Terduga Pelaku Curanmor Ngaku asal Bangkalan, Dibekuk Anggota Reskrim Polsek Menganti

GRESIK,1minute.id – Seorang pria berinisial F terduga pencuri kendaraan bermotor (curanmor) diringkus anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Menganti. Pemuda 28 tahun itu ditangkap usai beraksi di Dusun Sidowareg, Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kapolsek Menganti AKP Moch. Dawud mengatakan, pada saat anggota unit Reskrim Polsek Menganti sedang melakukan patroli, mendapat informasi bahwa ada pencurian sepeda motor. Anggota segera ke mendatangi lokasi tersebut.

“Begitu menerima informasi, personel langsung ke lokasi, bersama warga, dan mengamankan pelaku,” ujar AKP Moch. Dawud pada Rabu, 29 Oktober 2025. Peristiwa terjadi Minggu, 26 Oktober 2025  sekitar pukul 13.00 WIB di area parkir teras rumah korbsn Subiyono. Siang itu, pelaku berjalan kaki mencari sasaran dan melihat sepeda motor Honda Scoopy  yang diparkir di luar rumah tanpa pagar. Pelaku menggeser kendaraan tersebut. 

Aksi itu dipergoki korban dan spontan berteriak minta tolong. Maling… maling… maling. Pelaku kabur. Untuk menghilangkan jejak, pelaku baju dari hijau ke merah dan membuang tas di sekitar telaga desa. Warga dan polisi melakukan penyisiran dan menemukan tas berisi kunci letter T dan pembuka magnet kontak motor. Kemudian menangkap pelakunya. 

Identitas pelaku berinisial F, 28, warga Timur Jarat, Desa Alang-Alang, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan. Barang bukti yang diamankan, satu unit Honda Scoopy rakitan 2024, Nopol W-4028-FQ (beserta STNK). Rekaman CCTV saat terduga hendak melakukan pencurian. Kunci letter T yang ditajamkan dan kunci/pembuka magnet kontak.Pakaian yang dipakai pelaku (baju hijau & merah), topi hitam, dan tas pinggang tempat menyimpan alat.

“Modus operandi, pelaku menggunakan kunci letter T,” tegasnya. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 21 juta. Pelaki dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Seluruh barang bukti dan terduga telah dibawa ke Mapolsek Menganti untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polres Gresik mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan atau mencurigai kejadian serupa melalui hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006 atau langsung mendatangi kantor kepolisian terdekat. (yad)

Terduga Pelaku Curanmor Ngaku asal Bangkalan, Dibekuk Anggota Reskrim Polsek Menganti Selengkapnya

Polsek Menganti Gerebek Arena Sabung Ayam

GRESIK,1minute.id – Polsek Menganti menggerebek lokasi yang diduga menjadi arena judi sabung ayam di Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti pada Sabtu sore. 11 Oktober 2025.

Sayangnya penggerebekan itu tidak membuahkan hasil. Para pelaku sabung ayam melarikan diri. Polisi hanya menemukan terpal yang biasa digunakan sebagai arena sabung ayam serta sejumlah kandang. Barang bukti itu, akhirnya dimusnahkan dengan cara di bakar di lokasi kejadian. 

Kapolsek Menganti AKP Moch. Dawud menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk perjudian di wilayah hukumnya. “Kami akan terus menindak tegas setiap praktik perjudian, termasuk sabung ayam. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor bila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” tegasnya.

