta penyediaan informasi bagi para pemudik,” tegasnya.

Hingga peninjauan selesai dilaksanakan, situasi di kawasan Pelabuhan Gresik terpantau aman dan kondusif. Koordinasi antarpetugas dari berbagai instansi juga berjalan dengan baik, sehingga diharapkan mampu mendukung kelancaran arus mudik laut tahun 2026. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pos Pam Pelabuhan Gresik Dilengkapi CCTV dan Radar Pergerakan Kapal Real-Time Selengkapnya

Bupati Gresik dan Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 7,6 Miliar untuk Warga Gresik 

GRESIK,1minute.id –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalurkan bantuan sosial dan bantuan pemberdayaan senilai Rp 7,60 miliar kepada masyarakat di Kabupaten Gresik. 

Penyaluran ini dilakukan dalam kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H di Pendapa Alun-Alun Gresik pada Jumat, 13 Maret 2026. Usai penyerahan bantuan, agenda dilanjutkan dengan meninjau pasar murah di Pudak Galeri Gresik.

Berdasarkan rekapitulasi alokasi bantuan sosial, BOP/tali asih pilar sosial, dan bantuan lainnya tahun 2026 untuk Kabupaten Gresik, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp7.607.800.000. Yakni, BUMD Jatim sebesar Rp 25 jut ; Dinas PMD Jatim Rp 736,9 juta serta Bantuan Keuangan Desa sebesar Rp 3,4 miliar.

Kemudian, bantuan dari Dinas Sosial Jatim Rp 3,44 miliar diperuntukkan antara lain, PKH Plus bagi 1.202 keluarga senilai Rp 2,40 miliar ; bantuan sosial kemiskinan ekstrem untuk 116 jiwa  Rp 174 juta ; bantuan sosial penyandang disabilitas (ASPD) bagi 136 jiwa Rp 489,6 juta. 

Selain itu, terdapat pula Bansos KIP PPKS Jawara sebesar Rp 3 juta ; Bansos Permakanan LKS LU sebesar Rp 128,1 juta untuk 28 jiwa, serta BOP dan tali asih bagi pilar sosial  Rp 247,2 juta untuk 118 penerima.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Gresik, terlebih bantuan tersebut disalurkan di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Di bulan yang penuh berkah ini, alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi bersama Ibu Gubernur Jawa Timur. Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat Kabupaten Gresik, kami menerima program-program bantuan ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan bukan hanya memberi manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memperkuat program yang lebih dekat dengan kebutuhan warga hingga tingkat desa.

“Kami meyakini bantuan sosial ini akan membawa dampak nyata bagi masyarakat. Skema seperti ini juga sangat baik dan bisa kami adaptasi menjadi bagian dari program Pemerintah Kabupaten Gresik, misalnya melalui kunjungan ke desa-desa dengan membawa stimulan dan intervensi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tambah mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Usai penyerahan bantuan sosial, rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur di Pudak Galeri Gresik. Kegiatan ini digelar dalam rangka pengendalian inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan Jawa Timur Tahun 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Yani bersama Gubernur Khofifah menyapa masyarakat yang sedang berbelanja. Gubernur Jawa Timur juga menyerahkan bantuan berupa beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada para lanjut usia serta telur ayam kepada masyarakat yang datang bersama anak kecil.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pasar murah digelar untuk memastikan harga pangan tetap stabil dan terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kita ingin memastikan stabilisasi harga, pengendalian inflasi, dan memastikan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat, baik dari sisi ketersediaan pasokan maupun harganya,” ujar Khofifah.

Ia juga memastikan stok pangan dalam kondisi aman menjelang Lebaran. “Kita memiliki stok yang aman untuk persiapan menjelang Idulfitri. Sekarang yang perlu dipastikan adalah distribusinya dapat berjalan lancar,” pungkasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik dan Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 7,6 Miliar untuk Warga Gresik  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelar Bazar Ramadan LONTAR, UMKM Masyarakat sekitar Bertumbuh

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali menggelar “Bazar Ramadan LONTAR (Kelompok Jajanan Masyarakat Sekitar)” sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. 

