Polairud Polres Gresik Evakuasi Jasad Lansia Berambut Plontos, Memakai Baju Batik Mengapung di Bawah Dermaga

GRESIK,1minute.id – Jasad seorang laki-laki berusia lanjut (lansia) mengapung di bawah Dermaga Pelabuhan Petro Gresik pada Selasa sore, 31 Maret 2026. Hasil identifikasi yang dilakukan oleh kepolisian, lelaki berusia 78 tahun itu warga Desa Doyo Mulyo, Kecamatan Kembang Bahu, Kabupaten Lamongan.

Saat itu temukan mengapung, korban masih memakai pakaian lengkap. Korban mengenakan baju batik lengan panjang berwarna cokelat, celana panjang krem, serta dalam kondisi kepala gundul.

Menurut polisi, penemuan tersebut bermula dari kecurigaan petugas keamanan Petrokimia Gresik Sayid Muhamad, yang melihat benda mengapung di bawah konstruksi dermaga sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah dipastikan bahwa benda tersebut adalah jasad manusia, laporan segera disampaikan ke Satpolairud Polres Gresik.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR Satpolairud Polres Gresik bersama personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Ditpolairud Polda Jawa Timur langsung menuju lokasi menggunakan kapal patroli KP X-1017. Proses evakuasi turut melibatkan sejumlah armada lainnya, yakni KP X-2005, KP X-1012, dan KP X-1038. Evakuasi jasad korban berhasil diangkat dari perairan dan dibawa ke dermaga untuk pemeriksaan awal.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian. 

“Anggota kami bersama BKO Ditpolairud Polda Jatim telah berhasil mengevakuasi korban dan saat ini sudah berada di RSUD Ibnu Sina untuk proses tindak lanjut” ujarnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polairud Polres Gresik Evakuasi Jasad Lansia Berambut Plontos, Memakai Baju Batik Mengapung di Bawah Dermaga Selengkapnya

Gerebek Tempat Karaoke Berkedok Warkop, Sita Puluhan Botol Miras, Satreskrim Polres Gresik Dalami Legalitas Izin dan TPPO

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggerebek warkop yang dilengkapi dengan peralatan karaoke di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada Jumat malam, 27 Maret 2026. Polisi mengamankan puluhan botol miras, empat perempuan pemandu lagu, 12 orang penikmat tempat karaoke berkedok warung kopi tersebut. 

Penggerebekan warkop yang dilengkapi dengan peralatan karaoke itu dilakukan setelah polisi menerima pengaduan dari masyarakat melalui kanal “Lapor Cak Rama” di nomor WhatsApp 0811-8800-2006. Operasi gabungan melibatkan personel dari Sat Sabhara, Sat Reskrim, Sat Narkoba, dan Sie Propam langsung njujug bangunan rumah toko (ruko) di Desa Banjarsari yang disinyalir disalahgunakan sebagai tempat hiburan karaoke.

Hasilnya, puluhan botol minuman keras berbagai merek berhasil diamankan. Selain itu, sebanyak 16 orang turut dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut, terdiri dari empat penjaga, sepuluh tamu, serta dua pemandu lagu (lady companion/LC).

Hasil pemeriksaan urine, satu dari 16 orang terdeteksi positif amphetamine (AMP). Yang bersangkutan mengaku tengah mengonsumsi obat antibakteri, sehingga masih akan dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh petugas. Sementara pihak pengelola berdalih tidak menjual minuman keras secara terbuka, keberadaan puluhan botol miras di lokasi menjadi indikasi kuat adanya pelanggaran.

Kasatreskrim AKP Arya Widjaya menegaskan pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut. Saat ini, sejumlah langkah hukum tengah dilakukan, mulai dari pemeriksaan saksi terkait peredaran miras untuk proses tindak pidana ringan (tipiring), hingga pendalaman terhadap dua LC guna mengantisipasi dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Selain itu, kepolisian juga mengembangkan penyelidikan terkait legalitas operasional tempat hiburan tersebut. “Kasus ini akan terus kami kembangkan, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran pidana lainnya. Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas di wilayah Gresik tetap aman dan kondusif,” tegas AKP Arya Widjaya.

Sebagai bentuk keterbukaan layanan, masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui Call Center 110. Sementara untuk layanan khusus “Lapor Cak Rama”, laporan juga dapat disampaikan melalui WhatsApp di nomor 0811-8800-2006. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Gerebek Tempat Karaoke Berkedok Warkop, Sita Puluhan Botol Miras, Satreskrim Polres Gresik Dalami Legalitas Izin dan TPPO Selengkapnya

Polres Gresik & PKDI se-Kabupaten Gresik Bergandengan Tangan Jaga Kamtibmas 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menggelar halalbihalal dengan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se-Kabupaten Gresik di Aula SAR Polres Gresik pada Jumat, 27 Maret 2026.

