Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae


GRESIK,1minute.id – Manusia corona kembali menghampiri pengendara. Pagebluk corona virus disease 2021 itu tidak sendiri. Virus  corona membawa tiga orang korbannya yang telah menjadi mayat.

Teatrikal yang dilakukan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik itu untuk mengedukasi masyarakat selama PPKM Darurat tidak keluar rumah. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto itu dilakukan di dua titik yakni simpang empat Sidomoro di Jalan Kapt. Dulhasim dan Jalan Panglima Sudirman.

TEATRIKAL : Satlantas Polres Gresik menggelar sosialisasi menghadirkan manusia hingga mayat korban corona di Jalan Kapt.Dulhasim, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Iptu Darwoyo melalui megapon meminta para masyarakat tidak keluar rumah selama masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Sebab, pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) mengalami lonjakan. “Rumah sakit sudah banyak yang penuh. Kalau memang tidak penting jangan keluar rumah,”teriak Darwoyo kepada pengendara pada Jumat sore, 9 Juli 2021.

Perwira dua balok itu menambahkan, corona nyata ada. Ratusan orang terpapar. Bahkan, diantaranya meninggal dunia. Data Satgas Covid-19 Gresik korban meninggal karena corona telah mencapai 377 orang pada Jumat, 9 Juli 2021.

TUTUP : Rumah Sakit Semen Gresik memasang banner tentang kondisi IGD yang penuh pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Teatrikal yang dilakukan oleh petugas dengan membawa manekin yang dibungkus kain kafan serta mayat hidup (polisi berkostum mayat) dan manusia corona membuat pengendara terutama perempuan bergidik. “Kaget…! Semoga corona berakhir,”ucap Rahma, pengendara motor.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, teatrikal untuk mengedukasi masyarakat bahwa corona virus disease 2019 nyata ada. “Ayo jaga diri. Dan, jaga keluarga, orang-orang tercinta,”kata Yanto Mulyanto.

Terkait penyekatan yang dilakukan di sebelas titik jalan utama di Kota Santri, perwira tiga balok di pundak itu mengatakan, penyekatan dilakukan untuk membatasi pergerakan masyarakat. “Tujuannya, membatasi aktivitasi masyarakat. Nang omah wae,”ujarnya. (yad)

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae Selengkapnya

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat


GRESIK,1minute.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia meluncurkan operasi kemanusiaan dengan sandi Aman Nusa II. Operasi ini merupakan tindak lanjut pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa- Bali.

Operasi terpusat tersebut berlaku sejak 3 Juli 2021 lalu. Merujuk surat telegram Kapolri bernomor STR/577/VII/ OPS.2./ 2021. Sementara di Kota Santri, penutupan beberapa ruas jalan pun dilakukan Sat Lantas Polres Gresik. Diantaranya Jalan Kapt. Dulasim (Simpang Burgud) ;  Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ; Simpang empat Kebomas (Jl Kartini – Jl Dr Sutomo). Kemudian, Simpang Tiga Putat (depan KFC) ; Simpang Tiga Suling (Jl Basuki Rahmat) ; Simpang Lima KIG (Noto Prayitno) ; Jalan Veteran dan R.A Kartini.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan dan memastikan pembatasan mobilitas masyarakat dilaksanakan dengan ketat pada Jumat, 9 Juli 2021.

Pada pengecekan tersebut mengambil rute, Simpang 4 Kebomas, Simpang 5 Sukorame, Simpang 4 GNI, Jalan Veteran dan Manyar. Kemudian, menuju lokasi penyekatan di depan Icon Mall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo,Kecamatan Kebomas. 

Di pos penyekatan ini petugas gabungan TNI-Polri dan Sat Pol PP memutar balik 1.500 kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya, mereka tidak bisa menunjukkan surat izin atau keperluan mendesak ke wilayah Gresik.

Sidang tindak pidana ringan (tipiring) di tempat dijatuhkan pada tiga orang warga yang tidak memakai masker. “Penutupan beberapa ruas jalan dan penyekatan ini dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat dan menekan sebaran virus Covid-19,”kata AKBP Arief Fitrianto.

Alumnus Akpol 2001 ini, mengimbau semua pihak dengan kesadaran, mendukung ikhtiar pemerintah dalam  memutus rantai penyebaran Covid-19. Dan menerapkan protokol kesehatan 6M.
“Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari paparan virus Covid-19,” pungkasnya. (yad)

Polisi Luncurkan Operasi Kemanusian, Aman Nusa, Perkuat PPKM Darurat Selengkapnya

Tiga Pilar Pastikan Paket Bantuan Obat dan Multi Vitamin Terdistribusi ke Warga Isoman


GRESIK,1minute.id – Ratusan terpapar corona virus disease 2019 yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) tidak ribet lagi mencari obat dan multivitamin. Pasalnya, Satgas Covid-19 di Desa akan menyuplai paket suplemen meningkatkan imun tubuh para isoman.

