Memiliki Jaringan Distribusi dan Transportasi Terluas, SIG Dominasi Pasar Semen Regional 

GRESIK,1minute.id –  Industri semen nasional masih dibayangi tantangan besar pada 2023. Mulai dari pasar yang kompetitif dan kelebihan pasokan, melambatnya pertumbuhan permintaan semen yang masih didominasi sektor retail serta tingginya biaya energi.

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di regional, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) siap mempertahankan dominasi pasar melalui optimalisasi fasilitas produksi dan penguatan jaringan distribusi.

Direktur Supply Chain SIG Adi Munandir mengatakan, fasilitas produksi dan jaringan distribusi yang ekstensif merupakan kunci untuk memastikan kelancaran pasokan dan kecepatan pengiriman bahan bangunan ke berbagai wilayah di Indonesia, sekaligus berkontribusi pada efisiensi biaya logistik untuk peningkatan profitabilitas.

Pasca integrasi dengan Semen Baturaja pada Desember 2022 lalu, kini SIG memiliki pabrik semen terintegrasi di 9 lokasi, pabrik pengemasan di 31 lokasi, 7 pabrik penggilingan semen, 40 pelabuhan, serta didukung 460 distributor, baik di Indonesia maupun di Vietnam (TLCC), dan 70.000 toko retail di Indonesia.

”SIG memiliki jaringan distribusi dan transportasi terluas di Indonesia untuk industri semen. Kami mengelola lebih dari 1.200 jalur transportasi darat dan lebih dari 100 jalur transportasi laut yang menjadi salah satu aset terbesar SIG. Bergabungnya Semen Baturaja, akan memperkuat jalur distribusi di Sumatra yang merupakan pasar terbesar kedua di Indonesia,” ujar Adi Munandir.

Untuk efisiensi jaringan logistik, SIG juga menerapkan model bisnis logistik terkonsolidasi (cargo consolidator). Model bisnis ini membantu perusahaan melakukan optimalisasi armada agar distribusi lebih fleksibel dan mencapai efisiensi dari peningkatan utilisasi. (yad)

Memiliki Jaringan Distribusi dan Transportasi Terluas, SIG Dominasi Pasar Semen Regional  Selengkapnya

Kanwil DJP Limpahkan Terduga Pengemplang PPN Senilai Rp 0,55 Miliar ke Kejari Gresik 

GRESIK,1minute.id –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menerima pelimpahan tahap dua seorang tersangka berinisial SMR, 40 tahun dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) pada Kamis, 16 Februari 2023.

Tersangka adalah komisaris CV DKM yang berkantor di Gresik. Sekitar pukul 14.30 WIB penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Kanwil DJP tiba di kantor Adhyaksa di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Mereka langsung menuju ruang penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik. 

Tersangka SMR dijerat dengan Pasal 39 Ayat (1) huruf c atau Pasal 39 Ayat (1) huruf i  Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Ancaman hukuman minimal 6 bulan dan paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 kall jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar dan paling banyak 4 kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

“Tersangka kami lakukan penahanan selama 20 hari kedepan. Dalam waktu dekat akan kami limpahkan ke Pengadilan,” ujar Kepala Kejari Gresik Nana Riana pada Kamis, 16 Februari 2023. “Tersangka kami tahan untuk memberikan efek jera untuk patuh membayar pajak,” tegas mantan Kajari Bolaang Mongondow Utara itu. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan Kantor Wilayah DJP Jawa Timur II Irawan menambahkan modus operandi yang dilakukan oleh tersangka SMR adalah CV DKM melakukan pembangunan gedung di Jawa Tengah dan memperoleh imbalan jasa atas pekerjaan tersebut. Setelah menyelesaikan pekerjaan dan memperoleh pembayaran, tersangka SMR tidak menyetorkan pajak Pertambahan Nilai (PPN)  yang telah dipungut dan tidak melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) Masa PPN Masa Pajak Juni s.d. Agustus 2020 sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara di sektor PPN.

