GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau proyek pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean pada Rabu, 24 Mei 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani mengharapkan pembangunan TPST bisa lebih cepat kelar, dan beroperasi tepat waktu.
“Insya Allah akhir tahun 2023 nanti kita gunting pita disini. Nantinya, TPST ini dapat menampung sampah dari 4 kecamatan, Menganti, Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. Dalam kunjungan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Zubaidah dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik.
Pembangunan TPST Belahanrejo terbilang lancar. Dari 3 plong hanggar yang akan dibangun, 1 plong telah selesai. Tiap hanggar akan berukuran 25 x15 m, sehingga total luas hanggar mencapai 75×45 m. Segera setelah hanggar selesai, alat pengolahan sampah akan didatangkan ke TPST.
Selain pembangunan TPST, juga ada pekerjaan pemugaran akses jalan sejauh 1,3 km. Pekerjaan infrastruktur jalan itu dilakukan untuk memudahkan akses menuju TPST Belahanrejo. Anggaran pembangunan TPST Belahanrejo dari APBD Gresik 2023 sebesar Rp 6,9 miliar.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Zubaidah, optimistis TPST dapat beroperasi pada akhir tahun. Tepatnya, bulan Oktober depan TPST secara resmi akan dibuka. Dia juga mengatakan, dengan beroperasinya TPST Belahanrejo akan meringankan beban pengelolaan sampah di Gresik saat ini.
“Dengan adanya TPST yang baru, selain TPA Ngipik, akan membantu mengurangi volume sampah di Kabupaten Gresik. Untuk Gresik Selatan akan di cover oleh TPST Belahanrejo, wilayah kota dengan TPA Telaga Ngipik.,” ujarnya beberapa waktu lalu. Selain adanya TPST nantinya tiap desa wajib membuat TPS, dimana sampahnya dipilah dulu di TPS sebelum dikirim ke TPST. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) resmi berdiri di Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka kegiatan launching dan penguatan kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Hotel Aston pada Senin, 22 Mei 2023.
Dalam kampung KB yang merupakan satuan wilayah setingkat desa, terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga. Semuanya dilakukan dalam banyak dimensi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.
Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap Kampung KB ini dapat memberikan penguatan pembinaan Posyandu, penguatan penanganan stunting serta dapat memberikan percepatan pembangunan sektor terkait dalam upaya meningkakan kualitas hidup keluarga dan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan. “Saya harapkan nantinya seluruh desa di Kabupaten Gresik bisa menjadi kampung KB,” ujarnya.
Sebagai informasi, dalam kegiatan kali ini dilakukan launching sebanyak 113 kampung KB baru dan penguatan 53 kampung KB yang sudah terbentuk terlebih dahulu. Selepas kegiatan ini, ke-166 kampung KB tersebut diharapkan bisa menghasilkan keterpaduan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)
Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan kampung KB bisa terwujud adanya sinergi guna melahirkan ide dan solusi terhadap permasalahan strategis yang ada. Salah satu upaya yang ditempuh pemerintah adalah memfokuskan Program Kampung KB pada isu pencegahan stunting. Melalui Kampung KB, dapat digalang partisipasi dan sinergi berbagai lembaga yang ada di masyarakat untuk berperan mencegah stunting.
Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2023 tentang percepatan penurunan stunting, melalui kerjasama semua pihak lintas sektoral antar organisasi perangkat daerah (OPD).
Untuk diketahui, Pemerintah Pusat mentargetkan prevelansi stunting nasional sampai 14 Persen pada 2024. Pada 2023, Kabupaten Gresik sesuai hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022 dapat di tekan sampai 10,7%. Angka di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur yaitu 19,2%, serta lebih rendah rata-rata nasional yang masih pada angka 21,6%.(yad)
GRESIK,1minute.id – Wakil ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menggelar Sosialisasi Peraturan (Sosper) perundang-undangan tahap IV/ 2023 di Desa Domas Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Minggu, 21 Mei 2023.
Sosper ini tentang Peraturan Daerah (Perda) Gresik nomor 4 tahun 2021tentang Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Mandiri dihadiri oleh ratusan warga Desa setempat.
