Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Saat Kukuhkan Organ Pengelola MAG, Simak!

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan organ pengelola Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik atau biasa disingkat Masjid Agung Gresik (MAG) pada Jumat, 26 Mei 2023.

Organ baru pascalahir Peraturan Bupati (Perbup) 52/2022 tentang Pengelolaan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ini dibawah kepemimpinan KH Fathoni Abdusyukur. Pengukuhan di Aula MAG ini berlangsung khidmat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada pengurus MAG bekerja dengan ikhlas. 

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT, tuhan yang maha esa senantiasa memberikan taufik, hidayah, dan rahmat serta barokahnya untuk kita,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan organ pengelola yang baru pada Jumat, 26 Mei 2023. 

Dalam kesempatan ini, Gus Yani menitip dua pesan kepada kepengurusan yang baru dikukuhkan. Yang pertama adalah bagaimana caranya “menghidupkan” masjid, sehingga menjadi lebih ramai dan nyaman bagi masyarakat. “Berikutnya adalah menyiapkan segala fasilitas yang memudahkan dan membuat nyaman masyarakat untuk berlama-lama di masjid. Terutama kemudahan bagi mereka saudara-saudara kita yang inklusif,” tambahnya.

Menurutnya, masjid memiliki banyak fungsi dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga memiliki fungsi sosial termasuk di dalamnya mencari ilmu dan tempat berjuang.

Kepengurusan Masjid Agung Gresik yang baru dibawah nahkoda KH. Fathoni Abdusyukur ini, akan mengemban amanah dengan masa bakti 2023-2027. Sedangkan, susunan dewan pengawas dan syariah adalah Achmad Washil Miftachul Rachman juga Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik dan KH Mansoer Shodiq juga Ketua MUI Gresik. Dalam pengukuhan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,  Forkopimda,  Perwakilan PCNU Gresik dan PD Muhammadiyah Gresik. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Saat Kukuhkan Organ Pengelola MAG, Simak! Selengkapnya

Kali Kedelapan BPK Berikan Opini WTP atas LKPD Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia(BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2022.

Bagaimana hasilnya? Dalam LHP itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini “tertinggi” dalam laporan keuangan itu yang diraih Pemkab Gresik adalah kali kedelapan secara berturut-turut. 

Berikut ini, opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah, yaitu : Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Unqualified Opinion ; Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau Qualified Opinion ; Opini Tidak Wajar Atau Adversed Opinion dan Pernyataan Menolak Memberikan Opini (Disclaimer Of Opinion) Atau Tidak Memberikan Pendapat (TMP).

LHP LKPD Gresik 2022 diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur Karyadi  kepada Bupati Gresik di kantor BPK Perwakilan Jatim, Sidoarjo pada Kamis malam, 25 Mei 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani diantaranya didampingi oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Fandi Akhmad Yani berucap syukur atas diperolehnya kembali opini WTP. Ia mengatakan bahwa opini WTP ini adalah buah dari kerja keras bersama di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap tata kelola keuangan.

“Alhamdulillah kita (Pemkab Gresik) memperoleh kembali opini WTP yang ke delapan kali. Ini merupakan sebuah dorongan untuk kita semua agar semakin bekerja lebih baik lagi dari waktu ke waktu,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan raihan Opini WTP ini jangan hanya berhenti dari hasil pemeriksaan BPK RI saja, tapi juga mulai ditindaklanjuti dengan melakukan koreksi dan evaluasi apa saja yang masih menjadi catatan dari temuan-temuan BPK.

“Kita harapkan juga tahun depannya lagi dalam hasil pemeriksaan BPK hasilnya bisa lebih baik lagi, temuan BPK-nya semakin berkurang, sampai akhirnya zero temuan,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Bupati yang alumnus Unair Surabaya itu berharap seluruh jajaran Pemkab Gresik harus melakukan gerakan cepat dalam rangka perbaikan laporan keuangan.

Atas raihan Opini WTP ke-8 ini, Bupati Gresik mengucapkan terima kasih kepada Sekda Kabupaten Gresik, para asisten dan staf ahli, Inspektorat dan BPKAD serta semua Kepala OPD, ASN dan karyawan Pemkab Gresik, para camat, para kades se-Kabupaten Gresik, juga warga Kabupaten Gresik atas kerjasamanya dan kekompakannya. 

