Curah Hujan Tinggi, Kali Lamong Meluap, Staf Dishub Gresik Terseret Arus

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong kembali meluap. Penyebabnya, apalagi kalau bukan curah yang tinggi. Sebanyak 600 unit rumah di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng terendam air luapan Kali Lamong yang berasal dari hulu yakni Mojokerto dan Lamongan itu.

Luapan Kali Lamong untuk kali kesekian nyaris menimbulkan korban jiwa karena terseret arus di Dusun Ngablak, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng pada Selasa, 10 Juni 2025. Korban selamat bernama Supriyadi, pegawai Dinas Perhubungan Gresik. Sedangkan sepeda motor tidak bisa diselamatkan.

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif didampingi Kepala Satlak Badan Penanggulan Bencana Daerah atau BPBD Gresik Sukardi meninjau langsung ke desa terdampak banjir Kali Lamong di Kecamatan Balongpanggang pada Senin malam, 9 Juni 2025. Dokter Alif, sapaan Asluchul Alif, menyalurkan bantuan dan meninjau langsung kebutuhan warga. Alif juga meninjau lokasi banjir mulai dari di wilayah Desa Dapet, Balongpanggang yang berbatasan langsung dengan Mojokerto.

Pada Senin, 9 Juni 2025 sekitar pukul 15.30 WIB, Kali Lamong meluap. Debit air deras sehingga air bah mengalir cepat ke sejumlah desa. Antara lain, Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng sebanyak 600 unit rumah terendam air dengan ketinggian lutut orang dewasa. 

“Namun, yang paling parah dusun Ngablak (Desa Kedungrukem,Red) karena ketinggian air mencapai 60 Cm” kata Bayu, Kepala Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng pada wartawan. Ia pun menghimbau kepada seluruh warga, terutama yang memiliki anak tidak bermain air. “Tolong diawasi jangan diperbolekan main di air,” ujarnya. 

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, pemerintah daerah bersama stakeholder yang ada, bahu membahu untuk mempersiapkan segala hal masyarakat terdampak banjir.  “Mulai dari dapur umum, BPBD, menyiapkan perahu untuk warga yang butuh isolasi bantuan khusus, kemudian Dinkes tim medis sudah siap, ada kegawatdaruratan tenggalam atau yang lain, pemerintah mempersiapkan maksimal,” papar dokter Alif pada Senin malam, 9 Juni 2025.

Alif berpesan kepada warga yang terdampak banjir agar tidak selalu sering ke luar rumah. Mengingat arus deras banjir kali ini lebih deras dibanding sebelumnya.

“Harap warga hati-hati untuk tidak terlalu sering ke luar rumah, atau ke aliran air, karena aliran air sangat deras, BPBD memastikan bahwa ketinggian air lebih tinggi dari banjir sebelumnya, masyarakat waspada hati-hati tidak keluar rumah, anak-anak pengawasan orang tua jangan sampai bermain air di banjir,” imbuhnya.  (yad)

Curah Hujan Tinggi, Kali Lamong Meluap, Staf Dishub Gresik Terseret Arus Selengkapnya

Kali Lamong Meluap, 7 Desa di Balongpanggang Terendam 

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Kali Lamong kembali meluap pada Jumat, 8 Desember 2023. Sebanyak 7 Desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik terendam air kiriman dari hulu yang berada di Kabupaten Lamongan dan Mojokerto itu. Tujuh desa yang terendam air banjir Kali Lamong itu, yaitu Desa Dapet ; Desa Ngampel ; Desa Sekarputi ; Desa Wotansari ; Desa Karangsemanding ; Desa Banjaragung dan Desa Pucung.

Menurut Camat Balongpanggang Muhammad Amri, banjir Kali Lamong mulai datang Badal Subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Air luapan itu terjadi karena Kali Lamong tidak bisa menampung volume yang sangat besar karena beberapa kali hujan terjadi di bagian hulu. Namun, air cepat surut.  Di beberapa desa masing masing jalan poros Desa dan jalan lingkungan sudah tidak ada genangan dan sudah bisa di lewati, sebagian pemukiman warga sudah mulai tidak ada genangan air. 

