Honda HRV Versus Beat Adu Moncong dan Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Mobil terbakar kembali terjadi di Gresik. Kamis pagi tadi, 2 Maret 2023 mobil Honda HRV dan motor Honda Beat hangus terbakar. Sehari sebelumnya, minibus Suzuki Carry. 

Informasi yang dihimpun dari petugas pemadaman kebakaran (Damkar) Gresik sekitar pukul 03.00 WIB sebuah mobil Honda HRV nomor polisi (nopol) L 1903 ACE dikendarai Vito melaju dari Surabaya menuju Driyorejo atau arah selatan. Pagi itu, kondisi jalan lengang. Diduga mobil HRV itu melaju kecepatan tinggi.

Memasuki depan perumahan elit Jl Raya Petiken Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik tiba-tiba dari arah berlawanan ada pengemudi motor Honda Beat nopol S 4781 NA yang dikendarai Bayu. Belum diketahui identitasnya lengkap pengendara motor itu. 

Karena kondisi sangat dekat terjadi tabrakan. Dua kendaraan beda jenis, mobil dan motor itu beradu moncong. Honda Beat masuk kolong mobil HRV itu. Motor matik terseret sejauh 100 meter di jalan beraspal itu. Gesekan bodi motor dengan jalan itu menimbulkan percikan api yang memicu terjadinya kebakaran. 

Melihat api membesar Vito, pengemudi HRV menyelamatkan diri. Sedangkan, Bayu, pengendara motor gulung kuming di jalan raya. Bayu dikabarkan selamat. Api semakin membesar. Sekuriti perumahan Fahmi menghubungi petugas pemadaman kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Api terus melahap bodi motor dan HRV itu. Saat delapan petugas damkar dari Posko Driyorejo tiba api sudah membakar seluruh bodi mobil HRV dan motor Beat. 

Petugas damkar berhasil menjinakkan api setelah 15 menit kemudian. Kabar terbakar dua kendaraan itu langsung menyebar cepat ke masyarakat. Sehingga hitungan menit Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu dari sepi menjadi riuh. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB. “Petugas dari posko Damkar Driyorejo tiba 7 menit kemudian. Mobil dan motor sudah terbakar,” kata Sinaga pada Kamis, 2 Maret 2023.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, mobil HRV dan Honda Beat terbakar berawal dari kecelakaan. Peristiwa kecelakaan ditangani oleh pihak kepolisian. “Kami hanya melakukan penyelamatan dan memadamkan api. Satu korban selamat di bawa kerumah sakit Anwar Medika, Krian,” terangnya. (yad)

Honda HRV Versus Beat Adu Moncong dan Terbakar  Selengkapnya

Diduga Kabel Nyenggol Tangki BBM, Suzuki Carry Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Sebuah Suzuki Carry hangus terbakar di Jalan Raya Wringinanom, Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik pada Rabu siang, 1 Maret 2023. Tidak ada korban jiwa dalam musibah di siang bolong itu, sekitar pukul 12.40 WIB.

Informasi yang dihimpun Warno hendak pulang ke Jrebeng, Krian, Sidoarjo. Lelaki 55 tahun itu mengendarai mobil Suzuki Carry nopol S 1734 OE. Warno sendirian. Ketika memasuki Jalan Raya Wringinanom tepatnya di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom mobil rakitan 1987 itu mogok. 

Warno pun turun. Ia berusaha memperbaiki mesin mobilnya tersebut. Ditengarai saat memperbaiki mobil penumpang itu menyenggol kabel yang mengalir ke bahan bakar.  Kabel beraliran listrik itu menimbulkan percikan api dan membakar bensin mobil tersebut. Percikan api ke bensin menimbulkan bara api. Warno panik. Apalagi api cepat membesar. Seorang warga bernama Hendik yang kebetulan melintas meminta bantuan Pemadam Kebakaran (damkar). 

Satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air dari pos Driyorejo meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK) dan melakukan upaya pemadaman. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, dugaan awal penyebab terbakarnya Suzuki Carry itu karena percikan api yang menuju ke tangki bahan bakar. “Korban selamat. Namun, handphone,  dompet berisi uang Rp 900 ribu terbakar,” terang Sinaga. (yad)

Diduga Kabel Nyenggol Tangki BBM, Suzuki Carry Terbakar  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Luncurkan Program Eco-Dropbox, Solusi Pengolahan Sampah Sediakan 5 Waste Station 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia meluncurkan program Eco-Dropbox kerja sama dengan PT Rekosistem sebagai terobosan untuk pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, program Eco-Dropbox adalah salah satu cara yang dilakukan Insan Petrokimia Gresik untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang diperingati setiap 21 Februari. 

Perangkat Eco-Dropbox, yang bernama Waste Station sementara akan dipasang di lingkungan perusahaan sebagai pilot project, tapi tidak menutup kemungkinan kedepan akan dikembangkan untuk masyarakat dengan melibatkan Pemerintah Daerah setempat.

“Kami menyediakan 5 waste station yang diletakkan di area perusahaan. Bagi karyawan yang mau memilah sampah, dan kemudian memasukkannya ke dalam waste station yang terletak di area perusahaan sesuai ketentuan, mereka akan mendapatkan dana e-wallet. Ini akan menjadi solusi untuk meperbaiki sistem pengelolaan sampah lebih baik dan efisien,” tandas Dwi Satriyo pada Selasa, 28 Februari 2023.

Teknisnya, karyawan pertama kali harus memilah antara sampah anorganik dan minyak jelantah. Sampah anorganik yang dimaksud antara lain plastik, kertas, kaca, dan sampah berupa perangkat elektronik (e-waste) seperti handphone rusak, serta sampah berbahan logam (metal). Setelah selesai dipilah, pastikan sampah tersebut bersih, dan kemudian dikemas dalam wadah tertutup sehingga tidak tercecer.

 Kedua, karyawan harus membuka aplikasi Rekosistem yang dapat diunduh dari Playstore atau App Store. Selanjutnya memilih Drop-in dan ikuti proses serta melengkapi data. Tahapan ketiga dan keempat, karyawan harus menuliskan Waste-ID di setiap kemasan dan memfotonya. Terakhir, karyawan menyetorkan sampahnya di Waste Station terdekat. Sampah-sampah tersebut bernilai 800 per kilogram yang reward-nya akan otomatis masuk ke dalam saldo e-wallet.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan bahwa upaya tersebut menjadi langkah nyata perusahaan untuk meminimalisasi dampak sampah. Seperti diketahui, sampah tidak hanya meninggalkan masa padat, tapi juga menghasilkan gas Emisi Rumah Kaca jika tidak dikelola dengan baik.

Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) timbulan sampah di Indonesia mencapai 18.893.843,32 ton/tahun. Namun, sampah yang terkelola masih 77.39%. Artinya masih jauh dari target Kebijakan Strategi Nasional (Jakstranas) dimana pada tahun 2025 target sampah terkelola mencapai 100%.

“Petrokimia Gresik sebagai industri manufaktur dan salah satu roda penggerak perekonomian bangsa tentu tidak dapat lepas dari sisa kegiatan usaha. Petrokimia Gresik selalu comply dalam melaksanakan kewajiban pengelolaan sisa kegiatan usaha guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Program Eco-Dropbox menjadi salah satu wujudnya,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Luncurkan Program Eco-Dropbox, Solusi Pengolahan Sampah Sediakan 5 Waste Station  Selengkapnya

SMP Islamic Qon Gelar Karya Menggunakan Kostum dari Plastik dan Daur Ulang Sampah

GRESIK,1minute.id – Satu sampah yang dibuang tidak pada tempatnya, adalah awal mula seribu bencana. Hal inilah yang ditanamkan SMP Islamic Qon Gresik kepada seluruh anak didiknya lewat kegiatan Pembukaan Gelar Karya dan Peresmian Bank Sampah pada Selasa, 28 Februari 2023.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah itu, ratusan siswa menggunakan kostum dari plastik dan sampah daur ulang. Mereka mempesona. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih pada keluarga besar SMP Islamic Qon yang sudah membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menangani permasalahan sampah. “Kami merasa terharu. Karena permasalahan sampah ini merupakan permasalahan yang penting. Sampah yang menumpuk akan menjadi bencana di lain hari,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Selain itu, Bu Min juga mengapresiasi berbagai karya hasil tangan siswa SMP Islamic Qon yang bahannya berasal dari sampah daur ulang. Bu Min menilai bahwa ini merupakan bukti bahwa barang-barang yang sebelumnya dianggap tidak bernilai, ternyata bisa menjadi indah dengan sentuhan kreativitas.

