Arena Sabung Ayam di Gresik Utara Digerebek Polisi

GRESIK,1minute.id – Arena sabung ayam di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik digerebek aparat gabungan, TNI, Polri dan Trantib Kecamatan pada Senin, 30 September 2024.

Tidak ada aktivitas saat tempat judi sabung ayam digerebek. Aparat kemudian membakar peralatan sabung ayam dan kandang ayam itu. Penggerebekan dipimpin oleh Kapolsek Panceng Iptu Nasuka didampingi Kanit Reskrim Polsek Panceng Aipda Yudi bergerak berdasarkan informasi dari masyarakat terkait maraknya aktivitas perjudian sabung ayam di wilayah tersebut.

Arena judi sabung ayam ini berlokasi di dalam sebuah kandang ternak milik Julianto, yang sengaja disamarkan untuk menghindari penggerebekan. “Bahwa di lokasi tersebut tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian sabung ayam, petugas hanya menemukan barang-barang yang diduga dijadikan sebagai sarana untuk melakukan perjudian sabung ayam, langsung kami musnahkan,” kata Kapolsek Panceng Iptu Nasuka pada Senin, 30 September 2024.

Berbagai peralatan yang digunakan untuk perjudian sabung ayam, antara lain: gelanggang tarung ayam berukuran 4×4 meter, dilapisi karpet dan terpal karet untuk meredam suara dan tiga buah sangkar ayam bulat dari bambu, siap digunakan untuk menampung ayam aduan.

Semua barang bukti yang ditemukan langsung dimusnahkan di tempat untuk mencegah digunakan kembali. Petugas juga memberikan imbauan kepada warga setempat agar tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan mengapresiasi kerja keras tim gabungan dalam mengungkap kasus ini. “Perjudian sabung ayam tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat merusak tatanan sosial masyarakat,” tegas Kapolres Arief Kurniawan. (yad)

Arena Sabung Ayam di Gresik Utara Digerebek Polisi Selengkapnya

Polsek Cerme Gerebek Rumah Terduga Pengedar Pil Koplo di Menganti 

GRESIK,1minute.id – Polsek Cerme gagalkan peredaran pil koplo. Sebanyak 1.070 butir pil dobel L disita. Selain menyita barang bukti atau barbuk, juga mengamankan seorang pemuda berinisial MFA.

Pemuda berusia 20 tahun warga Dusun Glintung,  Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik diduga pengedar pil koplo itu. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo, penggagalan peredaran pil dobel L dilakukan pads Rabu, 18 September 2024 sekitar pukul 4 sore. “Penangkapan dilakukan di rumah terduga pengedar di Dusun Glintung Desa Kepatihan Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik,” kata Iptu Andik Asworo pada Jumat, 20 September 2024.

Tersangka yang diamankan adalah MFA, berusia 20 tahun. “Barang bukti yang berhasil kami amankan 37 klip isi 10 butir pil dobel L dengan total 370 butir, kemudian tujuh klip isi 100 butir pil dobel L dengan total 700 butir, uang tunai sebesar Rp 180 ribu,” ujarnya.

Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas Polsek Cerme mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasannya di lokasi Dusun Glintung, Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik kerap dijadikan tempat transaksi menjual pil berlogo dobel L. 

Berdasarkan informasi tersebut selanjutnya anggota unit Reskrim Polsek Cerme dipimpin Kanit Reskrim melakukan penyelidikan informasi tersebut dan benar saat dilakukan penyelidikan disekitar TKP tersebut menjumpai adanya kegiatan transaksi menjual pil berlogo dobel L dan kemudian dilakukan upaya penangkapan dan berhasil mengamankan pelaku.

Setelah dilakukan introgasi dan penggeledahan ditemukan barangbukti dan terduga pelaku mengakui bahwa benar telah melakukan kegiatan transaksi menjual pil berlogo dobel L, berdasarkan hal tersebut selanjutnya petugas polsek Cerme membawa pelaku dan barang buktinya ke Polsek Cerme guna penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 435 Jo 436 ayat (2) UU RI No 17 tahun 2023 tentang Kesehatan. (yad) 

Polsek Cerme Gerebek Rumah Terduga Pengedar Pil Koplo di Menganti  Selengkapnya

6 Pemuda Bawa Sajam Diduga Anggota Gengster Diamankan Samapta Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Seorang pemuda dan empat anak diamankan Dalmas Satmapta Polres Gresik di Jalan Siti Fatimah binti Maemun pada Ahad dini hari, 8 September 2024. Mereka diamankan karena membawa Senjata tajam alias sajam. Tubuh mereka juga penuh tato. 

