Pol PP Gresik Gagalkan Peredaran Miras dari Bali ke Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik memggaagalkan pengiriman minuman keras atau miras ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Puluhan botol miras yang dikemas dalam 7 dus itu berasal dari Bali.

Rinciannya, 5 dus miras dikirim melalui jasa pengiriman JNT dan 2 dus dibawa seorang kurir berinisial M dengan diangkut sepeda motor. Kini, barang bukti barang haram itu diamankan oleh trantib Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.

“Kurir dan penerima barang akan kami mintai keterangan. Bila terbukti meraka akan kami jerat Perda larangan peredaran miniman keras di Kabupaten Gresik,” ujar Kasat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Minggu, 17 November 2024.

Ia menceritakan pada Rabu, 13 November 2024 mendapat kabar ada pengiriman miras 5 dus dari Bali tujuan Pulau Bawean. Miras itu dikirim melalui jasa pengiriman tiba di Pulau Bawean pada Kamis, 14 November 2024. 

Trantib Kecamatan Sangkapura kemudian berkoordinasi dengan jasa pengiriman barang untuk melakukan penyitaan miras itu. Sebab, di kabupaten Gresik ada Peraturan Daerah atau Perda nomor 19/2004 tentang larangan peredaran minuman keras.

Sinaga menghimbau kepada semua elemen masyarakat di kepulauan terluar Kabupaten Gresik bersama-sama memerangi peredaran miras dan prostitusi untuk menjaga marwah Kabupaten Gresik yang terkenal dengan semboyan “Berhias Iman” Bersih dari Peredaran miras dan segala bentuk kegiatan prostitusi.

Sementara itu, pengurus Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama Sangkapura memberikan apresiasi kesigapan Pol PP sehingga bisa menggagalkan peredaran miras di pulau berjarak 180 mil laut dari Pemkab Gresik itu. 

“Kami nenyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada APH dan Pol PP. Semoga ini semua tidak hanya dilakukan saat ini saja. Tapi,

akan terus dilakukan oleh APH. Karena diakui atau tidak miras adalah bagian dari salah satu alkohol yang mampu membuat seseorang lupa diri, lupa segala-galanya,” kata Rais Syuriah MWC NU Sangkapura Mashudi didampingi Ketua Tanfidziyah Abdurrahman. (yad)

Pol PP Gresik Gagalkan Peredaran Miras dari Bali ke Pulau Bawean Selengkapnya

Bawaslu Gresik Ajak Masyarakat Aktif Awasi Pilkada Serentak

GRESIK, 1minute.id – Ribuan warga Gresik mengikuti Jalan Sehat Bareng Bawaslu Gresik pada Ahad, 17 November 2024. Kegiatan sosialisasi pengawasan pilkada Serentak 2024 yang dikemas dengan jalan sehat ini start dan finish di Sarana Olah Raga atau SOR Tridharma Petrokimia Gresik ini dibuka oleh Habibur Rohman, Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, Parmas Badam Pengawas Pemilu atau Bawaslu Gresik.

Tampak hadir di acara tersebut, Sekretatis Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Kesbangpol Gresik Nanang Setiawan, Ketua DPRD Gresik M.Syahrul Munir dan Kompol Sujiran, Kepala Bagian Perencanaan atau Kabag Ren Polres Gresik.

Kegiatan diawali dengan senam bersama lalu dilanjutkan dengan jalan sehat menempuh jarak 2,8 kilometer. Dalam kegiatan itu, ada tumpeng pudak yang diperebutkan oleh peserta. 

Habibur Rohman mengatakan, Mlaku Bareng Bawaslu Gresik ini, untuk mensosiakusasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak pada Rabu, 27 November 2024. Pilkada serentak 2024 untuk Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik. “Kami ajak masyarakat untuk datang ke TPS pada Rabu, 27 November 2024,” kata Habibur Rohman. 

Selain mengajak, warga untuk menggunakan hak pilih, ia melanjutkan juga meminta masyarakat untuk melakukan pengawasan pilkada. “Pilkada serentak yang bermartabat, masyarakat harus ikut aktif mengawasi Pilkada,” kata Habibur Rohman usai acara jalan sehat. (yad)

Bawaslu Gresik Ajak Masyarakat Aktif Awasi Pilkada Serentak Selengkapnya

Pemdes Leran, Manyar Sabet Badan Publik Desa Informatif Terbaik dari Komisi Informasi Jawa Timur

GRESIK,1minute.id –  Komitmen Pemerintah Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dalam melaksanakan keterbukaan informasi berbuah penghargaan. Dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik atau KIP Award Jawa Timur 2024 yang diselenggarakan Komisi Informasi atau KI Jawa Timur itu, Pemdes Leran dinobatkan sebagai yang terbaik.

