Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk 508 Ribu Ton, Dukung Tata baru Pupuk Bersubsidi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendukung kebijakan baru tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi melalui ketersediaan stok melebihi ketentuan minimum yang diatur Pemerintah. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik, Johanes Barus dalam “Sosialisasi Akbar Penerima Pupuk Bersubsidi pada Titik Serah se-Jawa Timur Bersama Kementerian Pertanian” di Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 29 Juli 2025.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Perkumpulan Pengecer Pupuk Indonesia, Khilmi. Per 29 Juli 2025, Petrokimia Gresik menyediakan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 508.216 ton. Terdiri dari pupuk Urea sebanyak 77.978 ton, NPK sebesar 405.468 ton , dan pupuk Organik 24.770 ton.

Johanes menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik meyakini skema tata kelola pupuk bersubsidi yang baru ini akan menjadi tonggak penting yang mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani secara signifikan. Inisiatif ini juga menjadi langkah penting dalam mewujudkan swasembada beras di tahun 2028, yang dicita-citakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Asta Cita.

“Kebijakan baru ini telah memangkas 145 aturan dan persetujuan lintas Kementerian hingga kepala daerah. Saat ini hanya melibatkan Kementan, Pupuk Indonesia, dan gapoktan (gabungan kelompok tani) atau kios/pengecer. Tata kelola baru ini memastikan pupuk bersubsidi lebih tepat sasaran serta mudah diakses oleh petani,” tandas Johanes.

Perubahan tata kelola pupuk bersubsidi diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025 sebagai peraturan pelaksanaannya. Sebagai penyesuaian atas kebijakan tersebut, penyaluran dilakukan melalui Pelaku Usaha Distribusi (PUD) sampai ke Penerima Pupuk di Titik Serah (PPTS). Untuk mendukung pelaksanaannya, tambahnya, dilakukan pembaruan fitur penebusan di i-Pubers yang mencakup penguatan monitoring dan tracking.

Johanes mengungkapkan, kebijakan tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas petani dan kinerja produksi beras nasional sepanjang tahun 2025. Hal ini terlihat pada lonjakan serapan beras Perum Bulog yang mencapai 1,3 juta ton hanya dalam satu bulan. Angka yang melampaui rata-rata serapan tahunan selama tujuh tahun terakhir. 

Berikutnya, tambah Johanes, penyaluran pupuk bersubsidi nasional per 24 Juli 2025 telah mencapai 4,27 juta ton, mencakup 44,7% dari total alokasi pemerintah 9,55 juta ton. “Petrokimia Gresik siap sepenuhnya bersama Pupuk Indonesia menjalankan mekanisme baru penyaluran pupuk bersubsidi, memastikan efisiensi dan ketepatan sasaran hingga ke titik serah, juga menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi dengan menjaga stok yang memadai di seluruh lini, sehingga pasokan aman untuk mendukung produktivitas pertanian nasional,” tandasnya.

Terakhir, Johanes mengungkapkan Petrokimia Gresik telah bersiap menyongsong rencana masuknya pupuk ZA ke dalam skema subsidi. Saat ini, Petrokimia Gresik menyiapkan fasilitas dan sarana produksi agar dapat memproduksi pupuk ZA dengan baik sesuai dengan penugasan Pemerintah.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Heru Suseno mengungkapkan bahwa, problem pertanian yang selama ini banyak muncul adalah pupuk, meskipun ketersediaan pupuknya ada. Namun, problem tersebut teratasi dengan adanya perbaikan-perbaikan pada tata kelola pupuk bersubsidi.

“Pada akhir tahun 2024 sudah ada perbaikan-perbaikan, dan pada tahun 2025 bulan Januari petani sudah bisa menerima pupuk bersubsidi dengan baik. Sampai bulan Juli ini capaian pupuk kita (Jawa Timur), mulai dari Urea, NPK, pupuk Organik itu sudah 46,05 persen. Paling besar di Indonesia,” ujar Heru.