“Akibat perbuatan tersangka SMR tersebut dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekurang-kurangnya sebesar Rp 555.858.484,” terang Irawan. Ia melanjutkan 

keberhasilan ini sekaligus menunjukkan keseriusan dala melakukan penegakan hukum dalam bidang perpajakan di wilayah Jawa Timur yang diharapkan akan memberikan efek jera (deterrent effect) bagi peningkatan kepatuhan Wajib Pajak dan mendukung tugas Direktorat Jenderal Pajak dalam menghimpun penerimaan paja yang ditetapkan dalam APBN.

Irawan menegaskan tindak pidana tersebut terjadi di lokasi usaha CV DKM dan dilakukan pada masa pajak Juni s.d. Agustus 2020 untuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). CV DKM terdaftar sebagai wajib pajak dan menyampaikan SPT di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gresik. “Karena KPP Pratama Gresik tidak memiliki penyidik sehingga penyidikan dilakukan oleh Kanwil DJP.  (yad)

Kanwil DJP Limpahkan Terduga Pengemplang PPN Senilai Rp 0,55 Miliar ke Kejari Gresik  Selengkapnya

Jelang Musyda PDM Dan Aisyiyah Gelar Lomba Merawat Jenazah Bagi Milenial 

GRESIK,1minute.id – Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Gresik mengadakan lomba merawat jenazah. Lomba tata cara merawat jenazah terdiri dari memandikan, mengkafani dan mensalatkan jenazah diikuti oleh 32 regu kepanduan penghela. 

Lomba kepanduan dalam  menyemarakkan Musyawarah Daerah ke-11 Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan dihelat 18-19 Februari mendatang.

Sejumlah peserta yang merasa nderedeg saat mengikuti lomba. Maklum, mereka kali pertama mengikuti kegiatan ini. Apalagi bila membayangkan tentang kematian.

Muhammad Ar Rafi, siswa kelas 4 SMA Muhammadiyah 4 Sidayu mangaku sempat grogi saat proses pemandian jenazah yang menggunakan boneka sebagai pengganti jenazah. “Saat memandikan jenazah tadi saya kepikiran tentang kematian, sehingga agak gugup,” ujar Ar Rafi usai mengikuti lomba di Musala Bukit Pendil Bungah Gresik pada Sabtu, 11 Februari 2023.

Namun setelah mengikuti serangkaian kegiatan perlombaan, Ar Rafi mengaku sangat senang. Sebab, ia menganggap kegiatan memandikan jenazah sangat berguna kelak. Ar Rafi mengatakan mengikuti lomba merawat jenazah merupakan pelajaran terbaik untuk dirinya dan teman-temannya, karena dia yakin kegiatan lomba tersebut sangat bermanfaat untuk dirinya sebagai generasi muda yang akan menggantikan orangtuanya yang saat ini sudah biasa merawat jenazah.

“Saya yakin lomba ini sebagai model regenerasi dalam merawat jenazah di masyarakat, dan kami buktikan anak milenial juga bisa melakukan hal-hal yang tidak biasa,” tegas Ar Rafi.

Sementara itu, juri lomba M. Maftuh mengatakan bahwa kualitas peserta sangat bagus. Dari evaluasi kepesertaan, katanya,  melihat kualitas peserta sangat bagus mereka mampu melakukan proses perawatan jenazah secara runut dan tepat.

“Saya awalnya ragu apakah mereka bisa cekatan ternyata saya melihat hampir semua peserta bisa melakukannya dengan baik dan ini sebuah kemajuan bagi kaum milenial bahwa mereka juga bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah mereka pikirkan yaitu merawat jenazah,” jelas Maftuh yang juga Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik itu dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Sabtu, 11 Februari 2023

Maftuh berharap para generasi milenial ini bisa teridentifikasi didaerahnya sebagai generasi yang nantinya bisa menggantikan orangtuanya yang saat ini biasa melakukan perawatan jenazah di daerah masing-masing. “Ini bagus, mereka yang ikut lomba ini bisa terpantau oleh daerahnya, seperti pihak desa untuk bisa diikutkan dalam kegiatan perawatan jenazah,” ujar Maftuh.