Skornya, nyaris sempurna yakni, skor 98,70 mengungguli pemdes lain di Jawa Timur sebagai nominator dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik di Jawa Timur. Pemdes Leran meraih penghargaan Badan Publik Desa Informatif terbaik dalam ajang “Anugerah Keterbukaan Informasi Publik”, sebagai landasan tata kelola Pemdes yang baik, transparan dan akuntabel.

Nilai yang dikumpulkan Pemdes Leran dalam ajang tersebut, jauh mengungguli nominator lain. Yakni, Pemdes Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Lumajang dengan skor 97,77. Kemudian Pemdes Tempel, Kecamatan Loceret, Nganjuk (96,93) ; Pemdes Kerkep, Kecamatan Gurah, Kediri (93,47) dan Pemdes Kertagena tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura (92,02).

Awarding digelar di Hotel Grand Swiss-Belhotel Darmo, Surabaya pada Rabu malam, 13 November 2024. Acara tersebut dihadiri Penjabat atau Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. Penghargaan diserahkan oleh komisioner KI Jawa Timur M.Sholahuddin kepada Pj Kades Lerah Mahmudi dan disaksikan oleh Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan ratusan pasang mata yang menghadiri acara tersebut secara hybrid dan dalam jaring atau daring. 

“Saya atas nama Pemerintah Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, karena terpilih menjadi Pemerintah Desa terbaik dalam ajang keterbukaan informasi publik award Provinsi Jawa Timur tahun 2024,” kata Mahmudi.

KOMISI IINFORMASI AWARD 2024 : Komisioner Komisi Informasi Jawa Timur M.Sholahuddin menyerahkan penghargaan kepada Mahmudi, Pj Pemdes Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sebagai Badan Publik Desa Informatif terbaikJawa Timur di Surabaya pada Rabu malam, 13 November 2024 ( Foto ; ist)

“Atas nama Pemerintah Desa Leran berterima kasih kepada Komisi Informasi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Gresik, yang telah membantu menyediakan server sistem informasi Desa Leran,” sambungnya.

Mahmudi juga tidak lupa berterima kasih kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Desa (PPID) Leran, yang dinilai telah bekerja keras dan kompak secara tim, dalam memperbarui informasi publik Desa Leran. Sehingga membuat akses publik di Desa Leran semakin mudah, serta lebih transparan.

“Penghargaan dan prestasi ini kami persembahkan kepada masyarakat Desa Leran dan menjadi semangat bagi kami dalam peningkatan pelayanan informasi publik desa. Semoga Desa Leran semakin maju, terbuka dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Provinsi Jawa Timur,” beber Mahmudi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Leran itu.

Melalui penerapan Undang-undang nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Pemdes Leran berkomitmen untuk melanjutkan praktik keterbukaan informasi secara konsisten, dalam penyelenggaraan desa yang baik dan transparan. (yad)

Pemdes Leran, Manyar Sabet Badan Publik Desa Informatif Terbaik dari Komisi Informasi Jawa Timur Selengkapnya

Bidan dan Ahli Gizi Puskesmas Dapet Berikan Konseling Ibu dan Balita Alami Gangguan Gizi

GRESIK,1minute.id – Bidan Ayu Septiarni dan ahl gizo Vitri Aprilia mengunjungi seorang warga di Dusun Landean, Desa Tanah Landean, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Kunjungan rutin bidan desa dan ahli gizi dari Puskesmas Dapet ini untuk memastikan pemenuhan gizi yang cukup kepada seorang ibu yang memiliki anak balita di dusun tersebut. Sebab, balita tersebut berpotensi mengalami gizi buruk.

Sehingga, bidan Ayu dan ahli gizi Aprilia memberikan perhatian khusus agar orang tua dan balitanya berkecupan asupan gizinya. Bila pencegahan yang dilakukan oleh bidan Ayu dan ahli gizi Aprilia itu berhasil di dusun Landean terbebas dari anak gizi buruk.  

