Lansia 58 Tahun Cabuli Anak 12 Tahun di Poskamling di Kebomas 

GRESIK, 1minute.id – Kasus dugaan perbuatan asusila di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik kembali terjadi. Setelah begal payudara di exit Tol Bunder, kini, Satreskrim Polres Gresik mengamankan seorang lansia berinisial L, warga Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Yang membuat ngulus dada, lelaki berusia 58 tahun yang telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik itu diduga melakukan perbuatan asusila terhadap anak berusia 12 tahun di Poskamling masih wilayah Kebomas.

Perbuatan tercela itu dilakukan oleh pelaku pada Jumat, 26 Desember 2025 sekitar pukul 14.00 WIB. Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Seperti pepatah, sepandai-pandai menyembunyikan bangkai, pasti akan tercium juga.

“Saat kejadian, korban berada seorang diri di pos kamling,” ujar AKP Arya Widjaya di Mapolres Gresik. Berdasarkan laporan polisi, pelaku berinisial L, 58, diduga melakukan perbuatan cabul dengan menyentuh bagian tubuh korban secara berulang kali.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan, peristiwa persetubuhan itu terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di sebuah pos kamling di wilayah Kecamatan Kebomas. Korban merupakan anak perempuan berusia 12 tahun. 

AKP Arya Widjaya mengungkapkan, pelaku memanfaatkan kondisi lokasi yang sepi untuk melancarkan aksinya. Korban yang mengalami trauma kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Tidak terima dengan peristiwa itu, pihak keluarga langsung melaporkan ke Polres Gresik.

“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegas AKP Arya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 415 huruf b KUHP Tahun 2023 tentang perbuatan cabul terhadap anak, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Selain penegakan hukum, Polres Gresik juga mengedepankan pendekatan humanis terhadap korban. “Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan, baik secara psikologis maupun hukum. Perlindungan terhadap anak menjadi prioritas kami,” ujar AKP Arya Widjaya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Warga bisa melapor menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006. (yad)

Lansia 58 Tahun Cabuli Anak 12 Tahun di Poskamling di Kebomas  Selengkapnya

BMW X3 Terbakar di Pintu Masuk Tol Belahanrejo, Kedamean, Pengemudi Selamat

GRESIK,1minute.id – Mobil BKW X3 dikabarkan terbakar area pintu masuk Tol Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 30 Januari 2026.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi pada pukul 09.10 WIB itu. Erik Ertanto, pengemudi BMW bernomor polisi B 199….. berhasil menyelamatkan diri sebelum mobil ludes terbakar. 

Menurut penuturan petugas Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada pukul 09.13 WIB menerima pengaduan melalui call center 112 ada kebakaran mobil di pintu masuk Tol Belahanrejo, Kecamatan Kedamean.  Pelapor petugas pintu Tol belahanrejo.

“Petugas kami tiba lokasi pukul 09.41 WIB. Mobil BMW sudah terbakar,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 30 Januari 2026. Sebanyak 7 personil dengan satu mobil pemadam dan satu unit mobil suplai kemudian melakukan upaya pemadaman. “Sekitar pukul 10.18 WIB proses pemadaman selesai,” katanya. 

Bagaimana kronologi kebakaran mobil mewah itu? Petugas damkar menyatakan, berdasarkan keterangan dari Erik Ertanto pagi itu berangkat dari Driyorejo tujuan Gresik. Erik sendirian. Ketika memasuki pintu Tol Belahanrejo, Ia melihat ada asap dari kap mobil. Selang beberapa detik kemudian ada ledakan dan membuat mobil terbakar. Erik lalu keluar menyelamatkan diri. “Kebakaran sangat cepat,” katanya. (yad)

BMW X3 Terbakar di Pintu Masuk Tol Belahanrejo, Kedamean, Pengemudi Selamat Selengkapnya
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) bersama Kades Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi (kanan) di kampung Bandeng di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Selasa, 27 Januari 2026 ( Foto : Istimewa)