Program bantuan obat dan multivitamin diluncurkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Juli 2021 itu langsung direspon cepat oleh musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) se-Gresik.

Diantaranya, Satgas Covid-19 Kecamatan Cerme. Satgas dari tiga pilar yakni Camat, Kapolsek dan Danramil menyerahkan paket bantuan dari Pemkab Gresik kepada sejumlah desa di Kecamatan Cerme. Paket yang diantaranya berisi  tablet paracetamol (penurun panas), tablet multivitamin, Azitromycin (antibiotic), masker bedah dan masker kain diserahkan kepada Kepala Desa (Kades) untuk disalurkan kepada warga Isoman di desanya masing-masing. 

“Di sini (Kecamatan Cerme) ada 66 warga melakukan isoman,”ujar Camat Cerme Suyono kepada 1minute.id pada Jumat, 9 Juli 2021. Mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu menjamin bantuan obat, vitamin dan masker akan tersalur kepada masyarakat. “Saya pastikan program bantuan bupati (Fandi Akhmad Yani,Red) tersalur secara tepat,”tegas Suyono. (yad)

Tiga Pilar Pastikan Paket Bantuan Obat dan Multi Vitamin Terdistribusi ke Warga Isoman Selengkapnya

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online


GRESIK,1minute.id – Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik. Vaksinasi untuk masyarakat itu bakal dimulai Sabtu besok, 10 Juli 2021.

Pendaftaran melalui daring atawa online. Bagaimana caranya? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, warga harus mengunduh aplikasi Gresikpedia. Selanjutnya, pilih menu layanan masyarakat. Kemudian scrool ke bawah pilih kelompok Info Covid. Berikut, pilih daftar vaksin.

“Isi formulir dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), alamat dan nomor telepon. Setelah terisi semua tekan tanda kirim,”terang Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 9 Juli 2021. 

Untuk mengetahui Anda sudah berhasil terdaftar, geser aplikasi ke atas pilih menu bukti pendaftaran, jika data Anda ada, screenshoot bukti pendaftaran tersebut. “Operator kemudian menentukan tanggal vaksinasinya. Pada hari yang dijadwalkan bawa foto copy KTP dan tunjukkan screenshot bukti pendaftaran di meja petugas,”terang mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Vaksin hanya untuk warga berusia 18 tahun ke atas.Jam buka 08.30 sampai selesai. Pembatasan 800 pendaftaran vaksinasi perhari. (yad)

Bupati Buka Layanan Vaksinasi Center di WEP, Setiap Hari, Daftar Online Selengkapnya

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif


GRESIK,1minute.id – Mobilitas masyarakat semakin terbatas. Sebab, petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik menambah sembilan menjadi sebelas  ruas jalan dilakukan penutupan. Bila sebelumnya hanya jalan Veteran dan RA Kartini, Kecamatan Kebomas.

Pada Jumat, 9 Juli 2021, petugas memperluas pembatasan aktivitas dengan menutup sembilan ruas jalan lainnya. Data Satlantas Polres Gresik sebanyak sebelas ruas jalan itu adalah Jalan Kapt Dulasim ( Simpang Burgud) ; Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ;  Simpang 4 Kebomas ( Jl Kartini – Jl Dr Sutomo) ; Simpang 3 Putat ( Depan KFC) ; Simpang 3 Suling ( Jl Basuki Rahmat) dan Simpang 5 KIG ( Noto Prayitno). Dan, Jalan Veteran dan R.A Kartini yang sebelumnya sudah ditutup oleh petugas.

PENYEKATAN PPKM DARURAT : Petugas berjaga di ruas simpang lima Sukorame di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Humas Polres Gresik for 1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id penutupan sebelas jalan protokol ini mengakibatkan ruas jalan alternatif seperti Jalan Proklamasi, Jalan Arif Rahman Hakim semakin padat. Tidak hanya pengendara motor. Tapi, pengendara mobil memilih ruas jalan tersebut untuk berlalu lalang. Sedangkan, Jalan utama yang semakin ramai adalah Jalan Usman Sadar. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menyatakan, penutupan jalan itu dilakukan dengan harapan masyarakat mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021. “Bila memang tidak penting, tetap stay di rumah saja. Nang omah Wae,”kata Yanto Mulyanto. (yad)

