Energi Baru, Pemkab Gresik Tambahan 26 Alumnus PKN-STAN

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapat tambahan energi baru. Sebanyak 26 alumnus Politeknik Keuangan Negara – Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN-STAN) 2021. Mereka adalah calon pegawai negeri sipil (CPNS). Penyerahan surat keputusan (SK) CPNS dilakukan di Ruang Putri Cempo pada Jumat, 4 Maret 2022.

Penempatan lulusan STAN ini merupakan kali pertama dilaksanakan di lingkungan Pemkab Gresik, merujuk pada program Kementerian Keuangan Republik Indonesia bahwa penempatan lulusan STAN tidak hanya terbatas pada kementerian keuangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Akhmad Washil Miftahul Rahman berharap masuknya Sumber Daya Manusia (SDM) dari STAN  adanya peningkatan kualitas yang bisa diambil manfaat positifnya utamanya dalam segi pelayanan kepada masyarakat. Terkait dengan peran dan fungsi, lulusan STAN ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) ada dua hal. Pertama yaitu memastikan proses kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dan yang berikutnya adalah memastikan kegiatan pengadministrasian berjalan sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Sebanyak lulusan PKN-STAN dengan komposisi 14 orang D3 Akutansi, 6 orang D3 Kebendaharaan Negara, 1 orang D3 Manajemen Aset, 2 orang D3 Pajak dan 3 orang D3 PBB/Penilai yang SK CPNS-nya. Rencananya akan ditempatkan di 10 organisasi perangkat daerah (OPD). Diantaranya, seperti  Inspektorat dan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

“Semoga adik-adik yang dilantik hari ini bisa memberikan warna baru dalam aktifitas kegiatan di Kabupaten Gresik, serta tak kalah penting adalah mutu administrasi bisa lebih baik dari kondisi sebelumnya,”kata Washil didampingi Asisten Administrasi Umum Setkab Gresik Abu Hassan serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah  dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini. (yad)

Energi Baru, Pemkab Gresik Tambahan 26 Alumnus PKN-STAN Selengkapnya

Wabup Meresmikan Gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik, Ratusan Siswa Semringah, KBM Tak Ndompleng Lagi

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 439 siswa UPT SMP Negeri 33 Gresik semringah. Sebab, mereka memiliki gedung sendiri. Selama dua tahun mereka mengikuti  kegiatan belajar mengajar (KBM) ndompleng ke SMP Negeri 8 Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meresmikan gedung baru, UPT SMP Negeri 33 Gresik pada Selasa, 1 Maret 2022. 

Gedung SMP Negeri 3 Gresik ini berlokasi di Kompleks Perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.  Gedung itu berdiri diatas lahan seluas7.816 meter persegi (m²). 

Wabup Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya, peningkatan sumber daya manusia (SDM) menjadi komitmen Pemkab Gresik. Peningkatan SDM itu antara lain memberikan perhatian dalam sektor pendidikan. Perhatikan dalam hal sarana prasarana maupun kesejahteraan pendidiknya

Diresmikan gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik ini sebagai jawaban dari banyak persoalan di Kabupaten Gresik. Salah satunya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).  “Sudah menjadi kewajiban kita bersama bahwa kita harus memastikan ketersediaan infrastruktur sekolah serta sarana dan prasarana yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah pada Selasa, 1 Maret 2022.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) S. Harianto dan Kepala UPT SMP Negeri 33 Gresik Sulaiman.  Peresmian dihadiri anggota DPRD Gresik Atek Ridwan dan Sujono serta muspika setempat.  “Sengaja segera kita resmikan hari ini, agar anak-anak kelas 9 bisa merasakan menempati gedung sekolah mereka yang baru,”imbuhnya.

Wabup berpesan proses pembangunan tidak berhenti setelah diresmikan, lantaran masih ada beberapa sarana prasarana yang harus disediakan untuk menambah kualitas belajar mengajar, seperti perpustakaan, laboratorium, UKS dan sebagainya. “Nanti akan kita upayakan bersama-sama dengan Kadispendik, sehingga anak-anak kita bisa menikmati apa yang seharusnya menjadi haknya,”katanya.

