Bupati Berikan Beasiswa hingga Sarjana untuk Fatkhur, Siswa kelas V yang Bapak dan Ibunya Meninggal Terpapar Covid-19


GRESIK,1minute.id – Achmad Fakhrur Rozi terlihat tegar duduk satu meja dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Asisten administrasi I Pemkab Gresik Tursilowanto Herijogi di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat,  16 Juli 2021.

Bocah yatim piatu berumur 10 tahun itu diundang  oleh Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. Memakai baju koko warna coklat dan kopiah warna putih siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah di Desa Gredek,  Kecamatan Duduksampeyan bercita-cita menjadi polisi itu terlihat menggemaskan. 

Fatkhur adalah bocah yatim piatu asal Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Kedua orang tuanya, Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, dan adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19. Kedua orang tuanya meninggal pada Rabu dan Kamis, 14-15 Juli 2021.  Sama kegembiraan Fatkhur bersama keluarga terasa begitu singkat. 

Kabar duka yang dialami Fakhur itu, membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan untuk menyelamatkan masa depan Fatkhur. Bupati Gus Yani memberikan beasiswa pendidikan untuk Fatkhur hingga lulus sarjana strata 1. Fatkhur pun diundang ke kantor Bupati. Fatkhur didampingi Kepala Desa Gredek Muhammad Bahrur Ghofar.

“Kami berikan beasiswa pendidikan sampai S1. Walaupun tidak sebanding karena orang tuanya meninggal,”tegas Gus Yani dengan nada lirih.

Selain beasiswa, Gus Yani juga akan menjamin biaya kesehatannya. Kepala desa maupun keluarga yang nantinya menemani jika Rozi mengalami sakit dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan. 

“Urusan pendidikan minta restu oleh kakek dan saudara kita pastikan pendidikan fakhrur rozi, SMP, SMA sampai S1 kita fasilitasi. Jadi terserah adik mau sekolah dimana. Yang pasti kebutuhan kita handle terkait pendidikan dan kesehatan,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

BEASISWA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan beasiswa kepada Fatkhur, bocah yatim piatu karena orang tua meninggal terpapar Covid-19 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menegaskan, beasiswa tidak hanya untuk Fatkhur. Semua siswa di Kabupaten Gresik yang yatim piatu karena orang tua terpapar Covid-19 akan mendapatkan beasiswa pendidikan. Bupati Gus Yani sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik.

Kepala Desa Gredek Muhammad Bahrul Ghofar mengucapkan banyak terimakasih atas kebijakan Pemkab karena membantu meringankan. “Terimakasih atas kejadian di Desa Gredek, ibu hamil harus dapat posisi mendapat prioritas. Saya apresiasi sekali kebijakan diambil Bupati,”kata Ghofar.

Seperti diberitakan, Fakhrudin dalam sehari kehilangan dua orang yang paling dicintainya. Pada Selasa, 13 Juli 2021, jabang bayi dalam kandungan istri Fahrudin, Mazrotul Afiro meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20 Mazratol Afiro menyusul bayinya yang masih belum dikeluarkan dari rahimnya.  

Almarhumah Nazratol Afiro dan bayi dalam kandungan dimakamkan pada Rabu, 14 Juli 2021. Informasi yang dihimpun kesehatan Mazratol Afiro drop pada Senin, 12 Juli 2021. Pihak desa berupaya membawa perempuan sedang hamil 7 bulan yang dinyatakan konfirmasi Covid-19 sejumlah rumah sakit. Semua rumah yang di datangi menyatakan ICU penuh.  

Mazratol Afiro kemudian dibawa pulang lagi. Pihak desa membelikan tiga tabung oksigen untuk melakukan pertolongan pertama. Namun, kondisi kesehatan Masrotol Afira semakin kritis. Pada Selasa, 13 Juli 2021, Gofar-panggilan-Muhammad  Bahrul Ghofar, Kades Gredek mendapatkan kabar dari puskesmas di RSUD Ibnu Sina ada kamar.  