Menurut Mujid Riduan, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Gresik dan masalah yang dihadapi adalah akselerasi pembangunan desa menuju kemadirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan angka kemiskinan. “Untuk itu sangat penting sekali membentuk perda tersebut,” kata Mujid yang juga Ketua DPC PDI-P Gresik itu.
Mujid melanjutkan, untuk mewujudkan hal itu sangat diperlukan adanya peningkatan desa-desa yang ada di Kabupaten Gresik ini agar bisa menjadi desa yang mandiri, sehingga kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat desa bisa meningkat serta angka kemiskinan pun bisa terus berkurang.
“Untuk memajukan desa bisa dengan mengembangkan produk unggulan yang sesuai dengan potensi desa masing-masing. Untuk itu kita harus bisa mewujudkan pemberdayaan masyarakat desa menuju desa mandiri melalui upaya pengintegrasian sumber daya dan penguatan kelembagaan,” katanya.
Sementara itu, Camat Menganti Gunawan Purna Atmaja dalam paparannya menyatakan menpemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri ini sangat penting sekali bagi kesejahteraan seluruh masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah menyetujui dan mengesahkan Perda tersebut.
“Alhamdulillah di wilayah Kecamatan Menganti ini tidak ada desa yang tertinggal. Desa-desa yang ada di Kecamatan Menganti saat ini sudah maju dan berkembang bahkan sudah ada yang menjadi desa mandiri,” jelas mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik ini.
Gunawan melanjutkan, desa-desa di Kecamatan Menganti ini sudah maju tinggal kita mengembangkannya, agar bisa menjadi desa yang mandiri dan itu bisa ditempuh dengan cara mengembangkan produk sesuai potensi desa melalui Bumdes. “Semua itu adalah untuk menyejahterakan masyarakat desa,” tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Police goes to school dilakukan jajaran Polres Gresik. Diantaranya, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlans) Polres Gresik. Pada Senin, 22 Mei 2023, Korp Sabuk Putih itu memberikan sosialisasi dan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas, tertib berlalu lintas untuk mencegah dan meminimalisir angka kecelakaan dikalangan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.
Kegiatan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas dilakukan di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Ratusan siswa di sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim itu, terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Unit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kanit Kamsel) Satlantas Polres Gresik Ipda Muhammad Azmi.
Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Pembinaan Etika Keselamatan Berlalulintas sebagai salah satu ikhtiar dalam menekan angka kejadian laka lantas di wilayah Gresik khususnya yang melibatkan para pelajar. Kegiatan ini, kerjasama sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu dengan Satlantas Polres Gresik.
“Kegiatan ini, sebagai edukasi buat para pelajar, tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengutip pernyataan Ipda Mohammad Azmi. Ia melanjutkan, maraknya pengendara motor oleh pelajar SMP/MTs atau anak dibawah umur membuatnya prihatin. Sebab, kondisi itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ipda Azmi menghimbau kepada para siswa jika belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) supaya meminta antar orang tua saja ke sekolah. “Bagi pelajar SMP anak di bawah umur yang mengendarai motor secara psikokogis maupun mental masih labil, sehingga potensi terlibat laka lantas dan mereka bisa membahayakan pengguna jalan lain,” katanya.
Azmi terlihat gagah. Penampilan Azmi memakai uniform lengkap membuat ratusan pelajar antusias mengikuti pembinaan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut. Ratusan siswa mulai kelas VII s.d kelas IX mengetahui Azmi adalah alumni SMP Negeri 2 Gresik. “Ipda Azmi adalah alumni Spenda (SMP Negeri 2 Gresik) 1999,” jelas Salim tepuk sorak bergemuruh.
Dalam kesempatan tersebut, Ipda Azmi mengajak mereka generasi muda Spenda tersebut menjadi pelopor tertib lalu lintas, menggunakan helm dengan benar pada saat beraktivitas mengendarai ojek online sepeda motor baik pengemudi maupun yang di bonceng dan taati peraturan berlalu lintas.
Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyambut antusias kegiatan pembinaan tersebut. Sebab, kegiatan itu diharapkan mampu menekan angka kecelakaan bagi remaja atau terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SMP/MTs. Pada kesempatan ini juga Salim mengingatkan kepada semua siswa, SMP Negeri 2 Gresik menjadi anak yang baik, tidak tawuran atau terlibat balap liar.
Terkait maraknya siswa yang berkendara sepeda motor ke sekolah dan menitipkan sepedanya di kampung sebelah sekolah, kata Salim, pihak sekolah sudah memberikan surat teguran pembinaan pada anak tersebut dan panggilan orang tua untuk diajak bekerjasama karena larangan siswa membawa sepeda motor ada di tata tertib sekolah.
Sementara itu,, Humas Spenda Tietien Harfutien menambahkan sebagai tindak lanjut kegiatan ini, sekolah akan membentuk dan menghidupkan kembali kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS ). “Kegiatan PKS yang sempat vakum akan kembali diaktifkan agar siswa ada wadah menjadi pelopor teladan dalam pembinaan ekstra” ujar Tietien Harfutien. (yad)
GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 1 Gresik, lembaga pendidikan pertama yang menerapkan manajemen sekolah berbasis digital di Kabupaten Gresik. Mempermudah layanan sekolah, menjawab tantangan zaman di era digital 5.0 di sekolah memiliki tagline Center of Excellence ini. Launching aplikasi baru bernama Sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi (Sibestie) dilakukan di berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.
Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik Beri Avita Prasetiya mengatakan peluncuran aplikasi sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi (Sibestie) bertujuan untuk memberikan kemudahan dan peningkatan layanan kepada peserta didik, wali murid, warga sekolah, alumnus dan masyarakat secara umum, sehingga informasi berjalan cepat, realtime berbasis digital agar terjalin komunikasi secara efektif guna peningkatan mutu pendidikan.
Sebelum layanan digitalisasi diterapkan, imbuh Beri Avita Prasetiya, layanan sekolah dilakukan secara manual membutuhkan proses lebih lama. Ia mencontohkan, kurang cepatnya informasi yang diperoleh wali murid tentang kehadiran siswa di sekolah, pengaduan layanan sekolah, akuntabilitas tabungan, permohanan surat menyurat, dan antrian panjang pelayanan kantin.
Selain itu, layanan manual belum menyediakan wadah atau sarana alumnus dalam komunikasi dengan sekolah, informasi proses pembelajaran serta perkembangan peserta didik baik kelas regular maupun kelas tahfidz , informasi buku dan peminjaman buku perpustakaan dan masalah-masalah lainnya.
“Kami membentuk Tim Inovasi Peningkatan Pelayanan Publik, untuk mempersiapkan aplikasi ini bersama programmer, dari sinergi ini diharapkan terjadi peningkatan layanan manajemen sekolah berbasis digital untuk menjawab permasalahan yang muncul. Dan program ini siap direplikasikan untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Gresik,” kata Beri Avita Prasetiya pada Jumat, 19 Mei 2023.
Sementara itu, Ketua Tim Inovasi Pelayanan Publik UPT SMP Negeri 1 Gresik Suci Handarini menambahkan sebelum inovasi ini dilakukan pihaknya melakukan diskusi cukup intens dengan bagian Kurikulum, Kesiswaan dan Humas Sarana Prasarana (Sarpras) dan Tata Usaha (TU) di sekolah. Diskusi memerlukan waktu yang lama dalam hal menyebarkan informasi kegiatan sekolah, dan merekap laporan, serta menanggapi keluhan dan permasalahan dari siswa atau wali murid yang masih dilakukan secara manual dan terpisah.
Sedangkan pelaporan administrasi masih dilakukan hanya satu arah. Setelah dilakukan inovasi ini Informasi sudah berjalan dua arah ( Informasi yang dikirim admin bisa ditanggapi oleh siswa dan wali murid ).