“Sebab menurutnya, Opini WTP ini merupakan sebuah kepercayaan dari BPK RI kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai salah satu penerima LHP,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur Karyadi mengatakan bahwa pemeriksaan laporan keuangan tersebut merupakan wujud komitmen positif terhadap pengelolaan keuangan di daerah. “Kami berharap kedepan Pemerintah Daerah bisa memanfaatkan pengelolaan anggaran dengan semaksimal mungkin untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Karyadi.

LKPD merupakan salah satu perwujudan pertanggungjawaban kepala daerah atas pelaksanaan APBD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 56 menyatakan bahwa gubernur/bupati/walikota menyampaikan laporan keuangan kepada BPK RI paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

Selanjutnya, laporan keuangan akan diperiksa oleh BPK dalam rangka memberikan pendapat/opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut.(yad)

Kali Kedelapan BPK Berikan Opini WTP atas LKPD Gresik  Selengkapnya

Tahun Politik, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Ajak Wartawan Ikut Jaga Kondusifitas Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Menghadapi tahun politik Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom mengajak para awak media untuk berperan dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas.

Ajakan itu disampaikan oleh Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom saat menerima silaturahmi dan audensi dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Gresik di Mapolres pada Kamis, 25 Mei 2023.

AKBP Adhitya menyebut, dinamika perkembangan politik sudah mulai terasa menjelang Pemilu 2024. Untuk itu Polres Gresik telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

“Tahun politik ini yang kita waspadai salah satunya dunia maya. Karena berpotensi menjadi sarana penyebaran hoax atau berita bohong, fitnah, berita provokatif dan black campaign menjelang Pemilu 2024,” ungkap alumnus Akpol 2002 itu.

Untuk menyikapi hal tersebut pihak Polres Gresik berupaya dengan salah satunya adalah patroli cyber. AKBP Adhitya, Kapolres Gresik menyadari bahwa dunia maya bisa di akses dengan mudah oleh seluruh kalangan. Dan ini menurutnya kadang dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mencapai kepentingannya dengan cara yang tidak sesuai sehingga menimbulkan gangguan Kamtibmas.

“Oleh karenanya kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan terprovokasi berita-berita hoax,” ujar mantan Kapolres Blitar ini. Ia juga meminta masyarakat lebih bijaksana dalam bermedia sosial dengan Cek dulu kebenarannya ketika menerima informasi.

“Jangan gampang nge-share berita yang belum diketahui kebenarannya,” tegas perwira dua melati di pundak itu. Mengantisipasi hal tersebut, lelaki lahir di Kota Banjarmasin pada 15 April 1981 itu mengajak PWI Gresik dan seluruh awak media untuk turut menjaga kondusifitas Kamtibmas di tahun politik. 

“Dengan memproduksi berita-berita yang faktual dan berimbang kami berharap masyarakat dapat teredukasi dan tidak menyebakan persoalan yang menjadikan kamtibmas terganggu,” pungkas AKBP Adhitya (yad)

Tahun Politik, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Ajak Wartawan Ikut Jaga Kondusifitas Kota Santri Selengkapnya

Ratusan Nelayan Dua Kelurahan di Gresik Ngeluruk Kantor Pelindo Gresik Tolak HPL

GRESIK, 1minute.id – Ratusan warga dari dua Kelurahan Lumpur dan Kemuteran  ngeruduk ke kantor Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Gresik pada Kamis, 25 Mei 2023. Mereka menolak rencana penandatanganan hak pengelolaan (HPL) tanah.

“Yang diinginkan warga seperti yang diinstrtuksikan Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) tanah oloran itu diperuntukkan warga, dengan HGB murni,” tegas Mamad, koordinator lapangan (korlap) aksi kepada wartawan usai menyerahkan dokumen penolakan kepada perwakilan Pelindo Gresik pada Kamis, 25 Mei 2023. 