Dalam kunjungan itu, bidan Ayu, dan Ahli Gizi Aprial memantau kondisi kesehatan balita; memberikan edukasi kepada orang tua untuk memastikan penanganan yang tepat bagi balita yang membutuhkan.

Pada kesempatan itu, dua perempuan tangguh itu, menjelaskan tentang pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak atau KIA kepada ibu balita terkait bagaimana pemantauan pertumbuhan dan perkembangan perawatan balita, pemberian ASI eksklusif, pentingnya gizi seimbang untuk balita, imunisasi balita, serta penanganan penyakit umum pada balita.

Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan, kegiatan kunjungan rumah ini dilakukan untuk memberikan konseling kepada keluarga balita. Konseling terkait pemenuhan gizi balita. “Juga kunjungan rumah dilakukan untuk mengidentifikasi faktor risiko lingkungan dan keluarga yang berpotensi menyebabkan gangguan gizi,” kata dr Khusnah. (yad)

Bidan dan Ahli Gizi Puskesmas Dapet Berikan Konseling Ibu dan Balita Alami Gangguan Gizi Selengkapnya

DPRD Gresik Apresiasi DLH Gresik Gercep Tangani Kerusakan Gapura Naga Giri, Ikon Kota Wali yang Rusak Diduga Tersambar Petir

GRESIK,1minute.id – Sri Subaidah mengerahkan puluhan petugas kebersihan reruntuhan bangunan di sekitar Gapura Naga Giri yang rompal diduga tersambar petir pada Rabu, 13 November 2024. Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik itu memimpin langsung membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan di kawasan Waduk Bunder di Jalan Pantura ruas Gresik-Lamongan itu.

Di kawasan Gapura Naga Giri, yang menjadi tetenger masuk kawasan Kota Gresik itu kemudian dipasangi pita plastik dan jaring mengantisipasi  agar kendaraan lebih berhati-hati ketika melintas menuju arah Terminal Bunder. Aksi gerak cepat alias Gercep Sri Subaidah itu mendapatkan apresiasi dari Abdullah Hamdi,  di Komisi III DPRD Gresik.

Dalam pantauan 1minute.id  pita plastik warna kuning kombinasi hitam masih terpasang di kawasan Gerbang Naga Giri yang terlihat asri karena banyak tanaman hias yang tumbuh dan terawat itu. Gerbang Naga Giri itu memiliki tinggi 19,5 meter. Gerbang atau tugu yang dibangun melalui dana corporate social responsibility atau CSR PT Petrokomia Gresik senilai Rp 7 miliar. 

Bangunan gapura itu berdiri kokoh di dua sisi ruas jalan nasional, Jalan Raya Bunder, Kecamatan Kebomas diresmikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto pada 26 September 2015 lalu. Bentuk Naga Giri yang cukup besar sehingga dari jauh terlihat kokoh dan mencerminkan ciri Gresik sebagai Kota Wali

Tugu selamat datang berbentuk Naga Giri tersebut telah menjadi salah satu ikon sebelum memasuki Kawasan Kota Gresik dan menjadi pengetahuan baru bagi masyarakat. Pascaperesmian, tetenger masuk kawasan Kota Gresik menjadi aset Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Tahun ini, umur bangunan gapura telah memasuki 9 tahun. 

MONITORING : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah (topi warna putih) melakukan monitoring di kawasan Gapura Naga Giri yang rusak diduga tersambar petir pada Rabu. 13 November 2024 ( Foto : DLH Gresik untuk 1minute.id)

Pada Rabu, 13 November 2024, bagian atas gapura yang telah dipasang besi berbentuk lancip diduga anti petir itu rompal. DLH Gresik belum bisa memastikan penyebab kerusakan atap gapura Naga Giri itu. Dugaan awak rusak karena tersambar petir.

Kepala DLH Pemkab Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring langsung ke Gapura Naga Giri di kawasan Waduk Bunder itu pada Rabu, 13 November 2024. Langkah awal monitoring, pihaknya juga melakukan pembersihan terhadap puing-puing yang berserakan. “Langkah awal ini kami bersihkan dulu. Kami netralisir puing-puing gapura biar tidak berceceran di jalan,” ucapnya pada Kamis, 14 November 2024.

Setelah pembersihan puing-puing, ia melanjutkan, DLH juga memasang garis pengaman berupa police line di sekitaran Gapura Bunder. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar kendaraan lebih berhati-hati ketika melintas menuju arah Terminal Bunder. Pengamanan juga akan dilakukan dengan memasang jaring-jaring penyangga pada bagian atas. 