“Sebelum pembuatan aplikasi SIBESTIE ini, pihaknya berkolaborasi dengan bagian Kesiswaan, Kurikulum dan Humas Sarana dan Prasarana (Sarpras) sebagai pemangku program untuk bersama-sama mengidentifikasi permasalahan yang muncul dalam layanan siswa. Melakukan diskusikan bersama programmer untuk mencarikan solusi atas permasalahan tersebut dengan aplikasi SIBESTIE. Alhamdulillah pada akhirnya program ini semakin baik bisa dimanfaatkan untuk peningkatan layanan pendidikan berbasis digital,” terang Suci Handarini.
Aplikasi SIBESTIE (Sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi) berbasis Android meliputi Sistem Layanan manajemen Kurikulum, Kesiswaan, Sarpras, Humas, dan Perpustakaan menjadi terintegrasi, efektif, layanan lebih cepat, mudah, dan fleksibel.
SIBESTIE memiliki ukuran file yang kecil sehingga bisa dibuka semua versi android dan source code, dan bisa di kloning, serta support dengan banyak aplikasi di android. SIBESTIE dapat diterapkan di semua sekolah di wilayah maupun luar kabupaten Gresik yang memiliki akses internet, sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi IT, tersedia perangkat IT (laptop, komputer, android, scanner). Sekolah yang akan mereplikasi program ini harus mempunyai perangkat website yaitu domain dan hosting. Pengolahan data yang di proses SIBESTIE memudahkan pekerjaan para pemangku program karena diproses secara digital, dan bersifat interaktif karena fitur-fitur bisa diakses dua arah. SIBESTIE is my bestie. (yad)
GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Bawean. Ada sejumlah agenda yang dilakukan. Diantaranya, persoalan administrasi kependudukan (adminduk).
Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ditemukan adanya 1.043 data ganda dan anomali di tiga desa di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Rinciannya, Desa Kepuhlegundi sebanyak 251 orang, Desa Kepuhteluk (314 orang), dan Desa Sidogedungbatu (478 orang).
Wabup Aminatun Habibah kali pertama mengunjugi Desa Kepuhlegundi. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi oleh Kepala Disdukcapil Gresik Muhammad Hari Syawaluddin.
Bu Min mengatakan, penyelesaian data merupakan isu yang sangat penting untuk masa depan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Begitu data telah selesai di update, maka warga dapat terhindar dari risiko penyalahgunaan data diri. “Kami disini dalam rangka memberikan pelayanan terkait data. Mulai KTP, akta kelahiran, akta kematian, dan lainnya yang berkaitan dengan panjenengan semua,” ujar wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.
Sebagai informasi, saat ini warga Pulau Bawean tidak harus pergi ke kantor Disdukcapil untuk mengurus adminduk mereka. Cukup melalui desa atau kecamatan, masalah kependudukan dapat diselesaikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gresik Hari Syawaluddin, pihak saat ini telah ditemukan 1.043 data ganda dan anomali di tiga desa Kecamatan Tambak. Antara lain data ganda dan anomali Desa Kepuhlegundi sebanyak 251 orang, Desa Kepuhteluk 314 orang, dan Desa Sidogedungbatu 478 orang.
Data itu akan segera diperbaharui. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga, tercatat hingga saat ini, ada sekitar 180 warga yang telah dilayani di Desa Kepuhlegundi. Selanjutnya, untuk Desa Kepuhteluk dan Sidogedungbatu akan dilakukan keesokan harinya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ratusan warga di tiga kelurahan Lumpur, Kroman dan Kemuteran, Kecamatan/Kabupaten Gresik semringah. Mereka senang karena mimpi selama 23 tahun menikmati air bersih dari Perumda Giri Tirta akhirnya terkabul.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan program Pemasangan sambungan pelanggan baru pada Senin, 15 Mei 2023.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengapresiasi kinerja dan kolaborasi 2 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Gresik dan Perumda Giri Tirta. Bank Gresik memberikan kredit lunak kemudian Perumda Giri Tirta melakukan pemasangan sambungan.
“Ini merupakan komitmen Pemkab dan 2 BUMD di Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Dengan tujuan agar semua warga dapat menikmati air bersih,” kata Gus Yani.