Pada kesempatan itu, Bu Min, menyinggung mengenai kesejahteraan guru non PNS di Kabupaten Gresik. Dikatakannya, Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan memberikan kenaikan gaji kepada guru non PNS yang terdaftar. “Mudah-mudahan ini bisa membantu bapak ibu guru non PNS, karena ini merupakan keinginan kita semua. Sebab guru merupakan salah satu prioritas utama kita untuk pemenuhan kesejahteraannya,”tandasnya. (yad)

Wabup Meresmikan Gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik, Ratusan Siswa Semringah, KBM Tak Ndompleng Lagi Selengkapnya

TPST Prupuh Beroperasi, Volume Sampah Warga Terbatas, Pengelola Berencana Ambil Sampah dari Desa Lain

HASIL PENGOLAHAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad didampingi Kades Prupuh Mushollin melihat hasil pengolahan sampah di TPST Prupuh, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Rabu, 23 Februari 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

GRESIK, 1minute.id –  Harapan baru bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam problem sampah perkotaan. Ketika sampah rumah tangga semakin menjulang ke angkasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Desa Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Di Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik telah beroperasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Tempat pengolahan dikelola oleh Pemerintah desa (Pemdes) setempat bersinergi dengan salah satu perusahaan multiinternasional berpusat di Prancis. 

TPST ini sempat dikunjungi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 23 Februari 2022 memanfaatkan sampah rumah tangga warga Desa Prupuh. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap TPST di Desa Prupuh ini menjadi Pilot Project  atawa proyek percontohan dalam pengolahan sampah di Kabupaten Gresik.

Menurut Kepala Desa Prupuh Mushollin mengatakan, semua sampah rumah tangga warganya di olah di TPST tersebut. Volume sampah rumah tangga sekitar 5 kubik setiap harinya. Sampah itu lalu dipilah. Sampah plastik dipilah untuk di jual. “Sampah organik dibuat makan maggot atau larva dari lalat tentara hitam (black soldier fly) karena mampu menghasilkan nilai tambah bagi ekonomi rumah tangga.

Maggot mampu mereduksi sampah organik dalam jumlah besar dan cepat. “Yang sampah daun-daunan digiling jadi kompos,”kata Mushollin dikonfirmasi 1minute.id melalui pesan WhatsApp pada Senin, 28 Februari 2022. Dengan pengolahan itu, semua sampah rumah tangga bisa memiliki nilai lebih. Bahkan, kini Mushollin berencana mengambil sampah dari desa lainnya. “Kalo khusus sampah Prupuh ndak banyak pak! Ini rencananya mau ambil sampah dari desa lain karena kalo hanya Prupuh saja masih kurang,”tegasnya. 

BUKIT SAMPAH: Begini kondisi TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Desa Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 22 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diketahui, pengolahan sampah rumah tangga masih menjadi problem bagi pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sampah di TPA Ngipik semakin ke angkasa. Semakin menggunung menyerupai bukit. Sebab, hampir semua sampah rumah tangga tersebar di 16 dari 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik di tampung di TPA Ngipik. Dua Kecamatan lainnya yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Pemerintah Kabupaten berencana membangun TPST di tiga tempat yakni Gresik Selatan, Gresik Utara dan Pulau Bawean.  Dari tiga lokasi itu, baru TPST Prupuh yang sudah beroperasi. (yad)

TPST Prupuh Beroperasi, Volume Sampah Warga Terbatas, Pengelola Berencana Ambil Sampah dari Desa Lain Selengkapnya

BPKB Menilai Tata Kelola dan Sistem Pengendalian Internal Pemkab Gresik Baik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meraih penghargaan atas capaian kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) level 3 serta Sosialisasi Penyusunan Daftar Penilaian Resiko di Lingkungan Pemkab Gresik dari BPKP.