“Jam 4 sore tadi sebagian besar sudah surut. Yang tersisa ada di dua desa yaitu Desa Pucung dan Wotansari,” kata Muhammad Amri dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat malam, 8 Desember 2023.

Puluhan unit rumah dan puluhan hektar tanaman padi terendam. Padi yang siap panen pada musim tanam Oktober-Maret (Okmar) itu terancam puso alias gagal panen. Amri mengatakan, sebenarnya di sejumlah desa yang terendam banjir Kali Lamong itu telah dilakukan normalisasi pada musim kemarau lalu. Kondisi bantaran Kali Lamong di beberapa desa ditengarai terjadi longsor. Sehingga menimbulkan pendangkalan lagi. 

“Butuh perawatan berkala karena pasti ada abrasi baik karena kekeringan atau musim hujan,” katanya. Untuk diketahui tiga tahun terakhir ini, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah melakukan normalisasi Kali Lamong yang melintas di Kabupaten Gresik sepanjang 58 kilometer itu. Total panjang Kali Lamong 103 kilometer. Kali Lamong melintasi Kabupaten Mojokerto, Lamongan, Gresik dan Surabaya. (yad)

Kali Lamong Meluap, 7 Desa di Balongpanggang Terendam  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi” memberikan bantuan 750 paket sembako untuk disalurkan di sejumlah posko dapur umum bencana banjir Kabupaten Gresik.

Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan 2.000 karung untuk pembuatan tanggul darurat. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh perwakilan perusahaan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 24 Februari 2023.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik yang saat ini mendapat amanah sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur harus hadir di tengah-tengah masyarakat Jawa Timur, khususnya pada saat musibah seperti banjir di Gresik.

“Petrokimia Gresik dalam operasional bisnisnya tidak hanya menghasilkan produk berkualitas sebagai Solusi Agroindustri. Petrokimia Gresik yang juga anggota holding Pupuk Indonesia ini kehadirannya harus bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Dwi Satriyo.

Adapun bantuan sembako yang disalurkan setiap paketnya berisi beras 3 kilogram, minyak 1 liter, gula 1 kilogram dan mi instan 5 bungkus. Terkait bantuan ini, Petrokimia Gresik telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik agar jenis bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan dari para korban terdampak luapan Kali Lamong itu.

“Kami berharap bantuan TJSL ini dapat meringankan beban saudara kami yang terdampak banjir. Bantuan ini kami salurkan melalui BPBD untuk didistribusikan ke sejumlah dapur umum seperti di Posko Shelter Cerme, Desa Gadingwatu, Perumahan Omah Indah Menganti dan Perumahan Taman Gading Menganti,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang operasionalnya berpusat di Kabupaten Gresik, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa hadir membantu pemerintah dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Gresik. Seperti diketahui, banjir sempat merendam beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik akibat tanggul jebol dan luapan sungai. Antara lain Kecamatan Driyorejo, Menganti, Benjeng, Kecamatan Cerme dan Balongpanggang.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa tanggap dengan kondisi apapun yang terjadi di Jawa Timur pada umumnya dan Kabupaten Gresik pada khususnya. Mudah-mudahan banjir yang melanda saudara-saudara kita ini segera surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tutupnya.

Sementara itu, luapan Kali Lamong berangsur surut di sejumlah desa yang terdampak. Pemkab Gresik bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan pemompaan air untuk mengurangi genangan air. Luapan Kali Lamong ini akibat intensitas curah hujan di wilayah hulu yakni Bojonegoro, dan Lamongan cukup tinggi. Akibat Kali Lamong yang memasuki Kabupaten Gresik sepanjang 58 kilometer dari 112 kilometer yang melintasi empat kabupaten/kota meluap.  (yad)

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong  Selengkapnya

Raya Morowudi Terendam Air Luapan Kali Lamong, Nekat Terobos Ratusan Motor Mogok

GRESIK,1minute.id – Banjir luapan Kali Lamong merambah  Kecamatan Cerme dan Menganti. Sejumlah desa di dua kecamatan itu terendam air luapan Kali Lamong itu. 

