H-2 Pilkada, Polres Gresik Intensifkan Patroli hingga Cek Gudang Logistik di PPK

GRESIK,1minute.id -H-2 pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak, 27 November 2024. Aparat kepolisian semakin intensif melakukan patroli. Patroli tidak hanya di jalan raya. Juga, menyasar gudang logistik Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK dan kantor Komisi Pemelihan Umum atau KPU Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin langsung memantau keamanan dan ketertiban masyarakat atau sitkamtibmas di wilayah Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menegaskan pentingnya memastikan keamanan logistik Pemilu hingga ke tahapan pergeseran dari Panitia Pemungutan Suara atau PPS ke PPK di 18 kecamatan. Ia juga mengingatkan petugas kepolisian dan jajaran PPK agar memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menjaga situasi kondusif selama tahapan Pemilu.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen Polres Gresik untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses Pemilu 2024,” ujar AKBP Arief Kurniawan. Perwira dua melati di pundak itu juga menambahkan bahwa kerja sama yang baik antara semua pihak, termasuk penyelenggara Pemilu dan aparat keamanan, sangat diperlukan untuk menyukseskan agenda demokrasi ini.

Patroli dan pengecekan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Gresik dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Pemilu 2024, sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam menyongsong pesta demokrasi. (yad)

H-2 Pilkada, Polres Gresik Intensifkan Patroli hingga Cek Gudang Logistik di PPK Selengkapnya

18 Hari Asta Cita, Polres Gresik Amankan 19 Tersangka Judol dan Judi Konvensional

GRESIK,1minute.id – Wakil Kepala Polisi Resor atau Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari segala bentuk praktik perjudian dan penyalahgunaan narkoba. Peran keluarga untuk melakukan pengawasan dan pencegahan menjadi kunci utama. 

“Kami dari Polres Gresik mengimbau kepada masyarakat menghindari segala bentuk praktik perjudian baik secara online maupun perjudian secara konvensional, menjauhi penyalahgunaan narkoba baik sebagai pengguna maupun pengedar. Pentingnya peran keluarga di tengah-tengah masyarakat, sangatlah penting sebagai bentuk pengawasan kepada keluarganya apabila sudah terjadi pastinya akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata Kompol Danu saat konferensi pers  hasil ungkap kasus di Mapolres Gresik pada Kamis, 14 November 2024.

Konferensi Pers hasil ungkap kasus Asta Cita 100 Hari Presiden Prabowo Subianto, Polres Gresik mengungkap 32 kasus dengan 37 tersangka. Puluhan orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan itu hasil ungkap kasus selama 18 hari. Mulai 28 Oktobet sampai 14 November 2024.

Kasus judi online dan konvensional menjadi atensi Polres Gresik. Kompol Danu mengungkapkan, selama 18 hari itu, telah mengungkap 15 kasus dengan 15 tersangka. Sedangkan, judi konvensional hanya satu kasus dengan empat tersangka.

” Program 100 hari Asta Cita masih berjalan 18 hari.  Sehingga masih ada waktu 82 hari untuk melakukan penindakan dan pengungkapan,” kata Kompol Danu yang didampingi Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdan dan Kasat Reskoba Polres Gresik Iptu Joko Suprianto.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai dari smartphone hingga uang tunai. (yad)

18 Hari Asta Cita, Polres Gresik Amankan 19 Tersangka Judol dan Judi Konvensional Selengkapnya

Terduga Pelaku yang Ngepruk Kepala Istri dengan Linggis Menyerahkan Diri ke Polsek Driyorejo

GRESIK1minute.id – Terduga pelaku tidak  kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT berinisial M menyerahkan diri ke Polsek Driyorejo. Lelaki 40 tahun yang berprofesi sebagai sekuriti menyerahkan diri usai mengepruk kepala istri berinisial Y, 37, 

dengan linggis pada Kamis, 14 November 2024 pukul 09.00 WIB. Kabar yang beredar di desa setempat, tindak kekerasan yang dilakukan lelaki asal Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ditengarai gara-gara kalah judi online alias judol. 

