Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah

GRESIK,1minute.id – Kasus kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Polres Gresik masih tergolong tinggi. Angkanya masih dua digit. Data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik mencatat ada 32 kasus selama Januari-Desember 2022.

Kekerasan kepada anak itu meliputi kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 2021. Bagai fenomena gunung es, jumlah kekerasan kepada anak diperkirakan lebih besar lagi karena tidak semua perkara itu terungkap dipermukaan.

Kondisi tersebut membuat miris dan memprihatinkan. Untuk mencegah kekerasan terhadap anak itu, polisi melakukan blusukan ke sekolah-sekolah. Program blusukan bertujuan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang pelecehan seksual dan pencabulan secara verbal maupun fisik di sekolah diberi label Sapo Salah alias Satu Polisi Satu Sekolah. 

Program Sapo Salah ini, kali pertama menyasar siswa SMA Semen Gresik pada Senin, 16 Januari 2023. Sebanyak 130 siswa hadir dalam kegiatan yang mendatangkan dua narasumber yakni Kanit Binmas Polsek Kebomas Iptu Sri Maryani dan Aiptu Jemi N.S. pada kesempatan itu, Iptu Sri Maryani menyatakan, bahwa program Sapo Salah (Satu Polisi Satu Sekolah) untuk memberikan  pembinaan dan penyuluhan terkait maraknya kasus pelecehan seksual secara verbal maupun fisik. 

Tujuannya, kata Yani-panggilan-Iptu Sri Maryani, untuk membina serta mendidik para pelajar agar paham dan mengerti terkait tindakan kejahatan tersebut yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Bagi pelaku tindak kekerasan, kata Yani, bisa  berakibat berhadapan hukum. Sedangkan, bagi korban, imbuhnya, dampak tindak kejahatan pelecehan Seksual dan pencabulan di lingkungan sekolah akan merasa selalu tidak aman. “Korban merasa ketakutan dan trauma,” ujar Yani.  Pihaknya, dalam upaya pencegahan itu menyediakan layanan laporan dan pendampingan bagi korban serta dukungan sosial.

Untuk diketahui, dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sedang menjadi sorotan masyarakat. Penyebabnya, dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepala salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Tersangka berinisial AN ini menganiaya 15 siswinya. Penganiayaan di bagian belakang kepala itu membuat sejumlah siswa pingsan. 

Penyebab dugaan penganiayaan dilakukan oknum guru itu sepele. Siswa membeli makanan di luar kantin sekolah. Kini, oknum kepala sekolah itu harus meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik. Ia juga telah dipecat dari sekolah. (yad)

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah Selengkapnya

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak

GRESIK,1minute.id – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik tengah menangani dugaan guru menganiaya 15 siswanya. Akibat, dugaan kekerasan yang dilakukan oknum kepala sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik berinisial AN itu, sejumlah siswa pingsan.

Polisi kemudian menangkap dan menetapkan AN sebagai tersangka. Ia pun di tahan di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Dugaan kekerasan oknum guru kepada peserta didik yang semuanya perempuan itu menimbulkan keprihatinan. Apalagi, kejadian kekerasan terhadap anak terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tengah gencar mengkampanyekan Gresik, kota ramah dan layak anak.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku miris membaca ada kejadian kekerasan terhadap anak. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menduga kejadian kekerasan terhadap anak di era digital itu terjadi karena tidak adanya komunikasi yang baik antara yayasan, pihak sekolah dan wali murid. 

“Kejadian pemukulan terhadap siswa tak boleh terjadi lagi. Kabupaten Gresik adalah kabupaten ramah, layak anak,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai peresmian gedung Teater dan launching 9 buku karya siswa SMP  Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Kabupaten Gresik, imbuhnya, adalah kabupaten layak untuk semua anak. Termasuk, penyandang disabilitas. Dia mencontohkan Aam-sapaan-Muhammad Amanatullah yang juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik pada 2009. Ia menjadi inspirasi bagi anak berkebutuhan khusus. 

Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, sebuah motivasi bagi anak kebutuhan khusus. Aam punya harapan, mimpi mempunyai galeri. Akan kita komunikasi kepada Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk memberikan sebuah wadah anak muda ini menjadi motivator bahwasanya anak berkebutuhan khusus bisa meraih kesuksesan,” kata Gus Yani. 

