Gotong Royong, Lebih Berempati, Kurangi Persebaran Covid-19


GRESIK,1minute.id – Masa PPKM level IV memasuki hari kedua pada Kamis, 22 Juli 2021. Level yang diprediksi paling “pedas”.  Jumlah kasus baru lebih tinggi daripada kasus sembuh.  Di Jawa Timur merujuk data instagram @dinkesjatim tercatat penambahan kasus terkonfirmasi 3.859 terakumulasi menjadi 256.964 ;  sembuh bertambah 2.966 menjadi 291.877 dan meninggal bertambah 343 menjadi 17.550 pada Rabu, 21 Juli 2021. 

Forkopimda mengajak warga Kota Santri semakin erat bergandengan. Gotong royong. Bahu membahu untuk menekan persebaran dan vatalitas akibat pagebluk Corona yang memasuki tahun kedua ini.

Hal itu diungkapkan tiga pilar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di Posko PPKM Darurat di Pendapa Kecamatan Kebomas. Bupati Gresiik Fandi Akhmad Yani, meminta para kepala desa atau lurah untuk lebih aktif melakukan monitoring terhadap warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman).  

“Minimal di telepon atau video call untuk menanyakan kondisi kesehatan,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam pertemuan yang dihadiri Camat dan kepala desa di tiga Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar pada Kamis, 22 Juli 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani menceritakan pengalaman kerabatnya sedang isoman. Tidak orang yang mau mendekat. Padahal mereka perlu penguatan psikologis agar meningkatkan imun. “Minimal komunikasi, lakukan video call. Pasien isoman itu psikologi tidak baik. Karena zoom, video call bisa selamat karena psikologi senang,” tegasnya. Dengan komunikasi, imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, merasa mendapatkan perhatian dan pemerintah bisa mengetahui kebutuhan mereka. 

“Kalau butuh obat, desa membantu mengambilkan obat di puskesmas. Kalau butuh vitamin, APD bahkan kantong jenazah bisa menghubungi posko,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ia melanjutkan, pemerintah akan terus menambah fasilitas yang ada di posko PPKM Darurat yang ada di lima tempat di Gresik.

FORKOPIMDA : Wabup Gresik Aminatun Habibah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto di Posko PPKM Darurat di Kecamatan Kebomas pada Kamis,22 Juli 2021 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Saat ini, pihaknya intensif berkomunikasi dengan perusahaan untuk menambah kebutuhan tabung oksigen. Harapannya, kebutuhan oksigen bisa dipenuhi di posko. “Pak saya mau refill, monggo! Semoga bisa segera teralisasi. Selain bantalan sosial yang telah disiapkan pemerintah,”tegasnya.

Selain itu, Gus Yani juga berharap desa terus melakukan sosialisasi kepada warganya untuk tetap mematuhi protokol kesehat. Sebab, semua upaya yang dilakukan Pemkab adalah dibagian hulu. Bagian hilir yakni ditingkat grassroot tidak tersentuh akan sia-sia. “Butuh peran desa, tidak bisa dewe-dewe,”tegas Gus Yani serius.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail  menegaskan kembali keinginan bupati Fandi Akhmad Yani dengan meminta kepala desa dan lurah meningkatkan empati kepada warganya. Melakukan pendataan dan berkomunikasi dengan warga yang sakit.

Kejadian di kabupaten lain, kata Dandim, ada warga meninggal di rumah atau rumah sakit karena terlambat memberikan pertolongan.  “Semoga tidak sampai terjadi di Gresik,”pesan Letkol Inf Taufik Ismail.  “Ayo kurangi kematian, minimal butuh kemauan, keinginan untuk bertanya. Kalau ada kesulitan dirembuk barsama akan menjadi enteng,” imbuhnya.