Masrotol Afiro dibawa ke rumah sakit  berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu menggunakan ambulans milik desa. Saat itu dikabarkan saturasi oksigen dalam darah ibu hamil itu diangka 40. Normal di angka 90-100. Pada Selasa itu, bayi dalam kandungan Nasrotol Afira dinyatakan telah meninggal. 

Kondisi ibu hamil semakin kritis. Pihak rumah sakit tidak berani mengeluarkan jabang bayi dari rahim ibunya. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20, Nasrotol Afira menyusul bayi dalam kandungannya. Almarhumah dan bayi yang dikandungnya dimakamkan di pemakaman desa setempat. 

Fakhrudin, suami almarhumah karena menjalani isolasi mandiri sempat melakukan video call dengan Bupati Fandi Akhmad Yani. Saat itu, Gus Yani memberikan semangat dan mendoakan Fatkhur cepat sehat. Namun, tuhan berkehendak lain, Fatkhur menyusul istri pada Kamis dini hari. (yad)

Bupati Berikan Beasiswa hingga Sarjana untuk Fatkhur, Siswa kelas V yang Bapak dan Ibunya Meninggal Terpapar Covid-19 Selengkapnya

G-JOS sebagai RS Lapangan segera Direalisasi, Lantai 2 untuk Pasien Sedang, Lantai 3 untuk Ringan


GRESIK,1minute.id – Pendirian rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS) segera teralisasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan menambah ratusan tempat tidur di stadion sepak bola berlokasi di Jalan Veteran, Desa Seguromadu, Kecamatan Kebomas itu.

Rumah sakit lapangan ini untuk pasien Covid-19 kategori sedang sebagai antisipasi terjadi lonjakan kasus untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit. Saat ini, G-JOS yang memiliki kapasitas 140 tempat tidur itu untuk pasien terpapar corona virus disease 2019 kategori ringan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku memilih memaksimalkan Stadion Gelora Joko Samudro, agar beban rumah sakit berkurang. Sebanyak 17 rumah sakit rujukan akan fokus menangani pasien Covid-19 dengan gejala berat. Ada dua lantai di Stadion Gelora Joko Samudro akan dimanfaatkan. Yakni, lantai 2 dan 3. 

“Sebanyak 200 tempat tidur untuk pasien gejala sedang di lantai 2, kemudian 300 tempat tidur untuk gejala ringan di lantai 3,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pads Rabu, 14 Juli 2021.

Rumah sakit lapangan ini akan dilengkapi pipa ukuran 3 dim untuk distribusi kebutuhan oksigen. Pipa itu membentang sepanjang 3 kilometer dari lantai 2 ke pusat pabrik penghasil oksigen, PT Samator yang berada di belakang dari G-JOS.

Bupati Gus Yani memberi batas waktu 7 hari pemasangan pipa yang akan menjadi distribusi oksigen. Sebagai upaya mengatasi kelangkaan tabung oksigen. Sehingga ketersediaan oksigen medis untuk pasien gejala sedang sudah tersedia di dalam stadion. 

“Ini kondisi darurat, misi impossible untuk mengurangi beban rumah sakit. Saya beri waktu satu minggu untuk pemasangan pipa. Kita maksimalkan stadion gelora joko samudro,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain memaksimalkan G-JOS, Gus Yani juga menyiapkan bantalan sosial. Membuka posko yang berisi para relawan. Setiap posko ada dua mobil ambulans dengan tugas mengantar pasien dan jenazah Covid-19. 

Posko tersebut masing-masing yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduk Sampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Dan, posko V di Pulau Bawean untuk Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

“Masing-masing Posko akan memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya. Mereka akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan misalnya ambulance, bantuan sembako dan vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan,”katanya. (yad)

G-JOS sebagai RS Lapangan segera Direalisasi, Lantai 2 untuk Pasien Sedang, Lantai 3 untuk Ringan Selengkapnya

Ibu Hamil dan Bayi Meninggal, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf

GRESIK,1minute.id – Duka yang dialami keluarga Fahrudin seakan ikut dirasakan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  Orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu mengucapkan duka cita dan permohonan maaf kepada Fahrudin melalui video call pada Rabu, 14 Juli 2021. 