Dalam peresmian gedung teater, musala Baiturrahman dan kantin sekolah, sekolah dipimpin oleh Arif Abdul Rahman ini, Aam memberikan sebuah lukisan wajah kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Lukisan ini Saya kerjakan selama tiga hari, dan sebagai hadiah khusus untuk pak Bupati,” kata Aam.

Untuk diketahui, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap AN,  Kepala  MTs NI di Kecamatan Manyar. AN  diduga melakukan pemukulan terhadap belasan siswinya hanya karena jajan di kantin sekolah lain. Kapolres Gresik, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan kepala sekolah berinisial AN itu kini telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap belasan siswi yang masih di bawah umur.

“Kepala sekolah AN diamankan petugas pada Jumat, 6 Januari 2023 malam,” ujar AKBP Nur Azis.  AN diduga melakukan pemukulan terhadap 15 siswi gara-gara mereka membeli makanan di kantin sekolah lain. “AN langsung memukul para siswinya. Beberapa diantaranya pingsan dan ada mengalami luka di bagian kepala sesuai hasil visum,” kata Nur Azis. (yad)

Bupati Gresik : Kabupaten Gresik Ramah, Layak untuk Semua Anak Selengkapnya

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki gedung teater. Gedung yang arsitektur mirip Istana Negara itu bernama Gedung Teater Fandi Akhmad Yani. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung teater di dalam sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Selain meresmikan gedung teater, Bupati Fandi Akhmad Yani juga meresmikan musala Baiturrahman dan kantin sekolah. Serta, launching 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal. Buku antologi puisi dan cerpen. Judulnya menarik. Diantaranya, ” Pelabuhan Terakhir ; Senja Pantai Grissee dan Ukiran Kota Bandar”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu alumni di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik itu. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani alumnus 2000. Kehadiran Gus Yani di SMP Negeri 4 Gresik itu seakan mengulang memori 26 tahun silam. Selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000. Gus Yani masih mengenali satu per satu guru. Gus Yani pun dengan santun menyalami dan mencium tangan gurunya tersebut. 

“Saya pernah di didik sini selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman usai acara peresmian kepada wartawan pada Senin, 16 Januari 2023. Gus Yani mengatakan, sekolah banyak berubah. Banyak renovasi yang telah dilakukan oleh sekolah. Ia berharap renovasi yang dilakukan oleh sekolah bisa menjadi penyemangat peserta didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah penggerak itu. 

“Modal mereka, kesuksesan mereka di masa depan ada. Karena intinya kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita tergantung kreativitas kita kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani. 

SANTUN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalami gurunya di SMP Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati milenial itu mencontohkan Muhammad Amanatullah, biasa disapa, Aam. Aam juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik 2009. Ia menjadi inspirasi anak berkebutuhan khusus. Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, bisa menjadi motivator dan punya harapan mempunyai galeri. Kita akan komunikasi dengan Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk mewujudkan harapannya,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengapresiasi sekolah yang terus membenahi sarana dan prasarana (sarpras) sekolah. Sebab, kata Hariyanto, menuntaskan perbaikan sarpras tidak bisa dibebankan kepada pemerintah seratus persen. ” Karena APBD kita terbatas kita menggalakan program CSS,” kata Hariyanto. Sekolah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan. “Kalau sekolah membuat proposal tandatangan Saya tidak mendapatkan respon. Nanti akan kita mintakan tandatangan pak Bupati,” ujarnya. 

Ditempat sama, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman mengatakan, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta mendukung program Bupati Gresik maka UPT SMPN 4 Gresik terus membenahi kualitas pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah anak. “Peresmian gedung teater, mushola Baiturrahman dan kantin adalah salah satu aspek guna terwujudnya cita-cita itu,” kata Arif Abdul Rahman. 

Selain itu, tambahnya, aspek pembelajaran dan kegiatan siswa juga di tingkatkan. Wujud hasil proses itu setidaknya pada tahun 2022 meraih 59 kejuaraan tingkat nasional, propinsi dan kabupaten. “Dan pada tahun 2023 siswa UPT SMPN 4 Gresik juga mampu menelorkan 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal Gresik,” tegasnya. (yad)

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater Selengkapnya

TPA Ngipik Menyerupai Bukit Jadi Habitat  Burung Kuntul Mencari Makan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 250 ton sampah di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik setiap harinya. Sampah rumah tangga yang terdiri plastik, kertas, dan lainnya telah menyerupai bukit. Bukit sampah di tengah kawasan industri di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

MENJELANG SENJA : Ratusan burung Kuntul mencari makan di bukit sampah, TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu 14 Januari 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bukit sampah ini tentu mengkhawatirkan bila tidak ditangani secara serius. Bisa menimbulkan pencemaran lingkungan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah membangun tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di dalam area TPA Ngipik. TPST Ngipik sudah beroperasi. Meski, kapasitas pengolahan masih belum maksimal. 