Ratusan warga dari dua kelurahan itu, long march sejauh 500 meter dari Bale Cilik di Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik menuju Kantor Pelindo Gresik berada di Kompleks Pelabuhan Gresik Jalan YOS Sudarso, Gresik. Mereka membentang sejumlah poster. Di antaranya berbunyi ; Tanah Leluhur Kami Jangan Kalian Rampas Dengan Berbagai Alasan , Rakyat bagian dari negara, Wahai Pemerintah Rakyatmu Tidak Butuh HPL dan Bpk Jokowi : Presiden RI .Tanah urukan Masyarakat untuk masyarakat Lumpur, 20 April 2022″

Poster berjumlah puluhan itu lalu ditempelkan di pagar kantor Pelindo Gresik. Setelah berorasi 10 menit perwakilan warga menyerahkan satu bendel berkas setebal 10 cm kepada perwakilan perusahaan milik negara itu. 

Mamad melanjutkan, kedatangan ratusan warga pesisir Gresik dari dua kelurahan yakni Lumpur dan Kemuteran secara spontan. Mereka datang karena menggelar agenda penandatanganan batas HPL Pelindo. “HPL itu adalah lahan yang sudah puluhan tahun di tempati warga dua kelurahan itu,” terang Mamad. 

Penolakan penandatangan batas HPL itu, imbuhnya, karena dianggap tidak prosedural. Seharusnya, sebelum penandatanganan dilakukan terlebih dulu dilakukan pemetaan dan pengukuran. “Ini (prosedur) semua belum dilakukan,” tegasnya. 

Karena itu, jelas Mamad, warga datang kantor Pelindo Gresik menolak HPL diatas tanah warga. “Warga menempati lahan (tanah oloran) sejak 1969. Ada tanda tangan pejabat waktu itu. Masyarakat diperbolehkan menguruk untuk dibuatkan rumah tempat tinggal,” ujarnya. 

Warga nguruk sendiri mengambil dari lahan parkir perahu nelayan. Ketika laut surut,warga mengambil tanah liat diangkut gerobak. Total luasnya lebih kurang 1,2 hektare untuk 587 unit rumah. 

Mengapa warga menolak HPL? Mamad menjelaskan kekuatan HGB Murni dengan HGB HPL berbeda? HBG murni bisa ditingkatkan menjadi SHM. Sedangkan, HGB diatas HPL ini, menghuni 30 tahun, perpanjangan 20 tahun, Perpanjangan ekstra maksimal 30 tahun. “Dan HPL bila muncul kami harus sewa. Bila ada pengembangan, tidak memerlukan izin dari pemegang HGB sesuai UU Agraria,” tegasnya.

Penolakan warga membuat rencana  penandatanganan batas antara jalan dengan warga atau penentuan batas HPL batal. “Surat penolakan sudah dikirim ke Pelindo, BPN dan Kecamatan Gresik,” tegasnya. 

Sementara itu, Deputi Manager Property dan Rupa Usaha Pelindo Jawa Timur Arya Pradana Putra menolak untuk berkomentar. Arya berdalih belum mendapatkan izin dari kantornya. “Maaf, saya belum bisa memberikan komentar,” kata Arya kepada wartawan. 

Untuk diketahui, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Pesisir Lumpur, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 20 April 2022. Kunjungan kerja Jokowi disambati oleh nelayan setempat. Ada tiga keluhan yakni harga solar untuk nelayan ; pendangkalan pesisir laut dan sertifikat tanah warga.  

Menurut Presiden Jokowi, yang menjadi persoalan adalah karena tanah yang dimiliki para nelayan adalah tanah oloran yang tidak bisa disertifikatkan. Namun, Presiden Jokowi langsung menelepon Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil. “Tadi saya telepon langsung ke Menteri BPN, bisa, ini akan kita selesaikan. Itu saja tadi yang disampaikan dan kita selesaikan,” tandasnya waktu itu. (yad)

Ratusan Nelayan Dua Kelurahan di Gresik Ngeluruk Kantor Pelindo Gresik Tolak HPL Selengkapnya

Bakar Sampah,Ratusan Kubik Kayu Di Kertosono Jadi Arang

GRESIK,1minute.id – Ratusan kubik kayu palet milik PT Prima Force menjadi arang. Kayu bernilai puluhan jutaan hangus setelah gudang pabrik berlokasi Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu di amuk si jago merah pada Rabu, 24 Mei 2023.