Video call dilakukan karena Fahrudin masih menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya di Desa Gredek,  Kecamatan Duduksampeyan. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam video call ini mengucapkan duka cita meninggalnya  Nazrotul Afiro bersama bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan. 

“Saya ikut berdukacita. Saya atas nama pemerintah juga mohon maaf sebesar-besarnya,”kata Gus Yani dalam video call bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Duduksampeyan dan Kepala Desa (Kades) Gredek Muhammad Bahrul Ghofar itu. Gus Yani juga mendoakan istri Fahrudin, Nazrotul Afiro bersama bayi dalam kandungan yang berumur 7 bulan meninggal dengan  husnul khotimah.  

“Mudah-mudahan, Insya Allah husnul khotimah. Sahid,”kata Gus Yani dan diamini Fahrudin.  Selain mendoakan almarhumah Nazrotul Afiro dan bayi dalam kandungan, Gus Yani juga mendoakan Fahrudin untuk cepat sembuh. “Panjenengan saiki kudu sehat, sing tabah nggih,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

VIDEO CALL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menyampai duka cita dan permohanan maaf melalui video call kepada keluarga bumil yang meninggal pada Rabu, 14 Juli 2021 ( Foto : ist )

Fahrudin mengucapkan terimakasih atas perhatian Gus Yani. Untuk diketahui Fahrudin dalam sehari kehilangan dua orang yang paling dicintainya. Pada Selasa, 13 Juli 2021, jabang bayi dalam kandungan istri Fahrudin, Nazrotul Afiro meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina Gresik. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20 Nazratol Afiro menyusul bayinya yang masih belum dikeluarkan dari rahimnya.  

Almarhumah Nazratol Afiro dan bayi dalam kandungan dimakamkan pada Rabu, 14 Juli 2021.Informasi yang dihimpun kesehatan Nazratol Afiro drop pada Senin, 12 Juli 2021. Pihak desa berupaya membawa perempuan sedang hamil 7 bulan yang dinyatakan konfirmasi Covid-19 sejumlah rumah sakit. Semua rumah yang di datangi menyatakan ICU penuh.  

Nazratol Afiro kemudian dibawa pulang lagi. Pihak desa membelikan tiga tabung oksigen untuk melakukan pertolongan pertama. Namun, kondisi kesehatan Nasrotol Afira semakin kritis. Pada Selasa, 13 Juli 2021, Gofar-panggilan-Muhammad  Bahrul Ghofar, Kades Gredek mendapatkan kabar dari puskesmas di RSUD Ibnu Sina ada kamar.  

Nasrotol Afira dibawa ke rumah sakit  berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu menggunakan ambulans milik desa. Saat itu dikabarkan saturasi oksigen dalam darah ibu hamil itu diangka 40. Normal di angka 90-100. Pada Selasa itu, bayi dalam kandungan Nasrotol Afira dinyatakan telah meninggal dunia. 

Kondisi ibu hamil semakin kritis. Pihak rumah sakit tidak berani mengeluarkan jabang bayi dari rahim ibunya. Pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 00.20, Nasrotol Afira menyusul bayi dalam kandungannya. Almarhumah dan bayi yang dikandungnya dimakamkan di pemakaman desa setempat. 

Fahrudin, suami almarhumah karena menjalani isolasi mandiri tidak bisa mengikuti proses pemakamannya. “Fahrudin isoman dirumahnya,”kata Kades Gredek Ghofar dalam video call bersama Bupati Fandi Akhmad Yani.  (yad) 

Ibu Hamil dan Bayi Meninggal, Bupati Sampaikan Permohonan Maaf Selengkapnya

Cegah Persebaran Covid-19, Masuk PN Gresik Wajib Bawa Hasil Swab Antigen Negatif


GRESIK, 1minute.id – Upaya memutus persebaran pagebluk Covid-19 juga dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Caranya, melakukan skrining ketat kepada setiap pengunjung sidang. Mereka harus menunjukkan hasil tes swab negatif yang masih berlaku.

