Ditinggal Pacar Beli Popok Sekali Pakai, Perempuan asal Lamongan Bundir di Kamar Mandi Kos

GRESIK,1minute.id – Seorang perempuan berinisial FMG, 26, ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi kos di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Gang XXXVI, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Kamis, 26 Juni 2025. 

Perempuan asal Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, itu nekat bunuh diri (bundir) diduga karena tekanan ekonomi. Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi membenarkan kejadian itu. “Usai menerima laporan  kami dan tim medis menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan evakuasi korban di lokasi untuk dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum et repurtum guna kepentingan Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut,” ujar Kompol Gatot. Barang bukti yang diamankan seutas tali jemuran kurang lebih panjang 6 meter. 

Menurut polisi, sehar sebelum bundir korban FMG, 26, bertemu dengan pacarnya, berinisial MYD di tempat kos korban. Duda anak tiga tinggal di Kecamatan Kebomas itu tiba di kamar kos korban pada Rabu, 25 Juni 2025 sekitar pukul 07.00 WIB.

Selama hampir 12 jam, MYD bersama korban FMG di dalam kamar kos. Sekitar pukul 19.00 WIB, MYD pamit pulang untuk membelikan popok sekali pakai anaknya. ‘Tapi, korban mencegah saksi MYD pulang,” kata polisi. Meski, diaboti oleh korban,  saksi MYD tetap pulang ke rumahnya di Kecamatan Kebomas. “Keesokan harinya (Kamis) pagi,  MYD ke tempat kos korban lagi,” terang polisi. 

Berulangkali, saksi MYD mengetuk pintu kamar kos korban tidak dibuka. Saksi MYD yang telah menjalin hubungan kasih dengan korban FMG selama 3 tahun membuka menggunakan kunci kos. “Korban dan saksi, membawa kunci sendiri-sendiri,” terang polisi. Begitu masuk kamar kos, saksi histeris melihat kekasihnya, FMG gantung diri. Korban gantung diri menggunakan tali jemuran yang tergantung ke pipa jemuran yang di dalamnya ada besinya. 

“Saksi teriak dan minta tolong Hariyono, satpam tempat kos,” terangnya. Kabar ada penghuni rumah kos milik Ny Lisa gantung diri suasana kos pun gaduh. Sebagaian penghuni melaporkan kejadian itu ke Polsek Kebomas.  Masih menurut polisi, sebelum korban ditemukan tewas, sempat meminta kepada pacarnya, MYD untuk segera mencari kerja. Saksi MYD, duda memiliki dua anak ini menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). (yad)

Ditinggal Pacar Beli Popok Sekali Pakai, Perempuan asal Lamongan Bundir di Kamar Mandi Kos Selengkapnya

Lagi, Pelaku Curanmor asal Surabaya Apes Beraksi di Gresik

GRESIK1minute.id – Dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor digebuki massa.  Pelaku nahas itu berinisial MH, 18, warga Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, dan AM, 29, warga Wonokusumo, Surabaya.

Mereka menjadi sasaran amuk massa ketika beraksi di Jalan Sunan Girib, Kecamatan Kebomas,  Kabupaten Gresik,  Jawa Timur pada Selasa, 29 April 2025 pukul 01.00 WIB. Beruntung polisi cepat tiba di lokasi kejadian. 

Saat kejadian korban bernama Muhammad Fiton Zulfikar, 41, tengah berada di rumah saat melihat dua orang pelaku yang mencoba membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio Soul L 5136 LM miliknya yang terparkir di depan rumah. Korban segera berteriak maling. Bagai sebuah komando, massa berhamburan mengejar pelaku.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi dalam keterangannya menyebutkan pihaknya telah melakukan langkah-langkah penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul dengan nomor polisi L 5136 LM juga telah diamankan,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 jo 53 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dalam tahap percobaan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

“Saat ini kami berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik untuk penanganan lebih lanjut,” tegasnya. Polres Gresik mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami tindak pidana kepada pihak kepolisian. Warga bisa melapor ke Lapor Kapolres Cak Roma 081188002006. (yad)

Lagi, Pelaku Curanmor asal Surabaya Apes Beraksi di Gresik Selengkapnya

Warung di Gresik Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam Digerebek Polisi

GRESIK,1minute.id – Sebuah warung yang diduga digunakan sebagai arena sarung ayam di Jalan R.A Kartini, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik digerabek oleh aparat penegak hukum pada Sabtu, 19 April 2025. 