Benarkah ? Informasi yang dihimpun di kepolisian tindakan kalap lelaki berinisial M itu bukan karena judol. “Cek-cok karena korban minta cerai,” ujar sumber di kepolisian. Ia menjelentrehkan, pada Kamis, 14 November 2024 sekitar pukul 08.30 WIB pasangan suami-istri, M dan Y terlibat perang mulut di teras rumah yang berlantai keramik warna putih itu.

Pertikaian mulut terjadi dikarenakan korban meminta cerai kepada pelaku. Sebab, istri menganggap suami telah memilki wanita idaman lain alias WIL. Tudingan itu, membuat pelaku kalap. Kemudian, pelaku mengambil sebuah linggis yang berada di dalam rumahnya dan menghantamkan ke bagian kepala korban. 

Keprukan besi seukuran ibu jari orang dewasa itu membuat korban klenger. Darah segar tercecer di lantai teras rumah. Tubuh korban yang memakai kaus warna ungu dengan celana kolor tiga perempat bercorak garis putih dan hitam sekarat. 

Kejadian memilukan dan membuat warga di Desa Banjaran ngelus dada alias prihatin berdatangan. Terduga pelaku kabur. Warga setempat bersama dengan aparat kepolisian dan TNI membawa korban yang mengalami luka dibagian kaki serta kepalanya ke RS Petrokimia Gresik di Kecamatan Driyorejo. Korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Driyorejo AKP Musirham membenarkan kejadian terebut. Ia mengatakan, awalnya pelaku dan istrinya terlibat pertengkaran, kemudian pelaku menganiyaya korban menggunakan sebilah besi (Linggis) hingga mengenai kaki dan kepala korban.

” Pelaku berinisial MID sudah menyerahkan diri ke Polsek Driyorejo dan masih dilakukan pemeriksaan,” ujarnya pada Kamis, 14 November 2024. Ia melanjutkan karena ini kasus kekerasaan dalam rumah tangga (KDRT) maka kami limpahkan Polres Gresik. “Pelaku dan barang bukti kami lakukan pelimpahan ke Unit PPA Satreskrim Polres Gresik,” tegasnya. (yad)

Terduga Pelaku yang Ngepruk Kepala Istri dengan Linggis Menyerahkan Diri ke Polsek Driyorejo Selengkapnya

Kalah Judol, Suami Kalap Pukul Kepala Istri dengan Besi di Driyorejo

GRESIK,1minute.id – Warga Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur geger pada Kamis, 14 November 2024. Mereka berbondong-bondong menuju rumah korban berinisial Y. Korban tergeletak di teras rumah berlantai keramik warna putih dengan kepala berceceran darah segar.

“Korban diduga dipukul dengan linggis oleh terduga suami korban,” kata sumber  1minute.id  pada Kamis, 14 November 2024. Kejadian memilukan dan membuat warga ngelus dada alias prihatin itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Usai melakukan penganiayaan hingga korban kelenger bersimbah darah, terduga pelaku berinisial M melarikan diri. “Korban dibawa mobil ambulan milik Polsek Driyorejo,” katanya. Dalam sebuah video yang diterima wartawan 1minute.id, sejumlah aparat dari Polsek Driyorejo dan Koramil Driyorejo mendatangi tempat kejadian perkara. Aparat terlihat menyita sebuah besi mirip linggis sepanjang 1 meteran. 

Di bagian lain, terlihat darah berceceran di teras lantai rumah yang sederhana itu. “Kata orang-orang disana, pelaku adalah kalaps karena terjerat judol (judi online),” ujarnya.

Benarkah ? Kapolsek Driyorejo AKP Musihram dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan dari anggota. “Saya masih di Polres Gresik. Belum ada laporan anggota di grup tentang kejadian itu,” katanya melalui telepon. “Coba nanti saya cek dulu,” imbuhnya. (yad)

Kalah Judol, Suami Kalap Pukul Kepala Istri dengan Besi di Driyorejo Selengkapnya

Polwan Patroli Mengendarai Motor Listrik, Kapolres Gresik : Perubahan Kecil Berdampak Besar untuk Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Ada pemandangan beda di jalanan Kota Gresik pada Selasa, 5 November 2024. Sejumlah polisi wanita alias Polwan Polres Gresik melakukan patroli menggunakan sepeda motor listrik. 