Persyaratan gres atau anyar itu tidak hanya untuk pengunjung sidang, hakim dan pegawai PN Gresik juga wajib menujukkan hasil swab negatif jika masuk kerja. Pihak PN Gresik juga terus melakukan swab untuk hakim dan pewagai secara berkala dan juga melihat situasi serta kondisi.

Humas PN Gresik Mochammad Fatkur Rochman mengatakan melaui surat keputusan bersama sesuai SK KPN Nomor : W14.U31/271.1/OT.01.3/7/2021 diputuskan, mengacu pada surat edaran dari Mahkamah Agung terhitung mulai minggu ini, kepada masyarakat dan para pencari keadilan di PN/Hubungan Industrial Gresik wajib menunjukan hasil tes swab antigen negatif yang masih berlaku serta mematuhi protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Hal ini dilakukakan sebagai upaya untuk memutus mata rantai Covid-19 di lingkungan Pengadilan Negeri Gresik selama PPKM Darurat. “Surat keterangan swab negatif antigen ini berlaku untuk semuanya tanpa terkecuali, baik jaksa, pengacara, saksi atau masyarakat pencari keadilan,”tegas Fatkur pada Senin, 12 Juli 2021.

Masih menurutnya, teknisnya setiap pengunjung sidang akan diperiksa di pintu masuk oleh petugas keamanan. Jika tidak membawa surat antigen negatif, masyarakat tidak diperbolehkan untuk masuk ke area PN Gresik. “Meskipun ada pengetatan, pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan masih tetap dilaksanakan. Untuk perkara perdata bisa dilakukan secara e-court, sementara untuk pidana umum tetap dilakukan secara daring,” jelasnya.

Ditambahkannya, PN Gresik meminta maaf kepada masyarakat pencari keadilan atas ketidaknyamanan ini, “Kami segenap pimpinan Pengadilan Negeri Gresik mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk kebaikan bersama,” imbuhnya.(yad)

Cegah Persebaran Covid-19, Masuk PN Gresik Wajib Bawa Hasil Swab Antigen Negatif Selengkapnya

G-JOS Dioptimalkan untuk Pasien Covid-19 Kategori Sedang, Ada Fasilitas Oksigen

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah langkah dilakukan untuk penanganan maksimal kepada pasien yang terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, meningkatkan status Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk pasien kategori sedang. Selama ini stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu digunakan tempat rehabilitasi pasien covid kategori ringan.

“G-JOS kita naikkan dari ringan ke sedang,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juli 2021. Langkah antisipasi dilakukan untuk mempercepat penanganan pasien Covid-19.  Semula hanya menangani pasien gejala ringan di lantai dua tribun VIP. Kini pasien dengan gejala sedang bisa ditangani disana. 

Ada benberapa bagian stadion yang akan di renovasi untuk mempermudah pengisian tabung oksigen. Pasalnya, kelangkaan tabung oksigen yang terjadi di rumah sakit dikarenakan jumlah tabung oksigen yang tidak mencukupi banyaknya permintaan. 

“Stadion G-JOS akan saya renov untuk isi oksigen, biar Samator tinggal isi saja. tabung oksigen memang kewalahan,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Mengoptimalkan Stadion G-Jos karena keterisian rumah sakit rujukan di Gresik kondisinya saat ini hampir penuh. (yad)

G-JOS Dioptimalkan untuk Pasien Covid-19 Kategori Sedang, Ada Fasilitas Oksigen Selengkapnya

Delapan LAZ Bersatu, Perkuat Pemkab untuk Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik kini tidak sendirian mengurusi warga isolasi mandiri (Isoman). Sebanyak delapan lembaga dan badan amil zakat (LAZ) menyatakan kesiapan ikut membantu pemerintah memperkuat bantuan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri maupun terdampak Covid-19 di Gresik.