Zulhas Kunjungi Kampung Bandeng, Gresik Siap Pasok Bandeng untuk Program MBG

GRESIK,1minute.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan kunjungan kerja ke Kampung Perikanan Budidaya (KPB) “Kampung Bandeng” dan Desa Nelayan Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Selasa, 27 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas mengapresiasi Kampung Bandeng dengan luas potensi budidaya 3.840 hektar tersebut. Sekaligus momentum penting sinkronisasi kebijakan pusat dengan potensi lokal di wilayah yang dikenal sebagai sentra bandeng.

Menurut Zulhas, sektor perikanan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, pemerintah pusat berkomitmen mendorong pembangunan infrastruktur pendukung di daerah-daerah pesisir, termasuk di Kabupaten Gresik.

“Pemerintah akan membangun 20 ribu hektar tambak ikan pada 2026 untuk memenuhi kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ribuan tambak ikan itu dipastikan bisa memenuhi kebutuhan 82,9 juta porsi untuk penerima manfaat MBG di 2026,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) harus dipercepat. Tahun ini ditargetkan 80 ribu KDMP. Hingga Maret, diperkirakan sudah selesai 30 ribu KDMP. Terima kasih kepada TNI dan pemerintah daerah yang luar biasa atas kontribusinya dalam mendorong percepatan pembangunan koperasi ini.

“Program ini merupakan bagian dari gerakan ekonomi rakyat yang dicanangkan Bapak Presiden. Koperasi desa nantinya menjadi pusat penampungan hasil ekonomi rakyat dan akan bekerja sama dengan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG),” jelasnya.

Di tempat sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Gresik Misbahul Munir mewakili Bupati Gresik menyampaikan bahwa kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Gresik dalam memperkuat sektor pangan dan perikanan.

“Kampung budidaya perikanan atau Kampung Bandeng Desa Pangkah Wetan menjadi salah satu perhatian serius pemerintah pusat terhadap pengelolaan tambak ikan budidaya di wilayah Gresik sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis perikanan,” singkatnya.

Sementara itu,  Kepala Desa Pangkah Wetan Saifullah Mahdi, memaparkan perkembangan signifikan sektor perikanan budidaya, khususnya ikan bandeng, yang menjadi komoditas unggulan desa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran pemerintah memberikan dampak nyata terhadap kualitas dan kuantitas hasil panen petani tambak, hingga lonjakan produksi dan potensi pasar.

“Total produksi budidaya mencapai 20.000–25.000 ton per tahun. Sedangkan untuk produksi tangkap 15.000–20.000 ton per tahun,” terang Sandi, sapaan,  Syaifullah Mahdi. 

Menurutnya, permintaan pasar tinggi, hingga saat ini, seluruh hasil produksi masih terserap habis oleh pasar lokal. Tingginya antusiasme pasar domestik membuat stok bandeng sering kali masih belum mencukupi untuk memenuhi permintaan luar daerah maupun ekspor.

Menanggapi arahan pemerintah pusat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sandi menyatakan kesiapannya untuk memasok kebutuhan protein dari ikan bandeng. Namun, ia menyadari adanya tantangan fisik pada ikan bandeng, yaitu durinya yang tajam.

“Kami sedang mencari formulasi pengolahan yang tepat. Karena bandeng memiliki banyak duri yang rentan bagi anak-anak. Kami berencana mengolahnya menjadi bandeng presto atau otak-otak agar aman dan nyaman dikonsumsi dalam menu MBG,” ujar Sandi. “Langkah hilirisasi ini diharapkan tidak hanya mendukung kecukupan gizi anak sekolah, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi warga Pangkah Wetan,” tandasnya.(yad) 

Editor: Chusnul Cahyadi

Zulhas Kunjungi Kampung Bandeng, Gresik Siap Pasok Bandeng untuk Program MBG Selengkapnya

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Silaturahmi ke MUI dan DPRD Gresik

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan tradisi baik, silaturahmi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik dan DPRD Gresik pada Senin, 26 Januari 2026.