Dalam penggerebekan yang dipimpin oleh Kapolsek Kebomas Kompol Gatot Setyo Budi bersama tim gabungan terdiri dari CPM Gresik dan Koramil Kebomas itu, petugas menemukan 10 kandang ayam berbahan bambu, dua ekor ayam jantan dewasa, lima anak ayam, sebuah keber warna hitam, serta alas terpal abu-abu.

Saat penggerebekan dilakukan tidak ada aktivitas sabung ayam. “Berdasarkan keterangan dari saksi, termasuk Ketua RT setempat, ayam dan kandang tersebut merupakan milik almarhum Prayit yang saat ini dirawat oleh warga asal Cerme Indah,” jelas Kompol Gatot.

Meski ayam-ayam itu diklaim sebagai hewan ternak biasa, warga mengakui bahwa sesekali ayam-ayam tersebut dilatih bertarung tanpa unsur perjudian. Sebagai langkah preventif, petugas mengamankan keber dan terpal yang diduga menjadi sarana kegiatan sabung ayam. 

Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas agar warga tidak melakukan aktivitas yang mengarah pada tindak pidana perjudian. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban. Ia juga mengimbau agar warga tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres.

“Kami sangat menghargai peran aktif masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara profesional dan transparan,” tegasnya. (yad)

Warung di Gresik Diduga Jadi Arena Judi Sabung Ayam Digerebek Polisi Selengkapnya

Dua Penggarong Mie Gacoan Pangsud Gresik Diringkus, Pelaku Naik Scoopy dan Bawa Linggis 

GRESIK,1minute.id – Mie Gacoan di Jalan Panglima Sudirman (Pangsud), Gresik diobok-obok maling. Pelaku menggasak uang tunai Rp Rp. 5.336.400 ;  sebuah Digital Video Recorder atau perekam video Closed circuit television (DVR CCTV) dan sebuah gawai merek Realme C15 warna silver. Peristiwa itu terjadi pada 11 November 2023 sekitar pukul 06.50 WIB.

Serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kebomas menangkap dua orang pelaku yakni Habib Lutfianto Sufi, 20, warga Kedung Tarukan Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Surabaya dan Ansori A. Dani, 22, warga  Tambak Wedi Langgar, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. 

Dari dua tersangka penggarong itu, anak buah Kompol Abdul Rokib, Kapolsek Kebomas mengamankan satu unit Honda Scoopy nomor polisi palsu, satu buah Linggis panjang 120 cm, satu buah palu besi, satu buah obeng minus  dan satu buah tas slempang warna biru.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Kebomas Kompol Abdul Rokib mengatakan, melalui serangkaian penyelidikan, keterangan saksi-saksi dan memeriksa rekaman CCTV diketahui pelaku berjumlah dua orang. Belakangan diketahui bernama Habib Lutfianto Sufi, 20 ; dan Ansori A. Dani, 22. Keduanya warga Surabaya.

Pada Rabu, 10 Januari 2024, anggota Unit Reskrim Polsek Kebomas membekuk dua tersangka itu. “Kedua tersangka kami tangkap di Surabaya,” tegas Kompol Rokib pada Sabtu, 20 Januari 2024. Rokib melanjutkan, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP ayat 2. (yad)

Dua Penggarong Mie Gacoan Pangsud Gresik Diringkus, Pelaku Naik Scoopy dan Bawa Linggis  Selengkapnya

Polsek Kebomas Dibekuk Pelaku Curanmor, Ngaku Arek KH Zubair, Gresik, Motor Laku Rp 2,5 Juta 

GRESIK,1minute.id – Tim Reskrim Polsek Kebomas meringkus seorang pemuda berinisial AD. Pemuda 41 tahun yang mengaku tinggal di Jalan KH Zubair, Gresik ditengarai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sasaran adalah rumah kos-kosan.

Selain mengamankan tersangka AD, anak buah Kompol Abdul Rokib, Kapolsek Kebomas itu menyita barang bukti berupa 1 pcs celana jins, Helm warna hitam,sepasang sandal kulit dan uang sisa penjualan sebesar Rp 400 ribu. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Kebomas Kompol Abdul Rokib mengatakan, pencurian sepeda motor terjadi pada Rabu, 6 September 2023 sekitar pukul 16.30 WIB. Tersangka AD menggasak sepeda motor Honda Beat nomor polisi (nopol) AE 6071 L. Motor milik korban Ayu, 19, warga Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi.  Motor matik warna hitam di parkir di depan rumah kos di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo XXIV, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. 