Delapan lembaga tersebut adalah Baznas Gresik, LazisNU LazisMU, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri, dan ACT. Koordinator delapan lembaga itu berkumpul di ruang pertemuan Dhurung Bawean di Komplek Kantor Bupati Gresik pada Senin, 12 Juli 2021.

Dalam rakor yang dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu disepakati menunjuk Zainal Abidin, dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai ketua yang bertugas mengorganisir penyaluran bantuan kepada masyarakat. 

Dalam rakor itu juga disepakati mendirikan lima posko untuk mendekatkan dan mempercepat proses distribusi bantuan kepada masyarakat yang sedang menjalani isoman maupun yang terdampak Covid-19.

Posko tersebut masing-masing berdiri, yaitu Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom. 

Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Balongpanggang dan Benjeng. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng. Sedangkan, posko V di Kecamatan Sangkapura meliputi Kecamatan Sangkapura dan Tambak.

“Masing-masing Posko akan memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya,”kata Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juli 2021.

“Mereka akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan misalnya ambulans, bantuan sembako dan vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan. Mari kita bagi tugas,”tambah Gus Yani saat memimpin rapat didampingi Ketua Baznas Gresik Abdul Munif dan Zainal Abidin.

Menurut Gus Yani, saat ini masyarakat Gresik butuh bantuan dan uluran tangan, terutama masyarakat yang terdampak serta masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman). Dia mengajak seluruh lembaga amil zakat yang ada di Gresik harus bisa saling mendukung. 

“Semua bantuan yang ada dari para lembaga ini bisa dijadikan sebagai Gerakan semacam ‘orkestra’ yang intinya tidak bergerak sendiri-sendiri. Para lembaga amil zakat ini masuk pada posko nantinya akan kita buat call centre di masing-masing posko,”tandasnya. (yad)

Delapan LAZ Bersatu, Perkuat Pemkab untuk Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Hari ini, Siswa mulai Masuk Sekolah, Pembelajaran Daring di Tahun Kedua


GRESIK,1minute.id –  Siswa mulai masuk sekolah lagi hari ini, Senin, 12 Juli 2021. Awal masuk sekolah ini dulu masa yang paling ditunggu-tunggu bagi para pelajar. Kesekolah memakai baju seragam, sepatu serta tas baru. Mereka pun sudah stanby sejak matahari belum terbit. Orang tua pun bersiap mengantar anak ke sekolah.

Akan tetapi, suasana yang dirindukan siswa dan orang tua itu bagai sebuah mimpi dalam dua tahun terakhir ini. Siswa memakai seragam sekolah bersiap bertemu dengan teman-teman. Senang dan gembira bagi siswa. Sementara, para orang tua menyambut  tahun ajaran baru terasa lebih sibuk. Namun, mereka terasa senang.  Toko sepatu, baju seragam dan alat tulis pun kemriyek pembeli. 

Kini, memasuki tahun kedua, awal masuk sekolah di tahun ajaran seakan biasa saja. Lempeng. Tidak terlihat antrian orang tua belaja buku, seragam, tas dan sepatu sekolah. Sementara, siswa seakan seperti kurang gairah menyambut tahun ajaran baru sekolah. “Ngak asyik,”celetuk siswa.

Pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) menerjang Indonesia, termasuk Gresik diantaranya memasuki tahun kedua. Belum adq yang bisa memastikan kapan wabah ini berakhir. Apalagi, kondisi saat ini terjadi lonjakan tajam.

BELAJAR DARING : Muhammad Rifky Putra Cahyadi, memakai baju seragam untuk mengikuti pembelajaran daring pada Senin, 12 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jumlah kasus baru ( positif, isolasi hingga kematian) terjadi lonjakan tajam. Presiden Joko Widodo memutuskan melakukan PPKM Darurat Jaw-Bali mulai 3-20 Juli 2021. Wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu sempat mereda. Namun, kembali mengganas. Tsunami corona gelombang kedua semakin dasyat. Sejumlah instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit penuh. Pelayanan kegawatdaruratan seakan lumpuh.