Tradisi silaturahmi ke MUI wujud komitmen Polres Gresik dalam memperkuat sinergi antara umara dan ulama sebagai pilar penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Dan, kunjungan ke DPRD Gresik untuk memperkuat sinergitas lintas lembaga. 

Silaturahmi kali pertama ke kantor MUI Gresik di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas dilakukan badal Salat Duhur.

Kapolres AKBP Ramadhan Nasution didampingi Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kasat Reskrim AKP Arya Widjaya, Kasat Binmas AKP Alimudin Nasution, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, serta Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza disambut oleh Ketua MUI  Gresik KH Ainur Rofiq Toyyib serta pengurus lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi nyata antara ulama dan kepolisian, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. “Kami berharap ada kerja sama konkret dalam menangani narkoba. Pendekatan religi seperti mengaji dan zikir bersama di tingkat sekolah, baik Aliyah maupun Muhammadiyah, perlu didampingi oleh pihak kepolisian agar lebih efektif,” ujarnya.

Sementara itu, MUI Kabupaten Gresik juga menyatakan kesiapan mendukung program nasional Presiden terkait Makan Bergizi Gratis (MBG). MUI berharap dapat dilibatkan dalam pengawasan aspek kehalalan makanan guna memastikan kesesuaian dengan ketentuan syariat Islam. 

Silaturahmi ke DPRD Gresik

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir saat silaturahmi ke pimpinan DPRD Gresik pada Senin, 26 Januari 2026 ( Foto: Istimewa)

Sedangkan, silaturahmi dengan pimpinan DPRD Gresik dilakukan di ruang pertemuan Ketua DPRD Gresik. Kapolres AKBP Ramadhan Nasution disambut Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, dan tiga Wakil Ketua DPRD Gresik yakni Achmad Nurhamim; Mujid Riduan dan Lutfi Dhawam.

Pada silaturahmi itu, AKBP Ramadhan Nasution menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kerja sama yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap DPRD Gresik dapat terus bersinergi dengan Polres Gresik, khususnya dalam menampung dan menindaklanjuti aspirasi serta keluhan masyarakat secara bersama-sama.

“Kami mohon dukungan dan kolaborasi dari DPRD Kabupaten Gresik. Kami ingin bersinergi, terutama dalam menampung aspirasi dan keluhan masyarakat agar dapat segera ditindaklanjuti secara bersama,” ujar AKBP Ramadhan.

Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komitmen Kapolres Gresik yang baru. Ia berharap sinergitas yang selama ini terjalin antara DPRD dan Polres Gresik dapat semakin diperkuat demi menjaga kondusivitas wilayah.

Selain sebagai ajang silaturahmi dan perkenalan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas isu strategis yang tengah menjadi perhatian publik, yakni sengketa lahan di kawasan PT Bungah Industrial Park (BIP). Pimpinan DPRD Gresik menitipkan harapan agar Kapolres Gresik turut mengawal proses penyelesaian pemberian tali asih kepada warga terdampak, khususnya masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat proyek tersebut.

“Fokus kami adalah warga yang rumahnya terdampak karena itu merupakan satu-satunya tempat tinggal mereka. Kami berharap kesepakatan dapat segera tercapai,” tegas Syahrul Munir. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Silaturahmi ke MUI dan DPRD Gresik Selengkapnya

Polres Gresik Berikan Reward 63 Polisi Berprestasi

GRESIK,1minute.id –  Kepolisian Resor (Polres) Gresik memberikan reward kepada 63 anggotanya. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution yang menyerahkan langsung kepada anggota yang berprestasi di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 26 Januari 2026.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta kinerja melampaui tugas pokok dan fungsi yang diemban. “Penghargaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga, menjadi teladan, serta memotivasi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dalam mewujudkan Jogo Gresik,” tegas alumnus Akpol 2007 itu.