Di Jalan Raya Desa Morowudi, Kecamatan Cerme ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa. Jalan Raya Morowudi pun ditutup untuk semua jenis kendaraan bermotor. Sepeda motor maupun mobil.  Namun, sejumlah pengendara tetap nekat menerobos genangan air itu. Sebab, mereka enggan berputar melewati Benjeng untuk tujuan ke Benowo, Surabaya karena jaraknya berlipat-lipat jauh.

Akibatnya, kendaraan yang mereka naikki mogok karena kemanusukan air.  “Seharusnya tadi saya ambil Utara,  karena ada anak renang saya pilih bagian sisi selatan akhirnya mogok,” kata Rahardian, pengendara Granmax ditemui 1minute.id pada Senin, 20 Februari 2023.

Ia pun harus menuntun kendaraan berbodi bongsor sejauh 200 meteran. “Lumayan pegel,” katanya sambil nyengir.  Jalan Raya Morowudi mulai banjir pada Minggu petang. Intensitas curah hujan tinggi membuat sejumlah desa di aliran Kali Lamong di Gresik kebanjiran sejak Sabtu, 18 Februari 2023. 

TELAGA DADAKAN : Seorang bocah didampingi ibunya berenang di Jalan raya Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik terendam luapan Kali Lamong pada Senin, 20 Februari 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mulai kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme dan Menganti. Air bah selain merendam sawah, rumah dan jalan poros desa. Juga, sejumlah gedung sekolah tergenangi air.  Di Desa Morowudi, diantaranya, halaman SMK Muhammadiyah 7 Cerme tergenangi air setinggi mata kaki orang dewasa. “Sudah banyak berkurang. Biasa air lewat saja,” kata Camat Cerme Umar Hasyim pada Senin, 20 Februari 2023.

Saat ini, imbuhnya, genangan air luapan Kali Lamong hanya tersisa di Desa Morowudi dan Desa Dungus. “Mulai surut,” imbuhnya.  Sementara itu, air bah itu terus mengalir jauh. Air bah merambah di Desa Gadingwatu, Boboh dan Beton. Menurut Camat Menganti Gunawan Purna Admaja mengatakan, untuk Desa Gading Watu karena kondisi desa rendah sehingga menjadi langganan banjir. “Hanya beberapa rumah saja,” kata Gunawan.

Sedangkan, di Desa Boboh, kondisi geografis desa sehingga air yang menggenang tidak bisa keluar. “Untuk yang di Desa Beton karena ada tanggul yang jebol. Tapi, hanya area persawahan yang tergenangi air luapan Kali Lamong,,” kata mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik itu. Kondisi genangan air akan cepat surut bila di bagian huli yakni Lamongan dan Mojokerto tidak hujan. “Karena air ini hanya kiriman saja,” katanya.  

Sementara itu, dalam pengamatan wartawan 1minute.id luapan air bah menjadi arena bermain bagi anak-anak. Mereka berenang di air genangan yang menyerupai Telaga dadakan. Sejumlah orang memanfaatkan air banjir untuk membersihkan motor dan memancing. Karena banjir luapan Kali Lamong tahun mendekati tahun politik, sejumlah view “telaga” dadakan “dibanjiri” baliho anggota dewan atau calon anggota dewan. Baliho itu menampilkan senyum manis mereka, sementara rakyat berjalan kaki menerjang banjir. (yad)

Raya Morowudi Terendam Air Luapan Kali Lamong, Nekat Terobos Ratusan Motor Mogok Selengkapnya

Tanggap Bencana, Anggota Kodim Gresik Karya Bakti Perbaiki Tanggul Desa Cermen 

GRESIK,1minute.id – Anggota Komandan Distrik Militer (Kodim) 0817/Gresik turun tangan melakukan perbaikan tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik yang jebol akibat di terjang air bah aliran Kali Lamong. 

