Satlantas Polres Gresik Lakukan Pengendalian Operasional Kendaraan, Puluhan Truk Putar Balik

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan pengendalian operasional kendaraan barang di terminal Bunder, Gresik pada Minggu, 22 Desember 2024.

Pengendalian operasional kendaraan upaya menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama Operasi Lilin Semeru 2024. Satlantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca yang menimpin operasi pengendalian tersebut.

Pengendalian operasional kendaraan dilakukan bersama Dishub Gresik ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) yang bertujuan membatasi operasional angkutan barang di ruas jalan tol Surabaya-Gresik.

Pembatasan kendaraan angkutan barang selama Nataru 2024/2025 berlaku mulai Jumat, 20 Desember 2024 pukul 00.00 hingga Minggu, 22 Desember 2024 pukul 24.00 waktu setempat. Pemerintah kemudian kembali memberlakukan pembatasan pada Selasa, 24 Desember 2024 pukul 00.00 WIB sampai 24.00 WIB dan Kamis, 26 Desember 2024 pukul 06.00 WIB hingga Minggu, 29 Desember 2024 pukul 24.00 WIB.

Selanjutnya, akan dilakukan pembatasan pada Rabu, 1 Januari 2025 pukul 06.00 WIB sampai 24.00 waktu setempat. Pembarasan ini berlaku untuk mobil barang dengan sumbur tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galiab, hasil tambang, dan hasil bangunan. 

Kendaraan angkut barang yang dikecualikan dari pembatasab dan bisa tetap beroperasi yaitu mobil pengangkut bahan bakar minyak atau gas, hantaran uang, hewan, pakan ternak, dan pupuk, penanganan bencana alam serta barang pokok. 

Akan tetapi, kendaraan jenis inj harus dilengkapi surat muatan yang diterbitkan pemilik barang yang diangkut, berisi keterangan jenis barang , tujuan serta nama dan alamat pemilik barang. Surat muatan tersebut harus ditempel pada kaca depan sebelah kiri angkutan yang digunakan untuk mengangkut barang.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kasatlantas Polres Gresik, AKP Derie Fradesca, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pribadi selama libur Natal dan Tahun Baru. 

“Dengan membatasi truk, kami berharap dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan memastikan kelancaran arus mudik dan balik,” ujarnya.

Dalam operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik, petugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan barang yang melintas. Kendaraan yang tidak memenuhi syarat atau tidak termasuk dalam kategori pengecualian akan diminta untuk putar balik.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi truk, untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Mari bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambah AKP Derie. (yad)

Satlantas Polres Gresik Lakukan Pengendalian Operasional Kendaraan, Puluhan Truk Putar Balik Selengkapnya

Lestarikan Pesisir Pesusukan, Lumpur, Polda Jatim Tanam 10 Ribu Mangrove

GRESIK,1minute.id – Ancaman Rob masih menghantui masyarakat di pesisir Gresik. Antara lain, warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kondisi itu, membuat Polda Jatim turun tangan. Di Hari Lingkungan Hidup 2024, Polda Jatim dan Polres Gresik menggelar penanaman pohon mangrove pada Jumat, 20 Desember 2024.

Penanaman 10 ribu pohon manggrove dipusatkan kawasan pesisir Pesusukan, Kelurahan Lumpur Kabupaten Gresik. Program pelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung Program Asta Cita Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menyampaikan, program ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Program Asta Cita, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya kelautan.

“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kelestarian lingkungan pesisir dan mendukung keberlanjutan ekosistem laut. Kami juga mengajak masyarakat, terutama nelayan, untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir yang menjadi sumber kehidupan mereka,” ujar Kombes Pol Arman.

Selain Arman kegiatan peduli lingkungan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Ary Satriyan, Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kadisminpers Koarmada II Letkol Laut Totok Irianto dan Plt Kadis Perikanan Kabupaten Gresik, A. Wicaksono serta tokoh masyarakat lainnya. 

Senada, Kombes Pol Ary Satriyan menegaskan pentingnya pelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya nelayan, untuk aktif menjaga keberlanjutan sumber daya alam laut.