Penghargaan itu oleh Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Setyoadi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 3 Februari 2022. Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Inspektorat Setkab Gresik Edy Hadisiswoyo.

Bu Min berharap capaian kualitas APIP di organisasi perangkat daerah (OPD) Inspektorat bisa terus ditingkatkan guna memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian internal di Pemkab Gresik.  “Jangan berpuas diri, terus tingkatkan karena semakin baik kualitas APIP dalam lembaga inspektorat mudah – mudahan diikuti juga dengan kebaikan pelaksanaa program – program dari seluruh OPD,”katanya.

Bu Min melanjutkan, APIP level 3 itu bukan sekadar pemenuhan dokumen atau infrastruktur namun substansinya kepada implementasi Key Proses Area secara berkelanjutan dan berulang. “Key Proses berulang hingga menjadi budaya kerja dan berkomitmen mengawal tata kelola pemerintahan daerah menuju pemerintahan yang baik dan bersih,”tegas Wabup pertama perempuan di Kabupaten Gresik itu.

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Setyoadi menjelaskan, pengelolaan keuangan Pemkab Gresik telah akuntabel dan implementasi sistem pengendalian internal sudah memadai, sehingga pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemkab Gresik. 

“Kualitas ini menunjukkan bahwa pengendalian internal yang dibangun dan peran APIP Kabupaten Gresik telah mampu mendorong pencapaian indikator tata kelola pemerintahan yang optimal dan sistem pengendalian internal yang memadai,”jelasnya. 

Ia melanjutkan, pengawasan internal efektif apabila lingkungan pemerintahan di daerah melakukan pengendalian berjalan baik. “Impelemtasi kopabilitas APIP yang optimal akan mampu mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, manajemen resiko dan pengendalian yang memadai serta mendorong pencapaian organisasi pemerintah daerah terutama dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang prima,”katanya. (yad)

BPKB Menilai Tata Kelola dan Sistem Pengendalian Internal Pemkab Gresik Baik  Selengkapnya

Minapolitan Berintegrasi di DAS Bengawan Solo Desa Randuboto Segera Direalisasikan 

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi kawasan Heritage di Gresik Kota Lama berlanjut. Tahun ini make over wajah GKL yang memiliki nilai sejarah berpotensi menjadi destinasi wisata minat khusus dijanjikan kelar. 

Selain melakukan revitalisasi kawasan Heritage di Gresik Kota Lama itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CK-PKP) Gresik akan mewujudkan kawasan integrasi di bantaran atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik sebagai kawasan Minapolitan.

Seperti apa kawasan integrasi  Minapolitan  Randuboto  itu? Menurut Kepala Dinas CK PKP Gresik Ida Lailatussa’adiyah, sejumlah bangunan di bantaran Sungai Bengawan Solo di Pantai Utara Gresik itu dilakukan pemugaran. Bangunan yang saat ini banyak membelakangi DAS Bengawan Solo itu akan diubah menghadap aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa. 

“Harapan masyarakat tidak membuang sampah di bantaran sungai,”ujar Ida Lailatussa’adiyah dalam sosialisasi dengan puluhan jurnalis di salah satu kafe di Gresik pada Jumat, 28 Januari 2022. Arsitektur bangunannya, imbuhnya, juga akan di make over bergaya arsitektur Dhurung (bangunan berarsitektur khas Bawean). 

2018 : Kondisi DAS Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik. Kawasan ini di make over menjadi minapolitan terintegrasi. (Foto atas) maket minapolitan yang akan dikerjakan oleh Dinas CK PKP Gresik kepada jurnalis pada Jumat, 28 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dhurung adalah bangunan multifungsi. Selain sebagai tempat menyimpan padi, hasil panen. Dhurung juga difungsikan untuk menerima tamu. “Bangunan rumah saat ini berada sekitar 7 meter dari bantaran sungai akan mundur menjadi 8 meteran,”katanya. 