Upacara berlangsung khidmat, selain penghargaan prestasi, AKBP Ramadhan Nasution juga menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian sebagai bentuk penghormatan negara kepada anggota Polri yang telah menunjukkan kesetiaan dan pengabdian tanpa catatan pelanggaran selama masa dinasnya.

Pada periode Januari 2026, sebanyak 12 personel menerima penghargaan atas prestasi khusus, sementara 51 personel dianugerahi Satyalancana Pengabdian. Adapun prestasi yang mendapatkan apresiasi di antaranya personel Satpolairud yang berhasil mengevakuasi jenazah nelayan hilang di perairan Gresik, personel Satlantas yang menggagalkan aksi kriminal perampasan ponsel, serta personel Polsek jajaran yang meraih peringkat terbaik dalam pengisian aplikasi Ops Lilin, yakni Polsek Gresik, Polsek Panceng, dan Polsek Kebomas.

Sementara itu, Satyalancana Pengabdian diberikan kepada personel dengan masa bakti beragam, mulai dari pengabdian delapan tahun hingga pengabdian maksimal 32 tahun.

Menutup rangkaian upacara, Kapolres Gresik menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, serta moralitas sebagai anggota Polri, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat. “Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa. Mari terus menjaga soliditas, meningkatkan sinergi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Polres Gresik Berikan Reward 63 Polisi Berprestasi Selengkapnya

Hanya Butuh 10 Jam Resmob Satreskrim Polres Gresik Bekuk Terduga Begal Payudara asal Cerme

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik mengamankan seorang pemuda berinisial DW. Pemuda 21 tahun itu diciduk di rumahnya di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Ia diduga pelaku begal payudara di exit Tol Bunder, Jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 23 Januari 2026.

Korban anak pelajar berinisial BI, asal Gresik. Akibat perbuatan pemuda mesum itu, korban mengalami trauma. Unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan berhasil mengamankan terduga pelaku hanya beberapa jam setelah kejadian dilaporkan.

“Kurang dari 24 jam, pelaku sudah kami amankan,” tegas Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Menurut keterangan korban kepada polisi peristiwa pencabulan terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026 sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, tepatnya di sekitar Exit Tol Kebomas. Korban berinisial BI, 18, seorang pelajar asal Kecamatan Gresik, menjadi korban aksi bejat pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor menuju sekolah.

Pelaku mendekati korban dari samping, lalu secara tiba-tiba melakukan perbuatan pencabulan dengan memegang bagian tubuh korban sebelum melarikan diri. Korban sempat berusaha mengejar, namun kondisi lalu lintas yang padat membuat pelaku berhasil kabur.

Mendapat laporan tersebut, Team Resmob Polres Gresik langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/21/1/2026/SPKT/Polres Gresik/Polda Jawa Timur. Hasilnya ? 

Pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB, petugas memperoleh informasi keberadaan terduga pelaku di rumahnya di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Tak ingin kehilangan jejak, petugas langsung melakukan hunting di lokasi. Sekitar pukul 15.00 WIB, terduga pelaku berinisial DW, 21, berhasil diamankan tanpa perlawanan di kediamannya.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya jaket warna coklat kombinasi merah tua, baju ketelpak warna biru muda, sepeda motor Honda PCX putih nopol W 4150 FU, helm hitam, Handphone, Rekaman CCTV di sekitar TKP. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku dijerat Pasal 414 Ayat (1) KUHP tentang tindak pidana pencabulan. Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam melindungi perempuan dan anak dari tindak kejahatan jalanan.