Penyebab, kebakaran diduga human error. “Ada pekerja yang membakar sampah. Lalu ditinggal pergi. Hembusan angin api menjalar ke bagian gudang kayu,” terang Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 25 Mei 2023.

Sinaga menjelaskan kebakaran pabrik kayu, Prima Force berawal seorang pekerja membakar sampah di sekitar lokasi pabrik berlokasi di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu pada Rabu, 24 Mei 2023. Saat itu sekitar pukul 13.58 WIB. Kondisi cuaca sedang panas. Tanaman juga kering karena musim kemarau. Hembusan angin juga cukup kencang.

Pekerja yang belum diketahui identitasnya itu kemudian pergi. Ia tidak menduga api bisa menjalar ke bagian gudang tempat penyimpanan kayu palet. Tumpukan kayu palet setinggi orang dewasa yang disimpan di luar halaman gudang tersambar lidah api. “Kami mendapatkan laporan kebakaran pukul 13.58 WIB. Satu regu tiba di lokasi pukul 15.02 WIB,” terang Sinaga. 

Kobaran api sangat besar karena media yang terbakar kayu, barang mudah terbakar. Petugas Damkarmat yang berjumlah sembilan personil dengan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air sempat kuwalahan. Namun, petugas dibawah komando A. Fathoni, A, perwira piket harus berjibaku menjinakkan api hingga pukul 20.15 WIB. “Kami harus pastikan tidak ada kebakaran susulan. Selain itu, tidak ada alat berat untuk mengurai tumpukan kayu,” tegas mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik itu.

Kebakaran gudang kayu palet itu, menambah panjang daftar kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Data Dinas Damkarmat Gresik tercatat 8 kejadian kebakaran dan 39 kejadian penyelamatan (rescue). (yad)

Bakar Sampah,Ratusan Kubik Kayu Di Kertosono Jadi Arang Selengkapnya

Optimis TPST Belahanrejo Beroperasi Tahun Ini, Bupati Gresik: TPST Bisa Menampung Sampah 4 Kecamatan 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau  proyek pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean pada Rabu, 24 Mei 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani mengharapkan pembangunan TPST bisa lebih cepat kelar, dan beroperasi tepat waktu.

“Insya Allah akhir tahun 2023 nanti kita gunting pita disini. Nantinya, TPST ini dapat menampung sampah dari 4 kecamatan, Menganti, Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. Dalam kunjungan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Zubaidah dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. 

Pembangunan TPST Belahanrejo terbilang lancar. Dari 3 plong hanggar yang akan dibangun, 1 plong telah selesai. Tiap hanggar akan berukuran 25 x15 m, sehingga total luas hanggar mencapai 75×45 m. Segera setelah hanggar selesai, alat pengolahan sampah akan didatangkan ke TPST.

Selain pembangunan TPST, juga ada pekerjaan pemugaran akses jalan sejauh 1,3 km. Pekerjaan infrastruktur jalan itu dilakukan  untuk memudahkan akses menuju TPST Belahanrejo. Anggaran pembangunan TPST Belahanrejo dari APBD Gresik 2023 sebesar Rp 6,9 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Zubaidah, optimistis TPST dapat beroperasi pada akhir tahun. Tepatnya, bulan Oktober depan TPST secara resmi akan dibuka. Dia juga mengatakan, dengan beroperasinya TPST Belahanrejo akan meringankan beban pengelolaan sampah di Gresik saat ini.

“Dengan adanya TPST yang baru, selain TPA Ngipik, akan membantu mengurangi volume sampah di Kabupaten Gresik. Untuk Gresik Selatan akan di cover oleh TPST Belahanrejo, wilayah kota dengan TPA Telaga Ngipik.,” ujarnya beberapa waktu lalu. Selain adanya TPST nantinya tiap desa wajib membuat TPS, dimana sampahnya dipilah dulu di TPS sebelum dikirim ke TPST. (yad)

Optimis TPST Belahanrejo Beroperasi Tahun Ini, Bupati Gresik: TPST Bisa Menampung Sampah 4 Kecamatan  Selengkapnya

Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Gresik Launching 166 Kampung KB 

GRESIK,1minute.id – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) resmi berdiri di Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka kegiatan launching dan penguatan kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Hotel Aston pada Senin, 22 Mei 2023.