Kamar pasien di rumah sakit semakin sulit didapatkan masyarakat. Meski, pemerintah terus menambah tempat tidur baru untuk pasien. “Dua ratus tempat tidur tambahan kami buka. Hanya empat hari sudah penuh,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pafa suatu kesempatan. 

Tempat tidur untuk pasien isolasi di Gelora Joko Samudro (G-Jos) nyaris penuh. Dinkes berencana menambah 50 tempat tidur sehingga total menjadi 190 tempat tidur. Ini belum termasuk pasien isolasi mandiri (isoman). Untuk para isoman ini, Jumat lalu, Bupati Fandi Akhmad Yani menggulirkan program bantuan paket obat dan multivitamin. Bantuan distribusikan melalui Satgas Covid-19 Desa dengan koordinator tiga pilar kecamatan dan puskesmas.

Vaksinasi juga dilakukan saban hari kepada masyarakat. Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) dijadikan Vaksin Center di Gresik. ” Sudah lebih 250 ribu telah divaksin,”kata Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Semua ikhtiar telah dilakukan. Semua upaya itu akan sia-sia bila tanpa kepedulian masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Saatnya bersatu, mencegah persebaran Covid-19. (chusnul cahyadi)

Hari ini, Siswa mulai Masuk Sekolah, Pembelajaran Daring di Tahun Kedua Selengkapnya

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id –  Pemberlakukan PPKM Darurat memasuki pekan kedua. Operasi yustisi dan penyekatan sejumlah ruas jalan di Kota Santri dilakukan secara masif. Tujuannya, membatasi mobilitas masyarakat untuk mencegah sebaran wabah Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Pemkab Gresik menggelontor bantuan berupa paket obat dan multivitamin bagi masyarakat yang sedang isolasi mandiri (Isoman). Selain itu, melakukan percepatan vaksinasi yang dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik memberiksn bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Distribusi bantuan dilakukan secara simbolis kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik pada Minggu, 11 Juli 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang menyalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak secara simbolis.

Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda, berbagai upaya mulai operasi yustisi protokol kesehatan hingga vaksinasi terus bergulir. “Semoga sumbangsih ini dinilai dapat membantu meringankan warga masyarakat terdampak pandemi,”kata Kapolres AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik  Letkol Inf Taufik Ismail ketika melepas bantuan pada Minggu, 11 Juli 2021.

Alumnus 2001 ini melanjutkan, bantuan juga serentak dilakukan Polsek jajaran yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi. “Mari kita dukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini. Dengan disiplin mematuhi anjuran dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona,”imbau Alumnus Akpol 2001 itu.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19. “Masyarakat diminta tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari.” tukasnya. (yad)

Bersatu , Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 Selengkapnya

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, lonjakan kasus baru semakin mengkhawatirkan. Pemerintah telah menetapkan masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021. Kini, saatnya semua elemen di Kota Santri bersatu memerangi penyebaran pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, dilakukan Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Gresik. Untuk ki kedua, partai yang dipimpin Syaiful Anwar ini turun gunung membantu masyarakat untuk mengelontor bantuan. Pada Minggu, 11 Juli 2021, DPD NasDem melakukan penyemprotan desinfektan, membagikan masker dan hazmatdi tiga kecamatan yakni Manyat, Bungah dan Sidayu.

Bakti sosial itu dipimpin oleh Ketua Fraksi NasDem DPRD Gresik Mahmud didampingi ketua dan sekretaris DPC  Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu dan pengurus dan DPRt.

Sekretaris DPD NasDem Gresik Ainul Fuad mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya dilakukan di sejumlah desa di beberapa kecamatan. “Penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu ikhtiar NasDem Gresik dalam membantu pemerintah untuk menekan sebaran Covid-19,”kata Ainul Fuad dalam siaran pers yang diterima  1minute.id  pada Minggu, 11 Juli 2021.