Mereka adalah anggota Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik yang tergabung dalam “Srikandi Giri”. Terobosan anyar ini untuk menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pionir dalam mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan di tengah masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan mengharapkan semakin banyak instansi dan masyarakat yang tergerak untuk menggunakan kendaraan listrik. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat mendukung pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik agar semakin banyak masyarakat yang merasa nyaman beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

“Patroli Srikandi Giri membuktikan bahwa perubahan kecil dapat membawa dampak besar. Dengan kesadaran dan tindakan nyata, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk generasi mendatang. Mari bersama-sama wujudkan Gresik yang lebih hijau dan lestari,” ujar AKBP Arief Kurniawan. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca, mengungkapkan bahwa penggunaan kendaraan listrik dalam patroli merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lestari.

“Kami ingin menunjukkan bahwa penegakan hukum dan kepedulian lingkungan bisa berjalan beriringan. Dengan kendaraan listrik, kami tidak hanya menjaga keamanan lalu lintas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi gas buang yang menjadi penyebab utama polusi udara,” tegas AKP Derie.

Patroli Srikandi Giri bukan sekadar kegiatan rutin. Setiap perjalanan menjadi ajang edukasi bagi masyarakat. Para Polwan tak segan mengajak pengguna jalan untuk berdialog, membagikan tips berkendara aman, dan menjelaskan pentingnya menjaga lingkungan. 

Dengan ramah dan santun, mereka mensosialisasikan manfaat kendaraan listrik serta mengajak masyarakat untuk turut beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. (yad)

Polwan Patroli Mengendarai Motor Listrik, Kapolres Gresik : Perubahan Kecil Berdampak Besar untuk Lingkungan Selengkapnya

5 Kali Beraksi di Gresik dan Surabaya, Alap-alap Aki Mobil Diringkus di Menganti, Gresik

GRESIK,1minute.id – Perbuatan Muharam, terduga alap-alap pencurian aki mobil terhenti sementara waktu. Ia ditangkap anggota Reserse Kriminal Polsek Menganti di dekat tempat parkir masjid Baitussalam, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Selain mengamankan Muharam, polisi menyita dua buah aki dan sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan mengangkut aki curian. Dalam pemeriksaan terungkap tersangka Muharam berulang kali mencuri aki mobil. “Pelaku melakukan perbuatan tersebut (mencuri aki mobil) di 5 lokasi,” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Roni menyebut lima lokasi kejadian yang pernah diobok-obok oleh tersangka Muharam yaitu di Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik dan Bonowo, Surabaya masing-masing dua kali. Dan, satu kali di kawasan Pakal, Surabaya. “Tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP,” tegas Roni.

Menurut polisi, awal mula korban Darma Aditya bersama Fiano Rahmat Dani memarkir mobil truk Isuzu box dengan nomor polisi atau Nopol L 8062 UB di Jalan Raya Kepatihan tepatnya di area parkir depan Masjid Baitussalam. Setelah parkir di lokasi tersebut, korban mengatarkah surat jalan ke rumah Imam, pengurus perusahaan ekspedisi di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti.

Baru beberapa menit berada di rumah Imam, tiba-tiba alarm GPS yang terhubung dengan smartphone milik Imam berbunyi. “Daya mati No.Pol. L-8062-UB”. Darma dan Fiano berbocengan ke lokasi parkir. Sesampainya di lokasi parkir, korban melihat tersangka Muharam sedang naik sepeda motor Honda Scoppy warna Hitam Silver nopol DA 6104 BCF membawa 2 buah aki. 