“Sementara ini kami amankan dulu. Kami pasangi jaring-jaring sekalian untuk pengamanannya,” sambungnya. Jaring pengaman akan dipasangkan pada bagian atas Gapura Bunder. Pada titik tersebut disinyalir sebagai pemicu awal kerusakan bangunan. 

Ia mengatakan, dugaan awal kerusakan diakibatkan oleh hantaman petir. Namun, Kepala DLH Sri Subaidah menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan konsultan pemeliharaan untuk mencari titik awal persoalan kerusakan. “Kami akan telusuri lebih dulu. Baru nantinya kalau sudah ada penyebab dan titik kerusakan utama akan kami lakukan langkah lanjutan,” bebernya. 

Langkah lanjutan yang akan ditempuh adalah perbaikan secara intensif pada tugu selamat datang tersebut. Ke depan, DLH akan menjalin komunikasi dengan sejumlah OPD terkait untuk merealisasikan perbaikan Gapura Bunder. “Perbaikan jadi langkah penting untuk memastikan kejadian serupa tidak berlangsung pada masa yang akan datang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, pihak DLH Gresik telah melakukan koordinasi DCKPKP Gresik. “Sudah berkoordinasi dengan kami. Karena dilengkapi taman dikelola oleh DLH,” kata Ida Lailatussa’diyah dikonfirmasi pada Kamis, 14 November 2024.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi memberikan apresiasi kecapatan DLH Gresik dalam  penanganan gapura setinggi 19,5 meter ini. Menurut Hamdi, penanganan cepat sangat penting agar tak membahayakan pengguna jalan yang sedang melintas.

“Kami salut atas kerja cepat DLH Gresik. Tak sampai satu jam puing-puing reruntuhan gapura langsung bersih,” ucap Hamdi kepada wartawan. (yad/adv)

DPRD Gresik Apresiasi DLH Gresik Gercep Tangani Kerusakan Gapura Naga Giri, Ikon Kota Wali yang Rusak Diduga Tersambar Petir Selengkapnya

Stadion G-JOS, Home Base Gresik United Ciamik, Berstandar FIFA

GRESIK,1minute.id – Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS semakin ciamik. Fasat luar dan dalam berubah 180 derajat dari sebelumnya. Warna kuning menjadi warna dominan di stadion berada di Jalan Veteran, Kelurahan Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Warna kuning identik dengan jersey pemain dan suporter Gresik United yang sedang berlaga di kompetisi Liga 2 Indonesia itu. Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik menargetkan revitalisasi home base Gresik United, kesebelasan arek-arek Ultras Gresik itu kelar pada November 2024. 

“CKPKP Gresik berharap bisa menyelesaikan seluruh proyek pembangunan sesuai dengan rencana dan kontrak yang telah disusun,” kata Kepala Dinas CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam acara Ngopi Santai bersama wartawan pada Jumat, 8 November 2024. 

Revitalisasi stadion G-JOS ini bersumber dari Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Menurut Ida Lailatussa’diyah, pekerjaan yang dilakukan kursi tunggal alias single set untuk penonton ekonomi dan kursi VVIP. “Kapasitas penonton nantinya sebanyak 22 ribu seat,” kata Ida Lailatussa’diyah itu..

 Lalu, pekerjaan fasad alias tampilan muka atau depan bangunan. Pekerjaan interior, rumput, videotron skor, sound system , lampu , railing, closed circuit television atau CCTV , ground water tank alias tandon air bawah tanah/GWT , penambahan daya dan lainnya. “G-JOS sudah standar FIFA (Federation Internationale de Football Association),” katanya. 

Selama proses revitalisasi Stadion G-JOS, markas Gresik United untuk sementara pindah ke Stadion Tuban Sport Center saat menjalani musim 2024/2025. Saat ini, Gresik United berada di posisi keenam dari delapan klub yang berada di grup C Liga 2 Indonesia. Kali terakhir anak asuh, pelatih Djadjang Nurdjama itu keok ketika menjamu Persela Lamongan dengan skor 3-1 . (yad)

Stadion G-JOS, Home Base Gresik United Ciamik, Berstandar FIFA Selengkapnya

DCKPKP Gresik Optimistis Pembangunan RS Gresik Sehati Tepat Waktu

GRESIK,1minute.id – Pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati atau RSGS terus dikebut. Berdasarkan data Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik pekerjaan program pembangunan 2024 telah mencapai mencapai 94,83 persen. Artinya, progres pembangunan  melebihi target 0,22 persen yakni 94,61 persen.