Sebelumnya, Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Gresik menggelar Perkemahan Besar Pandu Pengenal dan Penghela. Kegiatan untuk menyambut Musyawarah daerah (Musyda) ke- 11 Muhammadiyah dan Aisyiyah Gresik ini dibuka pada Jumat, 10 Februari 2023. Kegiatan diikuti oleh 24 qobilah SD/MI, 16 qobilah SMP/MTS, dan 14 qobilah SMA/Madrasah Aliyah/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.

Acara yang digelar di Bumi Perkemahan Gunung Pendil Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik ini diikuti 1026 siswa. Selain lomba merawat jenazah gelaran perkemahan besar HW tersebut juga mengadakan lomba baris-berbaris, pionering dan lomba inovasi siswa (yad)

Jelang Musyda PDM Dan Aisyiyah Gelar Lomba Merawat Jenazah Bagi Milenial  Selengkapnya

Tabung Gas Asetilin Ngowos Nyaris Membakar Bengkel di Tambakberas 

GRESIK,1minute.id – Sebuah bengkel di Jalan Raya Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik terbakar pada Jumat, 10 Februari 2023. Kebakaran terjadi diduga akibat kebocoran tabung gas asetilin. Tidak ada korban dalam musibah kebakaran kali pertama di bulan Februari ini. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 09.30 WIB seorang pekerja bagian pengelasan melakukan aktivitas nge-las dalam gudang berada di Jalan Raya Tambakberas, Kecamatan Cerme itu. Pengelasan alat berat menggunakan gas asetilin. Gas asetilena (C2H2) adalah gas tidak berbau, tidak berwarna, sangat mudah terbakar.

Tabung gas asetilin adalah tempat menyimpan gas asetilin, saat proses pengelasan regulator dibuka. Setelah itu gas akan otomatis keluar melalui selang gas yang terhubung ke welding torch. Tabung gas Asetilin ini mempunyai warna merah atau orange.

Saat pekerja melakukan pengelasan menggunakan gas asetilin tiba-tiba terjadi kebocoran gas. Karena sifat gas tidak berbau sehingga pekerja tidak diketahui sehingga mengakibatkan kebakaran di area sekitar pengelasan. Pengelola bengkel kemudian meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik.

“Kami menerima pengaduan sekitar pukul 09.37 WIB,” ujar Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Jumat, 10 Februari 2023. Sebanyak sembilan personil dipimpin langsung oleh Kadis Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga menuju lokasi kejadian. Petugas menggunakan  satu unit pemadam dan satu unit suplai dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) sekitar pukul 09.58 WIB atau 21 menit.

Selama 35 menit, petugas berslogan “Pantang Pulang Sebelum Padam” berada di lokasi. “Api berhasil kami padamkan dan dilakukan proses pendinginan agar tidak terjadi kebakaran susulan,” terang Sinaga, begitu panggil akrabnya. “Hanya tabung gas asetilin yang terbakar,” tegasnya. (yad)

Tabung Gas Asetilin Ngowos Nyaris Membakar Bengkel di Tambakberas  Selengkapnya

Melantik 59 Pejabat, Bupati Gresik Ingatkan Percepatan Penanganan Isu Nasional dan Loyalitas

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergerak. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan menganbil sumpah 59 pejabat mulai penjabat tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Gresik pada Kamis, 9 Februari 2023. 