Sementara itu, sosialisasi ini dihadiri oleh 1.451 perwakilan kios, 50 penyuluh pertanian, dan 30 petani percontohan dari seluruh Jawa Timur. Sosialisasi ini menjadi komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program penyaluran pupuk bersubsidi dan memajukan sektor pertanian nasional. (yad)

Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk 508 Ribu Ton, Dukung Tata baru Pupuk Bersubsidi  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berikan Beasiswa Petani Muda, Daconi Khotob : Pertanian Memiliki Masa Depan yang Cerah

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membagikan beasiswa Petani Muda kepada 50 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan rumpun pertanian. Setiap siswa mendapatkan beasiswa Rp 6 juta. 

Penerima beasiswa khusus siswa kelas XII itu berasal dari 28 lembaga pendidikan memiliki akreditasi A di Jawa Timur. Mereka adalah perwakilan pelajar berprestasi yang dikirim oleh pihak sekolah, dan telah melewati proses seleksi yang terdiri dari seleksi administrasi, penulisan esai, dan ujian kemampuan dasar secara daring. Setiap peserta menerima uang pendidikan sebesar Rp 500.000 per bulan selama setahun, atau total Rp 6 juta.

Menurut Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan jumlah petani. “Dengan memberikan stimulus kepada generasi muda, paling tidak memotivasi mereka bahwa pertanian itu memiliki masa depan yang cerah,” ujarnya.

Beasiswa ini merupakan program rutin yang dijalankan perusahaan selama empat tahun terakhir. Total ada 200 beasiswa yang disalurkan sejak program ini diinisiasi tahun 2022. Beasiswa ini disalurkan dalam rangka meningkatkan minat anak muda pada bidang agripreneur dan pertanian modern. “Program ini sekaligus strategi Petrokimia Gresik dalam mendukung Pemerintah untuk regenerasi petani di tanah air dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional berkelanjutan,” kata Daconi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  memberikan apresiasi atas program Beasiswa Petani Muda yang disalurkan untuk pelajar SMK pertanian. “Kaderisasi merupakan kunci kemajuan negara, termasuk sektor pertanian. Kita terus mendorong adanyanya program beasiswa ini untuk menjadikan pertanian semakin maju dan modern untuk produktivitas semakin optimal,” ujarnya saat menghadiri Petro Agrifood Expo 2025. 

PAE 2025 di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik digelar selama tiga hari, mulai Jumat 25 Juli 2025 hingga Minggu, 27 Juli 2025. Petik buah dan sayuran kegiatan ini paling ditunggu-tunggu masyarakat Gresik dan sekitarnya di gelar pada Minggu, 27 Juli 2025. (yad)

Petrokimia Gresik Berikan Beasiswa Petani Muda, Daconi Khotob : Pertanian Memiliki Masa Depan yang Cerah Selengkapnya

Petro Agrifood Expo, Sensasi Petik Buah dan Sayuran di Kota Santri, Magnet bagi Generasi Muda

GRESIK,1minute.id – Ribuan buah melon di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik itu ludes dalam waktu 30 menit. Buah berwarna kuning keemasan yang ranum itu menjadi buruan warga di ajang Petro Agrifood Expo (PAE) 2025 yang berakhir pada Ahad, 27 Juli 2025. PAE berlangsung mulai Jumat, 25 Juli 2025. Saking antusiasnya sehingga panitia membatasi setiap warga maksimal bisa membeli dua buah melon. Orang tua, remaja hingga anak-anak pun merasakan sensasi yang berbeda. Mereka senang bisa menikmati buah segar dari hasil memetik sendiri di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Bagi Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, PAE menjadi media bagi perusahaan dalam memberikan customer experience untuk masyarakat melalui petik buah dan sayuran, sehingga menjadi magnet bagi generasi muda untuk turut mengembangkan sektor pertanian.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa, PAE merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) perusahaan yang tiap tahunnya ditunggu-tunggu masyarakat, begitu juga di momen HUT Ke-53 Petrokimia tahun ini. Pengunjung tidak hanya bisa berbelanja produk unggulan pertanian tapi bisa memperoleh customer experience di bidang pertanian.

PETIK BUAH : Pengunjung memetik melon di PAE 2025 Buncob Petrokimia Gresik pada Minggu, 27 Juli 2025 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Pengunjung paling favorit mengikuti agenda petik buah melon dan aneka sayuran yang ada di Buncob. Selain itu juga berbelanja hasil pertanian unggulan dan produk olahannya di stan bazar yang disediakan. Kegiatan ini sangat jarang ditemukan di wilayah perkotaan seperti di Gresik,” ujar Daconi.pada Minggu, 27 Juli 2025.