Sehingga akses jalan semakin lebar. Di kawasan Minapolitan, tambahnya, akan dibangun diantaranya, tempat pelelangan ikan (TPI). TPI akan menampung hasil tangkapan ikan dari nelayan di Kecamatan Ujungpangkah yakni Desa Pangkah Kulon ; Pangkah Wetan, dan Banyuurip. Serta hasil tangkapan ikan nelayan Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu.

“Hasil kajian mobilisasi hasil laut lebih mudah melalui Desa Randuboto,”kata mantan Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Gresik itu.

PENGOLAHAN IKAN : Konsep pembangunan kawasan minapolitan di Desa Randuboto Kecamatan Sidayu yang bakal dilakukan oleh Dinas CK PKP Gresik (Foto: Tangkapan layar /1minute.id)

Program integrasi di Desa Randuboto ini, rencananya mulai dikerjakan pada tahun ini. Untuk diketahui, kawasan minapolitan di bantaran atau  DAS Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu digagas mulai September 2021. 

Langkah awal dimulai sosialisasi antara Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik bersama pemerintah desa setempat.  Rpat konsolidasi tanah komprehensif pada Rabu, 1 September 2021. Kepala Kantor BPN Gresik Asep Heri mengatakan untuk mendukung kawasan minapolitan, dibutuhkan sinergi antarlembaga baik Pemkab, Pemdes serta pemerintah pusat.

“Jadi program ini induknya DAK integrasi didanai Kementrian PUPR, tetapi dibarengi dengan program ATR BPN konsolidasi tanah. Jadi nanti ada penataan tanah,”kata Asep Heri.  Asep menambahkan, dalam pengembangannya juga akan diatur terkait fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). Bahkan, penataan jalan serta segala fasilitas yang ada.

Dia menyatakan, untuk tahap pertama ada 186 rumah yang akan dijadikan pilot projek. Nantinya, akan diklirkan soal legalitas tanah termasuk dengan sertifikat hak milik. “Selain bidang tanah ditata kebutuhan dasar masyarakat dibantu seperti sertifikat tanah, pemasangan instalasi listrik, PDAM, jalan dan lain sebagainya. Kebutuhan dasar akan diperbaiki,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Randuboto Andhy Sulandra menerangkan pihaknya siap menerima program DAK Integrasi sebagai upaya penataan kawasan bantaran sungai. (yad)

Minapolitan Berintegrasi di DAS Bengawan Solo Desa Randuboto Segera Direalisasikan  Selengkapnya

Revitalisasi Kawasan Heritage Gresik Kota Lama Dituntaskan Tahun Ini

GRESIK,1minute.id – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) diprakarsai Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CK PKP) Gresik berlanjut. Tahun ini, dinas digawangi oleh Ida Lailatussa’adiyah itu akan  menuntaskan tujuh ruas jalan di Gresik Kota Lama (GKL).

Tujuh ruas yang bakal menjadi destinasi wisata minat khusus di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Tujuh ruas jalan itu adalah Jalan Basuki Rahmat dengan panjang 200 m ; Jalan AKS Tubun (200 m) ; Jalan Kramatlangon (317 m) ; Jalan Agus Salim (269 m) ; Jalan Malik Ibrahim (460 m) ; Jalan KH Zubair (625 m) dan Jalan Setia Budi (160 m).

Menurut Kepala Dinas CK PKP Gresik Ida Lailatussa’adiyah, pembangunan drainase dan pedestrian di tujuh ruas jalan di Gresik Kota Lama dikerjakan secara bergiliran. Sehingga, masyarakat pengguna jalan tetap bisa melakukan aktivitas secara normal. “Hanya pengalihan arus lalu lintas yang akan dilakukan,”kata Ida Lailatussa’adiyah dalam sosialisasi bersama jurnalis pada Jumat, 28 Januari 2022.