HINGGAP DAN TERBANG : Puluhan ekor burung Kuntul hinggap mencari makan kemudian terbang di TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 14 Januari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Sudah (TPST) sudah beroperasi. Sebagian hasil pengelolaan telah digunakan sebagai pupuk,” kata Ngadi, seorang petugas di TPA Ngipik pada Sabtu, 14 Januari 2023.

BUKIT SAMPAH : Mobil pikap melewati “bukit” sampah di TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 14 Januari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Keberadaan TPA Ngipik sebagai orang dianggap sebuah berkah. Mereka mengais rezeki memilah dan memilih berbagai jenis sampah. Terutama sampah kertas dan plastik. Puluhan pemulung mengais rezeki di sana. Mereka mengais rezeki bersama dengan ratusan bahkan ribuan ekor burung kuntul. Pemandangan yang menarik di tengah kekhawatiran menumpuknya sampah tersebut. (yad)

TPA Ngipik Menyerupai Bukit Jadi Habitat  Burung Kuntul Mencari Makan Selengkapnya

Gresik United Kecewa Kompetisi Liga 2 Dihentikan 

GRESIK,1minute.id –  Keputusan rapat exco PSSI yang memutuskan kompetisi Liga 2 dihentikan membuat kaget semua klub. Klub Liga 2 yang mengikuti kompetisi mengaku kecewa kompetisi tidak dilanjutkan. Gresik United, diantaranya.  

“Kalau dibilang kecewa otomatis iya, kami berharap ada solusi bagi pemangku kebijakan sepak bola di tanah air,” ujar Direktur Operasional Gresik United Thoriqi Fajrin pada Jumat, 13 Januari 2023.

Bagi manajemen Gresik United, keputusan yang diambil itu sangat berat. Hal ini karena ibarat klub sudah mengeluarkan tenaga, pikiran serta finansial. Apalagi selama kompetisi Liga 2 digelar klub sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. 

“Tim kami sudah onfire, Stadion Gelora Joko Samudro juga sudah dinilai melalui risk assement oleh Mabes Polri. Hasilnya, tidak mengecewakan dan layak dipakai untuk kompetisi liga 1 dan 2. Kalau dihentikan sama saja kami sudah bekerja tapi tak ada hasilnya,” kata Kaji Ricky sapaan akrab Thoriqi Fajrin.

Dihentikannya kompetisi Liga 2 berdampak juga pada pemain. Mereka yang mencari nafkah disitu otomatis harus menganggur tanpa ada kompetisi. Tidak hanya itu, perekonomian dari sepak bola dipastikan berhenti.

Mengenai 20 klub Liga 2 yang menginginkan kompetisi tidak lanjut versi Exco PSSI. Ini sangat bertentangan dengan semangat klub. Pasalnya, hampir sebagian besar home based (stadion tuan rumah) sudah dinilai, dan tentunya mengeluarkan biaya tidak sedikit karena operasional tim risk assement biayanya ditanggung oleh klub.

Kekecewaan itu tidak hanya dialami manajemen Gresik United tapi juga pemain. Mereka mengaku sangat kecewa keputusan yang dikeluarkan oleh Exco PSSI. Ini karena profesi pemain bola sangat bergantung pada kompetisi.

Ironisnya lagi, saat pertemuan owner klub Liga 2 pada 14 Desember 2022 di Hotel Sultan Jakarta. Perwakilan Gresik United yang diwakili Thoriqi Fajrin tetap menyetujui kompetisi dilanjutkan. Anehnya, saat ada persetujuan kompetisi dihentikan dirinya merasa tidak menandatangani  surat tersebut.

