TNI AD Lakukan Pipanisasi Lahan Pertanian di Pulau Bawean, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Pupuk ke 12 Desa 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendukung program pipanisasi lahan pertanian Pulau Bawean yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik pada Jumat, 1 November 2024.

Dukungan ini diberikan dalam bentuk bantuan pupuk non-subsidi NPK Phonska Plus dan Urea untuk satu musim tanam okmar atau Oktober 2024 – Maret 2025.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid menyampaikan bahwa, pipanisasi yang dilakukan oleh TNI AD bersama Pemkab Gresik ini merupakan bentuk kolaborasi dalam rangka percepatan swasembada pangan yang terus didorong oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sementara Petrokimia Gresik, sebagai bagian dari BUMN yang bertugas memproduksi dan menyalurkan pupuk ke seluruh Indonesia turut mengambil peran dengan memberikan bantuan pupuk NPK Phonska Plus dan Urea untuk petani. Bantuan ini disalurkan kepada petani yang ada di 12 desa di Kecamatan Tambak.

“Sebelum ada pipanisasi, petani di Kecamatan Tambak ini hanya bisa menanam satu kali dalam setahun. Alhamdulillah dengan adanya saluran irigasi baru ini, dimana airnya diambil dari area sekitar Danau Kastoba, petani bisa menanam padi dua hingga tiga kali dalam setahun. Tentu agar hasil dari program ini lebih optimal dibutuhkan ketersediaan pupuk yang cukup dan berkualitas,” ujar Robby usai peresmian pipanisasi di Desa Klumpanggubug, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur.  

Lebih lanjut ia berharap, dengan adanya pipanisasi ini petani di Pulau Bawean segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi. Adapun alokasi Urea bersubsidi untuk petani di Kecamatan Tambak tahun 2024 ini sebanyak 611 ton, sedangkan alokasi NPK sebesar 382,5 ton.

“Alokasi pupuk pupuk bersubsidi saat ini cukup, stoknya juga ada, dan irigasinya juga sudah lancar. Petani terdaftar di Bawean, khususnya di Kecamatan Tambak kami harap segera menebus alokasi pupuk bersubsidinya agar produktivitasnya semakin optimal,” ujar Robby.

Robby menjelaskan, penebusan pupuk bersubsidi saat ini semakin mudah. Petani terdaftar cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kios resmi untuk melakukan penebusan.

Adapun petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permentan Nomor 1 Tahun 2024, yaitu wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), menggarap lahan maksimal dua hektar. Selain itu, komoditas strategis yang berhak menerima subsidi pupuk dibatasi sembilan komoditas saja. Antara lain padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao.

“Bagi petani yang tidak tercatat sebagai penerima pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik sudah menyiapkan solusinya melalui pupuk nonsubsidi yang juga bisa didapatkan di kios-kios. Kami berharap stok pupuk yang ada bisa diserap petani dengan optimal sehingga produktivitas dan kesejahteraannya dapat terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang turut hadir dalam peresmian menyampaikan pihaknya akan terus memperluas pipanisasi  sehingga menjadi solusi bagi tantangan pertanian. Salah satu tantangan pertanian adalah sawah tadah hujan.

“Jika pemerintah pusat memiliki program mencetak jutaan hektar lahan sawah. Kita akan mendukung dengan program-program yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan pipanisasi ini, petani bisa budidaya tanpa harus menunggu musim hujan,” ujar KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

Seperti diberitakan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin langsung pencanangan program pipanisasi TNI AD Manunggal yang di Desa Klumpanggubug, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean pada Jumat, 2024. 

Pipanisasi air untuk lahan pertanian tersebut wujud kerja sama Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bersama TNI AD dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. 

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebutkan kegiatan ini dilaksanakan di 12 desa yaitu 6 desa di Kecamatan Sangkapura dan 6 desa di Kecamatan Tambak. Dengan memanfaatkan 12 titik lokasi sumber air yang berasal dari mata air, sungai dan air tanah.

