Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk 372.668 Ton, Sudah Bisa Ditebus mulai Januari 2025 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk sebanyak 372.668 ton. Ribuan ton pupuk bersubsidi sesuai penugasan pemerintah akan distribusikan ke seluruh Indonesia mulai Januari 2025. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, berdasarkan Rapat Koordinator Terbatas atau Rakortas di Bandung beberapa waktu lalu, Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik diminta menyalurkan pupuk bersubsidi per 1 Januari 2025. Ada sekitar 14,7 juta petani terdaftar dalam Sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok atsu e-RDKK.

“Pemerintah banyak melakukan penyederhanaan regulasi, sehingga pupuk bersubsidi sudah bisa disalurkan mulai awal tahun. Ini merupakan terobosan dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, sehingga pupuk benar-benar sudah ada di kios atau pengecer resmi pada saat petani membutuhkan,” ujar Dwi Satriyo pada Selasa, 7 Januari 2025.

Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah. Kesiapan Pupuk Indonesia, khususnya Petrokimia Gresik dalam menyalurkan pupuk bersubsidi mulai 1 Januari 2025 tidak luput dari dukungan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Menteri BUMN, Wakil Menteri BUMN hingga para pengawas seperti Ombudsman, Satgassus Polri, Satgas Pangan, dan Komisi Pengawas Pupuk & Pestisida (KP3). 

Pemerintah telah berhasil menyederhanakan birokrasi khususnya penyaluran sehingga petani terdaftar sudah bisa menebus Pupuk Bersubsidi per 1 Januari 2025.

Sementara itu, untuk mengoptimalkan tata kelola tersebut, tambah Dwi Satriyo, Petrokimia Gresik telah menyiapkan stok yang siap untuk ditebus petani. Rinciannya pupuk Urea bersubsidi sebanyak 59.593 ton. Jumlah ini setara 183 persen atau di atas ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Pemerintah sebesar 32.483.

Kemudian persediaan NPK subsidi 297.332 ton atau 183 persen dari stok yang dipersyaratkan Pemerintah sebesar 162.569 ton. Terakhir, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk organik bersubsidi sebanyak 15.743 ton atau 118 persen dari stok minimal sebesar 13.375 ton.

Disampaikan Dwi Satriyo, stok per 1 Januari 2025 tersebut saat ini sudah ada di gudang-gudang Lini III atau tingkat Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Stok tersebut juga aman untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani selama tiga pekan mendatang. Untuk itu, ia berharap petani mengoptimalkan stok tersebut dengan melakukan penebusan.

Stok ini, tambahnya, sekaligus bentuk dukungan Petrokimia Gresik terhadap program percepatan swasembada pangan nasional yang diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dengan petani bisa menebus pupuk bersubsidi tepat waktu, produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan.

“Sebagai produsen, kami telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi. Stok tersebut siap ditebus oleh petani terdaftar dengan membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk). Semua petani yang memenuhi syarat dapat langsung menebus pupuk bersubsidi sesuai alokasi yang telah ditentukan,” pungkasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk 372.668 Ton, Sudah Bisa Ditebus mulai Januari 2025  Selengkapnya

Jersey Usung Tagline “Victory Starts Here”, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Target Juara Proliga 2025

GRESIK,1minute.id – Kompetisi Bola Voli Proliga 2025 putaran reguler seri-1 akan berlangsung di GOR Jati Diri, Semarang mulai 3 Januari hingga 5 Januari 2025. Menyambut kejuaraan bergengsi Proliga 2025, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri bersama perusahaan holding Pupuk Indonesia meluncurkan tim bola voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI). 

Grand launching tim beserta jersey dilakukan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo didampingi oleh Direktur Keuangan & Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid di Gresik, Jawa Timur pada Senin, 30 Desember 2025. 

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, peluncuran tim bola voli GPPI ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam mendukung kemajuan olahraga voli di Tanah Air. Keikutsertaan tim bola voli binaan Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia dalam Proliga 2025 merupakan yang ke-22 sejak ajang ini pertama kali digelar tahun 2002. Hanya absen di tahun 2020 dan tahun 2021 karena kompetisi ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

“Kami bangga memperkenalkan tim voli putri yang terdiri dari para pemain berbakat, baik dari dalam negeri maupun pemain asing yang akan memperkuat tim ini. Kami percaya bahwa kombinasi pengalaman, keterampilan, dan semangat muda dari seluruh anggota tim adalah modal utama untuk meraih sukses di Proliga 2025,” ujar Dwi Satriyo.

Ia menegaskan, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia memiliki komitmen yang tinggi terhadap kemajuan olahraga di Indonesia, baik pada cabang olahraga silat, renang, senam, angkat besi, dan khususnya voli. 

Capaian terbaru tim bola voli binaan Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia mampu mempertahankan gelar juara di ajang Livoli Divisi Utama 2024. Selain itu, beberapa atlet bola voli binaan perusahaan juga berkontribusi dalam capaian medali emas untuk Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh.