“Saya memang menandatangani kompetisi liga 2 tetap lanjut dengan sistem buble jika sarana dan prasarana stadion masih perlu perbaikan,” ungkap Kaji Ricky. Soal ada tandatangan kompetisi dihentikan lanjut dia, itu yang menjadi permasalahan karena sampai saat ini masih dicari siapa yang menandatangi surat itu. “Saya masih kroscek siapa yang menandatangani surat penghentian liga 2 tidak dilanjutkan,” pungkasnya. (yad)

Gresik United Kecewa Kompetisi Liga 2 Dihentikan  Selengkapnya

Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker 

GRESIK,1minute.id – Seorang ibu hamil terkurung di dalam kamar lantai 2 rumahnya di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023. Bumil belakang diketahui bernama Yuliana, 40 tahun, itu tidak berani turun. Sebab, tangga spiral  rumah terbuat dari besi korotif. Rawan ambruk.

Yuliana yang hendak melahirkan itu khawatir terjatuh. Pihak keluarga bumil menghubungi puskesmas Sukomulyo. Tenaga medis dan paramedis mendatangi lokasi bumil Yuliana. Nah, bagai sebuah drama cukup menegangkan  lebih kurang 2 jam. Kondisi tangga rapuh membuat petugas medis dan paramedis dari Puskesmas Sukomulyo harus “merayap” naik tangga spiral itu.

“Tangga menuju lantai dua sudah rapuh,” terang dr Titik Ernawati, Kepala Puskesmas Sukomulyo, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu dalam video testimoni kepada petugas Damkarmat Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023.

Petugas medis dan paramedis akhirnya sampai ke lantai 2 rumah Yuliana itu. Baru sekali menghela nafas lega. Petugas medis dan paramedis puskesmas melihat kondisi pasien sudah akan melahirkan. Mengevakuasi bumil Yuliana tidak memungkinkan. Sebab, kondisi tangga yang keropos bisa mengacam keselamatan bumil maupun petugas medis. Bila sampai tangga patah. “Kami akhirnya meminta bantuan petugas pemadaman kebakaran untuk evakuasi,” terang dr Titik Ernawati. 

Saat itu, sekitar pukul 14.15 WIB. Sembilan petugas Damkarmat, termasuk perwira piket Rony Soebiyantoro tiba rumah Yuliana sekitar pukul 14.29 WIB. Sementara, Yuliana terus mengerang kesakitan. Berjuang hidup atau mati untuk melahirkan jabang bayi yang di dalam kandungan itu. Petugas medis dan paramedis puskesmas memutuskan melakukan proses persalinan Yuliana di kamar rumahnya. “Karena kondisi pasien sudah inpartu atau pasien yang mau melahirkan. Alhamdulillah, proses melahirkan lancar. Ibu dan bayi selamat,” terang dr Titik Ernawati lega. 

Jabang bayi kemudian dibawa petugas ke puskesmas. Sedangkan, ibu bayi yang perlu perawatan pascamelahirkan harus di tandu oleh petugas Damkarmat Gresik dengan menggunakan skywalk milik Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, proses evakuasi Ibu pascamelahirkan di lantai 2 membutuhkan beberapa menit. “Evakuasi tersebut melibatkan pihak Dishub dengan membawa mobil skywalker untuk proses penurunan korban, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan sehat,” terang Sinaga. 

Proses evakuasi Ibu pascamelahirkan ini kali pertama dilakukan oleh Damkarmat Gresik berdasarkan Peraturan Bupati nomor 58 tahun 2021 tentang kedudukan susunan organisasi, tugas, fungsi dan tata kerja Damkarmat Gresik itu. ” Kami empat terkendala

minimnya sarpras yang diperlukan untuk melakukan evakuasi tersebut. Proses evakuasi selesai pukul 16.05 WIB ” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik itu. (yad)

Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker  Selengkapnya

Jukir Mokong, Dishub Gresik Ancam Laporkan ke Polisi Dugaan Penggelapan Retribusi Parkir 

GRESIK,1minute.id – Dinas Perhubungan Gresik melakukan penagihan tunggakan retribusi parkir kepada para juru parkir (jukir). Nilai tunggakan mencapai Rp 1,2 miliar pada 2022. Untuk tahap awal, penagihan tunggakan retribusi difokuskan kepada jukir di sepanjang Jalan H.Samanhudi, mulai Pasar Kota hingga pertigaan Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kecamatan /Kabupaten Gresik. Titik parkir gemuk. Dan, nilai tunggakan mencapai Rp 400 jutaan. 