PAE diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan hasil-hasil kegiatan riset yang telah dilakukan Petrokimia Gresik kepada masyarakat Gresik dan petani. Kegiatan riset di Petrokimia Gresik meliputi inovasi dan pengembangan varian jenis pupuk anorganik, organik, hayati, dan teknologi pertanian maupun sektor agribisnis.

Dalam tiga hari PAE, Petrokimia Gresik membuka kesempatan bagi masyarakat Gresik untuk mengenal Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Grup serta perkembangan dunia pertanian. Ada sebanyak 57 stan bazar meramaikan kegiatan ini, terdiri dari Pupuk Indonesia Group, perusahaan swasta yang bergerak di bidang agribisnis, produk unggulan dari petani binaan Petrokimia Gresik, Dinas Pertanian, dan entitas Petrokimia Gresik Group.

“Semua negara pasti memiliki kebutuhan pangan. Teknologi semaju apapun, pangan menjadi dasar. Mudah-mudahan PAE mengedukasi masyarakat, sehingga ke depannya pertanian kita semakin maju lagi,” ujar Daconi. Dengan terselenggaranya kegiatan PAE ini, tambah Daconi, diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para praktisi dunia pertanian, baik di hulu, on farm, maupun hilir. “Kami juga berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ajang pertukaran informasi tentang teknologi dalam bidang pertanian, dan agrifood pada umumnya,” tandas Daconi.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik PAE ini. Dan kegiatan ini paling ditunggu-tunggu masyarakat Gresik. Ia juga memberikan apresiasi atas program Beasiswa Petani Muda yang disalurkan untuk pelajar SMK pertanian. “Kaderisasi merupakan kunci kemajuan negara, termasuk sektor pertanian. Kita terus mendorong adanyanya program beasiswa ini untuk menjadikan pertanian semakin maju dan modern untuk produktivitas semakin optimal,” ujarnya saat menghadiri PAE.

Bagaimana antusiasme warga di PAE 2025? Marfuah terlihat begitu semangat memanen sayuran. Bagi nenek 82 tahun asal Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu memanen sayuran dan buah-buahan di Kebun Percobaan Petrokimia Gresik suatu pengalaman baru yang menyenangkan.

Sekitar pukul 06.00 WIB, nenek Marfuah bersama anak, menantu dan cucu pintu masuk PAE tahun ini. Marfuah, satu dari ratusan warga di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik dan warga Kabupaten lain, antara lain, Lamongan, Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo yang “menyerbu” penutupan PAE 2025. “Baru sekali ini bisa ikut petik buah dan sayuran. Remen! (Senang), ” kata Marfuah di Kebun Percobaan Petrokimia Gresik di event Petrokimia Agri Food (PAE) pada Minggu, 27 Juli 2025. (yad)

Petro Agrifood Expo, Sensasi Petik Buah dan Sayuran di Kota Santri, Magnet bagi Generasi Muda Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berbagi Berkah, Bagikan Paket Sembako Senilai Rp 1,25 Miliar

 GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali menggelontorkan ribuan paket sembako kepada masyarakat. Paket sembako yang dibagikan untuk merayakan HUT ke-53 Petrokimia Gresik sebanyak 12.500 paket senilai Rp 1,25 miliar alias setiap paket senilai Rp 100 ribu.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Manajemen Risiko Petrokimia Gresik Johanes Barus melalui Lurah dan Kepala Desa sekitar perusahaan di Kantor Kelurahan Kroman, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 15 Juli 2025.

Johanes menyampaikan bahwa, bantuan ini menjadi bentuk terima kasih perusahaan atas dukungan yang diberikan masyarakat selama lebih dari setengah abad ini. Berkat dukungan ini, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh tanah air dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk maju dan sejahtera bersama masyarakat, dimana semakin maju perusahaan semakin besar pula kontribusi yang akan diberikan untuk masyarakat. Ini warisan nilai yang diberikan oleh founding father dari waktu ke waktu,” ujar Johanes.

Belasan ribu paket sembako tersebut dibagikan untuk masyarakat di delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan. Antara lain, Kelurahan Kroman (sebanyak 1.388 paket), Karangpoh (1.019 paket), Karangturi (1.449 paket), Ngipik (582 paket), Sukorame (1.887 paket), Lumpur (2.025 paket), Tlogopojok (2.200 paket), dan Desa Roomo (1.950 paket).