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif Selengkapnya

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari

GRESIK,1minute.id – Percepatan vaksin semakin gencar dilakukan. Kali ini vaksin masal digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021. Korp Adhyaksa menargetkan 500 orang yang mendapatkan vaksinasi produksi Sinovac asal Tiongkok itu. Percepatan vaksin harus dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto mengatakan, vaksinasi ini dikhususkan untuk masyarakat sekitar kantor Korp Adhyaksa di Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Kalau masyarakat sehat, bisa mencegah persebaran Covid-19,”kata Kajari Heru Winoto didampingi Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin pada Jumat, 9 Juli 2021. Vaksinasi masal untuk memperingat Hari Adyaksa ke-61 dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini disambut antusias masyarakat. “Lindungi Diri dan Keluarga dengan vaksinasi,”kata Kajari.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab Gresik menetapkan gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) menjadi pusat vaksinasi bagi masyarakat. “Vaksinasi dilakukan setiap hari. Pendaftaran via online,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Cara mendaftar dengan mengunduh aplikasi GresikPedia lalu pilih Layanan Publik kemudian pilih info Covid-19 selanjutnya isi formulir pendaftaran. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, saat ini sudah 250 ribu diantara 1,13 juta jiwa penduduk Gresik telah mendapatkan vaksinasi. Dua produksi vaksin Sinovac dan AstraZaneca. “Target kami, vaksknasi 20 ribu orang setiap hari. Itu target nasional,”kata Ghozali. (yad)

Dinkes Gresik Targetkan 20 Ribu Vaksin Sehari Selengkapnya

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari


GRESIK,1minute.id – Operasi yustisi PPKM Darurat semakin masif dilakukan petugas gabungan, TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik. Dalam sehari operasi pendisiplinan bisa lebih 5 kali dilakukan oleh petugas pada Kamis, 8 Juli 2021.

Kali pertama operasi PPKM Darurat digelar pagi hari di depan Iconmall di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Operasi dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Sekitar pukul 09.00, petugas kembali melakukan penyekatan. Kali ini, melibatkan hakim Pengadilan Negeri dan jaksa dari Kejsksaan Negeri Gresik.  Pelanggar prokes harus menjalani sidang ditempat. 

Ada puluhan pelanggar prokes mayoritas tidak memakai masker mendapatksn sanksi denda dan kerja sosial. Menjelang petang, sekitar pukul 16.30, petugas kembali melakukan penyekatan di depan kantor Bupati Gresik. Sasaran operasi dipimpin KBO Satlantas Polres Gresik Ipda Ali Fauzi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri. Operasi yustisi sasaran adalah angkutan penumpang dan mobil travel.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, operasi yustisi dilakukan agar mematuhi ketentuan PPKM Darurat. Operasi digelar di momen jam kerja, tujuannya untuk membatasi mobilitas masyarakat yang tidak masuk sektor esensial dan kritikal.

OPS YUSTISI PPKM DARURAT : KBO Lantas Ali Fuazi dan Kabid Angkutan Dishub Gresik Muhammad Amri menginterogasi angkutan orang di depan Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 8 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id

Satu per satu kelengkapan pengendara diperiksa. Baik identitas hingga tujuan bepergian. Akibatnya, sempat menimbulkan kemacetan hingga exit Tol Kebomas. Pengendara yang tidak bisa menunjukkan tujuan dan keterangan bepergian diputarbalik.

“Operasi ini bertujuan mengurangi mobilitas masyarakat. Masyarakat yang bekerja bukan di sektor esensial dan kritial, atau tidak ada kepentingan mendesak langsung kami minta putar balik. Kami berharap PPKM Darurat ini bisa dipahami dan dipatuhi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu berharap para pekerja maupun perusahaan mendukung upaya penanganan Covid-19. Pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi mereka yang membandel. Apalagi, Bupati Gresik telah mengeluarkan SE  nomor 13/2021. “Masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak, agar jangan kemana-mana nang omah wae, Gresik Jaman Now,”kata perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Penyekatan PPKM Darurat Masif, Mokong di Sanksi Denda hingga Kurungan 3 Hari Selengkapnya

Nang Omah Wae, Bersama Cegah Penularan Covid-19


GRESIK, 1minute.id – Bersama cegah penularan Covid-19 di masa PPKM Darurat memasuki hari keenam pada Kamis, 8 Juli 2021. Sejumlah tempat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Gresik Jaman Now, jangan kemana-mana, nang omah wae (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Nang Omah Wae, Bersama Cegah Penularan Covid-19 Selengkapnya

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik


GRESIK,1minute.id – Memasuki hari kelima masa PPKM Darurat aparat semakin gencar melakukan operasi yustisi. Bahkan, kesatuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Gresik mulai melakukan penyekatan sejumlah protokol di Kota Santri pada Rabu, 7 Juli 2021.