Warga dapat melaporkan temuan tindak pidana melalui hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006 atau langsung ke kantor polisi terdekat. Saat ini, Polsek Menganti masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam kegiatan meresahkan warga tersebut. (yad)

Polsek Menganti Gerebek Arena Sabung Ayam Selengkapnya

5 Kali Beraksi di Gresik dan Surabaya, Alap-alap Aki Mobil Diringkus di Menganti, Gresik

GRESIK,1minute.id – Perbuatan Muharam, terduga alap-alap pencurian aki mobil terhenti sementara waktu. Ia ditangkap anggota Reserse Kriminal Polsek Menganti di dekat tempat parkir masjid Baitussalam, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Selain mengamankan Muharam, polisi menyita dua buah aki dan sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan mengangkut aki curian. Dalam pemeriksaan terungkap tersangka Muharam berulang kali mencuri aki mobil. “Pelaku melakukan perbuatan tersebut (mencuri aki mobil) di 5 lokasi,” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Roni menyebut lima lokasi kejadian yang pernah diobok-obok oleh tersangka Muharam yaitu di Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik dan Bonowo, Surabaya masing-masing dua kali. Dan, satu kali di kawasan Pakal, Surabaya. “Tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP,” tegas Roni.

Menurut polisi, awal mula korban Darma Aditya bersama Fiano Rahmat Dani memarkir mobil truk Isuzu box dengan nomor polisi atau Nopol L 8062 UB di Jalan Raya Kepatihan tepatnya di area parkir depan Masjid Baitussalam. Setelah parkir di lokasi tersebut, korban mengatarkah surat jalan ke rumah Imam, pengurus perusahaan ekspedisi di Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti.

Baru beberapa menit berada di rumah Imam, tiba-tiba alarm GPS yang terhubung dengan smartphone milik Imam berbunyi. “Daya mati No.Pol. L-8062-UB”. Darma dan Fiano berbocengan ke lokasi parkir. Sesampainya di lokasi parkir, korban melihat tersangka Muharam sedang naik sepeda motor Honda Scoppy warna Hitam Silver nopol DA 6104 BCF membawa 2 buah aki. 

Barang bukti yang diamankan satu lembar surat keterangan dari leasing beserta fotokopi BPKB truk Isuzu boks warna putih nopol L 8062 UB ; dua buah aki merek GS ukuran 12 Volt. Satu kunci pas dan satu sepeda Motor Honda Scoppy warna Hitam Silver DA-6104-BCF. (yad)

5 Kali Beraksi di Gresik dan Surabaya, Alap-alap Aki Mobil Diringkus di Menganti, Gresik Selengkapnya

Bawa Sajam, Suami Ajak Istri Dan Anak Balita Curi Spedometer Mobil Dimassa

GRESIK,1minute.id – Pasutri satu ini tidak hanya kompak di kamar tidur. Saat di luar rumah alias mencuri spedometer mobil, pasangan suami-istri asal Balongsari krajan, Kecamatan Tandes, Surabaya seia sekata. Yang bikin ngelus dada, mereka mengajak anak perempuan yang masih balita.

Nahas, aksi yang dilakukan oleh pasutri berinisial SU, 42 dan istrinya, DK, 38 tahun itu di Jalan Raya Dusun Grogol, Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik diketehui warga. Pelaku SU yang berstatus residivis itu menjadi bulan-bulanan massa. Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Menganti cepat tiba di lokasi kejadian sehingga nyawa SU terselamatkan. Kejadian pada Senin, 29 April 2024 sekitar pukul 16.00 WIB viral di media sosial. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah mengatakan pada Senin, 29 April 2024 sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Raya Dusun Grogol Desa Laban Kecamatan Menganti Gresik. tepatnya di Parkiran kantor PT. NCG Cargo telah terjadi pencurian barang berupa sebuah spedometer mobil Daihatsu Grand Max warna hitam merek Denso, sebuah ICU , satu set panci masak merk CKA Grill Wok. 

Caranya, pelaku merusak pintu belakang menggunakan kunci berbentuk huruf  T  kemudian masuk ke dalam mobil dan mengambil spedometer , ICU dan 1 Set Panci masak merk CKA Grill Wok. Selanjutnya setelah tersangka berhasil mengambil barang barang tersebut, tersangka keluar dan kemudian diteriaki maling- maling.