Setiap paket sembako berisi beras 5 kilogram dan minyak goreng 1 liter dengan nilai Rp100.000 setiap paketnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ada di sekitar perusahaan, mengingat saat ini setiap keluarga memiliki kebutuhan tambahan, dimana putra dan putrinya naik kelas maupun masuk sekolah.

“Nilainya memang tidak bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat, tapi kami berharap masyarakat melihat bantuan ini dari niat baik dan ketulusan perusahaan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat,” tandas Johanes.

Ia berharap masyarakat terus memberikan dukungan terhadap Petrokimia Gresik sehingga dapat berkontribusi lebih besar lagi bagi masyarakat maupun bagi kemajuan pertanian Indonesia. Tanpa dukungan masyarakat, Petrokimia Gresik akan susah untuk terus tumbuh. “Terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat. Kami berharap hubungan harmonis selama ini bisa terus ditingkatkan, demi kebaikan bersama,” ujar Johanes.

Rokayah, seorang penerima paket sembako menyampaikan terima kasih atas kepedulian Petrokimia Gresik terhadap masyarakat sekitar perusahaan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Kami berharap Petrokimia Gresik semakin maju. Kami yakin, semakin maju Petrokimia Gresik kontribusi untuk masyarakat semakin besar pula. Itu yang kami rasakan selama ini,” ujar warga Kelurahan Kroman itu. (yad)

Petrokimia Gresik Berbagi Berkah, Bagikan Paket Sembako Senilai Rp 1,25 Miliar Selengkapnya

DNA Inovasi Insan Petrokimia Ciptakan  Efisiensi dan Efektivitas Penyaluran Pupuk Subsidi, Torehkan Nilai Tambah Rp 357 Miliar

GRESIK,1minute.id – DNA inovasi insan Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bertumbuh bagai jamur di musim hujan. Sebanyak 97 persen karyawan Petrokimia Gresik terlibat aktif dalam inovasi setahun terakhir dan mampu menciptakan nilai tambah hingga Rp 357 miliar dari inovasi tersebut.

Demikian disampaikan oleh SVP Operasi II Petrokimia Gresik Joko Raharjo dalam Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) Ke-39 di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 18 Juni 2025. 

Joko, sapaan akrab Joko Raharjo, menyampaikan bahwa Insan Petrokimia Gresik menyadari pentingnya inovasi bagi perusahaan, khususnya dalam menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Ini ditandai dengan terus meningkatnya keterlibatan karyawan Petrokimia Gresik dalam inovasi. Keterlibatan karyawan dalam inovasi di bulan Agustus 2024-Juni 2025 ini meningkat jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 95 persen.

“Kami bersyukur, inovasi sudah menjadi DNA bagi Insan Petrokimia Gresik. Tahun ini, seluruh pejabat Grade I dan II juga terlibat dalam program Breakthrough Innovation. Ini mencerminkan bahwa inovasi menjadi tanggung jawab kolektif, bukan hanya dari bawah, tapi juga dari pucuk pimpinan,” tandas Joko.

Ia juga bersyukur, tingginya keterlibatan karyawan dalam berinovasi diikuti dengan peningkatan kualitas dari inovasi-inovasi yang diciptakan. Dari inovasi periode ini, Petrokimia Gresik berhasil menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp 357 miliar. Sebanyak Rp 76 miliar diantaranya, memiliki dampak finansial pada pencatatan laba perusahaan atau dikenal dengan direct financial benefit.

Inovasi ini, tambah Joko, tentunya memberikan dampak positif bagi perusahaan dalam menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke berbagai daerah di Indonesia. Produksi dan pendistribusian pupuk berjalan lancar, dengan operasional lebih efektif dan efisien, ketersediaan pupuk terjaga sesuai regulasi, kualitas terjamin sehingga optimal dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

KIPG : SVP Operasi II Petrokimia Gresik Joko Raharjo (tengah) dalam Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) Ke-39 di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: Dokumen Petrokimia Gresik)

“Kebijakan-kebijakan Pemerintah kini semakin memudahkan petani mendapatkan pupuk bersubsidi. Agar kebijakan ini berjalan optimal, tentu dibutuhkan kinerja yang maksimal juga dari Petrokimia Gresik yang merupakan pelaksana kebijakan tersebut. Inilah pentingnya inovasi, sehingga kita siap menjalankan amanah Pemerintah untuk mendukung mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar Joko.