Dari 59 pejabat itu, ada empat pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka (Selter). Eselon mereka naik satu tingkat menjadi eselon II. Mereka adalah Agung Endro Dwi Setyo Utomo menduduki Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Sri Subaedah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dhiannita Tri Astuti Mlmenjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan  Titik Ernawati menjabat sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPP PA).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, setelah ini pejabat yang sudah dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan cepat. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo ada beberapa isu nasional yang harus secepatnya diselesaikan. “Isu nasional itu di antaranya pengendalian Inflasi, investasi dan bagaimana menurunkan angka stunting. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yank, yang akrab disapa, Gus Yani itu.

Gus Yani menyebut, di Kabupaten Gresik angka stunting semula dari 24 persen pada 2022 turun menjadi 10 persen. Kita tidak boleh lengah, ini harus terus kita turunkan semaksimal mungkin. Selain itu kematian ibu dan anak juga menjadi potret pemerintah pusat.

“Dibutuhkan koordinasi bersama teman-teman media, bagaimana terobosan dan inovasi yang dikembangkan sejumlah Puskesmas di Kabupaten Gresik. Ini menjadi contoh spirit dan keteladanan Puskesmas yang lain,” katanya.

Lebih lanjut bupati mengatakan, isu yang lain disebut Presiden tidak ada lagi investasi yang terlambat, harus dicari solusi dan permasalahannya apakah ini disebabkan adanya data yang kurang siap atau faktor penyebab lainnya.

“Loyalitas menjadi ornamen dalam melaksanakan pekerjaaan jadikan energi untuk dijalankan. Sebab loyalitas menjadi penghubung dalam organisasi dari bawah sampai atas,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut bupati, sampah juga menjadi persoalan, bagaimana pengurangan sampah di wilayah Gresik Selatan terintegrasi di TPA Belahanrejo. Setelah itu TPA Ngipik kita tangani bersama bagaimana sampah itu tidak sampai di bawa ke kota. Menurut bupati, hari ini isu yang ditanya oleh masyarakat yaitu Infrastruktur. “Alhamdulillah pengendalian banjir sudah dilakukan, ada lagi juga keluhan masyarakat yaitu kerusakan jalan,” kata Gus Yani mengingatkan. 

“Anggaran Rp 300 miliar khusus untuk infrastruktur, jangan sampai ada keterlambatan terkait lelang. Anggaran ini harus digunakan semaksimal mungkin kita prioritaskan dan harus bisa terealisasi di tahun 2023,” imbuhnya. Turut mendampingi Bupati Gresik, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini. (yad)

Melantik 59 Pejabat, Bupati Gresik Ingatkan Percepatan Penanganan Isu Nasional dan Loyalitas Selengkapnya

Penasehat Hukum Terdakwa Subianto Budiman : Kemasan SAJ Berbeda dengan MTJ

GRESIK,1minute.id  – Sidang lanjutan perkara pidana sengketa merek dagang pupuk dengan terdakwa Subianto Budiman telah mengagendakan pledoi (pembelaan) dari kuasa hukum terdakwa pada Rabu, 8 Februari 2023. 

Pada nota pembelaan dari kantor hukum Robert Mantinia & Partner menerangkan bahwa, perkara yang saat ini disidangkan banyak menemukan kejanggalan dan terkesan sengaja dipaksakan untuk di proses persidangan. Dugaan kami selaku penasihat hukum terdakwa terkait adanya upaya mengkriminilisasi terdakwa.

“Berdasarkan fakta hukum dan alat bukti dipersidangan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan  antara desain kemasan produk barang jenis Pupuk NPK Mutiara 16-16-16 milik PT. Meroke Tetap Jaya (MTJ) dengan kemasan bagian depan produk barang jenis Pembenah Tanah Bintang Mutiara 16-16-16 milik terdakwa selaku pemilik CV. Sumber Agung Jaya (SAJ),” jelas Robert pada nota pembelaannya.

Diterangkan lebih lanjut, perbedaan kemasan diantaranya milik  MTJ ada logo burung dibagian atas, sedangkan milik SAJ tidak ada logo Burung adanya logo bintang. Pada kemasan samping kiri kemasan milik MTJ tertulis sebuah merek Mutiara 16-16-16 yang di blok warna biru muda dan bertuliskan Pupuk NPK, sementara itu milik terdakwa tertulis Pembenah Tanah setelah merek Mutiara.