Di forum silaturahmi itu, Kapolres Ramadhan Nasution mengajak para kepala desa untuk terus bergandengan tangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Sinergitas Pam Swakarsa Polri dengan Pemerintah Desa dalam Rangka Memelihara dan Mewujudkan Kamtibmas di Tingkat Desa” ini Kapolres Ramadhan Nasution didampingi Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra serta jajaran Pejabat Utama (PJU).

Sedangkan, dari kalangan pemerintah desa, di antaranya Ketua DPD PKDI Jawa Timur Syaifullah Mahdi dan Ketua PKDI Kabupaten Gresik Nurul Yatim. 

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh kepala desa atas peran aktif mereka dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.

“Sinergi antara Polri dan pemerintah desa sangat krusial dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pencegahan konflik sosial, pemberantasan narkoba, hingga antisipasi judi online,” tegas alumnus Akpol 2007 itu.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah desa terhadap program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ketahanan pangan. Selain itu, Kapolres turut menyampaikan capaian Polres Gresik yang masuk tiga besar dalam respons cepat layanan Call Center 110, serta memperkenalkan inovasi layanan Lapor Cak Rama sebagai sarana komunikasi cepat masyarakat dengan kepolisian.

Sementara itu, Ketua DPD PKDI Jawa Timur Syaifullah Mahdi menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapan seluruh kepala desa untuk bersinergi dengan kepolisian, termasuk membuka ruang edukasi Kamtibmas langsung kepada masyarakat.

Ketua PKDI Gresik Nurul Yatim setali tiga uang dengan Syaifullah Mahdi. Ia berharap pembinaan dan pendampingan dari Polres Gresik dapat terus berlanjut. Ia menegaskan komitmen desa dalam menjaga keamanan sebagai fondasi pembangunan.

Di sesi diskusi, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution dengan serius mendengar aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan kepala desa. Aspirasi itu mulai dari kondisi keamanan di Pulau Bawean pasca-Lebaran, potensi gesekan antarperguruan silat, hingga maraknya judi online di kalangan pemuda.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Gresik menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi yang inklusif. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan di desa diselesaikan dengan pendekatan persuasif dan kolaboratif, melibatkan Bhabinkamtibmas serta perangkat desa. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik & PKDI se-Kabupaten Gresik Bergandengan Tangan Jaga Kamtibmas  Selengkapnya

Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan, Polisi, TNI, Pemkab Gresik Sinergi Lakukan Pengawasan Destinasi Wisata 

GRESIK,1minute.id – Kepolisian Resor Gresik melakukan pengawasan sejumlah tempat wisata. Pengawasan dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman warga yang sedang healing di liburan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Destinasi wisata yang menjadi pusat pengawasan antara lain, Pantai Delegan. Wisata pantai pasir putih di Desa Delegan, Kecamatan Panceng ini, salah satu destinasi favorit bagi keluarga di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Ratusan bahkan ribuan wisatawan berkunjung di pantai Delegan yang berada di pasisir pantai utara (pantura) Gresik ini.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengikuti arahan Kapolri bersama jajaran Forkopimda dan pejabat utama Polres Gresik menyatakan, arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya aspek keselamatan di seluruh destinasi wisata, khususnya wisata air, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.

“Pengelola wisata wajib mengutamakan keselamatan pengunjung. Pastikan alat keselamatan tersedia, batasi kapasitas agar tidak terjadi penumpukan, dan lakukan pengawasan ketat di lokasi berisiko tinggi seperti bibir pantai,” tegas AKBP Ramadhan Nasution menirukan arahan Kapolri.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, perwakilan BPBD, Camat Panceng, serta unsur TNI dari Koramil Panceng. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman bagi wisatawan dan pemudik yang berkunjung ke Gresik.

Kapolres Gresik Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengawasan intensif di kawasan wisata. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Bagi pengunjung Pantai Dalegan, perhatikan keselamatan keluarga, terutama saat beraktivitas di air,” ujarnya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Di lokasi wisata, personel kepolisian dari Polsek Panceng bersama Polres Gresik tampak aktif melakukan patroli dan memberikan edukasi langsung kepada pengunjung. Melalui pengeras suara, petugas mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak saat bermain atau berenang di laut, menggunakan pelampung saat beraktivitas di air, serta mematuhi batas aman zona renang yang telah ditentukan.

