Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu lintas (Satlantas) Gresik melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas di kawasan Bundaran Bunder pada Selasa, 17 Maret 2026.

Penertiban dilakukan oleh korp Sabuk Putih, sebutan lain, Polisi Lalu Lintas dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Petugas melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang yang melanggar ketentuan pembatasan operasional selama masa mudik. 

Kegiatan yang dipusatkan di depan Pos Pelayanan (Posyan) Masjid Ahmad Dahlan, kawasan Bunder.  Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama periode mudik Lebaran.

“Penindakan dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Kami memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan optimal, terutama dalam mengatur kendaraan angkutan barang yang dibatasi operasionalnya selama masa arus mudik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kanit Turjawali bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik memimpin langsung personel di lapangan. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengemudi angkutan barang mengenai pentingnya mematuhi jadwal pembatasan operasional demi kenyamanan bersama di jalan raya.

Bagi pengemudi yang kedapatan melanggar aturan di ruas jalan yang dibatasi, petugas memberikan teguran melalui sistem digital menggunakan Aplikasi Teguran Presisi.

Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum yang tetap mengedepankan edukasi dan profesionalitas. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Kamseltibcar Lantas.

Kehadiran petugas di titik strategis seperti kawasan Bundaran Bunder diharapkan mampu mengurai potensi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat aktivitas kendaraan berat pada jam-jam sibuk.

Melalui pengawasan yang intensif ini, Polres Gresik berharap arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang Selengkapnya

Kapolres Gresik Sidak Kesiapan Senpi Dinas Anggota, Jaga Kamtibmas Kondusif Jelang Idul Fitri

GRESIK,1minute.id – Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah memasuki malam 20 Ramadan pada Senin, 9 Maret 2026. Lebaran Idul Fitri tinggal hitungan jari. Polres Gresik memperketat pengawasan internal dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap kesiapan senjata api (senpi) dinas milik personel.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan operasional aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Gresik seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.  

Pemeriksaan yang dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan jajaran Seksi Profesi Pengamanan (Sipropam) bersama Bagian Logistik Polres Gresik tersebut menyasar puluhan senjata api dinas, baik laras pendek maupun laras panjang, yang dipegang oleh personel Polres hingga jajaran Polsek.

Dalam kegiatan ini, setiap anggota yang memegang senjata api diwajibkan menunjukkan senpi dinas beserta kelengkapan administrasinya untuk dilakukan pengecekan secara menyeluruh.

Pengecekan dilakukan secara detail dan menyentuh berbagai aspek penting guna memastikan senjata api berada dalam kondisi siap pakai serta digunakan sesuai prosedur. Beberapa komponen yang diperiksa antara lain kondisi fisik senjata, kelengkapan amunisi, serta legalitas administrasi kepemilikan.

Petugas memeriksa kebersihan senjata serta memastikan seluruh mekanisme berfungsi dengan baik agar tidak menimbulkan kendala saat digunakan. Selain itu, jumlah dan kelayakan amunisi turut dihitung dan dicocokkan dengan data inventaris.

Tidak kalah penting, masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) juga diperiksa guna memastikan setiap personel yang memegang senjata telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang rutin dilakukan guna menjaga profesionalisme anggota di lapangan.

“Pengecekan ini adalah bentuk pengawasan internal yang ketat. Kami ingin memastikan seluruh senjata api dalam kondisi baik serta personel yang memegangnya tertib secara administrasi,” ujarnya di sela kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Melalui pemeriksaan ini, Polres Gresik tidak hanya memastikan kesiapan alat material (almat), tetapi juga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab personel dalam penggunaan senjata api dinas.

Pengawasan tersebut diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran, mencegah penyalahgunaan senjata api, serta memastikan penggunaan kekuatan oleh aparat tetap terukur dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dengan kondisi senjata yang terawat dan personel yang disiplin, Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sehingga perayaan Idulfitri di Kabupaten Gresik dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.(*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Sidak Kesiapan Senpi Dinas Anggota, Jaga Kamtibmas Kondusif Jelang Idul Fitri Selengkapnya

Mudik Lebaran, Polda Jatim Kerahkan 15.231 Personel Gabungan, Siapkan 204 Pospam dan Posyan 

GRESIK,1minute.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto melakukan kunjungan kerja ke Pos Pelayanan atau  Posyan Bunder, yang terletak di halaman Masjid Ahmad Dahlan Jalan KH. Amien Rais, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Selasa sore, 25 Maret 2025. 