Hasil penyelidikan dan melihat rekaman CCTV pelaku mengarah kepada pemuda berinisial AD itu. “Kami lakukan rangkaian penyelidikan dan berhasil mengamankan AD orang yang diduga pelaku, kemudian petugas melakukan introgasi dan dari pengakuan AD secara terus terang mengakui perbuatanya bahwa telah mengambil sepeda motor milik korban Ayu,” kata Rokib. 

Pengakuan tersangka AD, sepeda motor curian tersebut disimpan di gang samping rumah korban tanpa plat nomor. AD kemudian menghubungi Wowok, residivis curanmor yang masih mendekam di rumah tahanan Dari pengakuan AD, saat situasi kos sepi sepeda motor milik korban langsung diambil, setelah itu oleh pelaku AD sepeda motor tersebut disimpan di gang samping rumah tanpa plat nomor.

Setelah itu pelaku menghubungi temanya yang bernama Wowok (di rutan kasus Curanmor) meminta bantuan mencarikan pembeli secara COD (Cash on Delivery). “Sepeda motor milik korban dijual seharga Rp 2,5 juta. Dan uangnya digunakan  kebutuhan sehari-hari dan membayar SPP sekolah anaknya,” tegasnya. (yad)

Polsek Kebomas Dibekuk Pelaku Curanmor, Ngaku Arek KH Zubair, Gresik, Motor Laku Rp 2,5 Juta  Selengkapnya

Mengendari Mobil Pasutri Nyaru Pembeli,  Eh… Ternyata Pencuri 

GRESIK1minute.id – Polsek Kebomas membekuk tiga pelaku penggarong di toko sembako, Barokah. Tiga pelaku berinisial pasangan suami-istri, AE, 66, dan M, 63, warga Banyuurip Kidul, Sawahan,  Surabaya dan FA, 35, warga Kupang Gunung Jaya, Putat Jaya, Surabaya. 

Modus operandi mereka tergolong konvensional yakni pura-pura membeli sembako. Salah satu terduga pamit ke kamar mandi kemudian mengembat barang milik korban bernama Marliya. Toko sembako milik perempuan 58 tahun itu berada di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Informasi yang dihimpun,  Selasa, 4 April 2023 sekitar pukul 17.00 WIB sebuah mobil Daihatsu Sigra nomor polisi (nopol) warna putih L 1725 BAH berhenti di depan toko Barokah yang ditunggu oleh Marliyah. Tiga orang turun dari mobil kelir putih tersebut. Dua lelaki dan satu perempuan belakangan diketahui berinisial AE, 66, dan istrinya, M, 63 tahun. Serta, satu pemuda berinisial FA, 35 tahun.

Mereka lalu berpura-pura membeli sembako. Seorang pelaku berinisial AE meminta izin ke toilet untuk buang air kecil. Awalnya, korban Marliyah tidak curiga. Karena terduga tidak kunjung keluar korban Marliyah mulai curiga dan menyusul masuk ke dalam. Marliyah melihat pelaku nyangking sebuah tas milik korban. Spontan korban Marliyah teriak maling.

Lelaki lanjut usia itu pun kabur bersama istri dan pemuda berinisial FA. Mereka mamacu mobilnya ke arah Jalan Sunan Giri. Mobil yang mereka kendarai sempat menabrak sejumlah sepeda motor yang sedang parkir di pinggir jalan. Warga yang curiga ikut melakukan pengajaran. Bagai dalam adegan film sejumlah pengendara motor melakukan pengejaran. Di simpang empat Kebomas, pelaku belok ke kanan ke Jalan R.A. Kartini, Gresik. Warga terus mengejar dan berhasil mengehentikan laju mobil Sigra yang dikendarai pelaku. 

Massa yang sudah terlanjur amarah sudah sampai ke ubun-ubun kemudian melampiaskan emosinya kepada pelaku.  Bak…buk…Bak.. buk… Sebagai massa lainnya merusak mobil yang dikendarai oleh pelaku. Beruntung ada patroli anggota Polsesk Kebomas sehingga pelaku terselamatkan. Tiga pelaku dan barang bukti sebuah mobil Sigra serta tas jinjing milik korban Marliyah disita sebagai barang bukti. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Kebomas Kompol Made Jatinegara membenarkan peristiwa yang menggeger warga tersebut. “Anggota Polsek Kebomas yang melaksanakan patroli langsung mengamankan para pelaku dan barang bukti ke Mako Polsekk Kebomas guna prose lanjut,”  tegas Kompol Made Jatinegara pada Rabu, 5 April 2023.