“Mudah-mudahan ini memicu sekolah-sekolah lain untuk mengimitasi apa yang sudah dilakukan oleh SMP Islamic Qon,” pungkasnya. SMP Islamic Qon yang menjadi satu-satunya sekolah penggerak swasta jenjang SMP di Kabupaten Gresik ini berkomitmen untuk menjadikan kegiatan gelar karya ini menjadi kegiatan tahunan.

“Lewat kegiatan ini diharapkan anak-anak mengenal tentang pemilahan dan pengolahan sampah. Bisa itu berupa kompos, bubur kertas, Ecoenzym, maupun menjadi handycraft,” terang Kepala SMP Islamic Qon Hj. Sholihah.

Dirinya juga menambahkan bahwa, kegiatan ini merupakan suatu pernyataan bahwa dunia pendidikan di Kabupaten Gresik juga ingin ambil peran dalam mewujudkan kesadaran peduli lingkungan. Khususnya dalam menjadikan Kabupaten Gresik menjadi zero waste city. (yad)

SMP Islamic Qon Gelar Karya Menggunakan Kostum dari Plastik dan Daur Ulang Sampah Selengkapnya

Penjaga Dilaporkan ke Polisi, Dibela Ahli Waris dan Spiritual 

GRESIK,1minute.id – Ki Sabdo Jagad Royo turun gunung. Spiritual asal Surabaya itu datang ke Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik pada Selasa, 28 Februari 2023.

Kedatangan paranormal yang sempat viral di media sosial itu untuk memberikan dukungan moral kepada M. Saluki, 63 tahun. Saluki yang penjaga lahan seluas seluas 2.105 meter persegi (m²) milik H. Harto Sholechan dilaporkan seseorang dengan dugaan melakukan memasuki lahan orang lain ke Polres Gresik. Padahal lelaki asal Jalan Pahang, Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean, Surabaya mengaku menjaga dan merawat lahan itu atas surat kuasa dari pemilik lahan hak atas tanah sertifikat hak milik No. 027 seluas 2.105 m² atas nama H. Harto Sholechan.

“Saya datang karena dia (Saluki,Red) sedang mencari keadilan. Kami sarankan jika Saluki tidak menerima keadilan untuk lapor ke Propam Polda Jatim dengan tujuan mendapatkan rasa keadilan. Kan aneh, orang punya bukti surat kuasa menempati lahan kok malah diusir dan dilaporkan,” ucapnya.

Ki Sabdo Jagad Royo saat itu didampingi oleh Saluki dan ahli waris pemilik lahan Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi. 

Sementara itu, M. Saluki mengaku dirinya tidak habis pikir atas panggilan oleh penyidik Polres Gresik atas laporan tindak pidana memasuki pekarangan orang tanpa izin dari yang berhak yang berada di Jl. Pahlawan, Desa Asem Papak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu.

“Hampir 1 tahun saya menempati lahan yang saat ini menjadi objek pelaporan di Polres Gresik. Saya memiliki surat kuasa untuk menempati lahan tersebut dari ahli waris pemilik lahan yakni Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi,” jelas M. Saluki. Masih menurutnya, sesuai dengan surat kuasa dirinya bertindak atas nama pemberi kuasa mewakili untuk melakukan pekerjaan menjaga, mengurus, merawat serta menguasai hak atas tanah sertifikat hak milik No. 027 seluas 2.105 m² atas nama H. Harto Sholechan.

“Awalnya, saya diusir oleh aparat agar keluar dari lahan yang ada bangunan ini. Alasannya, ini bukan lahan miliknya. Akan tetapi saya mengelak karena saya memiliki surat kuasa dari ahli waris yang memiliki lahan ini. Saya tidak salah, saya hanya menempati lahan iki sesuai isi dari surat kuasa,” terangnya.