Jenderal Bintang Dua itu untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 di wilayah hukum Polres Gresik. Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu  mendampingi langsung beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan unsur Forkopimda Gresik. 

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Karoops Polda Jatim, Dirlantas Polda Jatim, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabid Dokkes, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf. Siari, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir,  Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyip, serta perwakilan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Gresik.

Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel serta fasilitas di Pos Pelayanan. Sebagai bentuk apresiasi, beliau secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada petugas yang berjaga. Setelah itu, rombongan melaksanakan pengecekan situasi di area Posyan dan mengabadikan momen dengan foto bersama. 

Irjen Pol. Nanang Avianto kepada media menekankan bahwa jajaran Polda Jatim telah melakukan pemantauan jalur mudik dari arah barat, mulai dari Ngawi, Madiun, Jombang, hingga tiba di Gresik. Meski tidak dapat mengawasi seluruh jalur secara langsung pada hari-H, pihaknya telah merencanakan kunjungan bertahap ke berbagai titik strategis di wilayah Jawa Timur.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Semeru 2025 akan berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025, dengan melibatkan 15.231 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait. Selain itu, telah disiapkan 204 Pos Pengamanan atau Pospam), Pos Pelayanan alias Posyan), dan Pos Terpadu di berbagai titik strategis untuk menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik serta arus balik.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, jajaran Polda Jatim telah melakukan pemetaan daerah rawan serta menyiapkan rest area bagi pemudik. Sosialisasi mengenai titik-titik peristirahatan ini telah disebarluaskan melalui berbagai media agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan bahwa jajaran Polres Gresik telah siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan agar memanfaatkan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan yang telah kami sediakan. Jika merasa lelah, segera beristirahat untuk menghindari risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar AKBP Rovan.

Usai kegiatan di Pos Pelayanan, rangkaian kunjungan kerja Kapolda Jatim diakhiri dengan acara buka puasa bersama di Mapolres Gresik, sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antarinstansi dalam mendukung suksesnya Operasi Ketupat Semeru 2025. (yad)

Mudik Lebaran, Polda Jatim Kerahkan 15.231 Personel Gabungan, Siapkan 204 Pospam dan Posyan  Selengkapnya

Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Gresik Survei Jalur Blackspot, Troublespot Jalan Duduksampeyan, Ini Temuannya

GRESIK,1minute.id – Arus mudik Idul Fitri biasanya mulai terasa pada H-7. Akan tetapi, Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan survei antisipasi jalur blackspot dan troublespot di Jalan Raya Duduksampean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 6 Maret 2025.

Survei dilakukan bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik, Jasa Raharja, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional atau BBPJN Jatim-Bali, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik, dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Sunan Ampel atau UNESA Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri antara lain Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna ini bertujuan memastikan kelancaran serta keselamatan arus mudik di jalur nasional Duduksampean, dengan mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan serta mencari solusi terhadap hambatan yang ada.

Dari hasil survei, ditemukan beberapa titik yang memerlukan perhatian khusus, di antaranya Tikungan Jalan Raya Desa Ambeng-ambeng, merupakan jalur blackspot yang membutuhkan pemasangan speed trap serta penambahan rambu-rambu lalu lintas. 

Kemudian Jembatan Mandepo, ditemukan kondisi aspal bergelombang serta gundukan yang berpotensi membahayakan pengendara. Dibutuhkan perataan aspal untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.Terakhir, Jembatan Pandanan, ditemukan lubang besar hingga rangka besi terlihat, yang sangat membahayakan pengendara.

Sebagai langkah awal, Satlantas Polres Gresik telah memberikan tanda cat putih pada aspal yang rusak guna meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan agar perbaikan segera dilakukan sebelum puncak arus mudik.Kapolres Gresik

 AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar jalur mudik di wilayah Gresik dapat aman, nyaman, serta bebas hambatan.