“Mari bersama-sama mendukung Program Bapak Presiden H. Prabowo Subianto dalam menciptakan Indonesia yang maju dan ramah lingkungan,” Ucapnya

Sementara, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, juga menekankan manfaat strategis dari penanaman mangrove ini. Menurutnya, selain mencegah abrasi, mangrove berperan penting dalam penyerapan karbon, melindungi habitat biota laut, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami berharap program ini tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga menjadi model pelestarian lingkungan untuk daerah-daerah lain di Indonesia,” kata AKBP Arief.

Penanaman pohon mangrove di Dusun Pesusukan ini adalah bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Langkah ini tak hanya menjadi solusi ekologis, tetapi juga mempertegas komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi Indonesia. (yad)

Lestarikan Pesisir Pesusukan, Lumpur, Polda Jatim Tanam 10 Ribu Mangrove Selengkapnya

Duo Bersaudara Babak-belur Dihajar Massa di Gresik, Polisi Temukan Kunci T, Obeng hingga Linggis

GRESIK,1minute.id – Duo bersaudara terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor babak-belur di hajar massa. 

Mereka berinisial JM, 20 , dan IA, 32, warga Desa Parakan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Mereka ditangkap di Dusun Watangrejo, Desa Ambeng-ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 18 Desember 2024 sekitar pukul 02.45 WIB.

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 02.45 WIB, ada dua pemuda mengendarai Honda Nmax wira-wiri masuk kampung. Gerak-gerik pemuda yang mencurigakan membuat warga bergerak dalam sunyi. Warga lalu menghentikan pengendara motor dan melakukan “introgasi”. 

Dua pemuda tak dikenal itu mengaku mencari rumah Mak Wah. Naluri warga semakin curiga karena di Desa Ambeng-ambeng Watangrejo tidak ada wanita bernama Mak Wah. Apalagi, belakangan ini, sejumlah warga kerap kemalingan.

Mereka lalu digiring ke Balai Desa setempat dan di interogasi. Digebuki massa. Kabar ada terduga pelaku curanmor di massa terdengar ke telingga polisi. Petugas jaga Polsek Duduksampeyan meluncur ke tempat kejadian perkara atau TKP. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Duduksampeyan Iptu Hendrawan mengatakan, petugas yang ke TKP menerima penyerahan dua orang yang mencurigakan tersebut dari warga dalam kondisi sudah mengalami luka–luka akibat pukulan dari warga. 

Aparat kemudian membawa dua pemuda berinisial JM dan AI ke Puskesmas Duduksampeyan untuk perawatan luka-luka. Usai jalani perawatan, JM dan AI mengakui rencana jahatnya, mencuri sepeda motor. 

“Petugas Polsek Duduksampeyan berhasil menemukan barang bawaan kedua orang tersebut yaitu berupa kunci T, obeng, tang, serta linggis,” tegasnya. Kedua pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan di jerat Pasal 363 KUHP.  “Kami imbau masyarakat selalu waspada dan mengajak untuk menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan,” tutupnya. (yad)

Duo Bersaudara Babak-belur Dihajar Massa di Gresik, Polisi Temukan Kunci T, Obeng hingga Linggis Selengkapnya

Ini Tips Liburan Menyenangkan dan Bermanfaat bagi Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Menjelang liburan akhir semester ganjil, ratusan siswa UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik mendapatkan tausiyah dari Aiptu Edi Purnomo.

Kepala Unit Profesi dan Pengamanan Polisi Sektor Gresik Kota, Polres Gresik ini mengingatkan kepada seluruh siswa di sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim tidak merayakan libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru yang dapat merugikan diri sendiri, orang tua maupun sekolah. 

“Rayakan liburan sekolah dengan bahagia dan bermanfaat,” kata Aiptu Edi Purnomo dalam apel Pembekalan Akhir Semester Menjelang Libur Nataru di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Selasa, 17 Desember 2024.