“Kami berharap prestasi tersebut menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh anggota tim untuk melangkah lebih jauh dan memberikan yang terbaik. Proliga 2025 bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang memperjuangkan nama besar Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di kancah olah raga nasional,,” tandas Dwi Satriyo.

Di tempat yang sama, Ketua Perkumpulan Bola Voli Petrokimia Gresik atau PBV PG Koko Sudiro menambahkan persiapan tim GPPI untuk Proliga 2025 telah berjalan dengan baik. Pihaknya telah melakukan proses rekrutmen pemain, baik dari dalam negeri maupun pemain asing yang memiliki pengalaman di kompetisi internasional.

“Seleksi ini dilakukan dengan cermat untuk memastikan bahwa tim kami memiliki kekuatan yang solid dan mampu bersaing dengan tim-tim terbaik lainnya,” ujarnya.

Di ajang Proliga 2025 ada 20 atlet yang menjadi line up untuk memperkuat GPPI. Mereka adalah dua pemain asing Tranh Thi -Thanh Thuy dari Vietnam dan Kitania Torres Medina berasal dari Cuba.

Kemudian Yulis, Maya, Arneta, Ajeng Vio, Medi Yoku, Rika, Dhea, Dhanik, Putri Agustin, Ajeng Nur, Vara, Shahrin, Nabila, Amel, Bela Sabrina, Nisa, Khanza, dan Nafa. Dalam pembentukan tim ini, Petrokimia Gresik juga berkolaborasi dengan Bank Jatim.

“Kami menyadari bahwa regenerasi adalah kunci bagi keberlanjutan prestasi tim di masa depan. Oleh karena itu, tahun ini kami memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda berbakat untuk bergabung dengan  tim  utama. Mereka telah menunjukkan potensi yang luar biasa selama proses seleksi dan latihan, dan kami percaya mereka siap untuk bersaing di level kompetisi tertinggi,” tandasnya.

Di samping itu, tambahnya, program latihan intensif sudah berjalan selama beberapa bulan terakhir di bawah arahan tim pelatih profesional. Ia mempercayakan timnya kepada Ayub Hidayat selaku Kepala Pelatih, dengan didampingi Pedro Lilipaly dan Rianita selaku asisten Pelatih I dan II.

“Untuk kedua pemain luar negeri yang kami datangkan telah bergabung latihan rutin dengan tim. Pemain nasional juga sudah kami datangkan untuk memperkuat tim Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia. Mereka telah melakukan latihan secara intensif untuk persiapan sebelum bertanding di Proliga 2025,” ujarnya.

Sementara itu, untuk menciptakan atlet bola voli berprestasi, Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia menyiapkan fasilitas lengkap untuk para atlet, termasuk mess tempat tinggal, konsumsi yang menunjang, venue latihan yang memadai, jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja, gaji, reward, hingga apparel.

Launching Jersey

Di acara yang sama, Dwi Satriyo juga meluncurkan jersey baru untuk GPPI yang akan digunakan untuk Proliga 2025. Jersey ini didominasi kuning dan emas yang melambangkan “menuju kejayaan”. Jersey ini juga memiliki tagline grand desain “Victory Starts Here” “Semoga jersey ini memberikan atmosfer pertandingan yang lebih bagus dalam rangka memenangkan kejuaraan Proliga 2025,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun 1minute.id kompetisi Bola Voli Proliga putaran reguler Seri-1 akan berlangsung di GOR Jati Diri, Semarang mulai 3-5 Januari 2025. Berikutnya, Seri-2 di GOR Petrokimia Gresik pada 10-12 Januari 2025. Seri-3 di gelar di GOR Ken Arok, Malang pada 17-19 Januari 2025. Dan, seri-4 di Jawa Pos Arena pada 24-26 Januari 2025. (yad)

Jersey Usung Tagline “Victory Starts Here”, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Target Juara Proliga 2025 Selengkapnya

Tim Damkar Gercep, Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik : Pabrik yang Terbakar, Tidak Mengganggu Operasional dan Aktivitas Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Asap hitam itu membumbung tinggi. Dalam video amatir asap hitam itu berasal dari pabrik NPK PT Petrokimia Gresik. Kebakaran terjadi sekitar pukul.09.45 WIB. Tim tanggap darurat, pemadam kebakaran berhasil memadamkan amuk si jago di pabrik berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Keleruhan Tlogopojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur sekitar pukul 10.20 WIB atau selama 35 menitan.

Tidak korban dalam musibah kebakaran ini. Kini, penyebab terbakarnya pabrik NPK itu masih dilakukan penyelidikan.

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo membenarkan kejadian kebakaran tersebut “Memang benar adanya (kebakaran, Red), namun langsung padam dalam hitungan menit. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, ini tidak mengganggu operasional, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar perusahaan,” ujar Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Adityo Wibowo pada Jumat, 13 Desember 2024.