Pembenahan tanggul dilakukan dengan melakukan pemasangan batang bambu sebagai tiang yang ditancapkan dengan menggunakan ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik. 

Puluhan batang bambu ditancapkan di tanggul yang jebol sepanjang 32 meter itu. Setelah pemasangan tiang bambu kemudian dilapisi anyaman bambu (Gedhek)  serta terpal untung pelindung agar urukan tanah tidak gampang hilang tergerus air bah kiriman dari hulu Kali Lamong itu.

Kini, tanggul anak Kali Lamong yang jebol pada Senin lalu, 25 Oktober 2022 telah diperbaiki kolaborasi, sinergitas pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Anggota Kodim 0817/Gresik yang dibawah komando Kapt Inf Zainudin Bisma, Danramil Kedamean dan masyarakat setempat terdampak luapan Kali Lamong itu. 

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mengatakan, pihak telah menginstruksikan anggota TNI sebagai garda terdepan ketika ada bencana. Saat itu juga langsung cepat bertindak di desa yang terdampak

“Begitu kami menerima informasi air Kali Lamong sudah mulai rata dengan tanggul, kami sudah intruksikan agar para anggota untuk siaga, begitu ada laporan tanggul jebol di Desa Cerme, Kami langsung perintahkan anggota untuk bantu evakuasi warga, dan juga membantu membenahi tanggul jebol,”kata Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar kepada wartawan pada Rabu, 26 Oktober 2022.

TANGGAP BENCANA: Prajurit TNI dari Kodim 0817/Gresik membantu perbaikan tanggul di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean,Kabupaten Gresik yang jebol akibat di terjang air bah luapan Kali Lamong ( Foto: Kodim Gresik for 1minute.id)

Terpisah, Danramil Kedamean Kapt.Inf Zainudin Bisma mengatakan pihaknya selain membantu melakukan perbaikan tanggul juga membantu proses evakuasi warga yang terdampak luapan Kali Lamong. “Kami juga membantu proses distribusi bantuan kepada warga terdampak,”kata Zainudin pada Rabu, 26 Oktober 2022. Kondisi genangan air, kata Zainudin mulai surut. 

Sekitar pukul 12.30 WIB ketinggian air tersisa setinggi 10 centimeter. Warga Desa Cermen yang sempat mengungsi di tenda-tenda berangsur balik ke rumah masing-masing. Mereka balik untuk melakukan bersih-bersih setelah rumahnya tergenangi air pada Senin, 24 Oktober 2022. “Anggota kami juga turut membantu bersih-bersih rumah warga,”imbuhnya.  

Meski kondisi air sudah surut, pihaknya bersama anggota tetap bersiaga antisipasi banjir susulan. “Semoga tidak terjadi banjir lagi,”harapnya. Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung terjun ke Desa Cermen untuk melihat kondisi tanggul Desa yang jebol. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengerahkan satu unit ekskavator milik DPUTR Gresik untuk melakukan perbaikan membutuhkan waktu sehari.

Pada Selasa, 25 Oktober 2022, perbaikan sementara tanggul anak Kali Lamong yang jebol sudah kelar. Kondisi perkampungan yang lebih rendah dari tanggul, DPUTR Gresik melakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa. Air pun semakin surut. (yad)

Tanggap Bencana, Anggota Kodim Gresik Karya Bakti Perbaiki Tanggul Desa Cermen  Selengkapnya

Perbaikan Tanggul Desa Cermen Dikebut, BPBD Gresik Dirikan Tenda Antisipasi Pengungsi

GRESIK,1minute.id – Satu unit ekskavator terus melakukan penanggulan anak Kali Lamong di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Penanggulan dilakukan mulai Senin, 24 Oktober 2022. Tujuannya, membendung air bah luapan Kali Lamong dari hulu di Mojokerto dan Lamongan tidak semakin merendam rumah warga setempat. 