Kegiatan ini dibuka oleh Vice President (VP) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik Kadek Ardhika Widya Kresna, baru-baru ini mewakili Direksi. 

“Kita memanfaatkan tradisi masyarakat berburu takjil selama Ramadan. Kita fasilitasi ibu-ibu yang mempunyai usaha jajanan sekitar perusahaan untuk meningkatkan pendapatan mereka. Bazar ini digelar di halaman Kantor Pusat Petrokimia Gresik selama dua hari. Ada ribuan karyawan dan masyarakat yang siap berburu takjil di bazar ini,” demikian disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, terpisah.

Bazar Ramadan LONTAR merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Petrokimia Gresik sejak 2023. Seluruh stan yang hadir dalam bazar ini merupakan kelompok binaan perusahaan yang tergabung dalam LONTAR, yaitu kelompok UMKM yang bergerak di bidang kuliner dan jajanan masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah penjualan mereka dalam program bazar tahunan ini terus meningkat. Kegiatan ini membawa berkah dan senyuman bagi UMKM yang menjadi peserta. Apalagi saat ini menyambut Lebaran, mereka senang karena pendapatannya bertambah melalui keikutsertaannya di bazar,” tandasnya.

Daconi pun berharap LONTAR dapat terus berkembang menjadi kelompok usaha yang berdaya saing, serta mampu menjadi wadah peningkatan ekonomi bagi warga di sekitar perusahaan. Selain membuka peluang pemasaran bagi pelaku UMKM, bazar ini juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, dan insan perusahaan.

Program LONTAR, jelasnya, lahir dari pelatihan pembuatan kue kering dan basah yang diadakan Petrokimia Gresik dengan menghadirkan pemateri kompeten. Dari pelatihan tersebut, ibu-ibu perwakilan dari tujuh kelurahan dan satu desa mulai membentuk kelompok usaha kecil yang kemudian berkembang menjadi LONTAR, yaitu Kelurahan Kroman, Karangturi, Karangpoh, Lumpur, Tlogopojok, Ngipik, Sukorame, serta Desa Roomo.

“Kami berharap ke depannya, LONTAR dapat terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program ini. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, insya Allah kita bisa mewujudkan ekonomi kerakyatan yang lebih kuat dan berdaya saing tinggi,” pungkas Daconi. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Gelar Bazar Ramadan LONTAR, UMKM Masyarakat sekitar Bertumbuh Selengkapnya

Bupati Gresik Lepas Kampanye Zakat Lewat Angkot

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas kampanye zakat melalui angkutan kota (angkot). Kegiatan ini dikemas dalam acara Gresik Peduli yang digelar bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik pada Selasa, 10 Maret 2026. Pada kesempatan itu, Fandi Akhmad Yani menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp400 ribu serta paket sembako kepada 50 sopir angkot.

Kegiatan dalam rangkaian peringatan HUT ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kota Gresik, sekaligus upaya memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat pada momentum bulan suci Ramadan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada perwakilan sopir angkot.

Selain itu, Bupati bersama jajaran juga melakukan pemberangkatan kampanye zakat melalui kendaraan angkot yang telah ditempeli stiker ajakan berzakat pada kaca bagian belakang kendaraan.

Ajakan untuk menunaikan zakat diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui angkutan kota yang beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Gresik. Program Gresik Peduli merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Gresik bersama BAZNAS kepada masyarakat, khususnya pekerja sektor transportasi yang setiap hari melayani mobilitas warga.

Dalam beberapa tahun terakhir, para pengemudi angkutan kota menghadapi tantangan penurunan jumlah penumpang seiring perkembangan moda transportasi baru serta perubahan pola mobilitas masyarakat.