Ia menjelaskan, asap mulai terlihat pada pukul 9.43 WIB dan padam pada pukul 10.20 WIB. Kecepatan ini tentunya hasil kinerja dari tim PMK Petrokimia Gresik yang dengan sigap bergerak untuk memadamkan api dengan mengerahkan dua mobil pemadam. Satu di antaranya adalah mobil Bronto Skylift.

“Teknologi yang dimiliki Bronto Skylift membantu tim PMK mempercepat pemadaman. Mobil ini cukup modern dan mumpuni untuk berbagai medan. Mobil Bronto Skylift mampu memadamkan api di ketinggian 32 meter,” terang Adit, sapaan akrab, Adityo Wibowo.

Ia juga mengungkapkan, keberhasilan pemadaman tersebut tidak lepas dari peran Srikandi Damkar (Pemadam Kebakaran) Petrokimia Gresik. Menurutnya Srikandi Damkar sangat berkontribusi dalam mempercepat proses pemadaman sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.

Lebih lanjut Adit juga kembali memastikan bahwa kebakaran ini tidak akan mengganggu operasional perusahaan dalam menyediakan layanan solusi agroindustri. Operasional pabrik NPK berjalan seperti biasa.

“Stakeholder pertanian tidak perlu khawatir, kami memastikan kejadian ini tidak mengganggu tugas kami dalam rangka menyediakan pupuk untuk Indonesia,” tegasnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pemadaman kebakaran ini. “Kami juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena kebakaran ini sudah kami atasi,” tutup Adit. (yad)

Tim Damkar Gercep, Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik : Pabrik yang Terbakar, Tidak Mengganggu Operasional dan Aktivitas Masyarakat Selengkapnya

Jelang Nataru, Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk Subsidi 316 Ribu Ton, Dwi Satriyo : Tebus Pupuk Subsidi di Kios Bisa Bawa e-KTP

GRESIK,1minute.id – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 316.334 ton. 

Stok pupuk bersubsidi yang disiapkan Petrokimia Gresik per 2 Desember 2024, terdiri dari Urea 52.365 ton, NPK 246.875 ton, dan Petroganik 17.094 ton. Stok tersebut jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan pemerintah.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengajak seluruh petani terdaftar untuk mengoptimalkan penebusan di akhir tahun ini, apalagi prosesnya sangat mudah.

Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, pemerintah pada medio 2024 resmi menambah volume pupuk bersubsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton. Atas penambahan alokasi tersebut, selanjutnya Kementerian Pertanian atau Kementan  memberikan kontrak senilai 7,54 juta ton kepada Pupuk Indonesia untuk pemenuhan pupuk bersubsidi tahun 2024.

“Penambahan ini dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional,” kata Dwi Satriyo pada Rabu, 4 Desember 2024. Ia pun mengimbau petani untuk melakukan penebusan agar produktivitas pertanian nasional dapat terus ditingkatkan. 

“Stoknya kami siapkan cukup banyak, pupuknya juga sudah ada di kios-kios resmi, penebusannya lebih mudah. Petani terdaftar bisa menebus pupuk bersubsidi cukup dengan membawa KTP ke kios,” ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Petrokimia Gresik senantiasa menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai regulasi. Untuk memastikan kelancaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik telah melaksanakan digitalisasi pada semua lini bisnis, termasuk proses distribusi dan pengelolaan pergudangan. 

Pemanfaatan teknologi ini sekaligus sebagai upaya Petrokimia Gresik untuk meningkatkan pengawasan, sehingga pupuk bersubsidi yang tersalurkan tepat sasaran.

Aplikasi digital yang diciptakan Petrokimia Gresik untuk kelancaran distribusi antara lain Warehouse Management System (WMS), Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO) dan Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport).

“Kami juga sering blusukan ke daerah-daerah, untuk memastikan stok langsung di lapangan dan memastikan pupuk bersubsidi diterima oleh petani terdaftar. Ini sebagai komitmen Petrokimia Gresik untuk menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan regulasi,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 1 Tahun 2024, yaitu wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), dan menggarap lahan maksimal dua hektar. 

Selain itu, komoditas strategis yang berhak menerima subsidi pupuk sesuai regulasi adalah sembilan komoditas yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao.

Bagi petani yang tidak tercatat sebagai penerima pupuk bersubsidi, Dwi Satriyo berharap petani tersebut segera mendaftarkan diri melalui Kelompok Tani (Poktan) di masing-masing daerahnya. Pemerintah memberikan kemudahan melalui regulasi terbaru. 

Pendataan petani penerima melalui e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) dapat dievaluasi empat bulan sekali pada tahun berjalan, sehingga data petani penerima dan kebutuhan dapat dilakukan pembaruan ketika sistem e-RDKK dibuka.