Pekerjaan pembangunan drainase akan dituntaskan pada tahun ini. Revitalisasi kawasan Gresik Kota Lama (GKL) ini akan mengubah kawasan heritage di GKL. Lebih menarik dan ciamik. “Penataan kawasan heritage ini menggunakan anggaran dari APBN dan APBD Gresik,”tegasnya. Konsep revitalisasi untuk mewujudkan salah satu Program Nawa Karsa, Gresik Lestari. 

MAKET KAWASAN MALIK IBRAHIM: Dinas CK PKP Gresik tahun ini akan melakukan revitalisasi kawasan Heritage di Gresik Kota Lama. Diantaranya, ruas Jalan Malik Ibrahim, Gresik (FOTO : tangkap layar CK PKP Gresik for 1minute.id)

Revitalisasi dilakukan digagas oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik menggunakan konsep tematik. Kepala DPKP Gresik Ida Lailatussa’adiyah mengatakan, revitalisasi tujuh ruas kawasan heritage di Gresik Kota Lama. 

Seperti diberitakan revitalisasi di tujuh ruas jalan itu berupa pembangunan saluran air, penerangan jalan, pavingisasi dan lainnya. “Untuk konsepnya kita sesuaikan dengan kawasan tersebut,”ujarnya. Ia mencontohkan, ruas jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik. Kawasan itu banyak bangunan peninggalan Kolonial Belanda. 

Bangunan yang masih terawat apik diantaranya rumah dinas (rumdin) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Informasi yang dihimpun rumdin Wabup itu sebelumnya adalah Wedana. Wedana adalah pembantu pimpinan wilayah Daerah Tingkat II (kabupaten ), membawahkan beberapa camat; pembantu bupati.  Lalu, Kantor Pos Pelabuhan dan lainnya. “Bagaimana konsep PJU, pavingnya akan disesuaikan dengan konsep kolonial. Tapi, unsur khas Gresik tetap harus masuk. Lampu ada Damarkurung,”tegasnya. 

TUJUH RUAS : Ini tujuh ruas jalan yang tahun ini akan dilakukan revitalisasi Dinas Cipta Karya PKP Gresik untuk mewujudkan Nawa Karsa ( FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Konsep tematik itu, juga untuk ruas lainnya. Seperti, Jalan Malik Ibrahim yang terdapat situs religi, Sunan Maulana Malik Ibrahim, Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Pulau Jawa sekaligus Syahbandar pertama di Gresik. “Konsep revitalisasinya akan memadukan kekhasan setempat,”ujarnya. 

Contohnya di kampung Pecinan (kawasan Kelenteng Kim Hin Kiong,Red). “Untuk 2022 akan mensupport kawasan permukiman pribumi seperti Kampung Kemasan, kampung  Bedilan dan Pulopancikan,”terangnya.
 Dinas CK PKP juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pemilik utilitas seperti PT Telkom, PT PLN, PDAM dan lainnya. Karena utilitas itu nantinya harus ditanam. “Satu minggu sebelum kegiatan harus diamankan semuanya,”katanya. (yad)

Revitalisasi Kawasan Heritage Gresik Kota Lama Dituntaskan Tahun Ini Selengkapnya

Datang Terlambat, Gerbang Kantor Bupati Ditutup, Ratusan Kendaraan Diduga ASN Mengular

GRESIK,1minute.id – Etos kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masih belum sesuai ekspektasi. Diduga puluhan bahkan ratusan abdi negara terpaksa tidak bisa mengikuti apel pagi setiap Senin karena terlambat. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik bakal memberikan sanksi pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). 

“Sudah kami ingatkan sejak awal. ASN yang terlambat masuk kerja akan mendapatkan sanksi pengurangan TPP,”kata Kepala BKD Gresik Khusaini dikonfirmasi selulernya pada Senin, 24 Januari 2022. 