Sementara itu, KIPG merupakan wadah yang disiapkan Petrokimia Gresik untuk memfasilitasi semangat inovasi di seluruh lini perusahaan. KIPG yang telah digelar secara konsisten selama 39 tahun ini sekaligus menjadi forum strategis untuk mendorong perbaikan berkelanjutan, efisiensi operasional, dan penciptaan nilai yang berdampak langsung terhadap daya saing perusahaan, serta mendukung transformasi menuju perusahaan agroindustri berkelanjutan.

Tahun ini KIPG diikuti oleh 1.752 gugus inovasi. Rinciannya 76 Gugus Inovasi Operasi (GIO) ; 1.461 gugus Sistem Saran (SS) ; 79 gugus Individual Project; dan 136 gugus 5R.

“Inovasi adalah keharusan di dunia yang semakin kompetitif. Sudah 39 tahun kita menggelar konvensi inovasi ini. Dampak akhirnya akan memberikan kontribusi positif dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicita-citakan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam Asta Cita,” pungkasnya. (yad)

DNA Inovasi Insan Petrokimia Ciptakan  Efisiensi dan Efektivitas Penyaluran Pupuk Subsidi, Torehkan Nilai Tambah Rp 357 Miliar Selengkapnya

Amankan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken HoA dengan PC Ketapang II Ltd untuk Suplai Gas hingga 25 MMCFD

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan PC Ketapang II Ltd untuk rencana jual-beli gas dari Blok Ketapang. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Direktur Utama PC Ketapang II Ltd, Yuzaini Md Yusof serta disaksikan oleh Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Kurnia Chairi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Terpisah, SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menjelaskan bahwa, melalui penandatanganan bersama anak perusahaan Petronas ini, Petrokimia Gresik berharap mendapatkan tambahan suplai gas pada saat Blok Ketapang onstream nanti sampai dengan 25 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Tambahan gas ini akan digunakan Petrokimia Gresik untuk memenuhi kebutuhan eksisting, serta mendukung rencana pengembangan perusahaan.

“Petrokimia Gresik berkomitmen mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui penyediaan pupuk bersubsidi. Untuk menjalankan komitmen tersebut secara berkelanjutan, Petrokimia Gresik membutuhkan tambahan gas guna mengamankan kebutuhan eksisting dan proyek pengembangan. Dengan tambahan gas ini, Petrokimia Gresik bisa merealisasikan rencana pengembangan perusahaan untuk kemajuan Petrokimia Gresik di masa yang akan datang,” ujar Adit, sapaan akrab, Adityo Wibowo pada Selasa, 17 Juni 2025.

Rencana pengembangan dalam waktu dekat yaitu pembangunan Pabrik Soda Ash seperti yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, Proyek Soda Ash termasuk dalam daftar indikasi Proyek Strategis Nasional (PSN) program hilirisasi garam.

“Dengan adanya tambahan gas dari Blok Ketapang yang terletak di perairan utara Madura, Petrokimia Gresik semakin leluasa dalam merealisasikan target-target atau rencana pengembangan perusahaan di masa yang akan datang. Produksi pupuk bersubsidi untuk swasembada pangan nasional juga semakin terjamin,” ujar Adit.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Petrokimia Gresik untuk mendapatkan tambahan pasokan gas telah menandatangani HoA dengan sejumlah pihak. Selain dengan PC Ketapang II Ltd, sebelumnya juga menandatangani HoA dengan KrisEnergy (Satria) Ltd untuk mendapatkan pasokan gas dari Lapangan Lengo Blok Bulu, Tuban Jawa Timur. Dalam HoA ini, Petrokimia Gresik berpotensi mendapatkan tambahan suplai gas sebesar 60 MMSCFD.