Ditambahkan Saluki, dirinya masih bingung atas pemanggilan saksi ke Polres Gresik. Pasalnya, dia menempati lahan itu memiliki dasar hukum yakni surat kuasa dari ahli waris bahkan sertifikatnya masih atas nama Alm. H. Harto Sholechan.

“Saya sebenarnya minta keadilan atas apa yang dilakukan oleh pihak yang melaporkan saya ke Polres Gresik. Kami menempati lahan ini bukan asal-asalan tapi ada mekanismenya. Kalau dituduh saya memasuki pekarangan tanpa izin pemilik itu salah besar. Ada dasar surat kuasa saya menempati lahan tersebut. Saat ini saya sudah dipanggil 2 kali oleh Polres Gresik. Pertama saya datangi, pemeriksaan yang kedua besok hari Jumat,” jelasnya sambil menunjukkan surat kuasa dari ahli waris pemilik lahan. 

Sementara itu, ahli waris pemilik lahan Fariz Surya Herlambang dan Datuk Ihsan Marsudi membenarkan kalau M Saluki sebagai orang yang menerima kuasa untuk menempati lahan yang saat ini ada proses pelaporan di Polres Gresik. 

“Tanah ini sertifikat masih atas nama Alm. H. Harto Sholechan dan tidak ada perubahan kepemilikan hak tanah saat ini. Berdasarkan Keterangan Surat Waris (KSW) Alm. Harto Sholechan memiliki ahli waris yakni Drs. H.Suprapto, Hj. Masbichah, Faisal Arie Johan, Fariz Surya Herlambang dan Reiza Linda Lupita. Semua ahli waris sepakat menguasakan untuk menempati lahan tersebut kepada M.Saluki,” tegas Fariz sambil memberikan bukti KSW dan Sertifikat hak milik atas tanah tersebut.

Ditambahkannnya, jika ada pihak yang mengakui tanah itu dan melaporkan ke Polres Gresik dengan tuduhan menempati pekarangan milik orang lain itu tidak benar. Karena pihak ahli waris telah memberikan kuasa untuk menempati lahan yang berada di Desa Asem Papak, Kecamatan Sidayu Gresik.

“Bukti kita kuat, dan aset-aset milik almarhum saat ini banyak yang di jual oleh pihak lain yang mengaku sebagai ahli waris. Akan tetapi semuanya tidak bisa balik nama,  karena ahli waris yang asli tidak ikut tanda tangan untuk peralihan hak atas aser tersebut,” tegasnya.

Untuk diketahui M.Saluki dilaporkan ke Polres Gresik berdasarkan LP/B/803/XII/2022/SPKT/ Polres Gresik/Polda Jatim tanggal 8 Desember 2022. (yad)

Penjaga Dilaporkan ke Polisi, Dibela Ahli Waris dan Spiritual  Selengkapnya

Perahu Diterjang Ombak, 2 Nelayan Pangkah Wetan Tenggelam, 1 Selamat, 1 Hilang 

GRESIK,1minute.id – Kabar dua nelayan Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik itu di hempas ombak dan tenggelam cepat menyebar di kalangan nelayan. Dua nelayan yakni Azis dan Ali Rokhman, 51, tenggelam di perairan Gresik sekitar Karangjamuang pada Sabtu, 25 Februari 2023.

Azis selamat setelah ditolong nelayan lainnya. Sedangkan Ali Rokhman belum ditemukan hingga Minggu, 26 Februari 2023. Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi membenarkan kejadian tersebut. ” Tadi pagi, 23 perahu nelayan kami melakukan pencarian tapi belum ditemukan karena cuaca buruk,” kata Sandi, panggilan, Saifullah Mahdi dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu sore, 26 Februari 2023.