TERLAMBAT: Puluhan kendaraan diduga ASN tertahan tidak bisa masuk karena terlambat masuk kantor pada Senin, 24 Januari 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id puluhan bahkan ratusan kendaraan bermotor roda dua dan empat berjubel di gerbang masuk kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Senin pagi, 24 Januari 2022. Bahkan, antrean masuk meluber di jalan nasional itu. Mereka tidak bisa masuk karena gerbang kantor ditutup. Di halaman kantor Bupati itu sedang ada apel pagi.  Sejumlah kendaraan yang datang terlambat ada yang memilih untuk balik kanan. (yad)

Datang Terlambat, Gerbang Kantor Bupati Ditutup, Ratusan Kendaraan Diduga ASN Mengular Selengkapnya

Siang ini, Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik Diresmikan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki gedung baru, UPT pengujian kendaraan bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 
Gedung baru itu berlokasi di Jalan raya nasional di Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Gedung baru menjadi harapan baru bagi Pemkab Gresik yang bakal merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Pemkab Gresik yang diperingati setiap 27 Februari itu. 
Selama hampir 5 dasawarsa, Pemkab Gresik hanya sewa pakai gedung PKB milik Pemprov Jatim di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Gedung lama itu, sekarang digunakan sebagai gedung Samsat.
Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik ini memiliki luas 20.369 meter persegi (m²). Luas bangunan 1.550 m² terdiri dari gedung utama uji PKB dan kantor 1.440 m² dan 150 m². 

Pembangunan gedung baru UPT PKB Dishub Gresik dilakukan melalui 2020 dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Gedung tersebut rencananya diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada siang hari ini, Senin, 24 Januari 2022.

Kepala UPT PKB Dishub Gresik Sriono mengatakan, pembangunan gedung diharapkan bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Gresik. Tahun lalu, PAD yang disetorkan ke Pemkab Gresik sekitar Rp 2,5 miliar. “Tahun ini target meningkat sekitar Rp 3 miliar “kata Sriono pada Senin, 24 Januari 2022.

Gedung baru semangat pelayanan akan semakin dipermudah. Bila selama ini, pendaftaran kendaraan yang hendak melakukan uji kir melalui cara konvensional yakni datang ke kantor. “Kedepan pendaftaran bisa dilakukan secara online,”imbuhnya. Dalam sehari rata-rata 150 unit kendaraan bermotor yang melakukan uji kir. (yad)

Siang ini, Gedung baru, UPT PKB Dishub Gresik Diresmikan Selengkapnya

Bukit Sampah Ngipik Semakin Menjulang

GRESIK,1minute.id – Sampah kota bakal menjadi problem krusial bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pasalnya, tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik semakin menggunung. TPA berlokasi di Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik menampung mayoritas sampah rumah tangga warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berjumlah 1,3 juta jiwa. 

ANTRE: Truk pengangkut sampah menunggu antrean membuang sampah di TPA Ngipik di Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 22 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Antrean panjang truk pengangkut sampah menjadi pemandangan saban hari. Sejak musim hujan. Para sopir harus sabar antre menunggu giliran membuang sampah di TPA Ngipik itu pada Sabtu, 22 Januari 2022. “Kalau sampeyan kesini hari efektif (Senin sampai Jumat) antrean sampai luar pagar (gerbang) TPA,”cerita Imam Solikin, salah satu sopir pengangkut sampah ditemui 1minute.id pada Sabtu, 22 Januari 2022.

Pada Sabtu dan Minggu antrean berkurang. Solikin mengaku sudah 30 menit menunggu giliran membuang sampah. Sampah yang diangkut Solikin diambil dari Kecamatan Cerme, Gresik itu. “Sehari Saya empat sampai lima kali rit,”katanya. 

BECEK : Air hujan bercampur air lindi sampah membuat TPA Ngipik di Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik becek pada Sabtu, 22 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id antrean panjang truk sampah itu terjadi mulai terlihat begitu masuk gerbang TPA hingga tempat pembuangan. Sebanyak 8 truk yang antre setelah jembatan timbangan. Antrean lebih panjang sebelum jembatan timbang. Antrean terjadi karena jalan di TPA Ngipik becek karena musim hujan. 