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tarso Sagito mengatakan, tunggakan retribusi parkir kepada para jukir selama 2022  mencapai Rp 1,2 miliar. Tunggakan miliar rupiah tersebar 116 titik parkir yang ada di wilayah hukum Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Tunggakan terbesar ada titik parkir Pasar Kota Gresik,” katanya dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 11 Januari 2023. Di lahan parkir di Pasar Kota Gresik ini ada seorang jukir yang menunggak sampai ratusan juta rupiah selama 2022. “Jukir itu menyanggupi melunasi akhir Januari ini sebesar Rp 235 juta,” ujar mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik itu. Karena belum bisa melunasi tunggakan, imbuhnya, lahan parkir “kekuasaan” jukir tersebut diambil alih langsung oleh Dishub Gresik.  

Penagihan tunggakan retribusi parkir akan terus dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Gresik. Pihaknya, kata Tarso, dalam melakukan penagihan tunggakan kepada para jukir nakal itu menggandeng aparat TNI dan Polri. “Akan terus dilakukan penagihan,” katanya. 

Bagaimana bila para jukir yang nakal itu tidak bisa melunasi tunggakan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakatinya. Tarso mengatakan jukir yang tidak bisa melunasi tunggakan untuk sementara lahan parkir di kelola oleh petugas Dishub Gresik. “Bila tidak melunasi sesuai perjanjian akan kita laporkan ke polisi dengan dugaan penggelapan,” tegasnya. (yad)

Jukir Mokong, Dishub Gresik Ancam Laporkan ke Polisi Dugaan Penggelapan Retribusi Parkir  Selengkapnya

7 Tiang Listrik, 7 PJU Roboh Diterjang Angin Lesus sepanjang Jalan Deandles Pantura Gresik

GRESIK,1minute.id – Hujan deras disertai angin kencang menerjang pantai utara (Pantura) Gresik pada Selasa sore, 10 Januari 2023. Hembusan angin kencang itu mengakibatkan tujuh tiang listrik dan penerangan jalan roboh. Angin juga merobohkan pohon peneduh di Jalan Raya Daendles, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Akibat bencana angin lesus itu, lalu lintas di Jalan Deandles macet dua arah. Kendaran roda empat atau lebih dari Sidayu ke arah Paciran, Lamongan atau sebaliknya macet sepanjang lebih dari 1 kilometer. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 16.00 WIB hujan deras terjadi hampir merata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Termasuk, wilayah Kecamatan Sidayu. Hujan belum reda ada angin lesus. Angin menerjang semua yang ada di dekat. Tiang listrik, lampu penerangan jalan, rambu lalu lintas dan pohon tumbang satu per satu mengarah ke jalan raya  nasional itu.

Akibat badan jalan tertutup pohon, lampu penerangan jalan yang roboh. Sedangkan, tiang listrik nyaris roboh. Menurut Camat Sidayu Nuryadi, bencana angin itu tidak menyebabkan korban jiwa. “Data kami ada 7 tiang listrik,   7 penerangan jalan raya dan 2 pohon yang roboh,” terang Nuryadi dikonfirmasi melalui selulernya pada Selasa malam, 10 Januari 2023.

Pihaknya, imbuhnya, telah berkoordinasi dengan BPBD (badan Penanggulangan bencana daerah) Gresik dan PLN. “Sudah di tangani pihak PLN sebentar lagi akan selesai dan  kendaran berjalan lagi tinggal 2 tiang,” katanya.  Proses evakuasi juga melibatkan masyarakat setempat sehingga bisa cepat tertangani. Selain di Kecamatan Sidayu, angin puting beliung juga menyabu 3 wilayah lain di Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Turirejo dan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean ;   wilayah Kecamatan Cerme, Menganti dan Sidayu. (yad)

7 Tiang Listrik, 7 PJU Roboh Diterjang Angin Lesus sepanjang Jalan Deandles Pantura Gresik Selengkapnya

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Dugaan Pemalsuan Merek Terdakwa Anggota DPRD Ditunda

GRESIK,1minute.id –  Sidang dugaan pemalsuan merek memasuki agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik Nugroho Tanjung pada Selasa, 10 Januari 2023. Terdakwa adalah pemilik PT Gresik Nusantara Fertilizer (GNF) Achmad Ubaidi. Ia anggota DPRD Gresik. 