“Pipanisasi sepanjang 33.212 meter beserta pendukungnya termasuk bangunan sadap dan bak penampung diharapkan dapat mengairi lahan sawah seluas 646 hektar. Sehingga berpotensi dapat menambah areal tanam menjadi 2 sampai 3 kali dalam satu tahun,” harapnya. (yad)

TNI AD Lakukan Pipanisasi Lahan Pertanian di Pulau Bawean, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Pupuk ke 12 Desa  Selengkapnya

Perkuat Ketahanan Pangan, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Mencanangkan Program Pipanisasi Air di 6 Desa di Pulau Bawean, Gresik

GRESIK,1minute.id – Petani di enam desa di kecamatan Tambak dan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bakal menikmati 3 kali panen.  Persoalan kekurangan air untuk pengairan lahan pertanian yang membuat petani di pulau berjarak 180 mil laut dari Kota Gresik hanya bisa 2 kali panen segera teratasi. 

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat telah membuat program pipanisasi air di pulau terluar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Nama programnya, pipanisasi TNI AD Manunggal. 

Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang memimpin pencanangan program pipanisasi TNI AD Manunggal di Desa Klumpanggubuk, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 1 November 2024.

Program pipanisasi tersebut wujud kerja sama Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bersama TNI AD dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. 

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Gresik yang mendukung program pipanisasi di pulau terluar di kabupaten Gresik ini. Menurutnya, pipanisasi merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam bentuk operasi bakti yang dilaksanakan bersama sama komponen masyarakat.

“Program ini merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air,” ujar Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Jumat, 1 November 2024.

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Arief  Kurniawan, dan Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid tampak hadir mendampingi kunjungan kerja Jenderal Maruli yang kali pertama ke Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean itu. 

Pihaknya, kata Jenderal Maruli menegaskan, program yang diprioritaskan untuk menjangkau sawah atau lahan tadah hujan itu dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya seperti yang tengah diresmikan saat ini di Desa Klumpanggubuk Kecamatan Tambak Bawean Kabupaten Gresik. 

“Program pipanisasi TNI AD bersama Pemkab Gresik ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penyediaan air bersih di Pulau Bawean. Selain peningkatan produktifitas pertanian juga memperkuat sinergitas TNI dengan masyarakat,” pungkasnya. 

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, program pipanisasi yang dilaksanakan di Pulau Bawean ini adalah kerja sama antara Pemkab Gresik melalui Dinas Pertanian dan TNI Angkatan Darat dalam hal ini Kodim 0817/Gresik. Kegiatan ini dilaksanakan di 12 desa yaitu 6 desa di Kecamatan Sangkapura dan 6 desa di Kecamatan Tambak. Dengan memanfaatkan 12 titik lokasi sumber air yang berasal dari mata air, sungai dan air tanah.

“Pipanisasi sepanjang 33.212 meter beserta pendukungnya termasuk bangunan sadap dan bak penampung diharapkan dapat mengairi lahan sawah seluas 646 hektar. Sehingga berpotensi dapat menambah areal tanam menjadi 2 sampai 3 kali dalam satu tahun,” harapnya.

Bu Min, begitu sapaan akrabnya, mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI AD khususnya Kodim 0817/Gresik yang sudah bekerja keras mendukung kegiatan pipanisasi di Pulau Bawean. Mulai proses perencanaan, sosialisasi sampai terwujudnya program Pipanisasi seperti yang kita saksikan saat ini. 

“Mudah-mudahan kegiatan pipanisasi di 3 desa ini dapat mengairi lahan seluas 340 hektar yang merupakan lebih dari separuh dari total kegiatan pipanisasi yang dilaksanakan di Bawean,” tutup Bu Min. 

Selain launching pipanisasi juga dilaksanakan penyemaian benih padi, penyerahan santunan, pemberian bibit dan pupuk dari Dinas Pertanian dan PT Petrokimia Gresik serta sapa Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Tambak oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (yad)

Perkuat Ketahanan Pangan, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Mencanangkan Program Pipanisasi Air di 6 Desa di Pulau Bawean, Gresik Selengkapnya

Mahkamah Agung Apresiasi Pemkab dan Pengadilan Agama Gresik dalam Melindungi Perempuan dan Anak Pascaperceraian

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima penghargaan dari Mahkamah Agung di Jakarta pada Senin, 28 Oktober 2024.

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas dukungan dan kerja sama dalam upaya pemenuhan hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian.