Sebab, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya sejumlah kabupaten/kota sepanjang Kali Lamong terjadi hujan. Di Mojokerto, hujan dengan intensitas sedang disertai petir terjadi antara pukul 13.00 WIB. Sementara, di Gresik hujan intensitas sedang terjadi pukul 13.00 WIB.

Kondisi cuaca itu berpotensi mengakibatkan debit air semakin tinggi. Arus pun semakin kuat. Sehingga, perbaikan tanggul di Desa Cermen yang jebol selebar 4 meter pada Senin, 24 Oktober 2022 segera teratasi.

MALAM HARI: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Saleh Rahanar memantau tanggul Desa Cermen, Kecamatan Kedamean yang jebol akibat deras arus air bah Kali Lamong pada Senin malam, 24 Oktober 2022 (Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani langsung datang ke lokasi. Dirinya didampingi Kepala Pelaksana BPBD Gresik Darmawan, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Gresik dan Camat Kedamean meninjau dari dekat jebolnya tanggul Anak Kali Lamong tersebut.

Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik meminta kepada Dinas terkait dibantu TNI-Polri untuk segera membantu evakuasi warga yang terdampak. “Dari laporan yang saya terima, jebolnya tanggul ini terjadi pukul 11.00 WIB yang hanya 1,5 meter. Namun beberapa jam kemudian sudah mencapai hampir 30 meter akibat tanah penahan tanggul tergerus air. Maka saya minta kepada Dinas terkait dan dibantu TNI-Polri untuk membantu proses evakuasi. Saya lihat BPBD juga sudah mendirikan tenda darurat bagi warga,”katanya.

Satu unit ekskavator juga dikerahkan Gus Yani untuk memperbaiki tanggul yang jebol. Selanjutnya akan dipasang bambu penahan dan karung berisi pasir sebagai langkah tanggap darurat agar air tidak semakin membanjiri rumah warga. “Sejauh ini tanggul Kali Lamong masih aman. Yang jebol adalah tanggul anak Kali Lamong. Ini secepatnya akan kita perbaiki sebagai  langkah tanggap darurat,” pungkasnya. (yad)

Perbaikan Tanggul Desa Cermen Dikebut, BPBD Gresik Dirikan Tenda Antisipasi Pengungsi Selengkapnya

Beradu Cepat Proyek Normalisasi dengan Banjir Kiriman Kali Lamong


GRESIK, 1minute.id – Air bah Kali Lamong memasuki wilayah Cerme, Gresik pada Sabtu , 6 November 2021. Air luapan dari bagian hulu Lamongan dan Mojokerto itu menggenangi sawah, tambak dan infrastruktur jalan poros Desa di tiga desa yakni Dadapkuning ; Sukoanyar dan Ngembung. 

Air luapan Kali Lamong itu mulai memasuki tiga desa di Kecamatan Cerme itu sekitar pukul 10.00. Volume air semakin tinggi. Data yang dihimpun 1minute.id,  air bah di Desa Dadapkuning menggenangi sawah seluas 70 hektare dengan kedalaman 20 centimeter ;  tambak seluas 100 ha kedalaman 5 cm ;  jalan poros desa ketinggian air setinggi lutut orang dewasa, 50 cm sepangjang 200 meter. 

Sedangkan, di Desa Sukoanyar banjir kiriman itu menggenangi sawah seluas 50 ha kedalaman 54 cm ; tambak seluas 34 ha kedalaman 50 cm ;  jalan poros desa sepanjang 60 m ketinggian air 30 cm ; jalan kampung sepanjang 100 m ketinggian air 10 cm. Selain itu ada dua rumah tergenang dengan ketinggian air 30 cm ; Jalan PU sepanjang 500 m ketinggian air 39 cm. 