Barang bukti yang diamankan satu lembar surat keterangan dari leasing beserta fotokopi BPKB truk Isuzu boks warna putih nopol L 8062 UB ; dua buah aki merek GS ukuran 12 Volt. Satu kunci pas dan satu sepeda Motor Honda Scoppy warna Hitam Silver DA-6104-BCF. (yad)

5 Kali Beraksi di Gresik dan Surabaya, Alap-alap Aki Mobil Diringkus di Menganti, Gresik Selengkapnya

Patroli Nunggang Kuda, Iptu Suharto Semakin Dekat dengan Warga Kota Gresik

GRESIK,1minute.id -Inspektur Polisi Satu Suharto berbeda dengan anggota Polres Gresik lainnya. Polisi lain biasanya berpatroli mengendarai motor atau mobil patroli. Tetapi, 

Kapolsek Gresik Kota ini memilih melakukan patroli dengan menunggang kuda. Apa yang dilakukan oleh perwira dua balok di pundak yang pernah bertugas di divisi profesi dan pengamanan atau Propam Polres Gresik ini menjadi daya tarik bagi masyarakat. I

novasi yang dilakukan polisi murah senyum dan taat beribadah ini tidak hanya efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban.Bagi Iptu Suharto  memelihara 

kuda bukan sekedar hobi. Sejumlah kolega Suharto menceritakan pada hari tertentu kuda piaraan itu disewakan untuk angkutan atau dokar atau andong bagi para peziarah di wisata religi Sunan Giri. Selain memelihara kuda, Suharto juga jago mengembala kambing. “Ketika Idul Adha atau Idul Kurban, pak Harto ketika libur menyempatkan jualan kambing kurban itu,” ujar seorang kolega Suharto. 

Patroli berkuda bagi Kapolsek Suharto bukanlah sekadar kegiatan rutin. Ia memanfaatkan kesempatan itu untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Suharto menjadikan patroli ini sebagai sarana untuk mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih personal. Bagi warga Kota Gresik, berkuda adalah tradisi langka. Sehingga, ketika Iptu Suharto melakukan patroli menunggang kuda menjadi daya tarik masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menyampaikan, tindakan Kapolsek Suharto ini menjadi inspirasi bagi para pemimpin muda. Beliau membuktikan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki kreativitas dan inovasi dalam menjalankan tugasnya. Dengan cara yang unik dan menarik, Kapolsek Suharto berhasil menciptakan citra positif bagi institusi kepolisian dan mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Pelayanan publik dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan inovatif. Selain itu, beliau juga ingin menunjukkan bahwa polisi hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang siap membantu,” kata mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. (yad)

Patroli Nunggang Kuda, Iptu Suharto Semakin Dekat dengan Warga Kota Gresik Selengkapnya

Hari Ini Ops Zebra Semeru Mulai Gelar, Kapolres Gresik : Patuhi Jam Operasional Kendaraan Berat

GRESIK,1minute.id – Polisi Resor atau Polres Gresik menggelar Operasi Zebra Semeru 2024 mulai hari ini, Senin, 14 Oktober 2024. Operasi yang mengusung tema “Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Jelang Pelantikan Presiden/Wakil Presiden Terpilih pada Pemilu 2024”, akan berlangsung selama 14 hari atau sampai 27 Oktober 2024 mendatang.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin langsung apel operasi yang bertujuan rmeningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di halaman Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini. 

Dalam apel tersebut, Kapolres AKBP Arief Kurniawan menyoroti sejumlah persoalan yang menjadi penyebab banyaknya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik. Mantan Kasubdit Regindent Ditlantas Polda Metro Jaya ini antara lain menyebutkan adanya perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan dugaan pelanggaran jam operasional kendaraan berat yang lalu lalang di sepanjang Jalan Deandles di Pantai Utara atau Pantura, Kabupaten Gresik.  Jalan Deandles di pantura Gresik mulai Kecamatan Manyar sampai Kecamatan Panceng.

AKBP Arief Kurniawan mengatakan, pesatnya pertumbuhan penduduk yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan transportasi. Hal ini turut menyebabkan kepadatan volume lalu lintas, sehingga akses jalan menjadi sulit dilalui, menimbulkan ketidaknyamanan, serta meningkatkan risiko kemacetan dan kecelakaan. 

Selain itu, kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu juga masih menjadi permasalahan serius. Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah tersebut dengan memasang palang pintu di lokasi rawan.