Tersangka SU naik ke sepeda motor dengan di bonceng tersangka istrinya, DK dan berniat melarikan diri tapi sudah di hadang warga. “Karena tidak bisa lewat, tersangka SU turun dari sepeda motor, kemudian tersangka mengeluarkan sajam berupa pisau penghabisan dari dalam jaketnya untuk melawan para warga, akibat tindakan tersebut saksi Suroso terkena pisau dan terluka bagian telingga kanan, lengan sebelah kiri, kemudian tersangka berhasil diamankan oleh warga dan anggota opsnal Polsek Menganti,” beber Kapolsek AKP Roni Ismullah.

Selanjutnya kedua tersangka beserta barang bukti di bawa ke Polsek Menganti guna penyidikan lebih lanjut. Hasil introgasi sementara dari para tersangka melakukan perbuatan tersebut lebih dari satu kali.

“Tersangka melakukan perbuatan tersebut 2 kali dan merupakan residivis perkara curanmor, saat dilakukan pengembangan, tersangka SU mencoba melawan petugas dengan berontak dan akan melarikan diri, sehingga diberikan tindakan tegas terukur,” tegasnya. Akibat ulah nekat pasutri itu, korban Sugi Purwanto, 38, warga Pondok Benowo Indah, Surabaya mengalami kerugian sekitar Rp 6,7 juta. 

Selain mengamankan pasutri pelaku pencurian spedometer, polisi juga menyita barang bukti berupa Honda Scoopy W 2516 BW sebagai sarana, satu buah kunci leter T, lima anak kunci, satu tang potong, satu senter, satu pisau, satu obeng, satu buah Spedometer meter mobil Daihatsu Grand Max warna hitam merek Denso, satu buah ICU, satu Set Panci masak merk CKA Grill Wok. “Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP,” kata AKP Roni Ismullah. (yad)

Bawa Sajam, Suami Ajak Istri Dan Anak Balita Curi Spedometer Mobil Dimassa Selengkapnya

Hari Ketiga, Identitas Orang Tua yang Membuang Bayi di Depan Ponpes Al Hikmah Menganti Misterius 

GRESIK,1minute.id – Telepon seluler Ji’in berdering. Sekitar pukul 04.15 WIB. Lelaki 54 tahun itu bersiap untuk salat Subuh itu pengangkat telepon yang tidak dikenalnya itu. “Saya nitip bayi di depan pondok,” ucap lelaki misterius itu kepada pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Al Khikmah di Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Rabu, 23 Agustus 2023.

Pria misterius itu lalu mematikan telepon. Ji’in lalu mengajak istrinya, Fifi Sofianita mengecek ke luar pondok dan melihat bayi laki-laki terbungkus sarung di bawah kran air. Di dekat bayi itu terdapat selembar kertas bertuliskan “Muhammad Romli Adhin 23 Agustus 2023, Ibu/bapak Yth Panti Asuhan Al Hikmah Sata nitipkan anak kami”. 

Bayi laki-laki seberat 1,7 kilogram itu kemudian dibawah Fifi Sofianita masuk ke dalam pondok di Dusun Kajar, Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti itu. Selanjutnya, pengurus pondok pesantren menghubungi Umi Maslakah, 52, bidan desa setempat. 

Berdasarkan laman pondokpesantrenalhikmahgadingwatu.com ; Yayasan Pondok Pesantren Al Khikmah terdapat program pendidikan mulai TPQ, Play Grup, Taman kanak-kanak, sekolah dasar islam terpadu (SDIT) sampai SMPIT. Dan, sekolah menengah Kejuruan (SMK) dalam proses persiapan. Selain program pendidikan itu, juga program sosial berbentuk Panti Asuhan Al Khikmah berdiri 23 Mei 2002.

Memasuki hari ketiga, bayi laki-laki nahas itu masih dirawat di rumah sakit Eka Husada Jalan Raya Desa Sidoajangkung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. “Kondisi kesehatan bayi baik,” kata Kepolsek Menganti AKP Inggit Prasetyanto pada Jumat, 25 Agustus 2023. 