Sinergi berkelanjutan yang diinisiasi oleh Pemkab Gresik, Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau Kadin Gresik, serta Pengadilan Agama Gresik yang menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan 36 perusahaan swasta, 6 Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan 8 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Gresik.

MoU ini mencakup komitmen untuk menyediakan dukungan komprehensif bagi perempuan dan anak yang terdampak perceraian, melalui berbagai skema bantuan seperti pendampingan hukum, dukungan finansial, serta akses peluang kerja yang berkelanjutan.

Dukungan ini diharapkan mampu memberikan jaminan sosial dan ekonomi bagi perempuan dan anak untuk bangkit setelah mengalami tantangan akibat perceraian. Dan, upaya ini menjadi yang kali pertama dilakukan oleh Pengadilan Agama Tingkat Kabupaten di Indonesia.

Sementara itu, Pengadilan Agama Gresik diganjar penghargaan MURI sebagai Pengadilan Agama Tingkat Kabupaten Pertama, yang menginisiasi kerja sama dengan perusahaan dalam komitmen bersama tentang hak perempuan dan anak pascaperceraian.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dan Kadisnaker Kabupaten Gresik Zainul Arifin, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam merealisasikan kolaborasi ini.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya kita bersama dalam melindungi dan mendampingi perempuan serta anak pasca perceraian. Komitmen yang kita bangun tidak hanya untuk memberikan perlindungan sementara, tetapi juga membuka jalan bagi kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera bagi mereka,” ujar Sekda Washil.

Inisiatif ini, sejalan dengan visi Kabupaten Gresik untuk menjadi wilayah yang inklusif dan ramah perempuan dan anak. Dengan adanya dukungan dari berbagai perusahaan swasta dan BUMN/BUMD di Gresik, perempuan dan anak yang membutuhkan akan memiliki akses terhadap layanan pendampingan dan kesempatan pemberdayaan ekonomi yang lebih luas.

Kabupaten Gresik, melalui kolaborasi ini, telah memberikan teladan bagi daerah lain mengenai pentingnya sinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan pencapaian ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk terus memperluas cakupan dukungan dan memastikan pelaksanaan program-program berkelanjutan yang bermanfaat bagi perempuan dan anak. Penghargaan ini, akan menjadi pemicu semangat bagi semua pihak untuk memperkuat kolaborasi demi mencapai kesejahteraan sosial yang lebih inklusif dan berkeadilan. (yad)

Mahkamah Agung Apresiasi Pemkab dan Pengadilan Agama Gresik dalam Melindungi Perempuan dan Anak Pascaperceraian Selengkapnya

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk

GRESIK,1minute.id – Pabrik kayu, PT Kayu Multiguna Indonesia atau KMGI ludes terbakar. Kebakaran yang menghanguskan isi dan meluluhlantakkan bangunan pabrik berlokasi di di Jalan Segoromadu, Kekurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terjadi  pada Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WB.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik bersama sejumlah perusahaan membutuhkan waktu lebih dari 8 jam untuk menjinakkan amuk si jago merah. Api baru bisa dipadamkan oleh pada Ahad, 27 Oktober 2024 pukul 04.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun, Sabtu, 26 Oktober 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, Galinggi Raha,  bergegas lari menuju pos satpam. Dengan nafas ngos-ngosan karyawan bagian Assembling Lab Lem Plywood PT KMGI melaporkan kepada Suktikno, satpam di perusahaan kayu. “Ruang Laboratorium Lem Plywood terbakar, pak!,” kata Galinggi Raha kepada Sutikno. 

Laporan Gilingga Raha membuat Sutikno kaget. Ia pun bergegas menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. Namun, langkah Sutikno terhenti. Sebab, api sudah membesar. Tiup angin malam dan material yang ada di ruang Laboratorium Lem Plywood mudah terbakar sehingga api cepat membesar. Sutikno kemudian meminta bantuan Dinas Damkarmat Gresik. Dua unit mobil pemadam dan dua unit mobil suplai air menuju ke TKK yang berada di Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kebakaran hebat pabrik kayu itu membuat langit di radius 1 kilometer dari lokasi kebakaran berwarna kemerahan. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono mengatakan,  petugas kami masih melakukan pemadaman mulai tadi malam hingga pukul 04.00 WIB. “Saat ini juga masih dilakukan pembasahan di lokasi,” ujarnya. Ditambahkan Suyono menjelaskan dalam kejadian kebakaran tidak ada korban jiwa. (yad)

8 Jam Diamuk Si Jago Merah, Pabrik Kayu di Gresik Ludes Terbakar, Atap Bangunan pun Ambruk Selengkapnya

Pemerintahan Desa Laban Gelar Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, Usulkan 4 Program Prioritas ke Kecamatan Menganti, Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintahan Desa atau Pemdes Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik menggelar Musyarawah Rencana Pembangunan Desa atau Musrenbangdes, Penyusunan DU RKP tahun 2026 dan Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa atau RKPDes tahun 2025. 