Lalu kegiatan apa yang bisa membuat liburan sekolah menjadi menyenangkan, bahagia dan bermanfaat bagi peserta didik? Ini tips dari Aiptu Edi Purnomo. 

Para pelajar hendaknya :

1. Menjaga diri untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri dan keluarga seperti gangster, tawuran pelajar, narkoba, balap liar dan hal hal yang merusak citra sekokah

2. Manfaatkan waktu liburan dengan kegiatan positif seperti meningkatkan ibadah dan membantu  keluarga

3. Mawasdiri memilih teman karena jika salah dalam pertemanan anak-anak akan merugi 

4. Selama Nataru akan ada operasi lilin maka jika belum cukup usia tidak boleh membawa kendaraan bermotor, apalagi kendaraan modifikasi / brong.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengatakan, sejumlah kegiatan telah disusun menjelang penerimaan rapor siswa. “Ada khotmil quran, bimbingan baca tulis Al Quran TBTQ (tuntas baca tulis quran) dan pembinaan akhlaq dan kedisiplinan Peserta didik,” kata Salim. (yad)

Ini Tips Liburan Menyenangkan dan Bermanfaat bagi Siswa UPT SMP Negeri 2 Gresik  Selengkapnya

Ini Sosok Bripda Maria Berlianda, Anggota Polres Gresik yang Jawara Kejurnas Judo KSAD Cup 

GRESIK,1minute.id – Penampilan sehari-hari Bripda Maria Berlianda feminim. Bila anggota Satuan Samapta Polres Gresik ini sudah diatas Shiajo, penampilannya bisa berubah 180 derajat. Siapa saja yang ada dihadapannya harus ditaklukkan. 

Shiajo adalah lapangan judo atau arena judo ini dilapisi karpet khusus bernama tatami. Bripda Maria Berlianda adalah atlet judo. Di ajang Kejuaraan Nasional Judo KSAD Cup XV 2024 berlangsung di GOR Nanggala Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, pada 13-15 Desember 2024, Bripda Maria Berlianda merebut juara ketiga.

Bripda Maria-panggilan akrab-berlaga di  Kategori TNI/Polri kelas – 52 kg putri. Kejurnas ini dibuka oleh Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Maruli Sumanjuntak. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet dari berbagai instansi TNI/Polri untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, memberikan apresiasi tinggi kepada Bripda Maria atas prestasi yang diraihnya.

“Ini adalah bukti bahwa anggota Polres Gresik tidak hanya berdedikasi dalam tugas, tetapi juga mampu berprestasi di tingkat nasional. Kami sangat bangga dan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi anggota lainnya,” kata AKBP Arief Kurniawan pada Minggu, 15 Desember 2024.

Mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu juga berharap agar Bripda Maria terus mengasah kemampuan dan tidak berhenti untuk berkontribusi, baik di bidang olahraga maupun tugas kepolisian.

“Prestasi Bripda Maria Berlianda menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya di Polres Gresik untuk terus berkarya dan membawa nama baik institusi, baik di tingkat regional maupun nasional,” tutup alumnus Akpol 2004 itu.

Berikut daftar juara dalam kategori TNI/Polri kelas -52 kg putri:

Juara 1: Dila Puspita Sari (Jasdam XIII/Mdk)

Juara 2: Bella Hernanda (Polda Metro Jaya)

Juara 3: Maria Berlianda (Polda Jawa Timur). (yad)

Ini Sosok Bripda Maria Berlianda, Anggota Polres Gresik yang Jawara Kejurnas Judo KSAD Cup  Selengkapnya

Ganggu Tibum Tranmas, Pol PP Gresik Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Gresik Kota

GRESIK,1minute.id – Mobil patroli Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik berjaga di Jalan Gubernur Suryo, Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sejumlah anggota penegak peraturan daerah atau Perda Gresik berdiri mengawasinya. Pagi itu, sekitar pukul 09.10 WIB, tidak ada pedagang kaki lima yang biasa membuka lapak dagangannya berjualan di trotoar jalan. Mereka tampak tertib.