Operasi Zebra Semeru 2024, yang bertemakan “Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Jelang Pelantikan Presiden/Wakil Presiden Terpilih pada Pemilu 2024”, akan berlangsung selama 14 hari mulai 14 hingga 27 Oktober 2024, imbuhnya, akan difokuskan pada titik-titik rawan kecelakaan, kemacetan, dan pelanggaran lalu lintas, dengan pendekatan preemtif dan preventif pada minggu pertama. “Penegakan hukum represif dilakukan pada minggu kedua,” kata perwira dua melati di pundak itu.

Ia juga mengingatkan kepada anak buahnya menjalan tugas  dengan sungguh-sungguh, menghindari tindakan yang dapat merusak citra Polri. Selain itu, juga mengingatkan anggota untuk tidak lelah memberikan edukasi kepada generasi milenial. Selain edukasi tindakan penegakkan hukum secara elektronik melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). 

“Jalankan tugas dengan sungguh-sungguh, menghindari tindakan yang dapat merusak citra Polri,” pesan AKBP Arief Kurniawan. Sebelum mengakhiri sambutannya dalam apel yang diikuti okeh Pejabat Utama atau PJU Polres Gresik, Kapolsek jajaran, personel yang terlibat dalam operasi serta  Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik itu, mengingatkan perlunya perhatian khusus pada Jalan Deandles Manyar, di mana jam operasional telah disepakati namun masih terjadi pelanggaran oleh sejumlah oknum. 

“Lakukan himbauan dan penegakan hukum dengan harapan terciptanya perubahan yang baik dalam kelancaran lalu lintas dan pengurangan pelanggaran,” tutup AKBP Arief Kurniawan. Bagaimana dengan masa kampanye Pilbup Gresik dan Pilgub Jawa Timur ? 

Situasi lalu lintas yang semakin rentan menjelang Pemilu 2024, khususnya pada tahap kampanye. Ia menyatakan bahwa euforia kampanye sering kali mengabaikan keselamatan berlalu lintas, mengakibatkan tingginya potensi kecelakaan. (yad)

Hari Ini Ops Zebra Semeru Mulai Gelar, Kapolres Gresik : Patuhi Jam Operasional Kendaraan Berat Selengkapnya

Pengamanan Gudang Logistik Pilkada Diperketat, Kapolres Gresik Minta KPU Verifikasi Barang Masuk dan Keluar

GRESIK,1minute.id – Perhelatan pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak 2024 semakin dekat. Logistik pemilu pun sebagian sudah tersimpan di gudang komisi pemilihan umum atau KPU Gresik di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Kebomas hingga Polres Gresik telah melakukan pengamanan gudang logistik untuk pemilihan Gubernur atau Pilgub dan Pemilihan Bupati atau Pilbup pada 27 November 2024 mendatang. Pilgub Jatim akan diikuti tiga pasangan calon atau Paslon. Sedangkan, Pilbup Gresik diikuti satu paslon yakni Fandi Akhmad Yani – dr Asluchul Alif yang mendapatkan nomor urut 1.Pengamanan gudang logistik untuk coblosan pemilihan bupati atau Pilbup Gresik 2024 dilakukan secara terbuka dan tertutup. Polisi memakai uniform dan non uniform. Pengamanan logistik Pilbup Gresik sebagai

 bagian dari Ops Mantap Praja 2024. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menjelaskan, bahwa gudang logistik ini menyimpan berbagai barang penting yang akan digunakan dalam Pemilu Serentak 2024.

“Berbagai perlengkapan pemilu, termasuk surat suara dan kotak suara, telah disimpan di sini dan akan segera didistribusikan ke seluruh wilayah Gresik,” ujarnya. Pengamanan telah dilakukan secara masif sejak 1 Oktober 2024.

Pengamanan gudang ini mencakup penempatan personel kepolisian di area sekitar gudang, dengan patroli yang dilakukan secara rutin untuk memantau situasi. Selain itu, fasilitas gudang telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang canggih, termasuk kamera CCTV untuk memastikan setiap sudut area diawasi.