” Kami optimis pekerjaan ini akan selesai sesuai kontrak pada 13 November mendatang,” kata Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam Ngopi Santai bersama wartawan pada Jumat lalu, 8 November 2024.

Pekerjaan tahun ini adalah ruang di lantai 5 meliputi ruang operasi mayor ; ruang dokter ; ruang tunggu ; ruang administrasi ; ruang tunggu persiapan operasi ; ruang pemulihan dan musala. Kemudian, tandon ground water tank atau tangki air yang terletak dibawah tanah (GWT) dan tandon transit. Berikutnya, rumah pompa serta TPS 3B dan instalasi pengelohan air limbah atau IPAL.

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik membangun Rumah Sakit Gresik Sehati atau RSGS berada di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Rumah sakit di Gresik Selatan nanti untuk mengkover layanan kesehatan bagi masyarakat di empat kecamatan yakni Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom. Pemerataan pelayanan kesehatan. Pembangunan rumah sakit Tipe C dengan 100 bed atau tempat tidur ini dimulai tahun lalu, 2023. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani keberadaan RSGS krusial mengingat wilayah Gresik Selatan merupakan kawasan padat penduduk. Jumlah penduduk di Gresik Selatan itu mencapai 365.970 jiwa atau 28,3% dari total penduduk di Kabupaten Gresik (data BPS tahun 2023). Terlebih dengan jarak yang selama ini ditempuh masyarakat, untuk menuju RSUD Ibnu Sina yang berjarak sekitar 30 km.

“Pembangunan RSGS di Kecamatan Kedamean Ini adalah komitmen Pemkab Gresik dalam pemerataan pembangunan dan kesehatan. Karena di wilayah Gresik selatan yang padat penduduk, dan belum memiliki rumah sakit daerah,” ujar Fandi Akhmad Yani pada 22 Juni 2023. (yad)

DCKPKP Gresik Optimistis Pembangunan RS Gresik Sehati Tepat Waktu Selengkapnya

Dispendik Gresik Cairkan Bosda 677 Lembaga Pendidikan Sebesar Rp 32,35 Miliar Pekan Depan

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi lembaga pendidikan di kabupaten Gresik. Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik akan mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah  Daerah atau Bosda 2023 pekan depan.

Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto mengatakan, lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SD/MI sebanyak 441 lembaga dan SMP/MTs ada 236 lembaga. 

“Kekurangan penyaluran BOSDA tahun 2023 dipastikan cair minggu depan,” kata S. Hariyanto kepada wartawan pada Jumat, 8 November 2024.

Dijelaskan S. Hariyanto, pencairan BOSDA ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Gresik nomor 420/1170/HK/437.12/2024 tentang lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SD/MI di Kabupaten Gresik tahun anggaran 2023.

Sedangkan untuk SMP/MTs berdasarkan SK Bupati Gresik nomor : 420/ 1171 /HK/437.12/2024 tentang lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SMP/MTs di kabupaten gresik tahun anggaran 2023. 

“Mulai daftar nama lembaga, alamat dan rincian dana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SK Bupati ini,” jelasnya.

Ia menjelentrehkan besaran dana BOSDA untuk SD/MI dan SMP/MTs masing-masing sebesar Rp. 16.626.120.000. Total sebesar Rp 32.352.240.000 yang merupakan bentuk komitmen Kepala Daerah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik.

“Ini komitmen program Nawa Karsa untuk menanggulangi anak-anak yang tidak sekolah atau anak yang putus sekolah, agar bisa memajukan dunia pendidikan dan berpihak pada lembaga pendidikan,” terangnya. 

Ditambahkan S. Hariyanto, penyaluran kepada lembaga penerima kekurangan dana BOSDA juga sebagai upaya mewujudkan program Nawa Karsa Gresik Cerdas untuk mensejahterakan para guru dan tenaga kependidikan.