Selain penyemprotan disinfektan, dalam kegiatan ini NasDem juga membagikan alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hazmat kepada masyarakat dan tenaga medis. “Ini merupakan kegiatan dari DPD partai NasDem yang ke-7 di masa  PPKM Darurat. Semoga kegiatan ini bisa menekan sebaran covid, dan mudah-mudahan pandemi cepat usai,” harapnya.

Sementara itu Ketua DPD NasDem Gresik  Syaiful Anwar menambahkan, bahwa pihaknya telah menginstruksikan semua jajajaran mulai tingkat DPD, DPC, hingga DPRt (desa) untuk sebisa mungkin membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kami juga instruksikan anggota fraksi NasDem di DPRD Gresik untuk turun membantu masyarakat di masa pandemi ini. Tujuannya, ikut mencegah persebaran Covid-19 di Gresik,”tegas Syaiful. (yad)

DPD NasDem Ikhtiar bersama Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Bagikan Masker, Hazmat dan Masker kepada Masyarakat Selengkapnya

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri


GRESIK,1minute.id – Hari pertama vaksin untuk masyarakat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berjalan lancar pada Sabtu, 10 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi memantau langsung proses vaksinasi dipusatkan di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Selama 2 jam, tiga pilar di Kota Santri itu memantau proses vaksinasi dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali itu. Pemantauan mulai proses validasi pendaftaran online yang dilayani oleh petugas dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gresik. 

Ada empat orang petugas yang melayani validasi dengan cara mencocoknya nomor induk kependudukan serta lapiran pendaftaran. Butuh waktu rata-rata 10 detikan setiap orang. Kemudian, calon penerima vaksinasi masuk ke gedung WEP II mengambil formulir isian dan mendapatkan kartu vaksinasi. 

Setelah itu, mereka menunggu di ruang olah raga indoor untuk giliran menjalani skrening kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinkes Gresik. Sekitar pukul 12.00 sebanyak 800 orang telah mendapatkan vaksinasi. 

CEK VALIDASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan peserta vaksinasi untuk semua di WEP pada Sabtu ,10 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, secara keseluruhan program vaksinasi untuk semua berjalan lancar. “Hari pertama ini sudah luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Namun, imbhhnya, pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi untuk hari kedua dan seterusnya. 

“Harapannya vaksinasi masal bisa lancar dan nyaman.Antrian tidak berjubel dan tertib,”ujar Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi dan Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Evaluasi juga akan dilakukan bagian skrening kesehatan. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut ada seorang warga yang terpaksa gagal karena kondisi kesehatan dianggap riskan. Padahal, sudah terlanjur menunggu kemudian tidak bisa mendapatkan vaksin. Kedepan skrening dilakukan dibagian awal.

Selain itu, Gus Yani meminta kepada masyarakat untuk membawa pulpen sendiri. Dan, mengatur sendiri kedatangannya. Jangan khawatir tidak mendapatkan vaksin. “Kita pastikan, seribu orang yang sudah terdaftar bisa mendapatkan vaksin,”tegas Gus Yani.

Sementara, Melinda , salah satu peserta vaksinasi menyatakan mengepareasi kebijakan program vaksinasi dilakukan Pemkab Gresik. “Vaksinasi ini, Kami juga bisa ikut mencegah persebaran Covid-19,”katanya usai vaksin di WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021.

VAKSIN untuk Semua : Seorang peserta program vaksin Covid-19 untuk semua di Gedung WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberikan, Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik.Pendaftaran melalui daring atawa online dengan mengunduh aplikasi gresikpedia. Lalu pilih Layanan Publik , gulir ke bawa dikelompok Info Covid-19 kemudian pilih Daftar Vaksin dengan memasukkan nomor induk kependudukan, nomor hanfphone.

Admin akan mengirimkan notifikasi hari pelaksaan vaksin. Masyarakat menunjukkan notifikasi dan membawa fotokopi TKP elektronik. (yad)

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri Selengkapnya