Kemudian, di Desa Ngembung , luapan air Kali Lamong  menggenangi sawah seluas 25 ha kedalaman air 100 cm ; jalan poros desa sepanjang 100 m ketinggian air 70 cm. 
“Kami pantau di lokasi,  hanya dua rumah di Desa Sukoanyar yang tergenangi air,”kata Camat Cerme Suyono pada Sabtu, 6 November 2021. Sementara itu, proyek normalisasi Kali Lamong terus dikebut. 

TERENDAM AIR LUAPAN KALI: Proyek Jembatan Dungus, Kecamatan Cerme dihentikan sementara karena terdampak luapan Kali Lamong pada Sabtu, 6 November 2021. ( foto atas) Camat Cerme Suyono memantau Proyek normalisasi Kali Lamong di Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme . (Foto: Ist for 1minute.id)

Diantaranya, di sisi timur Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme. Ada tiga alat berat, ekskavator yang dikerahkan untuk melakukan pengerukan. Pelebaran dan pendalaman.  Normalisasi Kali Lamong ini membuat daya tampung air semakin banyak. Kali sebelum normalisasi  awalnya selebar selangkah kini sudah menjadi tiga atau empat kali lebih lebar. 

Untuk diketahui sejak Kamis, 4 November 2021 kawasan hulu yakni Lamongan dan Mojokerto hujan sangat lebat. Dampaknya, enam desa di Kecamatan Balongpanggang tergenangi air luapan Kali Lamong itu. Sehari kemudian air bah melanda Kecamatan Benjeng. Di dua kecamatan itu air mulai surut karena mengalir ke Kecamatan Cerme. 

Pemkab Gresik mulai mengurai problem tahunan itu dengan melakukan normalisasi Kali Lamong. Proyek normalisasi Kali Lamong itu baru di mulai pada Oktober 2021. Akibat tingginya curah hujan dari bagian hulu mengakibatkan air meluap. (yad)

Beradu Cepat Proyek Normalisasi dengan Banjir Kiriman Kali Lamong Selengkapnya

Kali Lamong Meluap, Anggota Polisi dan Koramil Benjeng Bantu Dorong Motor Mogok

GRESIK,1minute.id –  Curah hujan yang tinggi membuat Kali Lamong meluap pada Sabtu, 13 Maret 2021. Air bah kiriman dari kabupaten tetangga itu merambah jalan raya Benjeng-Balongpanggang. Ketinggian air sekitar 50 centimeter.

Sejumlah pengendara motor terlihat menuntun kendaraan karena mogok. Akibatnya, lalu lintas terganggu. Sejumlah personel dari Koramil dan Polsek Benjeng dikerahkan untuk membantu masyarakat dan pengendara yang terjebak banjir Kali Lamong itu. 

Sambil melakukan pengaturan arus lalu lintas, anggota Koramil maupun Polsek Benjeng terlihat membantu mendorong kendaraan yang mogok.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto  melalui Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi mengatakan, banjir yang terjadi kali ini merupakan dampak dari luapan aliran sungai Kali Lamong dan ini sudah terjadi kesekian kalinya awal 2021 ini.

Pihaknya bersama personel Koramil Benjeng turun ke lokasi banjir untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan kemacetan akibat genangan air.  “Semoga keberadaan anggota di sepanjang ruas jalan raya tersebut bisa membantu warga utamanya bagi pengguna jalan yang melintasi area banjir,”kata AKP Sholeh Lukman.

Selain mengantisipasi kemacetan, tambah mantan Kapolsek Panceng itu, penempatan personil juga mengantisipasi timbulnya korban jiwa maupun kerugian harta benda pengguna jalan akibat meluapnya air anak Kali Lamong. (*)

Kali Lamong Meluap, Anggota Polisi dan Koramil Benjeng Bantu Dorong Motor Mogok Selengkapnya