Pengawasan yang dilakukan secara intensif ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri 1447 H, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan nyaman.

Dengan langkah preventif dan humanis tersebut, Polres Gresik menargetkan terciptanya perayaan Lebaran yang aman dan minim risiko kecelakaan, khususnya di destinasi unggulan seperti Pantai Dalegan.

Hotline pengaduan Polres Gresik dan Kapolres Gresik dapat dihubungi 24 jam melalui Call Center 110 atau melalui layanan khusus “Lapor Cak Rama” di nomor WhatsApp/Telepon 0811-8800-2006. Warga dapat melaporkan gangguan kamtibmas, laka lantas, maupun tindakan kriminal lainnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan, Polisi, TNI, Pemkab Gresik Sinergi Lakukan Pengawasan Destinasi Wisata  Selengkapnya

Kapolres Gresik dan Dandim 0817/Gresik Pimpin Patroli Skala Besar Naik Trail, Malam Takbir Lebaran Kondusif

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution , Komandan Distrik Militer (Dandim) 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha memimpin patroli berskala besar pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dua pimpinan institusi itu, melakukan patroli menggunakan motor trail bersama para anggotanya. Malam takbir lebaran berlangsung kondusif. Rangkaian pengamanan dimulai dari Pos Pelayanan (Posyan) Bunder dilakukan usai mengikuti Video Conference bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat saat momentum keagamaan. Ia juga menginstruksikan jajaran di daerah untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk gesekan antarwarga, serta memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Usai arahan tersebut, Kapolres Gresik memimpin langsung melaksanakan patroli skala besar. Personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga instansi terkait, dikerahkan menyisir sejumlah titik strategis dan pusat keramaian.

Rute patroli meliputi jalur protokol seperti Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, kawasan Gresik Kota Baru (GKB), hingga Alun-alun Gresik yang menjadi pusat aktivitas warga pada malam takbiran. Puluhan kendaraan dinas dikerahkan guna memastikan kehadiran aparat di tengah masyarakat.

“Kami fokus melakukan penyisiran di jalur-jalur vital, baik kawasan industri maupun pusat kota. Tujuannya memastikan situasi tetap aman serta arus lalu lintas berjalan lancar,” ujar Kapolres AKBP Ramadhan Nasution pada Jumat malam, 20 Maret 2026.

Hingga saat ini kondisi di lapangan terpantau terkendali. Meski terjadi peningkatan aktivitas masyarakat, arus lalu lintas tetap lancar dan tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu keamanan. Ia pun mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban selama malam takbiran. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen, baik aparat maupun warga.

“Seluruh rangkaian pengamanan malam takbir berjalan lancar. Situasi di wilayah Kabupaten Gresik terpantau aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik dan Dandim 0817/Gresik Pimpin Patroli Skala Besar Naik Trail, Malam Takbir Lebaran Kondusif Selengkapnya

Polres Gresik Sidak SPBU, Pastikan Kualitas, Volume Takaran BBM untuk Kenyamanan Pemudik

GRESIK,1minute.id – Kepolisian Resor (Polres) Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Sidak bertujuan memastikan ketersediaan, kualitas, dan ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM), demi menjaga kenyamanan serta keamanan para pemudik

Sejumlah SPBU yang dipelototi. Antara lain, SPBU Ahmad Dahlan dan SPBU Tebaloan. Kedua SPBU ini berada di ruas jalan nasional semakin menjadi jujugan para pemudik. Kegiatan ini sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan BBM seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada ketersediaan stok, tetapi juga mencakup kualitas dan akurasi distribusi BBM kepada masyarakat. “Ada tiga jenis pengecekan, jumlahnya, kadarnya, tercampur atau tidaknya dengan air, tiga hal ini sudah kami cek langsung seluruhnya sesuai,” tegas Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution pada Rabu, 18 Maret 2026.

Adapun tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam sidak ini meliputi Antisipasi Kelangkaan: Memastikan stok BBM, Kualitas Produk dan Akurasi Takaran. Perwira dua melati di pundak itu menambahkan bahwa kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif selama periode mudik Lebaran, sebagai bagian dari komitmen Polres Gresik dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Karena itu, pengawasan di lapangan akan terus kami tingkatkan,” ujar alumnus Akpol 2007 ini.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam pengawasan. Apabila menemukan indikasi kecurangan atau permasalahan di SPBU, warga dapat segera melapor melalui layanan Call Center 110 (bebas pulsa) maupun layanan aduan “Cak Rama” 0811-8800-2006 yang tersedia di kanal resmi Polres Gresik.