Penjagaan dilakukan oleh Sat Pol PP Gresik karena khawatir pedagang kaki lima balik kucing. Satuan Pol PP Gresik melakukan penertiban pedagang kaki lima atau PKL  mulai Rabu, 11 Deaember 2024 pukul 23.00 WIB hingga Kamis, 12 Deaember 2024 pukul 03.45 WIB. Penertiban PKL ini dilakukan karena mereka berjualan diatas trotoar dan parkir liar. Mereka dianggap melanggar ketertiban umum.

“Penertiban dilakukan berdasarkan Perda nomor 02 tahun 2022 tentangbTibum Tranmas (ketertiban umum dan ketentraman masyarakat),” ujar Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sasaran penertiban, katanya, pedagang kaki lima dan parkir liar di sepanjang Jalan Usman Sadar hingga Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Penertiban dilakukan menjelang dini hari itu, karena banyak pedagang berjualan di trotoar jalan. Selain di trotoar banyak pedagang menggunakan mobil pikap parkir dan berjualan. 

“Aktivitas mereka menggunakan trotoar mengganggu tibum tranmas,” tegasnya. Maraknya, penjual itu mengakibatkan kemacetan. “Parkir liar,” tegasnya. Aktivitas PKL dan parkir liar itu, mengakibatkan banyak pedagang di dalam Pasar Baru Gresik  mengeluh sepi. 

“Dengan adanya kegiatan penertiban pedagang  yang berlokasikan  di Jalan Usman Sadar dan Jalan Gub. Suryo ini karena banyaknya pengaduan dari masyarakat sehingga dari pihak Dinas Satpol pp harus turun tangan guna penertiban,” tegasnya. Dalam penertiban ini, Sat Pol PP Gresik bersinergi dengan tim URC Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Kodim 0817/Gresik, Garnisun dan Polres Gresik. “Penertiban berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Biasanya, pascapenertiban petugas Pol PP pulang pedagang balik kucing. Akan tetapi, Pol PP Gresik tetap melakukan pengawasan sehingga hingga pukul 10.00 WIB terlihat masih tertib. (yad)

Ganggu Tibum Tranmas, Pol PP Gresik Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Gresik Kota Selengkapnya

Polisinya Polisi Cek Kelengkapan Administrasi Anggota Polres Gresik, Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Seksi Profesi dan Pengamanan atau Propam Polres Gresik mengadakan pengecekan kelengkapan pribadi terhadap seluruh personel pada Rabu, 11 Desember 2024.

Pengecekan kelengkapan administrasi pribadi, antara lain,  kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, Kartu Tanda Anggota atau KTA, Surat Izin Mengemudi alias SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK, serta penampilan sikap tampang personel dilakukan di Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusudo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Setiap anggota di minta menunjukkan semua kelengkapan admistrasi pribadi kepada polisinya polisi itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh anggota mematuhi aturan dan standar operasional yang telah ditetapkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota memiliki kedisiplinan yang baik, tidak hanya dalam tugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kelengkapan administrasi pribadi,” ujar AKBP Arief Kurniawan pada Rabu, 11 Desember 2024.

Menurutnya, disiplin internal yang baik akan memberikan dampak positif bagi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Kedisiplinan anggota adalah cerminan organisasi. Jika anggota Polri tertib, maka masyarakat akan lebih percaya dan termotivasi untuk mengikuti aturan yang ada,” imbuh mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh personel Polres Gresik dinyatakan telah memenuhi kelengkapan administrasi yang diwajibkan.

“Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan bahwa semua anggota memiliki kesadaran yang tinggi terhadap aturan. Ini bukti bahwa kedisiplinan di lingkungan Polres Gresik sudah berjalan dengan baik,” ungkap Ipda Munip.

Kegiatan ini, lanjut Ipda Munip, akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan internal serta pembinaan disiplin untuk menjaga profesionalisme anggota Polri. Melalui langkah ini, Polres Gresik berharap dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal kepatuhan terhadap aturan dan etika. (yad)

Polisinya Polisi Cek Kelengkapan Administrasi Anggota Polres Gresik, Ini Hasilnya Selengkapnya

Di Gresik, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di SD Negeri 1 Bedilan

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di UPT SD Negeri Bedilan pada Jumat, 6 Desember 2024. Sosialisasi kali pertama di sekolah berlokasi di Jalan A.K.S.Tubun, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini langkah awal implementasi pemberian makan siang bergizi secara gratis bagi pelajar di Kabupaten Gresik. 