Antrean semakin parah karena alat berat yang beroperasi hanya masing-masing satu unit backhoe dan bulldozer. Menurut sejumlah orang yang ada di TPA itu, biasanya ada tiga unit backhoe yang beroperasi untuk meratakan sampah. Namun, sejak sepekan terakhir dua dari tiga backhoe rusak. “Satu backhoe yang beroperasi,”kata salah satu pemulung di TPA Ngipik. 

ALAT BERAT: Operator Backhoe sedang meratakan sampah di TPA Ngipik di Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 22 Januari 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

TPA Ngipik, satu-satunya lahan pembuangan akhir yang dimiliki Pemkab Gresik. Di TPA itu tempat menampung semua sampah rumah tangga mulai dari Kota, Gresik Selatan, dan Utara. Gresik Selatan meliputi Kecamatan Wringinanom, Driyorejo, Kedamean, Menganti, Cerme, Benjeng, Balongpanggang dan Duduksampeyan. Kemudian, Gresik Utara mulai dari Bungah, Dukun, Sidayu, Panceng dan Ujungpangkah. Berikut, sampah rumah tangga di kawasan Gresik Kota meliputi Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Saban hari volume sampah yang dibuang ke TPA Ngipik berkisar antara 200 ton – 300 ton.

BANGAU: Tumpukan sampah di TPA Ngipik di Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik menjadi tempat burung Bangau untuk mencari makan pada Sabtu, 22 Januari 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semuanya tumplek-blek dibuang di TPA Ngipik. 
Pemkab Gresik sudah berancang-ancang membuka sejumlah tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) lainnya. Yakni, Gresik Selatan, Utara dan Pulau Bawean. Namun, hingga saat ini belum teralisasi. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik  Mokh Najikh mengatakan,  ada dua TPST yang akan dipersiapkan untuk pengelolaan sampah rumah tangga. “TPST Ngipik dan Belahanrejo, Kecamatan Kedamean,”kata Najikh dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Sabtu, 22 Januari 2022. (yad)

Bukit Sampah Ngipik Semakin Menjulang Selengkapnya

Bupati Gresik Marger Dua OPD dan Bentuk OPD Damkar, Efisiensi Anggaran Puluhan Miliar

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan 402 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Pelantikan dilakukan di hall parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 18 Januari 2022. 

Pelantikan ratusan pejabat baru ini untuk pengisian struktur organisasi tata kelola (SOTK) baru. Dalam pelantikan kali ini, Pemkab Gresik menggabungkan dua organisasi perangkat daerah (OPD) dan membentuk satu OPD baru. 

Dua OPD yang digabung itu adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik menjadi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Pemuda, Olahraga  ( Disbudparekrafpora) dan Dinas Pertanahan di merger dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik.

Selain marger dua OPD itu, Pemkab Gresik membentuk OPD baru yakni Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik. Sebelumnya, UPT Damkar tergabung di Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP). “Pengabung dua OPD dan pembentukan satu OPD baru ini untuk efisiensi. Pemkab bisa menghemat anggaran puluhan miliar,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman usai pelantikan.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, efisien anggaran dilakukan pemerintah ini akan digunakan untuk percepatan pembangunan di Gresik. Tentang OPD baru, Dinas Damkar, Menurut Bupati 36 tahun ini karena Gresik dikenal sebagai Kota Industri. “Akan tidak elok bila tidak ada Dinas Damkar,”tegasnya. 

Seperti diberitakan, gerbong mutasi di pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Mutasi dan promosi hari ini, Selasa, 18 Januari 2022 menyasar pimpinan tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional di lingkungan Pemkab Gresik. Sebanyak 402 (bukan 274 pejabat seperti diberitakan sebelumnya) yang dilantik. (yad)

Bupati Gresik Marger Dua OPD dan Bentuk OPD Damkar, Efisiensi Anggaran Puluhan Miliar Selengkapnya