Dikatakan, hampir 23 tahun warga di 3 kelurahan tidak menikmati jaringan air bersih. Mereka selama ini memakai air bawah tanah. Dirinya berharap melalui pemasangan sambungan air bersih ini derajat kesehatan masyarakat meningkat.
“PDAM berupaya mendistribusikan air layak minum, karena ini sudah ada Kemenkes. Sumber air ini disalurkan dari Bendung Gerak Sembayat (BGS), yang selama ini hak layak air minum tidak dirasakan oleh masyarakat 3 kelurahan,” ujarnya.
Selain itu, Bank Gresik melakukan Finance pinjaman lunak untuk pemasangan sambungan, mereka membayar 7500 perhari. Ini merupakan bentuk fleksibilitas Bank Gresik. Kita tinggal petakan mana saja yang punya potensi, PDAM mengumpulkan minimal 100 pelanggan baru 1 titik.
“Ini sebagai wujud nyata dari komitmen pemerintah bersama Perumda Giri Tirta dan Bank Gresik untuk pemenuhan air bersih masyarakat Kabupaten Gresik,” pungkasnya.
Usai sambutan Bupati Gresik secara simbolis membuka kran sambungan air di dampingi Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi dan Dirut Bank Gresik Alkusani
di rumah salah satu warga Kelurahan Kemuteran. Bupati Fandi Akhmad Yani yang didampingi Asisten II Eddy Hadisiswoyo, Camat Gresik Arif Wicaksono melihat secara langsung sambungan air bersih warga di Kelurahan Kroman dan Kelurahan Lumpur.
Sementara itu, salsh satu warga Kelurahan Kemuteran Bu Mus mengaku senang dan terharu. Menurutnya kehadiran air bersih dari PDAM ini sudah lama diinginkan. “Terima kasih kepada Bapak Bupati Gresik sudah memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan kami,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Partai Demokrat Gresik optimistis bisa meraih Tri Sukses menghadapi kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Target kali pertama, meraih 9 kursi di DPRD Gresik. Kedua, memuluskan Samwil sebagai anggota DPRD Jatim dan ketiga, menggegolkan Jimmy Setiawan sebagai anggota DPR RI dari dapil Gresik-Lamongan.
Untuk meraih target tersebut, Supriyanto merelakan diri tidak menjadi calon legislatif. Supriyanto memproklamir dirinya sebagai Panglima bagi para calegnya. “Karena Saya tidak mencalonkan diri, Saya akan menjadi Panglima bagi semua caleg. Saya akan habis-habisan membantu caleg untuk memenuhi target satu dapil satu kursi,” tegas Supriyanto usai mendaftarkan 50 bakal calon legislatif (bacaleg) di Kantor KPU Gresik pada Minggu, 14 Mei 2023.
Pileg 2019, Partai Demokrat meraih 4 kursi di DPRD Gresik. Menurut Supriyanto, target perolehan 9 kursi Dalam Pileg 2024 bukan takabur. Ia dan pengurus partai telah melakukan perhitungan dan strategi. “Target 9 kursi bukan takabur,” tegasnya.
Selain merebut 9 kursi, Supriyanto mendapatkan amanat untuk memuluskan Samwil, sebagai anggota DPRD Jatim untuk kali ketiga periode dan Jimmy Setiawan sebagai anggota DPR RI dari dapil Gresik-Lamongan. “Semoga Allah merestui kita untuk melakukan perjuangan dam perubahan pada Pemilu 2024,” katanya.
Pada coblosan 14 Februari 2024, ada satu anggota DPRD Gresik dari Partai Demokrat yang duduk di parlemen pindah partai lain. Anggota itu adalah Eddy Santoso. Supriyanto mengatakan pihaknya telah menerima surat pengunduran diri Eddy Santoso yang mantan Ketua PD Gresik itu. “Kami hanya bertugas melakukan disposisi untuk mendisiplinkan kader. Untuk proses PAW (pergantian antarwaktu) kewenangan DPP PD,” tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Siti Fitriah dinobatkan sebagai Kartini Belajar Zero Waste (BZW) 2023. Ketua Yayasan Gemar Memilah Sampah (Gemes) Gresik itu menyisihkan ratusan kandidat dengan memperoleh 52,6 persen suara dalam kegiatan bertajuk : Perempuan inspiratif Kartini Belajar Zero Waste 2023. “Dari Perempuan untuk Perempuan, Kebaikan Zero Waste untuk Lingkungan dan sesama”.