“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Jika menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya. Dengan adanya survei ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di wilayah Gresik, khususnya di Jalan Raya Duduksampean, dapat berjalan lancar. (yad)

Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Gresik Survei Jalur Blackspot, Troublespot Jalan Duduksampeyan, Ini Temuannya Selengkapnya

Operasi Ketupat Semeru Berakhir, Polres Gresik Apresiasi Masyarakat Patuh Aturan

GRESIK,1minute.id – Operasi Ketupat Semeru 2024 berakhir hari ini, Selasa, 16 April 2024. Kerja keras aparat kepolisian Resor Gresik berbuah manis. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik aman, lancar dan kondusif. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh personel Polres Gresik dan jajaran atas kerja keras dan dedikasinya dalam mengamankan Operasi Ketupat Semeru 2024. 

“Alhamdulillah, berkat kerjasama dan sinergi semua pihak, Operasi Ketupat Semeru 2024 di wilayah Gresik berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar AKBP Adhitya Panji Anom.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah tertib dan mematuhi aturan lalu lintas selama Muudik Lebaran 2024. Hal ini turut berkontribusi pada kelancaran arus mudik dan arus balik di wilayah Gresik. Operasi Ketupat Semeru 2024 di wilayah Gresik berlangsung selama 14 hari, mulai 04 April hingga 16 April 2024. Selama operasi berlangsung, tidak ada kejadian kecelakaan lalu lintas yang menonjol atau tindak kriminalitas yang signifikan.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah tertib dan mematuhi aturan lalu lintas selama mudik Lebaran 2024. Hal ini tentunya sangat membantu kelancaran arus mudik dan arus balik di wilayah Gresik,” tambah AKBP Adhitya Panji Anom.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan terima kasih kepada Polres Gresik dan jajaran atas kerja kerasnya dalam mengamankan mudik Lebaran 2024.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik dan jajaran atas kerja kerasnya dalam mengamankan mudik Lebaran 2024. Berkat kerja keras semua pihak, mudik Lebaran tahun ini di Gresik berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Operasi Ketupat Semeru Berakhir, Polres Gresik Apresiasi Masyarakat Patuh Aturan Selengkapnya

Antisipasi Kebakaran, Damkarmat Siapkan 118 Personil Selama Mudik Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik menggelar Apel Kesiapsigaan Bencana Kebakaran pada Selasa, 17 April 2023. Apel dipimpin oleh Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga. 

Dalam apel itu, dilakukan pengecekan personil, alat pelindung diri (APD) hingga mobil sebagi antisipasi kejadian kebakaran saat libur lebaran.

Menurut Agustin Halomoan Sinaga, selama libur lebaran pihaknya menyiagakan sebanyak 118 personil yang terbagi di tiga posko. Yakni posko Driyorejo, Posko Dukun, dan Posko Kota.

“Kami juga menyiagakan di posko mudik lebaran,” katanya usai memimpin apel pada Selasa, 17 April 2023. Kesiapan personil menjadi salah satu perhatiannya. Personil harus dalam keadaan sehat dan siap dalam bersiaga ketika libur lebaran nanti. Pihaknya juga memastikan apabila baju-baju APD dalam keadaan baik dan siap digunakan

“Kami cek semua segala peralatan untuk pemadaman maupun penyelamatan,” tegas mantan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik itu.

Menurutnya, selama libur lebaran risiko kebakaran cukup besar. Sebab banyak rumah ditinggal oleh pemilik yang sedang mudik. Karena itu, ia menghimbauan agar sebelum mudik masyarakat diminta memastikan rumah dalam kondisi aman. Seperti sudah memastikan arus listrik dimatikan atau dalam kondisi aman, regulator tabung gas sudah dicopot, hingga menitipkan rumah kepada tetangga yang tidak mudik. (yad)

Antisipasi Kebakaran, Damkarmat Siapkan 118 Personil Selama Mudik Lebaran  Selengkapnya

Pemkab Gresik Gelar Mudik Bareng Gratis, Simak Cara Daftar, Rute dan Syaratnya

GRESIK,1minute.id – Program mudik gratis kembali diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah menyediakan 10 unit bus untuk mengangkut pemudik asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tarso Sagito mengatakan, pemkab Gresik menggelar program mudik gratis ini untuk kali ketiga. “Tahun ini, kita menyediakan 10 unit bus untuk mengangkut arus mudik,” kata Tarso Sagito disela mengikuti Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian paket tas sekolah bagi 1000 yatim” di lapangan Indoor gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Minggu, 26 Maret 2023.