“Kami berharap alokasi pupuk bersubsidi yang disiapkan Pemerintah bisa diserap petani dengan optimal sehingga produktivitas dan kesejahteraannya dapat terus ditingkatkan serta menyokong tercapainya swasembada pangan,” pungkasnya. (yad)

Jelang Nataru, Petrokimia Gresik Siapkan Stok Pupuk Subsidi 316 Ribu Ton, Dwi Satriyo : Tebus Pupuk Subsidi di Kios Bisa Bawa e-KTP Selengkapnya

Tekuk TNI AL, Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia Pertahankan Gelar Juara Livoli Divisi Utama 2024 Putri

GRESIK,1minute.id – Tim Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia mempertahankan gelar juara usai menaklukkan TNI AL dengan skor 3-0 (25-19, 25-19, 25-17) pada grand final Kompetisi Voli Antarklub Livoli Divisi Utama 2024 Putri di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Jumat malam, 22 November 2024.

Gelar kali ketiga yang diraih Tim Putri Petrokimia Gresik di Livoli Divisi Utama 2024. Gelar juara kali pertama  diraih pada 2005, dan kali kedua pada 2023. Pada final Livoli Divisi Utama 2023 lalu di GOR Jayabaya, Kediri, Mediol Stiovany Yoku dan kawan-kawan menundukkan TNI AU juga dengan skor 3-0.

Gelar juara Petrokimia Gresik semakin lengkap dengan diraihnya empat penghargaan kategori individu para pemainnya, masing-masing most valuable player (pemain terbaik) Mediol Stiovany Yoku, best outside hitter Putri Nurhidayati Agustin, best midlleblocker Shella Bernadetha, dan best setter Ajeng Nur Cahaya.

Sebagai juara, Petrokimia Gresik selain meraih medali, piala tetap dan piala bergilir dan sekaligus memperoleh hadiah uang pembinaan sebesar Rp 50 juta, sementara TNI AL selaku runner up membawa pulang hadiah Rp 30 juta.

“Alhamdulillah, kami bisa kembali merebut gelar juara. Ini semua berkat kerja sama dan kerja keras seluruh pemain dan ofisial,” kata pelatih Petrokimia Gresik Ayub Hidayat usai laga.

Menurut Ayub, dukungan suporter juga menjadi penambah motivasi bagi anak asuhnya untuk tampil agresif dan solid pada laga grand final ini.

Sejak peluit set pertama dibunyikan, tim voli putri Petrokimia bermain menekan lewat servis dan blok yang kuat dari Shella Bernadetha, Mediyoku, Nandita Ayu, dan Dhea Cahya. Para pemain TNI AL pun kesulitan keluar dari tekanan dan seringkali melakukan kesalahan yang berbuah poin bagi lawannya.

Setelah tertinggal dua set, Tisya Amallya Putri dan kawan-kawan berusaha memperbaiki penerimaan bola servis dan memperkuat pertahanan, tetapi tuan rumah Petrokimia telanjur “panas” sehingga TNI AL kembali harus menyerah pada set ketiga.

“Malam ini permainan anak-anak tidak sebagus sebelumnya, lebih banyak tertekan dan sering mati sendiri. Yang jelas, Petrokimia bermain lebih bagus dari kami,” kata pelatih TNI AL Mohammad Anshori.

Secara keseluruhan, Anshori mengatakan pencapaian timnya pada Livoli Divisi Utama musim ini lebih baik dibanding musim sebelumnya, 2023 yang berada di peringkat ketiga.

Sementara itu, pada laga perebutan peringkat ketiga, Bank Jatim berhasil mengalahkan TNI AU Electric dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-19, 25-22). Sebagai peringkat ketiga, Maya Kurnia Indri dan kawan-kawan berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp 25 juta, sedangkan TNI AU memperoleh Rp 20 juta.

“Hasil ini tetap harus di syukuri. Yang paling penting lagi, hari ini pemain-pemain muda kami mainnya lebih berani dibanding laga-laga sebelumnya. Mereka itu ke depan yang akan jadi tulang punggung tim,” kata pelatih Bank Jatim Eko Waluyo.

Daftar penghargaan individu pemain Livoli Divisi Utama 2024 Putri :

– Best outside hitter Ersandrina Devega (TNI AU)

– Best outside hitter Putri Nurhidayati Agustin (Petrokimia Gresik)

– Best opposite Aisya Ristalia Putri (TNI AL)

– Best midlleblocker Shella Bernadetha (Petrokimia Gresik)

– Best middleblocker Rissa Meiga Rianti (TNI AL)

– Best setter Ajeng Nur Cahaya (Petrokimia Gresik)

– Best libero Indah Guretno (Bank Jatim)

– Most valuable player (MVP), Mediol Stiovany Yoku (Petrokimia Gresik).

Seluruh pemain terbaik mendapatkan hadiah uang pembinaan masing-masinh sebesar Rp 1 juta. Sedangkan MVP sebesar Rp 1.5 juta.(yad)

Tekuk TNI AL, Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia Pertahankan Gelar Juara Livoli Divisi Utama 2024 Putri Selengkapnya

Terapkan Industri Hijau, Petrokimia Gresik Hemat Energi setara Rp 41 Miliar, Turunkan GRK 750 Ribu Ton CO²

GRESIK,1minute.id – Menteri Perindustrian Republik Indonesia atau Menperin Agus Gumiwang memberikan apresiasi kepada Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia atas penerapan industri hijau di perusahaan.