Pertemuan offline ini juga dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, gotong royong dalam menekan perrsebaran Covid-19 bisa dilakukan oleh pemerintah desa. Diantaranya, melakukan refocusing anggaran dana desa untuk penanganan Covid-19. “Anggaran ada kelonggaran minimal 8 persen,”kata alumnus Akpol 2021. Dengan gotong royong diharapkan wabah corona bisa berakhir. (yad)

Gotong Royong, Lebih Berempati, Kurangi Persebaran Covid-19 Selengkapnya

TNI dan Polri Sinergitas Bagikan Beras untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

GRESIK,1minute.id – Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat  (PPKM) Dararut memasuki pekan kedua pada Sabtu,17 Juli 2021. Pembatasan kegiatan dan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah persebaran Covid-19 belum dikendurkan. 

Aparat gabungan dari TNI dan Polri bersinergi mendistribusikan sembako kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat itu. Sebanyak 52 ton beras digelontorkan untuk menjaga ketahanan pangan selama PPKM Darurat pada Sabtu,17 Juli 2021.

Distribusi puluhan ton beras itu melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah hukum Gresik itu dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Bantuan  diberangkatkan dari Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto megatakan, bantuan sembako tersebut bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat saat PPKM Darurat. “Kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat. Kami mendapat tanggung jawab untuk mendistribusikannya kepada masyarakat,”ujar alumnus Akpol 2001 itu. 

SINERGI TNI-POLRI : Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas berangkat menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat Gresik terdampak PPKM Darurat pada Sabtu,17 Juli 2021 ( Foto : ist)

Sembako tersebut bakal disalurkan kepada mereka yang terdampak pandemi Covid-19. Warga kurang mampu, lansia dan lainnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat di tengah kesulitan.
“Kegiatan ini akan terus kita lakukan, bersinergi dengan Kodim 0817/Gresik,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol  Inf Taufik Ismail menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Polri dalam rangka membantu warga masyarakat terdampak Covid-19 selama PPKM Darurat. “Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat yang terdampak secara langsung dengan kegiatan sehari-harinya sehingga diharapkan bisa bermanfaat,” tegasnya. 

Dua perwira menengah di dua institusi itu secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Ny Anis, 55, dan empat warga lainya di Desa Putat, Kecamatan Kebomas Gresik. (yad) 

TNI dan Polri Sinergitas Bagikan Beras untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat Selengkapnya

Lonjakan Covid Perlu Ditekan Bersama, Pemerintah Maksimalkan Pelayanan, Masyarakat Patuhi Prokes

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten Gresik menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen, obat dan sembako untuk masyarakat. Lonjakan ini perlu ditekan bersama.

Masa Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat memasuki pekan kedua pada Sabtu lusa. Pemerintah Gresik (Pemkab) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forpimda) dan elemen masyarakat akan kerja ekstrakeras lagi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menekan angka persebaran Covid-19 di Gresik.

“Untuk masa darurat kali ini, kita tidak perlu menunggu Perbup yang akan kami susun kemudian, namun kita langsung melaksanakan aksi. Kalau tidak demikian akan semakin banyak korban,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam rakor secara daring di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 15 Juli 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah, Forkopimda Gresik, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo, Asisten I Tursilowanto Hariogi  dan Kepala Dinas Kesehatan drg Syaifudin Ghozali.

Sedangkan ratusan peserta rapat lain mengikuti melalui daring. Mereka Para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan Lurah, Kapolsek, Danramil Para pimpinan Posko Covid se-Kabupaten Gresik.

Menurut Bupati, sejak PPKM Darurat efektif berlaku mulai 3 Juli 2021, sampai saat ini jumlah masyarakat Gresik yang terpapar Covid-19 semakin tinggi. Indikatornya, Bed occupancy rate (BOR) saat ini mencapai 88,7 persen. Padahal sudah ada penambahan ratusan tempat tempat tidur.

“Kami akan meningkatkan Gelora Joko Samudro menjadi Rumah Sakit lapangan untuk perawatan pasien sedang. Hal ini untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan Covid yang saat ini sudah penuh,”tandas Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani.

Untuk peningkatan perawatan pasien Covid di G-JOS, pihaknya telah membangun instalasi oksigen dengan menarik pipa oksigen dari pabriknya yang tidak jauh dari lokasi GJOS.