Dalam kampung KB yang merupakan satuan wilayah setingkat desa, terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga. Semuanya dilakukan dalam banyak dimensi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.

Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap Kampung KB ini dapat memberikan penguatan pembinaan Posyandu, penguatan penanganan stunting serta dapat memberikan percepatan pembangunan sektor terkait dalam upaya meningkakan kualitas hidup keluarga dan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan. “Saya harapkan nantinya seluruh desa di Kabupaten Gresik bisa menjadi kampung KB,” ujarnya. 

Sebagai informasi, dalam kegiatan kali ini dilakukan launching sebanyak 113 kampung KB baru dan penguatan 53 kampung KB yang sudah terbentuk terlebih dahulu. Selepas kegiatan ini, ke-166 kampung KB tersebut diharapkan bisa menghasilkan keterpaduan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan kampung KB bisa terwujud adanya sinergi guna melahirkan ide dan solusi terhadap permasalahan strategis yang ada.  Salah satu upaya yang ditempuh pemerintah adalah memfokuskan Program Kampung KB pada isu pencegahan stunting. Melalui Kampung KB, dapat digalang partisipasi dan sinergi berbagai lembaga yang ada di masyarakat untuk berperan mencegah stunting.

Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2023 tentang percepatan penurunan stunting, melalui kerjasama semua pihak lintas sektoral antar organisasi perangkat daerah (OPD).

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat mentargetkan prevelansi stunting nasional sampai 14 Persen pada 2024. Pada 2023, Kabupaten Gresik sesuai hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022 dapat di tekan sampai 10,7%. Angka di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur yaitu 19,2%, serta lebih rendah rata-rata nasional yang masih pada angka 21,6%.(yad)

Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Gresik Launching 166 Kampung KB  Selengkapnya

Wakil Ketua DPRD Gresik Dorong Desa Melakukan Akselerasi Pembangunan Mewujudkan Desa Mandiri untuk Kesejahteraan Warga

 

GRESIK,1minute.id – Wakil ketua DPRD Gresik  Mujid Riduan menggelar Sosialisasi Peraturan (Sosper) perundang-undangan tahap IV/ 2023 di Desa Domas Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Minggu, 21 Mei 2023.

Sosper ini tentang Peraturan Daerah (Perda) Gresik nomor 4 tahun 2021tentang Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Mandiri dihadiri oleh ratusan warga Desa setempat. 

Menurut Mujid Riduan, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Gresik dan masalah yang dihadapi adalah akselerasi pembangunan desa menuju kemadirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan angka kemiskinan. “Untuk itu sangat penting sekali membentuk perda tersebut,” kata Mujid yang juga Ketua DPC PDI-P Gresik itu.

Mujid melanjutkan, untuk mewujudkan hal itu sangat diperlukan adanya peningkatan desa-desa yang ada di Kabupaten Gresik ini agar bisa menjadi desa yang mandiri, sehingga kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat desa bisa meningkat serta angka kemiskinan pun bisa terus berkurang.

“Untuk memajukan desa bisa dengan mengembangkan produk unggulan yang sesuai dengan potensi desa masing-masing. Untuk itu kita harus bisa mewujudkan pemberdayaan masyarakat desa menuju desa mandiri melalui upaya pengintegrasian sumber daya dan penguatan kelembagaan,” katanya. 

Sementara itu, Camat Menganti Gunawan Purna Atmaja dalam paparannya menyatakan menpemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri ini sangat penting sekali bagi kesejahteraan seluruh masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah menyetujui dan mengesahkan Perda tersebut.

“Alhamdulillah di wilayah Kecamatan Menganti ini tidak ada desa yang tertinggal. Desa-desa yang ada di Kecamatan Menganti saat ini sudah maju dan berkembang bahkan sudah ada yang menjadi desa mandiri,” jelas mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik ini. 