Ada dugaan lima pemuda itu anggota geng. Lima pemuda itu berinisial DK, BM, AR, MI dan RO. Semua berasal dari Gresik. Di tempat lain, di Jalan R.A.Kartini, Gresik, anggota Dalmas Satmapta Polres Gresik menggagalkan rencana balap liar. Sebanyak 12 sepeda motor yang ditinggal pemiliknya diangkut ke Mapolres Gresik. 

Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan, melalui Kasat Samapta Iptu Heri Nugroho menjelaskan bahwa bermula dari laporan masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang dicurigai sebagai gangster di Jalan Siti Fatimah binti Maimun sekitar pukul 01.00 WIB.

“Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah senjata tajam,” kata Iptu Heri Nugroho. Aparat kemudia melanjutkan patroli menuju Jalan R.A.Kartini, Gresik. Jalan provinsi tempat favorit anak muda untuk balapan liar menghabiskan waktu malam minggu. 

Kedatangan aparat, membuat sejumlah pemuda kocar-kacir menyelamatkan diri. Mereka meninggalkan kendaraan begitu saja. “Sebanyak 12 unit sepeda motor yang kami amankan.  Motor itu diduga akan digunakan untuk balap liar,” kata Iptu Heri. 

Selain ditinggalkan pemiliknya, puluhan kendaraan tersebut diamankan karena menggunakan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum. “Semuanya telah diamankan di Polres Gresik untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” tegas Iptu Hari. 

Kapolres berharap kegiatan patroli rutin ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan dan menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polres Gresik. (yad) 

6 Pemuda Bawa Sajam Diduga Anggota Gengster Diamankan Samapta Polres Gresik Selengkapnya

Jelang Pilbup, Polres Gresik Lakukan  Identifikasi Potensi Konflik dan Hoaks

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar analisa dan evaluasi atau anev situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas untuk periode Juli hingga Agustus 2024. 

Anev dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan ini dihadiri oleh penjabat utama alias PJU dan seluruh jajaran Kapolsek digelar di Mapolres Gresik pada Selasa, 3 September 2024.

Secara keseluruhan kondisi Kamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menjelang Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik pada 27 November 2024  kondusif. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menyatakan kepolisian siap melakukan pengamanan kontestasi Pilbup Gresik 2024. Sejumlah persiapan pengamanan terus dilakukan, termasuk indentifikasi potensi konflik hingga hoaks. 

Perwira dua melati di pundak itu, mewanti-wanti kepada jajaran Polsek untuk meningkatkan deteksi dini dan membangun komunikasi dengan tokoh agama atau toga serta tokoh masyarakat alias tomas. 

“Jalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Seluruh jajaran Polres Gresik untuk bekerja keras dan profesional dalam menjalankan tugas,” kata mantan Kasubdit Regindent Ditlantas Polda Metro Jaya ini. 

Selain melakukan membahas tentang pengamanan Pilbup Gresik, Kapolres Arief Kurniawan juga melakukan analisa dan evaluasi tentang potensi meningkatnya tindak kriminalitas hingga kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik. 

Bagaimana potensi terjadinya tindak kriminalitas, Arief Kurniawan menginstruksikan untuk meningkatkan patroli keamanan sebagai upaya pencegahan.

Kapolres juga meminta Satuan Lalu Lintas untuk meningkatkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan penegakan hukum. Sedangkan,  terkait peredaran narkoba akan digelar Operasi Tumpas Semeru untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik. (yad)

Jelang Pilbup, Polres Gresik Lakukan  Identifikasi Potensi Konflik dan Hoaks Selengkapnya

Jelang Pilbup Gresik, Polres Gresik Semakin Intensif Patroli Kamtibmas

GRESIK,1minute.id – Tahapan pemilihan bupati atau Pilbup Gresik memasuki Pendaftaran Pasangan Calon atau Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Masih satu paslon yakni Fandi Akhmad Yani dan dr Asluchul Alif Maslichan atau Yani-Alif mendaftar ke KPU Gresik. 

Pendaftaran akan di tutup pada Rabu, 4 September 2024 pukul 23.59 WIB. Partai atau gabungan partai bisa mendaftarkan paslon  ke kantor komisi penyelenggara pemilihan bupati di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. 