Di urutan kedua dan ketiga diraih oleh perempuan tangguh dari Jogjakarta yakni Soraya Ayu meraih 14,3 persen dan Shalina Nur H., 13,6 persen.
“Zero waste ini merupakan salah satu cara saya untuk belajar hidup berkesadaran. Zero wiste prilaku bijak minim konsumsi. Semakin banyak melakukan semakin banyak prilaku baik yang muncul,” kata Siti Fitriah yang juga Ketua Eco Enzyme Nusantara (EEN) Gresik pada Rabu, 10 Mei 2023.
Perempuan kelahiran Lampung yang tinggal di Jalan Raya Dewi Sekardadu, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu lebih dari satu dasawarsa bergelut dengan sampah itu berawal dari rasa tidak nyaman melihat sampah yang menumpuk karena baunya. Fitriah pun bergerak sendirian. Ia memungut sampah dari rumah-rumah penduduk.
Rupanya, aktivitas Fitriah memungut sampah dari rumah-rumah penduduk membuat sejumlah pemulung sakit hati. Pendiri Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag) itu pun sempat mendapatkan ancaman dari pemulung karena dianggap sebagai saingan. Ia dihadang oleh sejumlah pemulung ketika hendak pulang mengambil sampah dari warga. Fitria tak bergeming. Fitria terus mengembangkan dan mewujudkan ide-ide kreatifnya. Antara lain, mendirikan Bank Sampah Meduran Bersatu (BSMB). Dari 3 bank sampah berkembang biak menjadi 350 bank sampah.
Pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reuse , Reduce dan Recycle). Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.
Pengelolaan ini diterapkan pada sampah non-organik seperti plastik, minyak jelantah dan lain sebagainya menjadi berbagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Minyak jelantah dikemas menjadi sabun dan minyak wangi. Tidak berhenti sampai disitu, Fitriah mulai mengembangkan pengelolaan sampah organik menjadi eco enzim.
Tekad Fitria untuk mewujudkan zero waste di Gresik mendapatkan berbagai penghargaan. Pada Agustus 2021 lalu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan reward kepada Fitriah terkait upaya turut membantu pemerintah dalam mengurangi sampah domestik atau sampah rumah tangga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Selama lebih kurang dari satu dasawarsa, Fitriah akhirnya bisa mengubah mindset masyarakat yang semula menganggap sampah adalah kotor dan menjijikan menjadikan sampah berharga dan menghasilkan cuan.
Fitriah mengatakan, ia bersama Yayasan Gemes Gresik saat ini sedang konsentrasi melakukan pendampingan pengelolaan sampah kepada warga Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Pengelolaan sampah daur ulang. Sampah organik dan non organik. Ia akan memberikan pendampingan selama 2 bulan.
Fitria mengaku cukup senang karena antusiasme masyarakat desa setempat sangat tinggi untuk lebih peduli kepada lingkungannya. Bank sampah tumbuh subur bagai jamur di musim hujan di setiap kampung. Sebab, sampah yang semula tidak dilirik bahkan dianggap barang kotor kini bisa menjadi cuan setelah warga melakukan proses 3R (Reuse, Reduce dan Recycle).
Volume sampah yang mencapai antara 3,5 ton sampai 4 ton di Desa Pangkah Wetan kini telah menghasilkan uang Rp 8 juta per 10 hari.
“Saat ini sudah berdiri 21 bank sampah di sana. Dan, 4 bank sampah di lingkungan pondok pesantren,” katanya. Pemerintah desa setempat, kata Fitria, dalam waktu dekat akan mendirikan badan usaha milik Desa (BUMDes) yang salah satu unit usaha mendirikan Bank Sampah Induk (BSI) Pangkah Wetan Berseri (Bersih Lestari).