“Sudah ada kepastian dari Dinas Pekerjaan Umum, Insya Allah dalam waktu dekat instalasi oksigen ini sudah selesai. Selain itu, kami akan menambah jumlah tempat tidur yang semula hanya 140 menjadi 200 tempat tidur. Selain itu, secepatnya kami akan merekrut relawan untuk pemulasaran jenazah dan pemakaman. Praktis semua tenaga kesehatan akan optimalkan,”katanya.

POSKO SATGAS BANTUAN COVID : Lembaga Amil Zakat membentuk posko sebagai pusat koordinasi bantuan mulai sembako, obat-obatan, vitamin hingga mobil ambulans. Suasana Posko I di halaman Kecamatan Kebomas inj untuk mengcover bantuan di Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Disisi lainnya, untuk mengurai dan efektifitas pelayanan, tambahnya, bersama delapan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Gresik sudah membentuk 4 posko di Gresik daratan. Posko ini akan mengkoordinasikan bantuan mulai dari sembako, obat-obatan dan vitamin serta mobil ambulans.

“Semua pasien harus melalui puskesmas sebagai ujung tombak yang kemudian akan ditidaklanjuti untuk diarahkan kemana selanjutnya pasien akan dirawat. Disinilah peran RT dan RW, para Satgas Covid desa, bidan desa untuk lebih optimal dalam menangani warga pasien Covid,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Rakor ini, juga mengevaluasi tentang dukungan perusahaan di masa PPKM Darurat termasuk mengidentifikasi jenis perusahaan masuk kategori kritikal, esensial atau non esensial dengan pemberlakuan WFH bagi karyawannya. Untuk percepatan vaksinasi, Bupati akan mencari terobosan dengan menggandeng perusahaan yang siap untuk melaksanakan vaksinasi gotong-royong. (yad

Lonjakan Covid Perlu Ditekan Bersama, Pemerintah Maksimalkan Pelayanan, Masyarakat Patuhi Prokes Selengkapnya

Jaga dan Pelihara Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Desa Silawan, Kecamatan Panceng, Gresik resmi ditutup pada Rabu, 14 Juli 2021. Penyerahan hasil program TMMD dilakukan oleh Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik.

 Selama sebulan, seluruh program TMMD kelar seratus persen. Program itu diantaranya renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga. Sedangkan, kegiatan non fisik diantaranya penyemprotan desinfektan dan penyuluhan vaksinasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

Kepala Staf Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiyawan mengatakan, TMMD merupakan sinergitas TNI, Polri, Pemda, dan stakeholder yang dapat meningkatkan solidaritas dalam membangun negeri yang sasarannya adalah sasaran fisik maupun nonfisik. 

“Program TMMD diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi di daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, menurunkan kemiskinan serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan, dimana desa dapat merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri, dan memberdayakan sendiri masyarakatnya,” katanya.

Brigjend Agus Setiyawan menghimbau kepada masyarakat untuk merawat dan menjaga hasil pembangunan ini. “Mari sama-sana jaga, peliharan sehingga nilai manfaat berlangsung lama. Meningkatkan perekonomia, taraf hidup masyarakat,”kata jenderal bintang satu ini.

Penyerahan hasil TMMD ke-111 dilakukan sederhana dan prokes ketat ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta forpimda lainnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang telah dilakukan TNI dalam pelaksanaan TMMD. Terlebih, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Kodim 0817 Gresik tetap berkarya untuk masyarakat. 
“Kami selaku pemerintah daerah memberikan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap program TMMD yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Gus Yani berharap, pembangunan yang sudah dilaksanakan selama pelaksanaan TMMD harus dipelihara dan dijaga dengan baik oleh masyarakat. Serta dipergunakan sesuai dengan peruntukannya. “Mari bersama-sama kita jaga dan pelihara. Prorgam ini jangan hanya bersifat sementara saja, namun kita selaku pemerintah daerah juga siap meneruskan pembangunan yang sudah dilaksanakan ini,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Ia berharap pembangunan yang dilakukan para prajurit bangsa ini dapat bermanfaat  besar untuk menunjang aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat sehingga akan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail melaporkan capaian kegiatan fisik dan non fisik yang telah rampung seratus persen. “Untuk kegiatan fisik seperti, renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga sudah rampung seratus persen,”ujarnya.  Kegiatan lainnya penyemprotan disinfektan dan bersama Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi dan berbagai penyuluhan kepada masyarakat.  