“Dengan penambahan suplai gas ini, kami optimis Petrokimia Gresik semakin siap menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi serta memenuhi kebutuhan pupuk nasional melalui pasar komersial dengan baik,” pungkas Adit. (yad)

Amankan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken HoA dengan PC Ketapang II Ltd untuk Suplai Gas hingga 25 MMCFD Selengkapnya

Petrokimia Gresik Sinergi DLH Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di PRPM Bungah

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyerahkan 5.300 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik.

Bantuan ribuan bibit mangrove untuk peringatan “Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025” ini ditanam di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare yang berada di Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Gresik, Jawa Timur sebagai upaya perusahaan mendukung dekarbonisasi dan mencegah abrasi pantai untuk menyelamatkan ekosistem laut dan pesisir. 

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menegaskan, bahwa Petrokimia Gresik yang merupakan perusahaan berwawasan lingkungan yang tidak hanya memiliki kesadaran untuk meminimalisasi dampak lingkungan dari kegiatan operasional, tapi juga berkontribusi bagi pelestarian lingkungan. Dimana dukungan kali ini direalisasikan melalui program forestasi mangrove untuk dekarbonisasi dan mencegah abarasi pantai.

“Penanaman ini diharapkan mampu menjadi langkah kecil bagi Petrokimia Gresik untuk mendukung program rehabilitasi hutan mangrove sebagaimana yang telah menjadi target pemerintah Indonesia untuk dapat merecovery hutan mangrove seluas 600.000 Ha. Melalui kegiatan ini pula diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup demi memberikan solusi atas permasalahan perubahan iklim yang saat ini sedang terjadi,” ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan hutan mangrove terluas di dunia yakni mencapai 3,3 juta Ha atau 20% dari total hutan mangrove di dunia. Sayangnya kini hutan mangrove di Indonesia terus mengalami degradasi lahan.

Menurut data National Geographic Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 50 persen wilayah hutan mangrove musnah. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa 80 persen hutan mangrove di Pulau Jawa sudah mengalami kerusakan. Badan Restorasi Mangrove dan Gambut menyatakan sebanyak 700.000 Ha hutan mangrove mengalami deforestasi.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk bersinergi bersama menyelesaikan permasalahan mangrove dengan mengembalikan luasan lahan hutan mangrove yang rusak demi adaptasi perubahan iklim dan kehidupan yang berkelanjutan,” tandas Dwi Satriyo.

Dalam penanaman mangrove kali ini, tambahnya, Petrokimia Gresik bekolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, khususnya melalui DLH. Program ini sekaligus bentuk dukungan perusahaan dalam rangka menyukseskan program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif, dimana salah satu poinnya adalah “Pesona Gresik” yaitu pengembangan industri hijau.

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga dilaksanakan dengan bersih-bersih pesisir pantai PRPM Mengare. Kegiatan ini dilaksanakan oleh generasi muda Petrokimia Gresik sebagai upaya perusahaan meningkatkan kesadaran lingkungan para karyawan. 

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat serta dapat menunjang kehidupan bumi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Gresik, Sri Subaidah yang hadir dalam acara mengapresiasi kegiatan kolaborasi yang diinisiasi Petrokimia Gresik. Disampaikannya, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dibutuhkan kerja sama dari berbagai stakeholder.

“Kami berharap aksi ini tidak hanya berhenti di sini tetapi bisa berkelanjutan untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mendorong tindakan nyata dalam pelestarian alam,” ujar Sri Suaidah. (yad)

Petrokimia Gresik Sinergi DLH Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di PRPM Bungah Selengkapnya

Tiada Henti Cetak Generasi Unggul Indonesia, 126 Pelajar dan Mahasiswa Penerima Bestro Jalani Pelatihan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali memberikan pelatihan kepada 74 pelajar SMA dan 52 mahasiswa penerima Beasiswa Petrokimia atau Bestro. Tiada henti mencetak generasi unggul Indonesia.

Pelatihan peningkatan softskill bertajuk “Welcoming Bestro” ini dibuka oleh Senior Vice President atau SVP Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo mewakili Direktur Utama, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, program ini sekaligus menjadi arahan dari Kementerian BUMN untuk mendukung suksesnya program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dimana salah satu fokusnya adalah memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia atau SDM dan sektor pendidikan.

“Pelajar maupun mahasiswa penerima Bestro tidak hanya mendapatkan biaya pendidikan full cover dari Petrokimia Gresik. Mereka juga memperoleh pelatihan softskill yang dibimbing langsung oleh seorang ahli sehingga lebih unggul dan agile di era persaingan yang semakin ketat ini,” ujar Dwi Satriyo pada Minggu, 26 Januari 2025.