Disisi lain,  Kepolisian Resor atau Polres Gresik semakin intensif melakukan patroli di beberapa tempat yang strategis. Antara lain,  kantor KPU Gresik, pasar, perkantoran, serta objek vital atau Obvit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Patroli dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat atau Kamtibmas ini dipimpin oleh Kepala Sub Unit atau Kasubnit Pengendalian Massa atau Dalmas Polres Gresik Aipda Hari. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan mengatakan, kegiatan patroli merupakan bagian dari upaya Polres Gresik dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukumnya. “Kami berkomitmen untuk menjaga kondusifitas wilayah demi terciptanya suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Arief Kurniawan pada Senin, 2 September 2024.

Dalam patroli tersebut, personil Sat Samapta juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar senantiasa bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas, khususnya menghadapi Pemilu serentak 2024. 

“Kami berharap, masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan demi terwujudnya pesta demokrasi yang damai dan berintegritas,” ujar mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. 

Perwira dua melati di pundak itu juga mengapresiasi kerja keras dan dedikasi personil Sat Samapta dalam melaksanakan kegiatan patroli tersebut. 

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan selama proses demokrasi, terutama menghadapi Pemilu tahun 2024,” lanjut alumnus Akpol 2004 itu. 

Ia juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024 ini. “Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif demi suksesnya Pemilu tahun 2024,” pungkasnya. (yad) 

Jelang Pilbup Gresik, Polres Gresik Semakin Intensif Patroli Kamtibmas Selengkapnya

Polres Gresik Siap Amankan Pilbup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar simulasi sistem pengamanan kota alias Sispamkota menjelang pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak 2024. Simulasi yang dilakukan adalah skenario terburuk. Pilkada atau Pemilihan Bupati alias Pilbup Gresik rusuh.

Tentu saja warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa tidak mengharapkan skenario itu menjadi kenyataan. Pilbup kondusif adalah dambaan masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, memimpin langsung Sispamkota itu di halaman Markas Polisi Resor atau Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Senin, 19 Agustus 2024.

Sebanyak 380 personel gabungan dari Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan selama proses pemilu.

Simulasi ini dirancang mulai dari tahapan pengiriman kotak suara, pendistribusian logistik, kampanye, masa tenang, pemungutan suara, hingga perhitungan suara. Setiap tahapan dilalui dengan serius, mensimulasikan berbagai skenario yang mungkin terjadi di lapangan.

Salah satu momen yang paling menegangkan adalah saat simulasi kerusuhan. Kapolres Gresik langsung memerintahkan pergantian pasukan Dalmas Inti di bawah kendali Kasat Samapta. Dengan sigap, para personel Dalmas Inti membentuk formasi yang kokoh, menghadapi ancaman massa yang semakin beringas.

Di tengah chaos muncul sosok seorang polisi wanita muda mencuri perhatian. Dengan tenang dan penuh keberanian, ia memberikan pertolongan pertama kepada rekan yang terluka. Tatapan matanya yang tegas dan wajahnya yang pucat namun tegar menjadi simbol semangat juang seluruh personel yang bertugas. Setelah situasi berhasil dikendalikan, AKBP Arief Kurniawan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh personel yang terlibat. 

“Saya bangga dengan dedikasi dan profesionalisme seluruh anggota. Simulasi ini telah membuktikan bahwa kita siap mengamankan jalannya Pemilu dengan sebaik-baiknya,” ujar AKBP Arief Kurniawan yang alumni Akpol 2004 itu.

Simulasi Sispamkota ini bukan hanya sekadar latihan, tetapi juga menjadi bukti kesiapan aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu. 

“Melalui simulasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan Pemilu yang damai, aman, dan demokratis,” tegas mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. (yad)

Polres Gresik Siap Amankan Pilbup Gresik  Selengkapnya

Jelang Pilbup 2024, Polres Gresik Gelar Operasi Mantap Praja Semeru selama 135 Hari

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 19 Agustus 2024.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan. Operasi Mantap Praja Semeru digelar untuk memastikan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 berjalan aman, lancar, dan damai. 

AKBP Arief Kurniawan menyampaikan, Pilkada serentak 2024 adalah momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Ini adalah pesta demokrasi terbesar yang pernah kita selenggarakan. Presiden Joko Widodo telah mengingatkan akan pentingnya momen ini. Namun, di balik kegembiraan pesta demokrasi, kita juga harus waspada terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya pesta demokrasi.