Pencarian, imbuhnya, akan dilanjutkan lagi Senin besok, 27 Februari 2023. Pencarian Ali Rokhman juga melibatkan petugas Polair Polda Jatim dan Polair Polres Gresik.  Informasi yang dihimpun Sabtu, 25 Februari 2023, Azis dan Ali Rokhman, nelayan Desa Pangkah Wetan hendak pulang dari mencari ikan di sekitar 12 mil laut dari Kabupaten Gresik. Di sekitar Karangjamuang tiba-tiba cuaca buruk. 

Ombak di perairan Jawa itu mencapai ketinggian diatas 1 meter. Selain itu, angin  diperkirakan dengan kekuatan diatas 10 knot. Perahu dua nelayan dihempas ombak dan tenggelam. Azis dengan menggunakan alat seadanya sempat menolong Ali. Akan tetapi hempasan ombak membuat mereka terpental. Azis selamat dan ditolong oleh nelayan lainnya.

Sedangkan, Ali Rokhman tenggelam bersama perahu yang ditumpanginya. “Semoga H.Ali bisa segera diketemukan dalam keadaan apapun” bunyi pesan WhatsApp di kalangan nelayan.  (yad)

Perahu Diterjang Ombak, 2 Nelayan Pangkah Wetan Tenggelam, 1 Selamat, 1 Hilang  Selengkapnya

Rayakan HUT ke-9 RS Fathma Medika Gelar Khitan Massal, dr Alif : Siap Menuju RS Trauma Center 

GRESIK,1minute.id – Rumah sakit Fathma Medika genap berusia 9 tahun pada Minggu, 26 Februari 2023. Melengkapi kebahagiaan itu, rumah sakit berada di Jalan Pendopo, Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu menggelar khitan massal. 

Salah satu peserta khitan Mohammad Pasha Viendra Baihaqi, asal Desa Racikulon, Kecamatan Sidayu. Bocah 6 tahun itu  hadir diantarkan pamannya, Sudarmono. “Ponakan saya ini lahirnya bertepatan dengan ulang tahun RS Fathma Medika ke-2, sehingga hari ini saya ikutkan khitan massal,” ungkap Sudarmono. 

Sudarmono berharap, kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal ini dapat terus diadakan setiap tahun. Karena sangat membantu masyarakat yang kurang mampu. “Mudah-mudahan Mas Dokter Alif terus menggelar acara seperti ini,” harapnya. 

Sejumlah orang tua yang mengantar anaknya ikut khitanan massal mengaku senang dan bersyukur. Pasalnya, mereka tak lagi mengeluarkan biaya untuk mengkhitankan anaknya di tengah kondisi sulitnya ekonomi pascapandemi Covid-19 ini.

“Sudah gratis plus dapat bingkisan dan uang saku,” ungkap salah satu orang tua asal Kecamatan Bungah dengan nada penuh syukur. 

Sementara, Direktur RS Fathma Medika dr. Asluchul Alif Maslichan mengatakan sengaja menggelar khitanan secara gratis untuk membantu warga yang membutuhkan. Apalagi ini sudah menjadi amanah dari kedua orang tua untuk terus menebar kebaikan. 

“Alhamdulillah total ada 200 anak yang ikut dalam khitan massal tahun ini,” ujar dr. Alif didampingi dr. Cicin Ulfina. Di hari ulang tahun (HUT) ke-9 ini, RS Fathma Medika semakin menegaskan sebagai rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap. Dengan jumlah 30 dokter. Baik dokter spesialis, dokter gigi maupun dokter umum dan 33 Poli. 

“Rencanannya akan ada tambahan layanan CT scan dan menuju rumah sakit trauma center bagi korban kecelakaan,” pungkas dr. Alif. (yad)

Rayakan HUT ke-9 RS Fathma Medika Gelar Khitan Massal, dr Alif : Siap Menuju RS Trauma Center  Selengkapnya

Ruko Terbakar, Ibu dan Anak Balita Mengalami Luka Bakar

GRESIK,1minute.id – Rumah Toko Sumber Makmur di Jalan Usman Sadar, Kelurahan Karangturi, Kecamatan/Kabupaten Gresik terbakar pada Minggu dini hari, 26 Februari 2023. Kebakaran itu mengakibat Ibu dan anak mengalami luka bakar. 