Polisi masih menelusuri siapa orang tua bayi tersebut. Akan tetapi belum menemukan titik terang identitas orang tua bayi tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan,” imbuh mantan Kapolsek Kota Gresik itu. Selama tiga hari menjalani perawatan, bayi laki-laki semakin sehat dan menggemaskan. (yad)

Hari Ketiga, Identitas Orang Tua yang Membuang Bayi di Depan Ponpes Al Hikmah Menganti Misterius  Selengkapnya

Satu Korban Luka-luka, Polisi Amankan 22 Pemuda Diduga Terlibat Tawuran

GRESIK1minute.id – Puluhan anak belasan tahun diamankan Polsek Menganti pada Minggu, 2 April 2023. Mereka diamankan karena diduga terlibat tawuran di Jalan Raya Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Tawuran menjelang sahur itu mengakibatkan seorang pemuda bernama Habib Mahlufi, 19, warga Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun Minggu, 2 April 2023 sekitar pukul 01.00 WIB aparat kepolisian mendapatkan kabar muncul gerombolan pemuda di Jalan Raya Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti. Sejumlah anggota Polsek Menganti bersama piket reserse kriminal (Reskrim) menuju lokasi dan membubarkan mereka. 

“Setelah kami bubarkan anggota kemudian melanjutkan patroli menyisir sejumlah wilayah,”  kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Menganti AKP Inggit Prassetiyanto pada Minggu, 2 April 2023. Setelah polisi meninggalkan lokasi, gerombolan pemuda itu satu per satu kembali lagi. Mereka berkumpul seakan ada yang mengkomando.

“Anggota belum balik ke mako (Mapolsek) dapat kabar terjadi tawuran. Kami langsung balik ke lokasi Jalan Raya Desa Pelemwatu,” imbuhnya. Sebanyak 22 pemuda yang berada di lokasi kejadian diamankan. Mereka berusia antara 16 tahun hingga 24 tahun. Belasan pemuda berasal dari Gresik, Lamongan dan Surabaya. Selain mengamankan belasan pemuda, polisi juga menyita 13 unit sepeda motor milik mereka. 

“Kami kami amankan untuk dimintai keterangan. Selanjutnya, perkara kami serahkan ke Polres Gresik,” imbuh mantan Kapolsek Gresik Kota itu. Inggit mengatakan penyebab tawuran antarpemuda ditengarai akibat salah paham. (yad)

Satu Korban Luka-luka, Polisi Amankan 22 Pemuda Diduga Terlibat Tawuran Selengkapnya

Gasak Motor Warga Menganti, Satu Pelaku Diamankan, Dua Pelaku Lainya Kabur

GRESIK,1minute.id – Galuh Budi Laksono harus meringkuk di tahanan Polsek Menganti. Pemuda 22 tahun asal Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu ditahan karena diduga melakukan pencurian sepeda motor (curanmor). Tersangka Galuh tertangkap setelah ditinggal dua anggota komplotannya menggasak motor matik, Honda Scoopy Nopol W 3095 AF.

Motor matik milik Bakir, 46, itu digasak tersangka Galuh ketika di parkir di depan rumahnya di Desa Gempolkurunh, Kecamatan Menganti pada Sabtu, 23 April 2022 sekitar pukul 19.00. Informasi yang dihimpun korban Bakir pulang ke rumah di Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti. Lelaki 46 tahun itu memarkir motor matiknya di depan rumahnya. Setelah mengunci stir korban masuk ke rumah. Beberapa menit kemudian, Galuh bersama dua temannya menggasak Honda Scoopy itu. Aksi kawanan spesial sepeda motor diketahui istri Bakir, Juni Wulan Suprihatin, 38. 

Juni refleks berteriak maling sambil berusaha mengejar. Teriakan istri Bakir didengar oleh Jemadi, tetangga. Jemadi bersama Bakir melakukan pengejaran. Disimpang tiga Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti satu pelaku berhasil dihadang. Saat ditanya pelaku langsung putar balik dan kabur masuk ke dalam area pergudangan. Pelaku belakangan diketahui bernama Galuh Budi Laksono itu tertangkap kemudian diserahkan ke Polsek Menganti. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno membenarkan kejadian tersebut. Pelaku  mengakui telah melakukan perbuatan pencurian satu sepeda motor milik korban Bakir Honda Scopy Nopol W 3095 AF bersama dengan dua temannya. 