Gunawan melanjutkan, desa-desa di Kecamatan Menganti ini sudah maju tinggal kita mengembangkannya, agar bisa menjadi desa yang mandiri dan itu bisa ditempuh dengan cara mengembangkan produk sesuai potensi desa melalui Bumdes.  “Semua itu adalah untuk menyejahterakan masyarakat desa,” tegasnya. (yad)

Wakil Ketua DPRD Gresik Dorong Desa Melakukan Akselerasi Pembangunan Mewujudkan Desa Mandiri untuk Kesejahteraan Warga Selengkapnya

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Police goes to school dilakukan jajaran Polres Gresik. Diantaranya, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlans) Polres Gresik. Pada Senin, 22 Mei 2023, Korp Sabuk Putih itu memberikan sosialisasi dan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas, tertib berlalu lintas untuk mencegah dan meminimalisir angka kecelakaan dikalangan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kegiatan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas dilakukan di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Ratusan siswa di sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim itu, terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Unit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kanit Kamsel)  Satlantas Polres Gresik Ipda Muhammad Azmi.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Pembinaan Etika Keselamatan Berlalulintas sebagai salah satu ikhtiar dalam menekan angka kejadian laka lantas di wilayah Gresik khususnya yang melibatkan para pelajar. Kegiatan ini, kerjasama sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu dengan Satlantas Polres Gresik. 

“Kegiatan ini, sebagai edukasi buat para pelajar, tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata  Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengutip pernyataan Ipda Mohammad Azmi. Ia melanjutkan, maraknya pengendara motor oleh pelajar SMP/MTs atau anak dibawah umur membuatnya prihatin. Sebab, kondisi itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ipda Azmi menghimbau kepada para siswa jika belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) supaya meminta antar orang tua saja ke sekolah. “Bagi pelajar SMP anak di bawah umur yang mengendarai motor secara psikokogis maupun mental masih labil, sehingga potensi terlibat laka lantas dan mereka bisa membahayakan pengguna jalan lain,” katanya. 

Azmi terlihat gagah. Penampilan Azmi memakai uniform lengkap membuat ratusan pelajar antusias mengikuti pembinaan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut. Ratusan siswa mulai kelas VII s.d kelas IX mengetahui Azmi adalah alumni SMP Negeri 2 Gresik. “Ipda Azmi adalah alumni Spenda (SMP Negeri 2 Gresik) 1999,” jelas Salim tepuk sorak bergemuruh. 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Azmi mengajak mereka generasi muda Spenda tersebut menjadi pelopor tertib lalu lintas, menggunakan helm dengan benar  pada saat beraktivitas mengendarai ojek online  sepeda motor baik pengemudi maupun yang di bonceng dan taati peraturan berlalu lintas.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyambut antusias kegiatan pembinaan tersebut. Sebab, kegiatan itu diharapkan mampu menekan angka kecelakaan bagi remaja atau terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SMP/MTs. Pada kesempatan ini juga Salim mengingatkan kepada semua siswa, SMP Negeri  2 Gresik menjadi anak yang baik, tidak tawuran atau terlibat balap liar.

Terkait maraknya siswa yang berkendara sepeda motor ke sekolah dan menitipkan sepedanya di kampung sebelah sekolah, kata Salim, pihak sekolah sudah memberikan surat  teguran pembinaan pada anak tersebut dan panggilan orang tua untuk diajak bekerjasama karena larangan siswa membawa sepeda motor ada di tata tertib sekolah.

Sementara itu,, Humas Spenda Tietien Harfutien menambahkan sebagai tindak lanjut kegiatan ini, sekolah akan membentuk dan menghidupkan kembali kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS ). “Kegiatan PKS yang sempat vakum akan kembali diaktifkan agar siswa ada wadah menjadi pelopor teladan dalam pembinaan ekstra” ujar Tietien Harfutien. (yad)

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching SIBESTIE, Layanan Sekolah Berbasis Digital Pertama Di Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 1 Gresik, lembaga pendidikan pertama yang menerapkan manajemen sekolah berbasis digital di Kabupaten Gresik. Mempermudah layanan sekolah, menjawab tantangan zaman di era digital 5.0 di sekolah memiliki tagline Center of Excellence ini. Launching aplikasi baru bernama Sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi (Sibestie) dilakukan di berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik Beri Avita Prasetiya mengatakan peluncuran aplikasi sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi (Sibestie) bertujuan untuk memberikan kemudahan dan peningkatan layanan kepada peserta didik, wali murid, warga sekolah, alumnus dan masyarakat secara umum, sehingga informasi berjalan cepat, realtime berbasis digital agar terjalin komunikasi secara efektif guna peningkatan mutu pendidikan.