Korban luka bakar itu adalah Cicilia Veronika, 48,  dan Celine Angelina Wijaya, 5. Sedangkan,  Andrea Wijaya, 21, selamat.  Cecillia dan Celine mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan saat ini menjalani perawatan di RS Petrokimia Gresik. 

Informasi yang dihimpun, Minggu, 26 Februari 2023 sekitar pukul 02.15 WIB, Cicilia terbangun. Ibu dua anak berusia 48 tahun karena merasa kepanasan di dalam kamar di lantai dua, rumah toko (ruko). Saat bangun, ia melihat ada nyala api. Asap juga mulai mengepung kamarnya. Cicilia lalu menggendong Celine, balita 5 tahun itu turun sambil berteriak minta tolong. “Tolong….tolong….!” teriak Cicilia. Teriakan itu membangunkan Andrea Wijaya, 21, anaknya yang tidur di kamar berbeda. 

Sambil menggendong dan menyelimuti tubuh Celine agar terhindar jilatan api turun ke lantai dasar. Api terus membesar. Jilatan api di pagi dini hari membuat Yono, tetangga terbangun. Yono lalu menghubungi petugas pemadaman kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik.  Cicilia, Angelina dan Andrea berusaha keluar roko.  Sejumlah warga lainnya berusaha membantu memadamkan amuk si jago merah sambil menunggu kedatangan petugas damkarmat. Tiba-tiba terdengar suara letupan. Blarrrr…! Warga pun mundur karena khawatir keselamatan. 

Kamar Cicilia semakin gelap dipenuhi asap. Delapan oranh petugas damkarmat masuk. Mereka kelagepan. Sesak nafas karena tidak kuat menahan asap. ” Pasukan kesulitan betrnafas, mata pedih, karena asap tebal dalam ruangan tidak ada ventilasi udara,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga melalui perwira piket Eka Prapangasta. 

Petugas terus melakukan penyemprotan sambil menunggu bantuan blower untuk mengusir asap dan SCBA (Self Contained Breathing Apparatus/  alat pernapasan bertekanan udara). Namun kedua alat itu akhirnya tidak digunakan karena semprotan air berhasil mengurangi ketebalan asap dalam ruangan. “Sekitar pukul 04.15 WIB teratasi semuanya,” tegas Sinaga. 

Ia mengatakan, pihaknya sempat mengalami kesulitan karena tempat kejadian kebakaran (TKK) kamar lantai dua yang tidak ada ventilasi. Sehingga, asap tidak bisa keluar. Saat itu, kondisi di dalam ruko gelap karena aliran listrik padam. “Tapi semua bisa teratasi,” katanya.  Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik menambahkan dugaan awal kebakaran disebabkan oleh aliran listrik di set box TV, AC dan charger handphone. 

Bagaimana dengan kedua korban? Sinaga mengatakan, korban Ibu dan anak sudah dibawa ke rumah sakit Petrokimia Gresik.  “Mereka dibawa warga naik motor ke rumah sakit,” katanya.  Cicilia, 48, mengalami luka bakar di bagian lengan kanan dan kiri. Sedangkan, anaknya, Celine, 5, mengalami luka bakar di bagian kaki kanan dan kiri serta sebagai wajah. (yad)

Ruko Terbakar, Ibu dan Anak Balita Mengalami Luka Bakar Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi” memberikan bantuan 750 paket sembako untuk disalurkan di sejumlah posko dapur umum bencana banjir Kabupaten Gresik.

Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan 2.000 karung untuk pembuatan tanggul darurat. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh perwakilan perusahaan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 24 Februari 2023.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik yang saat ini mendapat amanah sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur harus hadir di tengah-tengah masyarakat Jawa Timur, khususnya pada saat musibah seperti banjir di Gresik.

“Petrokimia Gresik dalam operasional bisnisnya tidak hanya menghasilkan produk berkualitas sebagai Solusi Agroindustri. Petrokimia Gresik yang juga anggota holding Pupuk Indonesia ini kehadirannya harus bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Dwi Satriyo.