Para penerima Bestro jenjang SMA akan mendapatkan materi pengembangan bekerja sama dengan Ruang Guru. Mereka juga akan mendapatkan bimbingan belajar gratis bersama Ruang Guru. Melalui fasilitas ini, peserta akan mendapatkan dukungan pembelajaran yang komprehensif dengan membantu memahami materi pelajaran secara mandiri dengan lebih efektif dan interaktif. Dalam sesi ini ada sharing session terkait strategi masuk ke perguruan tinggi.

Berikutnya, peserta mengikuti Social Project “Video Competition” yang berfokus pada isu kesehatan mental dan kampanye antiperundungan. Mereka juga mendapatkan materi pada outbond teamwork building.

Adapun penerima Bestro jenjang S1 atau mahasiswa akan mendapatkan materi yang berbeda, yaitu mengunjungi hutan mangrove di Mengare, untuk mendapatkan pengalaman menanam mangrove di kawasan Mengare Discovery sembari meninjau hasil perbaikan lingkungan dari ancaman abrasi. 

Berikutnya, peserta juga mengikuti sesi Personal Development Training bersama HALOKA TALK dengan tujuan agar bisa survive di dunia perkuliahan, setting goals, dan menentukan jenjang karier.

Terakhir, penerima Bestro S1 juga mengikuti Sustainable Idea Competition atau SIC 2.0. Lomba ini dirancang untuk mengembangkan penalaran dan inovasi mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide terkini untuk menyelesaikan masalah di sekitar.

“Dengan mengangkat tema “Embrace Growth, Lead the Future”, welcoming tahun ini mengajak penerima Bestro untuk bisa beradaptasi di dunia pendidikan yang dinamis, dan juga menjadi pemimpin perubahan di masyarakat dan dunia kerja yang dinamis,” tandas Dwi Satriyo.

Sebagai informasi, penerima Bestro adalah pelajar berprestasi sekitar perusahaan yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Petrokimia Gresik telah menyalurkan Bestro sejak 2014 melalui proses seleksi yang ketat. Selama periode ini, Petrokimia Gresik telah menyalurkan Bestro kepada 488 pelajar dan mahasiswa, rinciannya 321 pelajar jenjang SMA, dan 167 mahasiswa jenjang S1.

“Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnisnya tidak hanya berfokus menyediakan produk pertanian berkualitas, tapi juga berkomitmen memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar melalui pendidikan. Mencetak SDM unggul yang tangguh menghadapi tantangan butuh peran aktif dari banyak pihak. Bestro menjadi salah satu cara terbaik dari Petrokimia Gresik,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Tiada Henti Cetak Generasi Unggul Indonesia, 126 Pelajar dan Mahasiswa Penerima Bestro Jalani Pelatihan Selengkapnya

2024 : Capaian Kinerja Lampaui Target, Petrokimia Gresik Siap Dukung Ketahanan Pangan

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia membukukan capaian kinerja positif sepanjang 2024. Merealisasikan volume produksi sebesar 7,33 juta ton.Kinerja ini lebih tinggi dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan atau RKAP sebesar 113 persen.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dalam acara Townhall Meeting 2025 bertema “Best Solution” (Be Successful Through Strategic Optimization with Sustainability, Unity, Transformation, and Innovation for Food Self-Sufficiency) di Gresik, menyampaikan bahwa realisasi produksi tersebut terdiri dari komoditas pupuk sebanyak 4,48 juta ton dan nonpupuk 2,86 juta ton.

“Capaian ini bukan hanya angka, tetapi bukti bahwa strategi kami, yang mengutamakan optimalisasi proses, inovasi teknologi, dan keberlanjutan, berhasil memberikan solusi terbaik untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Dwi Satriyo.

Sejumlah strategi Petrokimia Gresik untuk mendukung kinerja tersebut antara lain keberhasilan perusahaan mengamankan pasokan gas sebesar 15 BBTUD melalui Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Kangean Energy Indonesia. Pasokan ini memberikan jaminan suplai energi yang memastikan operasional produksi berjalan optimal.