Lanjut Kapolres Gresik menyampaikan bahwa langkah-langkah pengamanan ini merupakan upaya penting dalam menjaga integritas pemilu. “Pengamanan ini diharapkan dapat mencegah potensi gangguan atau penyalahgunaan logistik yang bisa merugikan pihak-pihak yang terlibat dalam pemilu,” tambahnya.

Meski pengamanan logistik ini sudah sangat ketat, Kapolres mengingatkan bahwa keamanan pemilu tidak hanya bergantung pada pengamanan fisik gudang. KPU Gresik diharapkan juga melakukan verifikasi yang menyeluruh terhadap barang-barang yang masuk dan keluar dari gudang, serta mengawasi secara ketat proses distribusinya.

Kapolres menutup pernyataannya dengan memastikan bahwa patroli keamanan akan terus dilakukan hingga semua tahapan pemilu selesai. “Dengan pengamanan yang baik, kami berharap Pemilu Serentak 2024 di Gresik dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya. (yad)

Pengamanan Gudang Logistik Pilkada Diperketat, Kapolres Gresik Minta KPU Verifikasi Barang Masuk dan Keluar Selengkapnya

Anev Kamtibmas Polres Gresik Jelang Pilbup, 228 TPS di Gresik Rawan

GRESIK,1minute.id – Pilkada Serentak 2024 sudah memasuki tahap kampanye pasangan calon atau Paslon. Paslon Gubernur Jatim diikuti 3 kontestan. Sedangkan, pemilihan bupati atau Pilbup Gresik ada satu paslon yakni Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif dengan nomor urut#1.

Masa kampanya hingga 23 November 2024. Coblosan dilakukan pada 27 November 2024. Bagaimana kesiapan Polrea Gresuk dalam pengamanan Pilbup Gresik ? Pada Kamis, 3 Oktober 2024, Polres Gresik menggelar Analisa dan Evaluasi Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Anev Sitkamtibmas) di Aula Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik.

Anev dipimpin oleh Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro ini dihadiri oleh pejabat utama Polres, dan Kapolsek jajaran Polres Gresik. 

Dalam sambutannya, Kompol Danu Anindhita menyampaikan urgensi menjaga stabilitas keamanan selama masa kampanye Pilkada. Perwira satu melati di pundak itu  menegaskan pentingnya pendekatan proaktif melalui sambang Kamtibmas secara door-to-door.  “Para Kapolsek memastikan bahwa semua anggotanya tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing,” kata Kompol Danu.

Dalam Anev tersebut menunjukkan sejumlah dinamika yang patut menjadi perhatian mulai kasus kriminalitas, kasus narkoba dan lalu Lintas  Terkait potensi kerawanan Pilkada, Anev ini juga menyoroti 228 tempat pemungutan suara atau TPS di Kabupaten Gresik yang dikategorikan rawan, terutama di wilayah Pulau Bawean. 

Selain itu, anev juga menyinggung terkait distribusi logistik pemilu. “Pentingnya distribusi logistik pemilu yang direncanakan lebih awal di wilayah-wilayah rawan tersebut,” katanya. Menutup rangkaian Anev, Waka Polres Gresik menegaskan bahwa seluruh jajaran harus memastikan koordinasi yang baik antarfungsi. 

“Setiap pergerakan massa yang belum mendapatkan izin harus segera diantisipasi,” katanya mengingatkan. Selain itu, imbuhnya, agar setiap kapolsek lebih cermat dalam melakukan pemantauan di wilayah mereka untuk menghindari potensi konflik.

Dengan adanya Anev ini, Polres Gresik memastikan kesiapan maksimal menghadapi setiap tantangan yang mungkin muncul, terutama dalam konteks Pilkada, dengan harapan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pada kesempatan ini, Kabag Ops Polres Gresik AKP Chakim Amrullah juga memaparkan kesuksesan Operasi Tumpas Narkoba yang berhasil mengungkap 33 kasus dengan 39 tersangka. Barang bukti yang disita termasuk sabu, pil koplo, dan inex. (yad)

Anev Kamtibmas Polres Gresik Jelang Pilbup, 228 TPS di Gresik Rawan Selengkapnya