Menperin Agus Gumingan yang menyerahkan langsung penghargaan industri hijau kepada Petrokimia Gresik di ajang “Annual Indonesia Green Industry Summit atau AIGIS 2024” di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Direktur Utama Petrokimia GresikDwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, program industri hijau saat ini sudah menjadi instrumen penting bagi daya saing produk yang dihasilkan perusahaan. Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Menperin.

“Petrokimia Gresik dalam menjalankan operasional bisnisnya selalu berpedoman pada prinsip-prinsip industri hijau yang berkelanjutan. Alhamdulillah komitmen kami dalam transformasi industri hijau mendapatkan apresiasi dari Menperin Bapak Agus Gumiwang. Penghargaan ini akan memperkuat komitmen kami dalam upaya mengurangi emisi industri, penghematan energi, adopsi teknologi yang ramah lingkungan, dan program industri hijau lainnya,” ujar Dwi Satriyo di Gresik pada Senin, 30 September 2024.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik memiliki sejumlah program dalam transformasi industri hijau. Antara lain melakukan efisiensi energi dengan sejumlah inovasi di pabrik dan pengelolaan limbah sesuai dengan peraturan yang dipersyaratkan Pemerintah. Kemudian penghematan konsumsi air, efisisensi energi, program dekarbonisasi, smart eco green warehouse, penggunaan kendaraan elektrik, produk-produk ramah lingkungan dan lainnya.

Adapun, kontribusi positif Petrokimia Gresik untuk Indonesia dalam mengimplementasi program-program tersebut mampu menghasilkan diantaranya proses produksi menjadi lebih efektif dan efisien yang terukur. Rinciannya penurunan energi setara dengan Rp 41 miliar/tahun. Kemudian proses produksi Petrokimia Gresik mampu menurunkan Gas Rumah Kaca atau GRK sebesar 719.932,03 ton CO²/tahun.

“Program lingkungan yang selama ini dijalankan sekaligus menjadi dukungan nyata Petrokimia Gresik terhadap program Net Zero Emission yang ditarget tahun 2060,” tandas Dwi Satriyo.

Tidak hanya itu, kontribusi Petrokimia Gresik berikutnya, yaitu efisiensi penggunaan air sebesar 2.960.360 m³/tahun penghematan bahan baku dengan mengoptimalkan pemanfaatan limbah sebanyak 1.609.000 ton/tahun. Serta, produk Urea Petrokimia Gresik juga telah mendapatkan Environmental Product Declaration atau EPD.

“Petrokimia Gresik sebelumnya juga telah mendapatkan Proper Emas tiga kali berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Capaian ini tentu akan sangat memotivasi Petrokimia Gresik untuk terus meningkatkan komitmen dan kualitasnya dalam pengelolaan lingkungan,” pungkas Dwi Satriyo.

Sementara itu, Petrokimia Gresik mendapatkan penghargaan Industri Hijau di ajang AIGIS ini untuk komoditas Industri Amonia dan Industri Pupuk Urea, Pupuk SP-36 dan Pupuk Amonium Sulfat ZA. Disampaikan Dwi Satriyo, capaian ini tidak lepas dari dukungan karyawan yang sangat peduli dengan perubahan positif perusahaan.

“Saat ini sekitar 90 persen karyawan Petrokimia Gresik merupakan milineal dan gen Z. Mereka sangat agile dan aware untuk perubahan lebih baik. Hal inilah yang menjadi peluang dan katalis bagi Petrokimia Gresik untuk mengelola perusahaan dengan wawasan lingkungan,” ungkap Dwi Satriyo.

AIGIS sendiri merupakan ajang perdana diselenggarakan Kemenperin bertujuan untuk memperkuat komitmen nasional dalam mengurangi emisi industri, mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan, dan menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, asosiasi, mitra, dan NGO. Perusahaan-perusahaan yang mendapatkan penghargaan bisa menjadi contoh bagi seluruh industri di Indonesia untuk terus dapat berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan. (yad)

Terapkan Industri Hijau, Petrokimia Gresik Hemat Energi setara Rp 41 Miliar, Turunkan GRK 750 Ribu Ton CO² Selengkapnya

“Tameng”, Program Petrokimia Gresik dengan Kemenko Perekonomian untuk Sejahterakan Petani Holtikultura

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menandatangani MoU Closed Loop Agribisnis Hortikultura untuk kesejahteraan petani di Jawa Timur. Kerjasama yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator atau Kemenko Bidang Perekonomian bertempat di desa binaan Program Tawangargo Smart-Eco Farming Village (TAMENG). 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid bersama Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti di Balai Desa Tawangargo, Kecamatan  Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, baru-baru ini.