“Ini bentuk keseriusan dan respon cepat Polres Gresik dalam menindak tegas pelaku kejahatan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Jika mengetahui atau melihat adanya tindak pidana, masyarakat bisa langsung melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006,” pungkasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Hanya Butuh 10 Jam Resmob Satreskrim Polres Gresik Bekuk Terduga Begal Payudara asal Cerme Selengkapnya

Gemas, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Gresik Diamuk Massa, 1 Tewas, 1 Kelenger 

GRESIK,1minute.id – Waspada! Kawanan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bergentayangan. Terbaru, dua pemuda di duga pelaku curanmor beraksi di salah satu rumah kos di Jalan R.A.Kartini, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa dini hari, 20 Januari 2026.

Pelaku diketahui berinisial S, warga Lamongan, dan H, warga Probolinggo. Mereka mencuri sepeda motor matik nomor polisi (nopol) S 5671 ACA. Nahasnya, sebelum menikmati hasil kejahatannya, aksi kejahatan mereka diketahui warga. Warga yang gemas, kemudian menghakimi kedua terduga pelaku curanmor itu. Satu pelaku berinisial H tewas di lokasi kejadian. Sedangkan, rekannya berinisial S kelenger dan menjalani perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Polisi membenarkan adanya kejadian tersebut. Satreskrim Polres Gresik menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 04.00 WIB melalui kanal pengaduan “Lapor Pak Kapolres” dan “Lapor Cak Rama”. Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian bersama Perwira Pengawas (Pawas) dan piket fungsi.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya melalui Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik Ipda Andi Asyraf, mengatakan bahwa saat petugas tiba di lokasi, dua terduga pelaku sudah diamankan warga. “Dapat kami sampaikan bahwasanya kami dari Satreskrim Polres Gresik, dini hari tadi sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Raya Kartini, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, menerima laporan dari masyarakat melalui kanal Lapor Pak Kapolres dan Lapor Cak Rama terkait dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor,” ujar Ipda Andi Asyraf.

Ia menjelaskan, di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati satu terduga pelaku telah meninggal dunia, sementara satu lainnya dalam kondisi kritis akibat dihakimi warga. “Pada saat kami berada di TKP, telah ditemukan satu dari terduga pelaku dalam keadaan meninggal dunia dan satu lainnya kritis. Selanjutnya kami bersama piket membawa terduga pelaku tersebut ke rumah sakit,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan penyelidikan awal, dua terduga pelaku diketahui berjalan kaki menyasar sepeda motor yang diparkir di luar rumah. Keduanya kemudian mencoba membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha matic bernopol S 5671 ACA dengan cara didorong sejauh kurang lebih lima meter.

Aksi tersebut diketahui warga sekitar yang kemudian berteriak meminta bantuan, hingga akhirnya kedua terduga pelaku dikerumuni dan diamankan warga.

Dari lokasi kejadian, Satreskrim Polres Gresik mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone milik terduga pelaku, empat anak kunci T, satu kunci T, serta tiga kunci duplikat lengkap dengan magnet yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.

Dua terduga pelaku masing-masing berinisial S, warga Lamongan, dan H, warga Probolinggo. Terduga pelaku H dinyatakan meninggal dunia, sedangkan S masih menjalani perawatan medis.

Polres Gresik telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari olah TKP, pengamanan barang bukti, pemeriksaan saksi, hingga membawa terduga pelaku ke RSUD Ibnu Sina Gresik serta pembuatan visum et repertum (VER). Ipda Andi Asyraf juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak pidana.

“Jika menemukan hal yang serupa atau tindak pidana lainnya, jangan ragu untuk menghubungi layanan 110 maupun kanal Lapor Pak Kapolres (Lapor Cak Rama) 0811-8800-2006,” pungkasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Gemas, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Gresik Diamuk Massa, 1 Tewas, 1 Kelenger  Selengkapnya

Terdakwa Ahmad Midhol, Otak Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Agen BRILink Dituntut 14 Tahun

GRESIK,1minute.id –  Ahmad Mudhol, 39 tahun, warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dituntut hukuman penjara selama 14 tahun. Sidang pembacaan tuntutan terdakwa dugaan perampokan agen BRILink yang berujung korban meninggal dunia ini dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Imamal Muttaqin di Pengadilan Negeri Gresik pada Senin, 19 Januari 2026.