“Perbedaan yang paling mencolok adalah pada kemasan milik pelapor tertulis NPK Mutiara 16-16-16 sedangkan milik terdakwa bertuliskan Pembenah Tanah Bintang Mutiara 16-16-16. Untuk kemasan belakang sama sekali tidak sama antara kemasan produk PT. Meroke Tetap Jaya dengan kemasan produk milik terdakwa,” tegasnya.

Diuraikan pada pledoi, terdakwa Subianto Budiman adalah pemilik merek Terdaftar dan memiliki hak Eksklusif atas mereknya yang digunakan pada kemasan produk Pembenah Tanah Bintang Mutiara 16-16-16.  Merek milik terdakwa terdaftar dan bersertifikat atas nama H. Subianto Budiman dari Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia diantaranya,  merek  

“BINTANG MUTIARA” No. Sertifikat: IDM000458406 tanggal dimulai perlindungan 19 November 2012 Sampai Dengan 19 November 2022 dan diperpanjang masa perlindungannya sampai dengan 19 November 2032.  Merek “BINTANG MUTIARA + LOGO” No. Sertifikat IDM000725788 tanggal dimulai perlindungan 16 Agustus 2018 sampai dengan 16 Agustus 2028.

Selanjunya, merek “BINTANG MUTIARA 16-16-16 + LOGO No. Sertifikat IDM000875335 tanggal dimulai perlindungan 02 Maret 2020 sampai dengan 02 Maret 2030. merek “BINTANG MUTIARA 16-16-16 + LOGO/LUKISAN No. Sertifikat IDM001001317 tanggal dimulai perlindungan 25 Januari 2022 sampai dengan 25 Januari 2032.  Merek “BINTANG MUTIARA INDOPHOSKA 16-16-16 + LOGO No. Sertifikat IDM000875344 dimulai perlindungan 04 Maret 2020 sampai dengan 04 Maret 2030. 

Merek “SAWITTA BINTANG MUTIARA 16-16-16+ LOGO No. Sertifikat IDM000987743 tanggal dimulai perlindungan 22 Juni 2021 sampai dengan 22 Juni 2031. Merek “BINTANG MUTIARA 16-16-16 + LOGO/LUKISAN No. Permohonan D102022013461 tanggal dimulai perlindungan 21 Februari 2022 dan hak cipta “LUKISAN BINTANG MUTIARA 16-16-16” Lukisan dalam kemasan BINTANG MUTIARA 16-16-16 dengan Sertifikat Terdaftar dengan Nomor : 000362111 Tanggal dimulai Pencatatan 05 Juli 2021.

Atas dasar bukti tersebut, terang kuasa hukum Subianto Budiman, Bilmard B Putra bahwa benar terdakwa tidak terbukti menggunakan merek dagang milik orang lain, tidak pernah memalsukan, menjiplak atau membajak produk atau kemasan milik orang lain, khususnya merek/kemasan milik PT. Meroke Tetap Jaya. 

“Terdakwa selama ini mempunyai merek dagang sendiri yang telah terdaftar dan bersertifikat di Kementerian Hukum dan Ham. Untuk itu kami selaku kuasa hukum terdakwa memohon agar Majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk membebaskan terdakwa,” tegas Bilmard B Putra saat membacakan pledoi.

Ditambahkannya, bahwa terdakwa Subianto Budiman adalah pemilik 51 merek terdaftar pada Kementerian hukum dan Ham yang kemudian digunakan sebagai merek pada produk Pembenah Tanah Bintang Mutiara 16-16-16. Tidak hanya itu, terdakwa juga mempunyai bukti awal sebuah pencatatan ciptaan nomor pencatatan : 000362111, HAK CIPTA “LUKISAN BINTANG MUTIARA 16-16-16” Lukisan dalam kemasan BINTANG MUTIARA 16-16-16 dengan Thema “Spirit Of Botany”, serta Hak Paten Pada Produk Pembenah Tanah Bintang Mutiara 16-16-16.