Untuk kegiatan non fisik, meliputi penyuluhan atau sosialisasi tentang peran serta UMKM, 10 program pokok PKK, penyuluhan stunting dan perbaikan gizi, wawasan kebangsaan hingga penyuluhan bahaya narkoba juga sudah rampung seratus persen. (yad)

Jaga dan Pelihara Hasil TMMD untuk Kesejahteraan Masyarakat Selengkapnya

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id –  Pemberlakukan PPKM Darurat memasuki pekan kedua. Operasi yustisi dan penyekatan sejumlah ruas jalan di Kota Santri dilakukan secara masif. Tujuannya, membatasi mobilitas masyarakat untuk mencegah sebaran wabah Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Pemkab Gresik menggelontor bantuan berupa paket obat dan multivitamin bagi masyarakat yang sedang isolasi mandiri (Isoman). Selain itu, melakukan percepatan vaksinasi yang dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik memberiksn bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Distribusi bantuan dilakukan secara simbolis kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik pada Minggu, 11 Juli 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang menyalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak secara simbolis.

Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda, berbagai upaya mulai operasi yustisi protokol kesehatan hingga vaksinasi terus bergulir. “Semoga sumbangsih ini dinilai dapat membantu meringankan warga masyarakat terdampak pandemi,”kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik  Letkol Inf Taufik Ismail ketika melepas bantuan pada Minggu, 11 Juli 2021.

Alumnus 2001 ini melanjutkan, bantuan juga serentak dilakukan Polsek jajaran yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi. “Mari kita dukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini. Dengan disiplin mematuhi anjuran dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona,”imbau Alumnus Akpol 2001 itu.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19. “Masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari.” tukasnya. (yad)

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari


GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi PPKM Darurat semakin masif dilakukan petugas gabungan, TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik. Dalam sehari operasi pendisiplinan bisa lebih 5 kali dilakukan oleh petugas pada Kamis, 8 Juli 2021.

Kali pertama operasi PPKM Darurat digelar pagi hari di depan Iconmall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Operasi dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Sekitar pukul 09.00, petugas kembali melakukan penyekatan. Kali ini, melibatkan hakim Pengadilan Negeri dan jaksa dari Kejsksaan Negeri Gresik.  Pelanggar prokes harus menjalani sidang ditempat. 

Ada puluhan pelanggar prokes mayoritas tidak memakai masker mendapatksn sanksi denda dan kerja sosial. Menjelang petang, sekitar pukul 16.30, petugas kembali melakukan penyekatan di depan kantor Bupati Gresik. Sasaran operasi dipimpin KBO Satlantas Polres Gresik Ipda Ali Fauzi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri. Operasi yustisi sasaran adalah angkutan penumpang dan mobil travel.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, operasi yustisi dilakukan agar mematuhi ketentuan PPKM Darurat. Operasi digelar di momen jam kerja, tujuannya untuk membatasi mobilitas masyarakat yang tidak masuk sektor esensial dan kritikal.

OPS YUSTISI PPKM DARURAT : KBO Lantas Ali Fuazi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri menginterogasi angkutan orang di depan Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id

Satu per satu kelengkapan pengendara diperiksa. Baik identitas hingga tujuan bepergian. Akibatnya, sempat menimbulkan kemacetan hingga exit Tol Kebomas. Pengendara yang tidak bisa menunjukkan tujuan dan keterangan bepergian diputarbalik.