“Kabupaten Gresik memiliki jumlah penduduk cukup banyak, tentu memiliki tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pilkada serentak. Potensi kerawanan seperti hoaks, isu SARA, dan politik identitas harus kita antisipasi sejak dini,” ujar Arief Kurniawan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, lanjut mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu, Polres Gresik bersama TNI, Pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait telah merumuskan strategi yang komprehensif dalam operasi “Mantap Praja Semeru 2024”. Operasi ini akan berlangsung selama 135 hari, mulai 19 Agustus sampai dengan 31 Desember 2024 yang melibatkan ribuan personel yang akan ditempatkan di seluruh tempat pemungutan suara.

“Sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kita memiliki tugas yang sangat berat namun mulia,” katanya. 

Perwira dua melati di pundak itu juga mengingatkan kepada anggotanya dalam menjaga kondusifitas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Diantaranya, menjaga netralitas, meningkatkan kewaspadaan, menjalin sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk mencapai keberhasilan operasi ini dan menegakkan hukum terhadap siapa pun yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Mari kita jadikan Pilkada 2024 sebagai pesta demokrasi yang damai dan bermartabat. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi, saya yakin kita akan mampu mengatasi segala tantangan yang ada,” tutup alumnus Akpol 2004 Batalyon Tatag Trawang Tungga itu. (yad)

Jelang Pilbup 2024, Polres Gresik Gelar Operasi Mantap Praja Semeru selama 135 Hari Selengkapnya

Terduga Pelaku Curanmor Klenger Dihajar Massa

GRESIK,1minute.id – Seorang pemuda berinisial BTP berusia 22 tahun kelenger di Jalan KH Agus Salim, Desa Gapurosukilo, Kecamatan/ Kabupaten Gresik pada Rabu malam, 14 Agustus 2024. 

Pemuda asal Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo itu dihakimi massa hingga tidak sadarkan diri karena diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor. Beruntung polisi cepat tiba di lokasi kejadian sehingga nyawa pemuda itu terselamatkan. 

Kapolsek Gresik Kota Iptu Suharto membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku curanmor berinisial BTP. 22 tahun. Ia diduga pelaku curanmor di halaman parkir Warkop Sapu Jagad Jalan KH Agus Salim, Gapurosukolilo, Gresik.

“Benar, saat ini terduga pelaku menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina. Masih dalam penyelidikan,” tegas Iptu Suharto pada Kamis, 15 Agustus 2024. 

Aksi pencurian sepeda motor terjadi pada Rabu, 14 Agustus 2024 sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu Athilla Fawnia, korban percobaan pencurian kendaraan bermotor memarkir kendaraan sepeda motor Honda Beat nopol EA 4941 AL di halaman parkir Warkop Sapu Jagad.

Selanjutnya di tinggal ngopi oleh korban. Sekitar pukul 22.40 WIB, Rendy Akbar, seorang penjaga dan juga sekaligus pemilik warung merasa curiga gerak-gerik 2 lelaki yang baru keluar dari warung. Rendy lalu melakukan pengintaian melalui closed circuit television atau CCTV. 

Kecurigaan Rendy tidak salah. Dua pemuda asing yang saat datang naik sepeda motor PCX berboncengan. Saat pulang, mereka berpencar dan naik motor sendiri-sendiri. Pelaku naik motor Honda Beat dan mengeluarkan kunci berbentuk huruf T. Rendy bersama dua temannya lalu mendatanginya. Karena aksi diketahui pemuda berinisial BTP kabur. 

Rendy spontan berteriak maling. Teriak bagai semua alarm membuat warga yang mendengar melakukan pengejaran. Terduga tertangkap dan digebuki massa. Kabar penangkap pelaku curanmor itu terdengar polisi dan mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP.  Di lokasi polisi menemukan kunci T. 