Bahwa berdasarkan fakta hukum justru PT. Meroke Tetap Jaya lah yang memakai/ menggunakan merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar milik terdakwa  Subianto Budiman, yang dapat dilihat dari penggunaan Blok 16-16-16 , serta kata Mutiara 16-16-16.

“Untuk itu kami tim penasehat hukum terdakwa menyatakan bahwa terdakwa tidak dapat dibuktikan secara hukum oleh jaksa dari Kejari Gresik serta memulihkan hak terdakwa H. Subianto Budiman dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya, serta membebankan biaya perkara kepada negara,” pungkasnya.

Sidang dengan majelis hakim yang diketuai M. Fatkhur Rochman ditunda minggu depan agenda tanggapan dari Jaksa (replik).

Terpisah, usai sidang Robert Mantinia yakin klienya akan dibebaskan dari segala dakwaan. Pasalnya, dari seluruh pasal yang disangkahkan terdakwa memiliki bukti bahwa kemasan pupuk miliknya semuanya memiliki izin dari institusi yang berwenang dan sangat berbeda dari merek milik pelapor.

“Semua bukti ijin, baik perusahaan maupun ijin merek dagang dan hak paten merek telah kami lampirkan untuk bukti dipersidangan,” jelas Robert. (yad)

Penasehat Hukum Terdakwa Subianto Budiman : Kemasan SAJ Berbeda dengan MTJ Selengkapnya

Polres Gresik Gelar Ops Keselamatan untuk Turunkan Angka Pelanggaran dan Laka Lantas

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2023. Operasi Keselamatan selama 14 hari, dimulai Selasa besok, 7 Februari 2023. Waka Polres Gresik 

Kompol Kadek Oka Suparta yang memimpin Apel Operasi Keselamatan di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 6 Februari 2023.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Wakapolres Gresik Kompol Kadek Oka Suparta mengatakan satuan tugas Polres Gresik didukung instansi terkait, menyelenggarakan operasi keselamatan Semeru. Operasi Kepolisian ke wilayah Gresik

dalam bentuk Kamseltibcarlantas dengan mengedepankan giat preemtif melalui pendidikan dan penyuluhan lantas dan tindakan preventif.

“Dengan melibatkan 117 personel dengan mengedepankan giat preemtif, tindakan preventif. meningkatkan kepatuhan disiplin masyarakat berlalu lintas,” tegasnya.

Target Operasi Keselamatan Semeru 2023 diantaranya pengemudi menggunakan HP, melawan arus, berkendara melebihi batas kecepatan, berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang tidak menggunakan helm, pengemudi R4 yang tidak menggunakan safety belt, pengemudi dalam keadaan mabuk, masyarakat terorganisir atau tidak terorganisir.

Kemudian kendaraan tidak layak jalan, mobil barang, angkutan umum, sepeda motor yang digunakan untuk balap liar, kendaraan tidak standar pabrikan, kendaraan yang menambahkan sirine/rotator/strobo bukan pada peruntukannya, TNKB ranmor yang tidak sesuai dengan aturan/spektek.

“Operasi keselamatan Semeru 2023 ini bertujuan untuk mengurangi jumlah pelanggaran dan laka lantas di wilayah Kabupaten Gresik,” kata Kasat Lantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah. (yad)

Polres Gresik Gelar Ops Keselamatan untuk Turunkan Angka Pelanggaran dan Laka Lantas Selengkapnya

Satreskoba Polres Gresik Tangkap 3 Pengedar Sabu-sabu di Pulau Bawean  

GRESIK,1minute.id – Dugaan peredaran narkoba marak di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik mendekati kebenaran. Buktinya, perburuan para pengedar dan pencandu yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik bersama Polsek Tambak, dan Polsek Sangkapura, Pulau Bawean mengamankan tiga orang pencandu dan pengedar barang haram itu.