Robby menjelaskan bahwa, closed loop merupakan bentuk kolaborasi multi-stakeholder yang bertujuan untuk memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, sehingga kesejahteraan petani dapat lebih ditingkatkan. Forum ini menjembatani petani hortikultura mulai dari penyediaan bibit berkualitas, agro input, sarana, modal hingga offtaker.

Closed loop ini, kata Robby,  selaras dengan program Makmur yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN Republik  Indonesia maupun program Agrosolution yang dijalankan Pupuk Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi, dengan adanya closed loop ini Petrokimia Gresik bisa berkontribusi dan memberikan manfaat layanan maupun produk berkualitas lebih banyak lagi bagi petani,” ujar Robby.

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik merasa bangga dapat berpartisipasi dalam program kemitraan ini. Inisiatif ini bukan hanya langkah maju dalam membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan, tetapi juga wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Di Jawa Timur, peluncuran program closed loop ini dilakukan di area community development atau comdev TAMENG yang merupakan kawasan binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL Petrokimia Gresik. 

Program TAMENG ini bertujuan untuk mewujudkan sustainable agriculture dengan peningkatan kapasitas SDM pertanian, adaptasi perubahan iklim dan intensifikasi untuk mencapai ketahanan pangan. Program ini penting mengingat salah satu kendala utama petani adalah perubahan iklim. Dalam konsep ini, Petrokimia Gresik berupaya mengajak para petani untuk menerapkan teknik climate smart agriculture  yang tidak hanya menjaga keberlanjutan pertanian tetapi juga meningkatkan pendapatan petani.

Pada pembinaan TAMENG, Petrokimia Gresik juga mengimplementasikan Smart Precision Farming sebagai salah satu upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Petrokimia Gresik mendorong regenerasi petani dengan membuat iklim tani yang lebih modern. Selain itu, membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani.

Berikutnya, Petrokimia Gresik juga membimbing petani untuk mampu mengadopsi berbagai teknologi terkini seperti Internet of Things (IoT), sistem drip dan alat uji tanah yang telah terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan mempermudah pekerjaan para petani.  Implementasi teknologi ini juga telah menarik minat para petani muda untuk terjun dan berkontribusi dalam dunia pertanian.

“Program ini juga telah mendapatkan banyak apresiasi dari stakeholder di level nasional. Karena dinilai mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi petani, serta memberikan dampak baik yang berkelanjutan,” tandas Robby.

Adapun peran Petrokimia Gresik dalam kerja sama closed loop ini diantaranya menyediakan layanan Mobil Uji Tanah sehingga petani bisa mendapatkan rekomendasi pemupukan yang presisi. Berikutnya, Petrokimia Gresik juga menyediakan akses pupuk nonsubsidi bagi petani penerima manfaat serta melakukan kawalan budidaya dan pengendalian hama penyakit dengan menggunakan produk dan layanan terbaik dari perusahaan.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan fasilitas pertanian oleh PT Petrokimia Gresik berupa rumah uji coba pertanian dan rumah pengolahan pupuk organik cair. Selain itu, petani juga mendapatkan fasilitas atau alat uji tanah mandiri, sehingga dapat dimanfaatkan untuk budidaya lebih efektif dan efisien di berbagai komoditas hortikultura.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti menambahkan, melalui program closed loop, pihak yang bekerja sama akan melakukan pendampingan kepada petani dari hulu hingga hilir. 

“Petani kita perhatikan mulai dari pupuk, bibit, dan pembiayaannya. Bagaimana cara budidaya yang baik, bagaimana pascapanen atau pemasarannya,” kata Yuli Sri Wilanti. Ia mencontohkan  petani di TAMENG sebagai pertanian pertama di Malang yang mengadopsi smart precision farming. “Jika ada peningkatan produktivitas, jaminan harga dan berdampak positif kesejahteraan, akan semakin banyak petani yang tergabung dalam program ini,” tutupnya. (yad) 

“Tameng”, Program Petrokimia Gresik dengan Kemenko Perekonomian untuk Sejahterakan Petani Holtikultura Selengkapnya

Petrokimia Gresik dan Djarum Kolaborasi,Panen Tembakau Melimpah, Petani Grobogan Semringah 

GRESIK,1minute.id – Petani tembakau di Grobogan, Jawa Tengah semringah. Sebab, hasil panen mereka melimpah. Peningkatan hasil panen dsn kesejahteraan petani tembakau itu saat melakukan “Panen Raya Program Makmur” di Desa Telawah, Kecamatan  Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah akhir pekan lalu. 

Panen Raya Program Makmur itu, kolaborasi antara Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia dengan PT Djarum.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas dan kualitas tembakau hasil Program Makmur ini mencapai 100 Kg/Ha berat kering dan rendemen sebesar 1 – 2 persen dibandingkan musim tanam sebelumnya.