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga mendirikan Gudang Urea Curah berkapasitas 20.000 ton sebagai buffer stock untuk meminimalkan keterlambatan pengiriman dan biaya demurrage.

Kendati demikian, Dwi Satriyo menambahkan, capaian ini tidak membuat Insan di perusahaan berpuas diri. Petrokimia Gresik menetapkan target yang lebih menantang untuk mendorong kinerja perusahaan ke level yang lebih tinggi.

“Adapun strategi perusahaan untuk kinerja positif di tahun 2025 hingga 2029 yaitu dengan diversifikasi dengan mengembangkan produk pupuk dan nonpupuk, serta memperkuat customer centricity dengan melakukan komersialisasi program Smart Precision Farming,” pungkasnya. (yad)

2024 : Capaian Kinerja Lampaui Target, Petrokimia Gresik Siap Dukung Ketahanan Pangan Selengkapnya

GOR Tridharma Petrokimia Gresik Digadang-gadang Jadi Venue Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 FIVB 2025

GRESIK,1minute.id – PLN Mobile Proliga 2025 seri 2 di Gresik kelar. Ada 7 tim putri dan 5 tim putra yang bermain di GOR Tridharma Petrokomia Gresik. Ada nuansa baru bagi pemain dan penonton di liga voli profesional paling bergengsi di Indonesia itu.

Nuansa baru itu, yakni venue Proliga 2025 seri 2 di GOR Tridharma Petrokimia Gresik baru kelar revitalisasi. Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia melakukan revitalisasi GOR Tri Dharma dengan menyediakan fasilitas olahraga berstandar internasional. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik tidak hanya menjadi perusahaan yang aktif mengikutsertakan tim voli binaannya dalam ajang Proliga sejak 2002, tapi juga rutin menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi bola voli bergengsi di tingkat nasional tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan Proliga di Gresik tahun ini semakin istimewa, karena GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik yang menjadi venue direvitalisasi dengan standar internasional, seperti kompetisi Asian Volleyball Confederation atau AVC.

“Petrokimia Gresik berpengalaman dalam penyelenggaraan ajang AVC Challenge Cup for Women pada tahun 2023 lalu. GOR Tri Dharma ini kami revitalisasi sesuai standar penyelenggaraan event tersebut. Harapannya, pemain maupun penonton Proliga dapat merasakan atmosfer pertandingan berkelas internasional dalam kompetisi di Gresik ini,” ujar Dwi Satriyo.

Selain menyambut Proliga 2025, revitalisasi ini juga dalam rangka mempersiapkan Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 FIVB 2025 yang dijadwalkan bakal berlangsung pada 7-17 Agustus mendatang dengan GOR Tri Dharma yang digadang-gadang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan. 

Berstatus tuan rumah, Indonesia akan turut berpartisipasi. Timnas voli putri U21 Indonesia akan bersaing dengan 24 negara dari lima benua.

Adapun revitalisasi yang dilakukan tahap I ini mencakup kursi tribun. Dikerjakan mulai bulan Desember 2024 kemarin. Selanjutnya akan ada revitalisasi tahap II hingga bulan Juni 2025 yang akan mengubah fasad (bagian luar bangunan) dan panggung GOR menjadi lebih modern, multifungsi, dan representatif.

“GOR Tri Dharma didirikan pada tahun 1982 atau 43 tahun silam. Sementara teknologi sekarang jauh berkembang, standar internasional juga terus meningkat. Kebutuhan akan fasilitas yang lebih modern inilah yang menjadikan Petrokimia Gresik melakukan revitalisasi GOR Tri Dharma,” tandas Dwi Satriyo.

Lebih lanjut ia mengatakan, revitalisasi ini lebih dari sekadar renovasi fisik, tapi juga menjadi simbol perjalanan perusahaan menuju masa depan yang lebih baik. Karena ia berharap GOR ini menjadi pusat inspirasi dan kreativitas, yang mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul melalui olahraga dan kegiatan lainnya.

Dengan fasilitas baru ini, saya percaya GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik akan menjadi saksi lahirnya prestasi-prestasi baru di bidang olahraga, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam setiap aktivitas yang dilaksanakan di sini,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

GOR Tridharma Petrokimia Gresik Digadang-gadang Jadi Venue Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 FIVB 2025 Selengkapnya