“Pelaku lainya dalam pengejaran pihak kami membawa motor korban. Kedua pelaku sudah kami kantongi identitasnya berinisial RZ dan AM.  Masih (DPO),”ujar Tatak kepada wartawan pada Senin, 25 April 2022.

“Selain mengamankan satu pelaku pihak kami juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Genio warna hitam merah Nopol W 6985 CH beserta STNK dan kunci kontak milik tersangka, satu STNK sepeda motor Honda Scopy Nopol W 3095 AF beserta kunci kontak milik korban dan satu jaket kain warna biru yang digunakan pelaku pada saat melakukan perbuatan pencurian,” pungkasnya.(yad)

Gasak Motor Warga Menganti, Satu Pelaku Diamankan, Dua Pelaku Lainya Kabur Selengkapnya

Diduga Dikeroyok Segerombolan Pemotor, Anak asal Mojokerto Kelenger, Penuh Luka


GRESIK,1minute.id –  Aksi kekerasan terhadap anak terjadi di Jalan Raya Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik pada dini hari tadi, Kamis, 24 Juni 2021. Seorang inisial Is, 14, warga Dawarblandong, Mojokerto sekujur tubuhnya luka-luka. Korban diduga dikeroyok sekelompok pengendara motor . Diduga kelompok geng motor.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dikonfirmasi membenarkan kejadian pengeroyokan terhadap anak di bawah umur itu. “Kami masih melakukan penyelidikan,”ujar Tatak Sutrisno dikonfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 24 Juni 2021.

Sejumlah anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Menganti dikerahkan untuk melakukan penyelidikan. “Baru tiga orang yang kami mintai keterangan sebagai saksi,”ujar mantan Kapolsek Cerme, Gresik itu. Penyelidikan dilakukan meski anak korban belum melaporkan kejadian kepada Polsek. 

“Saya semalam bersama anggota melakukan patroli bahkan sampai tidur di kantor untuk memastikan kamtibmas aman. Baru sampai kantor mendapatkan laporan masyarakat terkejadian itu,”terang perwira tiga balok di pundak itu. 

Namun, Tatak bisa menjelaskan detail kejadian dan motif pengeroyokan kepada korban. “Kami masih melakukan penyelidikan,”katanya. Informasi yang dihimpun 1minute.id, penggeroyokan korban berinisial Is, 14, warga Dawarblandong, Mojokerto itu terjadi sebelum subuh. “Kejadiannya sekitar pukul 03.00,”ujar sumber itu.

Pagi korban bersama sejumlah temannya melintas di Jalan Raya Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Tiba-tiba ada sekolompok pemuda mengendarai motor langsung menyerang korban. Akibat serangan membabi buta itu korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya yakni luka robek di bagian kepala, punggung, tangan dan paha. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Islam Cahaya Giri di Jalan Raya Bringkang, Kecamatan Menganti. (yad)

Diduga Dikeroyok Segerombolan Pemotor, Anak asal Mojokerto Kelenger, Penuh Luka Selengkapnya

Polisi Amankan Ibu Bayi yang Diduga Membuang Bak Sampah Area Makam

GRESIK,1minute.id –  Kerja keras polisi mengungkap identitas ibu yang membuang bayi membuahkan hasil. Namun, polisi masih belum mengungkapkan jati diri perempuan diduga telah membuang buah hatinya hingga meninggal dunia itu.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno membenarkan telah mengamankan perempuan yang telah melahirkan bayi yang di buang di bak sampah area pemakaman kompleks Perumahan Oma Indah Menganti itu pada Rabu, 10 Maret 2021.

“Terduga kami amankan beberapa jam setelah penemuan bayi itu,”ujar AKP Tatak Sutrisno. Akan tetapi, tambahnya, penyidik belum bisa memintai keterangan terduga pelaku yang membuang anaknya itu. “Kondisi terduga masih shock, belum bisa dimintai keterangan,”imbuh Tatak Sutrisno.