Adapun bantuan sembako yang disalurkan setiap paketnya berisi beras 3 kilogram, minyak 1 liter, gula 1 kilogram dan mi instan 5 bungkus. Terkait bantuan ini, Petrokimia Gresik telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik agar jenis bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan dari para korban terdampak luapan Kali Lamong itu.

“Kami berharap bantuan TJSL ini dapat meringankan beban saudara kami yang terdampak banjir. Bantuan ini kami salurkan melalui BPBD untuk didistribusikan ke sejumlah dapur umum seperti di Posko Shelter Cerme, Desa Gadingwatu, Perumahan Omah Indah Menganti dan Perumahan Taman Gading Menganti,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang operasionalnya berpusat di Kabupaten Gresik, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa hadir membantu pemerintah dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Gresik. Seperti diketahui, banjir sempat merendam beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik akibat tanggul jebol dan luapan sungai. Antara lain Kecamatan Driyorejo, Menganti, Benjeng, Kecamatan Cerme dan Balongpanggang.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa tanggap dengan kondisi apapun yang terjadi di Jawa Timur pada umumnya dan Kabupaten Gresik pada khususnya. Mudah-mudahan banjir yang melanda saudara-saudara kita ini segera surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tutupnya.

Sementara itu, luapan Kali Lamong berangsur surut di sejumlah desa yang terdampak. Pemkab Gresik bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan pemompaan air untuk mengurangi genangan air. Luapan Kali Lamong ini akibat intensitas curah hujan di wilayah hulu yakni Bojonegoro, dan Lamongan cukup tinggi. Akibat Kali Lamong yang memasuki Kabupaten Gresik sepanjang 58 kilometer dari 112 kilometer yang melintasi empat kabupaten/kota meluap.  (yad)

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong  Selengkapnya

Lagi, Bupati Gresik Sambangi Warga Terdampak Banjir Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali memantau kondisi banjir luapan Kali Lamong. Sehari sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom memantau dan membagikan sembako kepada warga terdampak di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.  

Tadi sore, Jumat, 24 Februari 2023 Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar memantau kondisi banjir di Desa Jono, Kecamatan Cerme. Air bah mulai masuk Desa Jono pada Kamis petang. Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Darmawan dan Camat Cerme Umar Hasyim. 

Selain memantau perkembangan banjir luapan Kali Lamong, juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat desa setempat. Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga menyapa warga setempat. Bupati Fandi Akhmad Yani menceritakan selama dua tahun bersama Bu Min, Wakil Bupati Gresik mengupayakan penanggulangan Kali Lamong. Melakukan normalisasi Kali Lamong. 

“Kami sudah dua tahun ini sudah berupaya, dan tidak menunggu karena keterbatasan kewenangan. Karena biasanya terkait sungai banyak kewenangan yang terbatasi, ini kewenangan BBWS atau ini kewenangan pemerintah pusat. Kami berupaya apa yang bisa kita lakukan dalam pengendalian banjir ini akan kita lakukan,” terang Gus Yani.

Gus Yani menjelaskan, sejak awal menjabat langsung memohon izin kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo untuk melakukan normalisasi dengan cara mengeluarkan rekomendasi teknis dalam membantu balai besar dalam upaya normalisasi Kali Lamong.

“Selama ini kami sudah mengupayakan berbagai pembebasan lahan guna pembangunan tanggul dan normalisasi yang mencapai luasannya sudah lebih dari 50%. Kedepan, solusi kami tidak akan berhenti di normalisasi saja. Kami akan mendesain kolam-kolam retensi dengan luasan kewenangan daerah sehingga bisa menampung air yang meluap,” ujar Gus Yani. “Ini butuh gerak cepat, dan apa yang menjadi kewenangan kita akan kita kerjakan,” tegasnya.

Untuk diketahui Kali Lamong memiliki panjang 103 kilometer.  Melintasi 4 Kabupaten/Kota yakni Lamongan, Mojokerto, Gresik, dan Surabaya. Kali Lamong melintasi Gresik sepanjang 58,1 kilometer melintasi kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean, Menganti, dan Kebomas. (yad)

Lagi, Bupati Gresik Sambangi Warga Terdampak Banjir Luapan Kali Lamong  Selengkapnya