Karena itu, pada tahun ini bantuan difokuskan kepada sopir angkot. Sebelumnya, program serupa diberikan kepada pengemudi ojek daring sebagai bagian dari upaya BAZNAS membantu kelompok pekerja sektor informal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS  Gresik atas komitmennya membantu masyarakat, khususnya para sopir angkot di bulan suci Ramadan.

“Terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Gresik atas kepeduliannya kepada para sopir angkot, khususnya di bulan Ramadan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menambah semangat bapak-bapak dalam bekerja,” harap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami tantangan yang dihadapi para pengemudi angkutan umum di tengah perubahan sistem transportasi saat ini.

“Perkembangan transportasi memang terus berubah. Namun kami tidak ingin para sopir angkot merasa ditinggalkan. Pemerintah tetap hadir untuk memberikan perhatian dan mencari solusi agar mereka tetap bisa bertahan dan menjalankan usaha,” tambahnya. (*)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Lepas Kampanye Zakat Lewat Angkot Selengkapnya

Duet Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif, Bupati-Wabup Gresik Berikan Kado Diskon PBB dan Pemutihan Denda Pajak

“Hari Jadi Kota Gresik harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat”


GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik kembali memberikan diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pemutihan denda pajak daerah lain. Kebijakan itu diberikan oleh duet Fandi Akhmad Yani – Asluchul Alif, Bupati dan Wakil Bupati Gresik sebagai kado Hari Jadi ke-539 Kota Gresik dan HUT ke-52 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Sedangkan, HUT Pemkab diperingati setiap 28 Februari. Diskon PBB tahun ini sebesar 25 persen. Program keringanan pajak tersebut diumumkan dalam kegiatan doa bersama peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim pada Senin, 9 Maret 2026.

Acara ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Asluchul Alif, Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman, jajaran Forkopimda, para ulama, tokoh masyarakat. Hadir pula Wakil Bupati Gresik periode 2020-2024 Aminatun Habibah dan Wabup dua periode 2010 – 2020 Mohammad Qosim.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Gresik harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “Di usia 539 tahun ini, kita bukan hanya merayakan sejarah. Kita merangkul satu sama lain sebagai keluarga besar. Gresik adalah rumah kita bersama,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Melalui program tersebut, ia melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan pemutihan 100 persen denda administratif pajak daerah yang mencakup beberapa jenis pajak, antara lain Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) seperti restoran, hotel, parkir, hiburan, dan listrik, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kemudian, Pajak Air Tanah, Pajak Reklame, dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Program pemutihan denda ini berlaku mulai 9 Maret hingga 9 April 2026.

Selain itu, katanya, Pemkab Gresik juga memberikan diskon pokok PBB-P2 sebesar 25 persen dengan nilai potongan maksimal Rp 539 ribu, sebagai simbol usia Kabupaten Gresik yang ke-539 tahun. Pemerintah Kabupaten Gresik juga memberikan diskon 50 persen Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk transaksi waris serta hibah dari orang tua kepada anak. Diskon PBB-P2 berlaku hingga 9 April 2026, sedangkan diskon BPHTB berlaku hingga 9 Mei 2026.

Selain kebijakan fiskal, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan komitmennya pada sektor kesehatan. Bupati Yani menyampaikan bahwa layanan kesehatan tetap menjadi prioritas melalui program Universal Health Coverage (UHC) agar seluruh masyarakat Gresik memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan.

Menurutnya, pemerintah daerah juga telah memastikan kembali aktivasi data kepesertaan BPJS yang sebelumnya sempat mengalami kendala. “Layanan kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Data BPJS yang sempat bermasalah telah kami reaktivasi kembali agar seluruh masyarakat Gresik dapat memperoleh pelayanan kesehatan,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Gresik juga menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat, di antaranya santunan kepada 1.000 anak yatim dan duafa, bantuan sosial kepada 443 anak yatim, serta insentif bagi 1.000 hafidz Al-Qur’an.

Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba sayembara logo Hari Jadi Kabupaten Gresik. Juara pertama diraih Mohammad Arif dari Kecamatan Sidayu, disusul Mohammad Amar Shidiq dari Kecamatan Menganti sebagai juara kedua dan Ahmad Bahtiar dari Kecamatan Sidayu sebagai juara ketiga. Sementara itu, Muhammad Afiful Andriyanto dari Kecamatan Bungah terpilih sebagai juara favorit. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Duet Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif, Bupati-Wabup Gresik Berikan Kado Diskon PBB dan Pemutihan Denda Pajak Selengkapnya

Kapolres Gresik Sidak Kesiapan Senpi Dinas Anggota, Jaga Kamtibmas Kondusif Jelang Idul Fitri

GRESIK,1minute.id – Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah memasuki malam 20 Ramadan pada Senin, 9 Maret 2026. Lebaran Idul Fitri tinggal hitungan jari. Polres Gresik memperketat pengawasan internal dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap kesiapan senjata api (senpi) dinas milik personel.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan operasional aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Gresik seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.  

Pemeriksaan yang dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan jajaran Seksi Profesi Pengamanan (Sipropam) bersama Bagian Logistik Polres Gresik tersebut menyasar puluhan senjata api dinas, baik laras pendek maupun laras panjang, yang dipegang oleh personel Polres hingga jajaran Polsek.

Dalam kegiatan ini, setiap anggota yang memegang senjata api diwajibkan menunjukkan senpi dinas beserta kelengkapan administrasinya untuk dilakukan pengecekan secara menyeluruh.

Pengecekan dilakukan secara detail dan menyentuh berbagai aspek penting guna memastikan senjata api berada dalam kondisi siap pakai serta digunakan sesuai prosedur. Beberapa komponen yang diperiksa antara lain kondisi fisik senjata, kelengkapan amunisi, serta legalitas administrasi kepemilikan.

Petugas memeriksa kebersihan senjata serta memastikan seluruh mekanisme berfungsi dengan baik agar tidak menimbulkan kendala saat digunakan. Selain itu, jumlah dan kelayakan amunisi turut dihitung dan dicocokkan dengan data inventaris.

Tidak kalah penting, masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) juga diperiksa guna memastikan setiap personel yang memegang senjata telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang rutin dilakukan guna menjaga profesionalisme anggota di lapangan.

“Pengecekan ini adalah bentuk pengawasan internal yang ketat. Kami ingin memastikan seluruh senjata api dalam kondisi baik serta personel yang memegangnya tertib secara administrasi,” ujarnya di sela kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Melalui pemeriksaan ini, Polres Gresik tidak hanya memastikan kesiapan alat material (almat), tetapi juga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab personel dalam penggunaan senjata api dinas.

Pengawasan tersebut diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran, mencegah penyalahgunaan senjata api, serta memastikan penggunaan kekuatan oleh aparat tetap terukur dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dengan kondisi senjata yang terawat dan personel yang disiplin, Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sehingga perayaan Idulfitri di Kabupaten Gresik dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.(*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Sidak Kesiapan Senpi Dinas Anggota, Jaga Kamtibmas Kondusif Jelang Idul Fitri Selengkapnya

Safari Ramadan, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Masjid hingga Ponpes sebesar Rp 723 Juta

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi beberapa masjid di sekitar perusahaan. 

Kegiatan Safari Ramadan mulai 4-6 Maret 2026 itu Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob juga menyerahkan bantuan operasional untuk masjid-masjid yang dikunjungi.

Daconi menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin perusahaan untuk mempererat hubungan harmonis antara Insan Petrokimia Gresik dan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar perusahaan. 

Ia menyadari bahwa kelancaran operasional perusahaan dalam menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, tidak terlepas dari dukungan dan doa masyarakat.

“Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, termasuk pada momen bulan suci Ramadan. Ini menjadi komitmen Insan Petrokimia Gresik untuk selalu berkontribusi bagi masyarakat.” ujar Daconi pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Selama tiga hari, jajaran Direksi Petrokimia Gresik bersama Insan Petrokimia Gresik mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan salat tarawih di enam masjid yang berada di sekitar perusahaan. 

Masjid tersebut antara lain Masjid Roudlotul Abror di Desa Roomo, Masjid At-Taqwa di Desa Suci dan Masjid Al Muhajirin di Desa Pongangan. Ketiganya  berada di Kecamatan Manyar. Kemudian, Masjid Karomah di Kelurahan Lumpur, dan Masjid Roudlotul Jannah di Kelurahan Tlogopojok. Keduanya di Kecamatan Gresik. Serta, Masjid Baitul Amin di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas. 

Dalam kesempatan tersebut, Petrokimia Gresik juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 15 juta untuk masing-masing masjid. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus pengembangan fasilitas masjid.

Bantuan ini melengkapi bantuan operasional yang sebelumnya telah diberikan Petrokimia Gresik kepada 146 masjid, musala, pondok pesantren (ponpes), dan panti asuhan di sekitar perusahaan. 

Setiap masjid menerima bantuan sebesar Rp7,5 juta dan setiap musala sebesar Rp 5 juta. Bantuan juga disalurkan kepada 21 ponpes dan 28 panti asuhan dengan nilai masing-masing sebesar Rp4 juta. Total bantuan yang telah didistribusikan pada awal Ramadan ini mencapai Rp 723,5 juta.

“Bantuan ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud komitmen kami untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Daconi.

Terakhir, dalam setiap kunjungan di masjid-masjid, Petrokimia Gresik juga memohon doa dari masyarakat agar perusahaan senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan dalam menjalankan amanah, serta dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Safari Ramadan, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Masjid hingga Ponpes sebesar Rp 723 Juta Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik Kolaborasi Unit PPA Satreskrim Polres Gelar Penyuluhan Anti Bullying 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik menggelar penyuluhan anti bullying di halaman sekolah di Jalan KH Kholil, Gresik pada Jumat, 6 Maret 2026. Penyuluhan ini menghadirkan  pembicara Ipda Hendri Hadiwoso, Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik.

Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan diikuti 761 murid, mulai kelas VII sampai IX. Antusiasme siswa di Sekolah Piloting PAIS (Pendidikan Agama Islam Sekolah) Berkarakter di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik oleh Kementerian Agama (Kemenag) luar biasa. 

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, penyuluhan anti bullying ini sangat bermanfaat bagi anak pelajar dalam upaya berikhtiar mencegah terjadinya perundungan. Apalagi dalam penyuluhan ini juga anak-anak diajarkan 

cara mengatasi diri saat menjadi korban bullying serta bagaimana anak melindungi diri juga kepada siapa murid lapor diri.

“Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Salim. Ia mengatakan, ada beberapa poin penting dalam penyuluhan anti bullying ini. Pertama, mencegah kekerasan. Dimana bullying dapat menyebabkan kekerasan fisik, emosional dan psikologis pada korban. Kedua, meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif bullying dan pentingnya menghormati orang lain. 

Manfaat ketiga dalam penyuluhan ini, Membangun empati dimana penyuluhan dapat membantu siswa memahami perasaan korban bullying dan mengembangkan empati. Berikutnya, penyuluhan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Dan, manfaat penyuluhan terakhir adalah mengurangi stigma terhadap korban bullying dan meningkatkan kesadaran  bahwa bullying bukan salah korban.