Mantan Kapolsek Cerme itu, masih menutup rapat-rapat identitas terduga pelaku yang membuang bayinya. Sumber 1minute.id  menyebutkan terduga pelaku pembuang bayi masih dibawah umur. Dikabarkan, masih setingkat sekolah menengah atas. 

“Iya, sudah diamankan. Tapi, masih mengalami perawatan di rumah sakit,”ujar sumber meminta identitas dirahasiakan itu. Kabar tertangkapnya, ibu yang membuang buah hatinya tersebar di grup WhatsApp.

Seperti diberitakan warga Kompleks Perumahan Oma Indah Menganti geger pada Rabu, 10 Maret 2021. Pasalnya, Sutanto alias Bondan, warga perumahan setempat menemukan bayi dalam kardus lalu dimasukkan tas kresek warna merah.

Kardus dalam tas kresek itu kemudian di buang di bak sampah di area pemakaman kompleks perumahan Oma Indah Menganti di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik.

Bayi diperkirakan berumur sehari itu masih hidup. Tapi, dalam kondisi kritis. Tubuhnya membiru diduga kedinginan karena dibuang oleh orang tuanya tanpa sehelai baju. Bayi nahas itu kemudian dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Akan tetapi, tuhan berkehendak lain. Bayi itu meninggal dunia. Jenazah bayi dengan berat tidak lebih 1 kilogram masih tersimpan di kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik hingga hari ini, Jumat, 12 Maret 2021. (*)

Polisi Amankan Ibu Bayi yang Diduga Membuang Bak Sampah Area Makam Selengkapnya

Tuhan Berkendak Lain, Bayi Perempuan dalam Kardus Dibuang di Bak Sampah Meninggal Dunia

Tim dokter RSUD Ibnu Sina Gresik ketika berupaya melakukan penolongan bayi yang dibuang oleh orang tuanya. ( foto : ist)


GRESIK,1minute.id – Upaya tim dokter RSUD Ibnu Sina Gresik belum bisa menyelamatkan nyawa bayi dalam kardus yang dibuang di bak sampah kompleks Perumahan Oma Indah Menganti. 

Sekitar pukul 12.25 bayi perempuan diperkirakan baru sehari lahir itu meninggal dunia. Kondisi bayi ketika masuk rumah sakit aset pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik dalam kondisi kritis.

Humas RSUD Ibnu Sina Gresik Hariyanto mengatakan, bayi itu memiliki berat badan kurang dari 1 kilogram. “Bayi itu sekitar pukul 12.25 meninggal dunia,”kata Hariyanto dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Rabu, 10 Maret 2021.

TKP : Bak sampah di area pemakaman kompleks Perumahan Oma Indah Menganti tempat bayi perempuan ditemukan dalam kondisi kritis. Bayi itu meninggal dunia pada Rabu, 10 Maret 2021 pukul 12.24. ( foto : ist)

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan orang tua yang tega membuang buah hatinya ke bak sampah dalam kompleks Perumahan Oma Indah Menganti di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik itu. 

“Masih dalam lidik (penyelidikan),”kata AKP Tatak Sutrisno pada Rabu, 10 Maret 2021. Seperti diberitakan warga Kompleks Perumahan Oma Indah Menganti geger. Pasalnya, Sutanto alias Bondan, warga perumahan setempat menemukan bayi dalam kardus lalu dimasukkan tas kresek warna merah. 

Bayi diperkirakan berumur sehari itu masih hidup. Tapi, dalam kondisi kritis. Tubuhnya membiru diduga kedinginan karena dibuang oleh orang tuanya tanpa sehelai baju. Bayi nahas itu kemudian dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Akan tetapi, tuhan berkehendak lain. Bayi itu meninggal dunia. (*)

Tuhan Berkendak Lain, Bayi Perempuan dalam Kardus Dibuang di Bak Sampah Meninggal Dunia Selengkapnya