“Harapannya dari perubahan perilaku akan muncul peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan ekonomi dan peningkatan kerukunan.
TELADA : Kades Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi (kanan) memberikan teladan ikut melakukan gerakan memilih sampah di Balai Desa setempat pada Selasa, 9 Mei 2023 ( Foto : Istimewa)
Sementata itu, Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi mengatakan, pihaknya terus berusaha mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
“Kami mulai dengan pemilahan sampah dari rumah. Paling tidak bisa mengurangi sampah di TPS maupun TPA,” kata Sandi-panggilan-Syaifullah Mahdi kepada wartawan pada Selasa, 9 Mei 2023.
Ia melanjutkan sudah ada 21 kelompok bank sampah di masing-masing RT/RW di Desa Pangkah Wetan. Sampah yang dipilah tiap rumah seperti botol plastik, besi, kaleng, kresek, kardus dan banyak lagi. “Hari ini dilakukan penimbangan, total ada 3 ton sampah yang terkumpul dan terjual dengan harga 8,7 juta,” ungkap Sandi. Sandi berharap, masyakat yang berpartisipasi dan pendapatnya bertambah dari memilah sampah makin banyak. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik kinclong. Data yang didapat 1minute.id realisasi investasi triwulan pertama, 2023 mencapai Rp 10,80 triliun. Target investasi triwulan pertama tahun ini sebesar Rp 7,5 triliun. Artinya capaian itu melebihi target Rp 3,3 triliun.
Berbagai kemudahan pelayanan perizinan menjadikan Kabupaten Gresik bagai gadis cantik yang banyak dilirik para investor asing dan dalam negeri untuk berinvestasi. Tahun ini, DPMPTSP Gresik mematok target investasi sebesar Rp 29,8 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik Agung Endro Dwi Setyo mengungkapkan, realisasi investasi triwulan pertama ini terdiri penanaman modal dalam negeri (PMDM) sebesar Rp 1,95 triliun. Sedangkan, investasi penanaman modal asing (PMA) mencapai sebesar Rp 8,85 triliun. Sehingga, realisasi investasi triwulan pertama tahun 2023 mencapai Rp 10,80 triliun. “Target triwulan pertama tahun ini sebesar Rp 7,5 triliun,” kata Agung dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 9 Mei 2023.
Investasi di bidang pertambangan masih terbesar. Diantaranya, PT Freeport Indonesia. “Investasi Freeport mencapai Rp 4 triliunan,” jelas mantan Camat Gresik itu. Ia melanjutkan, pihaknya optimistis target investasi tahun 2023 sebesar Rp 29,8 triliun bisa tercapai. Capaian kinerja yang membanggakan tersebut berkat berbagai inovasi yang dilakukan oleh DPMPTSP Gresik untuk menarik investor menanamkan investasi di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Salah satunya melalui kemudahan dan percepatan perizinan didukung online single submission risk based approach (OSS RBA) atau perizinan berusaha berbasis risiko yang dilaunching Presiden Joko Widodo pada Agustus 2021. Semua pengurusan izin memakai OSS RBA pun sudah bisa dilakukan secara online. Mulai persetujuan bangunan gedung (PBG), sistem informasi manajemen pembangunan gedung (SIMBG), hingga sertifikat layak fungsi (SLF).
PROYEK SMELTER: PT Freeport Indonesia membangun pabrik Smelter di KEK (Foto: Freeport Indonesia for 1minute.id)
Upayanya lainnya, pembentukan tiga kawasan industri besar yang sukses menarik perhatian investor. Yakni, kawasan industri Petrokimia, kawasan industri Maspion, dan kawasan industri Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE). Di dalam JIIPE ini, ada kawasan ekonomi khusus (KEK) yang ditetapkan presiden. Di dalamnya juga sudah dibangun Smelter Freeport terbesar di dunia. “Itulah yang menjadi daya tarik Gresik bagi investor,’’ tegas Agung.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menobatkan Kabupaten Gresik sebagai kabupaten terbaik nasional terkait pelayanan investasi tahun 2022. Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam Anugerah Layanan Investasi yang berlangsung di Fairmont Hotel Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022. (yad)