Makan gizi gratis akan resmi berjalan pada awal tahun depan. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik telah mengalokasikan  di R-APBD Gresik 2025 anggaran makan bergizi dengan harga Rp 10 ribu per siswa.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan  menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bagian dari komitmen mendukung kebijakan nasional dalam pemerataan akses gizi yang layak bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai instansi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi muda sebagai aset bangsa,” tutupnya.

Sosialisasi makan bergizi gratis ini dihadiri Kasat Binmas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi, Paurmin Bag SDM Polres Gresik Ipda  Ahmadun, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan dan Kepala UPT SDN 1 Gresik Erma Suryani, serta para personel Polwan dan siswa Latja SPN Polda Jatim.

Kasat Binmas IPTU Ali Fauzi menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari implementasi kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Program makan bergizi ini kami laksanakan pertama kali di SD Bedilan sebagai langkah awal mendukung pemberian makan siang bergizi gratis bagi siswa-siswi di seluruh Indonesia. Program ini akan dimulai secara nasional pada 2 Januari 2025,” jelas Iptu Ali Fauzi

Ali Fauzi berharap program ini dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesehatan dan kesadaran akan pentingnya gizi di kalangan pelajar.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan mengapresiasi inisiatif Polres Gresik yang sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam meningkatkan kesehatan generasi muda.

“Kami mendukung penuh program ini. Dengan adanya makan bergizi gratis, kami optimistis anak-anak dapat memiliki kesehatan yang lebih baik dan tumbuh menjadi generasi unggul,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT SDN 1 Gresik Erma Suryani, merasa bersyukur karena SD Bedilan terpilih menjadi lokasi pertama sosialisasi program ini. “Alhamdulillah, kami merasa sangat terhormat. Semoga program ini membawa dampak positif bagi anak-anak kami dalam mendukung kecerdasan dan kesehatan mereka,” ungkapnya. (yad)

Di Gresik, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di SD Negeri 1 Bedilan Selengkapnya

Kabur Usai Habisi Nyawa Istri di Gresik, Dibekuk di Jateng Ngaku Menyesal 

GRESIK,1minute.id – Mathias Elu alias M. Leonardus Bone hanya bisa menunduk. Lelaki 41 tahun itu mengaku menyesal telah menghabisi nyawa istrinya, Magdalena Fallo, 40 di rumah saudaranya di Kompleks Perumahan Griya Kencana, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sayangnya, penyesalan yang selalu datang di akhir. Mathias Elu pun tidak bisa melihat istrinya kembali hidup. Ia pun harus menjalani hidup di balik jeruji besi dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara karena perbuatan yang telah dilakukannya.

Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Gresik menangkap tersangka Mathias Elu di kawasan Mranggen, Jawa Tengah usai melakukan penganiayaan hingga istrinya meninggal. 

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Putro mengatakan, korban meninggal dunia akibat ditusuk pakai obeng dan pisau “Selain pakai obeng, korban juga ditusuk pakai pisau oleh tersangka ME (Mathias Elu). Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit,” ujar Kompol Danu di Mapolres Gresik pada Kamis, 28 November 2024. 

Ia melanjutkan, usai membunuh istrinya, pelaku sempat kabur ke Jawa Tengah. Tepatnya, di daerah Demak. Pelaku diamankan di salah satu toko bangunan di Mranggen Jawa Tengah. Mengapa tersangka Mathias Elu tega menghabisi nyawa istrinya?

Kompol Danu menjelaskan, motif pembunuhan karena istrinya diduga berselingkuh dan pernah kepergok oleh tersangka. “Sebelum dibunuh tersangka dan korban sempat terjadi cekcok sebelum akhirnya ditusuk pakai obeng dan pisau sehingga mengalami luka parah lalu meninggal dunia saat mendapat perawatan medis,” jelas perwira satu melati di pundak itu.