Penyekatan dilakukan diantaranya di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas. Pengalihan arus di jalan nasional ini dimulai pukul 11.00 hingga 14.00. Semua kendaraan kecuali mobil ambulans dan kendaraan warga sekitar yang diperbokehkan masuk kawasan itu.

Selain Jalan Veteran, korp sabuk putih juga melakukan pengalihan arus lalu lintas Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Penutupan jalan kabupaten yang terdapat Alun-alun Gresik, masjid Jamik, Kantor DPRD Gresik dan Pendapa Bupati Gresik dimulai pukul 16.00 -04.00. Pada jam tersebut, kawasan Alun-alun di Gresik Kota Lama (GKL) kerap tempat berkumpul masyarakat.

Pengalihan arus di Jalan Veteran dan KH Wachid Hasyim, Gresik ini untuk kali pertama dilakukan aparat kepolisian Polres Gresik sejak wabah Covid-19 mulai awal Maret 2020. Pasalnya, perkembangan Covid-19 semakin mengkhawatirkan. 

Pada PPKM sebelumnya hanya Jalan A.Yani dan Tridharma Petrokimia Gresik yang dilakukan penutupan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, penyekatan di sejumlah ruas jalan ini untuk membatasi pergerakan masyarakat selama PPKM Darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. 

“Kalau tidak keperluan sangat penting, Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae,”kata Yanto Mulyanto pada Rabu, 7 Juli 2021. ( yad)

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik Selengkapnya

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk


GRESIK,1minute.id – Pemerintah mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat. Lonjakan ini perlu ditekan bersama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya mendapatkan jaminan dari pabrik penghasil oksigen. “Saya selalu memantau perkembangan di rumah sakit. Dan,Alhamdulillah ada perusahaan yang berkomitmen untuk menyuplai kebutuhan oksigen untuk rumah sakit,”kata Fandi Akhmad Yani.

Sementara itu, rumah sakit umum daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik melakukan sejumlah rekayasa ruangan untuk menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19. Ada tiga ruangan untuk perawatan pasien umum yang telah dikosongkan untuk pelayanan pasien corona virus disease 2019 (Covid-19). 

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru telah dilakukan. Diantaranya,  mengosongkan tiga ruangan yang semula digunakan untuk pasien umum dialihkan menanangi pasien Covid-19. 

Tiga ruangan di RSUD Ibnu Sina Gresik adalah ruang Edelweis, dan Cempaka. “Tiga ruangan ini bisa menampung 80 tempat tidur,”kata Ghozali disela memantau Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik pada Selasa, 6 Juli 2021.

Saat ini, tambahnya, sedang proses pengisian tempat tidur. Penambahan 80 tempat tidur ini tidak termasuk penamabahan 50 tempat tidur sebelumnya. Sehingga, di RSUD Ibnu Sina Gresik menambah 130 tempat tidur baru. “Saat ini, sebagian besar pasien yang dirawat di RSUD Ibnu Sina adalah pasien Covid-19,”kata Ghozali.

Selain menambah tampat tidur di RSUD Ibnu Sina Gresik, kata Ghozali, pemerintah akan menambah 50 tempat tidur baru di pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos). Kondisi terkini keterisian pasien di stadion sepak bola berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu nyaris penuh.

Puluhan tempat tidur baru itu pinjaman dari Satgas Covid-19 PT Petrokimia Gresik. “Sehingga G-Jos nanti akan menampung 190 an pasien,”imbuhnya. Upaya pemerintah untuk  mengantisipasi lonjakan kasus baru harian Covid-19 dengan menaikkan kapasitas layanan medis. Menjamin pasokan oksigen dan obat harus dibarengi sikap masyarakat.

Pasalnya, tanda kepedulian masyarakat untuk ikut mencegah penularan pagebluk yang memasuki tahun kedua ini akan sia-sia. Ghozali memohon kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan pemerintah dengan melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi, dimasa PPKM Darurat Jawa-Bali mulai 3 Juli 2021 ini. 

“Mari bersama-sama mencegah penularan dengan melakukan prokes. Karena upaya nakes (tenaga kesehatan) sudah sangat maksimal,”tegas Ghozali dengan nada bergetar. (yad)

Disiplin Bersama untuk Cegah Skenario Terburuk Selengkapnya