Dua agenda penting tahunan itu dipimpin langsung oleh Penjabat Kepala Desa Laban Hadi Purwanto ini digelar di Balai Desa setempat pada Rabu malam, 23 Oktober 2024.

Musrenbangdes yang bertujuan Penyusunan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah atau DU RKP 2026 ini diikuti ratusan warga. Mereka berasal dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Desa, Badan Permusyawarahan Desa atau BPD, dan  unsur masyarakat, antara lain tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, karang taruna, serta PKK.

Selama hampir dua jam Musrenbangdes berlangsung gayeng. Dalam musyawarah itu warga menyampaikan sejumlah aspirasi dan usulan program. Semua aspirasi yang muncul itu untuk kepentingan warga. Harapannya,  bisa semakin meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan desa yang berjumlah 2.400 kepala keluarga atau KK itu.

MUSRENBANGDES LABAN : Para pemangku kepentingan mengikuti Musrenbangdes Penyusunan DURKP 2026 dan Penetapan RKPDes 2025 di Balai Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu malam, 23 Oktober 2024 ( Foto : Pemdes Laban untuk 1minute.id)

Hadi Purwanto, Pj Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, menyampaikan kesimpulan  hasil musrenbang terdapat ada empat aspirasi masyarakat. Empat usulan masyarakat yaitu : 

1. Warga masyarakat menginginkan seluruh saluran air yang ada lingkungan pemukiman desa di pasang uditch.

2. Membina peran RT/ RW yang baru agar bisa berperan aktif menjaring dan menyampaikan aspirasi warga untuk pelaksanaan program pembangunan ke Pemdes Laban

3. Program Pembangunan infrastruktur di Desa Laban harus bermanfaat dan mengutamakan kegiatan pembangunan yang berskala prioritas / paling urgent dan 

4. Pemdes Laban agar bisa mengupayakan pembangunan Jaringan saluran air PDAM masuk ke Desa Laban.

“Empat usulan yang telah disepakati dalam musrenbangdes itu yang kami usulkan kepada Kecamatan,” tegas Hadi Purwanto pada Kamis, 24 Oktober 2024. “Harapan usulan itu bisa menjadi prioritas program pada tahun 2026 mendatang,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, usulan pembangunan  jaringan saluran air PDAM. Akan tetapi, investasi pembangunan jaringan PDAM ini cukup besar. “Selama ini, warga menggunakan air HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum),” kata Hadi Purwanto yang juga Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat atau Kasi Kesra Kecamatan Menganti itu. 

Ketika musim kemarau, debit air yang bersumber dari air bawah tanah itu berkurang. Oleh karena itulah, warga mengharapkan pemerintah membangun jaringan air PDAM. 

Setelah Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, acara dilanjutkan dengan Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa atau RKPDes 2025. 

Untuk diketahui DU RKP merupakan usulan yang akan diteruskan ke Kecamatan untuk menjadi prioritas pada tahun perencanaan yang akan datang.  DU RKP biasanya dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). 

Musrenbangdes adalah forum musyawarah tahunan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, BPD, dan unsur masyarakat. Dalam Musrenbangdes, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan usulan program pembangunan. Hasil diskusi dan masukan dari peserta Musrenbangdes akan menjadi dasar untuk menyusun RKPDes. (yad)

Pemerintahan Desa Laban Gelar Musrenbangdes Penyusunan DU RKP 2026, Usulkan 4 Program Prioritas ke Kecamatan Menganti, Gresik Selengkapnya

Anjing Piaraan Galak, Petugas Rescue Damkarmat Gresik Butuh 3 Jam Evakuasi Korban ke Rumah Sakit

GRESIK,1minute.id – Rumah pagar besi setinggi 2 meter di Kompleks Perumahan Mars no 4 Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur mendadak riuh pada Sabtu, 19 Oktober 2024.