Sementara itu, tersangka Mathias Elu mengaku menyesali perbuatannya terhadap istrinya. Dirinya melakukan hal ini karena sudah tak bisa menahan emosi. “Saya menyesal setelah membunuh istri sendiri, dan tidak ingin mengulangi perbuatan ini lagi,” ungkapnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya obeng, pisau serta motor milik tersangka. Polisi menjerat tersangka dengan pasal 44 ayat 3 UU 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh Mathias Elu kepada istri terjadi pada Sabtu, 23 November 2024 sekitar pukul 14.00 WIB. Siang itu, Mathias Elu mendatangi korban di rumah saudaranya di Kompleks Perumahan Griya Kencana di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pasutri itu terlibat pertengkaran hingga berujung korban meninggal. (yad)

Kabur Usai Habisi Nyawa Istri di Gresik, Dibekuk di Jateng Ngaku Menyesal  Selengkapnya

H-1 Coblosan Pilkada, Polres Gresik Geser Pasukan Pengamanan ke TPS

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak 600 personil Polres Gresik bergeser ke tempat pemuungutan suara atau TPS pada Selasa, 26 November 2024. Pergeseran pasukan pengamanan dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada (Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik usai apel di halaman Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pam Pilkada 2024 ini dihadiri pejabat utama Polres Gresik, para Kapolsek jajaran, jajaran Forkopimda Gresik, Kodim 0817/Gresik, Sub Denpom V/4-2 Gresik, Satpol PP, Dishub, dan unsur terkait lainnya. 

Pasukan pengamanan terdiri dari beberapa satuan, termasuk personil Kodim 0817, Denpom/Garnisun, Polsek jajaran, Satpol PP, dan Dishub. 

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menyampaikan, pentingnya sinergi dan koordinasi antar-instansi demi menciptakan situasi yang kondusif selama pelaksanaan Pilkada. 

“Tahapan pungut dan hitung suara merupakan momen krusial yang harus kita persiapkan secara matang. Pengamanan yang optimal di TPS akan menjadi kunci untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan aman, tertib, dan damai, serta memperkuat persatuan di tengah perbedaan pilihan masyarakat,” tegas Arief Kurniawan.

Berdasarkan analisa dan evaluasi atau anev, Polres Gresik telah mengidentifikasi 1.866 TPS di wilayah Kabupaten Gresik. Berdasarkan anev itu, Polres Gresik telah melakukan klasifikasi tingkat kerawanan. Yakni, sebanyak 1.640 TPS tergolong kurang rawan dan 228 TPS rawan dan tidak ada TPS yang masuk kategori sangat rawan. 

Untuk mencukupi kebutuhan personel pengamanan, Polres Gresik telah mengerahkan tambahan personel BKO sebanyak 60 anggota ke wilayah yang memerlukan.

Kapolres juga mengingatkan bahwa peningkatan tensi politik jelang pemungutan dan penghitungan suara perlu diantisipasi dengan kewaspadaan tinggi. Ia menekankan pentingnya deteksi dini, profesionalisme, netralitas, serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas.

“Personel harus memahami karakteristik wilayah pengamanan dan menjaga sikap profesional tanpa arogansi,” ujar mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Pada kesempatan itu, perwira dua melati di pundak itu mewanti-wanti kepada seluruh anggotanya, antara lain pentingnya sinergitas antar-nstansi, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, pelaksanaan tugas sesuai prosedur, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat guna meningkatkan partisipasi dalam Pilkada.

Ia juga mengingatkan agar seluruh personel menjaga kesehatan dan menerapkan sistem kerja berpasangan (buddy system) untuk memastikan pengamanan berjalan maksimal. “Kamtibmas yang kondusif tidak akan terwujud tanpa proses persiapan matang dan kerja sama seluruh pihak,” pungkasnya. (yad)

H-1 Coblosan Pilkada, Polres Gresik Geser Pasukan Pengamanan ke TPS Selengkapnya