Tiga tersangka itu adalah Oktian Rahmanul Hakim alias Tian, 27, warga Desa Kepuh Teluk, Kecamatan Tambak. Barang bukti yang diamankan oleh tim gabungan Satresnarkoba Polres Gresik dengan Polsek Tambak sebanyak 4 poket sabu-sabu (SS), satu unit timbangan electric, dua pipet kaca, dan satu alat hisap yang terbuat dari botol kaca dan sedotanya, satu  buah sekrop yang terbuat dari sedotan plastik. 

“Tersangka kami tangkap di pinggir Jalan Desa Kepuh Teluk sekitar jam sebelas malam,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Resnarkoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu, 5 Februari 2023. Empat poket SS itu, satu poket dibungkus kertas tisu dan tiga poket disimpan dalam kotak kacamata. 

Operasi pemberantasan peredaran narkoba di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean yang dipimpin oleh Iptu Suhari, Kaur bin Ops Satresnarkoba Polres Gresik itu kemudian dilanjutkan di tempat lainnya. Tepatnya di warung kopi (warkop) Jalan Raya Desa Kota Kusuma, Kecamatan Sangkapura sekitar pukul 02.00 WIB. Dua orang pengedar barang haram berbentuk kristal bening diringkus polisi.

Dua orang itu adalah Slamet Efendi, 26, warga Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak dan Hairus Fandi, 27, tinggal di Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura. Warkop yang mulai merebak di Pulau terluar Kabupaten Gresik itu menjadi sasaran para pengedar narkoba.

Menurut Kasat Resnarkoba Polres Gresik Tatak Sutrisno, penyergapan Slamet Efendi dilakukan dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, pemuda yang hanya mengenyam pendidikan, SMP masih berada di salah satu warkop di Jalan Raya Desa Kota Kusuma, Kecamatan Sangkapura. Tersangka ditengarai menunggu calon pembeli. “Tim gabungan saaat menangkap tangan terduga sedang menggenggam dua poket sabu-sabu,” tegas mantan Kapolsek Menganti, Gresik itu. 

Dalam pemeriksaan di tempat kejadian penangkapan (TKP) Slamet Efendi “menyanyi” narkoba berasal dari Hairus Fandi. “Kami bergerak menuju rumah Hairus Fandi,” tegas Tatak. Ketiga tersangka itu langsung di layar ke Polres Gresik menggunakan kapal cepat  Express Bahari. Selama 3 jam perjalanan Pulau Bawean ke Pelabuhan Gresik  ketiga tersangka itu tangannya di borgol. “Kami melakukan penyidikan untuk pengembangan perkara ini,” kata Tatak Sutrisno. (yad)

Satreskoba Polres Gresik Tangkap 3 Pengedar Sabu-sabu di Pulau Bawean   Selengkapnya

Memanah Lomba terfavorit di Cerita Pandu Athfal Pra Musda PDM Gresik

GRESIK,1minute.id –  Memanah menjadi olahraga favorit peserta Ceria Pandu Athfal (CPA) yang diselenggarakan dalam rangkaian pra Musyawarah pimpinan daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah kabupaten Gresik ke XI. Acara yang diselenggarakan di lapangan Gembus Bungah Gresik ini dibuka oleh Hilmi Aziz, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik dengan pelepasan balon pada Sabtu, 4 Februari 2023.

Hadir pula dalam pembukaan acara Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur Muhammad Harun, Bendahara PDM Gresik M Maftuh, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Gresik Dodik Priyambada, dan Kepala Desa Bungah Subakir.