Namun, sidang dengan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Mochammad Fatkhur Rochman itu ditunda karena jaksa penuntut Nugroho Tanjung belum siap. “Mohon maaf majelis hakim, tuntutan atas terdakwa Achmad Ubaidi belum siap. Kami minta waktu untuk ditunda minggu depan,” ujar JPU  Nugroho Tanjung.

Ketua majelis Fatkhur Rochman menyepakati sidang agenda tuntutan ditunda dua minggu tepatnya pada 24 Januari 2023. Untuk diketahui, dalam surat dakwaan, PT. Gresik Nusantara Fertilizer yang beralamat di Jl. Raya Daendels, Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik milik terdakwa, tanpa hak dan izin menggunakan merek terdaftar milik PT. Meroke Tetap Jaya yang beralamat Kota Medan dengan label merek “MUTIARA dan Lukisan Tetesan Air ke Atas” yang sudah terdaftar di Direktorat Merek Ditjen HKI Kemenkum dan HAM RI.

PT. Gresik Nusantara Fertilizer memproduksi pupuk pembenah tanah menggunakan merek GNF Mutiara yang diedarkan ke petani di pelosok daerah khususnya di Jawa Timur. Adanya kesamaan merek itulah membuat PT. Meroke Tetap Jaya merasa dirugikan dan melaporkan perkara tersebut kepada Mabes Polri.

Selanjutnya petugas dari Subdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di PT. Gresik Nusantara Fertilizer yang beralamat di Jl. Raya Daendels, Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dan menemukan kegiatan memproduksi pupuk pembenah tanah yang menggunakan merek GNF Mutiara dan Lukisan Tetesan Air Ke Atas. Polisi melakukan penyitaan sejumlah 25 ton.

Atas tindak pidana yang dilakukan terdakwa, JPU mendakwa terdakwa dengan Pasal 100 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. (yad)

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Dugaan Pemalsuan Merek Terdakwa Anggota DPRD Ditunda Selengkapnya

Ambil Sumpah Janji Alumnus PKN STAN, Sekda Washil : ASN Gresik BerAKHLAK 

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Daerah (Sekda)  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengambil sumpah jabatan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ruang Argo Lengis Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 10 Januari 2023.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpah itu adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Mereka  pengangkatan CPNS formasi 2021, yang ditempatkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyatakan sumpah dan janji sebagai ASN telah diucapkan. Secara otomatis sudah diikat dengan tugas, kewajiban dan larangan sesuai peraturan pemerintah (PP) 94 tahun 2021 tentang Pegawai Negeri Sipil.

“ASN harus setia dan taat terhadap Pancasila, UUD 1945 dan pemerintah, serta bermental baik, bersih, jujur, berdayaguna dan penuh tanggung jawab. Juga mendukung usaha pemerintah, guna mendorong terciptanya Good Governance,” ujarnya.

Sekda Washil juga mengingatkan kembali tentang nilai-nilai dasar Core Value yaitu BerAKHLAK. Merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

“Ini untuk membentuk karakter ASN yang profesional dalam melaksanakan pelayanan publik. Selain itu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dan employer branding ASN “Bangga Melayani Bangsa,” tegas mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman/CKPKP)-Gresik itu.

Menurutnya, saat ini ASN dihadapkan pada tantangan disrupsi dalam berbagai bidang. Untuk itu, kita harus berupaya mengimplementasikan ditengah berbagai perubahan, yang begitu pesat di era disrupsi ini.

“Perubahan menuju birokrasi dinamis tentu tidak bisa diraih dengan cara cara lama. Diperlukan perubahan fundamental pada pola pikir dan sikap mental ASN yang tadinya hierarkis menjadi lebih lincah dan inovatif, “tuturnya.

Dirinya berpesan kepada ASN untuk bekerja dengan baik, landasi diri dengan disiplin kerja dan disiplin waktu. Patuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tekuni pekerjaan sebaik baiknya, banyaklah belajar, niscaya akan mencapai keberhasilan dalam pekerjaan.

“Jadilah abdi negara dan abdi masyarakat, yang selalu siap sedia melayani masyarakat dengan sepenuh hati bukan malah dilayani, “pesannya.

Turut mendampingi Sekda, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini, Kepala Bidang Pembinaan, Disiplin, Penilaian Kinerja dan Kesejahteraan Nasriyah, serta Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan Jalesvie Triyatmoko. (yad)

Ambil Sumpah Janji Alumnus PKN STAN, Sekda Washil : ASN Gresik BerAKHLAK  Selengkapnya