Sebelum layanan digitalisasi diterapkan, imbuh Beri Avita Prasetiya, layanan sekolah dilakukan secara manual membutuhkan proses lebih lama. Ia mencontohkan, kurang cepatnya informasi yang diperoleh wali murid tentang kehadiran siswa di sekolah, pengaduan layanan sekolah, akuntabilitas tabungan, permohanan surat menyurat, dan antrian panjang pelayanan kantin. 

Selain itu, layanan manual belum menyediakan wadah atau sarana alumnus dalam komunikasi dengan sekolah, informasi proses pembelajaran serta perkembangan peserta didik baik kelas regular maupun kelas tahfidz , informasi buku dan peminjaman buku perpustakaan dan masalah-masalah lainnya.

“Kami membentuk Tim Inovasi Peningkatan Pelayanan Publik, untuk mempersiapkan aplikasi ini bersama programmer, dari sinergi ini diharapkan terjadi peningkatan layanan manajemen sekolah berbasis digital untuk menjawab permasalahan yang muncul. Dan program ini siap direplikasikan untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Gresik,” kata Beri Avita Prasetiya pada Jumat, 19 Mei 2023.

Sementara itu, Ketua Tim Inovasi Pelayanan Publik UPT SMP Negeri 1 Gresik Suci Handarini menambahkan sebelum inovasi ini dilakukan pihaknya melakukan diskusi cukup intens dengan bagian Kurikulum, Kesiswaan dan Humas Sarana Prasarana (Sarpras) dan Tata Usaha (TU) di sekolah. Diskusi memerlukan waktu yang lama dalam hal menyebarkan informasi kegiatan sekolah, dan merekap laporan, serta menanggapi keluhan dan permasalahan dari siswa atau wali murid yang masih dilakukan secara manual dan terpisah. 

Sedangkan pelaporan administrasi masih dilakukan hanya satu arah. Setelah dilakukan inovasi ini Informasi sudah berjalan dua arah ( Informasi yang dikirim admin bisa ditanggapi oleh siswa dan wali murid ). 

“Sebelum pembuatan aplikasi SIBESTIE ini, pihaknya berkolaborasi dengan bagian Kesiswaan, Kurikulum dan Humas Sarana dan Prasarana (Sarpras) sebagai pemangku program untuk bersama-sama mengidentifikasi permasalahan yang muncul dalam layanan siswa. Melakukan diskusikan bersama programmer untuk mencarikan solusi atas permasalahan tersebut dengan aplikasi SIBESTIE. Alhamdulillah pada akhirnya program ini semakin baik bisa dimanfaatkan untuk peningkatan layanan pendidikan berbasis digital,” terang Suci Handarini. 

Aplikasi SIBESTIE (Sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi) berbasis Android meliputi Sistem Layanan manajemen Kurikulum, Kesiswaan, Sarpras, Humas, dan Perpustakaan menjadi  terintegrasi, efektif, layanan lebih cepat, mudah, dan fleksibel.

SIBESTIE memiliki ukuran file yang kecil sehingga bisa dibuka semua versi android dan source code,  dan bisa di kloning, serta support dengan banyak aplikasi di android. SIBESTIE dapat diterapkan di semua sekolah di wilayah maupun luar kabupaten Gresik yang memiliki akses internet, sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi IT, tersedia perangkat IT (laptop, komputer, android, scanner). Sekolah yang akan mereplikasi program ini harus mempunyai perangkat website yaitu domain dan hosting. Pengolahan data yang di proses SIBESTIE memudahkan pekerjaan para pemangku program karena diproses secara digital, dan bersifat interaktif karena fitur-fitur bisa diakses dua arah. SIBESTIE is my bestie. (yad)

UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching SIBESTIE, Layanan Sekolah Berbasis Digital Pertama Di Gresik  Selengkapnya