“Anggota mendatangi TKP dan mengamankan terduga pelaku yang sudah dalam keadaan terluka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri serta membawa terduga pelaku ke RS. Petrokimia Gresik untuk penanganan pertama kemudian dirujuk di RSUD Ibnu Sina Bunder Gresik. Barang bukti berupa kunci T yang digunakan terduga pelaku juga kami amankan,” tukasnya. (yad)

Terduga Pelaku Curanmor Klenger Dihajar Massa Selengkapnya

Polwan Polres Gresik Berikan Teladan Kerukunan Antar Umat

GRESIK,1minute.id – Suasana tempat Bbadat  Tri Dharma atau TITD Kim Hin Kiong lebih riuh dari biasanya pada Jumat, 9 Agustus 2024. Puluhan Polisi Wanita atau Polwan Polres Gresik mengenakan kaus olah raga terlihat membersihkan di klenteng berlokasi di Jalan Setiabudi, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Mereka ada menyapu halaman hingga altar. Ada juga membersihkan patung singa. Selain itu, mereka juga memberikan bantuan sosial kepada penjaga klenteng sebagai bentuk apresiasi atas jasa mereka dalam menjaga tempat ibadat.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat, khususnya umat beragama. 

Bakti sosial di tempat ibadat warga Tionghoa itu rangkaian memperingati Hari Jadi Polwan yang diperingati setiap 1 September itu. Tahun ini, memasuki 76 tahun. Kegiatan bakti sosial atau baksos ini sebagai wujud nyata toleransi antarumat beragama dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk nyata dari Bhayangkari dalam menjaga kerukunan umat beragama dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan pada Jumat, 9 Agustus 2024.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan. “Dengan saling membantu dan bergotong royong, kita dapat membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera,” kata mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu. 

Pengurus TITD Kim Hin Kiong memberikan apresiasi kepada para Polwan Polres Gresik atas kepeduliannya. “Aksi bersih-bersih ini tidak hanya membantu kami menjaga kebersihan kelenteng, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarumat beragama. Kami berharap kerjasama yang baik ini dapat terus terjalin,” kata salah satu pengurus klenteng. (yad)

Polwan Polres Gresik Berikan Teladan Kerukunan Antar Umat Selengkapnya

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu 

GRESIK,1minute.id – Solikin mengucapkan syukur berulang kali. Lelaki 40 tahun bersyukur karena sepeda motor kesayangan, Honda Grand yang dicuri penjahat bisa ditemukan oleh polisi. Selain mengamankan barang bukti anak buah Iptu Andik Asworo juga mengamankan terduga pelakunya.

Siapa pencuri sepeda motor milik warga Desa Gedang Kulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu? Pelaku berinisial AP. Usianya 49 tahun. Lelaki berkulit sawo matang ditangkap anggota reserse kriminal Polsek Cerme di rumahnya di Dusun/Desa Gedangkulut alias tetangga korban sendiri. 

Solikin, korban tentu kaget. Sebab, pelaku adalah tetangga dusunnya. Terungkapnya, aib tersangka AP itu bermula laporan korban Solikin pada Senin, 29 Juli 2024. Menurut keterangan korban Solikin kepada polisi pada Ahad, 28 Juli 2024 sekitar pukul 20.00 WIB memarkir motor Honda Grand nopol L 2611 RG  di teras rumahnya di Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Lelaki 40 tahun itu tidak lupa mengunci stir sebelum ditinggal masuk rumah dan tidur. Keesokan harinya, Senin, 29 Juli 2024 pukul 04.30 WIB korban Solikin bangun. Ia hendak pergi ke sawah. Tapi, bapak satu anak tidak menemukan motor kesayangan itu. Celingukan dan tanya tetangga kanan dan kiri tidak ada yang mengetahui. 

Solikin memutuskan membatalkan pergi ke sawah. Ia kemudian melaporkan musibah yang dialaminya ke Polsek Cerme. Berdasarkan laporan tersebut, Iptu Andik Asworo yang lama di bagian intelejen bersama anggota melakukan penyelidikan. Dugaan mengarah kepada lelaki berinisial AP, 49, tetangga dusun korban. 

“Terduga pelaku kami tangkap dirumahnya pada Kamis dini hari (1/8/2024),” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo pada Senin, 5 Agustus 2024. Dalam pemeriksaan di Mapolsek Cerme, tersangka AP mengakui perbuatan. “Tersangka mencuri motor korban menggunakan kunci palsu,” terang Iptu Andik. 

Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Cerme. Solikin semringah karena motor seharga Rp 3,5 juta bisa ditemukan. Sebaliknya, tersangka AP meratapi perbuatannya. “Tersangka AP dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke-3 KUHPidana,” tegas Andik Asworo. (yad)

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu  Selengkapnya