Dengan langkah ini, Polres Gresik berharap seluruh proses distribusi BBM selama masa angkutan lebaran dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Sidak SPBU, Pastikan Kualitas, Volume Takaran BBM untuk Kenyamanan Pemudik Selengkapnya

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu lintas (Satlantas) Gresik melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas di kawasan Bundaran Bunder pada Selasa, 17 Maret 2026.

Penertiban dilakukan oleh korp Sabuk Putih, sebutan lain, Polisi Lalu Lintas dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Petugas melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang yang melanggar ketentuan pembatasan operasional selama masa mudik. 

Kegiatan yang dipusatkan di depan Pos Pelayanan (Posyan) Masjid Ahmad Dahlan, kawasan Bunder.  Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama periode mudik Lebaran.

“Penindakan dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Kami memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan optimal, terutama dalam mengatur kendaraan angkutan barang yang dibatasi operasionalnya selama masa arus mudik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kanit Turjawali bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik memimpin langsung personel di lapangan. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengemudi angkutan barang mengenai pentingnya mematuhi jadwal pembatasan operasional demi kenyamanan bersama di jalan raya.

Bagi pengemudi yang kedapatan melanggar aturan di ruas jalan yang dibatasi, petugas memberikan teguran melalui sistem digital menggunakan Aplikasi Teguran Presisi.

Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum yang tetap mengedepankan edukasi dan profesionalitas. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Kamseltibcar Lantas.

Kehadiran petugas di titik strategis seperti kawasan Bundaran Bunder diharapkan mampu mengurai potensi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat aktivitas kendaraan berat pada jam-jam sibuk.

Melalui pengawasan yang intensif ini, Polres Gresik berharap arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang Selengkapnya

Jelang Lebaran Kapolres Gresik Sidak Pasar, Stok Aman, Harga Cabai makin “Pedas”

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar pada Selasa, 17 Maret 2026.

Sidak untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang hari raya Idul Fitri ini, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution didampingi Kepala Dinas Koperasi. Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Darmawan.

Sasaran sidak antara lain, Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik ; Pasar Modern Superindo, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) hingga rumah potong hewan (RPH) Gresik. 

Hasilnya? Secara umum stok kebutuhan bahan pokok masih dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri.

Meski demikian, terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai dan bawang, yang dipicu faktor cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan sehingga berdampak pada hasil panen petani.

Kepala Dinas Koperindag Gresik Darmawan, menyampaikan bahwa harga bahan pokok di pasaran masih tergolong stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga memastikan distribusi barang berjalan lancar tanpa kendala berarti dari para pedagang. “Dari hasil sidak, harga masih relatif stabil dan stok barang mencukupi. Pedagang juga tidak mengalami kesulitan pasokan, sehingga kebutuhan masyarakat selama Lebaran dipastikan aman,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik ini.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan masih cukup dan terjamin.

“Kami bersama pemerintah daerah telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil. Stok masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Kami juga mengingatkan pedagang agar tetap mematuhi HET demi menjaga stabilitas harga,” tegasnya.

Adapun harga rata-rata sejumlah bahan pokok di Gresik, antara lain, beras premium Rp 14.900/kg, beras medium Rp12.600/kg, cabai rawit Rp 90.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, telur Rp 29.000/kg, daging ayam Rp 44.000/kg, dan daging sapi Rp 113.000/kg. Secara umum, harga masih dalam batas wajar meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas.

Selain itu, hasil sidak di Rumah Potong Hewan menunjukkan bahwa ketersediaan daging sapi dan unggas juga dalam kondisi aman. Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menyiagakan tenaga pemotong untuk memastikan pasokan tetap terjaga selama periode Lebaran. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Jelang Lebaran Kapolres Gresik Sidak Pasar, Stok Aman, Harga Cabai makin “Pedas” Selengkapnya

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Tinjau Pos Yan Alun-alun Gresik. Ini Lokasi Pospam dan Posyan Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan peninjauan langsung Pos Pelayanan (Posyan) Idul Fitri 1447 Hijriah di Alun-alun Gresik pada Minggu, 15 Maret 2026.

Pada lebaran tahun kepolisian mendirikan satu posyan dan lima pos pengamanan (Pospam). Pada pengecekan di Posyan Alun-alun di depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik, Kapolres Ramadhan menyempatkan dialog dengan warga dan penjual takjil di sentra Takjil Alun-alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. 

Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta memberikan semangat kepada para pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan pos.

Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama momentum hari raya ini, Kapolres Ramadhan didampingi Padal Pospam Ipda Cipto Suciono bersama personel yang terlibat dalam Surat Perintah (Sprint) pengamanan, serta anggota Saka Bhayangkara yang turut membantu kegiatan pelayanan masyarakat.

AKBP Ramadhan Nasution melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari kesiapan fisik personel, kelengkapan peralatan operasional, hingga fasilitas pelayanan yang disiapkan bagi masyarakat maupun para pemudik yang melintas di kawasan pusat Kota Gresik.

“Kami ingin memastikan seluruh personel dalam kondisi siap siaga, baik dari segi fisik, peralatan maupun fasilitas yang ada di Pos Pelayanan. Dengan kesiapan maksimal, kami optimistis pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal serta situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan arahan kepada personel agar senantiasa menjaga kesehatan di tengah tingginya intensitas pengamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat. Ia juga meminta anggota meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya di titik-titik keramaian masyarakat.

Selain itu, mengucapkan terimakasih kepada personel Pos Pam juga Saka Bhayangkara atas dedikasinya dalam pengamanan serta menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan sikap humanis dan responsif, terutama kepada para pemudik yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Melalui pengecekan langsung ini diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas pengamanan secara optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar selama berada di wilayah Kabupaten Gresik. 

Berikut Pos Yan dan Pos Pam Ops Ketupat Semeru 2026 di Wilayah Hukum Polres Gresik. 

1 Posyan Bunder

5 Pos Pam

• RestArea Wringinanom 

• ⁠Simpang 4 Legundi, Driyorejo 

• ⁠Alun-alun Gresik

• ⁠Exit Tol Manyar

• ⁠Pelabuhan Gresik

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Tinjau Pos Yan Alun-alun Gresik. Ini Lokasi Pospam dan Posyan Polres Gresik  Selengkapnya

12 Hari Operasi Pekat, Polres Gresik Amankan 85 Tersangka, Ini Hasilnya!

GRESIK,1minute.id – Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2026 berakhir 8 Maret 2026 lalu. Selama 12 hari, mulai 25 Februari sampai dengan 8 Maret 2026. Selama dua pekan itu, Kepolisian Resor Gresik dan jajaran telah berhasil mengamankan 85 tersangka. 

“Selama 12 hari Operasi Penyakit Masyarakat, kami menangani sebanyak 78 kasus dengan 85 tersangka,” tegas Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat Konferensi Pers di Mapolres Gresik pada Kamis, 12 Maret 2026.

Barang bukti yang diamankan, antara lain, 2 kilogram bahan peledak (handak) alias serbuk  petasan ; 12,73 gram sabu-sabu, 521 botol minuman keras (miras) atau minuman beralkohol (mihol) ; 462 botol arak serta uang tunai Rp 2,8 juta. Kemudian, 3.211 butir obat keras pil warna putih berlogo LL alias Pil Koplo.

Polres Gresik berkomitmen untuk terus menindak tegas berbagai bentuk penyakit masyarakat guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Gresik.

“Operasi ini merupakan upaya kami menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjaga kesucian bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” tegas alumnus Akpol 2007 itu.

Dari sejumlah pengungkapan tersebut, polisi juga menyita berbagai barang bukti yang cukup signifikan. Pada kasus perjudian dan kejahatan umum, petugas mengamankan 25 unit telepon seluler, uang tunai sebesar Rp2.888.000, satu bilah parang, serta akses ke empat akun situs judi online.

Selain itu, dalam penindakan terhadap peredaran bahan peledak ilegal, polisi menyita 2 kilogram serbuk petasan yang diduga akan diedarkan menjelang Ramadan.

Sementara dari pengungkapan kasus narkotika, aparat mengamankan 12,732 gram sabu, 4,86 gram ganja, serta 3.211 butir pil koplo berlogo “LL”. Petugas juga menemukan sejumlah alat hisap berupa bong dan pipet kaca yang digunakan oleh para pelaku.

Tak hanya itu, dalam operasi yang sama, polisi juga menertibkan peredaran minuman keras ilegal dengan menyita 462 botol arak dan 521 botol miras berbagai merek yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Diakhir kegiatan dilakukan pemusnahan ratusan botol miras hasil operasi pekat semeru 2026. Polres Gresik menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat guna menjaga ketertiban wilayah, terutama selama bulan Ramadan.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian. “Masyarakat dapat segera melapor melalui Call Center 110 atau melalui layanan Lapor Kapolres Gresik (Cak Rama) di nomor 0811-8800-2006,” pungkasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

12 Hari Operasi Pekat, Polres Gresik Amankan 85 Tersangka, Ini Hasilnya! Selengkapnya