“Dengan hasil panen yang semakin melimpah dan rendemen yang juga semakin bagus, pendapatan petani juga meningkat. Dengan demikian dapat meningkatkan kesejahteraan bagi petani tembakau di Grobogan,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, kerja sama Program Makmur dengan PT Djarum ini merupakan tahun kedua. Dimana tahun pertama dilakukan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan dan kebermanfaatan dari kerja sama ini diperluas untuk petani binaan PT Djarum di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk di Grobogan.

Data Badan Pusat Statistik atau BPS menyebut, volume produksi tembakau Indonesia pada 2023 mencapai 238,8 ribu ton, naik 7,62 persen dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Dimana Jawa Tengah menjadi penyumbang terbesar ketiga dengan produksi mencapai 52,7 ribu ton.

“Harapannya, petani di Jawa Tengah bisa menduplikasi budidaya yang telah kami terapkan di Grobogan. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, kontribusi Jawa Tengah sebagai penghasil tembakau nasional juga dapat ditingkatkan,” harap Dwi Satriyo.

Program Makmur sendiri merupakan inisiatif strategis dari Menteri BUMN, Erick Thohir, yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan, dari hulu hingga hilir. Program ini dimulai sebagai bagian dari transformasi Kementerian BUMN Republik Indonesia, yang dilaksanakan oleh Pupuk Indonesia Grup bersama tujuh BUMN lainnya, termasuk Petrokimia Gresik. Dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, Program Makmur mencakup berbagai aspek pertanian, baik on farm maupun off farm.

Program Makmur juga menciptakan ekosistem pendukung yang melibatkan banyak stakeholder. Antara lain, lembaga perbankan untuk pembiayaan, lembaga asuransi untuk perlindungan risiko, hingga offtaker yang menjamin pasar bagi hasil pertanian.

Dwi Satriyo menjelaskan, dalam kerja sama ini Petrokimia Gresik berperan memberikan jaminan penyediaan pupuk nonsubsidi kepada petani tembakau binaan PT Djarum. Selain itu, Petrokimia Gresik juga melakukan kegiatan sosialisasi pemupukan berimbang, kawalan budidaya, pengendalian hama dan penyakit serta uji tanah oleh petugas Mobil Uji Tanah dan Agroman Petrokimia Gresik. 

Adapun pemupukan berimbang yang direkomendasikan pada Program Makmur di Grobogan ini yaitu pupuk ZA sebanyak 400 Kg/Ha, SP-36 200 Kg/Ha, dan ZK 200 Kg/Ha.

Petani dalam budidaya ini memperoleh rekomendasi pemupukan berimbang, sehingga lebih presisi, efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan tanaman. Hasilnya pun semakin optimal untuk pendapatan yang lebih baik. “Melalui program ini, kami tidak hanya memberikan solusi untuk permasalahan pertanian saat ini, tetapi juga mempersiapkan sektor pertanian Indonesia untuk masa depan yang lebih cerah,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu petani Program Makmur di Grobogan, Khumaidi menyampaikan terima kasih atas program yang memberikan solusi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani ini. Menurutnya rekomendasi pemupukan yang diberikan Petrokimia Gresik juga mampu meningkatkan kualitas dan bobot daun yang dipanen.

“Pupuk yang kami gunakan memang menggunakan pupuk nonsubsidi yang harganya lebih mahal, tapi dengan hasil panen yang lebih melimpah dan kualitas daun yang lebih bagus maka pendapatan yang kami dapatkan juga lebih besar,”  ujarnya. (yad) 

Petrokimia Gresik dan Djarum Kolaborasi,Panen Tembakau Melimpah, Petani Grobogan Semringah  Selengkapnya

Artwear UMKM Binaan Petrokimia Gresik Ramaikan Jember Fashion Carnaval 2024

GRESIK,1minute.id – Jember Fashion Carnaval atau JFC 2024 terasa beda. Event internasional itu lebih meriah. Menariknya lagi ada dua artwear karya UMKM binaan  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bersama Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group dan Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG) turut meramaikan JFC 2024. 

Ikutsertaan Petrokimia Gresik ini sebagai wujud nyata untuk mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM dikenal lebih luas dan Go international. 

Ketua PIKA PG Atiek Dwi Satriyo menyampaikan bahwa dua karya artwear UMKM binaan Petrokimia Gresik ini melenggang di JFC 2024 bersama dengan 20 karya lain dari UMKM binaan Pupuk Indonesia Group. Ini menjadi bukti jika Petrokimia Gresik bersama PIKA PG mendorong UMKM binaan khususnya yang bergerak di wastra atau kain tradisional yang sarat akan makna budaya nusantara untuk go international.

“Petrokimia Gresik memiliki komitmen dalam memajukan UMKM untuk bisa bersaing di pasar global. PIKA PG mengambil peran dengan melakukan pendampingan dan mengikutkan mereka dalam berbagai ajang baik di level nasional maupun internasional,” ujarnya.