“Operasi ini bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat. Masyarakat yang bekerja bukan di sektor esensial dan kritial, atau tidak ada kepentingan mendesak langsung kami minta putar balik. Kami berharap PPKM Darurat ini bisa dipahami dan dipatuhi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu berharap para pekerja maupun perusahaan mendukung upaya penanganan Covid-19. Pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi mereka yang membandel. Apalagi, Bupati Gresik telah mengeluarkan SE  nomor 13/2021. “Masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak, agar jangan kemana-mana nang omah wae, Gresik Jaman Now,”kata perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari Selengkapnya

Kodim 0817 Gresik Siap Lakukan Penyerbuan Vaksin untuk Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Komando Distrik Militer 0817 Gresik akan menyerbu warga Kota Santri dengan vaksin. Sebanyak 3 ribu dosis sudah disiapkan untuk memberondong peningkatan imun masyarakat Gresik. Vaksinasi masal dilakukan mulai Selasa sampai Kamis, 6 – 8 Juli 2021.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan rencana penyerbuan 3 ribu dosis vaksin dilakukan selama 3 hari. Di mulai Selasa besok, 6 Juli 2021 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

“Setiap hari kami alokasikan seribu dosis. Selama tiga,”kata Letkol Inf Taufik Ismail usai menghadiri Launching Gresik Jaman Now di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021. Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan.

Gresik Jaman Now adalah kependekan dari Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae. Gerakan anyar ini menyusul penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa – Bali mulai 3-20 Juli 2021.
Letkol Inf Taufik Ismail melanjutkan, serbuan vaksinasi ini kerja bareng dengan Pemkab Gresik dan Polres Gresik. (yad)

Kodim 0817 Gresik Siap Lakukan Penyerbuan Vaksin untuk Masyarakat Selengkapnya

TMMD, Wujudkan Sinergi Membangun Negeri

GRESIK,1minute.id – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2021 dipusatkan di Desa Siwalan Kecamatan Panceng, Gresik, Jawa Timur. TMMK ke-111 itu dibuka oleh Asisten I Pemprov Jatim Ardo Sahak di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 15 Juni 2021.

“TMMD ini merupakan wujud bakti TNI kepada masyarakat dalam percepatan dan pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,”ujar Ardo Sahak membacakan sambutan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansah.  Ardo Sahak menambahkan, TMMD ini bisa menghemat anggaran APBD sebesar Rp 310 juta.

Pembukaan TMMD itu dihadiri oleh Irdam Kodam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti ;  Irwasda Polda Jatim Kombespol Sungkono mewakili Kapolda ; Kasitek 084/Bhaskara Jaya Kolonel Syamsul Hadi dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

SIMBOLIS : Brigjend Arie Subekti memberikan cangkul dalam pembukaan TMMD ke-111 di Gresik pada Selasa. 15 Juni 2021. ( foto : ist )

Irdam Kodam V Brawijaya Brigjen Arie Subekti mengingatkan agar seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ini harus melaksanakan protokol Kesehatan secara ketat. “Seluruh Prajurit yang terlibat sebelumnya harus di test swab atau rapid antigen. Mereka setiap hari juga harus melaksanakan protokol Kesehatan dan selalu menghindari kerumunan,”tegas Brigjend Arie membacakan sambutan tertulis Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto. 

Tema yang diusung tahun ini, adalah “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”. “Semoga tema ini dapat menjadi sumber inspirasi, motivasi dan inovasi bagi semua yang terlibat pada TMMD dalam membantu pemerintah melakukan percepatan pembangunan disegala bidang,”harapnya.

Senada, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan agar program ini harus kita dukung penuh karena disinilah pemerintah hadir ditengah masyarakat. “Kita harus bersinergitas dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dimasa Pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini. Beban masyarakat sangat berat. Kita harus berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat tersebut,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Sementara Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail menjelaskan bahwa TMMD berlangsung di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juni – 14 Juli 2021.

“Dilapangan, pelaksanaan TMMD ini sudah dilaksanakan sejak Mei 2021 lalu. Ada 2 sasaran yaitu fisik dan non fisik,”terang Letkol Inf Taufik Ismail. Kegiatan yang dikerjakan antara lain renovasi rumah tidak layak huni; pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor dan perbaikan akses transportasi warga. Kemudian, melaksanakan penyemprotan desinfektan, vaksinasi dan penyuluhan kesehatan bersama Dinas Kesehatan Gresik. (yad)

TMMD, Wujudkan Sinergi Membangun Negeri Selengkapnya