Jumlah armada bus untuk mengangkut pemudik itu bisa bertambah bila animo masyarakat sangat tinggi. “Untuk tahun ini, tujuan mudik paling jauh ke Ponorogo,” imbuh mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik tersebut. “Tempat keberangkatannya di halaman kantor Bupati Gresik pada 20 April nanti,” ujar mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik itu.

Bagaimana cara mendaftar mudik gratis? Pendaftaran mulai dibuka 3 s.d 17 April 2023. Calon pemudik harus membawa kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dan Kartu Keluarga (KK). Calon pemudik daftar ke kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik di Kompleks Terminal Bunder, Gresik.  

Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI memprediksi jumlah pemudik pengguna sepeda motor tahun ini sekitar 25,13 juta orang atau naik 20,3 % dari tahun sebelumnya dari total prediksi pemudik mencapai 132,8 juta. Program mudik gratis bertujuan untuk mengurangi jumlah pemudik pengguna sepeda motor. (yad)

Pemkab Gresik Gelar Mudik Bareng Gratis, Simak Cara Daftar, Rute dan Syaratnya Selengkapnya

Jelang Mudik, BIN Dan Dinkes Surabaya Fasilitasi Vaksin Masal Di Mal


SURABAYA,1minute.id – Lebaran Idul Fitri semakin dekat. Kurang hitungan jari. Permintaan masyarakat untuk memperoleh vaksin untuk keperluan mudik cukup tinggi. Terbukti hanya dalam waktu singkat jumlah vaksin yang disediakan habis diserbu oleh warga. Hal itu dikatakan koordinator tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Ngagelrejo, Helga seusai pelaksanaan vaksin di Royal Plaza pada Senin, 25 April 2022.

Vaksinasi massal di mal dihelat Badan Intelejen Negara (BIN) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. “Hari ini, kami menyiapkan 400 dosis vaksin, untuk vaksin ke-2 dan vaksin ke-3,  dan hari ini tadi ada 15 lansia yang sudah berhasil ikut vaksin,”tutur Helga. Sebanyak 250 dosis vaksin Sinovac dan 150 dosis AstraZeneca yang disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi di salah satu mal di kawasan Kecamatan Wonokromo itu. 

“Dosis ke-3,  kami siapkan 150 dosis, dan terpakai 135 orang, sementara yang 15 orang masuk kategori lansia,” jelas Helga. Salah satu warga yang berhasil di vaksin adalah Ny Rina, warga Sidoarjo yang kebetulan berbelanja, dan juga membawa ibunya yang semula niat belanja akhirnya juga bisa ikut vaksin. 

“Ditempat kerja kami memang dihimbau untuk ikut vaksin, dan kebetulan bulan April ini waktunya vaksin ke-3 atau vaksin booster, dan lebaran ini kami sekeluarga juga berniat untuk mudik keluar propinsi, sehingga ada kesempatan ikut vaksin di mal, ya dipergunakan untuk vaksin,”ujarnya. (yad)

Jelang Mudik, BIN Dan Dinkes Surabaya Fasilitasi Vaksin Masal Di Mal Selengkapnya

Posyan Dilengkapi Gerai Vaksin, Pemudik Sehat, Cegah Laka Lantas 

GRESIK,1minute.id – Arus mudik lebaran mulai terasa. Sejumlah ruas jalan mulai banyak mobil dengan plat nomor polisi di luar Kabupaten Gresik dan Surabaya jamak ditemui di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Polres Gresik membangun Pos Pelayanan (Posyan) Terpadu di Jalan Raya Bunder-Lamongan KM 2. Tim supervisi  SBB Polda Jatim mengunjungi Posyan Terpadu itu pada Minggu, 24 April 2022. Kunjungan dipimpin oleh Dirlantas Polda Jatim AKBP Latif Usman, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi, KASI BPKB Subditregident Ditlantas Polda Jatim Kompol Ramadhan Nasution. 

Rombongan yang mengendarai motor disambut Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi, Padal Pos Yan Iptu Alimin Tunggal serta petugas piket Posyan. 