Sekitar pukul 17.43 WIB sebanyak empat anggota tim rescue dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik mendatangi rumah milik Debina, 55 tahun itu. Beberapa menit kemudian satu unit ambulans juga darang. Kedatangan tim rescue dan ambulans membuat warga perumahan kaget. Mereka pun penasaran. Belakangan diketahui, kedatangan petugas gabungan itu untuk melakukan evakuasi pemilik rumah dan hewan piaraannya.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono, sekitar pukul 17.21 WIB, petugas command center, 112 Gresik menerima laporan ada orang sakit. Pelapornya adalah Gatot, ketua Rukun Tetangga setempat. Dalam laporan itu disebutkan, Debina, pemilik rumah sudah hampir dua minggu tidak keluar rumah. Diduga sakit. Akan tetapi, warga tidak takut masuk rumah karena dijaga seekor anjing helder. 

“Tim rescue bersama ambulans diberangkatkan menuju lokasi. Sekitar pukul 17.43 WIB tim rescue tiba,” terang Suyono dalam keterangan tertulis di grup Whatsapp atau WAG pada Sabtu, 19 Oktober 2024. Ketika tim rescue membuka pagar, anjing yang menjaga nyonya pemilik rumah menggongong. 

Petugas memutuskan, harus menjinakkan dan mengevakuasi anjing pemilk rumah terlebih dahulu. Setelah melalui berbagai cara selama 3 jam tepatnya, pukul 20.43 WIB petugas akhirnya bisa mengevakuasi pemilik rumah. “Evakuasi korban lama karena anjing penjaga galak,” kata mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekratariat Daerah Gresik itu.

Menurut keterangan tetangga, Debina tinggal seorang diri. Selama ini, kebutuhan Debina kerap dibantu oleh para tetangga perumahan. Namun, selama 2 minggu terakhir, warga tidak pernah melihat Debina keluar rumah. Warga pun curiga pemilik rumah sakit. Akan tetapi, warga tidak bisa masuk kerumah Debina karena dijaga anjing helder yang galak. Apalagi selama 2 minggu anjing itu tidak mendapatkan makanan karena pemilik rumah sedang tergolek sakit. Warga pun meminta bantuan petugas melalui command center 112 Pemkab Gresik. (yad)

Anjing Piaraan Galak, Petugas Rescue Damkarmat Gresik Butuh 3 Jam Evakuasi Korban ke Rumah Sakit Selengkapnya

Rakor Bersama KPK, DPRD Gresik Nyatakan Komitmen Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik dan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Rakor digelar di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik, Jawa Timur. Dalam rakor yang dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko bersama Satgas Pemberantasan Korupsi, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, seluruh anggota DPRD Gresik dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD Kabupaten Gresik ini DPRD Gresik menyatakan komitmen mendukung upaya Pemberantasan korupsi. 

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir dalam sambutannya mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kabupaten Gresik.

“Hal ini demi terlaksananya program pembangunan, terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa serta mendorong pengelolaan berbagai sumber daya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 itu.

Menurut politisi berusia 39 tahun itu, kehadiran KPK sangat penting dalam rangka memperkuat integritas DPRD Gresik sebagai penyelenggara pemerintah daerah.

“Kami baru saja dilantik 54 hari yang lalu. Tentu kami semua ingin menjalankan tugas dan fungsi sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.  Sebanyak 50 anggota DPRD Gresik hasil pemilihan legislatif atau Pileg 14 Februari 2024 ini dilantik pada 23 Agustus 2024.

Dalam mendukung terselenggaranya zona anti korupsi, pihaknya mendorong agar pemerintah daerah memperluas zona anti korupsi. Yakni, dari zona integritas menjadi wilayah bebas dari korupsi atau WBK dan wilayah birokrasi bersih dan melayani alias WBBM.

“Kami mohon arahan dan bimbingan dari Tim Satgas Koordinasi dan supervisi KPK RI agar kita semua dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya mengatakan pihaknya dengan semua perangkat daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai pertanggungjawaban selalu memperhatikan dan mematuhi rambu-rambu regulasi dan ketentuan teknis.