Sementara itu, Fairuz, Wakil Ketua OSIS Spenda Gresik mengaku senang sekolah ada acara dialog dengan kepolisian terkait perundungan. ” Kami menjadi lebih mawasdiri dan peduli terhadap lingkungan berteman agar sekolah menjadi aman nyaman dan menyenangkan,” ujar Fairuz. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

UPT SMP Negeri 2 Gresik Kolaborasi Unit PPA Satreskrim Polres Gelar Penyuluhan Anti Bullying  Selengkapnya

Polres Gresik Amankan Pemuda 19 Tahun asal Trenggalek Bawa 2 Kilogram Serbuk Petasan

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik mengamankan seorang pemuda berinisial HDP, 19 tahun di Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti. Pemuda asal Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek diamankan oleh unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Gresik karena diduga mengedarkan serbuk petasan. Beratnya, 2 kilogram. 

Operasi penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan ini berawal dari laporan masyarakat pada Sabtu malam, 28 Februari 2026 yang menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran serbuk petasan di wilayah Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Selatan Unit Resmob Polres Gresik segera melakukan penyelidikan di lapangan. Setelah melakukan pengintaian dan penyisiran di sekitar lokasi, petugas mendeteksi keberadaan pelaku di salah satu warung kopi di Desa Pelemwatu. Pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 01.30 WIB petugas langsung melakukan penyergapan. “Tersangka kami amankan saat berada di warung kopi,” tegas Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya.

Dari tangan tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran bahan peledak ilegal. Barang bukti tersebut antara lain 2 kilogram serbuk petasan siap edar, satu unit telepon seluler Redmi Note 10S warna biru yang diduga digunakan untuk transaksi, serta satu unit sepeda motor Honda Megapro warna hitam dengan nomor polisi AG-2954-YZ yang digunakan sebagai sarana transportasi.

Tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain dalam peredaran bahan peledak tersebut.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 306 KUHP terkait kepemilikan dan peredaran bahan peledak ilegal,” tambahnya.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitarnya.

Untuk pengaduan terkait kejahatan, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan kamtibmas, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam secara gratis. Selain itu, laporan juga dapat disampaikan melalui layanan “Cak Rama” Polres Gresik di nomor 0811-8800-2006 melalui WhatsApp maupun telepon. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Amankan Pemuda 19 Tahun asal Trenggalek Bawa 2 Kilogram Serbuk Petasan Selengkapnya

Barongsai Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Kampung Pecinan, Gresik

GRESIK,1minute.id – Perayaan Cap Go Meh tahun baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Kiem Hien Kiong Gresik berlangsung meriah dan khidmat. Ratusan pasang mata memenuhi kawasan Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Kiem Hien Kiong yang berada di Kampung Pecinan di Jalan Setiabudi, Gresik pada Selasa malam, 3 Maret 2026.

Masyarakat berjubel untuk menyaksikan pertunjukan barongsai. Warga berbaur dengan warga Tionghoa untuk menikmati hiburan khas tersebut. Tampak hadir di tengah-tengah warga antara lain Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution didampingi Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, serta Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan. 

Mereka disambut oleh Ketua Klenteng Tan Sutanto, Ketua Forum Masyarakat Gresik Pencinta Keberagaman (Formagam) Joko Pratomo, perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Gresik. Tradisi tahunan bagi warga Tionghoa itu berlangsung aman dan kondusif. Hujan menguyur Kota Santri tak membuat berkurang antusiasme warga untuk menyaksikan Perayaan Cap Go Meh di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Pengamanan ini adalah bentuk komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kegiatan Cap Go Meh dan pentas barongsai berjalan aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh warga, baik yang merayakan maupun yang menyaksikan,” ujarnya.

Kehadiran aparat kepolisian dalam memberikan pengamanan menuai apresiasi dari warga Tionghoa. Berkat penjagaan yang profesional dan humanis, rangkaian acara berlangsung tertib meski antusiasme warga cukup tinggi. Perayaan Cap Go Meh di Kota Santri itu pun menjadi gambaran nyata harmonisasi dan toleransi yang terus terjaga di wilayah hukum Polres Gresik. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Barongsai Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Kampung Pecinan, Gresik Selengkapnya