Hasil pemeriksaan, para pelaku berasal dari luar Gresik. AE, 66, perempuan berinisial M, 63. Keduanya warga Banyuurip Kidul, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Serta, FA, 35, warga Kupang Gunung Jaya Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Barang bukti yang diamankan satu unit Daihatsu Sigra warna Putih L 1725 BAH. Gula putih 5 kg, Telor 2 kg, Beras 3 kg dan Tas korban berisi uang Rp 300.000

“Jadi para pelaku berpura-pura membeli sembako, dan saat korban lengah, pelaku mengambil uang dan barang dagangan korban,” tegasnya lagi.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan tindak pidana pencurian yaitu Pasal 362 KUHP Jo Pasal 53 KUHP. Pasal 53 ini menjelaskan tentang selesainya tindak pidana bukan diniati oleh yang bersangkutan, namun akibat diketahui oleh warga. “Ancaman hukumannya yaitu pidana penjara selama-lamanya lima tahun. Sehingga langsung kami lakukan penahanan,” katanya. (yad)

Mengendari Mobil Pasutri Nyaru Pembeli,  Eh… Ternyata Pencuri  Selengkapnya

Pingin Perlente Saat Lebaran Ditangkap Polisi. Kok Bisa? Ini Penyebabnya

GRESIK,1minute.id – Esa Wahyudianto, 20, bakal merayakan lebaran Idul Fitri di Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Kebomas. Penyebab, pemuda asal Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ditangkap polisi karena mencuri sepeda motor Honda Tiger.  

Esa menggasak motor Tiger warna Putih strip hitam nomor polisi (Nopol) S-6548-ABE pada Jumat, 16 April 2022. Ia ditangkap polisi pada Minggu, 18 April 2022. Tersangka ditangkap saat belanja di minimarket modern di kawasan Sumbar, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Esa tidak seperti pelaku curanmor lainnya. Diduga pelaku curanmor karena tergoda gaya hidup mentereng.  Karena itulah, Esa setelah berhasil mencuri, tidak menjual kepada penadah. Tapi, pemuda 20 tahun menggunakan motor curian untuk mejeng dan hangout. Tentu saja, Esa telah mengubah sejumlah bagian motor termasuk mengganti pelat nomor polisi untuk mengabur pemiliknya.

Namun, Esa mungkin lupa pepatah tidak ada kejahatan yang sempurna. Pada 17 April 2022 sekira pukul 16.00 WIB, korban Muhammad Imam Effendi, 25, warga Desa Meduri  Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro pulang ke kos-kosan di Jalan Poros Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik. Imam melihat motor Tiger warna Putih nopol S-6548-ABE parkir di minimarket di sekitar Sumber, Kecamatan Kebomas. Motor itu mirip milik korban yang hilang di tempatnya indekos pada Jumat, 16 April 2022.

Imam Effendi lalu menghubungi Aipda Arif Rahmat H, penyidik yang menangani perkara curanmor Esa tersebut.  Aipda Arif menuju minimarket dan menangkap Esa. “Setelah dilakukan interogasi akhirnya pelaku bernama Esa Wahyudianto mengakui perbuatanya bahwa telah mengambil sepeda motor Honda tiger S-6548-ABE,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jati Negara pada Selasa, 19 April 2022.

“Motif ingin memiliki kendaraan tersebut karena ingin bergaya, pelaku sebelumnya tidak punya kendaraan jenis itu,”imbuh mantan Kapolres Ponorogo itu. Penyidik menjerat tersangka dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. “Tersangka kami tahan,”tegas Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jati Negara. (yad)

Pingin Perlente Saat Lebaran Ditangkap Polisi. Kok Bisa? Ini Penyebabnya Selengkapnya

Razia Petasan untuk Berikan Rasa Aman , Nyaman Warga Kota Santri Beribadah Puasa 

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki 10 hari kedua. Polisi melakukan razia penjual petasan yang mulai marak di wilayah hukum Polres Gresik pada Selasa malam, 12 April 2022.  Penertiban penjual petasan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyatakan razia pedagang petasan dan kembang api dilakukan sepenuhnya untuk memberikan kenyamanan kepada warga masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Polres Gresik bergerak cepat dalam mengantisipasi sejumlah gangguan yang mengganggu masyarakat. Seperti perang petasan dan kembang api yang masih dikeluhkan masyarakat, supaya tidak terjadi gangguan,”kata Kapolres Azis. Disamping melakukan operasi petasan juga memberikan himbauan kepada para remaja untuk tidak bermain petasan. “Kami tidak main-main untuk petasan atau mercon ini, jangan sampai ini mengganggu kenyamanan warga kita dalam beribadah di bulan suci Ramadhan,” tutup AKBP Azis. 