Sehingga diharapkan tata kelola pemerintah dapat meminimalkan terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan kepentingan masyarakat.

Namun demikan, ia melanjutkan, tidak semua dapat tercapai dengan cepat sesuai rencana. Sehingga masih terdapat sejumlah kelemahan dan kendala yang dihadapi baik secara teknis maupun administratif.

“Untuk itu kami sangat mendukung upaya KPK RI untuk mendorong upaya perbaikan tata kelola pemerintahan dengan berbagai kebijakan. Sehingga dapat mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien,” terangnya.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengatakan sesuai pasal 6 UU 19/2019, KPK memiliki enam tugas. “Mulai pencegahan, koordinasi, monitor, supervisi, penindakan dan eksekusi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini ada pandangan bahwa lembaga superbodi, KPK itu kerjanya hanya nangkap-nangkap. Karena itu saja yang terblow up. 

“Padahal kami memiliki strategi trisula untuk pemberantasan korupsi. Yakni pendekatan pre-emtive untuk meniadakan niat korupsi, pendekatan preventif untuk meniadakan kesempatan dan pendekatan represif untuk memberikan efek jera,” ungkapnya (yad)

Rakor Bersama KPK, DPRD Gresik Nyatakan Komitmen Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi  Selengkapnya

Manjakan Penggemar Dinas Pertanian Gelar Expo Bonsai asli Gresik

GRESIK,1minute.id – Expo Pesona Bonsai Gresik kembali digelar di halaman Gressmall di Jalan Sumatra Gresik Kota Baru atau GKB. Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah yang membuka langsung gelaran tahunan untuk menyemarakkan Hari Tani Nasional itu pada Selasa, 15 Oktober 2024.  

Event yang digelar hingga Rabu besok, 16 Oktober 2024 oleh Dinas Pertanian Gresik berkolaborasi dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Gresik itu diikuti 300 peserta. 

“Kabupaten Gresik merupakan salah satu sentra penghasil tanaman hias yang potensial. Salah satunya adalah tanaman bonsai, yang berada di beberapa kecamatan. Di antaranya Kecamatan Kedamean, Kecamatan Wringinanom, Kecamatan Panceng dan Kecamatan Balongpanggang,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya.

Tanaman hias merupakan salah satu komoditas holtikultura yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi. Sehingga prospeknya sangat cerah untuk dijadikan bisnis atau peluang usaha yang menjanjikan, baik dari segi permintaan maupun harga jual. 

Plt Bupati Gresik wanita pertama dalam kurun waktu 50 tahun terakhir ini, menambahkan, bonsai bukan sekedar tanaman yang dipelihara dalam pot. Tetapi juga sebuah karya seni yang membutuhkan ketekunan, kesabaran dan kecerdasan. Melalui bonsai, kita belajar untuk menghargai proses menikmati keindahan dalam setiap detail dan merawat alam dengan sepenuh hati. 

“Pohon-pohon yang dibentuk menjadi bonsai merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di alam, seperti serut, legundi. Ketika sudah menjadi bonsai seperti yang ada disini nantinya masyarakat teredukasi bisa memanfaatkan pohon pohon yang tadinya tidak berharga menjadi nilai ekonomi yang tinggi,” harapnya.

Ia pun mengapresiasi event yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan PPBI Gresik ini. Selain kontes ada juga pelatihan yang dipandu oleh ahli bonsai. Ini kesempatan bagi penggemar bonsai untuk belajar lebih banyak tentang teknik dan rahasia dibalik seni. 

“Burung dara burung merpati, diatas pohon terbang mengitari, melalui tanaman hias dan bonsai mari kita tingkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Bu Min-sapaan akrab – Aminatun Habibah yang saat itu didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro itu. (yad)