Pos Pelayanan Lebaran 2022 Polres Gresik bertemakan Masjid Ainul Yaqin. Didominasi warna biru, membuat Pos Yan ini mudah dijumpai pengendara yang melintas. Sejumlah fasilitas tersedia. Salah satunya Bus Gerai Vaksin Polres Gresik. Pengendara bisa mendapatkan vaksin di Posyan. 

Dirlantas Polda Jatim AKBP Latif Usman mendatangi posyan di Gresik menggunakan sepeda motor.  Pihaknya ingin mengetahui persis kondisi jalan. Jalan Surabaya-Gresik masih layak digunakan pemudik. 

“Biar kami mengetahui secara langsung sejauh mana sarana dan prasarana. Jalur pantura kemungkinan arus mudik menggunakan kendaraan roda dua, roda empat lewat tol, pantura alteri kita amankan lebih teliti cermat, roda dua sangat riskan. Harus hati-hati betul, kami akan menjaga, mengingatkan,”katanya. 

Setiap ada pelanggaran dipastikan akan langsung dihentikan untuk mencegah agar tidak terjadi kecelakaan. “Perintahnya jelas, mudik sehat mudik aman tidak terjadi kecelakaan tidak terjadi kemacetan. Mudik sehat, posyan Polres Gresik ada gerai vaksin. Masyarakat yang butuh sadar vaksin silahkan datang ke sini,”katanya. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menegaskan kesiapan mengamankan jalannya mudik. Pos pengamanan, pos pelayanan, pos pantau berdiri di Gresik. Mulai dari rest area di tol, kemudian ada di Kecamatan Duduksampeyan, Manyar, Sidayu, Driyorejo dan lainnya, pos pantau ada di pelabuhan, bandara di Sangkapura juga pelayanan gerai vaksin. “Kami sudah siap, semoga berjalan dengan baik dan lancar,”ujar mantan Kapolres Ponorogo itu. (yad)

Posyan Dilengkapi Gerai Vaksin, Pemudik Sehat, Cegah Laka Lantas  Selengkapnya

Satu dari Delapan Pemudik Positif Covid

GRESIK,1minute.id – Pemerintah masih menerapkan larangan mudik atau perjalanan ke luar kota hingga Senin,17 Mei 2021. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP, Dishub dan Dinas Kesehatan seakan tidak pernah capek melakukan penyekatan di semua perbatasan di Gresik. 

Antara lain, penyekatan di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan yang berbatasan dengan Lamongan pada Minggu, 16 Mei 2021. Sebanyak 101 diantara 235 unit kendaraan yang terjaring penyekatat diputarbalik karena melanggar larangan mudik lebaran. 

Dari ratusan pengendara itu, petugas memeriksa kesehatan delapan orang dengan melakukan tes usap antigen secara acak. Hasilnya, satu pengendara dinyatakan positif covid-19. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto P., mengatakan delapan orang menjalani tes usap Antigen di Pos Pam Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. “Ada satu pemudik terindikasi positif Covid,”tegas Yanto Mulyanto pada Minggu, 16 Mei 2021.

Selain melakukan penyekatan, tes usap antigen petugas membagikan masker kepada para pengguna jalan itu.

WISATAWAN DOMESTIK : Suasana destinasi Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik pada Minggu, 16 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, update data Covid-19 Gresik yang dirilis oleh Dinas Kesehatan melalui Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik per 16 Mei 2021 ada penambahan konfirmasu Covid-19 sebanyak 7 kasus  terakumulasi 5.591 kasus. Sedangkan, jumlah sembuh 4 kasus total 5.188 kasus. Selain itu, jumlah korban meninggal bertambah 1 menjadi 354 kasus.

Tujuh kasus baru konfirmasi Covid-19 itu berasal dari Desa Serah, Kecamatan Panceng, Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, dan  Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme masing-masing 1 kasus konfirmasi. Kemudian, Desa Hulaan dan Bringkang, Kecamatan Menganti masing-masing 3 dan 1 kasus konfirmasi. Sedangkan, satu korban meninggal karena Covid-19 tercatat dari Kecamatan Bungah. (yad)

Satu dari Delapan Pemudik Positif Covid Selengkapnya