Senada Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jatinegara menambahkan, razia petasan juga dilaksanakan personil Polsek Kebomas menyisir penjual petasan di Jalan Kapten Dulasim depan Pasar Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. “Tindakan tersebut sebagai tanda, bahwa kepolisian selalu hadir di tengah masyarakat, dan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa,”tutur Kompol I Made. (yad)

Razia Petasan untuk Berikan Rasa Aman , Nyaman Warga Kota Santri Beribadah Puasa  Selengkapnya

Bobol Rumah Tetangga Pasutri Diringkus Polisi 

GRESIK,1minute.id – Khorik Achmad Maulidli, 24 dan Siti Hamidah, 45 dibekuk polisi. Pasangan suami dan istri  tidak hanya kompak di ranjang. Juga, di luar rumah. Pasutri mengaku tinggal di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik ini sementara harus berpisah. Sebab, keduanya harus menjalani hidup di tahanan karena terlibat pencurian. 

Mereka membobol rumah korban Muhammad Romadhon di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik. Modus operandinya, mereka berboncengan motor mencari sasaran rumah kosong. Setelah menemukan sasaran, Siti Hamidah turun mengetuk pintu. Ketika tidak ada jawaban Siti Hamidah balik. 

Selanjutnya, Khorik giliran bertugas melakukan eksekusi. Siti Hamidah giliran memantau kondisi kampung. Saat membobol rumah Romadhon menggasak dompet milik istri Romadhon, Kusmini. Dompet berisi uang Rp 1,15 juta. Aksi pencurian dilakukan pasutri sempat diketahui oleh Kusmini. Namun, kedua pasutri itu bisa lolos. Korban Romadhon kemudian melapor ke Polsek Kebomas. 

Dalam oleh tempat kejadian perkara (TKP) polisi menyita rekaman kamera pengintai atawa closed circuit television (CCTV) mengidentifikasi pelakunya. Keduanya pun ditangkap di tempat kosnya.

Pasutri itu sempat mengelak ketika ditangkap oleh anggota reskrim Polsek Kebomas. “Setelah diamankan dan ditunjukkan bukti rekaman CCTV, kedua pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian di rumah korban,” kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Selasa, 8 Februari 2022. (yad)

Bobol Rumah Tetangga Pasutri Diringkus Polisi  Selengkapnya

Mayat Mengering di Warung dekat Tugu Bunder


GRESIK,1minute.id – Seorang lelaki membujur kaku di sebuah warung kopi dekat Tugu Selamat Datang Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021.
Lelaki itu sudah menjadi mayat. Tubuhnya mengering. Temuan mayat itu membuat riuh warga sekitar. Namun, mereka tidak ada yang mengenalinya.

Informasi yang dihimpun Muhammad Yamin ,41,  warga Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme hendak membuka warung miliknya di dekat Tugu Gapura Selamat Datang di depan Waduk Bunder. Saat itu, sekitar pukul 09.30.
Lelaki 41 tahun itu mencium bau menyengat hidung. Ia lalu mendekati warung kosong itu. Mata Yamin tertuju sosok mayat. Yamin pun melaporkan temuan mayat tersebut kepada polisi.

Kanitreskrim Polsek Kebomas Ipda Yoyok Mardi mengatakan, pihaknya tidak menemukan kartu identitas sekitar lokasi. Tubuh korban mengering. Memakai sarung. “Tapi, berdasarkan keterangan salah satu pemilik warung di sana, pernah mengaku bernama Andi. Tapi, tidak diketahui tempat tinggalnya,”kata Yoyok kepada wartawan pada Selasa, 27 Juli 2021.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Sementara jenazah kami baw ke RSUD Ibnu Sina untuk otopsi,”kata mantan Kanitreskrim Polsek Gresik Kota ini. (yad)

Mayat Mengering di Warung dekat Tugu Bunder Selengkapnya