Jsksa penuntut Imamal Muttaqin menyakini, bahwa terdakwa Ahmad Midhol terbukti bersalah melanggar Pasal 479 KUHP nomor 1 Tahun 2023. “Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 479 KUHP Nomor 1 Tahun 2023. Memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara untuk menjatuhkan hukuman penjara selama 14 tahun dikurangi masa tahanan,” kata Jaksa Imamal pada Senin, 19 Januari 2026.

Sementara itu, terdakwa Ahmad Midhol melalui penasihat hukumnya yaitu Muhammad Rudi Irawan menyatakan akan menyampaikan pembelaan secara tertulis. 

“Kami akan menyampaikan pledoi secara tertulis dan akan menyampaikan fakta-fakta persidangan. Termasuk keterangan ahli dan keterangan saksi dari pelaku lainnya,” kata Rudi Irawan dengan didampingi Supaat. 

Donald Everly Malubaya, majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik yang menyidangkan perkara ini memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan pledoi pada pekan depan. “Sidang ditunda pekan depan dengan agenda pledoi dari terdakwa,” kata Donald. 

Seperti diketahui, kawanan perampok menyatroni rumah agen BRILink Mahfudi di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 16 Maret 2025. Aksi pencurian dengan keras (curas) itu mengakibatkan Wardatun Toyyibah, 28, istri Mahfudi meninggal dunia akibat luka sayatan di bagian leher dan tusukan  senjata tajam (sajam) di bagian dada. 

Selain mengakibatkan korban meninggal dunia, pelaku yang berjumlah tiga orang itu juga menggasak uang sebesar Rp 169 juta. Tiga pelaku itu, yakni Asrofin telah di vonis hukuman penjara selama 12 tahun, Sobikhul Alim meninggal dunia beberapa hari setelah perampokan tersebut dan Ahmad Midhol yang sempat melarikan diri. (yad)

Terdakwa Ahmad Midhol, Otak Dugaan Perampokan dan Pembunuhan Agen BRILink Dituntut 14 Tahun Selengkapnya
Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob (tengah) saat ground breaking pembangunan tangki asam sulfat kapasitas 40 ribu ton (foto: istimewa)

Petrokimia Gresik, Produsen Pupuk Majemuk terbesar di Indonesia, Bangun Tangki Asam Sulfat Kapasitas 40.000 Ton

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memulai proyek pembangunan tangki asam sulfat untuk memperkuat pasokan bahan baku NPK nasional.

Ground breaking pembangunan tangki berkapasitas total 40.000 ton itu dilakukan oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob.

Aminuddin Ma’ruf, menyampaikan bahwa swasembada pangan nasional menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita. Ia pun mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berhasil dicapai lebih cepat dari target, yaitu di tahun 2025.

“Proyek ini (pembanguan tangki asam sulfat, Red) pada akhirnya mendukung Asta Cita Bapak Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan. Dengan kondisi geopolitik dunia seperti sekarang, ketahanan pangan kita harus mandiri,” ujar Aminuddin Ma’ruf dalam siaran pers yang diterima 1minute.id akhir pekan ini.

Sementara Daconi Khotob menjelaskan asam sulfat merupakan bahan baku untuk memproduksi pupuk majemuk NPK. Tangki asam sulfat ini nantinya berfungsi untuk mendukung keberlangsungan produksi pupuk NPK di masa depan.

“Dengan pembangunan tangki ini, Petrokimia Gresik akan semakin memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Dengan demikian, Petrokimia Gresik dapat memberikan kontribusi semakin besar lagi bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi pertanian di Indonesia,” ujar Daconi.