Manjakan Penggemar Dinas Pertanian Gelar Expo Bonsai asli Gresik Selengkapnya

Evaluasi DPRD Gresik, Realisasi PAD September 2024 Tidak Maksimal, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Dorong OPD Penghasil Inovatif 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik mulai memelototi kinerja pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik sepanjang 2024. Evaluasi yang dilakukan oleh anggota parlemen berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik, Jawa Timur berfokus pada pendapatan asli daerah atau PAD di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Dalam evaluasi itu, wakil rakyat hasil pemilihan legislatif pada 14 Februari 2024 lalu menyoroti rendahnya realisasi PAD 2024. Berdasarkan laporan realisasi per 30 September 2024 pundi-pundi pendapatan dari PAD teralisasi sebesar Rp 983 miliar dari target sebesar Rp 1,59 triliun atau sekitar 61,54 persen.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir mengatakan pengelolaan pajak dan retribusi yang belum maksimal membuat target PAD seringkali tidak tercapai. Padahal, kalau melihat potensi riil di lapangan, banyak peluang yang bisa dimaksimalkan. Ia mencontohkan sektor pajak. “Kalau faktornya (rendah realisasi) karena ketaatan wajib pajak, tentu bisa kita maklum. Yang saya khawatirkan tidak tercapainya target justru dari internal pemerintah sendiri,” kata Syahrur yang Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 kepada wartawan. 

Menurut dia, pajak daerah kerap tidak tercapai karena database wajib pajak tidak up to date.  Dampaknya, banyaknya tunggakan pajak sehingga membuat wajib pajak menghindari kewajibannya. “Parahnya lagi tidak adanya inovasi peningkatan pajak,” ujar politisi berusia 39 tahun itu.

Begitu juga dengan percepatan investasi dan pembangunan daerah. Para pelaku usaha menginginkan kecepatan layanan perizinan. Agar usaha yang dilakukan secara beroperasi dan merekrut pekerja. “Akan tetapi, yang kerap terjadi adalah keterlambatan dalam proses perizinan,” tegasnya. 

Ia berharap di triwulan keempat  atau Oktober sampai Desember tahun anggaran 2024, organisasi perangkat daerah atau OPD penghasil mampu memaksimalkan potensi. Menggenjot pendapatan asli daerah dari berbagai sumber. “Capaian pada tahun ini akan menjadi pertimbangan dalam menyusun Rancangan APBD 2025. Karena berkaitan dengan kondisi fiskal daerah,” katanya. (yad)

Evaluasi DPRD Gresik, Realisasi PAD September 2024 Tidak Maksimal, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir Dorong OPD Penghasil Inovatif  Selengkapnya

Bakar Sampah,13 Ekor Kambing Terpanggang di Jalan Panggang, Gresik

GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran masih mewarnai di kabupaten Gresik. Pada Jumat, 11 Oktober 2024 sebuah kandang berisi 13 ekor kambing di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik hangus terbakar. 

Besarnya lidah api membuat puluhan ekor kambing tidak bisa terselamatkan. Akibat kebakaran ini, korban Rukun, mngalami mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono kebakaran di Jalan Panggang, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu bermula pembakaran  pembakaran sampah yang tanpa pengawasan. Belum diketahui secara pasti identitas orang yang membakar sampah.

Setelah membakar sampah, orang tidak dikenal tersebut kemudian pergi. Tiupan angin kobaran api semakin membesar dan merembet ke alang-alang yang kondisinya sudah mengering karena kemarau. “Dikarenakan angin yang cukup kencang kemudian juga merembet membakar Kadang Kambing , api dengan Cepat melahap tempat kandang kambing dan 13 ekor kambing terbakar,” terang Suyono pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Lidah api semakin besar dan membakar rumah mesin tempel milik Rukun. “Di rumah tempel itu ada tiga unit mesin tempel ikut terbakar,” ujar mantan Asisten bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten atau Setkab Gresik itu. Asap membumbung tinggi ke angkasa. David, salah satu saksi mata melihat kobaran api kemudian menghubungi Dinas Damkarmat Gresik melalui Command Center 112. 

“Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.10 WIB,” ujarnya.  Sebanyak enam anggota Damkar Gresik dengan kekuatan satu unit mobil damkar dan satu unit mobil suplai air menuju tempat kejadian kebakaran atau TKK. “Api bisa kami padamkan sekitar pukul 12.45 WIB,” tegasnya. Lamanya proses pemadaman karena area yang terbakar cukup luas.

Suyono menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pembakaran sampah karena saat ini musim kemarau. “Kalau terpaksa harus membakar sampah tetap harus diawasi,” tegasnya. (yad)

Bakar Sampah,13 Ekor Kambing Terpanggang di Jalan Panggang, Gresik Selengkapnya