Atiek menambahkan jika dua artwear yang ditampilkan Petrokimia Gresik bersama PIKA PG ini terbilang unik, dimana 30 persen bahan yang digunakan adalah hasil daur ulang kantong pupuk yang sudah tidak digunakan. Selain itu, artwear ini di desain langsung oleh tangan kreatif anggota PIKA PG dibawah arahan Atiek Dwi Satriyo serta menggandeng desainer Denny Darmawan dan Imam Syafi’i.

“Kami melihat produk UMKM binaan Pupuk Indonesia bagus-bagus, dan berpotensi untuk tampil di ajang nasional maupun internasional. JFC merupakan salah satu ikon Indonesia di dunia internasional dan masuk dalam “Top 10” event unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 Kemenparekraf RI. Keikutsertaan di JFC 2024 merupakan upaya kami bersama untuk mendorong UMKM perluasan pasar mereka,” terangnya.

Dua UMKM binaan Petrokimia Gresik bersama PIKA PG yang dilibatkan dalam kegiatan ini Batik Bangsawan Tuban dan Tenun Zaenal Gedog Tuban.

“Perusahaan bersama PIKA PG melakukan pembinaan terhadap UMKM melalui peningkatan kompetensi sehingga dapat menghasilkan produk yang bersaing di tingkat nasional maupun global. Pembinaan juga dilakukan dengan mengikutsertakan pelaku UMKM tersebut di sejumlah pameran, khususnya yang berskala dunia,” pungkasnya. (yad)

Artwear UMKM Binaan Petrokimia Gresik Ramaikan Jember Fashion Carnaval 2024 Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berbagi, Becak Gresik Nyaman dan Ramah Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 520 abang becak berkumpul di halaman gedung Sarana Olah Raga atau SOR Tridharma Petrokimia Gresik pada Jumat, 19 Juli 2024.

Ratusan pengayuh becak dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang mengais rezeki di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berkumpul memenuhi undangan dari Petrokimia Gresik. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menggelar acara Berbagi Berkah bersama Abang Becak untuk memeriahkan rangkaian HUT ke-52 tahun. 

Para pengayuh becak pun semringah, karena mengawali aktivitas pagi mendapatkan bingkisan uang, nasi kotak dan handuk. Lebih spesial lagi, aktivitas sosial itu dihadiri oleh Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, ada tiga tujuan manajemen mengundang para abang becak yang mangkal sekitar perusahaan. Pertama, katanya, saling mendoakan. “Alhamdulillah, Petrokimia Gresik tetap eksis serta maju dan berkembang. Mohon doanya,” kata Dwi Satriyo Annurogo dalam sambutannya.

Tujuan kedua, lanjutnya, untuk silaturahmi. “Alhamdulillah sekarang bisa silaturahmi dengan bapak. Dan, saya bersyukur semua yang undang (520 abang becak) hadir,” tutur Dwi Satriyo Annurogo. Dan, tujuan ketiga adalah berbagi. “Karena abang becak bagian dari kami. Berada di lingkungan perusahaan,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi juga mendoakan semua pengayu becak menjadi pribadi sukses.  “Semoga sehat, rezeki lancar,” kata mantan Dirut Petrokimia Gresik itu.

Rahmad Pribadi dan Dwi Satriyo Annurogo kemudian menemui ratusan pengayuh becak yang duduk di becaknya masing-masing itu “Bos” perusahaan pupuk itu ikut naik becak. “Nyaman,” kata Rahmat Pribadi. Ia pun mengapresiasi profesi para pengayuh becak ini. Sebab, para abang becak ini tetap “setia” mengayuh. “Becak disini sangat unik. Sebagian ada menggunakan motor (bentor alias becak motor),” katanya. 

Dwi Satriyo Annurogo yang berada disampaikan Rahmat Pribadi menimpalo becak Gresik turut menjaga lingkungan. “Becak ramah lingkungan,” katanya. Pada kesempatan itu, Rahmad Pribadi menggunakan smartphone didampingi  Dwi Satriyo Annurogo menyempatkan siara langsung. “Saya sangat gembira hari ini karena biaa bersama abang becak di Gresik,” katanya.

Ratusan pengayuh becak yang beroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berasal dari berbagai Kabupaten/kota di Jawa Timur. Mereka menekuni profesi mbecak sudah puluhan tahun. Suhadak, misalnya. Kakek satu cucu berusia 57 tahun ini membecak sejak 1988. “Saya biasanya mangkal di Pasar Gresik,” kata Suhadak yang mengaku asal Tuban itu.

Selama 33 tahun mbecak, bapak empat anak itu terlihat bugar. Hampir setiap hari, Suhadak rata-rata menempuh jarak 20-an kilometer untuk mengantar penumpang. “Sehari kadang dapat 80 ribu, 50 ribu bahkan hanya 20 ribu,” katanya. Karena itu, ia mengaku senang mendapatkan berkah Petrokimia Gresik Berbagi ini. “Ini tadi saya dikasih 200 ribu,” katanya sambil tersenyum bahagia. (yad)

Petrokimia Gresik Berbagi, Becak Gresik Nyaman dan Ramah Lingkungan Selengkapnya