“Termasuk meningkatkan kualitas SDM para guru dan tenaga kependidikan. Apalagi bulan November ini adalah bulannya para guru. Semoga penyaluran ini menambah spirit guru dalam memajukan pendidikan di Gresik,” pungkasnya.(yad)

Dispendik Gresik Cairkan Bosda 677 Lembaga Pendidikan Sebesar Rp 32,35 Miliar Pekan Depan Selengkapnya

Bea Cukai Gresik dan Pol PP Gresik Musnahkan Rokok dan Mihol Ilegal Senilai Rp 8,3 Miliar

GRESIK,1minute.id – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai atau Bea Cukai Gresik bersama Dinas Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik memusnahkan barang kena cukai ilegal senilai Rp 8,3 miliar.

Pemusnahan barang ilegal, seperti rokok dan minuman beralkohol alias mihol  mengandung etil alkohol (MMEA) dilakukan di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 7 November 2024. Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Muftachul Rachman yang memimpin pemusnahan barang tersebut secara simbolis.

Untuk rokok ilegal alias tanpa cukai dimusnahkan dengan cara di bakar. Kegiatan pemusnahan barang bukti juga dilakukan bersama secara hybrid di PT Tri Surya Plastik Lawang Kabupaten Malang, dengan cara dibakar sampai tidak mempunyai nilai ekonomis. 

Sedangkan, mihol dimusnahkan dengan cara dicampur dengan diterjen. Srkda Gresik Achmad Washil menyampaikan, sinergitas menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan efektifitas pengawasan rokok ilegal. 

Dengan meningkatkan koordinasi dan sinergitas antar instansi terkait, khususnya Satpol PP dan Bea Cukai. “Diharapkan upaya pemberantasan rokok ilegal akan semakin efektif. Sehingga memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat di Kabupaten Gresik,” harapnya. 

Adapun barang ilegal yang dimusnahkan hasil operasi gabungan Pol PP dengan Bea Cukai Gresik periode 2023-2024 adalah rokok berbagai merek tanpa cukai sebanyak 6.201.740 batang dan 2.801 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

“Perkiraan nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp 8.334.970.309. Dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 6.179.126.147,” ungkap Sekda Achmad Washil. 

Sebagaimana diamanatkan dalam peraturan Menteri Keuangan nomor 222/PMK.07/2017 tentang penggunaan, pemantauan dan evaluasi DBHCHT digunakan untuk mendanai program atau kegiatan di antaranya, peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialiasi ketentuan di bidang cukai serta pemberantasan barang kena cukai ilegal. 

“Pelaksanaan pemusnahan ini merupakan wujud komitmen Bea Cukai untuk terus melaksanakan tugas dan fungsinya dalam melindungi masyarakat, industri, dan perdagangan dalam negeri. Sekaligus mengamankan penerimaan negara dengan mengedepankan sinergi antar instansi,” pungkas mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman- kini berubah menjadi – Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik ini.

Di tempat sama, Kepala Kantor Bea dan Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto mengungkapkan, Kementrian Keuangan melalui DJBC terus berupaya memberantas peredaran rokok ilegal. Upaya ini merupakan aksi nyata DJBC dalam menciptakan Fair Treatment bagi industri rokok yang telah mematuhi segala ketentuan dan membayar cukai sesuai kewajibannya. 

Dengan adanya penindakan ini, lanjut Wahjudi, tidak ada lagi rokok ilegal dan pasar akan diisi oleh industri rokok yang legal. Sehingga akan menambah penerimaan negara di bidang Cukai dan mencegah peredaran rokok ilegal di pasar bebas. 

“Sampai saat ini KPPBC TMP B Gresik sudah menyetorkan ke kas negara atas pembayaran sanksi administrasi. Berupa denda terkait penyelesaian pelanggaran di bidang cukai tidak dilakukan penyidikan sebanyak 10 kali penindakan dengan nilai denda cukai sebesar Rp 951.544.000,” katanya. (yad)

Bea Cukai Gresik dan Pol PP Gresik Musnahkan Rokok dan Mihol Ilegal Senilai Rp 8,3 Miliar Selengkapnya

BKPSDM Gresik Luncurkan Aplikasi Gapura : Pelatihan PNS Cukup Online, Hemat Waktu dan Biaya

GRESIK,1minute.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Pemkab Gresik melaunching aplikasi baru pada Rabu, 6 November 2024. 

Launching dilakukan di sela kegiatan one week di Ruang Graita Eka Praja kantor Bupati Gresik yang dihadiri Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah atau OPD.

Aplikasi e-learning hasil inovasi dibawah kepemimpinan Agung Endro Dwi Setyo Utomo sebagai Kepala BKPSDM Gresik itu

bernama Gapura alias Gerbang Pengembangan Kompetensi Menuju Smart ASN. 