Dalam sambutannya, Hilmi menyampaikan bangga dengan antusiasme para peserta. “Semoga seluruh peserta bisa mengikuti acara dengan sempurna, sehat wal afiat sampai selesai,” ujarnya. Ceria Pandu Athfal (CPA) merupakan rangkaian acara pra Musyawarah Daerah (Musyda) Ke-11 Muhammadiyah Kabupaten Gresik. 

“CPA ini dikhususkan hanya untuk siswa kelas I sampai IV dengan tujuan melatih beberapa keterampilan,” ungkapnya. Ceria Pandu Athfal ini diikuti oleh 496 siswa dari 28 sekolah/ madrasah Muhammadiyah seluruh Gresik.

Ketua Pelaksana CPA Muflih Arifian menyampaikan, peserta terbagi menjadi 32 kuntum (regu) putra dan 30 putri. “Setiap kuntum dari masing-masing sekolah terdiri 8 siswa. 2  siswa mengikuti lomba individu,” jelasnya. Lomba antar kelompok terdiri dari 4 zona perlombaan, yaitu zona biru tua untuk lomba meniti bambu, zona biru muda untuk lomba kim bau, zona hijau untuk lomba talang emas, dan zona oranye untuk lomba memanah.

Menurut Arifian dari sekian banyak lomba yang ada, lomba memanah menjadi jenis lomba yang paling favorit di acara ceria pandu Athfal kali ini. “Memanah menjadi pusat perhatian baik peserta maupun pendamping dan orang tua yang hadir, karena dari memanah dibutuhkan konsentrasi, tenaga dan keseimbangan diri.” Ujar Fian.

Sementara itu, Moh Dafin Wahyu siswa MI Islamiyyah Muhammadiyah Mojopetung yang juara 2 dalam lomba memanah mengaku senang, karena ini merupakan prestasi pertamanya. “Senang dapat juara 2, walaupun beregu tapi saya dan teman-teman puas,” ujar Dafin usai menerima piala. Sedangkan untuk lomba individu terdiri dari tahfidh dan bina qiroah, mewarnai, serta melipat baju. (yad)

Memanah Lomba terfavorit di Cerita Pandu Athfal Pra Musda PDM Gresik Selengkapnya

Titip 5 Isu Strategis di Musda Aisyiyah, Wabup Gresik Siap Berkolaborasi 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-XI Aisyiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada Minggu, 5 Februari 2023. Musda mengusung tema “Aisyiyah Gerakan Perempuan Berkemajuan Membangun Peradaban’, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga berbagai tokoh Muhammadiyah.

Diantaranya, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Hj Siti Asmah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Moh In’am, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik Idha Rahayuningsih, serta Pimpinan Cabang dan Ranting Aisyiyah se-Kabupaten Gresik. 

Di depan peserta Musda, Wabup Aminatun Habibah menyampaikan beberapa isu terkait peranan perempuan yang ada di Kabupaten Gresik. Yang pertama adalah isu terkait pendidikan,  terkait stunting,  ekonomi,  politik, dan yang terakhir adalah lingkungan terkait sampah. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik menitip beberapa hal tersebut, untuk bisa dibahas dan dijadikan program lewat Musda hari ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Ia menilai bahwa peranan organisasi perempuan memiliki andil yang sangat besar dalam penyelesaian lima isu tersebut. Oleh karenanya, dalam kesempatan ini, Wabup juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik yang siap untuk bisa berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Siti Asmah mengaku terkesan dengan Aisyiyah Gresik. Hal ini lantaran Aisyiyah Gresik dinilai sigap dalam penyelenggaraan Musda.

“Agenda kegiatan hari ini adalah pelaporan pertanggungjawaban periode sebelumnya, kemudian penyusunan program kerja yang akan datang, dan pemilihan pimpinan periode 2022-2027. Musda ini sangat penting, karena meletakkan dasar-dasar kiprah Aisyiyah pada periode yang akan datang,” ungkap Siti Asmah. (yad)

Titip 5 Isu Strategis di Musda Aisyiyah, Wabup Gresik Siap Berkolaborasi  Selengkapnya