Petrokimia Gresik merupakan pionir pupuk majemuk di dalam negeri sejak tahun 2000 dan menjadi kiblat bagi teknologi pupuk NPK di tanah air. Dengan total kapasitas produksi pupuk NPK sebesar 2,7 juta ton per tahun, menjadikan Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia.

“Dengan keberadaan tangki ini, Petrokimia Gresik bisa terus meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK untuk mendukung ketersediaan pupuk di dalam negeri,” tegas Daconi.

Tangki asam sulfat ini dibangun di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 Hektare (Ha). Ada dua tangki asam sulfat yang dibangun dengan kapasitas masing-masing sebesar 20.000 ton, sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya akan mencapai 100.000 ton setelah proyek ini beroperasi. Proyek tangki ini ditarget selesai dan beroperasi pada Mei 2027 dengan lama pengerjaan sekitar 18 bulan.

“Kami pastikan proyek ini memperhatikan aspek-aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik. Petrokimia Gresik maupun kontraktor juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk penanganan kondisi darurat. Selain itu, dalam pengerjaan proyek ini kami juga mengutamakan aspek lingkungan,” tutup Daconi. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik, Produsen Pupuk Majemuk terbesar di Indonesia, Bangun Tangki Asam Sulfat Kapasitas 40.000 Ton Selengkapnya
Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Ulyatun Nikmah bersama Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Malang, Prof. Rosa Andrie Asmara dalam MoU pengembangan karier dan masa depan siswa setelah lulus sekolah di Polinema Malang, 13 Januari 2026 (Foto : smamio untuk 1minute.id)

SMAMIO Gresik Jalin Kerjasama dengan Polinema, Dukung Karier Lulusan

GRESIK,1minute.id – SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) menandatanganani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema). MoU dua institusi pendidikan ini sebagai upaya memperkuat dukungan terhadap pengembangan karier dan masa depan siswa setelah lulus sekolah dilakukan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperluas jejaring pendidikan dan membuka wawasan siswa terhadap berbagai pilihan studi lanjutan, khususnya di bidang vokasi dan terapan. Melalui MoU ini, diharapkan terjalin sinergi yang saling menguatkan antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Politeknik Negeri Malang, manajemen SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, serta guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan dialog terbuka mengenai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan.

Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang memiliki arah karier yang jelas. “Kerja sama dengan Politeknik Negeri Malang ini kami harapkan dapat membuka wawasan siswa tentang pendidikan vokasi dan dunia kerja, sehingga mereka memiliki gambaran yang lebih konkret mengenai pilihan studi dan karier setelah lulus,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya bertugas mengantarkan siswa lulus, tetapi juga mendampingi mereka dalam merancang masa depan. “Kami ingin siswa mampu mengenali potensi diri, minat, dan bakatnya, serta mendapatkan pendampingan yang tepat sesuai dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Malang, Prof. Rosa Andrie Asmara, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik dalam membangun kolaborasi pendidikan yang berorientasi pada masa depan siswa.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi vokasi. Melalui kolaborasi ini, kami berharap siswa mendapatkan pemahaman lebih awal mengenai dunia pendidikan terapan dan peluang karier yang dapat mereka tempuh,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen Politeknik Negeri Malang dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

“Kami terbuka untuk berkolaborasi dalam berbagai program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa, sekolah, dan dunia pendidikan secara luas,” tambahnya.

Melalui MoU ini, kedua institusi sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif, seperti pengenalan dunia perguruan tinggi vokasi, pendampingan karier siswa, kegiatan edukatif, serta penguatan kompetensi siswa yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dengan adanya kerja sama ini, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik berharap dapat terus menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi pengembangan diri siswa, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam membimbing peserta didik menuju masa depan yang lebih terarah dan berdaya saing. (*/yad)

Penulis : Dwanda Putra  Editor: Chusnul Cahyadi 

SMAMIO Gresik Jalin Kerjasama dengan Polinema, Dukung Karier Lulusan Selengkapnya