Aplikasi ini menjadi bagian dari Program Gresik Corporate University. Seperti namanya, platform itu bisa menjadi wadah pelatihan terpadu bagi ASN dengan memanfaatkan teknologi digital. Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mendorong BKPSDM lebih aktif memberikan pelatihan melalui aplikasi untuk semakin mengoptimalkan sumber daya. 

Selain itu, Plt Bupati berlatar pendidik itu, meminta BKPSDM melakukan penataan kurikulum pelatihan, baik dalam bentuk tatap muka maupun online. “Materi dan kurikulum harus disiapkan dengan baik, termasuk menentukan siapa saja yang wajib ikut pelatihan ini. ASN tidak boleh tertinggal informasi dan harus terus meningkatkan kompetensi,” kata Plt Bupati perempuan bertama di Kabupaten Gresik itu. 

Berdasarkan data BKPSDM Gresik jumlah ASN di Pemkab Gresik berjumlah 8.913 orang. Rinciannya, PNS sebanyak 6.341 orang atau 71,14 persen dan PPPK sebanyak 2.572 orang setara 28,86 persen. ASN jenis kelamin laki-laki sebanyak 3.202 orang dan jenis kelamin perempuan sebanyak 5.711 orang. 

Berdasarkan kelompok umur, ribuan ASN di Pemkab Gresik terbagi dalam tiga generasi, yaitu :  pegawai generasi Z atau Gen-Z kelompok umur 12-27 tahun sebesar 2,77 persen, milenial antara 28-43 tahun sebesar 46,67 persen dan Gen-X kelompok umur 44 keatas sebesar 50,56 persen.

Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan, aplikasi Gapura ini memiliki banyak manfaat bagi Pemkab Gresik maupun ASN. Bagi pemerintah, aplikasi bisa menghemat anggaran kegiatan pendidikan dan latihan atau diklat yang konvensional. 

“Karena kegiatan bisa dilakukan secara online,” kata Agung  Endro Dwi Setyo Utomo kepada wartawan pada Rabu, 6 November 2024. 

Berdasarkan pengukuran indeks profesionalitas ASN dan Peraturan Pemerintah atau PP 17/2020, mengamanatkan bahwa setiap PNS memiliki hak untuk diikutsertakan dalam pengembangan kompetensi minimal 20 jam peelajaran atau JP selama 1 tahun. 

Pelatihan selama 20 JP secara konvensional membutuhkan waktu antara 2-3 hari setiap PNS. Bila pelatihan dilakukan di luar kabupaten, membutuhkan sumber daya yang besar, baik dari segi waktu maupun biaya. “Sekarang dapat diatasi melalui pelatihan berbasis digital ini,” kata mantan Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Gresik ini. 

Agung mengungkapkan, pembuatan aplikasi Gapura memiliki beberapa tujuan utama, yaitu: Menyediakan akses pembelajaran yang fleksibel dari segi waktu dan tempat ; Menyediakan materi pelatihan yang selalu diperbarui dan relevan dengan tantangan lapangan ; dan Menghemat biaya pelaksanaan pelatihan karena materi dapat diakses secara daring.

Selain itu, aplikasi Gapura ini sebagai bagian dari upaya mendukung program Indonesia Emas 2045. Gapura diharapkan menjadi solusi efektif dalam menciptakan ASN yang unggul dan kompeten. Dengan aplikasi ini, ASN diharapkan dapat mengembangkan kemampuan mereka secara mandiri dan efisien, sehingga mampu menghadapi tantangan yang semakin dinamis.

Tidak hanya itu, terdapat lima manfaat utama yang dapat diperoleh ASN melalui penggunaan aplikasi ini, yaitu: Pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami, dengan materi yang dikemas secara interaktif ; Meningkatkan rasa percaya diri ASN berkat kompetensi yang terus diasah dan Sertifikat pelatihan yang dapat diakses secara langsung melalui akun SIMPEG atau Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian.

Manfaat berikutnya, Pemenuhan hak ASN untuk mengikuti pelatihan dengan minimum 20 Jam Pelajaran (JP) setiap tahunnya dan  Meningkatkan keterampilan digital ASN sehingga siap menghadapi era digital. (yad)

BKPSDM Gresik Luncurkan Aplikasi Gapura : Pelatihan PNS Cukup Online, Hemat Waktu dan Biaya Selengkapnya